My Evil Butler-Part 1

Mian lama nggak post…, sibuk persiapan semesteran, dan tugas dari dosen menumpuk…., jadi ini curi-curi waktu juga buat nulis dan ngepos…

FF ini sebenarnya terinspirasi oleh komik, Black Burler…

Main Cast: Sooyoung  & Kyuhyun

Minor Cast: the other SNSD & Suju,

Rating: PG-13

tanpa banya babibu…, selamat mebaca🙂

Aku akan menjagamu sebagaimana mereka menjagamu dengan baik. Tidak akan aku biarkan seorangpun menyakitimu seujung rambutpun

-Sooyoung POV-

“Nona, setelah makan siang ini anda akan ada pertemuan dengan Mr. Tanaka membicarakan laporan anggaran pembelian lokomotif baru buat tambang, setelah itu ada janji dengan beberapa manajer keungan untuk laporan bulan ini, tapi itu hanya bisa maksimal setengah jam karena kemudian jam setengah tiga ada jamuanerta jamuan minum teh deng…” belum selesai butler sialan itu selesai bicara aku menyelanya. Sedari pagi aku melakukan jadwal yang disusunnya.

“Sudahlah Kyu…, bisa tidak kamu mengurangi jadwal hari ini?. Aku capek sekali…” rengekku.

“Maaf tidak bisa nona. Banyak tugas yang nona tinggalkan selama pergi ke Prancis kemarin” tolak halus orang itu, Cho Kyuhyun, yaitu namanya.

“Aigo…, nomu phigonhaeyo…” rengekku sambil meletakkan kepala di atas meja.

Sejak kedua orang tuaku meninggal 6 tahun lalu. Semua bisnis keluarga Choi aku yang ambil alih kendalinya. Bisnis keluarga kami  yang berada di bidang pengelohan sumber daya bumi cukup membuatku kewalahan. Ditambah lagi dengan pendidikan yang masih harus aku tempuh pula sebagai seorang wanita modern, yang masih memanggul nama bangsawan yang telah turun temurun sejak berpuluh-puluh tahun lalu.

Banyak orang yang ingin menggulingkan aku dari kursi tertinggi  di perusahaan sejak 6 tahun lalu. Mengingat aku dulu hanya seorang gadis naif yang baru genap berumur 14 tahun, masih labil karena kehilangan kedua orang tua dan mungkin mereka anggap tidak berkemampuan sama sekali.

Tida sedikit teror yang telah datang kepadaku. Namun sampai saat ini semuanya hanya aku anggap sebagai angin lalu. Karena ada ‘Evil Butler’ disebelahku. Butler yang telah dilatih sejak kecil untuk melayani keluargaku. Dan  dia adalah laki-laki yang telah disiapkan aboji sebagai calon suamiku dan calon penerus keluarga Choi kedepannya.

Memang sejak beratus-ratus tahun lalu sejak generasi keluarga Choi ke lima, sejak lahir nenek moyangku yang seorang anak pertama  yang lahir sebagai penerus kursi  kemimpinan keluarga Choi adalah seorang wanita, maka mereka akan mencari bibit-bibit anak laki-laki yang sempurna, baik dari fisik, karakter personality, kemampuan akademik maupun non akademik. Disegala bidang. Dan saat sudah dewasa, maka mereka menugaskan anak laki-laki itu sebagai butler yang mengurus,  melindungi sekaligus sebagai kaki tangan, dan mereka bertugas mengawasi 24 jam anak gadis tertua mereka. Dan saat usia mereka sudah cukup, maka akan diadakan pernikahan dan tampuk kepemimpinan akan jatuh ke sang ‘suami’.

