Kiss You

Image

title: Kiss You

Cast: Cho Kyuhyun, Choi Sooyoung

Other Cast: Shim Changmin

Genre: Romance-fluff(maybe)

Length: ficlet or oneshoot?-_-v

PG-15

Mianhae kawan-kawan, aku belum bisa ngelanjutin our wedding. Aku malah lagi keranjingan bikin ff baru lagi dan… hem tertunda deh, kayaknya aku emang ga bakat dibidang ‘series’

Yasudah daripada kelamaan baca bacotanku mending langsung saja! Here we go, don’t forget to comment!

 

“Kyuhyun-ah!!!!!!!” teriak Sooyoung riang sambil menghambur masuk ke kamar sahabat satu-satunya. Kyuhyun yang baru saja ingin tidur hanya mendongak sebentar dan kembali menyusup kedalam selimut hangatnya. Sooyoung menggerutu sambil menarik selimut yang menutupi tubuh sahabatnya itu.

“Ya!! Bangun, aku mau cerita!!” Sooyoung terus mengguncang tubuh Kyuhyun namun pemuda itu tak urung bangun juga. Sooyoung menggertakan giginya dan beranjak ke jendela membuka jendela agar semilir angin malam dapat menerobos masuk mensejukkan ruangan tersebut. Kyuhyun menggeliat dan bangun dengan wajah kesal.

“Nah, andai kau bangun daritadi. Hey, aku mau cerita Kyu!” Kyuhyun menatap Sooyoung yang berbicara tanpa merasa bersalah sudah mengganggu tidurnya dengan tatapan sebal namun melihat wajah Sooyoung yang manis kesal itu pergi dan bergantikan dengan anggukan. Selalu begini, Sooyoung selalu bisa menaklukannya.

“Wae, apa kencanmu tidak berjalan lancar?” tanya Kyuhyun karna sudah tau jika yang Sooyoung maksud dengan ‘cerita’ akan berhubungan dengan lelaki yang disukai Sooyoung tersebut. Sooyoung menyeringai lebar dan naik keatas kasur lalu duduk dihadapan Kyuhyun.

“Hemm bagaimana ya aku jadi bingung, Changmin tadi sangat romantis Kyu!” Kyuhyun memutar matanya kesal, kenapa Sooyoung selalu semangat jika membicarakan Changmin. Yah, sejauh ini memang Kyuhyun tidak menemukan keburukan dari lelaki yang hampir mirip dengannya tersebut dalam berbagai hal tapi tetap saja Kyuhyun tidak suka kalau Sooyoung terlalu membanggakan lelaki tersebut.

“Kau berlebihan, memang apa yang sudah dia lakukan padamu?” komentar Kyuhyun malas. Sooyoung memukul kepala Kyuhyun.

“Ahh appo!” lirih Kyuhyun sambil mengusap bekas pukulan Sooyoung. Sooyoung memelototinya dengan garang. “dengarkan, jangan komentar!!” Kyuhyun mengangguk dengan wajah super kesal.

Satu jam bercerita dan Kyuhyun sudah berkali-kali menguap hingga akhirnya ia justru tertidur dan membiarkan Sooyoung berbicara sendiri tentang bagaimana romantisnya Changmin. Dengkuran Kyuhyunlah yang menyadarkan Sooyoung jika sahabatnya itu sudah melayang ke tempat lain, alam tidur. Sooyoung memanyunkan bibirnya, apa sebegitu membosankannya kah ceritanya hingga Kyuhyun tertidur? Atau karena ini memang sudah malam dan dirinya yang salah waktu untuk datang? Sepertinya poin kedua lebih tepat hingga Sooyoung akhirnya menarik selimut untuk menutupi tubuh Kyuhyun.

“Jalljjayo, Cho Kyuhyun”

“ngggghhh” Sooyoung menggeliat ketika sinar mentari mengenai wajahnya, tubuhnya terasa hangat seakan sedang terlelap dalam sebuah dekapan seseorang. Sooyoung mengumpulkan nyawanya yang baru saja kembali dari alam mimpi dan ia mendapati Kyuhyun yang tengah memandanginya dalam posisi berpelukan rapat.

