Beloved Moment Chapter 13

Gambar

Annyeonghaseyo

Comment yang saya terima penuh dengan protes hehehehe

Bagaimana? Bingung? Penasaran? Marah? Atau gabungan semuanya?

Saya tidak terbayang chap kemarin benar-benar menjadi kontroversi -menurut saya-

Wah wah wah… Langsung aja ya, chapter selanjutnya adalah  part terakhir untuk beloved moment. Hehehe. Saya mengucapkan banyak terimakasih untuk semua readers yang setia nunggu belove moment yaa

Okay! Gidaehaedo joha, Let’s Go!

Title : Beloved Moment / Chapter 13

Main Pair : Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Other Cast : YeYul, Sifany, Yoonhae, and other

Rated : 17

Warning : OoC, typo -saya berusaha sebaik mungkin-, umur tidak sesuai, tema umum

Disclaimer : Cast milik dirinya sendiri (namun masih tanggung jawab orang tua dan dibawah naungan Tuhan), Super Junior dan SNSD teken kontrak sama SM Entertainment. Saya hanya pinjam nama dan karakter. Ff ditulis oleh BabyKim dan dipost ulang oleh Chovenna dengan karakter yang berbeda.

Please Do Not Bashing The Chara!

Thank you

Happy Reading ^^

.

.

Wajah cantik itu kini berbinar cerah. Namja yang ditunggunya berjalan mendekat seraya menggendong seorang bocah laki-laki. Senyuman keduanya mengembang bersamaan.

“Sudah lama ya? Maaf terlambat.”

Yeoja berbalut dres pink itu menggeleng. Membuat rambutnya yang diikat satu ikut bergoyang. “Tidak apa-apa.”

Namja itu, Kyuhyun, menurunkan namja kecil yang digendongnya. Sedikit membungkuk dan mengelus lembut perut istrinya. “Annyeong aegya. Appa datang.”

Sang istri, Sooyoung, meraih tangan anak lelakinya. Meski namja kecil itu belum mencapai umur 4 tahun namun tubuhnya sudah tumbuh sehat dan melebihi tinggi dari anak-anak seusianya. “Sehunnie, tadi main bersama Im haelmoni?”

Namja lucu itu mengangguk lalu menunjukkan benda yang sedari tadi dipegangnya. “Tadi haelmoni membelikanku robot-robotan ini, eomma.”

Sooyoung mengacak-acak rambut hitam anaknya. “Sehun tidak lupa mengucapkan terima kasih kan?”

Sehun mengangguk. Membuat rambutnya yang lembut bergoyang-goyang mengikuti gerak kepalanya.

Sooyoung mengangkat kepalanya dan menatap suaminya yang sedang mengedarkan pandangan keseisi toko. “Apa tadi Yoona dan Donghae ada dirumah?”

“Hm?” Kyuhyun menolehkan kepala membalas tatapan istrinya. “Tidak ada. Uncle Im bilang mereka dikantor.”

“Dasar.” Sooyoung mencibir. “Workaholic.”

Kyuhyun tertawa. Sebelum akhirnya tawanya terhenti dan wajahnya mengernyit. Membuat Sooyoung menatapnya bingung.

“Kenapa Kyu?”

Kyuhyun mendekap kedua tangannya didada dan terlihat kesal. “Yongri membawa credit cardku.”

Sooyoung tertawa renyah. “Kenapa bisa?”

Kyuhyun berjalan menuju salah satu sofa yang ada disudut butik itu. Sooyoung mengikuti suaminya seraya menggandeng tangan Sehun yang masih asyik memainkan robot-robotan baru miliknya.

“Aku tadi lupa mengambil uang untuk membayar gajinya. Aku akan membayarnya dirumah nanti tapi dia tak mau menunggu.”

Sooyoung tergelak. “Kenapa kau memberikan credit cardmu? Tahan saja gajinya.”

“Ughh…” Kyuhyun melenguh. “Mana mau dia. Sudah ngambek duluan.”

Sooyoung mengelus tangan suaminya dengan sayang. “Kau juga yang terlalu memanjakan adik-adikku. Yongri kau tempatkan jadi sekretarismu dikantor. Sungjin saja kau belikan mobil. Apa itu tidak berlebihan.”

Kyuhyun memandang istrinya memelas. “Tidak apa-apa kan? Itukan perusahaan kita. Anak itu juga jam kerjanya tidak terikat. Pekerjaannya tak banyak. Dia hanya membantu pekerjaan Narsha noona.”

“Narsha eonnie? Sekretarismu yang asli?” tanya Sooyoung. Sejak Kyuhyun mempekerjakan Yongri sebagai sekretarisnya yang kedua, Sooyoung memang belum pernah mengunjungi kantor Kyuhyun sehingga tak bisa bertemu wanita cantik itu.

“Ne.” Kyuhyun mengangguk dan menggenggam jemari Sooyoung. “Aku tak pernah punya adik, yeobo. Tentu saja aku menyayangi mereka.”

Sooyoung tersenyum maklum dan mengelus jemari Kyuhyun perlahan. “Terima kasih sudah menyayangi anak-anak nakal itu.”

Kyuhyun terkekeh sebelum kembali mengedarkan pandangannya. “Butikmu semakin ramai saja”

Sooyoung ikut melihat sekeliling seraya tersenyum bangga. “Tentu saja. Pengalaman 2 tahun bekerja sebagai customer service di kantor pegadaian cukup membantuku mendekati pelanggan.”

“Ya. 2 tahun sebelum aku datang menjemputmu dan menikahimu,” namja itu menunjukkan seringaiannya.

Sooyoung tergelak. “Ne. Siapa yang menyangka ternyata malam itu Yuri juga mengirimiku undangan pernikahan mereka?”

“Jika kau tak datang di pernikahan mereka, aku tak akan bisa bertemu denganmu”

Sooyoung tersenyum lembut. “Aku juga terkejut saat melihatmu disana. Untung saja mereka menikah di Korea. Jika di Jepang dan aku tak bisa datang, mungkin kita malah terpisah semakin lama.”

“Ssstt…” Kyuhyun mengelus rambut panjang istrinya. “Itu sudah masa lalu. Sekarang kan kita bersama.”

“Tentu saja.”

“Aku hebat tidak?” Kyuhyun memandang istrinya dengan penuh kebanggaan. Namja itu mengangkat Sehun agar duduk diatas pangkuannya.

“Hebat kenapa?” tanya Sooyoung bingung. Tangannya terangkat membelai pipi anaknya yang putih.

“Aku hanya membutuhkan waktu sebulan menyiapkan semuanya agar kita bisa menikah menyusul Yesung hyung dan Yuri noona.”

Sooyoung terkekeh. ”Ne. Suamiku memang hebat.”

“Ahh…” Kyuhyun menciumi pipi Sehun. Menyentuh kulit putih lembut itu dengan bibirnya yang tebal. “Hidupku sangat bahagia. Istriku adalah kekasihku sejak SMA. Kita sempat 2 tahun berpisah sejak kelulusan, bertemu lagi dan kita langsung menikah. 5 tahun menikah aku sudah hampir mendapatkan anak kedua.”

Sooyoung bersemu saat pipinya bersentuhan dengan hidung mancung suaminya.

“Hidupku sangat sempurna. Gomawo. Saranghae. Jeongmal saranghae.”

“Nado Kyu. Nado saranghae.”

.

.

