I’m Cinderella [PART 2]

Tittle : I’m Cinderella [PART 2]

Cast : Choi Sooyoung (SNSD), Cho Kyuhyun(SJ)

Rated : PG 15+ (maybe)

Lenght : Series

Author : Kyungsooya

Warning : Typo(s)

Kalau ada kesamaan plot, alur, setting dan yang lainnya .. kontak @Dsoo17 oke..

***

Part 1

Ahh…udara di pagi hari mampu membuatku tersenyum cerah. Apalagi disaat aku menghirup udaranya dalam-dalam. Seolah-olah seperti tidak pernah menghirup udara segar selama bertahun-tahun.

Hari ini hari Rabu. Aku dan ayah sepakat untuk meliburkan semua dosen maupun mahasiswa yang ada di Universitas Seoul. Itu dikarenakan agar mereka bisa bersiap-siap sebelum menghadiri acara “Sexy Night” nanti malam. Dan berhubung ini adalah hari Rabu yang merupakan hari sibuk, aku yakin taman kota pasti tidaklah begitu ramai. Maka dari itu, aku memutuskan untuk berlari kecil di sekitar taman kota. Karena kuyakin jika har Minggu ataupun hari libur, tempat yang indah ini pasti ramai sekali biarpun itu masih sangat pagi. Karena ramai itu, aku yakin udara pagi hari yang kaya akan oksigen justru kaya akan karbondioksida.

Namun ada sesuatu yang menggajal pikiranku, hingga aku memutuskan untuk berhenti sejenak.

Choi Sooyoung.

Aku yakin orang itu tidak akan datang ke acara hari jadi Universitas Seoul pada nanti malam. Biarpun ditawari 100 juta won, ia pasti akan menolak mentah-mentah untuk datang ke acara tersebut. Mengingat perilaku burukku selama 2 tahun ini.

Astaga Soo, seandainya kau tahu bagaimana perasaanku ketika aku mencercamu, menghinamu, bahkan menjelekkanmu. Apalagi disaat aku merangkul wanita-wanita yang berbeda setiap kali bertemu denganmu. Jujur aku tidak tega melakukan itu.

Aku tidak mengerti mengapa aku bisa jatuh hati pada gadis itu. Yang pasti, entah mengapa aku selalu merasa bahagia di dekatnya. Hanya saja, perasaan gengsiku telah menguasaiku sampai – sampai aku tega melakukan hal keji itu.

Tapi…kenapa ia hanya diam saja? Pertama kali aku mengejeknya, kupikir ia akan membalas atau apapun itu. Kadang aku berharap…kau juga membalas rasa cintaku untukmu.

Aku kemudian memutuskan untuk berhenti melamun, dan melanjutkan olahraga pagiku. Ketika aku melewati jalan setapak yang mengitari sebuah air mancur kecil, langkahku terhenti dengan tiba-tiba. Langkahku terhenti karena aku melihat seseorang. Seorang wanita.

Wanita itu mengenakan blazer berwarna biru laut dengan celana training selutut. Rambutnya dikepang ke belakang dan sebuah kacamata yang bertengger di batang hidungnya itu.

Aku tahu siapa wanita itu, Choi Sooyoung.

Ia benar-benar terlihat berbeda dengan pakaian itu. Mungkin karena mataku yang selalu menangkap penampilannya dengan sweater putih atau sweater peach yang selalu dipakainya. Tapi, kali ini ia terlihat lebih cantik dari biasanya.

Tapi tunggu! Memangnya benar-benar Sooyoung? Bagaimana jika ia hanyalah bagian dari imajinasiku?

Dan untuk memastikannya, aku mengucek-ngucek mataku. Ketika aku dapat melihat dengan jelas kembali, ia masih ada. Kulihat sekarang Sooyoung meliuk-liukkan tubuhnya ke samping kanan dan kiri. Ia belum menyadari kehadiranku, kerena ia membelakangiku.

Aku meraba dadaku dan menyadari jika jantungku berdetak kencang sekali. Seolah olah aku akan dieksekusi. Astaga, jujur ini kali pertamanya aku melihat wanita pujaan hatiku dalam kondisi seperti itu. Dia benar-benar mempesona.

***

“Kyuhyun, kau kah itu?” tanya Sooyoung tiba-tiba ketika ia melihat pria yang mirip seperti sosok Kyuhyun di belakangnya. Sebenarnya, ada perasaan gugup saat Sooyoung bertanya seperti itu.

