Posted in Angst, Comedy, Family, Romance, Sad, Series

I’M UGLY, SO THAT’S PROBLEM? [Part.8]

image

Title : I’M UGLY, SO THAT’S PROBLEM?

Author : Hwang Mi Ree

Main Cast : Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun, Shim Changmin, etc

Genre : Romance, Sad, Angst, Hurt, Humor, Comedy

Lenght : Chapter

Summary : Seorang yeoja buruk rupa yang berubah menjadi cantik, bahkan menjadi seorang primadona. Apakah namja kasar seperti Kyuhyun akan takhluk pada yeoja itu?

Happy Reading!

.

.

(Part sebelumnya)

Saat ini jam menunjukkan pukul 8 malam. Sehabis bertemu dengan manager, aku langsung menuju kesini. Menuju kemana?

Menuju kerumahku.

“Ini kan rumahmu. Kau mau apa kesini?” tanya Siwon

Aku langsung menaruh telunjuk kananku ke bibir ku, “sssttt, jangan berisik” bisik ku pada Siwon.

Siwon hanya memutar bola matanya, “walaupun berteriak, manusia tidak akan bisa mendengarku kecuali kau.”

Aku mengintip rumahku melalui sela sela tembok belakangku, “tenang saja, yang pasti tujuanku kesini bukan untuk mengawasi Kyuhyun” ucapku.

Siwon memandangiku dari atas kebawah, “memakai kacamata hitam dan mengintip seperti ini. Kau ini terlihat seperti sesaeng fans nya Cho Kyuhyun, bodoh. Hahaha” ledek Siwon.

“yak! Enak saja… aku ini tidak-“

‘ceklek’

Bunyi pintu terbuka membuat ku menghentikan ucapanku dan menatap kearah pintu yang terbuka itu. Terlihat lah sosok namja tampan alias Cho Kyuhyun yang keluar dari pintu itu sambil mengambil ponselnya yang di simpannya di saku belakang.

Ternyata dia masih disini.

Kyuhyun berhenti di depan tiang besar, ia mengotak ngatik ponselnya sembari mengacak-acak rambutnya.

Terlihat sangat tampan saat dia mengacak rambutnya seperti itu.

Bodoh… dia pikir di sedang syuting iklan shampoo?!

“keterlaluan sekali” gumam Kyuhyun pelan sembari mengamati ponselnya.

“sejuk sekali, ya?” tanya seorang yeoja yang tiba-tiba datang dari arah pintu. Jessica. Ia menghampiri Kyuhyun dan berdiri tepat di samping Kyuhyun.

“aku harus pulang. Mana yang lain?” tanya Kyuhyun.

“tentu saja main game. Pulangnya nanti saja. Tidak usah terburu-buru. Mereka sedang asyik main.” Bujuk Jessica.

“Ibu dan Ayahmu belum pulang?” tanya Kyuhyun.

Jessica memegang tangan Kyuhyun, “iya, eonnie ku juga. Sepertinya mereka tidak pulang malam ini” Jessica mendekatkan tubuhnya ke Kyuhyun, “menginap disini saja” tambah Jessica dan langsung mengecup bibir Kyuhyun.

‘cup’

DEG…

Apa-apaan mereka? Kenapa Jessica eonnie mencium Kyuhyun?

Mana mungkin?!

Loh? Kenapa aku jadi kesal? Kenapa hatiku seperti tertusuk?

Suasana hatiku jadi buruk!

Aku langsung berlari meninggalkan tempat itu dan mencari taksi untuk menuju ke apartemenku. Aku benar-benar tak ingin melihat mereka berdua lagi.

Sakit sekali…

#Sooyoung POV END

.
.

#Author POV

“maaf… kau kaget, ya?” tanya Jessica sambil menundukkan kepalanya karena malu.

“apa lebih baik aku pacaran dengan mu saja?” tanya Kyuhyun dengan nada suara yang cukup pelan.

Jessica yang terlihat kaget langsung mendongakkan kepalanya menatap Kyuhyun.

“dia tidak mau menciumku dan hanya membuatku kesal saja. Hampir tidak pernah kirim sms dan tidak pernah menelpon duluan. Tidak pernah mencariku lebih dulu. Bahkan tidak peduli walaupun aku tidak ada. Ekspresinya tidak berubah walau aku bersama yeoja lain. Tidak memikirkan perasaanku dengan merahasiakan hubungan kami dari mantan pacarnya. Kalau pacaran denganmu, aku tidak akan selelah ini…” jelas Kyuhyun panjang lebar dengan mata yang sangat sayu.

“apa?! Kok, orangnya seperti itu, sih?! Konyol! Sok hebat sekali! Putuskan saja orang seperti itu! Kau lebih baik darinya!” ujar Jessica.

“lebih baik? Kau tahu siapa yang aku maksud?” tanya Kyuhyun.

“tentu! Choi Sooyoung, kan? Anak sok baik itu! Dia itu mata duitan. Sebelum jadi artis, dia selalu pacaran dengan om-om kaya. Apa kau tahu itu? Dari kecil dia suka barang bermerk. Jadi dia hanya mau pacaran dengan pemilik butik barang bermerk. Dia perokok dan mau tidur dengan namja manapun demi uang.” Jelas Jessica, “kotor sekali-“

“cukup” Kyuhyun memotong perkataan Jessica. “kau berlebihan” ujar Kyuhyun.

Jessica menelan salivanya, “bu, bukan begitu…”

Kyuhyun mengelap bibirnya, karena masih menempel lipstick Jessica di bibirnya, “yang kotor itu… bibirmu!” ucap Kyuhyun. “aku pulang saja. Aku bisa kehilangan kendali kalau mendengar ceritamu lagi.” Tambah Kyuhyun sembari meninggalkan Jessica.

Jessica yang kesal hanya dapat mengutuk perbuatannya. Semestinya dia tak berkata seperti itu.

.
.

Jam sudah menunjukkan pukul 3 pagi, tetapi mata Sooyoung masih saja terbuka dengan lebarnya. Yeoja itu terus memutar mutar tubuhnya untuk mengambil posisi tidur yang enak.

“aku bisa gila!” teriak Sooyoung, “kenapa selalu teringat dia sih?!” tambahnya sembari memukul bantal yang ada disampingnya.

Dia? tentu saja itu Cho Kyuhyun.

Sooyoung masih saja memikirkan peristiwa ciuman tadi. Dia tidak mau mengakui kalau dia cemburu akan hal itu, tetapi tubuhnya berkata lain. Ckck.

Hatinya merasa sesak dan panas.

“ini bukan cemburu… kumohon ini bukan cemburu…” lirih Sooyoung sedikit mengeluarkan air mata.

Lihat kan? Tubuhnya sudah mengakui kalau dia cemburu melihat kejadian itu. ckck

.
.

Keesokan harinya

“Kyu, jawab yang jujur. Alasan kau memperlakukan Jessica nona dengan baik itu semua karena Sooyoung, kan?” tanya Eunhyuk pada Kyuhyun.

Saat ini, komplotan itu sedang asik bercengkrama di tangga. Kyuhyun dan Donghae yang duduk di tangga sedangkan Eunhyuk dan Kangin yang asik berdiri sambil menyender pada pegangan tangga.

“kami tahu, kok. kau sengaja membuat Sooyoung cemburu, kan?” ucap Kangin sambil tersenyum.

“kau tidak bisa menipu kami!” ujar Eunhyuk.

“ya, kan? Jawab dong! Benar kan?!” seru Kangin yang sedikit kesal karena Kyuhyun tak merespon ucapan dari Eunhyuk dan Kangin.

Kyuhyun hanya menghembuskan nafasnya.

Eunhyuk dan Kangin menatap satu sama lain dan tertawa, “tepat sasaran, kan! Hahaha” seru mereka berdua.

‘pletak! Pletak!’

Kyuhyun memukul kepala Kangin dan Eunhyuk, “iya! Benar! Benar! Apa perlu aku beri tahu ke semua orang, hah?!” teriak Kyuhyun kesal.

“maaf…” ujar mereka berdua sambil mengusap kepalanya.

Donghae yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya, “rasakan, tuh” ujarnya pelan.

Kyuhyun mengambil ponselnya, “aku sudah selesai. Aku tidak akan seperti itu lagi.” Ujar Kyuhyun. “dia tidak peduli apapun yang kulakukan. Aku takut hubungan kami malah akan berakhir. Aku tidak mau memberinya alasan untuk putus.” Kyuhyun memasukkan ponselnya lagi, “sepertinya aku tergila-gila padanya” tambah Kyuhyun.

Eunhyuk, Donghae, serta Kangin saling bertatap-tatapan. Mereka bingung harus memberikan nasihat apa pada ketuanya itu. Lagipula… baru pertama kali mereka melihat Kyuhyun jatuh cinta pada seseorang.

“kenapa kalian duduk-duduk di tangga?” tanya seseorang membuat komplotan Kyuhyun menatap kearah orang tersebut. Choi Sooyoung.

“minggir, aku tidak bisa lewat” ujar Sooyoung ketus.

“syutingnya lancar?” tanya Kyuhyun.

“kemarin menyenangkan? Ah, sepertinya aku tidak perlu bertanya lagi. Tentu saja menyenangkan, kan! Apalagi ditemani dengan eonnie yang sangat cantik. Apa kau juga menginap? Apa eonnie tidak membuatkan kue lagi? Kau kan sudah ke rumahnya. Dia pasti masak banyak untukmu, kan? Bagus sekali. Sudah cantik, pintar masak pula.” Terang Sooyoung panjang lebar.

Kyuhyun yang mendengar hal itu semua hanya menaikkan alisnya bingung, “kenapa? Kau sepertinya kesal?” tanya Kyuhyun.

Wajah Sooyoung langsung memerah tak karuan, “ng..ng…iya! Aku kesal karena kau tidak mau minggir!” ucapnya terbata sambil berjalan melewati Kyuhyun dan Donghae, “minggir!” teriak Sooyoung.

Bunyi langkah kaki Sooyoung masih saja terdengar di telinga Kyuhyun. Sepertinya yeoja itu benar benar sedang kesal.

“cemburu”

Kyuhyun mengalihkan pandangannya ke Eunhyuk.

“itu cemburu.” Ujar Eunhyuk lagi.

“yup! Pasti cemburu!” tambah Kangin sambil menganggukkan kepalanya secara pasti.

Donghae mengeluarkan permen lollipop di balik sakunya, “sepertinya strategimu berhasil” ucap Donghae tersenyum jahil dan langsung memakan permen lollipop itu.

“strategi?” tanya Kyuhyun bingung.

“iya, strategimu berhasil. Tadi dia marah-marah tanpa alasan yang jelas, kan?” ujar Donghae lagi.

Eunhyuk menepuk Kyuhyun pelan, “lanjutkan strategimu, Kyu! Sepertinya dia benar-benar suka kau. Semalam dia pasti sangat khawatir.” Jelas Eunhyuk.

Kyuhyun menatap kearah Eunhyuk dan tersenyum. Yup, senyuman yang sangat tampan dan juga…evil.

#Author POV END

.
.

#Sooyoung POV

“kau tahu, tidak?” ujar Siwon dari arah samping sembari menepuk bahuku pelan, “tadi kau terlihat sangat cemburu, loh” tambahnya lagi.

Aku melirik Siwon dengan tatapan sadis.

Yak! Aku tidak cemburu!

Siwon hanya terkekeh pelan merespon lirikanku, “lucu sekali. Lalu kenapa tadi marah-marah?” tanya Siwon

Aku ini bukan istrinya! Aku tidak marah-marah kok! arghhhh! Sial!

Aku juga tidak tahu… kenapa tiap melihatnya, kemarahan yang menumpuk langsung keluar…

Kepalaku dipenuhi kemarahan.

Kemarahan itu memang selalu ada, tapi kali ini berbeda… bukan kemarahan yang membuatku ingin membunuh Cho Kyuhyun… bukan itu.

Apakah ini cemburu?

“Sooyoung, kau sakit?” tanya Yuri menghampiriku yang sedang duduk di bangku sembari tiduran di meja.

“tidak” jawabku singkat.

“lalu kenapa tiduran terus? Katakan saja kalau sakit, biar aku antar ke uks”

“maaf, aku cuma lelah” jawabku tetap pada posisi tidurku.

Yuri membelai rambut panjangku dengan halus, “baiklah kalau begitu, aku ke kantin dulu. Sms saja kalau mau pesan sesuatu.”

“em.. kamsahamnida”

Yuri berjalan meninggalkanku. aku pun menyamankan posisi tidurku kembali.

“kau ini… ingin membuat si cantik Sooyoung menjadi gendut ya? Kerjaanmu hanya tidur makan tidur makan” celetuk Siwon.