Belum terlalu larut bagi Sooyoung untuk melanjutkan buku The Alchemist karya Paulo Coelho yang belum sempat ditamatkannya. Wanita itu duduk bersandarkan kepala tempat tidur. Dimana suami tercintanya sedang asyik menggesekkan hidungnya pada pipi putih milik anak lelakinya. Pria itu memang tak berubah sedari dulu. Menyukai bagian tubuh tertentu yang sekiranya lembut dan bisa untuknya bermanja-manja sekalipun dengan bocah berumur kurang dari 4 tahun yang tertidur diantara dirinya dan istrinya.

Kedua orang dewasa itu mengalihkan pandangan pada pintu kamar saat mendengar keributan kecil dan pintu depan yang terdengar terbuka lalu kembali tertutup.

“Adik-adik tercintaku sudah pulang,” lelaki itu bergumam. Lalu menyelipkan lengan dipunggung Sehun yang kecil. Membuat namja kecil itu melenguh karena ayahnya memeluk tubuhnya tiba-tiba.

Tok tok

“Hyung, aku masuk ya.”

Cklek

Pintu berwarna coklat tua itu terbuka. Menampakkan tubuh seorang namja berbalut jaket kulit hitam.

“Hyung,” panggil namja itu dari depan pintu.

“Hm?” Kyuhyun hanya mengangkat sedikit kepalanya. “Wae?”

Sungjin meletakkan lengannya dipinggiran pintu. Membuat Sooyoung mendecih geli melihat pose adiknya yang berlagak keren.

“Tadi aku bertemu Kepala Sekolah Lee. Dia mengajakku dan Yongri untuk berburu besok. Boleh aku meminjam senapan anginmu?”

Kyuhyun mengernyit. “Berburu dimana?”

Lelaki muda itu mendekap kedua tangannya didepan dada. “Katanya dihutan milik koleganya.”

“Mungkin Jung sajangnim,” gumam Kyuhyun. Lalu memandang Sungjin kembali. “Ambil saja digudang.”

“Oppa.”

Seorang yeoja muda memasuki kamar Sooyoung dan Kyuhyun dengan santainya. Sempat mendelik pada Sungjin karena namja itu mencuri ciuman dipipinya. Membuat sang pelaku tergelak dan pergi menuju kamarnya sendiri.

Sooyoung segera melipat bukunya dan bersedekap. “Dari mana kau?”

Gadis itu berdiri disamping tempat tidur lalu mencium kedua pipi kakak perempuannya. “Pergi menonton film dengan Sungjin oppa.”

“Sampai semalam ini?”

Yongri meringis. “Kami bertemu teman kuliah, eonnie.”

Gadis itu merogoh sakunya dan mengambil sebuah kartu berwarna hitam berkilat lalu menyerahkannya pada Kyuhyun. “Gomawo oppa.”

Kyuhyun menunjuk meja nakas disebelah Sooyoung. “Simpan saja didompet oppa, chagi.”

Yongri menarik kembali tangannya. “Sekalian aku ambil gajiku ne?”

Kyuhyun mengangguk. “Hm. Ambil saja semaumu. Nanti sisanya oppa transfer kerekeningmu. Supaya kau tak boros terlalu banyak memegang cash.”

“Semaunya?” Dengan cepat tangan Sooyoung mengambil terlebih dahulu dompet sang suami. “Kemarikan credit cardnya.”

Gadis muda itu menyodorkan kartu hitam itu kearah Sooyoung. Segera Sooyoung menyimpannya didompet.

“Gajiku eonnie?”

Sooyoung mengambil beberapa lembar uang 100 ribu won. “Kau dengar tadi apa yang oppamu katakan? Sisanya akan ditransfer.”

“Ini juga sudah cukup kok.” Lembaran-lembaran itu Yongri kibaskan didepan wajahnya seraya terkikik. “Tunggu saja tagihan credit cardmu, oppa.”

Kyuhyun merapikan selimut yang menutupi tubuh anaknya lalu menyeringai kearah Yongri. “Bersiap-siap saja kerja rodi sebulan penuh, chagi.”

Gadis itu tak menghiraukan ucapan kakak lelakinya dan segera berlalu dari kamar itu.

Kyuhyun terkekeh. “Adikmu itu benar-benar mencintai uang.”

“Koreksi.” Sooyoung menyentil pelan hidung suaminya. “Dia juga adikmu.”

Kyuhyun memejamkan mata menikmati sentuhan tangan lembut sang istri dipipinya. Matanya terbuka saat bibir basah itu mendarat dipipi menggantikan jemari sang istri.

Sooyoung tersenyum dan kembali menyandarkan punggungnya. Matanya beralih menatap kedepan. Pipinya bersemu saat manik matanya menemukan foto pernikahan mereka berdua dengan ukuran yang tak biasa itu. Besarnya bahkan hampir memenuhi setengah sisi dinding kamar.

“Kyu,” wanita itu menoleh pada suaminya, “tak bisakah kau memindahkan foto itu?”

Kyuhyun mengangkat sebagian tubuhnya dan mengambil posisi seperti istrinya. “Wae?”

“Itu terlalu besar.”

Kyuhyun terkekeh. “Biarkan saja. Lagipula aku suka melihatnya.”

“Kau menyebalkan.”

Namja Cho itu tersenyum, lalu menyeringai nakal. Tanpa mengatakan apapun, dia menempatkan kedua lengannya pada tubuh anak lelakinya.

Sooyoung mengernyit bingung saat melihat suaminya bergerak turun dari tempat tidur dengan Sehun yang masih terlelap dilengan kokohnya.

“Kenapa memindahkan Sehun?” tanya wanita itu bingung. Pasalnya sang suamilah yang tadi meminta sang anak untuk tidur dengan mereka berdua.

“Dia punya kamarnya sendiri.” Dengan hati-hati Kyuhyun meraih kenop pintu kamar lalu keluar. Senyuman nakalnya terkembang sebelum tubuhnya menghilang dibalik pintu.

“Aku ingin bermanja-manja denganmu”

.

.

“Ayo Sulli. Pejamkan matamu.”

Yeoja kecil berbando kuning cerah itu memejamkan matanya. Terkikik geli saat jemari panjang milik namja yang memintanya memejamkan mata menyusup diantara helaian rambut dan telinganya.

Mata kecilnya terbuka saat jemari itu menjauh.

“Lihat.” Namja dewasa itu membuka genggaman tangannya didepan sang gadis kecil. Sebuah jepit rambut cantik dengan motif polkadot terpampang manis berkilauan didepan mata bulat itu.

“Kau suka?”

Gadis kecil bernama Sulli itu menganggukkan kepalanya semangat. “Sangat suka, Hae ahjussi!”

Donghae tersenyum. Dibantunya Sulli melepas bando kuning yang tadi dikenakannya lalu memakaikan jepit rambut barunya itu.

“Gomawo, Hae ahjussi!”

Donghae tersenyum lebar seraya mengelus rambut hitam Sulli. Cuaca cerah diminggu siang ini membawa keduanya menikmati sinar hangat mentari dibelakang rumah.

Seorang namja kecil mendekati Donghae dan Sulli. Sekilas dilihat, wajah kedua anak kecil itu tak jauh berbeda. Sangat mirip. Hanya berbeda gender.

“Sulli,” namja kecil itu memanggil saudari kembarnya.

Sulli menoleh. “Ne, Jonginnie?”

Namja kecil itu menepuk-nepuk celana Sulli yang kotor karena terduduk ditanah. “Eomma bilang jangan terlalu sering mengotorkan baju. Mesin cuci kita jadi cepat rusak, tahu.”

