[Series] Colorful (Part 6]

2014-05-12-18-47-49_deco

Title : Colorful (Part. 6)
Length : Series
Rating : PG-15
Genre : Romance, Comedy (maybe?)
Author : Fairyknight
Cast :
· Choi Sooyoung
· Cho Kyuhyun
· Lee Donghae
· Im Yoona
Other Cast :
· Kwon Yuri
· Lee Jonghyun
· Choi Minho
· Jung Yonghwa
· And More Cast

Note : Semoga FF ini dapat menghibur KSI readers, dan juga terima kasih untuk Admin yang sudah men-posting FF ini serta para readers KSI tentunya.

HAPPY READING, Maaf jikalau menemukan TYPO bertebaran😄

“Kyuhyun tunggu…”aku berbalik dan memanggilnya.

“Apa?” tanyanya datar.

“Aku akan memberimu kesempatan” ujarku pelan.

‘Jinjja, aku bahkan belum tau dia itu seorang anak dari golongan Chaebol atau tidak’ batinku berteriak

GREBB

“Gomawo, aku tidak akan membiarkanmu terluka” bisiknya yang membuatku merasa seperti ada angin musim semi menerpa wajahku.
*******
Author POV

Malamnya Sooyoung tidak bisa tertidur, terus saja melintas di pikirannya wajah saat Kyuhyun menciumnya.

“AAAA~ AKU BISA GILA” teriak Sooyoung yang membuat Anjing di daerah dekat Café nya meng-gong-gong

“Aish… aku tidak bisa tidur, Yuri sedang pergi liburan ke Jeju, lalu aku harus berbicara dengan siapa?”
DRTTT

“Yeoboseyo?”

”Ini aku, berhati-hati lah..”  Sooyoung segera melempar ponselnya. Tangannya gemetar seketika, suara di seberang itu seperti haus akan darah. Saat kembali mengambil ponselnya, panggilan sudah terputus.
Keesokkan paginya Sooyoung hanya duduk di dalam Cafénya sambil memandang Restaurant Kyuhyun

“Sekitar satu sampai dua jam lagi tempat itu pasti akan seperti taman hiburan” akhirnya karena bosan Sooyoung memutuskan untuk menonton televisi, berita pertama yang ia temukan hanyalah keramaian pembukaan Festival Musim Semi.

“Omo..itu aku dan Kyuhyun.. astaga aku masuk tv, DAEBAKKK!” Sooyoung segera berlari ke balkonnya dan berteriak ke arah kamar Kyuhyun yang memang berhadapan dengan balkonnya

“Kyuhyun-ssi, cepat nyalakan tv –mu, kita masuk dalam liputan berita.” teriak Sooyoung beberapa kali, tak lama jendela pun terbuka namun bukan Kyuhyun melainkan Minho. Terjadi acara saling berteriak di antara mereka, orang-orang yang sedang berjalan pun memperhatikan percakapan mereka dengan wajah aneh.

“Noona, jangan teriak-teriak, aku sedang sakit gigi!”

“Lalu apa peduliku, di mana Kyuhyun?”

“Kyuhyun hyung sedang memasak di bawah.”

“Baiklah..”

“Noona, di mana teman wanitamu yang satu itu?”

“Nugu?”

“Kasir…” ujar Minho memberi kode sambil mengedipkan sebelah matanya

“Ah..Kwon Yuri.”

“Nah..itu dia, kemana Yuri noona?”

“Dia sedang berlibur ke Jeju namja genit..”

“Yak..jangan memanggilku genit, aku tidak genit!”

“Cih.. kalau kau tidak genit lalu apa? Mesum eoh? Kau meyukai Yuri kan?”

“Mwo? Bagaimana dia bisa tau?” gumam Minho

“Berhenti berteriak, gigimu akan makin sakit bodoh!! Kau lupa ya?” Seperti benar yang di katakan Sooyoung, tak lama saraf-saraf gigi Minho kembali berdenyut, membuat Minho meringis kesakitan

“Aaaa~” pekiknya

“Cih dasar manja, sakit begitu saja kau tidak bisa tahan eoh?”

