[Twoshot] Aku Mencintaimu Tanpa Alasan 1/2

Title : Aku Mencintaimu Tanpa Alasan ( 1/2 )

Author : @kalimatdarihati

Penyusung Cerita : Timini ( @anes_timini  )

Cast : Cho Kyuhyun

Choi Sooyoung

And others

Genre : Romance , Friendship  , Hurt

WARNING!! TYPO BERTEBARAN!!

Hai aku balik lagi nih, tapi aku minta maaf bukan balik dan bawa ff sequel yang kalian harapkan. Jeongmal mianhe. Kalau gitu tanpa banyak kata aku ucapkan selamat membaca J

All sooyoung POV

Sejak hari itu semuanya berubah, persahabatan yang terjalin selama bertahun – tahun antara aku dan sahabatku berubah ketika seorang lelaki masuk ke dalam persahabatan kita.

Dari kecil hingga sekarang, teman – teman biasa memanggilku sooyoung. Seohyun adalah sahabatku, kami saling mengenal sejak di Taman Kanak – kanak hingga kami tumbuh dewasa dan mulai memasuki kehidupan baru yaitu SEOUL HIGH SCHOOL. Ketika kami masuk Seoul High School di Seoul , aku dan seohyun sepakat mengambil jurusan IPA namun sepertinya dewi fortuna sepertinya tidak berpihak pada sahabatku, dia tidak lulus untuk jurusan itu dan akhirnya memilih jurusan lain. Walaupun begitu, kami tetap satu sekolah dan tetap sama sama berangkat dan pulang sekolah.

Waktu terus berjalan , kami pun semakin jarang bercerita , tugas kami semakin banyak. Seringnya kerja kelompok dengan teman kelasku setelah pulang sekolah, membuatku jarang pulang dengan Seohyun.

Pagi yang cerah, aku sudah sampai di sekolah. Pagi ini aku tidak melihat Seohyun di depan jalan tempat biasa dia menungguku, rumah kami hanya beda beberapa gang dan sudah seminggu ini aku pergi ke sekolah sendiri tanpa ada kabar dari Seohyun. Seingatku seminggu sebelumnya , kami masih bercanda dan bercerita tentang teman – teman di sekolah, entah mengapa sekarang seohyun menghindariku.

Pagi ini sebelum pelajaran dimulai aku mengunjungi kelas Seohyun terlebih dahulu ,  kulihat tas Seohyun sudah ada di bangkunya. Seohyun menatapku dengan sorot mata tajam seakan penuh kemarahan. Dengan sedikit bimbang aku menghampiri Seohyun dengan maksud untuk berbicara sebentar menanyakan alasan mengapa akhir – akhir ini dia berubah.

“ Seohyun ! kamu kenapa sih dari kemarin nggak pernah bareng aku?? Memangnya aku ada salah ya sama kamu?” tanyaku dengan cepat setelah menarik Seohyun keluar dari kelasnya.

Belum sempat Seohyun menjawab pertanyaanku, tiba – tiba datang sesosok lelaki menghampiriku. Dan ….. yang membuatku tambah aneh Seohyun pergi begitu saja tanpa menjawab semua pertanyaanku setelah sosok pria itu datang ditengah pembicaraan kami.

“Hai Soo… cari Seohyun?” Tanya laki – laki itu.

“ Iya,” jawabku singkat.

“Soo, nanti pulang sekolah bareng ya? Ada yang mau aku mau omongin sama kamu,” ajaknya. Aku hanya mengangguk tersenyum dan berjalan meninggalkannya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Teett ….. teeeeetttt…….

Bel sekolah berbunyi , tanda pelajaran terakhir telah usai, aku segera merapikan buku di mejaku. Sesosok lelaki sudah menungguku di depan pintu kelas, dan baru kusadari jika lelaki itu adalah Kyuhyun.