“Kyu?!” Kyuhyun melepas pelukannya dan membiarkan Sooyoung bangun dan duduk, diapun mengikuti gerakan Sooyoung untuk duduk. Semalam, dia mendengar semua keluh kesah Sooyoung tentang kencan pertamanya dengan Changmin. Saking kesalnya, Kyuhyun berpura-pura tidur karna muak mendengar cerita yang isinya hanya Changmin saja.

“Kyu kau jahat! Semalam akukan sedang cerita kenapa kau justru tidur?” tanya Sooyoung sambil menatap Kyuhyun dengan galak.

“Bawel, kau bercerita malam-malam aku mengantuk!” balas Kyuhyun ketus. Sooyoung tak peka jika lelaki dihadapannya itu tengah cemburu.

“Ishh, menyebalkan! Akukan butuh bantuanmu” Kyuhyun melirik Sooyoung lalu menatapnya penuh tanya.

“Apa?” Sooyoung merasakan pipinya memanas,memerah.

“memang semalam kau sama sekali tak mendengarkan ceritaku?!” Kyuhyun hanya mengedikan bahunya, sebetulnya dia dengar. Dengar bagaimana galaunya Sooyoung karna tak berhasil melakukan ciuman pertamanya dengan Changmin. Karna tak sanggup membayangkan akhirnya Kyuhyun berpura-pura tidur agar Sooyoung menghentikan ceritanya karna Kyuhyun sudah kepanasan akibat cemburu mendengarnya.

“Kau parah sekali tuan cho!” Kyuhyun membuang mukanya, membahas hal ini membuatnya kesal dan dia juga tidak mengerti kenapa.

“Jadi……..bagaimana aku harus mulai?”

“Intinya saja” Sooyoung mengangguk mengerti lalu dia memajukan tubuhnya lebih dekat kearah Kyuhyun.

“Kau-kan sahabatku, kau lebih banyak mengerti daripada aku… kau harus mengajariku bagaimana caranya ciuman”

“MWOOOO??” rasanya Kyuhyun seperti ditiban sebuah benda berton-ton dalam sekali lempar, jantungnya berdegup keras mendengar tujuan asli sahabatnya itu.

“Kenapa kau seterkejut itu? Tinggal ajari aku bagaimana caranya,itu mudah-kan?” Kyuhyun memukul jidat Sooyoung hingga gadis itu mengaduh pelan.

“mudah katamu?” Sooyoung mengangguk menjawab pertanyaan Kyuhyun dan jawabannya justru semakin membuat Kyuhyun salah tingkah dan gelisah.

“Eung…kalau mudah lakukan saja sendiri!” ujar Kyuhyun. Dengan berpura-pura tidak mau, ia bisa menutupi kegugupannya akibat kepolosan gadis dihadapannya itu.

“Kyunie…aku benar-benar membutuhkan bantuanmu!” Kyuhyun terdiam mendengar kata-kata Sooyoung. Kyuhyun melirik Sooyoung yang tengah menunduk sambil memainkan ujung selimut. Perlahan Kyuhyun mendekati Sooyoung,tangannya terulur untuk memegang bahu Sooyoung. Merasa Kyuhyun mendekatinya, Sooyoung mendongak untuk melihat apa yang Kyuhyun lakukan dan betapa terkejutnya dia ketika mendapati Kyuhyun sedang mendekatkan wajahnya sambil menatapnya tajam, spontan Sooyoung mundur dan menunduk.

“Kk..Kyu… apa yang kau lakukan?” Kyuhyun tak menjawab dan semakin mendekatkan wajahnya, tangannya memegang dagu Sooyoung dan mengangkatnya agar gadis itu menatapnya.