“Yak kau apa kan uri Minho, dia butuh istirahat ‘rubah’ jelek?” Jonghyun yang baru saja bergabung langsung menampar Sooyoung dengan kata ‘rubah’ jelek-nya

“Mworago? Yak berapa umurmu eoh? Bocah tengik, kemari kau” Sooyoung yang memang kadang memiliki emosi tak stabil kali ini terpancing

“Rubah jelek, pekerjaanmu menggigit kabel listrik ya?” teriak Jonghyun

“MWORAGO?”

“Kau tidak takut tersengat listrik?” Jonghyun makin menjadi-jadi, sementara Minho hanya tertawa pada setiap kata-kata yang dilontarkan oleh Jonghyun. Sooyoung pergi mengambil segayung air dari dalam.

“Lihat, dia tidak bisa melawan, dia kalah hahaha…” seru Minho

“Hei, apa yang kalian berdua lakukan di atas, Lee Jonghyun cepat turun” ujar Yonghwa dari bawah

“Aish.. Shireo..Hyung ini sangat menyenangkan, kami sedang menggoda nenek sihir di atas sini”

“Mwo? Yak jangan mengganggu nona Sooyoung.Kyuhyun-ah.. cepat kemari..” ujar Yonghwa

“Ada apa?” Kyuhyun datang dengan wajah bertanya-tanya

“Lihatlah sendiri di atas, mereka berdua menggangu nona Choi pemilik Café seberang itu”

“Mwo?? Yak..kalian berdua benar-benar keter…” belum selesai Kyuhyun menegur Jonghyun dan Minho

BYURRR

“Hyung airnya menyegarkan bukan?” ujar Minho

“Aww..gigiku sakit lagi” lanjutnya

“Yak kalian berdua..Ah Kyuhyun-ssi mianhae” teriak Sooyoung, Kyuhyun hanya membalas dengan wajah setengah tersenyum dan setengahnya lagi menahan kesal

“Hyung, gwenchana?” Yonghwa buru-buru melepaskan jaketnya dan ia berikan pada Kyuhyun

“Maaf untuk ketidak nyaman ini, silahkan lewat” Yonghwa sadar mereka telah menghalangijalan untuk lewat dan segera membawa Kyuhyun masuk.

 

Sooyoung POV

Bodoh… Apa yang tadi aku lakukan, pasti aku di kira kekanak-kanakan. Awas saja mereka berdua itu, huh.. jika bertemu lagi tidak akan ku lepaskan.

“Sooyoung-ah…” oh, bukankah itu suara Kyuhyun? Untuk apa dia datang kemari? Apa dia ingin memarahiku karena mengguyurnya?

“Iya..iya aku datang. Mau apa kau datang kemari?”

“Itu..aku minta pertanggung jawabanmu, karena kau aku sudah basah dan malu di depan banyak orang”

“Ne? Kau..kau pikir aku ini badan Asuransi? Tidak, lagi pula tadi aku kan tadi sudah minta maaf padamu”

“Oh ayolah, kau hanya perlu berkencan denganku”

“Kencan? Kau pikir kau siapa berani mengajakku kencan? Seleraku sengat tinggi, dan namja sepertimu tidak termasuk dalam seleraku”

“Lalu seperti siapa? Lee Donghae?”

“Ish…jangan disebut keras-keras”

“Baiklah, jika aku bisa buktikan Lee Donghae itu tidak lebih baik dariku, kau harus jadi pacarku”

“Eh..enak saja, tapi baiklah, aku yakin kau tidak akan menemukannya. Lee Donghae itu namja sempurna, dan kau adalah namja yang suka mencari kesalahan orang”

“Mworago? Hey kita lihat saja nanti, aku pergi dulu”

“Gurrae, pergilah sana dan ku doakan semoga gagal”

 

Kyuhyun POV

“Yeoboseyo..”