Mungkin terdengar sedikit kejam. Namun, tindakan itu diambil hanya untuk melindungi anak gadis keluarga Choi sendiri, termasuk aku di generasi ini. Karena walau bagaimanapun kuatnya seorang wanita, ada saat dimana dia tidak akan bisa menghandle sebuah perusahaan besar, dan  membesarkan laki-laki berbibit unggul sejak kecil dan dididik dengan kedisiplinan tinggi ini diharabkan agar menghindari  pihak-pihak yang hanya mengambil keuntungan dari kelemahan seorang wanita.

Flashback

12 tahun lalu…

“Sayang kenalkan ini adalah pendampingmu sejak saat ini. Cho Kyuhyun. Dia yang akan menggantikan ibu Shim untuk mengawasi dan membantumu” kata Aboji padaku dan aku hanya menatap bocah laki-laki yang tampak setahun-tiga thun lebih tua dari diriku.

Dengan balutan jas ditubuh yang cukup menjulang di antara orang seusianya itu aku hanya bisa menatapnya kagum.

“Salam kenal nona, Cho Kyuhyun imnida” katanya sambil membungkukkan badan memberi hormat.

7 tahun lalu…

“ Apa kamu tidak merasa bosan selalu bersamaku Kyu?, tidak ingin bermain?” tanyaku pada Kyu.

Saat diumurku menginjak 13 tahun, aku sempat kasihan dengan Kyu.Saat anak laki-laki seusianya dapat  bermain dan tertawa bebas, Kyu hanya dapat belajar dan terus berlatih dan diatur oleh protokoler yang sama ketatnya yang diterapkan kepada para calon pewaris.

“Merasa bosan dengan rutinitas yang ada, pasti semua orang pernah mengalaminya, begitupula aku. Namun aku sadar, bermain bukanlah pilihan yang bijaksanasaat dibahuku ada  tanggung jawab besar” jelas Kyu yang menurutku saat itu melebihi pemikiran anak laki-laki seusianya.

“Tapi apa kamu tidak menyesal masuk ke keluarga Choi?, keluarga kami memisahkanmu dengan orangtuamu” tanyaku lagi.

“Tidak pernah sedikitpun.  Tidak tinggal bersama bukan berarti dipisahkan…, dan tuan Siwon dan Nyonya  sudah seperti orangtuaku. Mereka sudah membesarkanku dengan baik, memberiku masa depan yang cerah. Semua itu adalah hal yang setimpal dengan kerja keras yang aku lakukan hingga saat ini. Dan…, mereka memberikan yang akan membuat kedua orang tuaku bangga padaku” katanya yang membuatku bingung.

“Apa?” tanyaku.

“Kamu. Tidak ada yang lebih sempurna dari membawa seorang gadis luar bisa kedua orang tuaku” katanya yang membuatku gadis yang berumur 13 tahun hanya dapat menatapnya malu-malu.

6 tahun lalu…

“Appa… Amma… ba…ngung… hiks…, bangun…. Sooyoung minta BANGUN!. Sooyoung janji nggak akan nakal lagi. Sooyoung jan….ji akan ja…..jadi anak baik-ba… ik. Hiks…,  hiks…, ayolah bangun…, para pelayat sudah pergi…, Soo.., Sooyoung  ya…, yakin Appa da.. dan Amma  hannya…, hanya pura-purakan…, hiks… Sooyoung tahu…, Ayolah!…, BANGUN!!!!!!!!” teriakku saat pemakaman sudah sepi tinggal aku, Kyu, dan beberapa kerabat.

“Sudah Soo…, ikhlaskan mereka” kata Kyu lembut sambil menarikku kepelukannya.

“Tap… tapi mereka hanya bercanda. Ka…, kalau mereka pergi, aku mau sa… sama siapa?” tkataku yang masih tersenggal-sengal karena tangisku.

“Ada aku Soo…, aku akan selalu menjagamu. Aku akan menjagamu sebagaimana mereka menjagamu dengan baik. Tidak akan aku biarkan seorangpun menyakitimu seujung rambutpun” kata Kyu yang terdengar ditelingaku bagai janji sehidup semati.

