Posted in Family, Hurt, Romance, Series

[Series] BETTER OFF #3

BETTER OFF #3

Author : Knight everytime
Length : Oneshoot
Genre : Sad,Family,Romance
Main Cast : Cho Kyuhyun, Choi Sooyoung
Support Cast : ?
Rating : 16+

Disclamer: Fanfict ini terinspirasi dari film, dramkor, novel-novel, dan cerpen yang saya dapatkan gak gratis ? Dan dari pikiran terumit saya. Jika ada kesamaan cerita dengan ff yang lain,itu sama sekali tidak disengaja dan hanya kebetulan semata. Disini saya tidak memakai povpov-an..? jadi,kalo bingung …pegangan Chanyeol sama Kris?

Recommended Song : Selene 6.23 ~ SHINee

 

Happy Reading

Dalam hidupnya, Impian Sooyoung hanyalah ingin menjadi perempuan yang biasa-biasa saja. Dia ingin menikah dengan kekasihnya, membentuk keluarga kecil yang bahagia, lalu seperti akhir kisah klise lainnya: bergandengan tangan di usia senja, melangkah menuju matahari terbenam.

Tetapi ternyata apa yang dia inginkan meskipun sederhana, tidak semudah itu menjadi kenyataan. Kebakaran itu telah merenggut semua yang diimpikannya, orang tuanya, merenggut materi yang telah dikumpulkan ayah dan ibunya sebagai penjual roti. Kondisi kakeknya yang pada saat itu tak berdaya dan membuatnya harus berjuang sendirian, dan menghancurkan semua mimpi-mimpinya yang sebelumnya terbungkus dalam rencana masa depan yang telah tersusun rapi. Semuanya hancur.

 

Pertemuan awal dengan Kyuhyun bisa dibilang penuh dramatis, mereka bertemu saat kakek Sooyoung meregang nyawa di rumah sakit. Akibat kecelakaan tabrak lari yang tragis.
Menurut, para saksi dikejadian tersebut.
Kakeknya ditabrak pengendara mobil yang mungkin sedang mabuk.

 

Padahal waktu itu, kakek Sooyoung baru saja sembuh dari sakit yang dideritanya selama ini. Hari itu, Sooyoung masih ingat kakeknya bersikukuh ingin membelikan hadiah ulang tahun untuk Sooyoung. Pada hal, hidup keluarga mereka dibilang sederhana Sooyoung hanya bekerja sebagai karyawan salah satu perusahaan jasa di Seoul dan tentu dengan gaji pas-pasan.

 

“Kau, jangan khawatir Sooyoung-ahh. Kakek hanya keluar sebentar.”

“Tapi kakek masih sakit. Maksudku kakek baru sembuh dari sakit. Bagaimana jika di jalan sakit kakek kambuh.”

 

Sooyoung tahu kakeknya akan tetap pergi, tapi Sooyoung tidak diijinkan untuk menemani. Kakeknya berkata bahwa dia ingin membeli hadiah untuk Sooyoung, dan jika Sooyoung ikut itu tidak akan bisa disebut hadiah.

 

Tepat pukul 00.00 KST seseorang mengetuk pintu rumah sederhana memberitahu gadis itu bahwa kakeknya mengalami kecelakaan tabrak lari.

 

Hingga di hari ke-3 perawatan kakek Sooyoung, Kyuhyun datang mengatakan “janji masa tua” kakek mereka. Sooyoung kaget, sangat kaget akan hal itu. Dan dihari itu juga kakek Sooyoung telah dipanggil oleh Tuhan.

 

Tanpa Sooyoung ketahui bahwa pelaku tabrak lari Kakek nya adalah Kyuhyun, suaminya yang mulai dia cintai.

 

 

***

 

 

“Oppa sangat menyedihkan”, Kyuri menoleh ke laki-laki di sebelahnya, yang kebetulan kakaknya. “Bukan urusanmu.” Kyuri mendengus lalu menyesap minuman kalengnya dan meletakkannya di meja makan. “Sampai kapan oppa akan begini terus? sampai dia menjadi nenek-nenek dan tetap tidak tahu apa yang terjadi?” “Sttt.” Kyuhyun bahkan tidak menoleh ke wajah adiknya yang duduk di sebelahnya, tatapannya lurus ke depan. Tak lama sosok yang dicarinya itu semakin mendekat, dengan senyum manis yang sudah di hapalnya, sedang menyapa para pelayan. “Dia tersenyum.” gumam Kyuhyun lega.