“Hyung, ini aku, kita harus bertemu”

“Datanglah ke Apartmentku sebentar malam. Aku sedang di tempat Gym sekarang, sudah dulu ya..”

“Oh ne, maaf menganggumu” KLIK

Lihat saja, kau tidak akan pernah bilang suka lagi pada Donghae Hyung mulai besok.

“Hyung, ada apa denganmu? Senyum-senyum sendiri, kau membuatku takut saja…”

“Jonghyun-ah, bukankah ini hari yang menyenangkan?” dia hanya mengangguk terpaksa

“Bahkan setelah diguyur dengan air?” seru Yonghwa yang baru saja selesai melakukan pertunjukkan gitar solonya

“Yak… jangan berkata seperti itu. Tapi jika ku ingat-ingat kembali membuatku sedikit kesal, hei kalian berdua..” panggilku pada Jonghyun yang sedang duduk di area mini Bar dan Minho yang baru saja turun dari lantai atas

“Kau dan juga kau..berani sekali mengganggu nona Choi, kalian pikir kalian itu sopan? Dasar bocah tengik, ku hokum kalian berdua mencuci semua piring dan juga membersihkan toilet”

“Ne? Aish..hyung aku sedang sakit” rengek Minho

“Yang sakit kan bukan badanmu tapi hanya gigimu saja, jangan banyak alasan dan cepat kerjakan” dengan langkah malas mereka mulai mengerjakan hukuman yang ku berikan. Setidaknya itu lebih baik dari pada aku tidak memberi mereka hukuman, kkk~  rasanya aku belum puas jika tidak memberi pelajaran pada kedua bocah itu

 

*****

 

“Jadi, mengapa kau ingin bertemu denganku?” tanya Donghae hyung sambil meletakkan segelas kopi non krimmer di hadapanku.

“Aku ingin menagih janjimu yang akan membantuku untuk mendapatkan Sooyoung”

“Aaahh~ Soal itu ya, baiklah katakana apa yang bisa ku lakukan untukmu. Kemarin aku sudah mengajak Yoona ke Café nya, bukankah itu bagus untuk membuatnya cemburu dan membenciku?” aish..pikirin Lee Donghae ini terlalu sederhana, bagaimana bisa Sooyoung bilang dia lebih baik dariku?

“Aku ingin kau terlihat lebih buruk dariku Hyung, ku mohon”

“Ne? Lebih buruk darimu? Kau mau aku lakukan apa eoh?” matanya menatapku curiga

“Ah ini tidak akan berat, aku hanya butuh fotomu”

“Baiklah, ayo lakukan sekarang juga aku sudah tidak sabar”

SPLASHH

‘Ini sangat lucu, aku sakit perut karena tertawa’

“Aduh..kenapa kau tidak bilang sih aku harus berpose seperti ini?”

“Sudahlah hyung, kau tetap tampan, tenang saja..”

“Tapi kenapa kau menyuruhku bergaya orang yang sedang mengupil seperti itu Cho Kyuhyun. Ini sama sekali bukan gayaku kau tau…”

“Aku tau Hyung, aku selalu mengerti tentangmu, maka dari itu kau harus berbeda seratus delapan puluh derajat dari dirimu yang biasanya” ujarku dan langsung menerima death glare dari Donghae hyung

“Kyuhyun, bagaimana kalau aku merebut Sooyoung darimu?” nada bicara Donghae berubah serius

“Mwo? Kalau begitu aku tidak akan memanggilmu Hyung lagi”

“Yak… kita ini memang seumuran bodoh, kau saja yang ingin tetap muda”

“Ah sudah lah aku pergi dulu, ingat jangan rebut Sooyoung-ku”

“Iya” jawab Donghae singkat, Kyuhyun akan membuka pintu tapi berhenti sebentar

“Lee Donghae, aku serius awas saja kau merebutnya”

“Iya, sudah cepat keluar” Kyuhyun sudah keluar namun belum menutup pintunya

“Aishh…. apa lagi sekarang?”