“berisik” ucapku pelan agar tak terdengar oleh murid lain.

‘drrrrttttt drrrrrttt’

Aku mengambil ponselku yang bergetar tepat di atas meja. Dengan mata yang sedikit mengantuk, aku membaca pesan yang baru saja masuk itu.

“Ayo kita jalan-jalan”

Cho Kyuhyun

Hm? Jalan-jalan?

.
.

Aku berjalan menuju parkiran motor dan melihat Kyuhyun beserta komplotannya sedang duduk di motornya masing-masing.

Haft, kukira hanya aku dan Kyuhyun saja.

“eh, si cantik datang!” teriak Kangin heboh begitu melihat ku yang sedang berjalan kearah mereka.

“ayo berangkat!” seru Eunhyuk sembari menaiki motor besarnya.

Aku melirik kearah Kyuhyun dan sedikit terkejut begitu melihat ada Jessica eonnie tepat berada di belakang Kyuhyun.

Kenapa Jessica eonnie juga ikut?

“nuna, naik motor denganku ya” ucap Kyuhyun pada Jessica.

Jessica yang sedikit shock hanya menatap Kyuhyun bingung dan tersenyum, “ba…baiklah” ucapnya malu.

“Kangin, kau dengan Sooyoung” suruh Kyuhyun.

“oke!” ucap Kangin sambil menunjukkan ibu jarinya pada Kyuhyun. “cantik, ayo naik. Kita ke luar angkasa bersama” canda Kangin sembari mengajak ku untuk duduk di motornya. Aku berjalan kearahnya dan duduk di motor itu.

Tapi, kenapa Kyuhyun dengan Jessica eonnie? Aku kan yeojachingunya!

Apa dia suka pada Jessica eonnie?

Kangin mulai meng-gas motornya dan kami semua pun jalan-jalan mengikuti arah Eunhyuk dan Donghae yang ada di depan. Ketika motor berhenti karena ada lampu merah, aku melirik kearah Kyuhyun yang sedang asik bercengkrama dengan Jessica eonnie.

Kenapa sesakit ini?

Aku menggelengkan kepalaku.

Tidak!

Ini bukan cemburu! Aku hanya khawatir! Aku marah karena takut tidak bisa balas dendam. Iya karena itu…

.
.

Aku mendudukkan tubuhku ditanah dan menyenderkannya pada pepohonan rindang. Eunhyuk dan Donghae membawa kami semua ke danau yang menurut ku cukup indah. Seindah apapun, tetap saja suasana hatiku tak pernah indah. Menyebalkan.

“minum.” Ujar seorang namja sambil memberikan ku sebuah cola, Cho Kyuhyun.

Aku hanya melirik sebentar kearahnya dan kembali memposisikan tubuhku, “tidak haus” jawabku.

“kalau begitu, simpan saja dulu. Cepat ambil” ucapnya.

Menyebalkan.

Aku pun mengambil cola itu dari tangannya. Ia pun segera pergi meninggalkanku begitu aku mengambil cola dari tangannya.

Dia masih bisa tenang padahal sudang mencium perempuan lain? Bahkan sekarang naik motor bersama!

Apakah dia tidak memikirkan perasaanku?!

Aku mengamati kepergian Kyuhyun, namja itu berjalan kearah Jessica eonnie. Membukakan kaleng minum nya pada eonnie dan menyuruh eonnie untuk minum.

“kamsahamnida” ujar Jessica eonnie.

Kyuhyun hanya tersenyum sambil duduk disamping Jessica eonnie.

Apa??!

Wait!

Membukakan kaleng minuman eonnie? Eonnie kan punya tangan! Bahkan namja sialan itu duduk di samping eonnie?!

Dasar playboy!

Karena kesal tak mau melihat mereka berdua, aku langsung berdiri dan berjalan menuju kearah danau.

Aku membelakangi Cho Kyuhyun dan Jessica eonnie dan langsung berjongkok di dekat danau. Melihat pantulan wajah ku pada air danau yang sangat jernih.

Sedih…

Wajahku terlihat sangat sedih sekali.

Kenapa jadi begini? Padahal aku kan sudah berniat balas dendam…

Apa-apaan kau, Choi Sooyoung… untuk apa jadi cantik kalau di dalam masih ada si gendut? Aku akan jadi bulan-bulanan Cho Kyuhyun seumur hidup.

“kok lesu, sih?” tanya seorang namja dari arah sampingku. “sendirian, ya?”

Aku mendongakkan kepalaku melihat sumber suara itu. Seseorang yang tak kukenal, namja asing?

Dua namja itu langsung terpesona begitu melihat wajahku yang mendongakkan kearahnya, “wow! Ini sungguhan, kan? Kau cantik sekali mirip artis!” seru namja berambut blonde.

“aku baru melihat yeoja secantik ini!” heboh namja satunya lagi sambil berjongkok menyamakan posisiku, “kenapa? Mau kami hibur?” tanya namja itu.

Orang seperti ini juga tertarik dengan kecantikanku?

“jangan, aku tidak sendirian…” jawabku.

Namja blonde itu ikut berjongkok di sampingku, “tidak ada siapa-siapa, tuh. Main sama kami saja. Kami baik, kok” bujuk namja itu.

‘bruk’

Namja blonde itu menjatuhkan tubuhku sampai terbaring, “apa kita harus saling mengenal lebih dalam? Ayolah… perlihatkan sedikit saja” ujar namja itu dengan wajah yang penuh nafsu.

Apa-apaan ini?!!

Aku berusaha melepaskan cengkraman tangannya, tapi sia-sia saja. Kekuatan kedua namja itu sangat kuat.

Aku tidak mau!!

Cho Kyuhyun!! Tolong aku!!

“apa-apaan kau ini, hah?” ujar seseorang yang datang dari arah belakang ku, “bukannya teriak minta tolong, malah ketakutan sendiri!” lanjut orang itu, Cho Kyuhyun.

Aku menatap Kyuhyun dengan sangat ketakutan, “tolong aku…” ujarku pelan.

“sial! Mengganggu saja!” teriak namja blonde itu sambil mengacungkan pukulannya kearah Kyuhyun, tapi dengan cepat Kyuhyun menahan pukulan namja blonde itu.

“jangan ganggu yeoja ini. Dasar manusia rendahan…” ujarku Kyuhyun pelan dengan mimik wajah yang sangat menyeramkan.

#Sooyoung POV END

.
.

#Author POV

Jessica dengan nafas yang masih terpenggal-penggal sedikit meninggikan suaranya kepada 3 namja yang ada didepannya, “bagaimana kalau terluka? Cepat bantu Kyuhyun!” ujar Jessica yang mungkin sudah kesekian kalinya.

“biarkan saja” ucap Kangin pelan yang masih santai bermain dengan ponselnya.

“biarkan saja? Kalian keterlaluan! Apa kalian mau jika Kyuhyun terluka melawan 2 orang itu, hah?!” teriak Jessica.

“kau pikir ketua kami itu apa? Dia pasti bisa menyelesaikan orang-orang seperti itu.” Jawab Eunhyuk santai.

Donghae berdiri dan menepuk pundak Jessica pelan, “easy girl… kami malah khawatir dengan 2 preman itu. Kyuhyun tidak akan melepaskan mereka yang telah mengganggu yeoja yang disukainya” jelas Donghae, namja itu pun berjalan kearah motornya untuk mengambil beberapa kaleng soda.

“haha… salah sendiri mengganggu Sooyoung” ujar Kangin.

“bagaimana nasib 2 preman itu, ya? Kasian sekali” ucap Eunhyuk.

Jessica yang mendengar itu semua hanya diam membisu menggigit bibir bawahnya. Kesal? Tentu saja kesal. Dan juga cemburu…

‘tap tap tap’

Suara tapakan kaki membuat Jessica menoleh ke sumber suara. Ia melihat Kyuhyun dan Sooyoung berjalan menghampiri mereka.

Jessica menghampiri Sooyoung, “kau tidak apa-apa?” tanya Jessica.

“iya, tidak apa-apa.” Jawab Sooyoung tersenyum.

“fiuh, syukurlah.”

Kyuhyun berjalan kearah motornya, “ayo, pulang.”

“iya, ayo.” Ujar Jessica.

Donghae, Eunhyuk, dan Kangin pun mengambil motornya. Sooyoung berjalan kearah Kangin utnuk naik ke motornya.

“Choi Sooyoung!” panggil Kyuhyun.

Sooyoung menolehkan kepalanya ke Kyuhyun. “apa?”

“ayo, naik” ujar Kyuhyun sambil menunjuk motornya sendiri.

DEG!

Jessica yang mendengar itu hanya kesal. Sangat sangat kesal.

“tapi eonnie…”

“nuna pulang dengan Kangin saja, ya” ujar Kyuhyun pada Jessica.

“ba, baik” jawab Jessica tersenyum kecut.

Sooyoung pun naik ke motor Kyuhyun, “pegang yang erat” ujar Kyuhyun menyuruh Sooyoung untuk memegang tubuhnya.

“i..iya” sahut Sooyoung.

Jessica naik ke motor Kangin dengan kesal. Sesungguhnya saat ini ia sangat dipermainkan oleh Cho Kyuhyun.

Sooyoung sedari tadi berpegangan pada tubuh Cho Kyuhyun, sedikit menghirup wangi khas Cho Kyuhyun yang mungkin sedikit memabukkan.

DEG… DEG…

Ada apa dengannya?

Kenapa jantungnya berdebar?

Apakah saat ini kau merasakan rasa senang, bahagia, dan berdebar Soo? Jujur saja lah kalau senang bisa bersama Cho Kyuhyun.

Tapi…

Hei sadarlah! Tidak mungkin kau menyukai orang yang telah menyiksamu selama ini!

Sadarlah Soo!

.
.

“Minggu besok tidak ada kelas tambahan, bersenang-senanglah, dua minggu lagi tahun ajaran baru. Sampai bertemu!” ucap Lee seonsaengnim di depan kelas. Seketika itu juga semua anak di kelas menjadi berisik setelah mendengar kabar yang sangat bagus itu. Libur.

“Changsoo! Ayo ke tempat game!”

“mau ke pantai?”

“aaah! Aku harus diet selama liburan!”

Siwon yang melihat tingkah laku murid disitu hanya bisa menggelengkan kepalanya pelan, “mereka senang sekali karena libur. Dasar anak jaman sekarang” ujar Siwon.

Sooyoung yang tepat disebelah Siwon hanya melirik sinis ke Siwon, “kau pun pernah muda. Pasti kau pernah mengalami saat-saat seperti ini, kan?”

‘ddddrrrrt drrrttt’

Ponsel Sooyoung bergetar membuat pemilik ponsel itu membuka ponselnya.

“Lusa, luangkan waktu. Kita naik kapal bersama.”
Cho Kyuhyun

Sooyoung tak sadar tersenyum melihat isi pesan itu. Siwon yang berada di sampingnya hanya memutar bola matanya malas, “cih dasar anak jaman sekarang” tuturnya.

‘dddrrrtt dddrrrrtt’

Sebuah pesan masuk lagi ke ponsel Sooyoung.

“oh iya, Jessica nuna dan yang lain juga akan ikut.”

Sooyoung terdiam sebentar, “nuna juga?” tanya nya pelan.

“kecewa ya?” tanya Siwon tepat sasaran

Sooyoung mengalihkan pandangannya kearah papan tulis, “a-apa maksudnya? Ti-tidak kok! Kenapa harus kecewa?!” ujarnya terbata.

Siwon menaikkan alis kanannya, “bohong! Kau cemburu, kan? Kau mau membohongi hantu? Haha”

‘brak!’

Sooyoung menggebrak mejanya dengan keras, “sudah kubilang tidak!” yeoja itu pun langsung berlari keluar dari kelas ini.

Siwon yang melihat itu hanya menaikkan bahunya tak bersalah, “ya sudah kalau tidak cemburu. Kenapa mesti marah-marah? Ckck”

.
.

‘tap tap tap’

Langkah kaki Sooyoung terdengar cukup kencang di koridor 1 yang sangat sepi ini. Tentu saja, jam masih menunjukkan pukul 2, murid murid pun masih banyak yang berada di dalam kelas.

“yang kusuka itu Changmin, jadi Cho Kyuhyun lah yang seharusnya cemburu.” Gumam Sooyoung pelan. Ia pun mengambil ponselnya di kantong dan menelpon seseorang.

“halo? Changmin, kau ada janji lusa?” tanya Sooyoung kepada seseorang yang ditelponnya saat ini.

“lusa? Sepertinya tidak ada, kenapa?”