“Kam… kamu janji Kyu?” ulangku.

“Iya, aku janji” jawabnya sambil menarikku bangit.  “Aku berjanji akan selalu menjagamu”

End Flashback

“Segera selesaikan makanan nona, dan kita bisa melangkah ke jadwal berikutnya” kata  Kyu membuyarkan lamunanku.

“Emh…, Nee..” jawabku dan dengan segera menghabiskan makananku.

-Author POV-

Acara terakhir yang dilakukan Sooyoung hari ini adalah dinner bersama dengan rekanan bisnisnya di salah satu hotel berbintang. Dan setelah itu Sooyong segera meluncur pulang.

“Huf…, akhirnya selesai juga” kata Sooyong sambil menjatuhkan dirinya ke kasur.

“Ayo bangun dulu Soo, tukar bajumu dulu” kata Kyuhyun sambil menatap tajam Sooyong.

“Sebentar Kyu, biarkan aku seperti ini sebentar” rengek Sooyoung sambil menarik selimut hingga ujung kepalanya.

“Nggak. Nanti kamu pasti ketiduran. Ayo bangun!” kata Kyuhyun sambil membuka selimut dan menyelipkan tangannya di punggung Sooyoung dan memaksa Sooyoung duduk.

“Ck…, kamu ini. Jadwal hari inikan sudah selesai…, sudah bukan hakmu lagi mengaturku” gerutu Sooyoung.

“Ok baiklah…, terserah kau saja, dan jangan salahkan aku jika  besok pagi aku harus mengomelimu habis-habisan” kata Kyuhyun sambil mengendorkan dasinya.

“Ais, kamu ini” gumam Sooyoung, namun tetap bangkit dari tempat tidur dan menuju  sebuah pintu yang terhubung dengan kamarnya. Yang berisi pakaiannya dan pakaian Kyuhyun.

Memang sejak dahulu Kyuhyun dapat lepas tugas saat semua jadwal kegian Sooyoung selesai. Dan dia terlepas dari semua protokoler yang ada. Tidak ada majikan-butler. Hanya ada seorang Sooyoung dan Kyuhyun.

-Sooyoung POV-

Setelah aku berganti pakaian aku melihat Kyu yang sudah terkapar di atas Sofa. Jas, dasi, serta fest yang dia pakai sudah dilepas, dan dua kancing kemeja yang dibiarkan terbuka

“Bangun Kyu…, pindah  ke kamarmu  kalau capek” kataku sambil duduk disebelahnya.

Aku tahu Kyu pasti sangat letih. Memang dia bekerja melebihi yang aku kerjakan. Dia harus menghandle semua kerjaan pegawai yang dirumah, menghandle jadwalku, mengawasiku, dan bahkan manghandle pekerjaanku yang kadang terbengkalai.

“Ehm…” dan dia justru  meletakkan kepalanya di pangkuanku.

“Dasar kamu ini. Bisanya nyuruh, disuruh balik nggak mau” gerutuku.

“Hak mu untuk menyuruhku sudah habis hari ini” balasnya.

“Baiklah… eh Kyu  ngomong-ngomong kamu masih inggat tidak dengan putri Mr. Tanaka dari Jepang yang  tadi ikut kepertemuan?” tanyaku sambil mengingat gadis yang aku rasa dua-tiga tahun lebih tua.

“Hem” .

“Dia sepertinya tertarik denganmu…” kataku.

“Tahu dari mana?” tanyanya masih dengan mata tertutup.

“Tau lah…, dia kemarin tanya soal gajimu…, mungkin jika dia bisa bernego dengan abojinya, akan menarikmu bekerja dengannya” jelasku sambil memainkan bulu matanya.

“Lalu kamu jawab berapa?” tanya Kyu.

“Niatnya mau aku jawab dengan cinta…, tapi aku tahu, dia tidak mungkin percaya dan kalaupun percaya akan merayumu”  jawabku jujur.