“Hubungan kita tidak ada artinya kalau kau merebutnya dar…” belum selesai Kyuhyun berbicara, Donghae sudah melemparnya dengan bantal sofa

“Cerewet, cepat pergi dari Apartment-ku” pekik Donghae frustasi. Setelah Kyuhyun pergi, Donghae menyesali perkataannya yang sebenarnya hanya untuk menjahili Kyuhyun semata.

Setelah beberapa lama aku akhirnya pamit pulang. Di tengah perjalanan pulang tak sengaja melihat ‘Ajhussi’ yang terkadang berurusan dengan Sooyoung. Di musim semi seindah ini dia memakai pakaian serba hitam, benar-benar misterius. Sifat keingin tahuanku tiba-tiba muncul, aku memutuskan untuk mengikutinya dan jika sudah tertangkap basah nanti aku akan bertanya padanya, apa sebenarnya yang terjadi antara dirinya dengan Sooyoung. Jika Sooyoung tidak mau memberitahukan padaku, lebih baik aku cari tau saja sendiri. Ajhussi itu berhenti di depan sebuh jalan kecil dan berjalan masuk ke dalamnya, mau tidak mau, aku harus meninggalkan mobilku di sini.

‘Apa ini? Jalannya basah ya?..’

“Ada apa kau mengikutiku?” Eh? Jadi aku sudah ketahuan? Secepat ini kah? Aish…

“Ada yang ingin aku ketahui, bisakah kita berbicara sebentar?”

“Tentu saja, silahkan masuk, ini tempat yang aman untuk bicara” dia membuka sebuah pintu, aku rasa ini adalah sebuah bar.

“Kau mau minum apa?”

“Air biasa saja”

“Tentu”

“Segelas air untuk bocah yang akan menyetir di siang hari” Bocah? Huh. meremehkan sekali

“Jadi apa yang ingin kau ketahui?”

“Tentangmu dan juga apa hubunganmu dengan Sooyoung”

“Aku Won Bin, dan hubunganku dengan Sooyoung, itu sebenarnya terjadi secara tidak sengaja, orang tuanya berhutang padaku dan tidak bisa membayarnya tapi mereka sudah meninggal duluan”

“…..” aku hanya meneguk air dalam gelasku setiap kali dia berhenti berbicara, setiap dia berhenti membuatku lebih penasaran dnegan kelanjutan cerita yang akan keluar dari mulutnya

“Lalu aku menagih pada putri tertua mereka, tapi dia bilang dia tidak punya uang, jadi aku paksa ia bekerja di sebuah club malam. Tapi pada akhirnya ia melarikan diri ke Amerika. Aku tidak bodoh jadi aku berusaha menagih ke putri kedua mereka, satu-satunya harapanku”

‘….Dulu, aku sempat di paksa oleh Soojin eonnie bekerja di club sepertinya, mau bagaimana lagi, saat itu kami sangat putus asa, bumonim kami meninggal dan kami harus berjuang sendiri untuk melanjutkan hidup kami.’Aku ingat dulu Sooyoung pernah bercerita tentang Eonnienya yang bekerja di club.

“Kalau boleh ku tau berapa banyak hutang mereka?”

“Karena si sulung dan Choi Jungnam sudah melunasi semampu mereka, jadi yang perlu Choi Sooyoung bayar sekitar…umm, 500 ribu dollar lagi”

“Bagaimana jika aku yang melunasinya?”