“apa kau mau ikut denganku? Kita liburan”

“oh, oke. Nanti akan kuhubungi lagi.”

Sooyoung menutup ponselnya dan tersenyum… tersenyum evil tepatnya.

“kita lihat saja Cho Kyuhyun…” gumamnya pelan.

.
.

“apa kau mau ikut denganku? Kita liburan”

Jantung Changmin berdetak cukup keras, baru kali ini Sooyoung mengajaknya untuk berlibur. “oh, oke. Nanti akan kuhubungi lagi” jawab Changmin sambil mematikan ponselnya.

Namja itu pun menatap yeoja cantik yang berada tepat di sampingnya, Victoria. “kau tahu Sooyoung bilang apa? Dia mengajakku liburan!” seru Changmin yang amat sangat bahagia begitu mendengar kabar baik tadi.

“be-benarkah?” tanya Victoria

“ne… aku tidak peduli walau sepertinya Cho Kyuhyun ikut. Aku sudah cukup bahagia begitu ia mengajakku. Sooyoung masih memikirkanku, nuna” ujar Changmin, ia pun langsung memeluk Victoria dengan kencang, “aku seperti terbang! Sangat senang! Aku harus memperlakukan Sooyoung dengan baik. Terima kasih, ini semua berkat nuna.” Changmin pun melepaskan pelukannya pada Victoria.

Victoria berusaha untuk terus tersenyum di depan Changmin walaupun hatinya sangat sakit. Ia dan Changmin memang sudah akur kembali. Tapi Victoria hanya dimanfaatkan oleh Changmin untuk mendapatkan Sooyoung.

Memang sakit.

Itulah cinta…

Victoria mengingat-ingat kejadian dimana ia berusaha untuk selalu berada di sisi Changmin walaupun ia tak pernah dianggap oleh Changmin.

“aku sudah cukup bahagia asal ditelpon dan bertemu denganmu”
Bahagia…

Bahagia…

Baha… bohong!

Kau tidak bahagia sedikit pun, Vict!

.
.

Hari H pun telah tiba, saat ini mereka semua sudah berkumpul di kapal. Sooyoung, Kyuhyun, Changmin, dan Jessica hanya bertatap-tatapan satu sama lain, diam tanpa obrolan apapun. Berbeda dengan Eunhyuk, Kangin dan Donghae. Ketiga orang itu saling berpandangan memberi kode dengan perasaan yang tak enak.

“suasananya suram sekali” bisik Kangin.

“aku lebih baik pura-pura tidak tahu saja” ujar Eunhyuk sambil menaikkan bahunya.

Donghae pun menganggukkan kepala setuju dengan perkataan Eunhyuk barusan.

“kenapa kau disini?” tanya Kyuhyun memulai pembicaraan kepada Changmin.

“aku datang bukan karena kau. Jadi jangan pedulikan aku” jawab Changmin.

“apa?!” kesal Kyuhyun

“aku yang mengajaknya” ujar Sooyoung menyela pembicaraan Kyuhyun dan Changmin. “jadi jangan ganggu dia” tambahnya.

Kyuhyun menatap lurus ke arah bola mata Sooyoung, ia pun langsung berjalan kearah Jessica dengan cepat, “mana barangmu nuna? Seorang yeoja tidak boleh membawa barang berat” ujar Kyuhyun pada Jessica.

Sooyoung yang keal melihat itu hanya bisa menatap sinis kearah Kyuhyun, ia pun berjalan kearah Changmin dan menggandeng tangan Changmin, “Changmin. Aku haus. Mau minum…” ucap Sooyoung manja.

“minum? Oke” ujar Changmin dengan senyum. Mereka berdua pun meninggalkan Kyuhyun dan Jessica yang masih berdiam diri disana.

Kyuhyun melihat kepergian dua makhluk menjengkelkan itu dengan kesal.

“Choi Sooyoung, apa yang kau rencanakan? Kenapa mengajak Shim Changmin?” ujar Kyuhyun dalam hati.

Kyuhyun pun masuk kedalam kapal untuk menaruh barangnya serta barang Jessica yang sengaja ia bawa.

Jessica tersenyum manis melihat kelakuan ketiga orang tadi, “aku tidak tahu alasannya. Tapi hubungan mereka berdua sedang bahaya. Aku harus menyelesaikannya malam ini…” jelas Jessica dengan sangat pelan.

#Author POV END

.
.

#Sooyoung POV

“hoekhhh!!”

Mataku langsung berpaling kepada Jessica eonnie yang sedang meuntah di pinggir kapal. Ditemani dengan Kyuhyun yang berada di samping eonnie.

“sakit sekali?” tanya Kyuhyun sambil menepuk nepuk punggung Jessica.

“sudahlah… aku tak apa kok. Kau main saja” ucap Jessica.

“tak bisa begitu, aku yang telah mengajak nuna.”

Aneh… setahuku eonnie tidak pernah mabuk laut. Waktu itu dia sehat sehat saja walau 3 jam naik kapal besar.

Apa itu hanya acting untuk menarik perhatian Cho Kyuhyun?

Pandanganku tak pernah berhenti menatap Jessica eonnie yang sedang mabuk. Sehingga Kyuhyun menyadari jika aku menatap mereka berdua.

“lihat apa? Bawakan air!” suruh Kyuhyun padaku.

Aku yang kaget hanya menatapnya bingung, “hah?” tanyaku

“tidak perlu…” ujar Jessica pelan.

“cepat!!” teriak Kyuhyun padaku, “apa kau tidak punya inisiatif? Tidak ada rasa peduli?”

Apa-apaan dia? kenapa marah?

“ma..maaf” ucapku pelan.

“memangnya kau siapa menyuruh nyuruhnya? Kau raja disini, hah?” tanya seseorang dari arah belakangku, Changmin.

Kyuhyun menatap Changmin dengan sinis. Begitu pula dengan Changmin.

Aku pun langsung memegang tangan Changmin, “cukup, aku akan ambil airnya” ujarku tak ingin membuat keributan disini.

“Eunhyuk! Ambilkan air!” teriak Kyuhyun pada Eunhyuk yang sedang tiduran di bangku panjang.

Eunhyuk hanya mengacungkan jempolnya dan bangun dari singgasana itu.

Aku menatap kearah Kyuhyun dengan takut.

“apa lihat-lihat? Lebih baik kalian pergi kencan saja, sana!” kesal Kyuhyun pada kami berdua.

Eunhyuk pun datang dengan membawakan botol air di tangannya, “ketua, ini airnya.”

Kyuhyun mengambil botol itu dan langsung memberikannya ke Jessica. “ini, minumlah. Pasti membaik” ujar Kyuhyun lembut.

“terima kasih”

Sial! Tak kuat menahan ini semua aku langsung membalikkan badanku menuju kearah Eunhyuk, Kangin dan Donghae.

“yoo, ayo kita main petak umpet!” teriak Eunhyuk heboh.

Aku, Kangin, dan Donghae pun langsung antusias begitu Eunhyuk mengajak kami main.

“semuanya setuju, kan? Berarti sekarang waktunya main petak umpet!” seru Eunhyuk.

“itu kekanak-kanakan sekali…” ucap Changmin tak ingin bergabung dalam game itu.

“ayolah! Sepertinya seru, kok.” ajakku.

Changmin menatap Sooyoung sekilas dan menghembuskan nafasnya, “baiklah kalau kau bilang begitu” ujarnya sambil tersenyum.

“nah! Berarti semuanya ikut kan? Sekarang kita tentukan siapa yang jaga!” ucap Eunhyuk lagi.

“bagaimana kita tentukan dengan gunting batu kertas?” usul Changmin.

Mata Eunhyuk berbinar terang, “ide bagus! Ayo!”

Semua tangan pun berkumpul membentuk sebuah lingkaran kecil.

“gunting…batu…kertas…!”

“muahahahaha Changmin kalah!!” heboh Kangin.

Changmin yang shock langsung melihat tangannya. Semuanya mengeluarkan kertas, sedangkan hanya dia yang mengerluarkan batu. Otomatis dia telah menjadi kandidat yang jaga.

Semuanya termasuk aku langsung berlari berlawanan arah untuk bersembunyi di sisi-sisi kapal.

“kuhitung ya! Satu! Dua! Tiga!…”

Aku mendengar suara Changmin yang sudah berhitung. Sial… aku harus bersembunyi dimana?

Aku memasuki kapal dan melihat ruangan yang bisa kubuat untuk tempat persembunyianku.

Hmmm, baiknya bersembunyi dimana ya?

“aku baik-baik saja, kau keluar saja”

Eh? Suara ini… suara Jessica eonnie. Aku melirik kearah pintu yang berada tepat di samping kanan ku. Eonnie berbicara dengan siapa? Aku memberanikan diriku membuka pintu ini. Dengan amat pelan dan tak bersuara, pintu itu pun terbuka sedikit dan terlihat kan eonnie yang sedang tertidur di temani dengan Kyuhyun yang duduk di pinggiran kasur menemani Jessica eonnie.

“tidak apa, lagipula aku tidak ada kerjaan. Tidak usah pedulikan aku. Tidurlah, biar cepat sembuh.” Ujar Kyuhyun sambil memberikan kompres air hangat pada dahi eonnie.

“kau baik sekali”

“ini karena nuna yang sakit”

Seketika wajah Jessica eonnie langsung bersemu kemerahan. Aku memandang miris melihat kejadian itu, dengan perlahan aku menutup lagi pintu yang kubuka itu. Segera aku langsung berlari entah kemana dan duduk di pinggir lantai. Ruangan yang sangat sepi dan juga sedikit panas.

Tapi ruangan ini tidak sepanas hatiku.

Aku sangat sakit melihat itu semua. Ternyata bukan karena mau melihat reaksiku! Bukan untuk melihatku cemburu! Kyuhyun benar-benar menyukai Jessica eonnie!
Aneh…

Perasaanku tidak enak.

Sedih…

Hatiku seperti tertusuk.

Aku tidak mau melihat nya bersama dengan eonnie!

#Sooyoung POV END

.
.

#Author POV

“kenapa si cantik belum ketemu?” tanya Kangin yang sudah tereliminasi pertama oleh Changmin. Si bodoh itu bersembunyi di dekat pinggiran pintu membuat Changmin sudah bisa menebak siapa yang bersembunyi disana. Apakah dia tak menyadari kalau badannya itu terbilang cukup besar? Ckck.

“Sooyoung pintar sekali bersembunyi” takjub Eunhyuk.

Donghae melihat kearah atas, tepatnya melihat ke langit “hanya main satu putaran saja tapi membutuhkan waktu sampai sore hari” jelasnya.

Changmin pun datang dengan nafas yang terpenggal penggal.

“bagaimana? Sudah ketemu?” tanya Kangin.

Changmin memegang kedua lututnya sembari mengambil nafas yang banyak, “hosh….hosh.. tidak ada. Sooyoung tidak ada!” ujar Changmin.

.
.

‘brak!!’

Kangin menggebrak pintu dimana di dalamnya terdapat Kyuhyun dan Jessica, “Ketua! Masalah besar!” teriak Kangin, “Sooyoung menghilang dari kapal!” tambahnya.

Kyuhyun yang mendengar itu langsung berdiri dan keluar dari ruangan, “Sooyoung menghilang?!” tanya Kyuhyun pada Eunhyuk.

“saat main petak umpet tidak ada yang bisa menemukan. Dipanggil juga tidak ada jawaban” jelas Eunhyuk yang cemas.

“mana mungkin bisa menghilang dari kapal?”

“lalu, kenapa kami tidak bisa menemukannya?” sahut Donghae bingung.

Kyuhyun mengambil ponselnya, berinisiatif untuk menelpon Sooyoung, “sudah coba menelepon?” tanya Kyuhyun.

“sudah, tapi tak diangkat” jawab Kangin.

‘kriiiing! Kriiiiiing!’

eh? Bukankah itu suara ponsel? Ponsel Sooyoung!

Mereka belima pun langsung berlari ke sumber suara. Changmin yang pertama berlari langsung menemukan ponsel Sooyoung yang tergeletak di pinggiran kapal.

“tidak ada… hanya ada ponselnya saja” lirih Changmin.

Kyuhyun melihat kesekeliling arah dan pandangannya terfokus pada air laut yang ada dibawah sana.

“jangan jangan…” wajah Kyuhyun sudah sangat pucat saat ini, “sial! Tidak mungkin! Dia pasti ada di kapal! Ayo cari lagi!” teriak Kyuhyun dengan nada yang sangat khawatir.

“baik!” jawab ketiga orang itu dan langsung pergi mencari keberadaan Sooyoung.

“Soo… kau dimana…” gumam Changmin.