Aku dan Kyuhyun pun meninggalkan sekolah , lalu menuju motor Suzuki berwarna hijau yang terparkir manis di dekat lapangan basket. Di sepanjang perjalanan aku dan Kyuhyun asyik mengobrol, kami berdua mempunyai hobi yang sama , yaitu nonton di bioskop. Tanpa terasa kami sudah sampai tujuan, Kyuhyun mengajakku ke sebuah taman yang tidak jauh dari sekolah. Aku pun turun dari motor dan duduk dibangku taman memandangi pohon – pohon rindang membuat udara disekitarku menjadi sejuk, Kyuhyun duduk tepat disebelahku.

Kami pun duduk terdiam sambil melihat tiga orang anak yang sedang bermain ayunan. Lima menit berlalu, hanya ada keheningan di antara kami, jantungku terasa semakin berdetak kencang saat Kyuhyun memulai pembicaraan.

“ Sooyoung udah berapa lama sahabatan sama Seohyun??” Tanya kyuhyun memulai percakapan.

“ aku sahabatan sejak di taman kanak – kanak”

“ udah kenal banget dong? Seohyun cerita apa aja tentang aku?” Tanya Kyuhyun lagi.

“Hmmm .. maksudnya?” aku balik bertanya , heran dengan pertanyaan kyuhyun yang sedikit ganjil. Kyuhyun terdiam dan mencari topik lain.

“Soo, inget nggak waktu kamu balikin kunci motor?” Tanya Kyuhyun mengubah alur pembicaraan. Dan , aku menjawab dengan anggukan.

“Hatiku langsung ketarik… kayak ada magnetnya begiru ngeliat kamu,”kata Kyuhyun sambil tersenyum malu, aku pun tertawa geli sambil mencubit tangan Kyuhyun. Wajahku berubah jadi merah seperti tomat. Saat itu aku terpaksa meminjam motor Kyuhyun ke tukang fotocopy yang ada di sekolah sedang tutup saat itu.

“kamu mau nggak jadi pacarku?” Tanya Kyuhyun tiba – tiba

Deg ! hatiku berdetak semakin cepat … mulutku bergetar dan sulit untuk menjawab pertanyaan Kyuhyun. Dalam hatiku berkata saat yang aku tunggu akhirnya datang juga, aku hanya mengangguk dan tersenyum…. Saat itu juga Kyuhyun langsung berteriak, Yess!! Sambil melompat – lompat kegirangan seperti anak kecil , aku pun tertawa dan ketiga anak kecil itu ikut menertawakan Kyuhyun.

Aku , Kyuhyun, Seohyun , dan temanku Changmin memang sangat dekat , kami suka belaar bersama. Kyuhyun salah satu murid terbaik di sekolahku. Dan kami berempat mempunyai hobi yang sama yaitu menonton di bioskop. Beberapa bulan yang lalu, Changmin pindah sekolah ke Busan karna harus ikut ayahnya yang ditugaskan di sana. Setelah Changmin pergi , kami jarang sekali pergi dan belajar bersama.

“““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““

Hari ini untuk pertama kalinya Kyuhyun menjemputku di gang dekat rumahku. Sejak itu aku berangkat dan pergi bersama. Hubungan kami semakin dekat dan tanpa terasa aku pun semakin jauh dengan Seohyun. Aku sudah berusaha mencari tahu kenapa Seohyun menjauh dariku. Tapi , sampai sekarang aku belum mendapatkan jawaban itu semua. Seohyun yang dulunya sahabat baikku………. Sekarang berubah menjadi orang yang tidak aku kenal dan tatapan matanya penuh kebencian setiap kali melihatku. Aku sangat bersyukur memiliki Kyuhyun, selain pacar dia juga bisa menjadi sahabat sekaligus kakak buatku. Pemikiran Kyuhyun yang dewasa dan juga selalu bisa memberikanku kenyamanan setiap aku bersamanya.

Tepat hari ini sebulan sudah hubunganku dan Kyuhyun , rasanya setiap hari aku semakin sayang padanya. Aku pun semakin akrab dengan teman sekelasnya. Aku sering menemani Kyuhyun latihan band bersama empat temannya. Sore itu , ketika pulang sekolah Kyuhyun sudah menungguku didepan kelas.

