[Oneshoot] Love Is …

Love Is ..

Author : SundaySunkyst

Genre : Sad, Romance, Friendship

Lenght : Oneshoot

Rating : Teenager

Cast :

Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Supporting cast :

Shim Changmin, Victoria Song

Backsound : Love is .. – Park Hyun Kyu dan Park Jang Hyun

– Moment – Changmin 2am

– Maybe Tomorrow – Ryeowook Sj

Terinspirasi dari Ost. The Heirs – Love Is .. dan sedikit tambahan dari Moment Ost. The Heirs juga. Ini hanya beberapa lirik yang aku kembangin sesuai imajinasi aku ^^. Dari lagu yang aku kasih cuma buat recomend aja pas baca ini tapi yang paling inti Love is .. supaya dapet feel nya. Hoho . Maaf kalau kepanjangan, kalian bisa memberikan like tanpa harus comment J

Happy Reading ^^

Love is feeling

Seorang laki-laki terlihat sedang membuka pintu rooftop sekolah barunya dengan perlahan.  Ia menikmati pemandangan dari atap sekolah dengan rasa .. ehmm, entahlah. Ia merupakan murid pindahan dari Jepang. Ia menutup matanya perlahan. Meresapi semilir angin yang berhembus.

Tanpa sadar, ada seseorang memeluknya dari belakang. Hangat. Ia pun membuka matanya dan terkejut melihat tangan yang mulus, melingkar di pinggangnya. Ia mencoba melepas tangan tersebut. Namun, sang pemilik tangan mulus itu meeratkan pelukkannya. “bogoshipeo, oppa” ucapnya sedikit manja. Si namja mengerutkan keningnya. Kedua alisnya hampir menyatu. Astaga mimpi apa semalam? Dipeluk hangat oleh yeoja yang ia sendiri tak tahu siapa?

Ia pun membiarkan yeoja itu memeluknya. Entahlah, yang ia rasakan hanya perasaan nyaman dan bingung. Tak lama terdengar pintu atap berbunyi. Yang bertanda ada yang datang ke atap sekolah ini selain dia dan yeoja itu.

Kreekk ..

Namja yang barusan membuka pintu itu diam membeku.

“soo-ah..” ucapnya pelan.

Yeoja yang merasa dipanggil itu pun membalikkan tubuhnya, melepas pelukkannya. Namja yang dipeluknya pun ikut menoleh ke arah suara tersebut. “mwo?? Changmin Oppa” pekiknya terkejut. Lalu ia menoleh ke arah namja yang ia peluk erat. Sooyoung si yeoja yang memeluk namja itu mentautkan kedua alisnya. “aish.. salah orang”gumamnya sambil menutup sebagian wajahnya dengan tangan mungilnya. Ia menggigit bibirnya. Menahan malu.

“jeoseonghaminda..” ucap Syoo berkali-kali sambil sedikit membungkukkan badannya dan berlari menghampiri Changmin.

“kajja”

Bel masuk untuk memulai pelajaran pun sudah berbunyi sekitar 2menit yang lalu. Namun, Kang ssaem belum kunjung datang ke kelas. Suasana kelas Sooyoung begitu ramai. Entah itu ada yang bermain lempar kertas, bernyanyi, membaca buku –mungkin yang ia baca majalah, jadi tak perlu repot. Meskipun berisik-. Sooyoung yang duduk di pojok belakang dekat jendela, sibuk memperhatikan luar jendela sambil menaruh kepalanya di meja dengan alaskan buku-buku pelajarannya.

“babo.. Choi Sooyoung babo..” runtuknya pada diri sendiri.

“bagaimana bisa memeluk lelaki lain yang dikira kekasihnya.. aish..” gerutunya yang tak ada habisnya. Mengingat kejadian beberapa menit yang lalu. Memeluk namja yang bukan kekasihnya melainkan orang lain yang ia kira adalah kekasihnya –Changmin-.

Tak lama kemudian Kang ssaem pun datang. Ia tak sendiri, melainkan dengan seorang namja tinggi, tampan, hidung mancung, mata bulat, dan rambutnya yang berwarna cokelat. Seketika suasana ricuh tadi pun berubah menjadi hening.

“Annyeonghaseyo” sapa Kang ssaem.

“baiklah, saya tidak akan menghabiskan waktu banyak, perkenalkan dirimu anak muda”

“eoh, annyeonghaseyo.. Cho Kyuhyun imnida”ucapnya dengan tegas.

“Kyuhyun ini pindahan dari Jepang, saya harap kalian membantu dia dengan baik” perintah Kang ssaem. “ndee…” ucap murid 2A dengan serempak.

“kau boleh duduk di—“ Kang ssaem bingung memilih tempat duduk untuk Kyuhyun. Di belakang terdapat dua bangku kosong yang masing-masing mejanya di isi yeoja di sebalahnya. “terserah kau lah mau duduk di mana” ucap Kang ssaem yang tak mau ambil pusing. Kyu hanya menundukkan kepalanya dan berjalan ke arah belakang.

Di sebelah kanan terisi yeoja yang sedang menaruh kepalanya dengan tumpukan buku sebagai alasnya. Sedangkan sebelah kiri, terisi yeoja dengan mata yang bulat, berkulit putih menatapnya seakan-akan “aku tak peduli kau mau duduk di mana”.

Sooyoung pun mengangkat kepalanya dan menatap ke depan sambil membuka buku pelajaran. Kyu yang melihat Sooyoung pun tersenyum tipis dan ia memutuskan untuk duduk di sampingnya.

Brukk ..

Suara tas dijatuhkan di meja sebelah Sooyoung. Membuat dirinya  terkejut dan menoleh ke arah Kyu. “annyeong..” sapa Kyu dengan senyuman yang tak bisa diprediksi. Entah senyuman ramah atau meledek, mengingat Sooyoung memeluknya erat dan ternyata ke salahpahaman yang terjadi.

“mwo?? Jadi dia murid baru yang dibicarakan kemarin? Aigoo..” gumamnya.

Bel istirahat pun berbunyi …

“huaaa… aishh.. pegal sekali tangan ku ini” keluh Syoo sambil merenggangkan tubuhnya. Sementara Kyu masih asik mencatat materi yang ada di papan tulis. Syoo menoleh ke arah Kyu, memperhatikan wajahnya secara seksama. Kyu yang merasa diperhatikan pun menoleh. “ada apa?” tanya Kyu datar. “eoh? Aa—anio..” ucap Syoo terbata-bata.

“Victoria, apa kau mau ke kantin bersama?” tanya Syoo kepada Vict yang baru mau beranjak dari tempat duduknya. “ba—“ baru Vict ingin menjawab, tiba-tiba Changmin datang. “jagiya, ppalli kau sudah lapar” teriaknya dari pintu kelas Syoo. “eoh? Mianhae, lain kali kita ke kantin bersama ya” ucap Syoo ramah. “ne” jawab Vict pelan.

Victoria menatap Syoo dan Changmin yang sudah meninggalkan kelas dengan tatapan nanar, matanya sudah berair. Kyu yang menyaksikan kejadian tadi hanya tersenyum tipis. Kyu memberikan sapu tangannya kepada Vict.

“Cho Kyuhyun” kata Kyu sambil mengulurkan tangannya. “ku rasa kita bisa berteman” ucapnya lagi. Namun, Vict masih diam sambil memegang sapu tangan pemberian Kyu. “permisi, Kyuhyun-ssi” kata Vict dengan terburu-buru.