Kyuhyun tersentak dan menatap Sooyoung yang telah menyadari keberadaannya.

“Eugh…ya! Sooyoung! Apa yang kau lakukan di sini?” tandas Kyuhyun dengan suara lantang. Namun dibalik itu semua, ia canggung bukan main. Ini pertama kalinya Sooyoung menyapanya.

Sooyoung yang berjarak kurang lebih 4 langkah dari Kyuhyun hanya mengerjapkan matanya dan tak bersuara. Ia berusaha menenangkan dirinya sendiri. Dalam hati, Sooyoung berkata ‘memang, Kyuhyun sudah dasarnya seperti itu.’

“A…aku…hanya sekedar olahraga pagi. Apa urusan…urusanmu,eoh?” tukas Sooyoung gelagapan. Di sisi lain ketika ia melihat Kyuhyun, mimpi buruk yang menimpanya semalam terputar kembali di otaknya. Terutama saat pria brengsek itu berani-beraninya merenggut sesuatu yang berharga baginya. Fist Kiss. Membayangkan hal itu…membuat Sooyoung merasa bulu kuduknya berdiri.

Kyuhyun pada akhirnya berhasil menguasai rasa canggung yang ia alami sebelumnya. Walaupun begitu, ia masih berdebar-debar. Ini adalah waktu yang kemungkinan tepat bagi Kyuhyun untuk mendekati Sooyoung, setelah ia bisa mengatur situasi. Kyuhyun sadar jika ia tidak bisa terus-terusan mendekati Sooyoung dengan cara yang salah seperti – menjelek-jelekkannya, mengejek, atau bahkan mencercanya yang berakibat rasa sakit hati di pihak Sooyoung, dan rasa menyesal di pihak Kyuhyun. Apalagi saat pura-pura bersikap mesra dengan wanita-wanita lain ketika ada Sooyoung di dekatnya. Kyuhyun melakukan itu pada awalnya karena ia berfikir jika Sooyoung pasti cemburu. Namun justru Sooyoung tidak bereaksi apa-apa. Dipikirnya, berbekal ketampanan, kepintaran, serta kekayaan, Sooyoung juga menyukainya seperti wanita-wanita lain. Tapi itu tidak. Dan hal semacam itu membuat perasaan cintanya terhadap Sooyoung semakin besar entah mengapa. Kyuhyun sadar, jika rasa cinta tidak dapat dibeli hanya dengan materi dan fisik.

Hanya saja, Kyuhyun tak kuasa untuk mendekati Sooyoung yang lugu itu. Karena Kyuhyun tiba-tiba merasa takut karena pasti, Sooyoung telah menyimpan sejuta kebencian yang ditunjukkan hanya kepada dirinya. Tentu saja, Kyuhyun terlalu buruk untuk Sooyoung.

Kyuhyun menarik nafas dan berjalan pelan-pelan mendekati Sooyoung. Sementara Sooyoung, ia menelan salivanya dan tak bisa berkedip sama sekali. Ia takut mimpi buruk itu jadi kenyataan. Tapi yak mungkin. Sooyoung tahu jika Kyuhyun membencinya. Jadi, mana mungkin Kyuhyun ingin sekali merenggut firs kissnya. Konyol.

“Aku ingin tahu, nanti malam kau hadir tidak di hari jadi US?” Tanya Kyuhyun blak-blakan di samping Sooyoung dengan gaya andalannya. Bersikap sok keren.

Sooyoung menyipitkan matanya dan menjawab, ”Tidak. Lagi pula, untuk apa aku datang ke sana? Ya…walaupun US adalah kampus kebanggaanku, aku tidak berminat. Toh, aku adalah manusia yang alergi gaun-gaun kekurangan bahan.”

Kyuhyun hanya tersenyum tipis. Atau lebih tepatnya, tersenyum kerana terpaksa. Sebenarya, alasan Kyuhyun memilih tema “Sexy Night”, itu dikarenakan karena ia berharap Sooyoung bisa hadir dengan penampilan yang sangat berbeda. Meski ia tahu itu tidak mungkin terjadi. Tapi tidak ada salahnya kan berharap?

“Kemana sweater-sweater yang selalu kau kenakan itu?” tanya Kyuhyun sambil mengamati Sooyoung dari atas hingga bawah. Karena diperlakukan seperti itu, tentu saja membuat Sooyoung risih.