“Bukankah kau memintaku untuk mengajarimu?” Sooyoung mengangguk, wajahnya merah padam, jantungnya berdebar keras-keras. Sooyoung berdoa pada Tuhan agar ia tak mati saat itu juga. Kyuhyun adalah sahabatnya sejak kecil, kenapa dia jadi segugup ini?

Kyuhyun tiba-tiba mencium pipi Sooyoung dalam diam dan lembut. Sooyoung hanya diam menunggu bagaimana cara Kyuhyun mengajarinya berciuman dengan benar, Kyuhyun bernafas dengan sangat teratur, nafasnya menyentuh kulit pipi Sooyoung membuat gadis itu menahan nafasnya karna menerima sensasi ini untuk pertama kalinya membuat perutnya mulas. Kyuhyun menggeser posisi bibirnya dari pipi Sooyoung perlahan dan mengecup lembut bibir Sooyoung, otomatis mata Kyuhyun dan Sooyoung menutup. Sooyoung merasakan gemuruh jantungnya berdebaran sangat kencang, namun ia tak perduli karna yang ia rasakan justru menyenangkan. Lama bibir mereka menempel, Kyuhyun tiba-tiba menggerakan bibirnya dengan gerakan super lembut, seakan bibir Sooyoung adalah sesuatu yang rapuh dan perlu dirawat dengan penuh kehati-hatian. Sooyoung tak tau jika berciuman haruslah menggerakkan bibir, penasaran dan merasa Kyuhyun tengah memberi taunya bagaimana cara berciuman Sooyoung membalas pergerakan bibir Kyuhyun. Sooyoung sedikit membuka matanya melihat bagaimana ekspresi Kyuhyun ketika sedang berciuman dengannya. Sedikit ia pernah mendengar jika ciuman menutup mata berarti ciuman itu dilakukan dengan perasaan. Sooyoung tak boleh begini, begitupun Kyuhyun! Mereka-kan sahabat. Tapi melihat Kyuhyun yang sedang menciumnya sambil menutup mata membuatnya tak bisa berkutik selain mengikuti Kyuhyun menutup mata.

Tangan Sooyoung yang menopang tubuhnya di kasur tak sengaja menyenggol tangan Kyuhyun, masih fokus dalam ciuman lembut mereka Kyuhyun justru mengamit tangan itu dalam  genggamannya dan Sooyoung suka ketika kulit tangan mereka bertemu. Tangan Kyuhyun yang bebas terulur untuk membenahi rambut Sooyoung yang berantakan, Kyuhyun sedikit menjauhkan bibirnya dari bibir Sooyoung, Sooyoung membuka matanya mengatur nafasnya yang entah sejak kapan jadi ngos-ngosan seperti habis marathon yang jelas dia kecewa ketika Kyuhyun melepas pagutannya. Bukan, Kyuhyun hanya ingin mengambil nafas dan membiarkan Sooyoung bernafas karna beberapa detik kemudian Kyuhyun kembali mencium Sooyoung lembut dan tanpa disangka Sooyoung mulai hafal bagaimana caranya bergerak. Sepertinya, ciuman ini bukan lagi didasari oleh ‘belajar cara ciuman yang benar’ karna Kyuhyun maupun Sooyoung sendiri menyukai ciuman ini. Kyuhyun tak membiarkan bibirnya pasive namun ia penasaran apakah Sooyoung akan bergerak jika dia diam, Kyuhyun berhenti bergerak dan melepaskan ciumannya namun tetap dalam jarak berdekatan, Kyuhyun menarik Sooyoung dalam pelukannya, menempelkan pipi gadis itu dengan pipinya sendiri. Menunggu apa reaksi Sooyoung dan tiba-tiba Sooyoung mencium pipi Kyuhyun, Kyuhyun membiarkan gadis itu menciumi pipinya. Sooyoung suka wangi yang menguar dari tubuh Kyuhyun dan Sooyoung suka wangi nafas Kyuhyun yang lembut. Dia mengecupi pipi Kyuhyun dan merembet terus hingga bibir mereka kembali bertemu karna Kyuhyun memutar kepalanya tak sabaran untuk kembali menempelkan bibirnya dengan milik Sooyoung. Kyuhyun kembali menjauhkan bibirnya membuat Sooyoung mendesah kecewa, mau bagaimana lagi? Nafas Kyuhyun benar-benar habis. Kyuhyun melirik Sooyoung yang juga masih terengah akibat ciuman super panjang mereka, Kyuhyun kembali menarik Sooyoung dalam pelukannya merasa kasihan pada sahabatnya itu. Kyuhyun mengusap-usap punggung Sooyoung dengan gerakan super lembut, menenangkan Sooyoung yang semakin erat memeluknya. Sooyoung merasa belajar ciuman dengan Kyuhyun membuatnya ketagihan, apakah ciuman seenak ini? Bagaimana ketika Changmin nanti menciumnya? Sooyoung tau Kyuhyun bahkan belum pernah berpacaran tapi kenapa lelaki itu justru sangat berpengalaman ketika menciumnya?