@ canteen

“Oppa, apa kau marah dengan ku atas kejadian—“

“Soo, mianhae aku tidak bisa datang nanti malam aku ada acara dengan Yunho hyung, Junsu hyung, Yoochun hyung, dan Jaejoong hyung. Tidak apa-apa kan?”

“eoh, ah~ ye. Gwenchanha” Syoo tersenyum tipis yang ia buat agar kelihatan baik-baik saja. lagi-lagi membatalkan acara bertemu Eomma dan Appa,  kata Syoo dalam hati.

Sementara seisi kantin sedikit ramai dari sebelumnya. Kyu masuk ke kantin dan semua yeoja berbisik-bisik.

“kenapa jadi makin ribut?” keluh Changmin.

“eoh?? Haii ..” teriak Syoo kepada Kyu. Syoo melambaikan tangannya ke arah Kyu. Kyu memandangnya datar.

“bukankah dia namja yang tadi kau peluk?” selidik Changmin dengan wajah sedikit kesal. Syoo menganggukkan kepalanya. Syoo memang periang dan ramah kepada semua orang.

“ada apa?” kata Kyu menghampirinya. “aku hanya ingin minta maaf atas kejadian tadi, ku pikir kau kekasih ku” ucap Syoo dengan senyum manisnya. “kau duduk lah di sini, tidak apa-apa kan Changmin oppa?” tawar Syoo. Changmin sedikit terganggu dengan kehadiran Kyu di antara mereka berdua. Changmin menatap Kyu dengan tidak suka, sedangkan Kyu hanya menatapnya datar.

“Choi Sooyoung imnida” kata Syoo memperkenalkan dirinya sambil mengulurkan tangannya.

Kyu memperhatikan tangan Syoo dengan pandangan datar. “aishh.. aku Choi Sooyoung, kau?” kata Syoo sambil menarik tangan Kyu buat menjabat tangannya. “Cho Kyuhyun” ucapnya singkat.

Syoo tersenyum. Mereka berdua pun melepas jabatan tangannya.

the moment I first saw you –

love is feeling As if time had stopped,

I was in love with you and I wanted you

Aku masuk ke area kantin. Sebenarnya tidak terlalu lapar hanya ingin melihat keadaan yang ada di sekolah baru ku ini. Saat aku menginjakkan kaki ku di kantin, semua orang –mungkin- membicarakan ku. Aku memang murid baru pindahan dari Jepang. Ayahku, pengusaha yang mengharuskan untuk berpindah-pindah tempat. Dan juga membuatku untuk berpindah-pindah sekolah. Aku memang orang Korea hanya saja aku lama dan tinggal di luar Korea –luar negeri-.

Aku hanya mengambil roti isi sosis dan jus kotak yang telah disediakan. Setelah mengambil makanan aku bingung untuk duduk di mana. Jujur tidak ada yang ku kenal. Tak lama, si yeoja tinggi itu melambaikan tangannya. Memanggil ku. Ternyata, dia duduk bersama kekasihnya. Kalau begitu untuk apa memanggil ku?

“ada apa?”kata ku menghampirinya. “aku hanya ingin minta maaf atas kejadian tadi, ku pikir kau kekasih ku” ucap Syoo dengan senyum manisnya. Omo.. senyumannya itu. Aishh.. ada apa dengan ku?apa karena tadi pagi dia memeluk ku, lalu aku dengan mudahnya menyukainya?

Maldo Andwae!?

“kau duduk lah di sini, tidak apa-apa kan Changmin oppa?” tawar Syoo. Changmin sedikit terganggu dengan kehadiran ku di antara mereka berdua. Ck. Lihatlah kekasih mu itu nona, dia tak suka aku ada di sini. Dia menatap ku dengan sinis sedangkan aku menatapnya datar.

“Choi Sooyoung imnida” kata Syoo memperkenalkan dirinya sambil mengulurkan tangannya.

Aku memperhatikan tangannya dengan pandangan datar. “aishh.. aku Choi Sooyoung, kau?” katanya sambil menarik tangan ku buat menjabat tangannya. “Cho Kyuhyun” ucap ku singkat.

Ini pertama kalinya aku menatapnya dengan intens. Seolah-olah waktu berhenti. Ah ~ sepertinya aku jatuh cinta padamu. Maafkan aku, sepertinya aku ingin gadis mu menjadi milik ku.

Syoo tersenyum. Aku pun melepas tangan kami.

Love is my pain

Sudah hampir satu bulan aku bersekolah di KS’ high school. Aku juga dekat dengan Sooyoung. tidak ada rasa canggung lagi di antara kami berdua. Ia juga tak pernah segan mengajak ku untuk pergi bersama. Ya, meskipun itu dengan Changmin kekasihnya. Aku tidak tahu apa Changmin menyukai ku atau tidak. Terlihat sekali ia selalu memaksakan senyumannya itu jika sedang ada aku di antara mereka berdua.

“Ya !! Cho Kuhyun” teriak Syoo tepat di telinga ku. Dan lihatlah dia merangkul ku dan tangannya  melingkar di leherku. “aishh.. Soo-ah, sudah sebulan aku di sini dan kau tetap salah menyebut nama ku?!” keluh ku. Hahaha.. memang dari kejadian lalu, ia selalu memanggil nama ku Kuhyun. Dia bilang, dia lebih suka memanggil ku sperti itu.

“hehehe..” ketawanya tidak jelas. Jawaban macam itu? Ckk..

“kuhyun-ah” rajuknya. Aku yakin dia tidak mengerjakan pr dari Kang ssaem. “kali ini apa lagi yang menjadi alasan mu?” tanya ku dengan nada sedikit kesal. Dia mengerucutkan bibirnya. Aigoo.. semakin hari semakin menggemaskan kau, Choi Soo.

“aku ketiduran—“

“aku ketiduran karena semalaman Changmin oppa tidak menghubungi ku dan itu membuat ku cemas” ucap ku sambil menirukan gayanya. Hafal sekali aku dengan alasan itu. Hufftt.. berkali-kali ia bercerita tentang kekasihnya Shim itu. Apa si Shim tidak menghargai sikap Syoo selama ini?

Aku selalu mendengarkan cerita Syoo, dia terlalu naif menceritakan semuanya kepada ku. Apa dia tidak takut aku menceritakan semua kepada orang lain? Hahaha.. tentu saja aku akan merahasiakannya. Tapi, yang ku pikirkan kenapa dia terlalu terbuka dengan orang lain? Apa ia tidak takut kalau nantinya akan membuat dirinya mudah dijahati orang lain?.

Syoo selalu  berharap Changmin memberikan perhatian meskipun itu hanya sedikit.

“YA!!” teriaknya sambil memukul lengan ku. Dia tertawa. Cukup. Kau terlalu baik untuk kekasih mu itu nona.

Di jendela kelas, sosok yeoja bermata bulat menatap Kyu dan Syoo dengan tatapan sendu.

“aku iri. Iri melihat mu tertawa lepas dengan teman yang lain. Iri melihat mu bersama namja-namja yang menyenangkan. Hufftt.. Youngie-ah, mian” ucapnya pelan. Ia mengapus air matanya yang tak sengaja menetes. Ia pun pergi dari depan kelasnya.

Sementara di dalam kelas, Kyu sekilas melihat ke arah jendela. “eoh? Sepertinya aku melihat Victoria” katanya sedikit ragu. “jinjayo?” Syoo pun menoleh ke arah pintu keluar. “tidak ada” ucapnya lirih.