 
“Eonni tampak bahagia, kalau boleh tahu ada apa eonni?” Kyuri mengubah raut wajahnya, ketika menyadari Sooyoung beranjak kearah Kyuri dan Kyuhyun.
“Tidak terjadi apa-apa. Apa yang kalian bicarakan?”
Sooyoung menggeser kursi tersebut untuk duduk, mengikuti obrolan yang terdengar menyenangkan antara Kyuri dan Kyuhyun.
“Kami tak membicarakan hal penting apa-apa, hanya membicarakan masalah hati Kyuri yang mulai berajak dewasa. Iyakan Kyuri?” Kyuhyun mengerling jahil kepada adiknya itu.

 

Suara tawa penuh kegembiraan terdengar selalu dipembicaraan keluaraga kecil ini, Kyuhyun tidak tahu kapan dia sanggup menutup rahasia ini pada Sooyoung. Tapi dia tahu bahwa cepat atau lambat Sooyoung akan tahu semua ini, setidaknya Kyuhyun harus mencegah agar nantinya Sooyoung mengetahui perkara ini dari dirinya sendiri bukan dari orang lain.

 

***
Ketika Sooyoung menyisir rambutnya , pintu kamar Sooyoung diketuk. Sooyoung memang berhenti dari perkejaannya. Hal itu karena Kyuhyun melarangnya untuk bekerja, Sooyoung bahkan masih ingat apa yang dikatakan Kyuhyun waktu itu
“Aku bukan suami tanpa hati Sooyoung-ahh. Mana mungkin aku membiarkan istriku bekerja sebagai karyawan biasa sedang suaminya adalah pemilik perusahaan besar dibanding perusahaaan dimana istrinya bekerja?” . Dan Sooyoung tidak bisa menolak itu semua, karena Sooyoung tahu pernikahan yang baik adalah ketika seorang istri patuh dan taat pada perintah suaminya.

 

Sooyoung berajak dari tempat duduknya untuk membuka pintu,ketika melihat pelayannya yang datang.
“Ada apa bibi Jung?”

“Ada telpon untuk nona muda, penelpon mengatakan dia adaah orang yang sangat dekat dengan nona.”

“Hallo…”

“Sooyoung ini aku…” suara namja terdengar serak dan
tersiksa di seberang sana. “Aku dengar… Aku dengar kau sudah
menikah dengan tuan Kyuhyun…” Apakah isakan namja yang
terdengar di sana? “Aku tak kuat lagi Sooyoung-ahh, aku mau mati saja.”
“Astaga Changmin jangan bicara sembarangan!” Sooyoung
berseru kaget mendengar kalimat Changmin, suara diseberang
sana tampak rapuh dan tidak main-main.
“Aku mencintaimu Soo-ahh, aku sangat mencintaimu!
Meskipun aku hanyalah pecundang lemah yang tak mampu
melawan keluargaku, aku sangat mencintaimu. Aku tak kuat
lagi menahan beban demi keluargaku, kau yang kucintaipun
sudah menikah dengan lelaki lain, jadi untuk apa aku hidup??”
“Changmin.” Sooyoung bergumam tenang, berharap
ketenangannya menular kepada Changmin yang tampak histeris,
“Tenangkan pikiranmu Changmin, kau ada di mana?”
“Aku akan mati saja… Sekarang aku ada di tempat
perpisahan kita beberapa bulan yang lalu… Aku… Aku akan terjun dari jembatan ini… Selamat tinggal Soo-ahh…”

 
“Changmin! Jangan lakukan apapun! Aku akan kesana!!”
Sooyoung meraih tasnya dengan cepat dan berlari mengabaikan teriakan para pelayannya, dan bertabrakan dengan Kyuhyun yang sedang berjalan dari arah berlawanan.

 

 

“Sayang ada apa?” Kyuhyun menyentuh kedua lengan Sooyoung yang panik.
Sooyoung menahankan napasnya yang tersengal, “Changmin…
Changmin di taman kota… Mencoba bunuh diri… Lompat dari
jembatan…” setiap kata-katanya berhamburan, bercampur
dengan kepanikannya.