Donghae hampir saja tertawa meledak saat mendengar namja kecil berumur 4 tahun itu mengomel. Laki-laki dewasa itu menarik pelan lengan Sulli dan mendudukkan yeoja kecil itu dipangkuannya.

“Dimana ayahmu, Jongin?”

Jongin menunjuk belakang tubuhnya. “Didepan. Siwon ahjussi sudah datang.”

“Minho oppa datang juga?” Sulli bertanya dengan binaran dikedua bola mata indahnya.

Jongin mengangguk. “Mungkin sebentar lagi kemari.”

“Sulli! Jongin!”

Seorang lagi namja kecil datang menghampiri mereka dengan berlari.

“Minho oppa!”

Sulli berdiri sesaat sebelum kembali duduk dilipatan kaki Donghae.

“Hei.” Donghae menekan-nekan telunjuknya dipipi Sulli. “Kau menyukai Minho ya?”

Sulli menunduk malu dengan wajah memerah.

Jongin mengangguk. “Ne ahjussi. Sulli selalu bilang padaku seperti itu.”

“Jongin!” Sulli berseru sebelum kembali menunduk.

Donghae tertawa dan melambai pada anak lelaki yang sedang berlari itu. “Kemari, Minho-ya.”

Jongin terkekeh sebelum menjauh menuju ibunya yang sedang mengatur peralatan makan dimeja kayu dihalaman belakang rumah mereka. Tak jauh dari Donghae beserta Sulli dan Minho yang sedang duduk dibawah pohon.

Yuri menoleh ketika merasakan tarikan kecil dirok selututnya. “Hm? Wae?”

Jongin mengerucutkan bibirnya sebelum menoleh kembali pada ibunya. “Eomma, bolehkah aku minum soda dingin? Siang ini panas sekali.”

Jongin pura-pura mengelap keningnya yang bahkan tak tampak keringat sama sekali.

Yuri terkekeh. “Pergilah kedapur. Tadi eomma lihat Tiffany ahjumma sedang membuat sirup. Siapa tahu ahjumma akan memberimu soda.”

Jongin bergegas menuju dapur. Mengacuhkan sapaan ayahnya yang sedang berjalan sambil membawa daging segar dikedua tangannya.

Siwon yang berjalan dibelakang Yesung terkekeh. “Jongin lucu sekali. Bahkan ayahnya sendiri pun diacuhkannya.”

Yesung menyenggol lengan Siwon pelan. “Jangan mengejekku. Atur saja panggangan yang kau bawa itu, kuda.”

Jongin segera menghampiri Tiffany yang berjongkok didepan kulkas. “Ahjumma.”

Wanita cantik itu berdiri dan mendapati seorang namja kecil dibelakangnya. “Ne, Jonginnie?”

Jongin memegang lehernya dengan sebelah tangan. “Haus sekali. Apa aku boleh minum soda?”

Wanita yang berprofesi sebagai dokter anak itu mengangguk. “Tentu saja boleh”

Jongin tersenyum senang dan menunggu Tiffany menuangkan soda kedalam gelas warna warni. Istri dari Choi Siwon itu memberikan dua gelas kertas pada namja kecil yang memandangnya bingung.

“Kenapa dua gelas? Hanya Jongin saja yang haus, ahjumma.”

Tiffany mengacak rambut lembut Jongin. “Pergilah kedepan. Sehun sudah datang.”

“Sehun?” Mata bulat Jongin membesar. Tak butuh waktu lama hingga namja itu berlari sambil menjaga soda dikedua tangannya agar tak tumpah.

Kyuhyun yang sedang membawa makanan pendamping yang sudah dibuat istrinya tadi pagi menyusul Sooyoung yang sudah berjalan duluan menuju dapur. Meninggalkan anak lelakinya dengan teman sepermainannya. Kedua namja kecil itu berjalan bersama menuju halaman belakang sembari berceloteh riang.

“Aku punya mainan baru!”

“Benarkah? Ayo main bersama! Kemarin appa membelikanku mobil-mobilan.”

Sooyoung mendekati Tiffany yang sedang mengaduk sirup didalam wadah besar. “Tiffany.”

Tiffany menoleh dan menghentikan kegiatannya. Kedua wanita itu berpelukan ringan dan saling menempelkan pipi.

“Noona.”

Kyuhyun meletakkan bungkusan besar yang dibawanya dan mendekati Tiffany. Mengecup pipi Tiffany sebelum mengambil air mineral dari dalam kulkas.

“Semua sudah datang?” Sooyoung membongkar bungkusan yang dibawa suaminya dan mulai menatanya dipiring besar.

“Yoona sedang membeli buah-buahan. Yang lainnya sudah ada dihalaman belakang.” Tiffany mencicipi minuman yang dibuatnya dan menuangkan es batu. “Ah, segarnya.”

Wanita itu menarik lengan Kyuhyun yang sedang berdiri didepan kipas besar yang ada didapur. “Hei, bawa minuman ini kebelakang. Ini terlalu berat dan aku tak sanggup membawanya.”

Kyuhyun mencibir dan terlihat ogah-ogahan. “Makanya jangan buat terlalu banyak.”

Sebuah tangan mengepal dan menjitak kepala berambut brunette lelaki itu.

“Anggota keluarga kita memang banyak, pabo.” Tiffany mengomel dan mendorong bahu Kyuhyun pelan.

Sooyoung terkekeh melihat suaminya yang tetap terlihat kekanakan jika sudah bersama dengan noona dan hyungnya.

Kedua yeoja itu berjalan sembari mengobrol dibelakang Kyuhyun. Sesampainya dihalaman belakang, wanita dan pria disana saling menyapa.

Donghae yang sedari tadi bersama para ponakannya mendekati Siwon yang sedang membolak balik daging dan sosis bakar dipemanggangan. Yesung menggendong satu-satunya yeoja kecil yang ada disana dan mengajaknya berkeliling sambil sesekali mengawasi tiga namja kecil lainnya yang sedang serius bermain dibawah pohon.

Yoona yang baru datang segera ikut membaur dan mulai menyiapkan buah-buahan segar yang baru saja dibelinya. Yeoja itu mengomel dan memukul tangan Kyuhyun yang lebih banyak mencomot daging matang dibandingkan membantu hyung beserta noonanya menyiapkan makan siang mereka.

Tiffany dan Sooyoung hanya mengacuhkan kedua saudara itu dan membantu Yuri menata meja. Suasana kekeluargaan itu terasa begitu kental menyelimuti mereka siang itu.

“Oke! Daging matang!”

Teriakan Siwon disambut tepuk tangan meriah. Segera saja masing-masing menempati kursi kayu panjang yang diletakkan disisi meja.

“Victoria tidak ikut?” Yesung meletakkan daging panggang yang baru saja matang diatas piring untuk Sulli yang duduk dipangkuannya. “Sulli mau sosis juga?”

Yeoja kecil itu mengangguk. “Ne, appa.”

Tiffany yang sedang menuangkan sirup untuk suaminya menggeleng. “Tidak oppa. Dia dan Nichkhun punya jadwal pemotretan dipulau Jeju siang ini. Jadi tak bisa ikut.”

“Job lagi?” Kyuhyun mengernyit. “Aku pikir setelah hamil dia akan istirahat.”

Siwon menggeleng. “Dia tak mau. Lagipula ini pemotretan untuk majalah keluarga. Jadi dia senang-senang saja.”