“kau ada apa dengan Victoria? Kenapa kalian terlihat canggung dan memperhatikan satu sama lain?” tanya Kyu penasaran. “nde?? Victoria sering memperhatikan ku?” tanyanya balik kepada Kyu. Kyu menganggukkan kepalanya. “Vicky-ah, bicaralah pada ku. Aku tidak tahu apa salah ku” kata Syoo lirih dalam hati.

@ taman sekolah

Victoria menendang pasir yang ada di taman sekolah. “kenapa nasib ku jadi begini? Kehilangan teman, kehilangan orang yang ku sukai? Eomma, aku butuh dirimu. Seandainya, Eomma di sini” lagi-lagi Vic mengeluh.

Tiba-tiba ada seseorang menepuk pundak Vic. “astaga..” ucapnya terkejut. “hahaha.. kenapa berlebihan sekali terkejutnya?” tanya Kyu sambil tertawa. Vic menarik ujung bibirnya. “kau terlihat lebih baik jika tersenyum” puji Kyu.

Selama ini Kyu tak pernah lihat Vic tersenyum sedikit pun. Yang ada di wajahnya, hanya muram dan menampakkan kesedihan.

“Gomawo.” Ucapnya pelan.

“apa kau sering ke taman belakang ini? Aku tidak tahu kalau ada tempat seperti ini!?”

“nde, aku sering ke sini bersama—“

Vic terdiam sejenak. “bersama siapa?” tanya Kyu penasaran.

“ya!! Ternyata kau di sini.. jeongmal” teriak Syoo dari ke jauhan.

“aish.. kau bisa tidak? Tidak selalu berteriak, eoh?” ucap Kyu. “eoh, Vicky-ah ..” sapa Syoo kepada Vic. “aku permisi dulu” ucap Vic. Saat Vic melangkahkan kakinya, lengan Vic di tahan oleh Kyu. “kenapa kau buru-buru sekali? Padahal aku ingin mengobrol dengan mu” kata Kyu. “eoh, maaf aku mengganggu kalian ya?” tanya Syoo dengan hati-hati.

kenapa aku tidak suka Kyu dekat dengan Vic? Hatiku ingin marah. Ini tidak pernah jadi sebelumnya. Kejadian ini seperti dejavu. Saat Vic mendiami ku dan Changmin Oppa menahan lengannya untuk tidak pergi. Tapi, kenapa aku tidak rela jika Kyu yang melakukan itu?  kata Syoo dalam hati.

Kini aku, Victoria, Syoo dan Changmin duduk di sebuah cafe yang tak jauh dari sekolah kami. Setelah kejadian di taman tadi, aku memang sengaja mengajak Victoria dan Syoo untuk sekedar meminum soft drink dan lainnya. Namun, si tiang berjalan itu datang ketika bel pulang berbunyi dan alhasil.. hufftt.. terlihat seperti double date.

“sepertinya kalian sangat cocok, apa jangan-jangan kalian diam-diam sudah berkencan?” tanya Changmin mengomentari Vic dan Kyu yang duduk berdampingan di hadapannya.

Vic hanya menunduk tak berani menatap Changmin atau pun Syoo. Sementara Kyu hanya tersenyum simpul. Sesekali melirik Vic dan Syoo yang menurutnya ada sesuatu rahasia yang membuatnya semakin penasaran.

“ah~ aku ke toilet sebentar” ucap Syoo sedikit terbata-bata. Syoo pun pergi meninggalkan mejanya. “kalian pesan saja dulu, aku menyusul. Sepertinya aku juga ingin ke toilet” ucap Kyu. Changtoria hanya menganggukkan kepalanya.

Selepas kepergian Kyu dan Syoo, suasana menjadi semakin canggung. “sudah lama tak melihat mu sedekat ini” ucap Changmin dengan senyum manisnya. “eyy.. Vicky-ah, angkatlah kepala mu, apa kau tak lelah sedari tadi menunduk?” tanya Changmin.

“mian, mianhae ..”ucap Vic lirih. Suaranya bergetar. Changmin pun menggenggam tangan Vic memberikan kehangatan yang ingin ia berikan kepada Vic. Tak lama Vic menarik tangannya. Ia pun mengangkat kepalanya. “jangan seperti itu Changmin-ah, kau membuat ku semakin bersalah, kau membuatku seperti orang jahat” ucap Vic dengan air mata yang membasahi pipinya. Changmin tak percaya dengan apa yang Vic ucapkan. Matanya membulat, bibirnya sedikit terbuka. Ia tak bisa berkata-kata.

Sementara di dalam toilet Syoo menetralkan emosi dan perasaannya. Entah kenapa, saat Changmin mengatakan Vic dan Kyu cocok, membuat hatinya remuk seakan-akan dihantam batu yang besar. “huft… ini tidak benar, kau sudah punya Shim Changmin, Choi Sooyoung. Kau tak boleh egois, mungkin saja Vic akan berubah setelah dengan Kyu” ucap Syoo menyemangti dirinya sendiri.

“aargghhh…. Eomma” Syoo sedikit memekik dan mengacak-acak rambutnya. Di luar Kyu berdiri, bersandar di depan tembok toilet wanita. “aish.. apa wanita selalu lama jika di toilet?”gumamnya sambil memainkan kakinya. Tak lama Syoo pun keluar dari toilet.

“omo..” ucapnya terkejut. “ya!! Kenapa kau lama sekali di dalam? apa kau tidur?”protes Kyu ketika Syoo sudah keluar dari toilet. “aissshh.. kau mengejutkan ku. Dan untuk apa kau di depan toilet wanita?? Aigoo.. kau ingin mengintip ku ya? Astaga Cho Kuhyun” kata Syoo panjang lebar membuat Kyu berdiri tegak dan menutup mulut Syoo dengan tangannya. Karena saat Syoo berkata seperti itu orang yang lewat dan ingin ke toilet menatap Kyu dengan tatapan mencurigakan.

“hahaha.. kau lucu sekali Jagiyaa” kata Kyu dengan ketawa yang ia buat-buat dan menarik Syoo.

mwo? Jagiya?? Kenapa hatiku berdebar? Sementara saat Changmin Oppa mengatakan itu tidak berdebar sekencang ini? Tuhan.. bantu aku ucap Syoo dalam hati sambil menatap Kyu dalam.

Changmin menatap tempat duduk Vic dengan tatapan kosong. Wajahnya mengeras menahan emosi. Tangannya menggempal kuat. Syoo yang melihat itu pun menghentikan langkahnya. Kyu pun melepas tangannya dan ikut memperhatikan Changmin. “ehmm.. kajja” kata Kyu memecahkan suasana. “eoh” Syoo pun mengikuti Kyu di belakangnya.

“mian lama, Victoria eodi??” tanya Syoo dengan hati-hati. “Syoo maaf, sepertinya aku harus pulang. Yunho Hyung menelfon ku untuk segera pulang” ucap Changmin terburu-buru sambil mengambil tasnya dan bergegas pergi. “eoh, nde” kata Syoo pasrah.

Waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam. Syoo masih asik menendang-nendang kerikil di taman sekitar lingkungan rumahnya. Kyu tidak tahu harus berkata apa. Ia tak mengerti apa masalah yang membuat mereka bertiga –ChangToriaSyoo- seperti itu. Ia hanya orang baru yang masuk ke dalam kehidupan mereka.