 

Kyuhyun mencerna kalimat itu dalam sedetik, kemudian
menggandeng Sooyoung dan mengajaknya melangkah ke mobilnya
yang diparkir di depan rumahnya dengan setengah berlari.
“Ayo.” gumamnya, mendorong Sooyoung duduk di kursi
penumpang, lalu masuk ke kursi pengemudi dan melajukan
mobilnya secepat kilat.

 

Kyuhyun mengemudikan kendaraannya dengan kencang,
mengumpat-umpat jika terkena kemacetan dan lampu merah,
tetapi selain itu perjalanan lancar. Sambil mengemudi Kyuhyun
melirik ke arah Sooyoung, yang meremas-remas tangannya dengan cemas sambil memandang ke depan. Diperjalanan itu, Sooyoung menjelaskan siapa Changmin. Changmin adalah tetangga sekaligus temannya yang mengaku mencintai dirinya. Kyuhyun begiu cemburu mendengar hal tersebut, mendengar kedekatan istrinya dengan namja pengecut itu.

 

 

“Apakah Changmin serius dengan kata-katanya?” Sooyoung
menoleh menatap Kyuhyun yang sudah mengalihkan pandangannya lagi ke jalan.
“Dia… Dia terdengar gila dan putus asa.”
Kyuhyun menghela napas pendek, “Pasti gara-gara pernikahan kita ya?” lelaki itu mendengus kesal, “Dasar laki-laki tidak punya otak.”
“Jangan mengata-ngatai orang.”

 

Kyuhyun menatap Sooyoung marah, “Aku tidak salah bukan?
Dia memang tidak punya otak, tidak punya hati dan pengecut
luar biasa. Dulu ketika ada kesempatan dia tidak memperjuangkanmu, sekarang ketika jelas-jelas dia kalah yang
dilakukannya hanya merajuk dan mengancam bunuh diri,
benar-benar lelaki tak punya otak!” Kyuhyun mengencangkan laju mobilnya.

 

Sooyoung terdiam, tidak bisa membantah kata-kata Kyuhyun
karena semuanya mengandung kebenaran. Changmin dulu tidak berbuat apa-apa untuk memperjuangkannya. Bahkan laki-laki itu baru mengakui perasaannya ketika Sooyoung sudah akan menikah, 2 bulan yang lalu.

 

Sekarang, ketika baginya Sooyoung sudah termiliki oleh lelaki lain, Changmin menggila. Kenapa Changmin melakukan ini semua? Benarkah ini didasari cinta Changmin yang masih tersimpan untuknya? Atau ini hanyalah estimasi cemburu buta yang merenggut kewarasan lelaki itu?

 
***

 
Taman kota tampak lengang, begitu Kyuhyun memarkir mobilnya
di sana, Sooyoung langsung keluar diikuti oleh Kyuhyun.
“Kearah mana?” tanya Kyuhyun sambil menjajari langkah Sooyoung.
Sooyoung memandang ragu, sudah dua bulan berlalu sejak
dia terakhir kali kemari.

 

Dimana tempat dia dan Changmin sering menghabiskan waktu dulu…?
“Sayang?” Kyuhyun menggeram, tak sabar.
Sooyoung menelan ludah dan mengambil keputusan.
“Ke arah sana.” gumamnya sambil tergesa ke arah kanan,
dengan Kyuhyun mengikutinya.

 
***

 

Changmin ada di sana, masih berpegang pada pagar kayu di
jembatan itu. Jembatan setinggi lima meter di udara, yang
menghubungkan jurang dalam dengan aliran sungai berbatu di
bawahnya. Salah satu keunggulan taman kota ini adalah
pemandangan di atas jembatan ini. Dengan gemericik sungai
dan air terjun buatan yang cukup mempesona, bagaikan harta
karun alam tersembunyi ditengah hiruk pikuk polusi dan
kesibukan kota.

 

Tetapi sekarang Sooyoung tidak sempat mengagumi
pemandangan indah itu, matanya terpaku pada Changmin dan
tampak cemas.
“Changmin.” serunya dalam bisikan tertahan, takut kalau
suaranya terlalu keras akan mengagetkan lelaki itu dan
membuatnya terlompat.
Changmin yang semula menatap kosong ke bawah,
menoleh perlahan dan menemukan Sooyoung dan Kyuhyun di ujung jembatan. Matanya membara penuh tekad.
“Jangan mendekat!” serunya keras, “Atau aku akan
lompat.”