“Eh? Kau memangnya siapa? Gadis tengik itu cukup beruntung rupanya”

“Tolong jangan panggil dia gadis tengik, biar bagaimana pun aku mencintainya”

“Cih.. hei buka matamu, jangan di butakan oleh cinta sesaat, itu hanya ilusi semata. Namja sepertimu bisa mencari yeoja yang seribu kali lebih baik dari gadis tengik itu. Saranku lebih baik lepaskan dia, dia hanya menyukai uangmu saja” aku langsung berdiri dan mencengkram kerah bajunya

“Berhenti memanggilnya gadis tengik, dia gadis yang sempurna di mataku”

“Itulah, itu semua karena kau sudah di butakan oleh cinta” aku makin mengeratkan cengkramanku

“Oh ya, aku ingin meminta saranmu, bagaimana caraku mengabisinya, apa aku harus membakarnya hidup-hidup atau ‘menikmati’nya lalu membunuhnya? Eoh?” tanganku tiba-tiba melemas

“Maka dari itu segera lunasi hutang-nya, kau sudah berjanji bukan?” Ajhussi itu sudah akan pergi tapi aku menahannya

“Tapi kumohon, tolong jangan sentuh Sooyoung” pintaku dengan nada lemah

“Aku selalu berada di sini, aku akan menunggumu untuk datang kedua kalinya” aku hanya diam, mengerti yang ia maksud kedatangan kedua adalah untuk membayar hutang orang tua Sooyoung

 

Author POV

Setibanya kembali di Restaurant, belum turun dari mobil, Kyuhyun sudah di hampiri oleh Sooyoung. Kyuhyun hanya menunjukkan wajah orang kelelahan yang membuat Sooyoung mendecih.

“Sudah ku duga, kau tidak bisa menemukan kekurangan Lee Donghae. Kau tidak percaya padaku, akibatnya begini. Lihat wajahmu sampai kusut begitu hahaha” Kyuhyun tidak menghiraukan Sooyoung dan tetap berjalan melewati gadis itu.

“Ada apa dengannya? Tidak biasanya seperti itu. Apa dia di marahi orang tuanya ya? Atau bertengkar sama pacarnya?” Sooyoung terlihat diam, tiba-tiba ia tersadar sesuatu

“Kenapa tidak pernah terpikir olehku, jangan-jangan dia sudah punya pacar. Tapi kenapa masih baik padaku? Apa dia seorang ‘player’?  Huh… dia memang tidak sebaik Donghae, aku tau itu”

Saat Sooyoung berbalik, secara tak sengaja bahunya disambar oleh orang-orang yang sedang lalu lalang, karena kaget, yeoja itu kehilangan keseimbangan dan bisa saja terjatuh jika saja Kyuhyun tak sigap menolongnya.

“Kyuhyun-ssi, kau masih di sini? Ku pikir kau sudah masuk ke dalam” Sooyoung berbicara sangat gugup, wajah Kyuhyun sangat dekat dan membuat pikirannya langsung kacau

‘Aku tidak tau harus berbicara apa?’ batin gadis itu

“Jaga dirimu baik-baik” ujar Kyuhyun tiba-tiba sambil mengelus pucak kepala Sooyoung. Sooyoung diam tertengun

‘Ada apa dengannya hari ini? Dan lagi ada apa denganku? Apa aku mulai menyukainya? Kemana perginya diriku yang dulu?’

 

******

 

“Akhir-akhir ini Kyuhyun sangat bersemangat jika sudah berhubungan dengan bekerja” ujar Henry pada Yonghwa dan Minho

“Kau benar hyung, bahkan jika aku dan Jonghyun menggoda tentang Sooyoung noona, dia tidak menanggapi tapi malah semakin mempercepat pekerjaannya”

“Kyuhyun kemarilah, duduk dan beristirahat sebentar” panggil Yonghwa sambil menepuk kursi di sebelahnya

“HAH….” Kyuhyun mendesah saking lelahnya

“Jangan memaksakan dirimu, keluargamu tidak akan mati kelaparan jika kau menutup Restaurant ini

“Ini hobi yang menyenangkan” gumam Kyuhyun sembari menghapus peluh di wajahnya

“Malhaebwa..” ujar Henry tiba-tiba

“Apa?”

“Eii~ berpura-pura tidak tau, kau pasti punya alasan tertentu kan?”