“Memangnya di rumah aku hanya memiliki dua buah pakaian itu?”

Sooyoung jadi ingat jika ini pertama kalinya Kyuhyun melihat dirinya memakai pakaian selain sweater-sweater itu. Karena Sooyoung tak ingin berlama-lama di tempat itu, maka ia meninggalkan Kyuhyun tanpa memberi tahunya. Namun ketika ia berjalan beberapa langkah saja, ia sadar jika Kyuhyun mengikutinya dari belakang. Sooyoung tahu, karena ia melihat pria itu ketika ia menoleh ke arah samping. Tapi, Sooyoung tetap terus bersikap tidak peduli.

“Kau tahu Sooyoung? Harusnya nanti malam kau hadir di acara sexy night tersebut. Jadi aku tahu kau seksi atau tidak.” Kata Kyuhyun tanpa memikirkan keadaan yang akan terjadi.

Sooyoung yang mendengar hal tersebut menghentikan langkah kakinya. Ia mengepalkan tangannya dan merasa dirinya dilecehkan. “Yak! Dasar kau ysdong! Kau ini memiliki ratusan kelebihan, Kyuhyun. Tapi aku tidak menyangka otakmu sudah rusak.”

Anehnya, tiba-tiba saja Kyuhyun tertawa terbahak-bahak. Belum pernah ia melihat Sooyoung seperti itu. Biasanya, Sooyoung itu bersifat tertutup dan pendiam. Dan cuek.

Sooyoung yang mengamati Kyuhyun yang sedang tertawa lepas itu memandang Kyuhyun tanpa bisa berkata apa – apa. Ini adalah kali pertamanya ia melihat Kyuhyun seperti itu. Dan ia pun sadar, ini juga pertama kalinya ia dan pria yang paling dibencinya berbincang bersama –sama.

Belum selesai Kyuhyun tertawa, ia tak sadar jika Sooyoung telah meninggalkannya sendirian. Sooyoung sudah terlalu kesal sehingga ia memutuskan untuk pergi ke halte, dan menaiki bis kota tanpa peduli Kyuhyun yang telah ditinggalkannya.

***

Barusan aku mendapat pesan di ponselku ketika aku sedang mencuci piring. Walaupun Bibi Kim yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di sini, aku tidak ingin merepotkannya. Yahh, walaupun ia hanya bekerja hingga sore hari, aku dekat dengannya. Ia sudah ada di rumah ini saat ibuku masih hidup.

Pesan yang kudapati tersebut adalah pesan dari Seohyun – sahabat terbaikku. Ia memintaku untuk berkunjung ke rumahnya karena ada yang ingin dibicarakannya. Dan karena kebetulan Jessica serta Victoria sedang memilih beberapa gaun di butik mereka, maka aku menyetujui permintaan Seohyun. Aku tahu, ia pasti ingin membicarakan pesta yang akan diadakan 5 jam lagi. Atau lebih tepatnya, jam 9 malam nanti. Dan alasan aku setuju adalah, aku ingin tahu seperti apa usahanya dalam membujukku untuk pergi ke pesta itu. Berhasil atau tidak.

Ketika aku dipersilakan masuk oleh ibunya, aku pergi menuju kamarnya. Saat aku sudah berada di kamarnya, aku melihat Seohyun berdiri di tepi kasur sambil membawa sebuah gaun yang tidak kuketahui modelnya, tapi yang pasti gaun itu berwarna ungu tua.

”Kau akan memakai gaun itu?” tanyaku penasaran. Seohyun kemudian menatapku dan sebuah senyum misterius mengembang di bibirnya.

“Tidak. Ini untukmu.” Tukas Seohyun sambil membentangkan gaun berwarna ungu tua tersebut. Kini aku tahu bagaimana modelnya. Gaun tersebut pada bagian dada hingga panggul cukup ketat, dengan bagian dada yang terbuka. Namun pada bagian panggul hingga seterusnya terlihat tidak ketat tapi justru mengembang. Seperti yang dikenakan para selebritis televisi.

Awalnya aku menolak gaun itu mentah-mentah. Selain itu, aku juga sudah berniat untuk tidak hadir di acara itu. Hanya saja, sebelumnya Seohyun telah menceramahiku panjang lebar hingga membuatku ragu untuk tidak menghadiri pesta itu.