“Dan itu akan menjatuhkan citramu. Terus  kamu jawab apa?” .

“Aku belum sempat menjawab Tuan Tanaka sudah menjelaskannya” .

“Dia menjelaskannya gimana?”.

“Ya dia menceritakan kalau kamu dibayar dengan segala harta keluarga Choi, termasuk aku didalamnya” jawabku santai. “Dan kamu harus tahu muka wanita itu…, ckckckc…” kataku geli mengingat muka orang itu.

“Hem, sudah sering lihat” jawab Kyu santai. Memang sudah banyak gadis yang tetarik dengan Kyu, namun semuanya hanya akan sakit hati karena tidak mungkin dia pergi dari sisiku.

“Ck…, sombong sekali. Tapi ingat, kamu sudah ada kontrak seumur hidup denganku. Kalau sampai kamu macam-macam…, appa, amma, dan semua leluhur Choi akan mengutukmu dari akhirat sana” kataku sambil membekap wajahnya dengan bantal.

“Yark…, aku tak bisa bernafas. Heh jangan curang ya…, yang punya kontrak seumur hidup bukan hanya aku, tapi kamu juga!. Justru aku yakin, appa, amma mu, dan semua sesepuhmu lebih menghawatirkan dirimu…, secara kamu lebih sembrono dan jelalatan dari pada aku” kata Kyu yang sgera bangkit dan memberontak dari sergapan bantalku, dan dia segera membalas dengan menjitak kepalaku.

“Yark…, appayo!…, jangan lari kamu Kyu!…, yark buka pintunya…, oke, awas besok. Pekerjaanmu akan semakin berat!!!!!” teriakku di depan pintu kaca penghubung kamarku dengan kamar Kyu. Setelah menjitak mengataiku Kyu segera berlari ke kamarnya dan mengunci pintu  kaca itu dan menutup kordenya.

Ais…, memang kelakuan namja satu ini antara siang atupun malam sangat kontras sekali. Jika tuganya sudah keluar, sifat manja dan kekanak-kanakannya keluar.

-Kyuyoung POV-

Dasar gadis pemalas. Angka di jam  sudah menunjukkan pukul 8, dia masih juga tidur.

“Bangun nona…, saya sudah menyiapkan salad dengan almon dan min, serta american cofee untuk pagi ini nona” kataku sambil mendorong trol berisi sarapan dan menyuruh pelayan membuka korden kamar..

Memang setiap pagi  sejak kepergian kedua orang tuanya,  dia tidak pernah makan pagi di meja makan.

“Em…, 5 menit lagi” katanya sambil menarik selimut menutupi seluruh tubuhnya.

“Tidak ada kata 5 menit lagi” ku tarik selimut yang menutupi tubuhnya. “Lakukan” perintahku pada para pelayan wanita disitu. Mereka memapah Sooyoung yang setengah sadar ke dalam kamar mandi.

Dan aku memilih untuk memilihkan pakaian yang akan dia pakai nantinya sekalian mengecek pekerjaan yang akan dia lalukan nanti.

Dan setelah itu Soo keluar dengan kimono dan rambut basahnya, dan aku memberi kode untuk semua orang meninggalkanku berdua dengannya.

“Ini makan dulu sarapannya nona” kataku sambil mempersilahkan dia menikmati sarapannya di sofa depan TV. Dan aku memilih menuju ruang makeupnya dan menggambil hairdryer dan mengeringka rambutnya.

“Jadi apa jadwalku hari ini?” tanyanya sambil melahap makanannya dan mendengarkan berita pagi.

“Pagi ini ada kelas ekonomi hingga pukul sembilan, setelah itu bisnis internasional, jamuan makan siang dengan Nona Seohyun kemudian pembicaraan tentang dana sanggahan anda untuk konsernya. Lalu jam tiga ada kelas kepribadian dengan nyonya Nana, lalu jam tujuh ada jamuan makan dengan nona Jessica yang baru pulang dari Amerika” jelasku menjelaskan jadwal hari ini yang tidak terlalu padat.