“Itu…sebenarnya aku ingin menebus ‘sesuatu’”

“Ne?” seru Yonghwa, Minho dan Henry serentak

“Haish.. menebus apa? Kau ini ada-ada saja, jangan melakukan hal-hal yang aneh eoh?”

“Aku ingin melunasi hutang orang tua Sooyoung, itu saja” seru Kyuhyun polos

“Kau sudah gila?” tanggap Yonghwa

“Tidak mungkin, jangan macam-macam” Henry kelihatan tidak percaya

“Hyung, kau ini terlalu murah hati…” ujar Minho sambil menunjuk ke arah Kyuhyun

“Yak..turunkan jarimu, tidak sopan dasar” ujar Yonghwa menyikut Minho

 

*******

 

2 bulan berlalu begitu cepat, Sooyoung sekarang di sibukkan dengan mencoba beberapa resep baru untuk Cafenya.

“Sooyoung, aku istirahat sebentar ya..” ujar Yuri mendudukkan dirinya di atas anak tangga

“Sudah dua bulan, berarti tinggal sebulan lagi. Kemarin mereka sudah mengkonfirmasi kalau Mimi sudah tak apa”

“Syukurlah, lagi pula seperti istri Perdana Menteri Cho itu kurang kerjaan saja”

“Kau tau yang paling membuatku syok apa, Mimi itu ternyata adalah seekor anjing”

“MWORAGO?”

“Haish… aku tak habis pikir, kalau ketemu anjing itu akan ku tendang bokongnya”

“Benar-benar istri Perdana Menteri itu kelainan jiwa sepertinya”

“Jangan bicara seperti itu, kau bisa saja di jerumuskan ke dalam penjara karena pencemaran nama baik” canda Sooyoung

“Yak.. bagaimana jika membayangkan kalau dia jadi Ibu Mertuamu hahaha, ku dengar anaknya seorang namja, kau punya kesempatan Choi”

“Berhenti bicara, sepertinya kau sudah selesai beristirahat, cepat bantu aku”

“Ah…sepertinya punggungku sakit sekali, aku naik dulu ya”

“Tsk..memangnya kurang cukup apa ku berikan waktu liburan tiga hari ternyata dia pergi selama seminggu”

“Diamlah, itu dua bulan yang lalu”

“Baiklah nona Choi, ah maksudku Kwon hehehe akhir-akhir ini selalu saja teringat Minho”

“Yak aku tau maksudmu eoh? Anak kecil sepertinya bukan seleraku”

 

Sooyoung POV

Sekarang aku hanya ingin hidup tenang tanpa memikirkan seperti apa nanti suamiku. Kaya atau tidak aku sudah tak peduli. Aku mengambil undangan pertunangan Donghae dan Yoona.

‘Tapi setelah melihat ini bagaimana aku bisa bilang ingin hidup tenang? Ini tidak bisa, pokoknya aku harus manfaatkan Kyuhyun untuk datang ke sana dan batalkan acaranya’

“Ngomong-ngomong soal Kyuhyun..sedang apa dia? Apa dia sudah menyerah terhadapku?”

Aku memutuskan untuk sekedar menyapanya, rupanya sedang sibuk, yasudah lah tak jadi.

“Hai, lama tidak bertemu” Eh? Jadi dia melihatku? Ah pura-pura tak dengar saja, nanti dia malah kesenangan karena aku ingin menyapanya

“Kau rindu padaku ya?” BLUSH

‘Rindu? Padanya? Namja sinting, dia dan bibi-nya sama saja, sama-sama aneh’

“Cih, percaya diri sekali kau, tadi aku hanya keluar sebentar untuk mencari udara segar”

“Mencari udara segarnya sambil melihat wajahku ya?” EH? Aduh kalau aku balik sekarang bisa-bisa dia melihat pipiku yang sudah merah padam begini lebih baik lari saja lah

“Tunggu mau kemana buru-buru?”