 

 

Sooyoung berseru frustrasi, bingung harus berbuat apa.
Taman kota ini nampak sepi, disiang yang lengang ini.
Syukurlah, kalau tidak pasti sudah ada keramaian
menghebohkan di sini.
“Lompat saja kalau berani, aku pikir itu akan membuat
istriku puas.” Kyuhyun bergumam tenang tetapi cukup keras untuk di dengar Changmin.
Seketika Sooyoung dan Changmin menatap Kyuhyun dengan
keget.
“Oppa…” Sooyoung mendesis mencoba memperingatkan
lelaki itu agar tidak memperkeruh suasana, tetapi Kyuhyun hanya mengedikkan bahunya tak peduli, lelaki itu menatap Changmin yang tengah menatapnya dengan senyum mengejek.

 

“Lompat saja Changmin-shi, aku menunggu di sini, untuk
melihat sampai dimana keberanianmu.” dengan sinis Kyuhyun
tersenyum, “Kau pikir kau lompat atau tidak, akan berpengaruh pada Sooyoungku? Kau terlalu percaya diri. Istriku kemari mencegahmu karena dorongan hatinya yang terlalu baik, tapi kenyataannya kau sudah tidak ada lagi di kehidupannya. Kau mau mati atau hidup, tidak ada untung ataupun ruginya bagi dia… Aku pribadi merasa terganggu dengan tingkahmu yang kekanak-kanakkan dan merepotkan ini, jadi cepat lompat saja dan mati sekalian, biar semua kerepotan ini usai.”

 
Changmin menatap Kyuhyun marah, napasnya terengah-engah, penuh ketersinggungan.

“Kau… Kau tidak ada urusannya untuk mengomentari
hubunganku dengan Soo-ahh, semua ini antara aku dan Soo-ahh, kau tidak berhak ikut campur!” serunya emosi.

Kyuhyun mengangkat alisnya, “Tidak berhak ikut campur?”
dengan sengaja dia merangkul Sooyoung supaya merapat padanya,
“Sooyoung isteriku. Dan jika ada lelaki gila yang mengganggu dan mengancam-ancam akan bunuh diri karenanya, maka aku
berhak ikut campur.” tatapan Kyuhyun menajam dengan jahat,

 

“Aku menyelidikimu Shim Changmin, aku tahu pasti masa lalumu
dengan istriku, dimana kau pertama kali mengakui perasaanmu dan meminta istriku untuk membatalkan pernikahannya denganku. Well… sebenarnya masa lalu itu urusan kalian berdua,tetapi kalau sampai masa sekarang, kau masih merecoki Sooyoung-ie, aku akan turun tangan. Dan ketika aku turun tangan, itu berarti kehancuran bagi kau dan keluargamu.”

 
Changmin menatap Kyuhyun, menelan ludah dan tampak
meragu, rupanya baru menyadari situasinya.
“Jadi silahkan kalau kau mau bunuh diri dan mampus di
bawah sana. Tetapi jangan ikut-ikutkan isteriku dalam
permasalahanmu. Jangan pernah berani-benarinya lagi kau
mengganggu isteriku.” Kyuhyun membalikkan badan, dan
menyeret Sooyoung bersamanya, “Ayo sayang, kita pergi. Yang
penting kita sudah mengutarakan maksud kita. Biarkan
bajingan itu mengambil keputusannya sendiri.”

 
Dengan sedikit memaksa Kyuhyun menyeret Sooyoung agar
mengikuti langkahnya. Sooyoung mencoba memberontak dan
melepaskan pegangan Kyuhyun, tetapi lelaki itu
mencengkeramnya dengan begitu kuat sampai terasa sakit,
sampai akhirnya Sooyoung menyerah dan mengikuti langkah Kyuhyun.
Sempat dia menoleh ke belakang dan melihat Changmin masih
termenung di jembatan.

Ah. Ya Tuhan… Semoga Changmin tidak melompat.
Desahnya dalam hati sambil memejamkan mata.