“Jadi aku hari ini tidak harus kekantorkan?” tanyanya.

“Tidak, semua acara hari ini ada di rumah” jawabku.

“Ok. Mana baju gantiku?” tannya Soo yang sepertinya sudah selesai dengan makan paginya.

“Ini nona” kataku sambil memberikan dress hitam yang simple. Dan dia menuju bilik ganti.

“Kyu, tolong ini” kata Sooyoung yang tak lama setelah itu keluar dari bilik ganti. Dia tidak dapat menutup resleting baju belakangnya dan mau tidak mau aku haru menolongnya.

Hal inilah salah satu rutinitas yang aku benci. Karena saat aku membantunya, maka aku akan melihat punggug dan lehernya yang jenjang menggoda.

“Kyu…, hentikan. Geli” kata Sooyoug saat aku lepas kontrol untuk tidak mencium leher jenjangnya dan punggungnya yang menggoda.

“Itu hukuman untuk nona yang sudah sebesar ini tidak bisa menyelesaikan hal simple seperti ini” kataku dengan cool dan segera menarik resleting naik.

“Alasan basi” komentarnya sengkat sambil berjalan kearah meja makeup. Aku memang sering mengatakan alasan itu saat aku sedikit lepas kontrol.

Setelah dia selesai bermakeup,  aku tanpa berkata apa-apa lagi aku berjalan menyusulnya dan berjongkok didepannya dan menggantikan sandal rumah dengan sepatu indah dikakinya.

“Mana  jimat keberuntunganku hari ini?” tagihnya padaku yang membuatku hanya bisa tersenyum, dan aku pun meraih kedua pipnya dan kekecup kecil bibirnya.

“Semoga harimu menyenangkan nona kecilku”

-Sooyoung POV-

“Maaf saya sedikit terlambat Seohyun ssi” kataku kepada Seohyun seorang artis bertalenta yang sedang naik daun.

Dia tampak cantik. Dia tampaknya juga memiliki kepribadian baik. Serta tentunya bakat multitalenta yang dia punya.

“Maksih Kyu” kataku pada Kyu yang menarikkan kursi untukku.

“Tidak apa-apa nona Choi, saya mengeti dengan kesibukan nona” kata seseorang yang kalau tidak salah adalah manajer dari Seohyun, Kim Haneul.

“Panggil aku Sooyoung saja. Aku tidak ingin terlalu formal diluar kantor” kataku. “Oh ya, kenalkan Butler saya…, kaki kanan saya mungkin tepatnya. Cho Kyhyun” kata ku memperkenalkannya pada Seohyun.

“Ah nee…,  Seohyun imnida, dan ini manajer saya Kim Haneul” katanya memperkenalkan diri dan manajernya.

“Cho Kyuhyun imnida” kata Kyu.

“Tidak masalahkan kalau saya mengajak dia?” tanyaku.

“Ah nee, gwenchana” katanya padaku.

Dan tak lama setelah itu makanan dan minuman seperti yang dipesankan Kyu untukku datang.

Dan setelah itu tidak ada pembicaraan lain, karena kami sibuk dengan makanan kami.

“Ok…, jadi kapan tepatnya konser tunggal sekaligus konser amal itu akan diselenggarkan?” tanyaku setelah kami selesai makan.

“Itu sekitar sebulan lagi. Akan dilaksanakan tepat saat hari anak” jelas  Haneul.

“Maaf jika kami terlalu mendadak mengundangmu Sooyoung sshi untuk hadir di acara itu” kata Seohyun.

“Gwenchana. Aku hanya punya satu agenda di hari itu” jelasku.

“Maaf menyela. Namun dari  konfirmasi, dari pihak anda menginginkan nona Sooyoung untuk memberi  kata sambutan untuk pembukaan penggalangan dana”kata  Kyu.