“Aku sedang memanggang roti di dalam”

“Benarkah? Padahal aku masih ingin melihat wajahmu” aduh….namja ini hanya iseng atau kelewat polos sih? Kenapa berani bicara terlalu jujur seperti itu? Oh iya ingat tujuan awalku, huftt baiklah, semangat!!

“Sebenarnya ada satu hal yang ingin ku bicarakan”

“Kalau begitu bicara saja, tapi jangan membelakangiku juga”

“Kau pasti sudah menerima undangan pertunangan Donghae dan Yoona”

“…..”

“Begini, bisakah kita pergi bersama?”

“Jinjja? Apa aku tidak salah dengar?”

‘Aku sudah melupakan harga diriku karena mengajaknya pergi bersama, awas saja kalau dia tidak mau’

“Kau mau kan?”

“Eumm bagaimana ya..ku pikir-pikir dulu” JLEBB

“Cho Kyuhyun, aku tidak menerima penolakkan”

“Hahaha tentu saja aku mau”

‘Syukurlah’

“Bau apa ini?” aku tersadar dari lamunanku, benar ini seperti bau gosong, jangan-jangan….

“TIDAKK!! roti buatanku….”

“Uhukk…..uhuk… Cho Kyuhyun terima kasih banyak, untuk saja ada kau, kalau tidak aku bisa terpanggang hidup-hidup” ujar Yuri, aku hanya menunduk tak tau harus bilang apa, sepertinya dia memang ada disini untuk menolongku, maksudku bukankah ini seperti takdir? Walaupun lucu tapi aku mulai merasa ada yang aneh, apa Tuhan sedang bercanda denganku? Tidak mungkin, sepertinya Dia mengirimkan Kyuhyun untuk menanggulangi kecerobohanku kkk~

TBC
KEEP RCL, Be A Good Reader
SEMANGAT YA bagi Reader yang sedang berpuasa ^^

Note : Langsung ke intinya aja ya hehehe, kemarin Author sempat baca-baca comment Reader, Auhtor mau minta maaf jika ada yang ‘mungkin’ kurang nyaman dengan alur cerita ini *bow, salah Auhtor yang kurang memperhitungkan dan mungkin jadi salah langkah, memberikan kesan FF ini diburu-buru atau mungkin pengen cepet beres. Tapi alasan awalnya karena ketakutan Author dengan FF ini, yang bagi Auhtor kurang sempurna di banding FF Author KSI yang lain, para Reader akan bosan dan perlahan meninggalkan FF ini (biasanya di lihat dari komentar yang menurun)
Atas perhatiannya, terima kasih ^^ Author lebih menghargai Reader yang bisa menghargai karya Author yaitu dengan tidak menjadi Silent Reader

49 thoughts on “[Series] Colorful (Part 6]

  1. Hyumi Knight Aegyo Kingdom says:

    ff nya keren kok~!! Kocak~!! Aku suka ff yg kyk gini~!! Aku suka karakter sooyoung di sini~!!😉 Next part cepet nee?!! Soalnya ini salah satu ff yg ku tunggu2~!! HWAITING~!!😀

  2. Sistasookyu says:

    Wah kyu baik banget mau bayarin hutang ortunya syo.. Sampe kerja ga ada henti gitu, pdahal kan biasanya gangguin syo mulu!😀
    Syo udah mulai naksir kyu nih~

  3. 규영 shipper says:

    Ya ampun kyuhyun oppa daebak!!!
    Oh iya thor aku saran aja sih buat next partnya alurnya jngan kecepetan, trus banyakin lagi penjelasan tentang suasana hati, trus juga momentnya sedikit lbih ngena, kaya misalnya prubahan sifat sooyoung eonni lbih baik, mulai sadar sama kburukan dia, mulai nglupain hae atau apalah biar ga terlalu monoton dan bertele-tele
    Hehe gitu aja thor maaf bawel
    Next partnya ditunggu loh, cepetan ya thor