“Kyu…hh” panggil Sooyoung pelan, seperti sebuah bisikkan.

“Hemm?” Kyuhyun merasakan Sooyoung bergerak gelisah dalam pelukannya, Kyuhyun suka wangi shampo yang Sooyoung kenakan membuatnya terus-terusan menghirup wangi itu dari rambut Sooyoung yang tergerai indah.

“Kau yakin aku bisa berciuman dengan Changmin seperti saat denganmu?” pertanyaan Sooyoung membuat Kyuhyun kesal, namun ia tak ingin menunjukkannya dan sadar ciuman ini dilakukan karna Sooyoung ingin belajar ciuman agar bisa berciuman dengan Changmin dengan benar. Kyuhyun terlalu berharap dan perlahan ia melepaskan pelukannya dari Sooyoung.

“Tentu saja, kau sudah pintar” Sooyoung tersenyum mendengar jawaban Kyuhyun. Hatinya masih saja bergetar hebat, dadanya sesak akibat jantungnya yang berdebar menggila. Apa yang salah sebenarnya? Sooyoung berusaha tak perduli dan bersikap biasa.

“Hmm sudah siang, aku harus pulang dan mandi” ucap Sooyoung sambil melihat keluar, kicauan burung sudah ramai terdengar dan ‘morning kissing’ yang dilakukannya tadi ternyata cukup memakan waktu yang cukup lama, empat puluh lima menit.

“Kyu, aku gugup!” ucap Sooyoung sambil mengintip Changmin dari balik pohon bersama Kyuhyun. Disinilah mereka berada, di taman kota tempat Changmin mengajak Sooyoung berkencan. Kyuhyun terpaksa ikut karna Sooyoung memaksanya, aneh memang tapi Sooyoung bilang ia tak bisa jika Kyuhyun tak bersamanya meskipun mereka sudah berlatih. Kyuhyun sebenarnya malas ok, sangat malas jika harus ikut. Melihat Sooyoung berciuman dengan Changmin dari balik pohon? Memangnya dia seorang penguntit?

“Cepat kau hampiri Changmin, aku akan memperhatikanmu dari sini. Kau pasti berhasil Sooyoung-ah” Cish, Kyuhyun merasa bermuka dua ketika mengatakannya. Berharap berhasil? Memperhatikannya? Kyuhyun justru akan berdoa jika Sooyoung dan Changmin gagal berciuman, atau kalau dia nekat dia akan membawa kabur Sooyoung dan menyatakan perasaannya yang sebenarnya. Baiklah, sekarang Kyuhyun tau kalau dia menyukai sahabatnya itu.