Sooyoung tersenyum hingga kedua matanya menyipit seraya mengangkat kedua bahunya. Membuat Kyuhyun mencubit pipi istrinya sebelum meraih gelas berisi sirup yang sudah Tiffany buat.

“Senang sekali kita bisa berkumpul seperti ini,” wanita bernama Cho Sooyoung itu menyuarakan isi hatinya.

Yuri yang sedang memotong-motong daging untuk Jongin makan pun ikut tersenyum. “Ya. Kalian terlalu sibuk bekerja sampai tak sempat bersantai.”

Donghae mengangkat kedua bahunya ringan. “Aku tak sibuk.”

Sebuah tangan dengan ringannya mendarat dikepala Donghae. “Kata siapa kau tak sibuk, pabo!”

Donghae mendelik saat tahu tangan itu milik Kyuhyun. “Aku memang tak sibuk! Dan jangan mengataiku pabo, pabo!”

Kyuhyun mengernyit. “Aku tidak pabo! Dan kalau kau tak pabo, kenapa belum menikahi noonaku, pabo!”

Sooyoung dan Tiffany menghela nafas berat mendengar pertengkaran kecil diantara Kyuhyun dan Donghae. Yesung dan Siwon berusaha menutup kedua telinga Sulli dan Minho agar tak mendengar kata-kata kasar yang diucap kedua namja dewasa itu.

“Ya!” Yuri memukul lengan Kyuhyun dan Donghae. “Jangan bertengkar didepan anak-anak!”

Kedua namja yang duduk bersebelahan itu sontak menoleh kearah kanan dan kiri mereka. Namun dengan tenangnya Sehun tetap memasukkan potongan-potongan sosis bakar kedalam mulutnya. Sedangkan Jongin sesekali menyuapi sang adik yang tepat berada didepannya dipangkuan sang ayah.

“Sepertinya mereka sudah terbiasa.” Kyuhyun tersenyum kecut.

Yesung mendelik. “Anak-anakku terkontaminasi pergaulan yang tak bagus!”

Siwon mengangguk ikut menyetujui ucapan Yesung.

Sooyoung berusaha mengalihkan pertengkaran dari para namja dewasa itu. “Ne, Yoona. Kenapa kalian belum menikah?”

Yoona yang sedari tadi makan dengan tenang meletakkan garpunya dan meminum sirupnya. “Kami masih senang seperti ini.”

Donghae mengangguk. “Tidak berencana terburu-buru menikah seperti kalian.”

Tiffany berhenti menyuapkan kimchi kedalam mulutnya. “Terburu-buru? Kami? Tidak!” elaknya.

“Perlu diperjelas? Ayolah. 5 tahun yang lalu kalian seperti berlomba-lomba menikah. Kurang dari 3 bulan aku menghadiri 3 pernikahan digereja yang sama!” Yoona mencibir.

Siwon tertawa. “Kandungan Tiffany sudah 5 bulan, Yoona.”

“Kami juga. Yuri sudah 2 bulan,” bela Yesung.

“Berarti hanya aku yang bisa menahan nafsu sebelum menikah,” gumam Kyuhyun.

Donghae menyenggol lengan Kyuhyun yang duduk disampingnya. “Tapi sekali bertemu kalian langsung menikah. Bukankah kau malah tidak tahan?” godanya.

Kyuhyun meringis. “Kau tahu aku, hyung.”

Sooyoung menggelengkan kepalanya pelan. Mengabaikan pembicaraan Kyuhyun dan Donghae yang apabila diteruskan bisa meracuni pikiran anak-anak mereka.

“Tidakkah kalian ingin mempunyai anak?” tanya Sooyoung pada Yoona.

Yoona mengelap pipi Jongin yang terkena saus. “Tanya saja Donghae.”

“Kami sudah punya banyak anak.” Tangan namja yang memegang garpu itu menunjuk Minho, Jongin, Sulli dan Sehun bergantian. “Mereka.”

“Aku anak Choi Siwon,” balas Minho kalem.

Sulli mengangguk. “Aku juga anak appa. Kan Jonginnie?”

Jongin mengangguk. Namja kecil itu menyodorkan gelasnya yang kosong pada Yoona. “Aku mau soda lagi, ahjumma.”

Kyuhyun terkekeh mendengar jawaban polos itu. Namun dia penasaran dengan Sehun. “Kenapa kau tak ikut menjawab, Sehunnie?”

Sehun menelan daging panggangnya sebelum menjawab. “Aku anakmu, Cho.”

Kekehan geli terdengar dari penjuru meja. Kyuhyun hanya mengacak rambut anaknya pelan.

.

.

“Tahun ini Sehun sudah bisa masuk taman kanak-kanak, Kyu.”

Sooyoung membuka obrolan sebelum tidur mereka dikamar. Keduanya sudah berbaring dan saling memeluk.

Kyuhyun membelai rambut istrinya. “Sudah kau putuskan dimana?”

Sooyoung mengangguk. “Akan kudaftarkan ditaman kanak-kanak milik Yuri. Minho, Sulli dan Jongin juga akan disana. Tempatnya bagus dan ada Yuri yang bisa menjaga mereka.”

Kyuhyun mengeratkan pelukannya membuat Sooyoung makin mendekat. “Boleh saja.”

“Apa perusahaan baik-baik saja?” Sooyoung mengangkat kepalanya.

“Ya.” Sesekali hidung namja itu menyentuh pipi istrinya. “Aku dan Siwon hyung akan memulai kontrak baru untuk kerja sama.”

“Perusahaan Yesung juga?”

Kyuhyun menggeleng. “Kau kan tahu dia lebih suka menanamkan modal dikantor arsitek Donghae hyung.”

“Hm.” Sooyoung mengangguk. “Benar juga.”

Keduanya sempat terdiam. Hanya terdengar kecupan yang makin lancar Kyuhyun berikan diwajah istrinya.

“Besok aku akan menemani Tiffany.” Sooyoung menjauhkan wajah sang suami yang menurutnya sedang dalam posisi berbahaya. “Hei, aku masih mau bicara.”

Kyuhyun melesakkan kepalanya dileher Sooyoung. “Aku tahu.”

“Berhenti menciumiku.” Sooyoung mencubit pipi suaminya.

Dengan santai Kyuhyun menjauhkan kedua tangan istrinya. “Tidak mau. Menemani Tiffany noona kemana?”

“Uugh…” Sooyoung melenguh saat suaminya berpindah posisi dan menindihnya. “Ke salah satu seminar dokter anak di balai kota. Tak lama. Hanya sampai makan siang. Aku akan membawa Sehun.”

“Hm.” Namja Cho itu kembali memeluk istrinya. “Nanti kujemput.”

“Bangunlah. Kau itu berat tahu. Ada bayi kita diperutku.” Sooyoung memukul punggung suaminya pelan.

“Astaga!” Dengan cepat Kyuhyun beranjak dari tubuh istrinya dan segera mengelus perut Sooyoung. “Maafkan appa, ne.”

Sooyoung terkekeh. “Dia tak apa.”

“Soo.” Dengan tatapan memelasnya, wajah Kyuhyun terangkat dan mendekati Sooyoung.

“Hm?”

“Kau tahu kan, dokter bilang kita masih diizinkan?”

Sooyoung terkikik geli. Tahulah dia apa yang diinginkan suaminya. “Jangan terlalu kasar, Kyu.”

Kyuhyun menyeringai sebelum menyerang istrinya dengan sentuhan panas.

.

.

