[Oneshot] Bad Oppa Kyuhyun Vers.

Tittle: bad oppa (kyuhyun vers.)

Cast: cho kyuhyun

Choi sooyoung

Seo jo hyun

Park chanyeol

Genre: sad, romance

Leght: oneshoot

Author: cho younghae

Disclaimer: cerita ini murni karanganku, jika terdapat ke samaan cerita silahkan hubungi saya:

Fb: devy Lee Elfishy

Twiter: @devy_theElfishy.

Saya juga berterimakasih pada admin yang sudah mau ngepost ff tidak layak baca milik saya.

Dan terimakasih pada semua readers yang udah meyempatkan diri membaca, komen dan menge”like” ff saya, sesuai permintaan kalian saya membuat “bad oppa kyuhyun vers.’.

 

 

 

 

Happy reading

 

 

All cho kyuhyun pov

  

 

 

Hari merupakan hari terburuk untuku, baru saja yeojachinguku seohyun, meminta putus dengan mengandalka alasan yang menurutku tidak logis, sial padahal aku sangat mencintainya. Aku melangkahkan kaki ku menuju taman yang ada di belakang sekolah, untuk sekedar menenangkan diri, tiba-tiba saja seorang yeoja menghalangi jalanku.

“kyuhyun ssi saranghaeyo”. Aku hanya diam sambil terus memperhatikannya, karna aku tidak terlalu mngenal yeoja ini, mungkin hanya namanya yang ku tahu ‘choi sooyoung’.dia terus menatapku seakan menunggu jawaban dariku, tapi aku hanya diam dan terus memperhatikan ekspresinya yang semakin lama semakin lemas, seakan sudah menebak jawabanku.’ ekspresi yang lucu.

“ kalau begitu, ayo kita pacaran’. Aku berkata dengan nada yang datar, aku juga tidak tau kenapa kata-kata itu yang keluar tapi seakan sesuatu mendorongku untuk mengatakan itu.

 

 

Hari ini aku kesekolah seperti biasa, dan aku bertemu seohyun di koridor.

“ selamat pagi oppa.. Ayo kita ke kelas bersama”. Katanya sambil bergelanyut manja di lenganku, dan kulihat semua murid menatap kami dengan padangan penasaran, pasalnya kami baru saja putus kemarin dan sekarang seohyun bergelanyut manja dilenganku seperti biasa, jangan tanya darimana mereka mengetahui kami putus mereka seakan memasang sebuah CCTV di setiap gerakan kami ‘aku dan seohyun’. Bahakan ada yang terang-terangan mendukung hubungan kami ada juga haternya. Bisa dibilang kami pasangan yang cukup populer di sekolah ini.

Seohyun terus bergelanyut manja padaku dan saat mencapai kelas perasaanku mulai merasa tidak enak ‘ bagaimana kalau sooyoung melihat kami’. Itulah yang ku pikirkan. Aku menengok ke kiri dan ke kanan, dia tidak ada.

“oppa,kenapa melepasnya”. Ucapnya manja

“sudah sampai, ayo masuk lima menit lagi kim saem datang”. Aku mencoba memberi alasan logis dan dia mengangguk tanda mengerti.

 

 

“ oppa kajja kekantin, aku lapar”. Seohyun tiba-tiba datang dan mengajakku kekantin.

“ kajja”. Aku mengiyakan karna aku juga sangat lapar. Kami mulai berjalan ke kantin dengan tangan seohyun yang seperti biasa bergelanyut manja di lenganku.

Setelah mendapatkan tempat duduk, kami mulai memesan makanan, sambil berbincang-bincang.

“oppa.. Soal kata-kataku yang kemarin,emm lupakan saja eoh”.kata- katanya yang mana, kemarin dia begitu banyak mengeluarkan kata-kata.