#Author POV END

.
.

#Sooyoung POV

Aku membuka mataku perlahan. Eh? Apakah aku ketiduran?

Aku pun langsung melihat kearah jam tangan ku. Pukul 5?? Gawat! Mereka pasti khawatir!

Langsung saja aku beranjak dari tempat itu dan keluar dari kapal.

“Choi Sooyoung! Kau dimana?!”

eh? Suara ini….

Aku membuka pintu kapal dan melihat Kangin yang sedang mencariku, “aku disini” ujarku.

Kangin menatapku tak percaya dan langsung berteriak, “ketemu!! Ketua! Sooyoung ada disini!”

Ke…kenapa dia? Kenapa histeris sekali?

Dari kejauhan aku dapat melihat Donghae dan Eunhyuk yang berlari kemari.

“aku yang menemukannya, lho” bangga Kangin.

“apa-apaan sih! Kenapa baru keluar sekarang? Kami mencarimu seharian” ujar Eunhyuk.

“kenapa tidak menjawab saat dipanggil?” tanya Donghae sedikit kesal.

“Hehe maaf… Aku benar benar ketiduran tadi. Ponselku pun sepertinyanya terjatuh” ujarku sambil meraba rasa kantong celanaku.

Tak jauh dari sini, aku dapat melihat Kyuhyun yang sedang berjalan kearah kemari.

“Minggir” ucap Kyuhyun. Sontak Donghae dan Eunhyuk pun menggeser tubuhnya untuk memberikan jalan pada Kyuhyun.

“Ketua, Sooyoung baik baik saja” senang Kangin.

Aku tersenyum tak enak kepadanya, dia pasti sangat khawatir padaku.

“Hehe… Maaf kau pasti sangat khawa-”

‘PLAK!!’

Sebuah tamparan yang cukup keras mengenai pipi kananku. Dia… Cho Kyuhyun menampar pipiku.

Changmin yang baru saja datang dan melihat peristiwa ini langsung berlari kearah ku, “Sooyoung!” Teriaknya, Ia pun memeluk tubuhku berusaha untuk melindungiku, “sial! Apa-apaan kau, hah?!!” Bentaknya pada Kyuhyun.

Kyuhyun tak mempedulikan omongan Changmin, Ia terus menatapku tajam, “kenapa kau sangat egois. Tidak pernah sedikitpun memikirkan orang lain, ya?” Tanyanya padaku.

Aku berusaha menatap bolanya yang sangat tajam itu.

Kyuhyun menghirup napas yang panjang, “semakin mengenalmu aku jadi semakin kesal!” Ucapnya.

A…apa? Kenapa?

“A..aku-”

“Diam!” Teriak Kyuhyun memotong ucapan ku.

“Sooyoung tidak perlu mendengar perkataan orang seperti mu! Urus saja dirimu berandal!” Teriak Changmin membela ku. Ia pun menuntun ku untuk menjauh dari namja yang membentak ku tadi, “ayo Sooyoung” ujar Changmin.

Aku mengikuti nya dan dia membawa ku ke kamar. Mendudukkan ku di kursi dan memberikanku segelas air putih.

Aku benar benar tak bisa berkata kata lagi.

Sakit…

Bukan sakit karena tamparan nya. Melainkan sakit begitu ia mengatakan hal itu…

“semakin mengenalmu aku jadi semakin kesal!”

Apakah ia sudah tidak menyukaiku??

“Bagaimana? Itu pasti sakit sekali” tanya namja yang disampingku, Changmin. Ah bodohnya aku melupakan dia jika Ia sedang berada di sampingku saat ini.

“Tak apa… Sudah tidak sakit, kok. Hehe” ujarku sambil tersenyum paksa.

“Itu pasti sakit, mau di kompres?”

Aku menggelengkan kepalaku pelan.

“Jahat sekali. Aku tahu dia suka memukul orang, tapi apa harus sampai memukul yeoja?! Makin dipikir, makin kesal. Apa dia sering memukulmu?” Tanya Changmin.

Tanganku spontan langsung membentuk tanda silang, “tidak! Tidak pernah!” Jawabku.

“Tadi dia terlalu mencemaskan ku. Dia juga pasti merasa bertanggung jawab karena aku artis perusahaan Ayahnya.” Jelas ku sambil menundukkan kepala. “Ehm… Lalu-”

“Kau berpihak padanya?” Tanya Changmin memotong ucapan ku.

Aku pun langsung menatap Changmin, “hah?” Tanya ku bingung. “Bukan begitu…”

Benar… Kenapa aku membelanya?

Changmin terus menatapku. Ia pun mengalihkan pandangannya kearah kantong celananya dan mengeluarkan sebuh ponsel, “ini ponselmu. Sepertinya terjatuh” ujar Changmin sambil memberikan ponsel itu kepadaku.

“Oh, begitu ya…” Ucap ku sambil mengambil ponselku.

“Kalian pacaran kan?”

DEG…

Apa? Kenapa Changmin bisa berkata seperti itu?

“Aku sudah tau” tambah Changmin lagi tanpa memandangku. “Jadi jangan membohongiku lagi. Aku sudah tau semuanya. Kau suka dia?” Tanya Changmin.

Changmin sudah tau. Bagaimana? Sejak kapan?

“Anu…”

Apa yang harus kukatakan? Kebenaran? Karena ingin balas dendam?

Aku harus jawab apa kalau dia tanya kenapa aku ingin balas dendam?

“Kau suka dia?” Tanya Changmin lagi.

“Aku…”

Aku harus bilang membencinya agar Changmin tidak salah paham.

Bilang saja benci atau tidak suka. Orang yang ku suka adalah Changmin yang ada disampingmu ini.

Jawab benci tapi kenapa aku tidak bisa mengatakannya? Kenapa aku ragu?

“Aku…”

‘Cklek’

Pintu kamar tiba-tiba terbuka dan terlihat lah Kangin sebagai dalang dari si pembuka pintu tersebut.

“Ayo siap-siap. Kita sudah tiba.” Ucap Kangin.

Ah dewa penolongku alias Kangin membuatku tidak melanjutkan perkataanku tadi. Changmin yang kesal karena belum sempat mendengar penjelasan ku hanya menghembuskan nafasnya dan beranjak dari kursi.

“Ayo keluar” ajak Changmin dan langsung keluar dari kamar.

Kangin yang masih berada di dekat pintu terus menatapku sambil melipat kedua tangannya di dadanya, “kau tidak apa-apa?” Tanya Kangin padaku.

Aku menolehkan kepalaku kearahnya, “apa?” Tanyaku balik.

“Pipimu…”

Aku memegang pipi kananku, “aku baik-baik saja , kok” ucap ku sambil tersenyum.

“Jangan sedih, ya. Itu karena ketua sangat khawatir. Dia lah yang paling sibuk mencarimu. Dia pikir kau jatuh ke laut. Dia hampir gila karena mencarimu.”

DEG…

Benarkah itu?

.
.

Kapal kami pun mendarat di sebuah pulau yang sangat sepi. Tentu saja sepi, pulau ini sudah di pesan oleh Direktur Cho untuk kami semua. Aku beserta yang lainnya pun turun dari kapal.

“Biar aku yang bawa tas mu” pinta Changmin sambil menjulur kan tangannya, “aku tidak akan mencuri barangmu, kok. Ayo” tambah Changmin.

Aku pun memberikan tas ku padanya. Segera ia langsung berjalan membawa tas ku dan juga tas nya.

Aku mengedarkan mataku ke sepanjang arah dan melihat Cho Kyuhyun yang baru saja turun dari kapal bersama Jessica eonnie.

“Dia yang paling khawatir mencarimu”

Aku sedikit terkekeh begitu mengingat ucapan dari Kangin waktu itu. Ternyata dia benar benar khawatir padaku.

“Tidak panas?” Tanya Kyuhyun pada Jessica eonnie.

“Eh? Em… Sedikit” jawab Jessica eonnie sambil tersenyum.

Yak! Bikin kesal saja dua makhluk bodoh itu!

Aku hanya mendenguskan nafasku sengaja dan berbalik arah menyusul keberadaan Changmin yang sedang berjalan menjauhi ku.

.
.

“hahaha! Jessica nuna kalah lagi ya!” teriak Donghae heboh.

Kangin dan Eunhyuk pun langsung mengambilkan segelas bir untuk yeoja itu. Malam ini kami semua berkumpul di ruang tamu dan bermain sebuah permainan kata yang cukup untuk mengasah otak. Kali ini, Kyuhyun dan Jessica eonnie berpartisipasi dalam mengikuti permainan ini.

Jessica yang tervonis kalah melihat bir itu dan meneguk salivanya, “hyaaa… kenapa aku lagi yang kalah.” Ujarnya.

“haha! Ayolah minum” seru Kangin

“kalau ditolak, minum 2 gelas ya eon” ujarku sambil tertawa.

“ya ya ya, itu persyaratannya hahaha” tambah Changmin.

Jessica memandang bir itu dengan kecut dan mengambil gelas bir itu dengan perlahan. Tetapi sebuah tangan langsung merebut gelas bir itu dengan cepat.

“biar aku saja” ujar Kyuhyun yang mengambil gelas bir Jessica eonnie.

Aku pun langsung menatap Kyuhyun tak percaya.

“kau yakin??” tanya Jessica.

“aku lebih bisa minum daripada nuna” jawab Kyuhyun santai dan langsung meminum bir itu dengan cepat.

Sudah gelas kelima, dia selalu menggantikan Jessica eonnie.

Karena kesal, aku pun meminum lagi bir yang ada di depanku saat ini.

“kenapa minum terus? Kau sudah minum setengah botol” ujar Changmin menasihatiku.

“tidak apa. Kalau mau mahir minum alkohol kan harus latihan minum” ucapku.

“tapi..”

“sudah lah. Aku baik baik saja kok, hahaha” ujarku sambil tersenyum dan meminum birku lagi.

“nah, karena Kyu sudah menggantikan posisi Jessica nuna untuk minum. Cepat katakan keinginanmu.” Ucap Eunhyuk pada Kyuhyun.

“iya benar! Katakan saja!” seru Jessica eonnie.

Kyuhyun mengacak rambutnya pelan, “tidak usah, kan aku yang mengajukan diri.” Ujarnya.

Tanpa berkata apa-apa lagi, Jessica eonnie langsung mencium pipi Kyuhyun tepat di depan kami semua.

“ini balasan karena kau sudah menggantikanku selama 5 kali” ucap Jessica eonnie penuh senyum.

“suitttt! Suiiiitt!”

“wow!”

“baik sekali!”

“ketua keren, ya!”

Kangin, Eunhyuk dan Donghae langsung heboh melihat peristiwa itu. Berbeda dengan aku yang menjadi lebih diam dari sebelumnya. Aku hanya dapat mengalihkan pandanganku ke lain arah. Tak ingin menatap dua sejoli yang ada di depanku ini.

Kyuhyun pun berdiri dari tempatnya.

“mau kemana?” tanya Kangin.

“toilet” jawab Kyuhyun singkat sambil berjalan meninggalkan kami.

“baiklah baiklah! Ayo kita lanjutkan lagi permainannya!” seru Eunhyuk.

.
.

“kena!!” teriak Eunhyuk pada Changmin.

“hahaha! Changmin kalah!” ujar Donghae.

Permainan sudah berjalan sepuluh menit. Dan sedari tadi Cho Kyuhyun belum kembali juga. Kemana dia?

Kepalaku sedikit pusing. Mungkin efek karena kebanyakan minum. Seharusnya aku menuruti apa kata Changmin tadi. Ah, Sooyoung bodoh.

Aku pun berdiri dari tempatku dan keluar dari villa ini.

Changmin pun ikut berdiri dan ingin menyusulku, tetapi itu sia-sia karena ia langsung dicegat oleh Kangin dan Donghae.

“mau kemana? Terima hukumannya dulu dong” ujar Eunhyuk sambil memberikan segelas bir pada Changmin. Namja itu hanya merutuki kekesalannya pada Kangin, Eunhyuk, Donghae dengan meminum segelas bir itu.

Aku berjalan menuju kearah pantai. Ingin sekali memuntahkan isi perutku, tapi tak bisa.

“uhuk! Hueek! Hueek!”

‘tap tap tap’

Sebuah langkah kaki menghampiriku membuatku menengokkan kepala ku ke sumber suara itu.

Cho Kyuhyun…?

Mau apa namja itu kesini?

“yak! Pergi!” teriakku mengusirnya. “jangan mendekat! Aku sedang berantakan!” tambahku.

Ia tidak merespon ucapanku dan terus berjalan mendekatiku.