“Cepat!” Kyuhyun mendorong kecil tubuh Sooyoung. Sooyoung akhirnya menghela nafasnya cukup panjang. Berjalan dengan penuh percaya diri menghampiri Changmin yang tengah duduk menunggunya di sebuah kursi ditaman. Setelah ciuman dengan Changmin nanti mereka akan resmi berkencan, bukankah itu yang diidamkannya sejak lama? Mempunyai kekasih tampan,tinggi,pintar dan humoris. Dan Changmin memiliki semua kriteria tersebut, tapi apa bedanya dengan Kyuhyun? Lelaki itu juga tinggi,tampan, humoris dan Sooyoung sudah mengenalnya sejak kecil bahkan Sooyoung seperti sudah ketergantungan dengan keberadaan Kyuhyun di hidupnya. Semakin dekat kearah Changmin Sooyoung justru semakin ragu, ia berkali-kali menoleh ke belakang melihat apakah Kyuhyun masih berdiri disana memperhatikannya dan tentu saja, Kyuhyun masih setia bersandar di pohon memperhatikan dirinya. Semakin melangkah jauh Sooyoung semakin merasakan jika ia justru berharap Changmin adalah Kyuhyun. Apa-apaan dengan perasaannya hari ini? Kau hanya gugup Sooyoung-ah, ucapnya dalam hati.

“Sooyoung-ah… kau baru sampai?” Changmin menyambut Sooyoung penuh senyum. Tampan, Sooyoung justru makin gugup melihat Changmin yang hari itu mengenakan kaos putih polos dan jeans, santai tapi tetap keren.

“Ini…aku ada jus jeruk” Sooyoung menerima kaleng orange juice yang Changmin sodorkan, keduanya duduk di bangku taman sambil berbincang ringan. Aneh, kenapa Sooyoung tak lagi sesenang kemarin-kemarin? Kenapa dia justru biasa saja ketika berdekatan dengan Changmin begini? Bahkan ketika Changmin menggenggam tangannya, ia biasa saja.

Dilain tempat, tak terlalu jauh dari keberadaan Sooyoung dan Changmin, Kyuhyun berdiri seperti orang bodoh. Ia memandangi kedua pasangan yang belum resmi tersebut sambil menggerutu tak jelas. “Untuk apa aku berdiri disini, kau bodoh sekali Cho Kyuhyun!” bisiknya pada diri sendiri. Meskipun begitu ia tetap berdiri disisi pohon oak besar tersebut, menatapi dengan seksama setiap detail yang dilakukan sahabatnya dan ehm bisa dibilang calon pacar sahabatnya tersebut. Tak lama kedua pasangan itu bangun dari duduknya dan memilih berjalan-jalan disekitar sampai pada akhirnya Changmin menghentikan langkahnya dan memutar tubuh Sooyoung menghadapnya, memojokkan Sooyoung hingga gadis itu bersandar pada batang pohon. Kyuhyun masih senantiasa memperhatikan dengan geram gerakan-gerakan dua orang itu tanpa tau jika Sooyoung tengah gelisah.

Sooyoung menutup matanya ketika Changmin semakin mendekat, salah jika ia menutup matanya untuk menerima ciuman Changmin. Ia justru ketakutan setengah mati. Perasaannya tak jauh berbeda ketika pertama kali Changmin ingin menciumnya. Kenapa ajaran Kyuhyun gagal begini? Padahal tadi pagi Sooyoung bisa berciuman dengan tenang tanpa takut sedikitpun dengan Kyuhyun, bahkan ia ketagihan dan menyukai ciumannya dengan Kyuhyun. Padahal ciuman itu hanyalah bagian dari ‘pembelajarannya’ dan ketika Changmin ingin menciumnya, ia justru ketakutan. Deruh nafas Changmin menerpa wajahnya, Sooyoung semakin merapatkan matanya. Dan tiba-tiba ia mendengar Changmin tertawa, perlahan matanya terbuka dan menatap Changmin yang sedang tertawa.

“Hmmm, kau belum siap rupanya. Tak apa, aku akan menunggu” Sooyoung menunduk malu. Bagaimana mungkin ia sememalukan ini? Padahal jelas-jelas pagi tadi Sooyoung sudah handal berciuman. Apa karena… yang ingin menciumnya bukan Kyuhyun sehingga ia ketakutan? Changmin melepaskan tangannya dari bahu Sooyoung lalu mengacak rambut gadis itu. Mereka tertawa bersama setelahnya. Kyuhyun? Lelaki itu sudah berjalan menjauh sejak Sooyoung menutup mata ketika Changmin akan menciumnya. Tak ada artinya lagi ia berdiri disana, Sooyoung sudah siap mencium Changmin-pikirnya-.