Tiffany meletakkan wafel hangat dipiring suaminya. Dengan rapinya wanita itu menyiramkan madu dan menyodorkan garpu pada Siwon. “Sarapanmu.”

Siwon mulai memotong-motong wafelnya. “Jadi pergi?” tanya namja itu saat melihat istrinya sudah berpakaian rapi.

Tiffany mengangguk. “Ya. Dengan Sooyoung.”

“Kau tak kerumah sakit? Mengecek pasienmu?”

“Setelah seminar.” Wanita cantik itu mengelap sudut bibir suaminya yang belepotan sirup manis. “Makanmu berantakan sekali.”

Siwon terkekeh dan memegang tangan istrinya. “Dimana Minho?”

“Masih tidur.” Tiffany hendak menarik tangannya saat dirasanya Siwon semakin erat menggenggam tangannya. “Wae?”

“Suapi aku.” Namja itu meletakkan garpu ketangan istrinya. Membuat Tiffany mengerling bosan.

“Kadang aku berpikir aku punya dua balita dirumah ini.”

Siwon tertawa.

.

.

“Sungjin-ah, kau dipanggil sajangnim.”

Sungjin segera beranjak dari mejanya dan mengacungkan jempol kearah teman kerjanya. “Gomawo, Jongjin-ah.”

Jongjin juga mengacungkan jempolnya dan kembali duduk dimeja kerja miliknya. “Yup!”

Pintu hitam itu terbuka tanpa perlu Sungjin ketuk terlebih dahulu. Membuat wanita yang duduk disebuah meja kerja diruangan itu mengernyit kesal.

“Sudah kubilang berkali-kali Choi Sungjin. Ketuklah pintu sebelum masuk.”

Sungjin mengangkat kedua bahunya. “Akan kulakukan jika ada Donghae hyung didalam.”

Yoona memutar kedua bola matanya. “Kau pikir aku dan Donghae akan berbuat yang aneh-aneh dikantor?”

Adik dari pasangan Cho itu menyeringai. “Mungkin saja.”

“Lupakan.” Yoona mengangkat kelima jari tangan kanannya. “Kau sedang apa?”

“Menyelesaikan animasi iklan yogurt yang noona berikan minggu lalu.”

“Belum selesai?”

Sungjin tampak berpikir. “Tak banyak lagi yang harus kukerjakan. Mungkin sore ini selesai. Ada apa?”

Yoona tersenyum lebar. “Mau kencan?”

Sungjin mengernyit bingung. “Dengan noona?” Namja itu menyilangkan kedua tangannya membentuk huruf X dan menggeleng. “Tidak. Donghae hyung akan mengamuk. Aku masih sayang nyawa.”

Wanita bermarga Im itu membentuk jari-jarinya seperti cakar macan yang siap menerkam. “Bukan denganku!”

“Lalu?”

Yoona menyodorkan lembaran kertas kehadapan Sungjin. “Noona punya tiket drama musikal untuk malam ini. Pergilah dengan Yongri.”

Namja muda itu mengambil lembaran tiket yang Yoona sodorkan dan segera bangkit. “Gomawo noona! Apa ada uang sakunya?”

Yoona mencibir. “Kau ini benar-benar mencintai uang. Sama dengan Yongri.”

Sungjin tertawa. “Tentu saja! Karena itu kami jodoh.”

Yoona masih mengomel pada namja muda didepannya itu. Namun kedua tangannya seakan tak bisa dihentikan untuk membuka dompet dan mengambil beberapa lembar uang.

“Jangan boros!” galak Yoona.

Sungjin berjalan menuju pintu. “Oke sajangnim. Saranghae!”

Yoona memijat pelipisnya pelan. “Kenapa lama-lama dia seperti Kyuhyun? Sepertinya aku salah sudah menerimanya magang disini.”

Wanita itu meraih handphonenya ketika benda elektronik itu berdering. “Ne Hae?”

.

.

“Tak akan lama, oppa.”

Yuri yang sedang berdiri membelakangi Yesung berbalik untuk menatap suaminya. “Masa aku pergi sendiri?”

Wanita itu kembali berbalik dan memilah-milah gaun miliknya dalam sebuah lemari besar.

Yesung merebahkan tubuhnya keatas ranjang dan merenggangkan dasi yang seharian ini bersarang dilehernya. “Ajak saja Kyuhyun.”

Wanita yang berstatus istri dari Kim Jongwoon itu berkacak pinggang dan menatap suaminya tajam. “Aku punya suami kenapa harus mengajak adikku?”

“Oppa lelah dan malas keluar.”

“Bilang saja oppa tak mau menemaniku.” Yuri menarik salah satu gaun berwarna biru muda dan meletakkannya disamping Yesung yang berbaring. Wajahnya terlihat kesal.

“Bukan begitu.” Yesung memegang tangan Yuri dan membelainya pelan.

Yuri menghela nafasnya sebelum tersenyum kecil dan melepas tangan Yesung. “Baiklah. Oppa tak usah ikut.”

“Huh?” Mata Yesung membulat dan memandang punggung istrinya yang memasuki kamar mandi di kamar mereka.

“Ini bukan acara penting.” Yuri berteriak agar suaminya bisa mendengar. “Itu hanya makan malam biasa antar teman kerjaku. Mungkin nanti aku bisa meminta Yoochun oppa untuk menjemput.”

Yuri tahu Yesung akan segera bertindak mendengar ucapannya. Namun dia sama sekali tak menyangka bahwa tindakan suaminya adalah masuk kekamar mandi dan melepas semua pakaiannya.

“Aku akan ikut.” Dengan posesifnya kedua lengan kekar Yesung memeluk Yuri yang sedang berdiri terdiam dibawah shower.

“Dan jangan memancing emosiku dengan bilang akan pergi dengan namja lain.”

Wanita Kim itu melenguh tertahan saat kulit tubuhnya yang tak terbalut pakaian bersentuhan dengan kulit suaminya yang kini menciuminya ganas.

.

“Appa hati-hati dijalan.” Ucap Sehun.

“Ne Sehunnie. Kau jaga omma dan adikmu, jadilah anak pintar.” pesan Kyuhyun sambil mengusap kepala sehun dan mencium pipi anak lelakinya kilat.

Kyuhyun bangkit berdiri dan memeluk Sooyoung. Ia bersyukur sekarang kehidupannya sangat bahagia karena memiliki Sooyoung, Sehun dan calon anak keduanya, tidak lupa juga sahabat-sahabatnya.

“Yeobo, aku berangkat. Kau jangan terlalu kelelahan.”

“Ne, Hati-hati dijalan” ucap Sooyoung sambil tersenyum lebar.

Sooyoung memandang punggung suaminya dengan senyum yang masih terlihat di wajahnya tangan lembutnya menggandeng Sehun yang sedang melambai ke arah ayahnya.

“Tuhan terimakasih memberiku kehidupan yang sangat bahagia seperti sekarang.” Batin Sooyoung

Wanita itu tersenyum dengan penuh kasih sayang.

“Sehunnie,lihat ada tetangga baru didepan rumah kita.”

Sooyoung mengamati baju rumahan yang dipakainya. Sepotong kaos putih polos dan celana jeans ¾. Setelah dirasa pantas, wanita itu merapikan ikatan rambutnya dan mengambil sebuah mangkuk berisi schotel yang baru saja dipanggangnya.

“Ne eomma. Kemarin mereka pindah. Barangnya banyak sekali.”