“jangan… jangan mendekat…” lirihku pelan, “jangan mendekat!” teriakku lagi sambil menutup telingaku.

Ia terus berjalan menghampiriku dan menepuk punggungku pelan berusaha membantuku untuk memuntahkan isi perutku.

Kenapa dia begini?

Sebal…

Jangan sentuh aku…

Kumohon jangan sentuh aku…

Tak terasa air mataku menetes keluar. Aku benar benar tak tahan!

Merasakan sentuhan Kyuhyun seperti ini… dan merasakan isi hatimu membuat hatiku ingin meledak.

Aku takut kau tahu isi hatiku.

Jangan membuatku sadar, kalau aku…

Menyukaimu…

“suka… benar benar suka” gumam ku pelan tapi masih dapat di dengar oleh Kyuhyun, namja itu memberhentikan tindakannya dan menatapku.

Aku mengeluarkan semua air mataku dengan posisi yang masih membelakanginya, “hiks… jangan benci aku. Tolong sukai aku. Jangan baik pada yeoja lain, jangan bersikap ramah juga. Kau hanya boleh tersenyum padaku, hanya boleh menyukaiku. Hiks… hanya aku. Bisakah kau hanya menyukaiku saja?” jelasku panjang lebar sambil menyeka air mataku yang mengalir cukup deras.

Hening.

Itulah keadaan saat ini. Sangat hening sehingga hanya suara deburan ombak saja yang terdengar di telingaku.

Tak terasa sebuah tangan membelai rambutku halus.

“a-aku mau berhenti. Berhenti bersandiwara untuk membuatmu cemburu…” ucap Kyuhyun, “kau satu-satunya untukku” tambahnya sambil membalikkan tubuhku menghadapnya. Aku pun langsung dipeluknya dengan erat.

“maaf, aku memukulmu…” ujar Kyuhyun sambil membenamkan kepalanya di atas kepalaku.

Tidak ada jalan kembali…

aku benar benar menyukai Cho Kyuhyun.

Aku mengakui itu…

#Sooyoung POV END

.
.

#Author POV

“a-aku mau berhenti. Berhenti bersandiwara untuk membuatmu cemburu… kau satu-satunya untukknu. Maaf, aku memukulmu.”

Changmin yang sedari tadi mendengar percakapan Sooyoung dan Kyuhyun dari balik pohon kelapa yang tak jauh jaraknya dari mereka berdua hanya menggigit bibir bawahnya menahan sakit yang dirasa.

Saat ini, dia benar benar sangat terpukul.

Pujaan hatinya…

Yeoja yang dicintainya…

Telah menyukai namja lain yang tak lain ialah rivalnya, Cho Kyuhyun.

Changmin mengambil ponselnya dan menelpon seseorang. Cukup lama ia menunggu orang yang ditelponnya sambil mengamati kegiatan Kyuhyun dan Sooyoung lakukan saat ini.

“halo?”

Akhirnya panggilan Changmin diterima juga.

“nuna… dengar baik-baik, suruh adikmu mengancam “hubungan mereka yang sebenarnya akan dipublikasikan.”

Victoria, seseorang yang ditelpon Changmin saat ini hanya merasa aneh dengan Changmin. “baik, aku akan suruh Jessica menyampaikan itu ke Kyuhyun.”

“kau bodoh?” Changmin sedikit menaikkan nada suaranya. “kau kira namja berandalan itu akan terpengaruh dengan ancaman seperti itu?! Kau salah pilih orang. Kau harus mengancam Sooyoung. Karier Sooyoung akan terpengaruh jika skandal ini diketahui publik. Bilang kalau Jessica akan menyebarkan skandal ini jika dia tidak putus dengan Kyuhyun. Sooyoung pasti akan sangat bingung dan memilih putus. Lakukan dengan baik.” Jelas Changmin panjang lebar dan langsung menutup teleponnya.

Changmin menatap dua sejoli yang masih berada di dekat desiran ombak kecil. Ia mengambil foto mereka berdua yang sedang berpelukan dan langsung mengirim gambar itu ke Victoria.

Senyum manis kini terukir di wajah tampannya. Ia berjalan menjauhi dua orang itu. Entahlah, dia tidak kembali ke villa. ia berjalan menjauhi villa, mungkin ingin merelakskan dirinya.

.
.

“kemana Changmin?” tanya Kyuhyun begitu memasuki kamar tidur dan hanya melihat anak buahnya. Tidak ada tanda tanda Changmin di kamar itu.

“tidak tahu. Dia menghilang setelah menghabiskan sebotol alkohol. Mungkin sedang muntah.” Jawab Donghae asal yang mungkin sudah di tidak di alam sadar karena matanya yang sayup sayup membuka dan menutup.

“ketua ke toiletnya lama sekali? Apa sedang bertemu seseorang?” Eunhyuk yang bermain psp hanya asal bertanya membuat wajah Kyuhyun sedikit memerah. Melihat gelagat Kyuhyun, Kangin langsung memasang pose wajah yang di topang dengan kedua tangannya. Mirip sekali dengan pose ala cherrybell, girlband dari Indonesia itu.

“apa bersama Sooyoung?” tanya Kangin sambil terkekeh tak jelas.

“eh? H-ha?”

“kok, kaget?” sepertinya Kangin suka sekali jika meledeki ketua nya itu. “wah! Sepertinya benar jika ketua kita jalan bersama Sooyoung!” seru Kangin lagi.

Eunhyuk yang tadinya sibuk dengan psp kepunyaan Kyuhyun itu langsung menaruh psp itu dan ikut bergabung bersama Kangin untuk meledeki Kyuhyun, “terus? Terus? Kalian berbuat apa?” heboh Eunhyuk dengan pikirannya yang ++

“kalian ribut sekali sih” ujar Kyuhyun sambil duduk di depan Kangin dan Eunhyuk. Donghae yang tak mau ketinggalan berita langsung terbangun dan menempelkan kepalanya tepat dipaha Eunhyuk. Walaupun tertidur, tapi ia bisa mendengar semua omongan dari ketiga anak itu.

“cerita dong, Kyu” pinta Eunhyuk.

Wajah Kyuhyun semakin memerah. Bingung untuk bercerita darimana dulu. Beginilah jika terlalu bahagia.

“em… katanya… katanya aku tidak boleh bertemu yeoja lain, hihihi” Kyuhyun menggaruk tengkuknya yang tak gatal sambil tersenyum tak jelas.

“wah! Selamat!! Akhirnya ketua berhasil!”

“suit! Suit!”

“ayo kita rayakan dengan minum-minum lagi!”

“mau minum lagi? Cepat beli! Haha”

Kericuhan dari 4 bocah itu membuat Changmin yang berada di balik pintu mengurungkan niatnya untuk masuk. Sepertinya mala mini ia tak bisa tidur dengan nyenyak.

“nikmati kebahagiaanmu selagi bisa, Kyu. Karena ini tidak akan berlangsung lama” gumam Changmin amat pelan.

#Author POV END

.
.

#Sooyoung POV

Aku memasuki pintu kamarku, membuka pintu ini dan melihat Jessica eonnie yang sudah tertidur pulas di atas tempat tidur. Yup, aku dan dia memang satu kamar, dan juga satu ranjang. Sudahlah, lebih baik aku langsung naik ke kasur dan tidur, lagipula besok kita semua harus segera pulang dari pulau ini.

Aku menutup mataku perlahan.

10 detik…

30 detik…

Aku mengubah posisi tidurku dengan memiringkannya ke kanan menghadap ke Jessica eonnie.

2 menit…

5 menit…

Aku mengubah posisi tidur ku lagi.

10 menit…

20 menit…

Aish..! Sepertinya aku tidak bisa tidur! Sedari tadi jantungku berdegup dengan cepat. Cho Kyuhyun sialan. Gara-gara dia aku jadi tak bisa tidur.

Aku menarik selimutku sampai leher dan menatap kearah langit langit kamar.

Hmm… akhirnya kekhawatiranku menjadi kenyataan. Aku… suka Cho Kyuhyun.

Kukira aku tidak akan jatuh cinta padanya. Tapi inilah kenyataannya. Inilah perasaanku yang sebenarnya…

Aku suka Cho Kyuhyun.

Aku merasa bersalah pada Changmin, tapi aku harus mengatakan semuanya pada namja itu besok.

.
.

Keesokan harinya…

“kau sedang apa?” tanyaku pada Changmin. Dari sepenglihatanku saat ini, ia sedang melihat deburan air laut yang cukup deras. Kami semua berada di kapal dan melakukan kegiatan masing masing. Hanya namja inilah yang sedari tadi tak melakukan apa pun. Hanya deburan air laut itulah temannya saat ini.

“berpikir, berpikir tentang berbagai hal.” Jawabnya pelan.

Ada apa dengan raut wajahnya? Terlihat lelah sekali.

“kau lelah?” tanyaku.

Changmin melihat air laut yang ada di bawahnya, “sedikit” jawabnya sambil tersenyum.

Jika begitu aku harus mengatakannya sekarang. Karena akan lebih sulit jika ditunda-tunda lagi.

“tentang…pertanyaanmu kemarin, soal aku dan Kyu-“

“ah, itu. Sepertinya aku salah paham. Tidak perlu kau pikirkan.” Potong Changmin.

“eh? Bukan begitu…”

“Soo, sekarang aku sangat lelah. Bicaranya nanti saja ya” ucapnya sambil tersenyum.

“ehm, baiklah” ujar ku sambil menganggukkan kepalaku pelan.

Ia pun meninggalkan ku dan pergi ke dalam kapal.

Haft… ternyata aku tidak bisa mengatakannya. Padahal aku harus mengatakannya.

“sedang apa sendirian disitu? Mau lompat? Dibawah ada ikan hiu, lho.”

Aku membalikkan badanku dan melihat Cho Kyuhyun yang berjalan kemari.

“eh? Memangnya ada ikan hiu??” tanyaku tak percaya.

“pasti ada, kan. Yah… setidaknya satu ekor. Tak perlu takut, lagipula hiu hiu itu tak suka dengan daging pahitmu haha”

“yak!” aku memukul punggungnya pelan. Ia pun langsung mengambil tanganku dan menggenggam tanganku dengan lembut.

“kemarin aku sangat bersyukur karena dilahirkan ke dunia. Ucapkan kata ‘suka’ itu lebih sering, ya. Aku juga akan lebih sering mengucapkannya.” Ucap Kyuhyun sambil mencium punggung tanganku.

DEG… DEG…

Aku sangat suka perlakuanmu yang seperti ini.

Tapi…

Bagaimana reaksimu kalau kau tahu aku adalah si gendut Sooyoung? Apa kau akan membenciku? Apa perasaanmu padaku akan sirna?

Tidak!

Aku tidak mau berpikir seperti itu. Aku tidak mau kehilanganmu.

Maaf…

Aku telah membohongimu. Aku tidak tahu harus sampai kapan membohongimu seperti ini…

Maafkan aku.

.
.

“aku tidak dapat memahamimu, deh! Bagaimana bisa kau jatuh cinta pada orang jahat seperti itu, sih?!”

Kakek, Kakek, dan Kakek…

Sudah berapa kali sih aku memberikan jawaban akan pertanyaan kakek itu?

Jawabannya ialah… Hati perempuan itu sangat lemah.

Siwon menepuk jidatnya yang kesekian kalinya dengan cukup keras, “setelah jadi cantik, otak anak ini terbang ke pluto, ya? Jadi kau benar menyukai orang yang telah memperlakukanmu seperti binatang?”

Aku hanya menatap kearah jendela kelas, melihat segerombolan anak yang sedang bermain bola tendang di lapangan.

Entahlah… dengan si gendut.

Tapi, aku suka Cho Kyuhyun. Aku suka dia.

“haft… aku benar benar tak mengerti perasaan yeoja.” Gumam Siwon sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

‘drrrttt drrrttt’

Aku mengambil ponselku yang berbunyi tepat di atas mejaku dan langsung mengangkat panggilan itu. “iya, Kyu?”

“aku ingin berbincang denganmu” ucap si penelpon alias Kyuhyun.

“kamu mau bicara denganku? Kemarin kan kita sudah bicara di telepon sampai malam.”

“tapi aku merindukanmu. Aku tunggu di atap”

“atap? Baiklah, aku kesana.” Ucapku dan langsung mematikan panggilan ini. Aku berdiri dari tempat dudukku.

“dia menyuruhmu naik?” tanya Siwon.

Iya, katanya dia merindukanku.

“aku ingin bertanya padamu” ujar Siwon dengan mimik wajah yang serius.

Ehm? Apa?

Siwon menatap mataku dalam, “apa kau tulus?”

Eh? Kenapa?