Syoo menendang batu yang sedikit besar dan mengenai kepala ahjusii yang sedang mencari pulpennya yang jatuh. “ya!! Kau bocah—“ teriak ahjussi itu. “jeoseonghaminda.. jeoseonghaminda” ucap Kyu berkali-kali sambil membungkukan badannya. Kyu pun membawa Syoo sedikit menjauh dari Ahjussi tadi. Beruntung ahjussi tadi hanya berteriak dan tak mempermaslahkan kejadian yang menimpanya.

“ya! Berhentilah menendang kerikil itu, kau melukai orang lain” perintah Kyu. namun, Syoo tak peduli dan tak mendengarkan perintah Kyu. ia terus menendenga kerikil yang ada. “ya!! Ku bilang berhenti” ucap Kyu sedikit berteriak dan mengguncangkan tubuh Syoo.

“hikss…hiksss… huaaaaa.. huhuhuu” tangis Syoo pecah. Ia sedari tadi menahan tangisnya. Yang ia bisa lakukan hanya menangis. Begitu banyak rahasia antara Vic dan Changmin yang membuatnya kesal, marah dan rasanya ingin membunuh mereka. Namun, Syoo amat sayang kepada mereka berdua.

“mwo?aigo.. uljima, mianhae aku membentak mu” kata Kyu sedikit halus dan mengapus air mata Syoo. Dengan cepat Syoo memeluk Kyu dengan erat. “Appo, neomu Apposeo Kuhyun-ah” kata Syoo disela-sela tangisnya. Syoo memperat pelukkannya. Kyu pun membalasnya, sesekali mengelus punggungnya agar Syoo lebih tenang.

Waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam. Syoo masih asik menendang-nendang kerikil di taman sekitar lingkungan rumahnya. Aku tidak tahu harus berkata apa. Aku  tak mengerti apa masalah yang membuat mereka bertiga –ChangToriaSyoo- seperti itu. Aku hanya orang baru yang masuk ke dalam kehidupan mereka. Tak sengaja Syoo menendang batu yang sedikit besar mengenai ahjusii. Aish..jinja ada apa dengan mu Syoo?

“ya!! Kau bocah—“ teriak ahjussi itu. “jeoseonghaminda.. jeoseonghaminda” ucap ku berkali-kali sambil membungkukan badan ku. Aku pun membawa Syoo sedikit menjauh dari Ahjussi tadi. Beruntung ahjussi tadi hanya berteriak dan tak mempermaslahkan kejadian yang menimpanya.

Aku yang geram melihatnya mengehentikan langkah ku. “ya! Berhentilah menendang kerikil itu, kau melukai orang lain” perintah ku. namun, Syoo tak peduli dan tak mendengarkan perintah ku. ia terus menendenga kerikil yang ada. “ya!! Ku bilang berhenti” ucap ku sedikit berteriak dan mengguncangkan tubuh Syoo. Sungguh aku tak tega membentaknya.

“hikss…hiksss… huaaaaa.. huhuhuu” tangis Syoo pecah.

Aku bingung, tak mengerti apa-apa. “mwo?aigo.. uljima, mianhae aku membentak mu” kata ku sedikit halus dan mengapus air mata Syoo. Dengan cepat ia memeluk ku dengan erat. “Appo, neomu Apposeo Kuhyun-ah” kata Syoo disela-sela tangisnya. Ia memperat pelukkannya. Aku pun membalasnya, sesekali mengelus punggungnya agar Syoo lebih tenang.

Syoo-ah, jangan tangisi dia. Hati ku semakin sakit kau menangis hanya karenanya.

the more I love –

Love is my pain The world gets jealous and hurts someone like you

The person who makes me breathe,

Keesokkan harinya ..

Wajah Syoo tidak semangat. Lesu. Matanya pun sembab. Mungkin ia menangis semalaman. Hatinya benar-benar kacau. Rasanya ingin hari ini ia tidak bangun dari tidurnya. Terlalu menyakitkan bagi Syoo. Berpacaran dengan Changmin hampir 2tahun, namun dia tak pernah merasakan kehangatan atau pun perhatian yang lebih dari kekasihnya. Terlalu banyak yang Syoo tidak ketahui tentang Changmin.

Sebenarnya ia mengenal Changmin dari Victoria, sahabatnya dari pertama kali ia bersekolah di sini. Saat kelas satu di KS’ high school Syoo hanya dekat dengan Victoria. Victoria yang ramah kepada setiap orang membuat Syoo dikenal dengan murid lainnya.

Bughh..

Tanpa sadar Syoo menabrak seseorang.

“mianhae..” ucapnya lesu tak bersemangat. Ia pun melanjutkan langkahnya, berjalan gontai tanpa melihat ke depan. Hanya menunduk.

Seseorang yang ditabrak Syoo tadi menatap punggung Syoo dari tempatnya ia berdiri, menatapnya lirih. “aku harus berbuat sesuatu, ini terlalu menyakitkan melihat mu seperti itu. Syoo-ah” ucapnya.

“ya!! Cho Kuhyun” teriak Syoo di lorong-lorong sekolahnya. Ia berlari mengejar Kyu yang menjailinya dengan merebut buku diary-nya.

Hahaha senangnya melihat dia sedikit kesal dan tak murung lagi. Aku memang sengaja mengambil buku diary-nya. Saat bel istirahat berbunyi, aku langsung merbutnya ketika ia baru mengeluarkan dari tasnya. Jujur saja aku tidak suka membaca diary. Cih.. untuk apa dipendam, hanya ditulis tanpa diungkapkan. Itu lebih menyakitkan.

Sementara di lorong menuju rooftop terlihat namja dan yeoja menatap satu sama lain dengan tatapan penuh amarah.

“ada apa kau memanggil ku?”tanya yeoja itu dengan nada ketus. “apa kau tak merindukan ku? Kenapa kau terlihat marah begitu?” goda namja itu. Tangannya terulur ingin mengelus rambut panjang sang yeoja. Namun, ditepis oleh yeoja itu. “Changmin-ah, cukup!! Aku dan kau tidak ada hubungan apa pun” ucap Vic dengan tegas.

Changmin mengempalkan tangannya dengan kuat. Matanya memanas, rahangnya mengeras. Changmin mendekatkan dirinya kepada Vic. Vic yang terpojok pun hanya bisa menahan nafasnya. “ini bukan mau ku, kau yang ingin aku menjadi kekasihnya. Kau tahu betapa tersiksanya aku, melihat mu selalu menjauh dari ku. Bukankah sudah ku bilang kau tetap menjadi kekasih ku, meskipun aku bersamanya” teriak Changmin membuat tangis Vic memecah.

“hikss.hikss..” Vic hanya bisa menangis. “Jawab aku Vicky-ah” ucapnya lagi dengan nada lebih keras lagi. Vic menutup matanya dan menelan salivanya. “aku bukan kekasih mu Changmin-ah, aku hanya sahabat kau dan –“ ucapannya terpotong. Vic merasa jahat kepada Syoo. Ini tidak seperti yang ia pikirkan.

Awalnya memang Vic menyukai Changmin, bahkan Changmin sudah menyatakan cintanya. Namun, sayang saat itu Syoo mengatakan kepada Vic kalau dirinya menyukai Changmin. Ia pun memutuskan untuk mengalah kepada Syoo dan menyuruh Changmin bersamanya.