“Sooyoung, barusan aku membeli dua buah gaun di sebuah mall dengan menghabiskan setengah tabunganku.” Pinta Seohyun sambil mengeluarkan sebuah gaun lain dari lemarinya. Gaun yang kini kulihat jauh lebih minim, kurasa milik Seohyun. Astaga…apa Seohyun akan merasa nyaman dengan gaun itu?

Namun mendengar perkataan Seohyun barusan membuatku tidak enak hati. Aku telah memaksanya supaya biaya yang ia keluarkan untuk membeli gaun berwarna ungu yang diberikannya kepadaku kuganti. Namun ia menolak.

Seohyun berkata, jika aku tidak bisa terus seperti ini. Aku harus bersedia untuk berubah jika orang-orang ingin menerimaku dengan tangan terbuka. Bahkan ia mengancamku kalau aku masih mengotot untuk tetap berdiam diri di rumah saat pesta berlangsung, ia tidak akan hadir di pesta itu, karena Seohyun tak ingin pergi sendiri.

Pemaksaan memang. Tapi apa yang dikatakan sahabatku satu-satunya itu ada benarnya. Semua akan berubah drastis jika aku mau berubah seperti kemauannya.

***

Seohyun mendudukkanku di depan kaca rias. Dengan wajah berseri-seri, ia mengeluarkan sebuah kotak berukuran sedang yang berisi alat-alat rias.

“Baik. Setelah kita mandi, kini tibalah saatnya untuk merias wajah.” Jika dari nada bicaranya, kelihatannya Seohyun terlihat lebih semangat. Melihatnya begitu, aku jadi ikut senang. Begitulah sahabat. Jika yang satu sedih, yang lainnya akan ikut sedih. Begitu pula sebaliknya. Tapi jujur saja hati kecilku mengatakan, aku belum sepenuhnya yakin untuk ikut ke acara itu.

“Emh..Soo. Bagaimana dengan saudara-saudaramu itu? Mereka pasti akan bingung jika sebelum mereka pergi ke Universitas Seoul kau tidak ada di rumah.”

“Tadi pagi, Victoria berkata jika seharian mereka akan di butik dan di salon. Setelah itu, mereka akan langsung ke pesta. Tenang saja.” Jawabku lesu setengah senang.

Aku tidak bercerita kepada Seohyun tentang mimpi burukku itu, serta kejadian yang ku alami saat aku sedang olahraga pagi. Mengingat kejadian tadi pagi…bagaimana ya, reaksi Kyuhyun ketika berhenti tertawa dan ia sadar jika aku sudah tidak lagi ada di hadapannya.

Sebenarnya, aku tidak bisa dikatakan jika aku ini memiliki tubuh yang seksi. Tapi menurut Seohyun, aku memiliki bentuk tubuh yang cantik saat aku menginap disini satu pekan yang lalu. Pada waktu itu aku mengenakan t-shirt dan celana pendek.

“Sooyoung, ketahuilah. Kau itu adalah wanita yang berutung. Aku benar-benar iri dengan tubuhmu yang tinggi, ramping, serta memiliki kaki yang jenjang. Sayang sekali kau selalu menutupinya.”

Tapi jika waktunya sudah tepat, aku akan terus terang kepada Seohyun. Untuk saat ini aku lebih memilih bungkam saja. Tentang Kyuhyun itu.

Kini semuanya telah kuserahkan kepada Seohyun. Kubiarkan ia mengotak-atik wajahku sesuka hatinya.

Saat ia mulai memake-up wajahku ia selalu berkata jika nanti di pesta tidak ada yang akan mengenalku. Sementara aku, aku berusaha mencerna perkataan Seohyun.

Jika memang nanti orang-orang di pesta tidak mengenalku, apakah aku harus mengaku jika aku ini Sooyoung?

Ouch, jujur saja…apa yang berhasil merasuki pikiranku hingga aku mau datang ke acara Sexy Night. Terlebih lagi kejadian saat aku sedang berolahraga pagi. Aku bingung, mengapa sikap Cho Kyuhyun sikapnya berbeda sekali seperti yang biasanya. Bisa dibilang, ia cukup baik tadi pagi. Tidak seperti saat aku bertemu dengannya dihari-hari biasanya.

Tak sampai setengah jam, Seohyun mempermak wajahku. Dan selama itu pula, aku hanya memejamkan mataku karena aku ingin melihat bagaimana wajahku saat ia sudah selesai.

“Bukalah matamu. Dan kau tidak akan mengenal dirimu.”