Sehun yang sedang bermain diruang keluarga beranjak saat melihat ibunya melangkah menuju pintu depan. “Eomma mau kemana?”

Sooyoung membuka pintu rumah mereka dan menggenggam jemari putranya. “Mau kerumah tetangga baru kita. Kita harus menyambutnya. Sehun ikut eomma ne.”

Dengan santai keduanya menyeberangi jalan menuju rumah besar yang berada tepat didepan rumah mereka. Ingin rasanya Sooyoung berlama-lama dan menikmati sinar hangat matahari sore. Mungkin setelah kunjungan mereka Sooyoung bisa membawa Sehun berjalan-jalan sebentar berkeliling perumahan dan bermain ditaman.

“Selamat sore.” Wanita Cho itu menegur seorang wanita yang sedang membersihkan rumput dihalaman depan rumah.

Wanita dengan rambut coklat bergelombang yang diikat satu itu berdiri dari duduknya dan menyambut Sooyoung. “Selamat sore.”

Sooyoung tersenyum dan menyerahkan mangkuk yang dibawanya. “Saya Cho Sooyoung dan ini anak saya, Sehun. Kami tinggal didepan rumah anda.”

Wanita yang terlihat seumuran dengan Sooyoung itu menjabat tangan Sooyoung yang terulur. “Annyeonghaseyo. Saya Kim Kwangja. Kami baru pindah dari Amerika.”

Obrolan kedua wanita itu berlangsung akrab dan hangat. Sehun yang merasa bosan karena diacuhkan melepaskan genggaman ibunya dan berkeliling halaman. Namja kecil itu mengernyit bingung saat melihat beberapa boneka dan mainan anak perempuan tergeletak tak jauh dari tempatnya berdiri.

“Eomma!”

Suara melengking yang Sehun dengar membuat namja itu menoleh cepat kearah rumah dan menemukan seorang yeoja kecil berlari menuju ibunya dan tetangga baru mereka.

“Ah, Sooyoung. Ini anakku. Kiyoung.”

Sehun menyeringai. “Kiyoung ya.”

Tepat disaat yang sama yeoja kecil bernama Kiyoung itu berbalik dan memandang Sehun dengan mata besarnya yang polos.

.

.

Yeah !!

Chap 13! Jadi gimana? Udah tahu kan ya siapa dan apa yang terjadi di chap kemaren. Apa ada yang belum saya jelaskan di chap ini?

Bisa dilihat akhirnya mereka bersama. Saya ga akan bikin konflik lagi. Udah cukup lah ya masa SMA mereka dibikin ‘ngenes’ sama saya. Saya juga ga kebayang kalo masa SMA saya atau anda sekalian berat seperti itu.

Untuk anak-anak. Anggap aja mereka udah lancar ngomong diumur segitu ya.Namanya juga fic. Semua bisa terjadi kan. Hahahaha

End ? Bisa jadi

Terimakasih banyak atas semua dukungan kalian yaa.

Sign,

Chovenna and Babykim

126 thoughts on “Beloved Moment Chapter 13

  1. kyura says:

    huufff,, pas baca part ini bikin lega,, ternyata kyuyoung bersatu. jdi keluarga bahagia malahan… daeback thor…

  2. pertama baca, rada aneh.
    Karena part” sebelumnya, mereka masih sekolah.
    Dan di part ini mereka udah pada nikah (kecuali yoonhae).
    Tapi sumvah, daebak banget nih ff.
    So sweet, bikin iri.

    Yoonhae kapan nih nikahnya??
    Undang” dong (?)

    seneng banget ma nih ff.
    Ditambah lagi dengan couple”nya.
    Apalagi yoonhae. Huaaaaaa bikin ff lagi yg ada yoonhae nya ya thor.

    Keep writing and fighting.

  3. sie says:

    Bener2 nih chovenna-ssi n baby kim-ssi, bikin aku dagdigdugprocot..di chapter sblm2nya, tp gak sia2 ya jatuh bangunnya kyuyoung n the genk saat SMA, buahnya maaanniiiss banget, td sblm bca chapter ini, aku smpet liat judul chapter slnjutnya jadi ga sbr bwt bacanya, gomawo ya to chovenna n babykim, bahagia bgt bacanya, skali lgi gomawo,

  4. tama says:

    wuaaah untung… part kmarin yg terakhir bikin jantungan kirain kyuyoung gak balikan hehe
    yeee kyuyoung jjang… sehun mirip bapak nya banget haha

  5. Rosse says:

    berasa ditipu saya sm authornya, tp udah nyangka ad yg g beres nih. trnyta mank bner, soo hamil anak kyu bkn namja lain n karakter2 lain udah nikah n happy2 aja. tetep dlanjutkan yah? ni blm selesai. ff yg menarik n bagus

  6. dindadey says:

    ya ampun… ternyata kyuyoung udh nikah😄 semua couple jg. senengnya mereka semua bahagia dgn anak2nya, tinggal yoona-donghae. tp ini msh lanjut kan ya? kalo msh lanjut, aneh aja semua udh bahagia skrg ahhaha *maaf*

  7. kangjung_ae says:

    oohhh jadi gituu..yang dipanggil chagi tu yongri, kirain aku pacar kyuppa,
    bahagia banget keluarga besarny, jadi iri xD

    akhirny happy end kyuyoung bersatu juga, tapi gk nyangka kalo ini chap terakhir,

    gomawo untuk author BABYKIM & CHOVENNA yang buat efef daebak ini, suka banget sama pairingny ^^ masing2 pairing juga punya cerita tersendiri, meskipun kayakny part yoonhae cuma sedikit ^v^

    next ditungg karya yg lainny..
    fighting..!!
    kyuyoung, yoonhae, sifany, yesyul jjang

    *koq gk ada jungmo(?)
    yg temen SMA mereka it lho..

  8. Sistasookyu says:

    Owalah.. Ternyata sekretarisnya kyu, adiknya syo.. Kekeke~
    eiy.. Mereka smua udah jadi keluarga bahagia.. Senangnya..
    Meski fokus part kyuyoungnya kurang, tapi keharmonisan keluarga mereka tetep berasa. Seru!

  9. 유라 says:

    Oalah ternyata suami nya soo itu kyu, trs yg dipanggil chagi itu adek nya soo
    Kirain bakalan ada konflik yg rumit lagi. Oke lah part ini suka bgt mereka udh pada punya anak. Lucu aja ngebayanginya
    Next ditunggu

  10. aku udah baca ini tadi siang, tapi baru komen sekarang…. Hehehe Mianhaeyo thor…
    Keren-keren!!! Mereka bersatu akhirnya… Udah deg2an takutnya syoo gak sama Kyu…
    Berhasil buat para Readers penasaran…
    Squel Please… Sehunnya lucu ^-^V
    BabyKim ffmu memang keren, dan Kaka ChoVenna baik sekali mau post ulang…
    Ditunggu ff lainnya….

  11. fira says:

    Ahhh akhirnya mereka bersatu. Ku kira bakalan nggak. Bagus bgttt kerasa feelnya dr semua part. Ganyesel bacanya wkwk. Kalo bisa dibuat AS nya dong thor atau nggk bikinin flashback pas kyuyoung ketemu. Semangat buat author!!!!:))

  12. afhaa says:

    unieeee aakhhirnyaaa happy ending eh belom end kan yhaaa🙂
    fighting uniieee teruslah berkarya yuhhuuu

  13. araaa says:

    ooooh ternyataaaa….
    kirain kmren kyu ma soo kepisah. huuuft syukur dech
    #lebay___>PLAK!!!