 

 

***

 
Kyuhyun membukakan pintu untuk Sooyoung lalu membanting pintu itu setelah Sooyoung masuk dan dengan sigap melangkah ke kursi pengemudi dan melajukan mobilnya, membawa Sooyoung meninggalkan taman kota itu.
“Kupikir kau mengebut mengantarku ke taman kota
tadi untuk membantuku mencegah Changmin melompat.” desis
Sooyoung kesal, ketika mereka sudah memasuki jalan raya yang ramai, “Tak kusangka kau malah datang untuk menyuruhnya lompat.”
Kyuhyun terkekeh dan mengedikkan bahunya ke arah Sooyoung,
“Dia pantas menerimanya.”

 
Sooyoung menelan ludah. “Ba…bagaimana kalau dia benarbenar melompat?”
Tawa Kyuhyun makin keras, meremehkan.
“Changmin? Melompat? Aku berani bertaruh dia tidak akan
mampu melakukannya, dia terlalu pengecut untuk itu. Yang dia
lakukan hanyalah menggertak. Dia hanya ingin kau datang, lalu
dia akan mengancam, dia akan membuatmu memohon
kepadanya agar tidak melompat, pada akhirnya, kau akan
berjanji menuruti semua kemauannya.” Kyuhyun mendengus
kesal. “Aku tahu persis tipikal lelaki pengecut macam dia Sooyoung-ahh, kau harus berhati-hati.” jeda sejenak, kemudian Kyuhyun bertanya.

 

“Apakah kau mencintai dia?”
Sooyoung tertegun. Apakah dia memiliki perasaan seperti itu untuk Changmin?
Melihat Changmin di jembatan tadi, rapuh, tak berdaya dan putus asa, membuat hati Sooyoung serasa diremas. Tetapi apakah itu cinta? Ataukah itu hanya rasa kasihan? Sooyoung tidak tahu. Dia tidak bisa menjawab.
Dan Kyuhyun sepertinya juga tidak mengejar jawaban
darinya. Lelaki itu mengalihkan pandangannya lagi ke jalan dan melajukan kendaraannya pulang.

 

 

***

 
“Lelaki itu memang pengecut, dia tidak jadi bunuh diri.” Kyuhyun meletakkan gagang telepon dan menatap Sooyoung.
Sooyoung menghela napas lega, mereka sudah sampai di
rumah dan duduk di ruang keluarga. Tetapi hati Sooyoung dari tadi tidak tenang, dia memikirkan Changmin dan ketakutan kalau kemudian dia membaca berita mengerikan tentang bunuh diri
yang dilakukan Changmin. Kalau Changmin bunuh diri, berarti
semua adalah salahnya.
“Syukurlah.” Sooyoung mengelus dadanya tanpa sadar,

“Bagaimana kau tahu?”

“Aku menyuruh anak buahku untuk mengecek. Kata
mereka, Changmin barusan sampai ke rumahnya, keadaannya
baik-baik saja.” Kyuhyun mengangkat bahunya, “Kalau nanti dia kembali labil dan meneleponmu lagi, abaikan saja. Dia hanya ingin membuatmu panik dan mencari perhatianmu, tetapi aku yakin dia tidak akan berani melaksanakan ancamannya, seperti
yang aku bilang, Changmin terlalu pengecut.”

 
Yang dikatakan oleh Kyuhyun memang benar, Sooyoung
merenung. Changmin tidak pernah berani mengambil resiko.
Mulai sekarang Sooyoung bertekad tidak akan
lagi meluluhkan hatinya untuk Changmin.
Changmin harus belajar untuk mengerti bahwa ketika
Sooyoung mengucapkan selamat tinggal, itu adalah selamat tinggal sesungguhnya dari hatinya.

 

 

***

 
Kamar itu tampak gelap temaram hanya lampu disisi ranjangnya yang meneranginya, bahkan cahayanya pun begitu minim. Kyuhyun merenung di dalam kegelapan kamar itu, merenungi perasaanya terhadap istrinya, Sooyoung. Apakah gadis itu belum memiliki perasaan apapun kepadanya? Atau masih terlalu sulit bagi Sooyoung menerima perasaannya? Kyuhyun bahkan sulit menebak bagaimana pikiran diotak mungil gadis itu terhadapnya.

 
“Eonni, Kyuhyun Oppa tidak ikut makan malam?”

Pertanyaan Kyuri seolah memberi tamparan keras bagi Sooyoung, Sooyoung jelas tahu apa yang terjadi dengan Kyuhyun. Ya, Kyuhyun cemburu kepadanya. Cemburu akan sikap perhatian Sooyoung pada Changmin.