“ kata yang mana, seingatku kemarin kau banyak sekali mengeluarkan kata-kata kepadaku”. Aku bertanya padanya

“putus,,,, aku ingin oppa melupakan kata itu, cuma satu kata itu oppa”. Dia menatapku berharap.

“ sudah terlambat seohyunie, aku sudah mempunyai yeojachingu”. Kulihat dia menutup mulut tanda tidak percaya.

“secepat itukah oppa melupakanku, tidakkah oppa mengingat semua kenangan kita selama satu tahun ini”. Kulihat dia mulai terbawa emosi, dan bisa bahaya kalau dia meledak di kantin ini, biar bagaimanapun disini banyak orang.

“aku tidak melupakamu secepat itu seohyunie, hanya saja aku sudah menerima pernyataan cintanya kemarin”. Aku berkata jujur padanya.

“ dia menyatakan cinta padamu oppa, dan itu kemarin”. Aku hanya mengangguk tanda membenarkan.

“dasar gadis licik dia memanfaatkan keadaaan kita untuk mendapatkanmu”. Dia mulai merancau lagi.

“ memanfaatkan keadaan seperti apa yang kau maksud, kita tidak bik-baik saja kemarin dan kau lupa kita juga putus kemarin”. Ntah kenapa aku tidak suka mendengar seohyun mengatakan diamemanfaatkan keadaan, mungkin karna saat ini dia bersetatus sebagai kekasihku

“oppa..kk,kau mencintainya”. Dia bertanya dengan nada yang bergetar.

“ tidah ahh maksudku belum tapi aku akan mencobanya”. Kulihat seohyun menyandarakan punggungnya pada sandaran kursi yang di dudukunya.

“ tapi oppa kita masih bisa berteman kan’ dia bertanya dan aku tersenyum menanggapinya, aku mamajukan tubuhku ke arahyan dan menjepit hidungnya menggunakan tanganku, dia terlihat kesal dan berkata “oppa kau merusak tatanan hidungku” dan setelahnya kami tertawa bersama.

 

 

drdtddrt

Aku merogoh sakukku guna mengambil handphoneku.

> from choi sooyoung

Oppa neo eoddi.

Sooyoung mengirimiku pesan. aku tidak mungkin bilang kalau akau sedang bersama seohyun.

> to choi sooyoung

Aku sedang mengerjakan tugas diruangan kim saem,wae?,

Aku menunggu dia membalas, sambil memakan makanan yang tadi ku pesan.

>from choi sooyoung

aku membawa bekal makan siang untukk kita

Ku tunngu oppa di atap sekolah.

Aku mentap seohyun sejanak, rasanya tidak enak meninggalaknnya karna kami baru saja memulai pertemanan kami.

>to choi sooyoung

Mian,aku tidak bisa karna ini adalah tugas penting

Makanlah sendiri, atau jak temanmu.

Sebenarnya aku tidak enak padanya.

>from choi sooyoung

Arraso jangan lupa makan oppa

,saranghae,

Aku tersenyum samar setalah membaca balasannya.

 

>to choi sooyoung

Aku atu mungkin dia akan kecewa dengan balasanku yang terakhir, karna biar bagaimanapun aku masih mencintai seohyun, tapi tunggu sebentar lagi aku akan mencoba mencintaimu.

 

 

Inilah kegiatan baruku setiap hari sejak delapan hari yang lalu, memandangnya dari jauh, dari sini aku dapat bebas memandang dirinya tanpa di ketahui siapapun kecuali sahabatku park chanyeol.

Sahabatku itu adalah teman satu kelas sooyoung, jadi aku mendapat semua informasi tentang sooyoung darinya juga. Aku secara diam-diam mencari informasi tentangnya, entah apa yang sedang terjadi padaku seperti itu adalah sebuah keharusan untuk ku ketahui.