Sooyoung melihat dari ekor matanya punggung Kyuhyun yang semakin menjauh. Ia menatap Changmin dan membungkuk kecil.

“Mianhae Changmin-ah… aku harus pergi” Changmin memandang ke arah dimana Kyuhyun sedang berjalan menjauh. Kepalanya mengangguk dan bibirnya membentuk senyuman.

“Ne…pergilah.” Sooyoung tersenyum dan membungkuk sekali lagi.

“terima kasih untuk hari ini, Changmin-ah”

“Ne cheonma, dan kau tau? aku menunggumu hingga kau siap” ucap Changmin sambil mengerling jahil kearah Sooyoung membuat gadis itu tertawa. Sooyoung mengangguk sambil tersenyum, padahal ia tau sampai kapanpun ia dan Changmin tak akan pernah berciuman. Biarkan saja ia menjadi orang jahat membiarkan Changmin menunggunya, bukan kemauannya jika pada akhirnya ia menyadari yang ia cintai dan inginkan adalah Kyuhyun sahabatnya.

“Annyeong!” Sooyoung segera berlari mengejar Kyuhyun sebelum sahabatnya itu terlalu jauh. Kyuhyun berjalan sambil sesekali menendang kerikil dijalanan yang dilaluinya.

“Pertama kali jatuh cinta, pertama kali juga patah hati. Nasibku sial sekali” gerutunya sambil menendang-nendang kerikil. Sooyoung mempercepat larinya dan ketika Kyuhyun sudah dapat diraihnya ia menubruk punggung Kyuhyun dan memeluknya erat-erat.

“Ya!!” Seru Kyuhyun terkejut ketika seseorang memeluknya setelah menubruknya keras.

Kyuhyun terkejut ketika berbalik, Sooyounglah yang memeluknya. Kyuhyun memandang kearah Sooyoung dan kearah dimana tadi Sooyoung dan Changmin seharusnya berada.

“Kau…kenapa disini? Kau seharusnya pulang bersama dengan kekasihmu itu-kan?” Sooyoung menoleh kebelakang lalu kembali menatap Kyuhyun dengan menyengir. Tangannya menggapai pipi Kyuhyun dan mencubitnya dengan keras.

“Ya…aku memang akan pulang dengan kekasihku” ucapnya penuh senyum. Kyuhyun semakin tak mengerti, Changmin bahkan tidak terlihat lagi oleh matanya.

“Pabbo!” Sooyoung menarik Kyuhyun dan melumat bibir Kyuhyun membuat Kyuhyun membelalakan matanya. Sooyoung bahkan harus menjijit agar bisa mencium Kyuhyun. Merasa Kyuhyun hanya diam saja, Sooyoung melepaskan ciumannya.

“ya! Kau kenapa jadi benar-benar pabbo? Bukankah kau harusnya menutup mata dan bergerak eoh?” tak memperdulikan kebingungan yang tengah menyelimuti Kyuhyun Sooyoung justru berargumen karena tak mendapatkan yang diinginkannya.

“Biar aku jelaskan ya tuan cho…” Sooyoung kembali menarik Kyuhyun dan menciumnya, masa bodoh jika ia jadi agresiv, ia hanya ingin menyampaikan apa yang sebenarnya ia rasakan.

“aku tak bisa berciuman dengan orang lain, selain dirimu…” Kyuhyun terbelalak mendengarnya, jantungnya berdebar keras. Wajahnya memerah antara malu dan senang. Dan perlahan bibirnya membentuk senyuman. “Aku juga tidak rela jika kau berciuman dengan lelaki lain,selain aku” Tangannya lalu melingkar dipinggang Sooyoung dan matanya ikut menutup. Berciuman dengan Sooyoung sepertinya akan menjadi candu baru baginya. Sooyoung melepaskan pagutannya dan berjalan mundur lalu berbalik dan berjalan mendahului Kyuhyun.