    Ok, bagus kx. d chapter ini brasa lg tabur bunga ma nyalain kembang api, brasa happytp klo bleh ju2r d chapter ini ky kurg feel nya,
    tp over all good. FIGHTING TO FINAL CHAPTER!!! \😀 /

  14. Choi Im Jung says:

    haah untung untung aja ternyataaa seru seru happy bgt yag pada udh berkeluarga kecuali hae-yoon, disini nyeritain ank2nya lucuu dan itu sehun msh kecil udh bisa smirk kaya kyu? hahahaha

  15. kyuminn says:

    chukae thor, ff nya udah slesai~ nggak siasia nungguin smpe part 13!! bagus lah happy ending , kalau bsa ada AS nya yah^^ menurut aku author nya sukses bangett…

  16. kyunie says:

    Ternyata mereka bersatu juga yahh. Aku kira kyu menikah dgn org lain. Lega dgrnya. Ini bukan part end kan? Di tunggu lanjutannya yah thor.

  17. Rizky NOviri says:

    oh.. ya ampun.. ya ampun..
    tak kira mereka tak kmbali bersama.. tp ternyata…
    kyaaaa
    happy ending…
    daebakk chingu…😉😀

  18. Rychell says:

    Next , ​ϔa mnrt gw sih hrs’ичä end άĵά yaa soalnya kan udh pada bahagia tu masing”
    ♡hϱ♡hϱ♡hϱ♡
    Lanjut in άĵά jg gpp kok
    Tp tu tetangga jgn bikin mslh yaa bikin akrab άĵά , ntar tau” critanya tetangganya ngerebut kyu oppa kan kagak lucu
    ♡hϱ♡hϱ♡hϱ♡

  19. kyuusoo says:

    aigoo ketipu banget sama part kemaren, rupanya itu anak kyuppa sama soo eonnie,
    trus yang d panggil chagi tu si yongri toh
    yippiee kyuyoung akhirnya bersatu setelah banyak rintangan,
    apa ini masih berlanjut ato udah end??
    d tunggu karya terbarunya🙂

  20. salsabellakhaa says:

    yaampun ternya yang manggil kyu Appa mlh anaknya sama soo,,
    terus kyu manggil chagi juga sama adinya soo
    terus *lagi* soo hamil dan tternyata anaknya kyu ,,
    astaga nggak kebayang banget klo alurnya malah kek gini ,,,
    Chukkae !! ahah,,mereka juga punya anak dan anak juga sehun wkk😄
    semuanya punya anak kecuali yonna sama donghae,,
    PLS thor jangan END disini itu END nya gantung loh klo nya ini di END..*ngomongapacoba*
    oh iya klo bisa bikin Flashback gitu waktu mereka ketemu pas tikah yuri sama yesung *klo nggak salah ini* yaaa

    next next beloved moment ditunggu ^^ next ff nya juga ya {}

  21. meetha says:

    kirain kyuyoung punya pasangan masing2 tapi ternyata ga, mereka menikah dan hidup bahagia🙂
    ditunggu kelanjutannya😀

  22. 규영 shipper says:

    Huftt syukurlah…aku kira siapa yg dipanggil chagi, ternyata adiknya syoo eon ‘-‘
    Suka banget sma ff ini, apalagi sama part ini😀
    Akhirnya semuanya bahagia…ya walaupun yoonhae blum nikah sih, tapi tetep aja keren
    Daebak thor hihihi
    Author saranghae…. AS juseyo hahaha

  23. DianAyuni says:

    Kmren krn frustasi penasaran #lebey
    Akhirnya baca ver.aslinya tp g kuat cuman baca dkit –”
    Kyaaaaaa ternyaata kyuyoung menikah.. pdhl part kmren bneran kyaa mrk g nikah breng hueeee keren ceritanya^^
    Kyaaaaa jgn end dsini… diterusin plissss ><
    Ya ya ya…. semangat semangat^^ mksih cho venna & babykim

  24. kaikkamjong says:

    Baru baca sekarang hahay, sebenernya pas chapter kemaren udah ketauan sih kalo soo sama kyu kayaknya udah nikah hehe

  25. Pho says:

    Yeaa akhir’a terjawab sudah rasa penasaran part kmrn tu. Senang’a mereka happy ending smua. Di tgg kelanjutan’a n’ ff lainnya.

  26. elvi says:

    daebak…
    kirain mereka gk bersatu..
    rupanya yg di panggil chagi ma kyuppa tu adk soo…
    happy ending..
    kirain bakalan ada konflik lagi..

  27. wheny rositha says:

    Huwaaaa,daebbakkk!!!!seneng +lega tebakkanku benar,klo kyuyoungnya bersatu!!!!!!tp jgn end dlu chinhu,kan yoona ma donghae blum nikah?????jd dtggu nextnya!!!

  28. Kang Yong Ae says:

    Ah kehidupan rumah tangga ideal.
    Semuanya bahagia sama kehidupan masing. Ah next thor. Ditunggu part endnya.

  29. icha says:

    Aku kira kyuhyun oppa bukan nikah sama soo eon ternyata salah dugaan ff ini emang sulit di tebak keren thor …
    Ditunggu part selanjutnya thor😉

  30. tyiinaa says:

    Akhirnya nggak sia2 nunggunya🙂
    Aku kira soo nggak bakal nyatu sama kyu/?
    Next chapnya yah thor😉

  31. Vi says:

    Hufh,lega banget baca part ini setelah 5 hari dibuat galau.
    Jangan end dulu dong venna. Aku mau tahu cerita tentang sehun-kiyoung. Kayaknya sehun itu kelakuannya duplikatin appanya #apasih

    Jadi please lanjutin yaaaaaaa ^^

  32. dee na says:

    Syukurlah kyuyoung jd su-is krn dkira di part 13..mrka tak bersama
    .mhn chinggu buatkan cerita slnjutnya dgn menceritakan perjumpaan mrka stlh smpat berpisah di wktu skolah…

  33. ah skrng jelas gmna maksud part 12 kkk
    seru,enak bgt jdi adikny psangan cho hahaha
    itu donghae sma yoona gk iri apa ya tmen2ny udh pda pnya anak tp mreka blm nikah
    klo chap ini udah end,ini udah happy ending tp mending ini tbc deh tamatny klo.donghae udh nikah kkk

  34. aina fitria says:

    Yeeeeeeee
    akhirnya terjawab sudah semuanya ternyata seperti itu ceritanya
    syukurlah mereka bersatu,ga kebayang klo mereka pisah
    hmmmm
    gomawoooo
    tp bolehkah d bikin flashback k pertemuan mereka setelah terpisah or pernikahan mereka…?
    maaf

  35. Nine Nur Muharamah says:

    Huaaaaa akhirnya chap 13 dipost juga !!! Gomawo chingu udh mau post secepetnya yg katanya 3 minggu lagi!!! akhirnya rasa penasaranku terjawab.
    Aku fikir Kyuyoung kehidupannya masing-masing. Eh ternyata Sehun dan Soo hamil itu hasil kerja kerasnya Kyu ternyata..
    Chingu, kalo sempet, bisakah as nya??? mian chingu nyusahin, ff nya seru soalnya chingu..
    Oke, ditunggu next Kyuyoung FF lainnya .. aku suka sama ff mu chingu, Fighting! Saranghae..