 

Aku terus memandangnya yang sedang membaca, ntah apa tapi dia kelihatan sangat serius. Kelasku adalah tempat yang paling strategis untuk memperhatikannya yang sedang berada di halaman belakang sekolah. Saat jam istirahat tiba aku mulai menggeser kursi dan menarunya sedekat mungkin dengan jendela kelasku agar mempermudahku untuk memandangnya. Tiba-tiba chanyeol memegang bahuku dan menggeser satu kursi agar duduk di sampingku.

“ dia cantikkan?”. Aku hanya menganggukkan kepalaku menggapi pertanyaan sahabatku ini.

“ aku juga sempat menyukai,,,nnya”. Perkataan chanyeol terputus-putus saat aku memandanhnaya tajam. “tt..tapi itu dulu kyu”. Dia menambahkan dengan nada yang gugup saat aku terus memandangnya tajam.

“ aku tau sekarang dia yeojachingumu kyu.. Jadi berhenti menatap mataku seperti itu”. Chanyeol mulai tidak tahan dengan tatapanku, akupun mulai menatap sooyoung lagi.

“ tapi kulihat dia berubah menjadi pendiam akhir-akhir ini, kau ada masalah dengannya”.aku menengeleng

“tidak, kami bahakan sangat jarang berhubungan yeol, mau ada masalah apa kalau begitu”.aku menjawab pelan.

“ kalian sangat aneh, menurutku kalian seakan menjadi kekasih semu, kalian berpacaran tapi terasa tidak”. Aku membenarkan perkataan sahabatku di dalam hati.’ya kami memang seperti itu.

 

 

Keesokan harinya aku terbangun karna mendengar suara getaran ponselku pertanda ada pesan yang masuk.

> from choi sooyoung

Oppa, kau sudah bangun

   Bagaimana kalau sekaranng kita berangkat sekolah bersama.

Aku membaca pesannya berulangkali. ‘bukan ide yang buruk’. Kudengar pintu kamarku terbuka.

“kyu, hari ini nunna numpang di mobilmu ya , mobil nunna masih di bengkel”. Itu Ahra nunna.

“tapi,, nunna ak,,”. “plisss kyu cuma hari ini soalnya nunna ada bimbinagan untuk skripsi nunna”. Kalau sudah begini aku bisa apa, aku mengangguk meng iyakan permintaan kakaku.

Aku teringat akan pesan sooyoung dan langsung mengirim balasan:

>to choi sooyoung

Mian, aku tidak bisa

Setelah menyentuh kata ‘ send’ aku langsung melesat meuju kamar mandi.

 

Saat berjalan dikoridor menuju kelasku, aku berpapasan dengan sooyoung, kulihat dia menunduk, aku tau dia melihatku tadi tapi kenapa dia menunduk seperti itu. Aku terus berjalan dan akhirnya kami hanya berpapasan tanpa saling menyapa. Rasanya sangat tidak nyaman.

 

 

Sekarang aku sedang berada si perpustakaan, guna mencari buku yang di suruh park saem, disaat semua orang sedang di kantin maupun bersantai aku malah terjerumus di tempat ini menjalankan hukuman park saem karna aku melamun pada jam pelajarannya dan mungkin hari ini aku tidak dapat melihatnya lagi. Karna hukuman yang diberikan park saem adalah meringkas materi sosiologi sebanyak 23 halaman.

“ kau sudah selesai membacanya sooyoungie”.aku menengok setelah ada yang menyebut nama sooyoung, dan aku melihat sooyoung berdiri di depan meja penjaga perpustakaan ini sambil menyodorkan sebuah buku.

“ ne,, dan aku bisa meminjam yang lain kan saem”. Kata sooyoung sambil tersenyum ke arah penjaga perpustakaan yang di balas dengan mengacak rambut sooyoung gemas.’sial aku kesal sekarang’.

“tentu sooyoungie, silahkan pilih yang kau suka dan cepat kembali kesini”.kulihat sooyoung hanya tersenyu dan membalikkan badannya, dan ketiak senyum itu hilang saat melihatku yang ada dibelakangnya. Denga perlahan dia berjalan mendekat ke arahku.