“aku tidak mau tahu. Bukankah kau mengatakan kau juga menyukai ku? Aku tersiksa Vicky-ah” ucap Changmin lebih pelan. “tidak. Aku tidak menyukai mu, aku hanya bercanda saat itu. Dan ku pikir, kita tidak berpacaran”kata Vic dengan tegas. Matanya kosong, air matanya terus mengalir.

Changmin yang kesal karena Vic selalu mengelak, ia pun mencium paksa Vic.

Ternyata sedari tadi Syoo dan Kyu mendengarkan pertengkaran Changtoria. Hati Syoo mencelos. Ini lebih sakit dari sebelumnya. Ia tak tahu kenapa Vic berbuat seperti itu padanya. Coba saja Vic lebih jujur kepadanya, mungkin ini semua ta’kan terjadi.

Syoo menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Airmatanya mengalir deras. Kyu pun mengempalkan tangannya. Vic meronta-ronta memukul dada Changmin. Namun, Changmin terus melumat bibir Vic dengan sedikit kasar.

Ternyata ini semua terungkap dengan sendirinya. Sungguh aku tak tega melihat Syoo menangis hanya karena lelaki brengsek itu. Menyakiti kedua perasaan yeoja yang bersahabat. Aku yang sudah tak tahan melihat tingkah Changmin pun memberanikan diri menghampirinya. Rasa sakit mu, rasa sakit ku juga, Syoo-ah.

Aku pun menarik kerah baju Changmin dengan kuat. Tak sabar aku pun meninjunya dengan kasar. Membuat ia tersungkur di lantai. Sementara Vic syok melihat kejadian itu. Aku tak bisa membiarkan Syoo terus menangis hanya karna lelaki brengsek seperti dia.

Chagmin pun membalas memukul Kyu. Syoo hanya diam mematung melihat perkelahian mereka. Vic dan Syoo tak henti-hentinya mengeluarkan air matanya.

“brengsek kau!!”ucap ku geram dan terus meninjunya. Cih.. aku benci dengan sikapnya yang benar-benar membuat ku semakin muak melihatnya.

Bughh..

Bughh..

“ya!! Hentikan” teriak Syoo. Namun, aku tak memperdulikannya. “ku bilang HENTIKAN!!” teriaknya lagi lebih kencang. Syoo menghampiri ku. Ia menarik ku, namun sayang tenaga ku lebih kuat darinya, membuat ia terjatuh.

“Kyaaa” teriak Syoo yang jatuh ke lantai. Vic pun membantu Syoo bangkit dari lantai.

Aku menghentikan pukulan ku terhadap Changmin. Aku pun menoleh ke belakang. Maaf.. maafkan aku Syoo-ah.

Semakin aku menyukai mu..

Semakin membuat dunia ku cemburu dan melukai mu..

Kau orang yang membuat ku benapas. Namun aku melukai mu.. Maaf kan aku.

Ku lihat Changmin tersenyum kecut. Ia pun pergi meninggalkan kami. “Syoo-ah, mian”ucapku lirih. “Vicky-ah, bantu aku” kata Syoo dan ia pun meninggalkan ku tanpa melihat ku. Syoo-ah, mian.. jeongmal mianhae. Aku pun menjatuhkan diriku. “argghhh…”

Setelah kejadian tadi, aku, Syoo, dan Victoria berada di ruang kesehatan. Kaki Syoo sedikit pincang karena ku. Aku terus menatapnya. Sungguh aku ingin memeluknya sekarang. “aa..” kata ku saat Mrs. Jung mengobati luka ku. “aish.. aku tahu kau dan Changmin murid 2B berkelahi. Cih.. kalian merebutkan apa sih?kalau hanya PSP kenapa jadi begini?” kata Mrs. Jung.

Merebutkan PSP??

Aku mengerutkan dahi ku. PSP?? Yang benar saja !!

“Changmin, memberitahu ku. Kau dan dia hanya merebutkan PSP. Keanak-anakan. Cah.. udah selesai. Aku tinggalkan kalian semua”

Mrs. Jung pun meninggalkan kami. Ku lihat Vic dan Syoo menahan tawanya. “kalau ingin tertawa, tertawalah” ucap ku ketus. Mereka berdua pun tertawa lepas.

“HAHAHAHAHAHA”

Aku tersenyum tipis melihat mereka berdua. Aku lebih senang melihat mereka berdua tertawa seperti itu.

Love is my heart

5 bulan kemudian ..

Tak terasa waktu bergulir dengan cepat. Victoria dan Sooyoung sudah memaafkan satu sama lain. Aku yang memaksa mereka untuk berdua saling berbicara. Mengutarakan isi hati mereka masing-masing. Sekarang mereka dekat seperti dulu kala. Meskipun, aku tidak tahu persis kedekatan mereka. Berbeda dengan ku.

Yang terjadi sekarang aku dan Sooyoung tidak seperti dulu. Menyapa saja tidak, bahkan tersenyum padaku saja dia enggan.

Ada apa dengan mu Soo-ah?? Apa aku salah saat itu? Aku hanya tak ingin kau semakin sakit terlalu dalam. Si brengsek itu pun pindah ke luar negeri. Aku juga tidak tahu alasan kenapa tiba-tiba ia pindah. Yang ku dengar, Ayahnya menyuruh dia untuk melanjutkan perusahaannya yang berada di luar negeri dan bersekolah di luar negeri agar mudah memantau keadaan perusahaannya. Gila !! jika aku jadi si brengsek itu, aku pasti menolaknya habis-habisan.

an unstoppable love –

Love is my heart Even a severe sadness can’t stop our love

Bel jam berikutnya pun berbunyi. Semua siswa merenggangkan tubuh mereka. Terlalu lelah, seharian duduk dan berkutat dengan buku-buku tebal. Ujian kenaikan kelulusan sudah di depan mata.

Tak lama kemudian, Jung ssaem pun datang. “ehmm.. ehmm.. baiklah, saya langsung pada intinya. Kalian sebentar lagi akan naik kelas dan akan fokus dengan test-test keguruan tinggi, saya harap kalian tidak bermain-main lagi-”

Suara keluhan dari para siswa pun terdengar. Benar-benar membosankan. Semua guru selalu mengingatkan hal ini. “-untuk itu saya akan membagi kelompok belajar” lanjut Jung ssaem.

“Lee Hye Na, Song Hyun, dan Jung Kam Ra. Kalian satu kelompok”

“selanjutnya, Song Qian, Choi Sooyoung, dan—“

Sooyoung dan Vic saling berbisik karena mereka sekelompok. “kita sekelompok vicky-ah” bisik syoo sambil ber-high five. Vic pun mengangguk senang.

“—dan Cho Kyuhyun”

DEG

Jantung Syoo berdetak lebih kencang dari biasanya setelah mendengar nama terakhir yang diucapkan oleh Jung ssaem. “kyu-ah, kita sekelompok” ucap Vic dengan nada senang. Kyu hnaya tersenyum tipis. Ia melihat Syoo syok mendengar namanya. Entahlah, mungkin ada dua kemungkinan yang Kyu pikirkan. Antara Syoo tidak suka sekelompok dengannya atau memang Syoo senang sekelompok dengannya.

“baiklah, saya sudah menuliskan di papan tulis, tugas yang harus kalian selesaikan dan kalian boleh perpus sekarang. Terimakasih” . Jung ssaem pun meninggalkan kelas.

Vic yang berniat untuk ke perpus, menoleh ke arah Syoo yang masih bengong. “kau kenapa?”tanya Vic sedikit khawatir. “gwenchana” ucap syoo pelan.