  36. iinAtma says:

    Happy ending ternyataa😀 seru banget liat mereka ngumpul lagii…. Dan kyuhyun tetap aja yaaa kalau udah ketemu sama sifany yeyul dan yoonhae jiwa kekanakan nya muncul hehehe

  37. met says:

    Wahhhh daebak
    Semua udh jd tgal yoong sma hae aj yg blm nikah
    Nextnya end ? Kalo gitu nextnya cpt ne🙂

  38. tanti says:

    aq sneng bnget baca part ini.. Smwnya berakhr happy end.. Kyuyoung udah mau punya anak 2.. Hebat.. Dtnggu next partnya…

  39. isfa says:

    ternyata sala paham toh saya, aq kira kyu nikah sma orang lain ternyata sma soo jg,,,
    koq end sih lanjut donkkk

  40. iis mulyati says:

    Next dong thor masih gantung nih endingnya soo blm lahiran anak kedua hhe. Ditunggu hwaiting!^^ daebakkk!!!

  41. MaykeRyeowook says:

    part sebelumnya menegangkan banget
    kirain sooyoung n kyuhyun punya kluarga sendiri

    part ini enak bnget baca.a^^

    semua kluarga ngumpul bareng tinggal YoonHae aja yg blum punya aegi

    lanjut donk thor
    jngan end sampe d sni yah ^^

  42. gita says:

    Akhirnya rasa penasaranku terjawb sudah
    Untng mreka slng nikah..
    Wahh kyknya sehun udh jath cinta tuh ma kiyoung
    Kyuppa udh mau punya 2 anak tetp aja mesum
    Next ya thorr~ sampe sooeon hamil
    Btw,, aku tunggu bngt sequel Photoshost

  43. nadigoo says:

    Kirain soo sama kyu punya keluarga masing2 ternyata mereka udah nikah hohio
    Happy ending! Keep writting thor ^^

  44. ito says:

    okaii part ini lebih lebih lebih dari kmaren..paling happy bagian pada kumpul smua..kayanya ini blm ending dh..semangatttt ^^

  45. youngers says:

    ishh jangan end dong masalahnya ffnya terlalu keren lanjut part lagi semangat
    keren baca ff 13 bikin senyum senyum sendiri tambah dua part lagi deh masalahnya moment kyuyoung pas udah nikah dikit

  46. SummerAnn says:

    my beloved fanfic eonnie.. ini blm end kan? sedikit lagi saja ceritanya eon sampai soo melahirkan. gomawo. ditunggu karya selanjutnya. senang banget yang happy ending kaya gini.

  47. diiLaa says:

    Ya ampun kesel banget! Kirain ak kyuyoungnya hidup masing”, dan ternyata– ternyata– ternyata it smua sukses bkin perasaan para readers pada campur aduk termasuk aku. Waaahh!! Nggak nyangka, ffnya jinja daebak!! Buat author babykim ma chovenna eonni chukhae your creation is jinja daebak, I like it. Mau bikin sequel or not never mind. Yg pasti i will waiting your new ff ^^

  48. rifqoh wafiyyah says:

    Udh kejawab…:D,yeyyy mreka udh nikah smua kcuali yoonhae….:D
    Bkin sequel’a dong….:),pnsran bngettt….:D

  49. Woah~ternyata kyuyoung bersama
    \(^▿^)/ \(^▿^)/ \(^▿^)/
    Kirain, mereka Ğa akan bersama
    Jd, sekretaris yang dipanggil “chagi” oleh kyuhyun oppa itu yongri
    Ckckckck…kirain siapa

    Aigoo…anak2 mereka sungguh lucu
    Apalagi anakny kyuyoung
    Terlalu bijak dan kykny b’ldah tajam sperti appany
    Apalagi kata2 itu loh ” ªƙƱ, anak mu Cho”
    \=D/┣┫Ƌɑ̣̣̇̇=D=))┣┫Ƌɑ̣̣̇̇=D=))┣┫Ƌɑ̣̣̇̇=D
    Keturunan evil
    Salut ama persahabatan mereka yang masih tetap terjaga sampai mereka telah memiliki keluarga masing2

    Eeehhh…
    Itu knp kiyoung terkejut ketika melihat sehun
    Dan juga sehun “menyeringai” dan menyebut nama kiyoung
    Apa mereka saling kenal?

    Ini masih ada lanjutannya kan?
    Law masih ada, jgn lama2 ne😉

  50. mongochi*hae says:

    terjwb sdh…
    kyu sih mggil chagi jd ak kra bkn soo yg jd istriny…
    sehun jd anak kyuyoung ? tmbn,biasany sehun anak sifany.. no prob

    dan yg lain happy end seneng. spesial bwt yoonhae cptan married

    next projectmu yg lain dtnggu bla prlu photoshoot sequel kkk

  51. fransiscafortunita24 says:

    yay ! everybody is happy !😉
    untung kyuyoung bersatu lagi😀
    iya thor, knofliknya cukupssss wkwkwkw
    ditunggu part selanjutnya, hwaiting!

  52. Firaster says:

    bener2 gk ketebak endingnya ,, padahal part 12 bikin emosi campur aduk dan skrng part 13’a bikin senyum2 bacanya hehehe
    masih lanjut kah ?

    • imelda says:

      chingu bikin flashback wktu kyuyoung baru ketemu pas d pernikahan yuri donkkk. aq suka bgt sm ff ini sangattt. jd g rela kl harus end..
      (งˆ▽ˆ)ง semangat semangat

  53. tyani says:

    Jiaah trnyata, pdhal aku kira mreka udah nikah n pnya psngan msing” loh, tp trnyata, hemeh,🙂
    End,? Jngan donk,
    Klo misalny ini dah end, ada AS.ny donk, please,

  54. MissPurpleKim says:

    huft senangnya mereka bahagia..

    ya ampun yoona hae masih betah aja pacaran…

    hahhaa emang kyu paling keren bisa nahan sampr nikah ga kaya siwon yesung hahahaha…

    hahahah yesung ga breubah tetap protective tp aku suka sifat yesung disini..

    mereka semua punya karakter berbeda yg unik unik…

    dann aigo sungjin youngri ampun dehhh

  55. johee says:

    yuhuuuu happy endinggg😀
    sukaaa sama plot nyaaaa bangetttt. menarik, enak buat dibaca, pokoknya pas!😀

  56. riaknight08 says:

    fiuuuuuu…..
    ternyata itu kyuppa yg menjadi suaminya sooeon^^
    lega aku bacanya,
    thor tlng jgn end dulu ya!!
    kan belum di jelasin flashback saat kyuppa dan sooeon ketemu setelah berpisah selama 2 thn
    yoonhae jg belum nikah thor,
    jd jgn d end dulu ne🙂
    next thor,hwaiting…..

  57. dekyusoo .. says:

    Aku kira udh punya pasangan masing2 .. eh taunya .. ff nya daebbakkk,alur nya sulit ketebak ..
    Ini udh END ..?? Berasa gak rela klo dah end ..

  58. shin hyun young says:

    Aaaaaa…. Setelah kemaren pas bca part12’a nangis2 sampe dua hari berturut2 msh suka kepikiran, itu kyuyoung knpa, tpi part ini, sumpah demi apa bikin bahagia bgt..

  59. iyank3 says:

    Waw semua hdup bha9ia berPasang-pasangan. (kya Q.S) knapa d0ngek ma y0oNg kaga ikt kawin. Haha mrka udh pd isi dlu wkwk. Duh anak kcil sehun ga mw kalah, udh dpt inceran aja. Nice bgt end_nya thankz vena&babykim

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s