“ oppa, sedang apa”. Dia mencoba berbasa basi.

“aku sedang mengerjakan tugas dari park saem”. Kataku sok cuek sambil menunjuk buku yang ada di hadapanku.

“kau dihukum oppa… Wae”.kenapa dia bisa tau, dan seakan bisa membaca ekspresiku dia berkata. “karna park saem tidak pernah memberi tugas seperti itu, kecuali pada siswa yang tidak memperhatikan pelajarannya”.dia tersenyum sambil mengadah seakan membayangkan kebiasaan park saem’

“ne, tadi aku ketahuan melamun ahhh sudahlah, kau tidak punya kegiatan lebih baik temani aku saja”. Nadaku seperti bukan bertanya tapi memerintah, dan kulihat dia duduk disampingku dan aku melanjutkan tulisaku, aku merasa dia sedang memandangku tapi aku biarkan saja.

“oppa.. Kau masih mencintai seohyun ssi”. Aku dengan cepat menoleh ke arahnya setelah dia menyelesaikan perkataannya. Aku memnadangnya datar dan dia tidak menatapku tapi aku yakin dia tau aaku sedang menatapnya.

“ hanya saja aku merasakan oppa masih belum membuka hatimu untukku, apakah aku harus menjadi sepertinya agar kau bisa melihatku”. Cukup sudah aku mendengarnya berbicara, dengan kasar aku menutup buku yang ada dihadapanku dan menatapnya tajam diapun juga menatapku dengan pandangan teduh.

“dengar.. Seberapapun usaha yang kau lakukan untuk menjadi dirinya itu tidak akan ungkin karna kau tetaplah kau”. Aku agak jengkel mendengar perkataanya, kenapa dia harus berubah seperti seohyun ku ingin dia tetap menjadi dirinya sendiri. Aku tersentak saat melihat dia mengeluarkan air matanya ‘ apakah aku sangat keterlaluan, apakah perkataanku salah’ setidaknya aitulah kata-kata yang hatiku lafalkan untuk saat ini, dan aku mengubah mimik wajahku seperti biasa dan kulihat air matanya semakin deras ‘berhenti kumohon, jangan menagis lagi’ rasanya sakit melihatmu seperti ini terutama di bagian dadaku.

 

 

Dua hari setelah kejadian itu, aku masih belum merasa tenang karna wajahnya yang sedang menangis terus menghantuiku.

Drttttt….drttttttttt

Aku merogoh saku jeans ku unuk mengambil ponselku. Satu pesan teretra disana dan,,

>from choi sooyoung

Oppa ayo bertemu

Q tunggu di taman dekat sekolah.

Ada apa???, aku bertanya pada diriku sendiri, mungkinkah dia mengajakku berkencan, dengan cepat aku menyambar handukku dan melesat ke kamar mandi, setelah selesai berpakaian aku menyambar kunci mobilku dan dengan cepat menuruni tangga.

“hyung.. Kau mau kemana, sini temani aku bermain”. Ku melihat jeno berlari ke arahku, bisa gawat kalau begini, jeno adalah sepupuku anak adik dari eomma.

“ lain kali saja jeno, saat ini hyung ada urusan”. Aku mencoba membujuknya

“ tapi hyung aku mau sekarang”. Dia ini memang keras kepala sekali, dan kalu keinginannya tidak terpenuhi maka dia akaan menangis sepanjang hari,’ sial’.mana orang rumah semuanya sibuk karna sebentar lagi nenekku akan ber ulangtahun. Dan aku tak mau bocah nakal ini mengganggu setiap orang makanya dengan berat hati aku menuruti ke inginannya.

Hari sudah semakin sore dan ocah itu baru saja tertidur setelah aku menemaninya main game, aku melihat jam dinding yang senagaja di taruh di ruang tamu rumahku.’astaga ini sudah telat’, aku bergegas menuju taman.