  4. DianAyuni says:

    cieee kyuyoung mulai kangen wkwkwk
    kyu semngat ya… jgn terlalu keras bkkerja… lbih baik breng.ama sooyoung ajah hehe
    ditunggu next part ^^

  5. Soo EunHae Hyun says:

    Di tunggu ke lanjutannnya…
    Secepatnya yah thor..
    Udh gk sabar nunggunya..
    #Teriak_Gaje

  6. elvi says:

    Kyuppa mau lunasi hutang soo?
    Soo mulai suka ma kyuppa?
    Tapi dia gengsi…
    Gk kyk kyuppa yg terang2an blg kalau dia mencintai soo..
    Penasaran…
    Tapi part ini kurang dpt feel…

  7. LisayhKyOung says:

    500 dollar itu banyak atw dikit sih yah??*oonmodeon sebenarnya ffnya bagus cuman author penulisannya terlalu agak bertele-tele dan kurang masuk kepermasalahan… Klw prlu author bikin yg padat gitunah ffnya *dikiraKuePadat.. Itu sih cuman saran aja.. Jangan berkecil hati.. Next aq pensaran!

  8. met says:

    Aaa g seru nih kalo kyu yg mau lunasin hutang soo *dihajar knight >.< Hhaajgn dipedulikan thor terkadang pemikiran saya mmg gila hhee😀
    Jd rencana mau ngegagalin pertunangan yoonhae jd g nih?? Moga" g jd deh y
    Nextnya cpt ne🙂

  9. shintaknight says:

    yaelaaaah soo yaudahlaah ikhlasin donghae katanya udah ga peduli mau dapet suami kaya atau engga..kasian tuh kyunyaa kann hmmmm…..
    next jgn lama” ya chingu ^^

  10. Nine Nur Muharamah says:

    Cuma perasaanku atau emang beneran ya? maksudnya waktu itu aku kayanya baru baca part2 eh udh ada part6 nya..
    Kayanya aku deh yg salah.. oke, karena udh terlanjur baca dan aku penasaran. Aku izin baca part 3 – part 5 nya author..
    Dan untuk part 7 nya.. Soo udh mulai suka sama Kyu belum yaa??
    Kesian Kyu rela kerja cuma demi ngelunasin utang ortunya Soo.. apalagi Kyu nya dianggep ga ada apa2nya ama Soo kalo dibandingin ama Hae ..
    Yasudah, aku tunggu part7 secepatnya author..
    Seeemmaaannnggaaatt!!!

  11. aigooo kyu baik bgt mau bntu byr utangnya syooo segitu cintanyakah sama syooo hehe, syoo ayo dong turunkan gengsimu kan kasian kyu udh brjuang tuh, ahh mnurutku ini udh bgus kok, smngt ya buat next part. ditunggu🙂

  12. iis mulyati says:

    Ayo dong soo buka hatinya buat kyu, kyu nyampe giat kerja gtu buat bisa bayarin hutangnya keluarga soo aihhh so sweet:’). Next part ditunggu jgn lama2 ne hwaiting! Lebih dibanyakin lg skinship kyuyoungnya hhe^^

  13. rofiah nasution says:

    soo eonni dh mulai ska ni ama kyuppa , smg sja dh soo eonni cpt sdr akn kesempurnaan kyuppa dan buang jauh2 sukanya sma donghae..

    ditunggu part slnjtnya

  14. dina says:

    Aigoo… Soo eonni..
    knp demen banget aih sama donghae?
    Coba aja kalo giliran Kyu, psti bakalan adu mulut.
    Bagaimana ya reaksi Soo kalo tau Kyu itu lebih kaya dan lebih perfectlah dari donghae? Apakah akan brpaling?? Haha..

    Soo sbnrnya udah rasa suka nih ama Kyu, tapi gengsi aja.
    Lihat Kyu dong eonni, dia bahkan terang2an mengakatan dia meyukai, ani mncintaimu.

    Ff ini makin seruu, apalagi kalo lebih pnjang.
    ditunggu yah kelanjutannya.
    SEMANGAT.

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s