 

“Mungkin Oppa sedang tidak ingin makan malam Kyuri-ahh.”

“Tapi tidak biasanya oppa melewatkan acara makan malamnya. Apalagi sejak opppa menikah, kurasa makan malam adalah salah satu acara favoritnya dengan eonni. Mungkin memang benar opppa tidak selera untuk makan malam.”

 
***

 
Sooyoung termenung di dalam kamarnya, masih bingung memikirkan bagaimana perasaanya sebenarnya terhadap Kyuhyun.
Tidak bisa dipungkiri… Sooyoung sudah jatuh cinta kepada Kyuhyun, Cho Kyuhyun suaminya…

 

Dia masih tidak berani mengungkapkannya, takut akan reaksi Kyuhyun nantinya. Dadanya terasa sesak dan campur aduk, sehingga dia memilih menyimpannya dulu, dan mengungkapkannya nanti, kalau dia sudah lebih yakin.

 

Sooyoung mendongak ketika Kyuhyun menutup pintu kamar mandi, Kyuhyun memang di kamar mandi saat Sooyoung memasuki kamarnya. Sedikit kaget melihat kamarnya berubah begitu dingin, tapi tetap penuh hawa sensualitas.

 

“Sayang, kenapa? Aku melihatmu melamun.” Jawaban Sooyoung hanya berupa desahan napas yang berat, bingung apakah dia harus menanyakan hal ini kepada Kyuhyun atau tidak. Kyuhyun ikut menghela napas, dengan lembut dia melangkah dan berlutut di depan Sooyoung yang sedang duduk di atas ranjangnya, “Tentang Changmin lagi, apakah kau memikirnya?”

 
Sooyoung begitu sedih, dirinya baru menyadari perbuatannya yang mengesampingkan suaminya, dirinya baru menyadari perbuatannya yang mengesampingkan suaminya hanya untuk orang lain.
Ekspresi Kyuhyun tidak terbaca. Tetapi lelaki itu dengan lembut merengkuh tangannya dan menggenggamnya dengan erat,
“Percayalah kepadaku dan jangan hiraukan apa yang dikatakan oleh Changmin. Bukankah aku sudah mengatakan kepadamu, bahwa apapapun yang terjadi seburuk apapun yang dikatakan orang, kau bisa pegang satu hal yang pasti, bahwa aku mencintaimu. Amat sangat mencintaimu…” Kyuhyun menundukkan kepala dan mengecupi jemari Sooyoung, “Rasanya sangat sakit, ketika kau mencintai seseorang, tetapi tidak dipercaya. Rasanya seperti cintamu ini sampah dan dibuang begitu saja.” “Oppa… tidak… bukan begitu….” Sooyoung menggenggam jemari Kyuhyun, “Aku tidak akan membuang cintamu. Aku, maafkan aku mungkin aku sedikit terpengaruh karena cara Changmin mengungkapkannya tadi begitu meyakinkan.” Sooyoung menghela napas panjang, “Mulai sekarang aku tidak akan mendengarkannya lagi.”

 
“Terima kasih Sayang.” Kedua mata mereka sejajar, Kyuhyun yang berlutut dan Sooyoung yang duduk di atas ranjang, lalu mereka berciuman dengan lembutnya. Bibir Kyuhyun melumat bibir Sooyoung dengan penuh perasaaan, membuatnya terlena. Lidahnya menelusur pelan kemudian, mencecap rasa yang sudah lama dirindukannya, rasa yang sangat dikenalnya. Sooyoung mendesah ketika Kyuhyun mendorongnya terbaring di ranjang, dengan kaki menjuntai di bawah dan Kyuhyun yang berdiri membungkuk di atasnya,

 
“Apakah dengan begini kau yakin bahwa aku mencintaimu?” Mereka masih berbaring di atas ranjang. Dengan Sooyoung di bawah Kyuhyun. Posisi seperti ini membuat Sooyoung tidak bisa memungkiri bahwa suaminya begitu mempesona.