Tidak sulit memang menemukan sooyoung, karna dia berada sangat dekat dengan tempatku memarkirkan mobilku.

“ ku pikir oppa tidak akan datang”. Katanya saat aku berdiri di sampingnya. Tanpa memandngaku.

“ada yang ingin kau bicarakan denganku”. Dengan wajah datarku seperti biasa.

“oppa.. Apakah kau bahagia saat bersamaku”. Aku mengernyitkan alisku tidak mengerti.

”aku yakin tidak oppa,bahkan kita tidak pernah melakukan hal yang menyenangkan bersama”. Kulihat air matanaya keluar ‘ini sudah kedua kalinya dia menangis karnaku’.” aku tidak ingin menjadi penghalang oppa lagi, kembalilah pada seohyun ssi”.sekarang apa yang sedang dipikirkannya,

“ apa maksudmu, sooyoung ah”.aku bertanya tidak sabar

“ kira akhiri saja oppa”.aku melebarkan mataku ‘ini tidak benar, jantungku mulai berdebar tidak pasti rasanya snagt sakit’, air matanya semakin deras keluar dan dengan perlahan dia berbalik meninggalaknku, aku terus memperhatiakn punggungnya sambil menahan sakit di dadaku, tiba-tiba dia menghentikan langkahnya dan berbalik menatapku.

”oppa bolehkah aku mengatakan sesuatu untuk yang terakhir kalinya padamu”. Aku hanya diam ‘katakanlah’ aku membatin.

“oppa.. Saranghaeyo”. Lagi-lagi aku dibuat kaget denagn perkataannya dan dadaku semakin sakit setelah mendengarnya, dia kembali melanjutkan langkahnya.

Tapi pa yang seang terjadi dengan dadaku kenapa rasanya snagt sakit seperti ini, tanpa sadar aku meremasnya dan sekarang rasa perih yang mendominasi, aku memandang punggungnya yang mulai hilang dan kakiku terasa lemas dan secara otomatis aku jatuh terduduk sambil memegang dadaku yang terasa semakin perih dan tanpa sadar sebutir air mataku terjatuh begitu saja.

“naddo…..sooyoung ah”

 

END

 

Maaf kalau tidak sesuai harapan.

 

 

 

74 thoughts on “[Oneshot] Bad Oppa Kyuhyun Vers.

  1. Bagus thour ceritax,,fellx dpet banget,,pasti sedih banget perasaan soo unnie,,thour tolong bikin squel dong,,squel yg akhirx kyuhyun mengatakan bahwa dia telah mencintai soo,dan kembali lagi sma soo unnie,,ceritax yg ini ngegantung thour,,ditunggu squelx thour,,”

  2. Bagus thour ceritax,,fellx dpet banget,,pasti sedih banget perasaan soo unnie,,thour tolong bikin squel dong,,squel yg akhirx kyuhyun mengatakan bahwa dia telah mencintai soo,dan kembali lagi sma soo unnie,,ceritax yg ini ngegantung thour,,ditunggu sequelx thour,,”

  3. safitri agustina says:

    ini nyesek bgt😦
    padahal saling cinta tpi karna ngga jujur jadi pisah😦
    sequel lg plis
    bikin kyuyoung happy ending

  4. meetha says:

    ya ampun jadi ternyata kyu juga cinta sama soo
    kenapa kyu ga jujur aja sama soo

    sequel juseyo ^.^

  5. Sistasookyu says:

    Yaaah kyu sih maen jaga image bgt di depan syo.
    Sekarang giliran di putusin syo, nangis deh.. Lol😀
    Ditunggu ff lainnya

  6. YeonSoo says:

    Butuh kejelasan thor..dan kau harus membuat squelnya hahahaha…
    Ditunggu untuk next ff yang keren ya thor…