“eoh, Kyu-ah kau mau ke perpus kan?? Ayo kita pergi bersama” ajak Vic yang mencegah Kyu yang sudah di depan pintu kelas. Vic pun menarik tangan Syoo.

Sesampainya di perpustakaan, aku langsung menuju rak buku dan mencari buku yang telah dilist oleh Vic. Sementara, Vic dan Syoo sedang duduk menyiapkan keperluan yang kami butuhkan.

“eoh, Vicky-ah, apa buku sejarah sudah kau tulis dalam list yang kau berikan pada Kyu?” tanya Syoo sambil membuka laptopnya. “aigoo, mian. Aku lupa menulisnya hehe apa kau mau membantunya?” ucap Vic sambil membujuk. Sebenarnya itu hanya akal-akalannya Vic saja agar Syoo dekat lagi dengan Kyu.

Syoo pun mengalah dan membantu Kyu mencarinya. Syoo pun menghampiri Kyu yang sedang membaca urutan buku yang akan ia ambil. Sejak tadi Kyu memang kesulitan mencari buku yang dicarinya. Sooyoung pun mengelah nafasnya. Ia saja yang belum baca list buku yang dicari, dengan mudahnya mendapatkan buku itu.

Syoo sedikit mengalami kesulitan. Tangannya kurang dapat meraih buku itu. Ia terus mencoba meraihnya tanpa meminta bantuan Kyu. Dan akhirnya …

Bukk

Bukk

Bukkk

“aaa…” teriak Syoo dengan kencang. Dirinya tertumpuk oleh buku-buku yang berjatuhan dari atas. Sementara Kyu memandangnya datar. Aneh. Itu yang dipikirkan Kyu. kapan Syoo datang? Kenapa buku-buku itu bisa jatuh? Murid-murid yang ada di perpus pun menghampiri syoo.

“YA !! CHO KUHYUN !!!” omel syoo kepada Kyu yang sedari tadi hanya menatapnya. “ppalli, bantu aku” teriaknya lagi. Vic yang melihat itu pun hanya bisa menahan tawanya.

tetap saja kau emmanggil ku, CHO KUHYUN, Soo-ah”

^^

Hari-hari terus bergulir. Pagi datang begitu cepat datang dan juga cepat berganti malam. Hari kelulusan itu tanpa terasa pun tiba. Kyuhyun berdiri di samping Sooyoung dan seblah kanan Sooyoung pun tentunya ada Victoria. Mereka bertiga menunggu namanya dipanggil untuk menerima penghargaan.  Kyu melirik syoo yang sedang gugup. Tentu saja ia gugup dengan hasilnya nanti.

“ehmm..” kyu berdehem. Syoo hanya meliriknya sebentar. “eeehhmmm..” kyu lebih mengeraskan dehemannya. “aish.. ada apa?”tanya syoo sedikit kasar. “setelah ini, aku tunggu kau di rooftop” bisik Kyu.

“Cho Kyuhyun ..”

“oh ~ Kyuhyun-ah, namamu” kata Vic dengan senyumnya. Syoo tiada hentinya memandang Kyu. Seakan-akan kejadian masa lalu terputar lagi di otaknya. Memori tentang pelukan hangat yang ia berikan kepada Kyu.

mian.. apa aku masih bisa menemuimu, kuhyun-ah?”

^^

Semua orang dengan gembira menunjukkan hasil jerih payah mereka dalam menuntut ilmu. Begitu juga dengan Syoo dan Victoria. Mereka menunjukkan hasil nilai yang mereka dapat pada kedua orang tua Syoo. Vic memang tinggal di Korea dengan bibinya. Dan sayangnya bibinya tidak bisa hadir. Orang tua Vic sudah lama tiada. Vic menganggap orang tua syoo adalah orang tuanya juga. Syoo pun tidak keberatan dengan hal itu.

“Soo-ah, apa kau yakin?”tanya Vic dengan sendu. Syoo menganggukkan kepalanya.

“apa kau sudah berpamitan dengan Kyuhyun? Apa dia tahu kalau kau akan—“

“Youngie, ayo cepat nanti kau ketinggalan” teriak Appa Syoo. “Ye, Appa” jawab Syoo. “Vicky-ah, uljima ne!! Aku pasti kembali, kau jaga dirimu baik-baik. Aku mohon padamu, katakan pada Kyu, aku minta maaf padanya dan aku—“

“youngie, ppalli” kini giliran eomma syoo yang memanggilnya. “aish.. jeongmal.. tolong katakan padanya seperti itu, ne!? Aku pergi” ucap syoo dengan buru-buru dan berlari ke arah kedua orang tuana. Namun, tak lama syoo kembali lagi.

“temui Kuhyun di rooftop, aku takut ia menunggu ku kelamaan. Bye.. saranghae vicky-ah” ia pun akhirnya pergi.

“hikss.. nado youngie-ah”

^^

Aku sudah menunggunya hampir 25 menit. Apa yang ia lakukan? Kenapa begitu lama? Apa ucapanku, kurang jelas? Aku memegang kotak kecil yang sudah lama ingin ku berikan padanya. Memang tidak terlalu mahal. Hanya kalung biasa yang berbandul huruf inisial ku dan dia.

Tak lama aku mendengar suara pintu terbuka.

“ya !! Choi Sooyoung, kenapa kau—“

Hening …

Yang datang bukanlah, syoo melainkan Victoria. Matanya sembab. Sedari tadi ia hanya memandang ke depan tanpa bersuara. Aku tak berani untuk menanyakan apapun. Aku biarkan ia yang bicara. Biarkan ia tenang.

“huufft.. maaf”

Aku menoleh ke arahnya. Maaf? Untuk apa yang katakan maaf?

“maaf .. aku pasti akan kembali dan ..” vic menggantung kalimatnya.

“dan ..??”

“aku tidak tahu apa kalimat selanjutnya. Itu yang sooyoung katakan padaku. Saat ia berpamitan”

“berpamitan?”

“nde, ia pergi dan ia memintaku untuk menyampaikan hal itu padamu”

Aku diam. Dia pergi tanpa berpamitan padaku? Aku pun menjatuhkan kotak yang sedari tadi ku pegang. Hah !! sia-sisa semua. Mungkin sampai kapan pun ia ta’kan bisa menerimaku, karena kejadian itu.

“dia akan kembali Kyu, tunggulah dia”

“aku tidak tahu “ucapku datar. Jujur saja, ada rasa kecewa dalam hatiku. Apa terlalu hina ia berpamitan dengan ku?mengapa ia pergi tanpa melihat ku untuk terakhir?

Aku pergi meningggalkan Vic sendirian. Hatiku benar-benar sakit dan kecewa.

^^

Kyu pun pergi meninggalkan Vic sendirian. Raut wajah kyu memang menampakkan kekecewaan yang mendalam. Vic bisa rasakan itu. Saat vic ingin meninggalkan rooftop, ia menendang sebuah kotak kecil. Ia pun mengambil kotak kecil itu dan membukanya.

“ige mwoya? Oh ~~ omo.. yepputa” ucapnya sambil memuji kalung tersebut.

KS”

Vic hanya tersenyum malu. Seandainya Kyu bertemu Syoo lebih awal, mungkin kejadiannya tidak akan seperti ini. Pikir vic.

^^

2 tahun kemudian ..