“ Soo, ikut aku ngeband, yuk? Nggak sampai malam kok!” ajak Kyuhyun. Aku hanya menjawab dengan anggukan.

Tidak jauh dari sekolah ada sebuah studio band yang memang ramai dikunjungi anak – anak sekolah. Kyuhyun dan teman – temannya mengambil alat music dan posisi masing – masing. Tetapi , kali ini ada dua orang wanita teman sekelas Kyuhyun yang ikut latihan bersama kami Sunny dan Tiffany. Pandangan mereka sangat tidak bersahabat padaku , padahal baru kali ini aku bertemu dengan mereka , mereka tertawa dan berbisik – bisik seperti membicarakanku.

Hamper sejam berlalu, aku memutuskan keluar studio dan duduk didepan kursi tunggu sambil menonton tv. Setelah beberapa menit berlalu sunny dan tiffany menyusulku dan  duduk disebelahku. Ini dia yang namanya Sooyoung, aku memberikan senyuman hangat pada mereka.

“ Soo , bukannya kamu sahabatan sama Seohyun ya?” Tanya Sunny.

“ Kok bisa sih?” sambung Sunny

“ ya bisa, aku dan Seohyun satu sekolah sewaktu tman kanak – kanak sampai ekarang” aku hanya menjawab dengan senyuman.

“ Katanya kamu sahabat, tapi kok tega ngerebut Kyuhyun dari Seohyun?? Mereka kan suka sama suka!” giliran Tiffany yang angkat bicaramenjelaskan maksud pertanyaan Sunny.

“Hahhh?!!!” aku pun kaget mendengarnya, tapi aku kembali bertanya hanya untuk menyakinkan.

“Iya dulu Kyuhyun pernah suka sama Seohyun, satu kelas juga sudah tahu.” Jelas Tiffany

Deg ! hatiku kaget mendengarnya, apa ini  alasan Seohyun menjauhiku selama ini? Tapi …… kenapa diantara mreka tidak ada yang coba memberitahuku. Dalam hatiku terus bertanya – Tanya. Tiffany pun melanjutkan ceritanya, namun Kyuhyun dan teman – temannya sudah datang menghampiri kami. Tiffany pun terdiam dan tidak melanjutkan ceritanya.

““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““

Sore itu sepanjang perjalanan pulang , aku pun terdiam tak sepatah kata pun keluar dari mulutku. Gemercik air mulai turun dari langit, semakin lama semakin deras. Kyuhyun pun berhenti dan mencari tempat berteduh. Kami pun berteduh di sebuah pos hansip yang tidak ada penghuninya.

“Soo ,kok diem aja dari tadi? Sakit ya?” Tanya Kyuhyun mencoba untuk memecah keheningan. Aku hanya menggelengkan kepala, jauh di dasar hatiku masih memikirkan kata – kata yang diucapkan Tiffany.

“ Sooyoung laper ya? Jangan diem dong…..” Kyuhyun berusaha mencairkan suasana.

“Hmmm Kyuhyun , aku mau tanya sesuatu ke kamu,” aku akhirnya memutuskan mempertanyakan semua ini.

“ kamu tahu kan kalau aku sahabatan sama Seohyun?” tanyaku. Kyuhyun mengangguk diam.

“ kamu pernah suka sama seohyun?” aku melanjutkan pertanyaanku, Kyuhyun hanya diam tanpa kata. Wajahnya berubah pucat menahan sakit. Sekarang Kyuhyun yang gentian diam mematung.

“ kamu kok tega sih! Udah ngerusak persahabatan aku sama seohyun?” teriakku, mataku sudah berkaca –kaca menahan air mata yang sudah menggantung di kelopak mataku.