  7. NDR says:

    Akhirnya ada kyu versnya. Jadi kyu juga menderita toh? Lagian tiap apa2 selalu batalin ajakan soo tanpa alasan.-.
    Salah paham dua2nya deh-.-

  8. AudreySooyoungsterKnight says:

    Ternyata mereka saling mencintai ..
    Tapi Kyuppa sih😦 diem aja.
    Makanya saat Soo eon mutusin aja ga bertindak apa apa😥
    Daebak Thor, coba kalau ga ada sequel nya pasti ga greget :v

  9. dindadey says:

    stlh tau gmn perasaan kyu sebenarnya nalah jd tambah ngegantung ToT bikin lanjutannya lg…. kasian mereka berdua ternyata saling cinta

  10. elvi says:

    sebenarnya kyuppa suka ma soo..
    Tapi dia enggan dan masih ragu..
    Makanya dia cuek aja..
    Tapi suka melihat soo dari jauh..
    Akhirnya dia menyesal karna soominta putus…
    Squell..

  11. Sharyoungie149 says:

    huhuhu.. dibikin mewek..😥 trnyta kyu suka juga sama soo, tpi sikap mu itu kyu yg membuat soo mengira kau tidak menyukai nya, butuh sequel thor..

  12. cho younghae says:

    untk yang minta sequel harap tenang
    karna sequel bisa ada bisa juga tidak
    hahaha #kabuuuuuuuuurrrrr

  13. anatasyaaisy says:

    Waahh oppa punya perasaan yang sama
    Bukan bad oppa ternyata.
    bikin sequel dong buat mereka jadian
    please.. sequel sequel..

  14. wheny rositha says:

    Haduch,kesalah pahaman,yg membuat kyuyoung putus!!!!andweee,bkin ASnya donk chingu,biar g gantung ni!!!!daebbakkkk

  15. shintaknight says:

    aku rasa kyu juga cintaa dari awal tapi knp ga bilang aja sih kyu,kan kasian soo eonnya😥

  16. gita says:

    salah pahammm…
    wahhh butuh sequel nih
    soo kasihan salah paham, padahal kyu diem” jga suka sma dy

  17. dina says:

    Wahh…trnyata aku salah paham sma ff ini.
    Aku kira Kyu masih benar2 mencintai seohyun, dan aku kira Kyu benar2 sengaja mengabaikan Soo. Eh, trnyata2…..
    Selama ini Kyu jgaa diamdiam memperhatika Soo dan nyari info ttg Soo.
    AigooAigoo…. Aku benar2 ketipu..#Daebakk

    Oh…eonni, kau salah paham sama oppa. Jgn menyerah utk tetap mncintai oppa ya?? Kau harus mengetahui yg sbenrnya.

    Kau jugaa oppa, prjuankan terus cintamu pd eonni, ubahlah sikap dinginmu itu, ne?? Jgn diam teruss, kejarlah cintamu..

    Next ya chingu,,
    Semoga Soo mengetahui kejadian yg sbenarnya bahwa Kyu juga mncintainya. Buat Kyuyoung brsatu, ne?

    Semangatt!!!

    hehe…mianhe chinguya, komentnya trlalu pnjang saking semangatnya.. jeongmal mianhe…

  18. Nurul says:

    Karna kesalahpahaman mereka jadi berpisah .
    Padahal kyuhyun udah bisa mencintai sooyoung .

    Sequel dong thor,, bikin mereka bersatu lagi ..

  19. Rychell says:

    yaelah , makanya kyu oppa jgn gengsi donk ,, coba mencintai soo unnie😄
    ASnya donk -___- gk asik kalo gk kyuyoung bersatu

  20. srimurdhaningsih says:

    Sok cuek sih makanya
    Oh gini sebenarnya, haha ternyata kyu juga menderita lol
    Asdfghjkl banget kalo cuma sooyoung yg rasa sakitnya
    Baguss

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s