Di sebuah cafe ternama di kota Seoul, barsita situ dengan lihainya membuat kopi ternikmat yang pernah orang-orang temui. Aromanya yang harum dan menyengat hidung, tak ingin pelanggan yang datang angkat kaki untuk meninggalkan tempat itu. Selain kopi, cafe KS itu juga menyediakan ice cream berbagai macam rasa. Selain, kopi dan ice cream sebagai daya tariknya, pemiliki cafe tersebut juga menjadi daya tarik untuk para perempuan yang enggan untuk angkat kakinya.

“annyeonghaseyo, ingin pesan apa?” ucap pemiliki cafe itu yang sedang melayani pelanggan tetapnya.

“apa kau sudah memiliki kekasih?”

“di sini hanya ada kopi dan ice ceram yang enak”

“apa kau belum bisa move on dari cintamu di SMA dulu?”

“ah~ ice cream chococaramel atau mango cocok untuk musim panas kali ini”

“ah~ seperinya kau masih belum bisa melupakan Choi Sooyoung, Kyu—“

“ya!! Victoria, kalau kau ingin menggodaku lebih baik kau pulang saja. Masih banyak yang mengantri!!” protes Kyu. si pemilik cafe yang tampan itu.

Vic menoleh ke belakang memastikan apa ada orang lain yang mengantri selain dirinya.

“haha.. aigoo.. sepertinya pemiliki cafe ini berimajinasi ada pelanggan yang mengantri di belakanng ku”

“aish.. caramel macchiato dengan tiramisu siap diantarkan, kau tunggu saja” kata Kyu menahan kesalnya dan hafal betul pesanan Vic.

“umm.. tambah ice manggo, oke” kata vic sambil mengedipkan matanya. “mwo?? Tumben sekali memesan ice manggo”

^^

Love is the moment ..

Trriingg

Pintu cafe itu berbunyi, tanda seseorang telah masuk ke dalam. Gadis tinggi semampai itu mencari sosok temannya yang membuat janji dengannya. Saat ia mengedarkan matanya, tak lama ia menemukan temannya.

“ah~ akhirnya kau datang. Igo ice manggo favorite mu”

“gomawo”

“welcome back Choi Sooyoung” teriak Vic dengan semangat.

“ya!! Pelankan suaramu” perintah Syoo kepada Vic.

“mian .. hehhe”

Syoo mencari sosok yang ia rindukan selama ini. Vic mengatakan kalau cafe yang ia datangi pemiliknya adalah Cho Kyuhyun. Tapi, sedari tadi ia tidak menemukannya.

“eeyy,, aigoo.. sepertinya aku begitu merindukannya,eoh?”goda vic. Wajah syoo berubah menjadi merah jambu.

“ya!!” syoo berteriak menahan rasa malunya. “tadi dia berpamitan padaku, ingin bertemu dengan Jung ssaem

“mwo?? Untuk apa ia menemuinya?”

“sepertinya ia akan jadi guru di sana. Tapi, aku juga belum memastikannya”

Syoo hanya menganggukkan kepalanya. Tiba-tiba vic mengeluarkan kotak kecil yang ia simpan 2 tahun lalu. “igo.. for you”

“apa ini?”

Syoo pun membukanya perlahan. “wah.. thank you so much sist”

“no .. no.. jangan ucapkan itu padaku, katakan itu pada Kyu”

“nde?”

^^

Syoo berlari di lorong sekolahnya yang lama. Ia benar-benar ingin bertemu dengan Kyu. dan mengucapkan yang tertahan di dadanya selama 2 tahun.

Syoo pun membukanya perlahan. “wah.. thank you so much sist”

“no .. no.. jangan ucapkan itu padaku, katakan itu pada Kyu”

“nde?”

“itu hadiah untukmu, saat kelulusan kita. Saat itu Kyu ingin memberikannya padamu. Tapi, kau pergi”

“jinja?”

“aishh.. bodohmu tidak hilang-hilang, nona” ucap vic kesal sambil memukul kepala syoo. “ayya!! Appo” ucap syoo sambil mengelus-elus kepalanya.

“katakanlah sebelum terlambat. Aku tahu kau juga menyukainya ani mencintainya—“

“—kejarlah, mungkin ia masih ada di sekolah”

Syoo pun menganggukkan kepalanya dan berlari keluar.

Dengan nafas terengah-engah ia membuka pintu rooftop dengan kasar. Ia tahu betul sosok yang sedang membelakanginya. Tubuh tegapnya lelaki itu. Yang ia rindukan. Syoo pun berlari memeluk Kyu.

“bogoshippeo, Cho Kuhyun” ucapnya sambil mengeluarkan air mata.

Kyu yang memejamkan matanya pun membelakkan matanya. Ia merasa dejavu. Merasakan hal ini saat ia baru masuk ke sekolah ini. Kyu membalikkan tubuhnya. Kyu memegang kedua pipi syoo.

“kau bukan mimpi kan?”

“ani. Kau tidak sedang bermimpi Kuhyun-ah”

Kyu pun tersenyum haru. Ia bertemu dengan gadis pujaannya. Kyu pun menyentil kening syoo dan melepas pelukkan syoo.

“ya!! Appo”keluh syoo.

“ha!! Kau pergi tanpa berpamitan dengan ku, apa maksudmu, eoh?” kata Kyu menggebu-gebu.

Sebelum syoo menjawab, tiba-tiba pintu berderit.

Kyu yang melihat itu menarik syoo ke pojok agar tidak terlihat dengan orang yang baru datang itu. Lelaki tinggi itu, menikmati pemandangan yang ada di hadapannya. Meresapi angin yang berhembus. Tak lama seorang yeoja datang dengan senyuman yang manis. Yeoja itu pun langsung memeluknya dengan erat.

“bogoshipeo, oppa” ucapnya sedikit manja. Si namja mengerutkan keningnya. Kedua alisnya hampir menyatu. Astaga mimpi apa semalam? Dipeluk hangat oleh yeoja yang ia sendiri tak tahu siapa?

Ia pun membiarkan yeoja itu memeluknya. Entahlah, yang ia rasakan hanya perasaan nyaman dan bingung. Tak lama terdengar pintu atap berbunyi. Yang bertanda ada yang datang ke atap sekolah ini selain dia dan yeoja itu.

Kreekk ..

Namja yang barusan membuka pintu itu diam membeku.

“hwanie-ah..” ucapnya pelan.

Yeoja yang merasa dipanggil itu pun membalikkan tubuhnya, melepas pelukkannya. Namja yang dipeluknya pun ikut menoleh ke arah suara tersebut. “mwo?? Kris Oppa” pekiknya terkejut. Lalu ia menoleh ke arah namja yang ia peluk erat. Soohwa si yeoja yang memeluk namja itu mentautkan kedua alisnya. “aish.. salah orang”gumamnya sambil menutup sebagian wajahnya dengan tangan mungilnya. Ia menggigit bibirnya. Menahan malu.

“jeoseonghaminda..” ucap Soohwa berkali-kali sambil sedikit membungkukkan badannya dan berlari menghampiri Kris.

“kajja”

^^

“aishh..ppaboya, tidak bisa mengenali kekasihnya sendiri” gumam syoo. Kyu menahan tawanya dan mempersempit jarak kedekatan mereka. “yeoja itu Soohwa, kekasihnya Kris tetapi yang ia peluk Park Chanyeol”bisik Kyu. Syoo menatap mata Kyu. seakan-akan terhinoptis oleh matanya. Ia pun diam terpaku.