Te-tentu saja aku tulus.

“bagaimana kalau dia tahu bahwa kau si gendut? Kau mau bagaimana?” tanya Siwon lagi sedikit mendesakku.

Tidak!

Tidak akan ketahuan! tidak akan!

“kau tidak bisa menjamin itu. Dia pasti akan sadar. Jadi, hati-hatilah.” Ujar Siwon, “dan pastikan kau tidak berciuman dengannya. Semuanya akan berakhir kalau kau berciuman. Ingat itu!” tambah Siwon.

Aku menundukkan kepalaku tak ingin menatap Siwon.

Aku tahu itu semua…

Iya, tidak boleh berciuman…

Tidak boleh…

.
.

“hei, aku datang” ucapku pada namja yang sedang duduk bersender pada dinding sambil mengamati langit biru yang sedikit cerah pada hari ini.

Namja itu langsung menengokkan kepalanya kearahku dan menepuk lantai di sebelahnya, “duduklah” suruhnya.

Aku mengikuti arah tangannya dan duduk tepat disampingnya, “kemarin kan kita sudah ketemu.”

“biar saja. Mau makan? Banyak yeoja yang memberikanku cokelat.” Kyuhyun mengeluarkan sebuah tas yang berisi banyak cokelat di dalam tas itu.

Aku mengambil satu buah cokelat dari dalam tas itu, “cokelat? Yeoja?” tanyaku dengan nada menyindir.

“iya, kebanyakan dari anggota klub renang yang langsing-langsing.” Dengan tanpa dosa Kyuhyun tersenyum di depanku.

Langsing-langsing? Oh jadi begitu.

“pasti kau senang karena mendapatkan cokelat dari yeoja langsing.”

Kyuhyun memakan cokelat nya, “tentu saja, senang sekali.” Ucapnya sambil tersenyum.

“dasar playboy.” Aku merenggut kesal sambil melempar cokelat yang kupegang tadi ke dalam tasnya.

Semua namja memang sama saja.

Seketika Kyuhyun langsung mengapit kepalaku dan tertawa terbahak-bahak, “hahaha, dasar! Cemburu, ya? Lucu sekali! Hahaha.”

Wajahku memerah tak karuan saat ini, “yak! Siapa yang cemburu, eoh?! Lepaskan!!”

“kau suka aku kan? Haha”

“tidak! siapa bilang!”

“sudah lah terus terang saja.” Ucap Kyuhyun sambil mencubit pipiku dengan gemasnya.

“ngomong-ngomong apa pelajaran pertamamu?” tanyaku mengganti topik pembicaraan.

“tidak tahu.”

“eh? Tidak tahu?”

Kyuhyun memejamkan matanya berusaha untuk mengingat pelajaran pertamanya, “ehm… sepertinya matematika atau teknik.”

Aku memandangnya dengan datar, “memangnya disini ada pelajaran teknik?”

“kau tak ada? Sekolahmu aneh.” Ujar Kyuhyun.

“yak! Sekolah kita kan sama, bodoh”

Kyuhyun hanya terkekeh pelan sambil mengamati bola mataku, “dasar bodoh! Haha”

“yak! Kau yang bodoh!!”

Kyuhyun terus meledeki ku sampai kami berdua terlarut dalam obrolan dan cerita tentang diri kami masing masing. Tertawa dan saling meledeki. Jarang aku melihat Kyuhyun yang tertawa lepas seperti ini. Ia… terlihat bahagia. Begitupun denganku. Sangat bahagia.

Satu hari berlalu,

Satu jam berlalu,

Satu menit berlalu,

Satu detik berlalu,

Dan aku semakin menyukaimu.

Aku juga terkejut. Ini adalah perasaan yang tidak mungkin di mengerti oleh diriku yang ‘gendut’. Aku tidak pernah membayangkan akan jatuh cinta padamu.

Tapi sekarang, aku menyukaimu.

Jadi aku sangat takut. Aku takut kau akan membenciku lagi… setelah kau mengetahui diriku yang sebenarnya.

.
.

“masuklah. Kau pasti lelah dengan jadwalmu yang sangat padat.” Ucap Tuan Cho mempersilahkan ku masuk ke ruangannya.

Aku menggelengkan kepalaku pelan sambil memperlihatkan lenganku yang kurus, “haha aku masih muda. Jadi masih kuat, kok.”

“hahaha, baguslah kalau begitu.” Tuan Cho berjalan menuju kursinya dan duduk di kursi itu, “akhir-akhir ini banyak tawaran main drama dan film. Sepertinya kau bisa mulai berakting.” Jelas Tuan Cho.

“eh? Akting??” tanyaku sarkastik akan ucapan Tuan Cho barusan.

“iya, memangnya kau mau jadi foto model terus? Kau akan lebih berhasil kalau mencoba berakting.”

Menjadi pemain film? Aku sangat menginginkan hal itu…

“apa kau punya pacar?” tanya Tuan Cho tiba-tiba.

“a-a-apa?? Me-memang kenapa?” tanyaku balik.

“walaupun zaman sudah berubah, tapi tetap saja tidak baik pendatang baru memiliki pacar.” Tuan Cho mengambil sebatang rokoknya dan menyalakannya, “jadi, jangan sampai kau jatuh hati pada seorang namja. Pacarannya nanti saja, kalau sudah lebih dewasa. Mengerti, kan?”

“i…iya” jawabku.

Tidak boleh pacaran?

Aku tahu, tapi hatiku jadi sangat berat setelah mendengarnya langsung dari Tuan Cho. Berarti… hubungan ini harus dirahasiakan.

.
.

“berhenti di sini dulu saja. Aku ingin minum.” Ujar Kyuhyun pada sopir Lee, sopir pribadi yang dikirimkan oleh Tuan Cho untuk mengantar jemputku ke sekolah. Tantu saja Kyuhyun harus selalu berada di sampingku. Apa kalian lupa jika dia masih berhabat sebagai bodyguardku?

Tapi bagiku… dia adalah bodyguard hatiku. Haha

“mau minum apa?” tanya sopir Lee.

“minuman kesehatan 2 botol.” Jawab Kyuhyun.

Sopir Lee mendengus kesal, “hah baiklah. Tunggu ya.” Namja itu pun menutup pintu mobil dan langsung berlari ke supermarket.

Kyuhyun langsung mengambil tangan kananku, “waktunya pacaran.” Ujarnya dengan nada jahil.

“hehe. Maaf karena tidak bisa bermain karena jadwalku yang padat.”

Kyuhyun membuka sekaleng soda yang memnag sudah tersedia di mobil ini dan meminumnya dengan cepat, “tidak apa asal kau tidak selingkuh dengan namja tampan.” Celotehnya.

“aku lebih suka namja kuat daripada namja tampan.”

Kyuhyun melirikku, “namja kuat? Aku ini namja kuat, lho.” Kyuhyun mendekatkan tubuhnya, “bagaimana? Apa kau mau ciuman?”

Mwo?

“yak! Itu menjijikkan!” terangku.

Kyuhyun sedikit terkejut dengan ucapanku barusan dan menelan salivanya, “ji..jijik?” tanya nya, kini terukirlah senyuman evil di wajahnya, “ohohoho, akan kubuat kau tambah jijik.” Ujarnya sembari mendekatkan tubuhnya padaku.

“yaaak!!” aku langsung menjauhkan kepalanya dari radius yang menurutku aman. Memojokkan kepalanya sampai membentur kaca mobil.

‘clek’

Pintu mobil terbuka dan terlihat sopir Lee yang memberikan 2 botol minuman pada Kyuhyun. Langsung saja kami mengubah posisi kami menjadi lebih jauh dibandingkan dengan sebelumnya.

“ini minumannya.” Ujar sopir Lee.

Kyuhyun mengambil minuman itu, “thanks.”

Haft… aku bisa gila. Kali ini aku selamat. Tapi bagaimana kalau terjadi hal seperti inilagi? Ciuman adalah hal yang wajar dilakukan sepasang kekasih. Walau sekarang berhasil menghindar, tapi pasti akan begini lagi.

‘kriing! Kriing!’

Aku mengambil ponselku yang berbunyi tepat di sampingku, “halo?” tanyaku.

“halo? ini aku. kau kenal suaraku, kan?” tanya balik si penelpon ini.

eh? tunggu… sepertinya aku mengenal suara ini.

ini… bukankah suara Jessica eonnie?

“siapa yang menelpon?” tanya Kyuhyun padaku.

Aku tak menjawab pertanyaan Kyuhyun dan terfokus pada Jessica eonnie yang menelpon ku saat ini.

“jangan jawab dan dengarkan baik-baik. aku sudah tahu semua. kau dan Kyuhyun pacaran, bukan? aku tidak tahu adikku sudah memberitahumu atau belum, tapi aku suka Cho Kyuhyun. jadi menjauhlah darinya. tentu kau tidak akan melepaskannya dengan mudah. tapi bagaimana, ya? apa yang akan terjadi padamu jika kubocorkan masalah ini, ya?” suara Jessica eonnie sedikit memelan dan terdengar suara tawa dari situ.

“aku akan mengirimkan fotomu yang sedang berpelukan dengannya. jadi… pertimbangkan baik-baik.”

ancaman….

dia mengancamku? dia ingin memisahkanku dari Cho Kyuhyun?

“kenapa mukamu begitu?” tanya Kyuhyun tiba tiba yang menyadari wajahku sedikit memucat.

“eh? ti-tidak. cuma teman, kok” jawabku gugup.

“siapa?” tanya Kyuhyun lagi.

“ng…anu…”

‘drrrtt drrrttt’

sebuah pesan masuk membuatku langsung membuka pesan itu. begitu pesan itu kubuka, terlihat lah foto ku dan Kyuhyun yang sedang berpelukan di pantai. Jessica eonnie sengaja mengirim foto ini. tapi… kapan dia mengambil foto ini? ini kan foto ku dan Kyuhyun saat di pantai.

“sms dari siapa?” tanya Kyuhyun sambil melihat ponselku. secepatnya aku langsung menjauhkan ponselku darinya.

“bu-bukan apa apa, kok!” gugupku.

Kyuhyun menaikkan alisnya tak percaya, “kenapa? mencurigakan sekali.”

Kumohon jangan sampai Kyuhyun tahu. aku harus tenang dan membalas perbuatan eonnie. tapi kalau dia sampai mempublikasikan hubunganku. tawaran iklan dan drama akan dibatalkan.

tidak boleh!

aku ingin jadi model hebat dan pemain film!

aku…

aku…

Kyuhyun atau pekerjaan… aku tidak bisa memilih salah satu!

#Sooyoung POV END

.
.

#Changmin POV

“halo, junkie!!” teriak ku pada teman teman ku yang sedang berjalan kearahku. dengan handycam yang bertengger ditangan, aku merekam teman teman ku itu.

“yak Changmin, namaku Junsu… bukan Junkie!” protes Junsu tak terima sambil melambai-lambaikan tangannya kearah handycam.

“Junkie itu nama samaranmu. mereka tidak boleh tahu siapa namamu. haha”

Masih dengan melambaikan tangannya ke handycam dan terus tersenyum, ia bertanya kepadaku, “untuk apa kau merekam kami semua?”

Jaejoong yang baru datang dari arah koridor kelas langsung berteriak, “wah!! handycam! shoot aku Changmin!!” hebohnya sambil berlari menghampiriku. akibat teriakan Jaejoong barusan, semua anak pun berkumpul mengelilingiku dan tanganku langsung bergerak untuk merekam mereka semua.

“haha, ini untuk yeoja yang kusuka. aku membuat sebuah video keseharianku untuknya.” ujarku. “ah! kalian jangan menyebarkan kepada media massa jika aku membuat video untuk orang yang kusuka.” tambahku lagi.

Mereka tidak terlalu mendengarkanku dan hanya terfokus pada lensa handycam ini sambil berpose dengan gaya mereka.

“yak! dengarkan aku!!” teriakku kesal.

“iya iya, kami semua mendengarkanmu. lagipula kami bisa menjaga rahasiamu, kok. terutama aku.” ujar Jaejoong santai sambil menepuk dadanya dengan bangga.

Junsu melirik Jaejoong dengan pandangan tak percaya, “justru kau yang paling tidak bisa jaga rahasia” celetuk Junsu.

“mwo?! itu salah! tidak ada rahasia yang keluar dari mulutku, kok.”

“lalu keluarnya darimana? dari hidungmu? hahaha” seru Junsu.

Semua yang mendengar perkataan Junsu barusan langsung tertawa terbahak bahak. begitupula denganku. Aku pun mengarahkan handycam ke arah wajahku.