 

“Apakah… apakah kau juga mencintaiku, Soo-ahh?” Sooyoung tertegun dengan pertanyaan itu. Jauh di dalam hatinya dia sudah tahu jawabannya. Ya. Dia mencintai Kyuhyun, dia sangat mencintai suaminya ini. Dan Kyuhyun sudah berkali-kali menyatakan mencintai Sooyoung. Amat sangat tidak adil kalau Sooyoung tidak mau mengungkapkan perasaannya kepada suaminya. Mungkin inilah saat yang tepat…. “Ya…” Sooyoung menjawab pelan, jantungnya berdebar, “Ya… Aku juga mencintaimu, Oppa…suamiku” Kyuhyun mendesah pelan, menyebut nama Sooyoung dengan khidmad, “Sooyoung….” Lalu lelaki itu memalingkan muka Sooyoung supaya menoleh menghadapnya, dan menciumnya dengan sangat bergairah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
TBC
Gderr gderr end nya bikin wow gk? Karna itu end nya d ranjang jadi mungkin besok bisa jadi NC. Tergantung respondennya juga,
Tetep RCL ya Guys ,,,,,Love U more

Author:

nonton, baca hal yang berbau fiksi seperti novel,

85 thoughts on “[Series] BETTER OFF #3

  1. kenapa tiba2 ada changmin?
    soo akhirnya mengakui jg klo dia mencintai kyuppa..
    jadi kyuppa yg udah nabrak kakek soo..
    apa yg bakal terjadi klo soo tau?
    penasaran…

  2. ahh tbc nganggu aja, padahal lagi sweet moment tu kyuyoungnya hehehe
    akhirnya soo eonnie ngaku cinta juga k kyuppa
    d tunggu lanjutannya 😉

  3. Ohya thor aku baru baca better off yg series, lbih dlu baca yg oneshoot tp kok yg oneshoot sama yah dgn part 3 ini?

  4. Kyu harus secepatnya ngasih tau syo perihal kecelakaan kakek syo nih..
    Dan smoga aja masalah nya ga menjadi terlalu besar

  5. bumi gonjang ganjing chingu…
    gyahaha….
    huh udah dag dig dug ser aja.. ehh.. TBC haha..

    daebakk.. oh ya klo d protec bagi bagi PWnya yo…
    😉

  6. finally soo ungkapin jg perasaannya yg sesungguhnya. tinggal gmn aja reaksi soo kalo tau kejadian kakeknya dulu T^T tp kepo adegan selanjutnya dr ini dulu hahaha XD

  7. Mau nc pokok’a heheehe…wah kaya’a kyu mau buat soo hamil ya biar nanti kalo soo tau yg nabrak kyu biar ga kabur soo’a….

  8. Awal pernikahan udh da kebohongan psti nnt da konflik yg menunggu.. hehe
    Nc dong#dasar yadong hehe..
    Next part ditunggu..

  9. Jadi janji kakek kyu sama kakeknya soo tuh cuma buatan kyu doang? palsu? boong? dan ternyata kyu tersangka tabrak lari dari kecelakaannya kakek soo? ckck ternyata selama ini. haduuh kasian deh soo diboongn lagikan ceritanya mana udh ngebls cinta kyu lagi. next part semangat eonni semoga ga lama2:D

  10. Next part d tunggu sangat.

    Nc ?? Mau mau mau…
    Hahahaa…

    Jangan lama2 publish nya ya thor..
    Owh bt ff My Lady, q msh Setia nunggu part 3 nya.
    Gomawo ^.^

  11. wedeh sgtu pnjangny enter trnyta tbc

    kkk lnjut dong NCny kkk yadong mode on
    dan sbg premi gk dprotec ok…

    keren2 ceritany. tpi ak gk sanggup byangin gmna reaksi soo stlh thu klo yg nabrak kakekny adlh suami tercinta-ny…
    dan kyu ngelakuin it smua bkn krn prjanjian dmsa tua kakek mereka.

    hn. tpi ak pnasaraan ap awalny kyu blm cinta am soo tp bhub waktu kyu mlai mcintai soo

    next. dtnggu….