Mendengar perkataan Seohyun benar-benar membuat kelopak mataku terasa gatal hingga ingin kubuka. Namun, aku merasa begitu berdebar-debar pada saat detik-detik aku membuka mata.

Dan pada akhirnya, aku pun membuka kedua mataku.

Whoaaa……..!

Kenapa yang kulihat hanya bayangan kabur? Aigo…aku kan tidak pakai kacamata.

“Astaga, Soo. Aku lupa memasangkan kontak lensa. Tunggu sebentar ya,” tukas

Disaat yang kulihat adalah bayangan kabur. Aku dapat melihat sebuah siluet. Dan aku yakin siluet itu adalah aku. Aku masih ingat jika aku duduk di depan cermin.

Tak butuh waktu yang cukup lama untuk memasangkan kontak lensa. Yang kurasakan adalah rasa geli di bola mataku saat benda berbentuk cembung itu menyentuh bola mataku.

Dan dengan satu kedipan, semua bayangan kabur itu berangsur-angsur menghilang berganti bayangan yang terlihat jelas. Pada saat itu pula, aku bisa melihat dengan jelas bagaimana tampangku saat ini.

Benar kata Seohyun. Aku bahkan tidak mengenal diriku lagi.

***

Jika dilihat saat ini, tak ada yang bisa mengalahkan Sooyoung dari segi fisik. Bahkan Seohyun pun tidak ada capek-capeknya memuji kecantikan Sooyoung. Bahkan ibunya Seohyun juga ikut memuji kecantikan Sooyoung saat Sooyoung turun dari lantai dua.

Bagi Sooyoung ini adalah hari yang membawa kesialan baginya. Ia merasa mual saat ia memandang dirinya di sebuah cermin besar di kamar Seohyun. Bukan karena tampangnya, tetapi karena ia memandang tubuhnya berbalut ungu tua tersebut. Tapi selain itu, ia juga mengagumi wajahnya. Ia tak menyangka dirinya memiliki wajah seperti ini.

Oleh karena itu, Sooyoung selalu meraba wajahnya yang telah berubah drastis.

“Hmph…” Tiba-tiba saja, Seohyun menahan tawa di samping Sooyoung, setelah memandang Sooyoung dari ujung rambut hingga kakinya.

Sooyoung yang telah menyadari hal itu merasa bingung. Apa ada yang lucu?

“Lihatlah apa yang menempel di kakimu itu.” Ujar Seohyun sambil tersenyum.

Sooyoung kemudian mengikuti petunjuk dari Seohyun. Maka ia melihat sesuatu yang menempel di kakinya tersebut.

Ouch. Kini Sooyoung sadar jika yang menempel di kakinya adalah sepatu sneakers yang sering dikenakannya saat kuliah. Setelah itu, Sooyoung kemudian menatap Seohyun yang terlihat cantik dengan gaun berwarna biru laut yang membungkus tubuhnya. Lalu, Sooyoung melihat kebagian bawah tubuh Seohyun. Ia melihat Seohyun memakai sepatu high heels berwarna peach.

“Maaf Sooyoung. Aku tadi lupa membelikanmu sepatu.” Pinta Seohyun sambil menyatukan kedua telapak tangannya.

Sooyoung hanya tersenyum tipis, dan merasa tidak enak pada sahabatnya itu. Ia benar-benar baik padanya. Seohyun rela melakukan apapun demi Sooyoung.

“Tidak apa-apa Seo. Aku sudah terlalu merepotkanmu.” Tukas Sooyoung sambil berpikir dimana ia bisa mendapatkan sepatu yang bagus untuk dikenakannya ke pesta.

Sooyoung kembali memandang sneakersnya dan dalam sekejap, muncul sebuah bohlam kecil yang bersinar terang di dekat kepalanya.

“Kurasa aku tahu dimana kita bisa mendapatkan sepatu yang bagus.”

***

Meskipun malam in masih pukul 20.30, sudah banyak tamu undangan yang tiba di Universitas Seoul. Dan dari semua tamu undangan itu, mereka semua telah berpenampilan sesuai dengan tema yang ditentukan. “Sexy Night.”

Seperti Victoria dan Jessica. Mereka baru saja tiba di pesta itu, dan langsung menghampiri seorang pria yang berdiri di dekat pintu masuk Universitas Seoul. Yang tak lain Cho Kyuhyun yang tampil menawan.