“Iya, dari pihak kami anda adalah orang yang tepat untuk melakukan pidato sambutan. Nama anda di kenal oleh para penyandang dana, dan saya yakin maaf sebelumnya…, kisah hidup anda juga sudah diketahui hampis semua orang di negeri. Dan sya yakin, itu akan mendorong orang untuk berusaha, apalagi mereka para anak-anak yang telah ditinggal pengi oleh orang tuanya” jelas Haneul.

“Dan saya juga orang yang salut dengan perjungan hidup dan ketangguhan anda” kata Seohyn.

“ah, aku rasa kalian terlalu berlebihan. Aku selama ini hanya mempertahankan apa yang aku punya” jawabku pendek.

“Oke. Akan saya jadwalkan jika nona akan menghadiri acara ini. Dan soal dana, segera mungkin akan kami urus. Maaf nona…, kita harus ke jadwal berikutnya” kata  Kyu.

“Oh oke…, maaf aku tidak dapat berlama-lama” kataku sambil bangkit dari kursi dan mereka berdua mengikuti bangkit.

“Tidak, kami yang perlu minta maaf dengan mengganggu waktu anda” kata Haneul.

“Dan terimakasih waktunya” kata Seohyun. Dan tanpa lama-lama berbasa-basi dengan mereka lagi aku meninggalkan tempat.

“Kamu kenapa Kyu?” tanyaku sesampainya di mobil, aku yang menyadari Kyu yang sedikit tegang.

“Ada orang yang sedang mengawasi kita, tempat itu sudah mereka persiapkan” kata Kyu sambil berkutat dengan  Tabnya.

“Dari mana kamu tahu?” tanyaku. Aku rasa kafe tadi baik-baik saja.

“Ini” katanya sambil menunjukkan 3 mini kamera  seukuran kancung  baju kecil yang sudah rusak.

“Dimana saja kamu menemukannya?” tanyaku sambil mengawasi benda kecil itu.

“Di daftar menu didepan, karangan bunga di dekat kita, di kaki meja tempak kita makan” jelasnya. “Joon,   nanti malam temui aku , ajak Kahi, Thunder, Ken dan beberapa anak buah. Dan segera periksa restoran milik Tuan Fanky. Cari tahu siapa saja yang datang sebelum jam makan siang” kata Kyu  tiba-tiba. Dia menghubungi salah satu orang kepercayaanku dan kepercayaannya.

“Janngan bilang lagi-lagi kam…” belum sempat aku menyelesaikan omonganku, Kyu sudah memotongnya.

“ Iya, pengamanan  di rumah dan dikantor harus ditingkatkan. Aku rasa kali ini akan sedikit merepotkan. Dan aku harus menyelidikinya. Restoran  Tuan Franky adalah restoran dengan penjagaan dan privasi yang ketat, dan melihat letak kameranya, orang itu sudah lebih tahu reservasi kita, dia bisa memasang tepat di kaki meja yang paling dekat denganmu. Entah orang itu sudah tahu kebiasaan nona, atau hanya sebagai kebetulan” kata Kyu. Dan aku hanya menatapnya pasrah.

Apa lagi yang kali ini akan aku hadapi ya Tuhan…

“Apa Seohyun dan manajernya terlibat?” tanyaku.

“Aku masih belum tahu” jawabnya singkat.

-No one POV-

“Kita lihat nona Choi  Sooyoung…, akan aku rebut semua yang ada di tanganmu. Kecantikan, materi, kekuasaan, kedudukan , apapun yang kamu miliki itu soo…, mari kita lihat, sejauh mana kamu dapat lari dari roda kehidupan”

-TBC-

54 thoughts on “My Evil Butler-Part 1

  1. Wooooow daebak.. Bkin penasaran…
    Ini gara2 slah satu author aku jdi cri2 ff ini, terima kasih author-nim🙂 #keep writing🙂

  2. Fitri Aldeniya says:

    waahh kyuppa keren *O*
    ngomong2 itu ada yang mau ngambil harta sooyoung eonnie yaahh o.O
    FF nya DAEBAK thor,,dan aku suka ^^

  3. yah ,,
    siapa lagi tuh ?? jgan bilang seobaby dngan haneul ikut”an juga ,, !!
    kyak,x part selanjut,x akan seru nih ,,

    tpi disini kyuppa suka gug sama soo eonnie , thor ??