  12. Aiggooo,,, bikin gemeteran~!! Next pliss cepet ya??!! Soalnya penasaran nih sama yg di part 2 yg percakapan seseorang di other place itu loh~~!! Sumpah,,, bikin penasaran banget~!! Next jgn di proctect ya??!! Ribet soalnya~!!! 🙂 Di tunggu~!! HWAITING~!! 😀

  13. O.o
    Jdi kyuppa yg nabrak kakek nya soo eonn ?
    Wahh , ksian ma changmin oppa , jd depresi gtu
    -_-
    Akhirnya soo eonn bls juga prasaan kyuppa 😀
    Next

  14. haduh nanti gimana reaksinya soo kalo tau ternyata kyu yang udah nabrak kakeknya
    semoga nanti changmin ga akan ganggu kehidupan pernikahannya kyuyoung lagi

    ditunggu kelanjutannya 😀

  15. wah ffnya keren banget chingu, ya walaupun blm ada nyesek atau klimaks semacamnya tapi bagus! hehe
    lanjut ne? aku serius penasaran sama lanjutannya, apalagi dengan kejadian yang masih dirahasiakan oleh kyuhyun, wkwk. gomawoyo ya chingu buat ffnya ^^

  16. Jadi yg nabrak kakek nya soo itu kyuhyun
    Wih soo juga udh ngaku kalo dia juga cinta sama kyu
    Ok deh penasaran bgt sama Next nya ditunggu yaa

  17. Akhirnya setelah penantian yg cukup memakan waktu dipost juga,daebakk eun dri awal cerita aku suka banget,ditunggu next partnya jgn lamalama yaa hihi

  18. Oh jdi ternyata yg nabrak itu kyu? Trs soal janji masa muda kakek kyu sma soo itu bnr ato cma karangan kyu aja? Kyaaa udh saling ngakuin perasaan masing2 tpi biasa’a abis kya gini suka ada masalah tpi semoga aja ga..
    Oh ya next’a nc ga? #plak

  19. Lanjut Chingu 😀 tp bikin ceritanya jgn seperti cerita biasanya ya.. Ntar soo tau dr org lain trus soo marah sama Kyu gtu.. bikin sesuatu yg baru lagi Chingu.. 😀 lanjutkan!! 😀
    Mian ya aku banyak maunya 🙂

  20. tpi klo soo eonni tau klo kyu ppa yg nabrak kakek’a gmna??ap g marah??
    fuhhhh

  21. wow deg2an sy jdny. kyu sering bgt blg changmin pengecut pdhl dy sendiri pngecut krn g ngakuin bhw yg nabrak kakek soo slm ni adalah kyuhyun. ckckck dilema dy

    next part ditunggu y (*^﹏^*)

  22. nggak bisa bayangin klo soo tau klo kyu itu yg ngebuat kecelakaan kakeknya ..
    chap selanjutnya nc ? ‘-‘)/
    lnjut thor

  23. end nya wow sip ditunggu nc nya thor haha
    haduh… bner2 antisipasi buat konflikya nih hueeeeee T.T
    ayo let’s go kyu… buat baby cho kkkkkk
    semangat buat next part.y thor^^ ditunggu ya^^

  24. Aku cuman takut klo soo tau semua.a, klo sebenar.a kyu yg nabrak kakek.a soo ..
    Untuk masalah ada apa nggaknya NC.a,aku serahin ke author.a ajj..
    Next part aku tunggu ..

  25. Q g bgung kok tp tetep pgen pegangan chanyeol. Wkwk haduh gmn reaksi syoo klo tau. Itu endingnyaa deg deg..deg

  26. suka beud. endingnya ya ad indikasi mank hrus k nc kynya,biar lbh pas n situasional. pokony dtunggu klnjutannya

  27. ff nya daebak soo udah suka ke kyu jgn samapi soo nanti benci sama kyu, kelanjutanya bikin penasran d tunggu part berikutnya

  28. astaga?
    jadi pernikahan mereka sebenernya janji masa tua?? atau karena tanggung jawab dan rasa bersalah??

    kyu keliatannya cinta sama soo…
    dan jadi kyuri juga tau?? jadi yg dibohongin disini bukan kyuri?? tapi soo??

    gimana kalo soo tau dan merasa kecewa?? kyu sebenernya cinta beneran atau cuma pura2??

  29. Bom waktu yg siap kpn aja meledak, tp klo pun itu harus meledak mudah2an kyuppa yg ngasih tau langsng ke soo ya, dtunggu next partnya

  30. aaaaa beteeee lagi sweet juga 😀 errrr~~
    jadi ikut khawatir sama reaksi Sooyoung nanti 😦 takutnya Sooyoung bakal ninggalin Kyuhyun kalo kyuhyun ngasih tau yang sebenernya~ aaaaa ditunggu part 4 nyaa 😀

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s