“Ya! Sooyoung-ah! Kau mau kemana?” Sooyoung berbalik dengan senyum yang terus-terusan menghiasi bibirnya, tangannya terulur mengajak Kyuhyun menggenggamnya.

“Ayo pulang, bukankah tadi kau bilang aku ‘seharusnya’ pulang bersama kekasihku?” Kyuhyun merasakan pipinya kembali memanas, lalu senyuman jahil tiba-tiba muncul menghiasi bibirnya.

“Memangnya sejak kapan kita berpacaran ya?” Sooyoung yang mendengarnya langsung berbalik pergi meninggalkan Kyuhyun, membuat Kyuhyun semakin tersenyum lebar.

“Ya! Choi Sooyoung!! Tunggu!” teriak Kyuhyun sambil meraih pergelangan Sooyoung. Gadis itu menghentikan langkahnya dan menatap Kyuhyun sebal.

“Setidaknya, biarkan aku mengucapkannya dengan jelas” Kyuhyun menarik Sooyoung dalam dekapannya.

“Saranghae, be my girl?” Sooyoung tersenyum dan menjawabnya dengan kecupan kilat di bibir Kyuhyun.

“Sayangnya…….aku tidak mencintaimu! And I don’t want to be your girl” ledek Sooyoung yang sudah pastinya berbohong. Kyuhyun menggeram ketika Sooyoung berlari dari pelukannya dan dengan gemas kembali menarik Sooyoung kedalam dekapannya.

“Kenapa kau senang sekali kabur hah?” tanya Kyuhyun sambil mempererat pelukannya. Sooyoung terkekeh melihat ekspresi Kyuhyun.Sooyoung mencium untuk kesekian kalinya bibir Kyuhyun, membuat lelaki itu tersenyum disela aktifitasnya. Membiarkan debaran mengiringi ciuman manis dua insan tersebut, hingga akhirnya Sooyoung melepaskan ciumannya dan mengerling nakal pada Kyuhyun. “Nado saranghae” bisiknya membuat pipi Kyuhyun lagi-lagi memanas. Sooyoung memukul pelan pipi Kyuhyun.

“Ih kau memalukan! Lihat pipimu memerah, dasar jelek!” ledek Sooyoung sambil menunjuk pipi Kyuhyun dan berjalan meninggalkannya.

“YA!!” Kyuhyun lagi-lagi menangkap Sooyoung dan menariknya.

Let me kiss you!” bisik Kyuhyun sambil meniup cuping telinga Sooyoung,menggoda gadis itu hingga kegelian. Sooyoung mendorong Kyuhyun menjauh.

“MWO? Again?!” pekiknya, namun ketika Kyuhyun mulai mendaratkan bibirnya Sooyoung hanya bisa menutup mata dan membalas setiap pergerakan yang Kyuhyun lakukan, sudah dibilangkan jika Sooyoung suka sekaligus ketagihan dengan ciuman Kyuhyun.

“Ekhem…permisi… kalian menghalangi jalan” Kyuhyun melepas ciumannya dan menatap malas kearah orang yang mengganggu kegiatannya, dan tanpa pikir panjang ia kembali melanjutkan ciumannya.

Aku tak akan pernah bosan dengan ciuman ini.