“kamu jahat!!!!” sambil menangis aku berlari meninggalkan Kyuhyun dan naik ke dalam sebuah kendaran umum. Kyuhyun terdiam dan berusaha lari mengejarku mencoba menjelaskan semua pertanyaanku, tapi sayang kendaraan umum yang aku tumpangi pun melaju kencang dan menjauh meninggalkan Kyuhyun. Malam itu suara telepon terus bordering tak lama eomma memanggilku.

“Sooyoung! Ada telepon dari Seohyun nih!” panggil eomma. Aku diam tidak menjawab panggilan eomma.

“ Sooyoung udah tidur tuh, Sooyoung … kayanya lagi capek banget dari tadi gak keluar dari kamarnya”  jawab eomma yang sedang menerima telepon terdengar hingga kamarku.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Suara burung berkicau memecah pagi, cahaya matahari menyilaukan mulai masuk kedalam kamarku. Aku pun melihat jam dan bergegas untuk berangkat sekolah. Seperti biasa di setiap pagi aku menanti seseorang yang biasa menungguku di sebuah gang. Kali ini yang aku harapkan adalah seorang lelaki yang telah mengisi relung hatiku selama sebulan ini. Pagi ini aku melihat seorang wanita yang sudah lama tidak kulihat. Dia adalah Seohyun, sahabatku kali ini menungguku.

“Soo , tunggu dong aku mau ngomong sebentar,” tegur Seohyun. Aku pun terus berjalan tanpa menghiraukan ucapan seohyun.

“ semalam Kyuhyun ke rumah kamu Soo, dia pingin banget ketemu sama kamu. Wajahnya pucat banget, kayanya lagi sakit deh….. tadinya aku mau kerumah kamu bareng Kyuhyun, tapi waktu aku telpon kamu tante bilang kamu sudah tidur. Kyuhyun gak mau bangunin kamu tidur jadi dia pulang lagi sama supirnya” aku pun terdiam sambil terus berjalan, aku teringat pristiwakemarin sore ketika aku meninggalkan Kyuhyun wajahnya pucat seperti menahan sakit.

“ Soo , nanti pulang sekolah tunggu aku ya?” pinta Seohyun. Aku hanya mengangguk dan pergi meninggalkan seohyun.

Pelajaran pun dimulai , tetapi pikiranku menerawang jauh keluar kelas. Hari ini jam terasa lama sekali berlalu, ingin rasanya cepat menyelesaikan pelajaran hari ini… tiba  -tiba lamunanku terbesit wajah Kyuhyun yang selalu tersenyum hangat sambil membelai rambutku.

Tettttt… tetttttt…..

Bel sekolah berbunyi , menyadarkanku dari sebuah lamunan sekaligus tanda waktuistirahat. Aku dan teman kelaskuberjalan menuju kantin dan melewati kelas Kyuhyun yang juga kelas seohyun. Bangku yang biasa Kyuhyun kosong , tasnya pun tak terlihat. Kyuhyun tidak masuk hari ini, apa dia sakit? Dalam hatiku bertanya – Tanya. Pelajaran hari ini pun telah selesai, seperti biasa aku merapikan buku sbelum meninggalkan kelas.

“ Soo!” suara yang tidak asing ditelingaku, Seohyun. Maka , aku pun tersenyum padanya.

Seohyun menarik tanganku ke sebuah lapangan basket sekolah.

“ Soo, aku minta maaf! Ini bukan salah Kyuhyun!” kata seohyun sambil menunduk.

“ kenapa kamu gak pernah cerita Seo? Kenapa kamu malah pergi menjauhi aku? Kalau emang aku tahu kamu sama Kyuhyun saling suka aku gak akan terima Kyuhyun buat jadi pacar aku Seo….”

Seohyun hanya menunduk terdiam, sambil menahan air mata yang sudah membanjiri kelopak matanya. Seohyun pun akhirnya menceritakan semua alasan mengapa ia menjauhiku.

“ Kyuhyun memang pernah ngungkapin perasaannya Soo, tapi itu jauh sebelum dia kenal sama kamu. Dan aku udah tolak, padahal jauh didalam hati aku sebenarnya aku suka sama dia” Seohyun menjelaskan.