“kau lihat? mereka teman-temanku. mereka memang selalu seperti ini, hahaha” ujarku. aku mengarahkan handycam ini kearah meja ku, “nah… ini mejaku.” aku memfokuskan merekam sebuah tulisan yang tertulis pada pinggir meja ku. “lihat… aku menuliskan namamu disini. hehe”

“yak! Changmin! sedang apa kau?! cepat belajar!” suara Kim seonsaengnim yang baru datang ke kelas cukup menggema di telingaku. aku langsung mengarahkan handycam ini kearahnya.

“nah, ini wali kelasku. ayo seonsaengnim! lambaikan tangan! haha” ujarku pada Kim seonsaengnim yang sedang berjalan mendekatiku. dengan cepat aku langsung mem-pause handycam ini dan menaruhnya kedalam tas ku.

Kim seonsaengmim yang melihatku memasukkan handycam ku ke tas langsung tersenyum puas. setidaknya, ia berhasil menaklukkan ku. mungkin begitu pikirnya.

.
.

Sepulang sekolah, handycam ini pun tak pernah terlepas dari tanganku. selalu kubawa dan ku tenteng kemanapun aku pergi. Dengan keadaan masih merekam, aku menemui ke dua orang tuaku yang sepertinya sedang makan di ruang makan.

Aku merekam Ayah dan Ibuku yang sedang duduk santai di meja makan, “ini Ayah dan Ibuku.” jelasku pada handycam.

Ayah yang menyadari keberadaanku hanya mengambil koran yang berada tepat disebelahnya sambil meminum kopinya perlahan, “kau sedang apa?” tanya Ayah padaku.

Tanpa menjawab pertanyaan Ayah, aku mengarahkan handycam ini ke wajahku untuk kesekian kalinya. “dan ini aku. anak yang tampan! hahaha” seruku.

Ayah dan Ibu hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah laku ku yang seperti ini.

#Changmin POV END

.
.

#Author POV

Sore ini, Changmin mengeluarkan porche biru nya dari bagasi rumahnya, ada gerangan apa dia membawa porche kesayangannya?

Changmin mengeluarkan ponselnya dan melihat sebuah panggilan tak terjawab dari Victoria. Ia pun menelpon yeoja itu.

“halo nuna? Kau sedang dimana?”

“baiklah. Aku sudah mengeluarkan mobil dan akan menjemputmu.”

“ne.” Changmin menutup ponselnya dan langsung menancapkan gas untuk menjemput Victoria yang di telponnya tadi. Dengan situasi jalan yang cukup sepi dan kondisi Changmin yang sedikit mengebut. Ia pun tiba dengan cepat di studio tempat Victoria berada.

Victoria yang hafal dengan mobil porche biru yang baru datang itu, langsung menghampiri mobil itu dan naik ke mobil porche itu.

“untuk apa handycam ini?” tanya Victoria begitu melihat handycam yang tergeletak di dashboart dekat stir.

Changmin melirik kearah handycam itu dan tersenyum, “aku sedang merekam sesuatu.”

“merekam apa?”

“surat video untuk Sooyoung. Pasti dia akan terharu.” Jawab Changmin sembari memegang handycam itu dan mengelusnya perlahan.

Victoria menelan salivanya sulit, “oh… begitu.” Ucapnya dengan senyum yang mungkin sedikit di paksakan.

“ah, adikmu sudah bilang ke Sooyoung?”

“ah…iya.”

“bagus. Aku mau menjadi kekuatannya saat dia sedang kesulitan dan sendirian. Seperti strategi mecari kesempatan dalam kesempitan. Hehe”

Victoria menatap Changmin lirih, “kau pasti berhasil.”

“terima kasih, nuna.”

Tak sampai 15 menit, mobil porche itu pun tiba di depan kediaman keluarga Choi. Mereka berdua cukup terlarut dalam pembicaraan masing masing.

“hati-hati, ya” ujar Changmin pada Victoria.

“kau mau kemana lagi?”

“ke apartemen Sooyoung. Aku… sangat merindukannya.” Jawab Changmin sambil tersenyum manis. Sangat…manis.

Demi dewa cupid yang mungkin sedang tertawa melihat aura Victoria yang memanas, sungguh ia cemburu sekali dengan Sooyoung. Cemburu karena bisa dirindukan oleh namja yang dicintainya.

Mobil Changmin pun bergerak menjauhi Victoria. Yeoja itu berjalan menuju rumahnya, tetapi ia memberhentikan jalannya dan menatap kearah mobil Changmin yang masih terlihat walaupun jaraknya mungkin sudah terlalu jauh.

Pandangan yang lirih… Sedih… Sesak… dan tertahan…

Ia benar-benar menyayangi namja itu dan mendukung namja itu untuk mengejar cinta Sooyoung.

“apa kau tidak pernah merindukanku?” tanya Victoria sambil menatap kepergian mobil Changmin yang mungkin sudah menghilang.

.
.

Siwon menatap kearah langit dengan wajah yang sedikit khawatir, “langitnya mendung, sepertinya mau hujan.”

Sooyoung mengikuti arah pandangan Siwon, “tidak apa, lagipula apartemen sudah dekat.”

Siwon menatap sinis kearah Sooyoung, “waktu itu kau pernah kena air hujan karena ceroboh! Ekarang masih berani seperti ini?!” ujarnya.

Sooyoung menundukkan kepalanya dan terus berjalan menuju apartemennya, “aku… aku punya masalah yang lebih besar dari sekedar kehujanan.”

“apa? Masalah perkerjaan dan cinta? Tidak bisakah kau menyerah saja? Kalau begitu langsung beres, kan! Untuk apa cemas?” ucap Siwon dengan nada sewot.

Sooyoung memberhentikan jalannya dan menatap kearah Siwon, “jangan menyepelekan masalah orang lain. Bagiku ini serius.”

‘JEGLEEEEER!!’

Suara petir membuat Sooyoung dan Siwon membelalakkan matanya karena kaget. Terutama Siwon yang terbilang sudah amat sangat berumur, ia langsung menepuk dadanya pelan karena terlalu kaget.

“petir sialan.” Batin Siwon.

‘tes tes tes’

Beberapa tetes air membasahi rambut Sooyoung. Dan tetes demi tetes air itu menjadi air hujan yang cukup deras.

“yak! Kenapa selalu seperti ini?!” teriak Sooyoung kesal dan langsung berlari menuju apartemennya yang mulai terlihat.

Siwon hanya tersenyum sinis sambil menatap Sooyoung, “apa kubilang…”

.
.
‘JEGLERRRR!!’

Changmin memberhentikan mobilnya tepat di depan apartemen Sooyoung.

‘tes tes tes’

Ia melihat kearah kaca mobilnya yang sudah tertetesi oleh air hujan. “kenapa turun hujan?” tanya nya bodoh.

Tanpa mempedulikan tetesan air hujan itu, Changmin mengambil handycam dan menyalakannya, mengarahkan handycam itu tepat di wajahnya. Sedikit narsis mungkin.

“tebak. Ini dimana? Ini di depan apartemenmu.” Ujar Changmin pada handycam, “karena aku merindukanmu. ‘simsalabim!’ aku kerumahmu.” Tambahnya sambil tertawa.

Ia menatap kearah apartemen Sooyoung sekilas dan kembali menatap handycam nya, “…suka. hatiku tidak pernah berubah. Walau sekarang kita hanya teman, tapi aku percaya suatu saat nanti kau akan menjadi pacarku. Kalau kau lelah, kau bisa telepon aku, panggil aku. Pasti aku akan selalu ada disisimu, menjadi bayanganmu. Aku… sangat menyukaimu. Dan-“

“hyaaaaaa! Hujan deras!”

Teriakan seorang yeoja membuat Changmin memberhentikan ucapannya dan melirik ke sumber suara. Wajahnya terlihat senang begitu ia melihat Sooyoung yang sedang berlari kehujanan. Langsung saja ia mengambil handycamnya dan merekam Sooyoung yang sedang berlari itu.

“nah! Itu kau! Harus kurekam. Pasti kau akan senang.” Seru Changmin sambil mengarahkan handycamnya ke Sooyoung. “kau tidak bawa payung? Awas kena flu. Cepat masuk. Aku akan ke apartemen mu 30 menit lagi, jadi ka-“

Changmin memberhentikan ucapannya begitu melihat ada sesuatu yang sangat ganjil yang terpampang di handycam nya.

“bu-bukankah tadi aku melihat Sooyoung yang berlari? Tapi… kenapa saat ini yang aku lihat ialah Sooyoung yang gendut?” tanya Changmin penuh dengan kebingungan.

A..apa?! Jadi Sooyoung berubah disaat Changmin sedang merekamnya??

Ba-bagaimana itu bisa terjadi?!

To Be Continue…

Terima kasih bagi para readers yang sudah mengomentari ff ini. Oh iya, sepertinya perlu saya katakan sekali lagi bahwa ff ini semua ceritanya di ambil dari komik Hwang Mi Ree yang berjudul ‘Ugly Duckling Become Swan’. Makanya saya menulis nama authornya dengan Hwang Mi Ree, hehe. Mungkin kalian tahu/ada yang pernah baca komik itu. Saya hanya ingin memberitahukan bahwa ada komik yang sangat menarik seperti cerita ini.Untuk masalah saya yang lama mempublikasikan ff ini, mohon maaf yang sebesar besarnya. Dengan kondisi yang seperti karantina dan tidak boleh membawa laptop membuat saya tidak sesering mungkin untuk terus menulis. Maka dari itu, saya amat sangat berterimakasih apabila masih ada yang mau meng-comment tulisan jelek ini. hehe:)

Thank you…

Advertisements

Author:

i'm kyuyoung shipper <3 and changsoo shipper <3

160 thoughts on “I’M UGLY, SO THAT’S PROBLEM? [Part.8]

  1. Akhirnya kyuyoung bersatu meski banyak rintangan tp bertahanlah.
    Changmin benar2 egois,benar2 hx mementingkan kebahagiaanya sendiri!
    Siwon benar2 hantu modern,hantu jg bs kaget n mati lg y?dsr bodoh!
    Yak….soo ketahuan chanmin,,,
    mudah2an changmin ngg sadar kayak kyu tempo dulu.,

  2. Jangan 2 nanti changmin tau klo soo ternyata sooyoung yg jlk ….
    Dripada penasaran lsg bca next nya ah …

  3. kapan ff ini partnya 9 nya dipublish ?
    penasaran bgt sama kelanjutan ceritanya
    jgn kelamaan ya thor, kangen bgt sama ff ini :((((

  4. author-nim ayo dilanjut ffnya hiks…
    kami menunggunyaa…
    smoga cpt dilanjut….^^
    semangat semangat ♥♥♥♥

  5. thor mianhe aqu komen nya lompat2 terlalu penasaran sih sma cerita nya. tp cerita di setiap part selalu daebak kok. author jjang jngan lama2 post next part nya ya thor. penasaran tingkat dewa :v

  6. aigoo…
    soo cemburu lihat kyuppa dan sica eonni?
    soo jg blg klo dia suka kyuppa dan dia gk mau kyuppa dkt ma yeoja lain..
    wahh changmin ngerekam soo..
    pas soo berubah jadi gendut?
    penasaran..

  7. Huaaa… Daebakk 🙂 kapan nih dilanjutin lagi? Udah ga sabar banget nih thor hehehe… Aku suka banget sama ffnya, udah lama aku gak ngelanjutin baca ff ini ehh abis itu ketemu lagisama ff ini, jadi aku lanjutin deh bacanya hehe.. Makin keren aja nihh.. Jadi makin penasaran sana kelanjutannya 🙂 cepet dilanjutin ya thr 😀

  8. Nice ff keren tp sdikit kcewa coz gk ada moment kyuyoung yg sooyoungnya gendut part 9 banyakin kyuyoung yg sooyoungnya gendut °♧γ̲̣̣̥ÿ̲̣̣̣̥γ̥ɑ̤̥̈̊α̣ jebal..part 9 jgn lama lama yaaa d postnya 🙂

  9. Yah changmin? Apa bkal ngb0ngkar keajaiban sy0o? Kyu kpan dikau waras? S0ng0ng aja tingkahnya. Wah pdhal kyuy0ung lg mateng2nya pcran. Lnjt ya neng.