  4. kyu kau jadi butlernya soo..hahaha aku jadi pengen pnya butles kayak kamu,hoho..
    Enaknya jadi soo..kmana2 d.layani.,24jam sama kyu..sapa yg gk mw coba??
    .keren nie,, aku penasara sama jalan critanya..

  5. sparkgamekyu says:

    Anyeong ..
    Daebakk !! Jadi penasaran …
    Ternyata majikan dan butler yang menikah ….
    Keren abiss .. Bikin deg2an ..
    *kabur ke part 2*

  6. Khoirunnisa 안늘영♥~ says:

    Eonnie aku kembali nih ^^
    disini Kyu sm Soo msh pacaran atau udh nikah? (??) ada jimat segala akkakak =D
    aku loncat ke part selanjutnya yaa~~

  7. saesar says:

    whooaaa ktu kereen bgt~
    dia ngatur semua jadwal,trus ngejagaain bageet sooyoung. ahahahha
    lanjjuut😀

  8. Amalia'SoEul'Lova says:

    Hehh..
    Siapa itu yg mau ngehancurin Sooyoung❓ U,U😆

    KyuYoung.a Lucuuuu >_< , Plg suka wktu Part "Mana Jimat Keberuntunganku hari ini?" itu Romantiss /ngiri, plakkk

  9. ellskyu says:

    Siapa tuh yang mau nge hancurin sooyoung???! Biar aku ancurin dulu sebelum nge ancurin sooyoung (?)

    Lanjut ya author😀

  10. TasyaELFEunSiHae says:

    wwaaahh.. rame.. kta” yg plg ak ska tuh
    “Mana jimat keberuntunganku hari ini?” tagihnya padaku yang membuatku hanya bisa tersenyum, dan aku pun meraih kedua pipnya dan kekecup kecil bibirnya.
    waaahhhh romantis’a…

    lanjutkan thor~~

  11. Sumpah itu sooyoung sama kyu so sweet banget😄 kya pasangan baru merried…

    siapa sih yang mau ngancurin sooyoung -_- kurang kerjaan.. gak bakal bisa~ kan ada kyu😀

    Ditunggu lanjutannya~

  12. Sashahaha says:

    mwo?? itu ada apa sebenernya? wah wah, yg jahat siapa nih? seohyun nya? ah penasaran. Bagus chingu FFnya, aku tunggu next partnya🙂

  13. niastyluvkyuyoung says:

    wuah kyu cool bnget🙂 kra2 syp ya yg mw mnjtuhkn soo unnie? Pnsarn bnget., lnjt thor😀

  14. kyuyounglovers says:

    uwaaahhh… #terseponna hiyahaha… lebay
    critanya bgus thorr.. ^^
    saya tunggu lanjutannya yyyaaaaaa…. ??

  15. chacakpoploverz says:

    Wowww…!!! Cerita’nya bgus bangeeeeettt😀 🙂
    Kira2 siapa ya??? Jdi pnasaran nich
    update secepat’nya ya!!^^

  16. RiridHikmah says:

    seru banget ceritanya…
    suka banget soo disini jadi wanita yang super duper dehhh…
    gomawo yah author, aku tunggu kelanjutannya

  17. noviantisitorus says:

    omooo seru banget ceritanya😀
    Itu seohyun kah??

    Kalo iya jangaan doong😦
    Hehe
    Lanjut yaaa

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s