“ tapi aku gensi, dengan maksud mau mainin perasaan Kyuhyun. Aku tolak dia dulu baru nanti aku terima dia sebgai pacar aku, tapi nyatanya dia gak pernah nyatain perasaannya lagi. Sampai suatu pai, dia minta izin sama aku buat nyatain perasaannya. Bukan untuk aku… melaikan untuk kamu, karan dia tahu aku sahabat kamu makanya dia minta izin sama aku. Aku kesel dan ngejauhin kamu karna aku gak bisa terima semua ini. Kyuhyun minta aku ceritain semua ke kamu tapi aku malu………. Karena aku udah terlanjur cerita ke teman – teman sekelas aku kalau Kyuhyun akan nyatain cintanya lagi sama aku, padahal aku salah Kyuhyun akan nyatain ke kamu bukan ke aku dan akhirnya aku ngarang cerita supayaaku gak malu. Aku bilang ke reman –teman kalau kamu ngerebut Kyuhyun dari aku….” Cerita Seohyun.

“ jahat banget kamu sama aku …. Kamu udah ngerusak persahbatan kita seo, kamu rela ngejelekin sahAbat kamu sendiri. Dan aku udah marah – marah sama Kyuhyun, nuduh dia macem – macem…” aku marah pada Seohyun dan juga diriku sendiri air mataku pun mengalir.

“ ini salah aku Soo bukan salah Kyuhyun, aku gak pernah cerita ke kamu karna kau iri sama kamu. Kamu selalu dapet nilai yang lebih tinggi dari aku , kamu bisa masuk jurusan sesuai keinginan kamu sendiri. Dan Kyuhyun pun berpaling ke kamu….” Seohyun menegluarkan seluruh isi hatinya yang sela bertahun – tahun terpendam.

“ kyuhyun berpaling karena salah kamu sendiri seo, kamu tega mainin perasaan diri sendiri Cuma karena gengsi,” aku pun berlari meninggalkan lapangan basket… tanpa sedikitpun menoleh kerah Seohyun, aku terus berlari….

‘~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~‘‘

Hari ini semua alasan yang selama ini aku cari akhirnya telah terjawab. Sahabat terbaikku yang selama bertahun – tahun ersama memendam rasa iri yang teramat sangat. Ingin sekali rasanya aku bertemu kyuhyun, meminjam bahunya dan pelukannya yang sela ini memberiku ketenangan. Tetapi , hari ini dia tidak masuk dan aku sama sekali tidak tahu di mana rumahnya. Saat aku keluar meninggalkan sekolah , tiba – tiba penjaga sekolah memanggilku dari kejauhan. Dia bersama supir yang mengenakan baju hitam , wajahnya asing bagiku dan mereka berdua menghampiriku.

                                                                                TBC

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

 

 

 

 

 

 

32 thoughts on “[Twoshot] Aku Mencintaimu Tanpa Alasan 1/2

  1. elvi says:

    Kyuhyun sakit?
    Seo kok jahat…
    Hanya karna dia iri ma soo…
    Jadi soo salah paham ke kyuppa…
    Tu siapa?
    Penasaran…

  2. Rosse says:

    wuh si seo klakuan muna mulu, kasian kn soo ama kyuhyun jd korban. smoga kyu baik2 aj n balik lg sm soo. it was good story

  3. PNA says:

    semoga itu supirnya kyu yg disuruh jemput soo eon hehhehe😀 eh tapi penyakitnya kyu ga parah banget kan?….

  4. Rifqoh Wafiyyah says:

    saran jngn pke bhasa sehari2 thor…:)
    maaf sblmnya tpi jdi gk ngehayatin critanya….
    but aku ngerti alurnya….
    dtnggu klnjtnnya… mdh2’an bkan sad ending…

  5. pip says:

    Maaf thor, kalo boleh saran, pemilihan katanya tolong dipertimbangkan lagi. Kesannya jadi seperti curhat thor…mian thor…hwaiting..!!

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s