 

About these ads

101 thoughts on “Kiss You

  1. so sweet. Kenapa mereka ga bisa ngerasain perasaan sendiri. Soo lagi, mana ada minta di ajarin ciuman ?? Kalo teori sih masih bisa ini praktek.parah.haha :D

  2. aduh ngos-ngosan baca ff ini
    hahaha sambil lari marathon soalnya wkwkkw
    kkk lucu banget deh bayangin tampang polosnya soo eon yang minta diajarin ciuman

  3. Ciieeelah ..
    Kyuppa sama Soounn sama-sama ketagihan.
    gapapa deh, yang penting jangan kelewatan sebelum nikah.
    Keren, thor. aku suka.
    Ditunggu our weddingnya yaa ..
    Aku suka ff author :)

  4. Wah! Soo, nge-PHP-in changmin nih! Knapa ga’ lgsug bilang aja ke changmin, kalau kau lebih memilih kyu sbgai namjamu, soo! :-D
    soo polos2 gt tapi evil juga! Kkkk~
    Aigooo~ relasi kyuyoung bikin envy para reader, nih! :-D

  5. DAMN !!!!! masa iya “belajar” kissing ampe 45 menit ckckckckckkk ntu bukan belajar tapi ketagihan yah sapa juga yg ngga ketagihan kalo guru’a Kyu *PLAK ,,,, Max sian bener sini sama aku aja :D

  6. Authir ini judul ff-nya terinspirasi lagunya one direction yang kiss you ya? Soalnyo ada part ‘let me kiss you’ -nya sih xD /plak/abaikan
    Great ff thor :D

  7. Kyaaaa….
    Soo eonnie….soo eonnie….
    Minta diajarin kissue ama kyuppa malah k’tagihan
    Hhhhaaaa…..kyuppa ny juga sih ;)

    Sooo swweeeetttt kyuyoung momentny
    And penuh kissueeee.. ;) ;*

  8. Aigooo x_x jinjja soo polos amat -_-
    Jadi senyum-senyum sendiri bacanya,soo ketagihan mulu. Itu first kiss mereka kah? :D

    Neomu daebaak~~
    ditunggu ff lainya sama Our Wedding juga ya thooor ^^

  9. Sekarang bukan lagi cinta pada pandangan pertama tapi jadi cinta pada ciuman pertama. eonni besok-besok bikin cinta pada tabrakan pertama, kalau gak cinta pada jitakan pertama atau gak cinta pada cubitan pertama.(#Plak dijitak mayang eonni, Kyuyoung and Knight.dasar reader gak jelas)

  10. Hahahaa..:D
    Kyuyoung romantis bnget…:),soo unnie jdi ktgihan d cium sma kyuppa…
    Btw..,gmna nasib’a chang oppa??
    Bkin sequel’a dong thor…:D
    Daebak !!

  11. Hihihihihihi serius romance banget huaahh aku jadi pengin rasain ciuman /plak/
    Ah authorr keren deh! Ini ff kaya lagunya 1D “and Let me Kiss you.. Nana..nana..na..na” hehhe
    Bagus! Ditunggu ff lainnya thor ^^9

  12. wah,gara2 morning kiss soo eonn akhirnya sadar :D
    soo eonn -___- polos banget sih minta diajarin ciuman –”

    ff lainnya d tunggu :)

  13. aigoo~ soo minta diajarin kiss sama kyuppa..
    tapi berawal dari belajar kiss akhirnya soo sadar kalo yang dia suka itu kyuppa bukan changmin :)

  14. Huaahh..
    So romantic ;)
    Aku suka alur ceritanya. Daebak!
    Jd nasib changmin gmn chingu?
    Haha

    Hwaiting buat next ff (ง’̀⌣’́)ง

  15. Yg malu” + pipi merah tomat ko kyu yh bkan soo … Ad” ajjj
    Aku tidak bisa berciuman slain dgn drimu #cailahhh soo
    Romantis … Daebak

  16. 0mmoo aku yg baca gu2p ndri ngebayangi ny gimana *jdyadong hhaaa
    so sweet banget asli thor busyet dah kebawa suasana jd ny *eupps
    d tunggu karya selanjutny yg lbh meng W.O.W kn hatiku ^^

  17. weheheeeee unyu banget deh lol xD
    jadi addicted to ‘kissing-with-soo-onnie’ ya kayanya kyuppa nih, soo onnie pun juga demikian
    aduduhh sahabat jadi cinta lol

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s