  10. Kyu berhasil bikin syoo cemburu ternyata. Kekeke~
    wah, syoo berubah wjud di hadapan changmin? Terus gmana nasib syoo selanjutnya ya
    apa syoo bakal tetep berubah-ubah wjud gt terus?
    Well, lanjut~

  11. Readers lama akhirnya kembali,jeng jeng ‘-‘
    Udah lama gak baca ini FF sejak part 7 itupun belom selesai 😥
    Uwah akhirnya Soo ngakuin kalo dia suka ama Kyu,tapi gimana kyu nantinya kalo tau Soo yang dicintainya adalah Soo gendut yang dibencinya ? Aku baca versi komiknya nyesek thor ‘-‘
    Waduh itu Soo bakal milih siapa yah ? Eh ndak usah milih deh ikutin kata kakek siwon,Kyunya buat aku aja ._. Wah gimana nih nasib Soo ketauan gak ama Changmin kalo dia itu Soo gendut

  12. Kyu lagi bahagia bahagianya nih,tapi gimana reaksinya kalo tau yg sebenarnya ??
    Gawat sooyoung berubah, ketauan changmin dan itu direkam sama changmin tapi changmin belom ngeh aja kalo sooyoung cantik dan gendut adalah 1 orang .

  13. huuaa…!!!! akhirnya author kembali membwa ff ini XD aigoo ottokae soo berubah pas changmin merekam 😥

    next thor!!!

  14. Huaaaaaaa….!!!!! Akhirnya author kembali membawa ff ini, puas bacanya deh!
    Soo akhirnya mulai suka sama kyu, tapi kok banyak banget orang yang mau misahin mereka??? Kan kasian, soo baru merasakan jatuh cinta tapi malah harus dipisahkan
    OMO!!?!!!? Soo ketahuan sama changmin?? Bikin penasaran aja, next part ditunggu ya thor! 😀

  15. aigo.. akhirny d publish juga.. setelah sekian lama menunggu.
    wow.. gimana reaksi ny soo kl tau changmin merekamny n gimana reaksi changmin kalo menyadariny ya?
    omo… >_<

  16. Hya,,, pngen deh rasanya nendang tu tulisan TBCnya ,ngeganggu bngt . Hya bgaimna ni changmin ngeliat lagi,, siwon tolongin cucu mu dong!
    Part 9nya harus cepet ya jngan 1 bulan 1part ,gmn 1 bulan 5 part?? *nawar* hehehe 😀

  17. O.o soo eonn berubah jdi gendut pas diliat pula ma changmin oppa -_-
    Aigoo , aigoo !! Penasaran bagaimana reaksi nyaa 😀
    Penasaran gmana reaksi kyuppa nya kalo soo eonn ketauan ma kyuppa kalo soo eonn cantik ma soo eonn gendut tuhh sama , xDD
    Next !!

  18. wahh, jangan sampe ketahuan sama changmin, bisa bahaya wkwk.

    Thor, uname twitternya apa?
    oiya, dulu id aku IndriAK18 ya

  19. Ommo! rekaman itu.. merekam saat soo eon berubah gimna tuh? hmm.. soo eon udh ngaku tuh suka bneran sma kyu oppa. next

  20. Waaaaaaaa sooyoung eonnie Щ(ºДºЩ)
    Si changmin tegaaa (۳ ˚Д˚)۳
    Klu gk slh (ak baca dr komiknya) nanti video ny di sebar lwt tv kn ??
    Ditunggu selanjutnyaa , hwaiting !

  21. akhirnya soo bisa secara jujur bilang kalo dia emg suka kyu, emg mslhnya tinggal gmn nanti sikap kyu pas tau soo aslinya gendut? krn emg msh ambigu gitu alasan kyu benci sama soo -___-” semoga cuma salah paham atau mshl sepele

  22. Ih ciee udh saling suka 😀
    Makin mendebarkan, gimana nasib soo eonni
    Cerita nya makin menarik aja
    Ditunggu kelanjutannya

  23. lama-lama kasian juga sama vict yg cinta nya gak terlbalaskan…

    OMO… ketauan??? akrhhhhgg.. penasaran sama lanjutannya

  24. akhirnya di post jugaaa 🙂 🙂
    awalnya bahagia tp kenapa timbul masalah lagi sih aduh -_-
    ketauan changmin gimana lanjutannya nih? cepetan di post next part nya yaa hihi 🙂

  25. Kyaaa Sooyoung kenapa berubah disaat yg tidak tepat sihh
    Jessica pergi sana dasar penggangu hush hush

    Next partnya dtunggu eon^^

  26. akhirnya author nongol juga setelah sekian lama aku menunggu :”)
    hyaaaaaaaaa changmin udah tau ><

  27. omg, ini menegangkan .-.
    kenapa bisa kaya gitu? chingu aku suka ff ini! sangat! jangan sad ending yaaa, happy ending lebih indaaahh, hehe –“v
    ffnya daebak! gomawo ffnya chingu ^^

  28. Aku bacanya tadi malem,cuma baru komen sekarang. Mian…

    Next,eon (kehabisan kata2 untuk komen). Gak tau deh masih linglung sama beritanya…

    Jangan lama2 ya eon. Semangat!!!

  29. Ck..,sica bkin ribett nih,changmin jga..
    Andwe..!!,chanagmin ngliat soo unnie brbah….
    Daebak thor…!!,dtnggu ne klnjtn’a??

  30. lglg chngmin yg hampir liat perubahan soo.arghh ini bener2 gregeeeet!
    brrti klw soo dpt kisseu ny kiyu semua berakhir-soo gbsa jd cantik lg gitu?T.T kasiaan

    critanya panjangan ya?enak. next chap kyk gini lg chingu^^hihi

  31. autthoooorrrrrrrr……..
    akhir.a setelah lama banget nunggu ni ff keluar juga*huft
    changmin pasti manfaatin tu video supaya soo sama kyu putus
    ditunggu pasrt selanjut.a ya thor

  32. akhirnya publish juga. Boleh komen dikit? Ada beberapa typo di ceritanya, jadi sedikit ngebuat bingung, sedikit loh 🙂
    Ditunggu next nya

  33. akhirnya muncul juga kyaaaaaaaa… omo jangan sampe chwang curiga !!
    pgn getok kyu bikin cemburunya keteralulan bgt hhoo

  34. keluar juga… 🙂

    changmin hanya amat, victoria cuma dimanfaatin ama dia .

    akhirnya rencana sooyoung gagal total, dia malah jatuh cinta dengan kyuhyun.

    wah penasaran itu sooyoung kerekam kamera changmin, apa semua rahasia sooyoung bakal ketahuan????

  35. si sica bikin rusuh aja ni . orang kyuyoung lagi seneng juga. si changmin ikutan juga lagi.

    dan si changmin ngeliat soo yg cantik berubah , kelanjutannya gimana ni ? next partnya di tunggu ya^^ I like it. keep writing .

  36. Hwaaa thor akhirnya balik lagi,,jd gimana klanjutannya changmin tau soo yg gendut gitu? Next partnya jgn kelamaan pleaseeee soalnya penasaran pke bgt

  37. OMO!! Chang udh ngliat… gawattt 0_0
    Kyuppa keterlaluan,, knpa sampe nampar pipi sooeon!?
    Tpi akhr.a… Kyuyoung balikan lgi#yeayy..
    Kesel bngt sma karakter chang dan jes yg licik, vict yg lemah, mau aja di perdaya chang
    Smoga kyuyoung tetep brsatu, mskipun soo udh ketauan rahasia.a
    Soo harus berhati” nih,, dengan ciuman maut kyuppa#kekeeke..
    Next.a di tunggu bngt,, jgn lama” ya : )
    Fighting..

  38. kyaa ffmu obat ditengah kegalauan knight chingu!!!!!
    kyaaaaa kyuyoung uda saling cinta!!!!!!!!!
    tp tp tp itu kerekam changmin saat sooyoung berubah???
    andweaaaa!!!!!!!!!!!!!!!!!! next chingu^^

  39. Ahh daebakk sumpah deh thor..ditunggutunggu banget.. pdhl ada bbrpa ff yng bru muncul jga tpi yng prtma diklik yang ini.. daebakk bget deh.. lanjut ya..

  40. yeyeyyyyy update jga…
    aaaiiicccccchhh changmin duluan yaa yg tau asli nya soo 😦

  41. Bgs thor…cm memang lama ngepostx jd rada lupa jln crtax. Trs konflikx mnurutku blm dapet gregetx. Trss….siwon pov nya d banyakin dong…ak suka peran siwon dsini. Trkadang ak liat kyu ky anak kcil. Pas kyu ktwa “hihihi” ak ngrasa sifat cool dr kyu ngilang gtu aj. Jd sbg saran. Sifat cool kyu ttp d jaga dg mmprhatikan kalimat2 yg d ucapkan o/leh kyu. Hehe sekian thor

  42. Hua…. makin tegang aja dech ≧﹏≦
    next part yawh…udah g sabar. hoho akhrny kyuyoung “sepakat jg”!

    aq pgn soo gendut diet dunx…itu kan bwt kbaikan soo jg. huft” kasian hrus disiksa trus! next part jebal jgn lama2 y… (*^﹏^*)
    ♥ⓚⓨⓤⓨⓞⓤⓝⓖ♥

  43. akhirny di post juga!!!! oh thor ini ff emg selalu bikin deg deg an. seneng,sedih,kesel,campur aduk deh. Next nya yg cepet ya thor(kalo bisa besok/?) !! bikin happy ending loh yaa. nice thor!!<3

  44. OMG 😮 gimana tuh kayanya changim oppa udah mulai curiga ._.
    Lanjuttt thor next part penasaran banget, aku udah nunggu ff ini lama bener akhirnya ke post juga hehehehe

  45. walah2 itu changmin curiga gak tuh . .
    takut ketahuan sama orang lain jga sih kalau changmin oppa crt2 . . .
    aku jadi galau sendiri bacanya eonni . .
    lanjutkan crt.a eonni, penasaran . .
    😦

  46. Omo…oteokhee???huaaa apa hanya ktahuan begitu saja …. ??? Omo aku jd tkut sama nasib soo eon…. kasian soo eon baru aja selesai 1 masalah(pertentangan hati ‘kyuhyun oppa’) eh malah ketahuan huuuuaaa. Pkok.y ditunggu next part.y jgn lama2 ne^^

  47. kyaaa soo beneran suka sama kyu hahha
    akhirnya nyatain setelah dibuat cemburu sama kyu hoho
    omoooo soo berubah waktu changmin rekam? gimana ituuu?

  48. Author ini ff saya tunggu2. jadi jangan berhenti yah…!? semangat thor dan semoga sehat selalu biar bisa lanjutin ffnya dan ngepostnya cepet 🙂

  49. aduh sweet.nya kyuy0ung , kw truz trang.kan enk . . .
    aduh bhaya nie gmana nsib unie – pnsaran, lanjut

  50. ouww apa sooeon ketahuan sama changmin ? trus soo ma kyu lucu deh cemburuannya apalagi soo ud tau suka tp tetap nyangkal kalau sebenarnya suka, lanjut deh thor ceritanya makin seru

  51. Oh My God, Oh My No, Oh My WOW. Sooyoung berubah pas changmin lagi ngerekam diaa???
    Aduhhhhhh, ngakk ngebayangin bangett #lebay.com#plakk
    ditunggu next partnya chingu!!

  52. yah yah omo omo, jgn ketauan dong bisa berabe nih..
    sumpah ffnya selalu bikin penasaran tiap partnya..
    next, jgn lama yah..

  53. huaaaaaaaaa q nangis berat nihhh…perjuangan kyu ppa unt dpet prhtian soo eonni..keinget am kyung ho oppa yg jdi pcr’a soo eonni skrg….T T
    msh blum bsa nerima kenytaan….walau knytaan yg ad soo eonni mirip ma kyung ho oppa….
    sakit sesek q mikirin….kyuyounggggg

  54. nunggux lm bngt… akhirx ffx update jg…
    aduh gm tuch nasibx Soo Eonni setlh ketahuan sm Changmin Oppa…
    d.tnggu k.lnjtnx Chingu…
    jgn lm2 updatex…
    Keep Writing… Saranghae…^^

  55. Ayayaya..miss this ff..apa?soo berubah?aduh please deh siwon bantu soo tuh..vict mending cegah min deh..kyu ma soo lagi manis-manisnya jangan gini dong..haha next

  56. Akhirnyaa .. Sekian lama muncul juga ni FF 😀
    Wah .. Soo eonni ceroboh banget sih –”
    Semoga aja ga ketahuan ..
    Next ! 😀

    1. Aish ada aja halangan hubungan KyuYoung
      Nyesek banget tuh Vict ahjumma
      Changmin oppa nyebelin sih tapi lucu (^o^)
      Nah loh Gimana tuh
      Soo onnie udah dibilangin Siwon haraboji. Keras kepala banget deh
      Gimana nasih Soo onnie nanti
      Gimana nasib hubungan KyuYoung
      Next part ditunggu chingu
      Jangan lama lama atuh (^_-)

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s