Kyuhyun yang sedang menanti seseorang, tiba-tiba dikejutkan oleh dua wanita yang kini di hadapannya. Dua wanita yang selalu mendekati Kyuhyun, namun tak pernah didekati Kyuhyun.

“Kyuhyun, kau tidak masuk ke dalam?” Tanya Jessica sambil tersenyum manis. Sementara Victoria, ia memandang sinis saudara perempuannya itu.

“Aku ingin disini.” Kata Kyuhyun malas. ‘ Dasar saudara – saudara Sooyoung ‘ batin Kyuhyun dalam hati. Sebenarnya, ¾ dari Universitas Seoul tahu jika Victoria dan Jessica itu saudara. Termasuk Kyuhyun.

Namun Kyuhyun ingat sesuatu…

“ Aku ingin tahu apakah Sooyoung akan datang. “ Tukas Kyuhyun dengan jantungku berdetak –detak. Berharap jawabannya adalah “Ya, ia datang.”

“Untungnya tidak.” Balas Victoria sambil memandang Jessica dengan wajah berseri – seri.

Kyuhyun hanya membuang muka.

Kyuhyun paling tidak suka dengan hal yang seperti ini. Jika ada Sooyoung,pasti Kyuhyun akan bersikap sok manis kepada Jessica dan Victoria. Namun jika tidak ada Sooyoung, mungkin ia sudah mengusir Jessica dan Victoria dengan cara yang halus karena ia tak ingin citranya rusak.

Dan benar saja…

“Lebih baik kalian masuk, dan nikmatilah apa yang ada di dalam.” Ucap Kyuhyun yang disertai senyuman manis.

Seperti wanita-wanita yang lain, hati Jessica dan Victoria terasa luluh seketika. Meskipun mereka sebenarnya enggan untuk meninggalkan Kyuhyun, tapi mereka tidak bisa membantah.

Setelah Jessica dan Victoria meninggalkan Kyuhyun, Kyuhyun akhirnya bisa bernafas lega. Kini ia kembali menanti seseorang.

Choi Sooyoung.

Entah mengapa, tiba-tiba saja Kyuhyun merasa sangat yakin jika Sooyoung hadir di pesta itu. Maka dari itu, ia menanti Sooyoung di pintu masuk seorang diri.

Dan Kyuhyun dalam hati berkata, “Dimana kau Soo?”

Namun tiba-tiba Kyuhyun tersenyum saat ia mengingat kejadian tadi pagi.

“Semoga kau benar–benar datang.”

***

Hi guys, what’s up? kkk~~

dateng lagi nih membawa FF Kyuyoung – I’m Cinderella.

Cerita ini bener pure dari author DSoo’s mind yah jadi kalo ada kesamaan tokoh harap maklum ^^. oke gini aja, saya cuma saranin buat Keep RCL karena itu mungkin cara satu-satunya buat hargai para penulis karena menulis itu ndak gampang :p

udah itu aja, gomawo ^^

87 thoughts on “I’m Cinderella [PART 2]

  1. Mio says:

    huwaaah thor!! ni ff keren bingit!! termasuk salah satu ff terkeren yang pernah aku baca deh!! *acunginJempol* lanjut ya thor😀

  2. Sharyoungie149 says:

    Gimna ya reaksi semua orng melihat soo eon, kyu oppa trnyata selama ini cinta sma soo eon.. next yya.

  3. meetha says:

    ya ampun kyu ternyata suka sama soo
    penasaran gimana reaksinya kyu ngeliat soo yang berubah cantik🙂

  4. Sistasookyu says:

    Vict sama sica genit2 jutek pula sama adiknya sendiri..
    Liat ntar syo secantik apa?
    Dan, oh! Ternyata kyu diam2 udah suka aja sama syo ^^

  5. Rizky NOviri says:

    wah.. syoo akhirnya maucdtng jg.. kira2 kyu ngenalin dy gk y.. haha
    daebakk chingu
    lanjut ne😉

  6. jungfanny says:

    ya ampunn ini lagi enak-enak baca eeh malah dipotong -____- kurang panjang eon
    penasaran reaksi kyu pas tau kecantikannya soo eonni, hahaha
    lanjut ya? ditunggu banget banget banget😉

  7. aprilia says:

    thor maaf ya aku bru coment soalnya aku udh ketinggalan 1 part (alias part 1) jdi komenny aku gabungin ajj. gak bnyak sih cma mau blang “Kenapa FF ini bagus bgd ? ceritanya seru. menarik. emang sih hampir sma kya ceritanya cinderella tpi lbih modern dan aku sukaaaa bgd sma ceritanya cinderella ap lgi ini dijdiin ver kyuyoung aduhh cinta bgd deh sma Kyuyoung ♥