“sama halnya awal pertemuan kita”

“nde?” syoo pun semakin gugup. Kyu melihat arah bawah. Kyu sedikit terkejut meilhat Syoo memakai kalung yang waktu itu belum sempat ia berikan. Namun, ia  ingat kalau ia menjatuhkannya dan pasti Vic mengambilnya dan memberikan kepada Syoo.

“Soo-ah, aku ingin kau terus memanggilku Cho Kuhyun, aku ingin kau terus meneriaki namaku Cho Kuhyun dan aku ingin …”

Ucapan Kyu terputus. Syoo mencium bibir Kyu yang tebal itu dengan penuh kerinduan dan kasih sayang yang belum sempat ia ucapkan. Tak lama ia pun melepasnya.

“dan kau ingin aku menjadi kekasihmu, benarkan?”

“hahaha.. terlalu pede kau Choi Sooyoung” kata Kyu dengan tawa yang sedikit keras.

“ya !! CHO KYUHYUN !!”

Tawa kyu pun terhenti. “sudah ku bilang panggil aku—“

“Cho Kuhyun”ucap Syoo sambil tersenyum. Mereka berdua pun hanyut dalam kemesraan yang mereka buat. Entah siapa yang memulai. Bibir mereka bertemu dan melumat satu sama lain.

‘‘I LOVE YOU.. YOU LOVE ME .. AND WE LOVE EACH OTHER ..”

End

Terimakasih J

 

 

 

 

 

59 thoughts on “[Oneshoot] Love Is …

  1. Sistasookyu says:

    Cute!
    Akhirnya kyuyoung, jodoh emang nggak kemana!😀
    Next di kasih Pov ya thor, biar nggak bingung. Keep writing! ^^

  2. nwzn94(lovekyusooforever) says:

    Kyaaaaa huwaaaa double2 woooww thorr daebbakk feelny dpt d aku….
    Udah itu aja…
    D tnggu ff lainya..

  3. PNA says:

    lucu merek hahaha awalnya dari salah peluk ck untungnya victoria mau terbuka sama sooyoung jadi salah pahamnya ga lama2🙂

  4. Agnes GalaxySoopernova says:

    Daebak… Ntar knpa genearasi keduanya itu hapir cocok, tpi seharusnya chanyeol jdi changmin – Kyu=Kris; Changmin=Chanyeol; Soohwa=Sooyoung –
    Ff lainnya d tunggu yah.. Fighting!!

  5. pip says:

    I love you, you love me, and we love each other..hwaaaaaa~ jadi kanhen moment kyuyoung..semoga ada moment kyuyoung yg baru lagi…tinggalkan sii jung kyung ho ho ho ho ho ho~..=))😀

  6. mongochi*hae says:

    jarang2 n ad ff yg ngemuat klo vict sahabatan am soo hheee

    wkwk flashback ya ngeliat kjdian kris am chany..

    uri kyuyoung emg sweeeettt dh

  7. Rizky NOviri says:

    oh.. pertemuan pertama yang memalukan.. haha..
    wuooo…
    ending yg sweet.. :3
    gemes deh..😀

    daebakk.. seru .. keren. 😉

  8. elvi says:

    Daebak…
    Ternyata benar vict suka ma changmin…
    Tapi changmin kemana?
    Wahh tu seperti dejavu bagi kyuyoung…
    Soo jg awalnya salah peluk…

  9. salsabellakhaa says:

    Woah liat kejadian yg sama terjadi sama kyuyoung..
    Kyuyoung flasback tuh..
    Daebak..
    Feel nya juga berasa…
    Next ff ditunggu chingu

  10. Kereeeennn …
    Like this ({})
    Aku gak menyangka akan ada penerus dari kejadian tak terduga Kyuyoung itu. Hahaha~
    Btw, Chang oppa ke mana nih?? Masih sama Vict eonnie kah atau gak??

    Kerreenn…
    Sequelnya dong chingu ^^
    Buat mereka married🙂

  11. met says:

    Daebak
    Jd kyuyoungnya happy ending nih
    Wahh klo kisah soohwa , kris , sama chanyeol itu emang generasi ke dua nya soo,kyu sama chang aku mau deh jadi soohwa nya😄 maap ngawur

  12. shintaknight says:

    huuu ternyata changmin ga suka sama soo,baguslah heheh *ketawajahat*
    yeeeey kyuyoung akhirnya bersatu yaaa walaupun harus nunggu 2 tahun dulu.. hahah akhirannya ada kejadian yg sama dengan orang yg berbeda😀

  13. kyuusoo says:

    awal ketemu kyuyoung unik plus lucu, masa’ bisa salah peluk pacar hehehe
    sweet deh akhirnya, dan kyuyoung bersatu🙂

  14. Falah Irtikharah says:

    Aaaa bgus critanya🙂
    kirain aku soo bakal prgi slamanya dri khidupan kyu hehe .
    oneshoot tpi critanya pnjg ya
    the best ^^

  15. aryati says:

    Keereeennn bgtt hwaaaa mnurut aku nih yahh ff oneshoot ini ga ada celahnya dehh kereennnn… Di tunggu karya2 selanjutnya yahh..fighting

  16. nabdhan says:

    Akhirnya jadianㅡjadian gak sih? Kyu gak nembak gitu(?)ㅡ dengan cara “salah peluk”
    Wah ada generasi ke2(?) Lagi nih (?)

  17. aduh syoo bisa salah peluk gitu sih… tpi gpp yg dipeluk kyu ini….
    endingnya sweet bgt ih seneng akhirnya syoo ma kyu bersama hehe…

  18. dina says:

    Daebakk!!! Terharu bangett ngebayangain kisah cinta Kyuyoung..
    ffmu keren chingu, ditunggu ff yg lain.
    Semangat!!

    KYUYOUNG Jjang!!

  19. Oktavianti says:

    Pertamanya bingung karena gak ada POV nya, tapi ceritanya seru. Bikin sequel ya, si Changmin dan Victoria hubungannya ngegantung…

  20. fatimahkyu says:

    kyyaa so sweet bgt thoor .. alur ny jga asik bgt .. duhh pkoknya aku suka dehh ..
    dtunggu karya lainnya thoor🙂

  21. icha says:

    Aaaaa sayangnya ini oneshoot tapi sumpah ff nya bagus bangettt seruuu akhirnya kyuyoung bersatu … Ditunggu ff kyuyoung lainnya thor😉

  22. febryza says:

    dari kejadian engga sengaja jadi berlanjut deh… untungnya vic sama soo udah baikan jadi vic bisa bantuin kyu buat nyampein cintanya ke soo

  23. gita says:

    Wahhh ternyata kejadian awal pertemuan kyuyoung terjadi jga dengan orng lain.. Apa soohwa, kris, chanyeol akan bernasib ayk kuyoung jga??
    Kirain vict akn jatuh cinta jga sma kyu, untung aja gk
    Chang gk gentle dy malah pergi gtu aja niggalin soovict
    Untung aja kyu mash setia nugguin soo
    Ditunggu ff lainnya

  24. 규영 shipper says:

    Aku suka ff ini nih. Hahaha bagus
    Walaupun oneshoot tapi feelnya masih krasa
    Itu ko bisa ya kjadiannya samaan hahahaha
    Bkin ASnya thor hihihi😀

  25. AudreySooyoungsterKnight says:

    Daebak ..
    Ternyata bener kalau Victoria eonni suka Changmin oppa.

    Akhirnya ga bakalan mikirin :v
    Bakal ada “salah pelukan” lagi.
    Keke~
    Daebak Thor ;D

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s