  8. icha says:

    Omo omo soo eon pasti keliatan cantik banget hehehe
    Kyu oppa bakalan kenal sama soo eon ga yaa ._. Lanjutttt thor aku suka ff nya😉

  9. Aiichan says:

    penasaran ma kelanjutanx nanti gmn?
    ap kyu langsung bs ngenali soo?
    hwaaaaaa penasaran gmn nanti reaksix Kyu ngeliht Soo b.ubh jd cantik^^
    d.tunggu lanjutanx,,,, Cpt d.post yach Thor^^

  10. Hyumi Knight Aegyo Kingdom says:

    lagi2 asyik2 baca eh malah ada TBC mampir.. ^_^ next part di tunggu nee?!! HWAITING~!!😀

  11. fransiscafortunita24 says:

    kira” soo dpt high heels drmn yaa ?😕
    kyu pasti lgsg mimisan liat soo kwkwk (?)
    penasaran selanjutnyaa
    ditunggu, hwaiting !

  12. rifqoh wafiyyah says:

    kya..!!,mkin pensaran sma critanya…
    trnyta kyuppa ska sma soo unnie toh…:),daebak…
    dtnggu klnjtnnya…

  13. 유라 says:

    Ternyata kyu itu suka sama,soo
    Lagi asik asik baca eh tbc, penasaran si kyu bakalan tau gak ya kalo itu soo
    Next ditunggu, kalo bisa lebih panjang lagi yaa

  14. MissPurpleKim says:

    aaarrggghhhhttt kenapa udah TBC lagi ajjjaaaa…. padahal lagi nungggu2nya nihhh sama kyuuu…

    ahhhh ternyata kyuuu udah jatuh hati tanpa soo dandan pun..

    soo ntar dapet sepatu dari manaaaa??

    lanjutannya dtunggu yaa
    kalo bisa lebih panjang lagi… heheh

  15. Vi says:

    Nah kan bener kalo kyu punya rasa sama soo, hohohoho
    Apa sepatu yg bakal soo pakai?
    Apa kyu bakal ngenalin sosok sooyoung?

  16. iis mulyati says:

    Penasaran sama reaksi nya pas nnti liat soo hwaaaa😄 Lanjut chingu! jgn lama2 ya hwaiting!!^^

  17. salsabellakhaa says:

    Cie cie kyu wkk
    seo jdi kek ibu perinya soo😄
    huwa daebak ,pngn tau reaksi kyu gmna pass liat penampilan soo hhaa
    trs pnsrn ttg perasaan soo sana kyu
    next chap ditunggu ^^

  18. Nine Nur Muharamah says:

    Aku fikir part ini sampe acara pesta..
    TBC nya mengganggu chingu… gapapa deh, biar penasaran akunya *loh??
    Seperti biasa ini daebakk chingu..!!!
    apa ya reaksi kyu pas ngeliat soo kya gitu??? yaudah aku tunggu next partnya secepatnya yaaa!! semangat!!

  19. kyura says:

    lgi seru2’y baca eh mala TBC,, daeback. Jdi pnasaran reaksi’y kyu nnti pas liat soo yg jdi cntik..

  20. dina says:

    Astaga…!! Trnyata selama ini Kyu itu suka sma Soo??? Tapi Kyu sih kbanyakan gengsi.
    Itu Soo mau nyari spatu high hells dmna? Msa mau pake sneakers?
    Kyu bakalan ngenalin Soo gk ya di pesta?

    Lanjuttt….aku.penasaran…

  21. Delvia Marcelinna says:

    chingu ini enak banget ffnya, asik banget, keren (y)
    oiya, kayanya kurang panjang deh chingu wkwk
    lanjutnya jangan lama-lama ne? gomawoyo ffnya ^^

  22. DianAyuni says:

    woaa ternyata kyu suka ama soo haha
    byangin syoung wktu red carpet di sbs gayo daejun 2011 cantik skaleeee…
    eh btw jgn2 nnti mimpi soo jd kenyataan… first kisss kyaaaa…
    ditunggu next part semangat semangat^^

  23. shintaknight says:

    penasaran sama reaksi kyu pas ketemu soo,mudah”an aja kyu langsung tau kalo itu soo ^^

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s