[Drabble] Back At One

BWwr0dkCMAEDASx - Copy

[Drabble]  Back at one

–By EpilKyu–

–Staring by Cho Kyuhyun and Choi Sooyoung–

–Romance–

–My idea based on lyric Back at One by Brian McKnight–

____

If ever I believe my work is done, Then I’ll start back at one

____

 

“Sudah kubilang, kau tak akan bisa lepas dariku.” Gadis ini menatapku dengan bibir mengerucut kesal. Choi Sooyoung memang seperti itu; menyebalkan namun menggemaskan.

“Aku baru saja akan mengendarai mobil baruku jika kau tidak datang mengganggu.” Hihihi, dia kesal rupanya. Tangannya menggenggam roda kemudi, sementara matanya menatapku dengan menyipit.

“Hei, aku hanya ingin memastikan kau selamat. Percaya padaku, pengemudi di jalan raya sangat berbeda dengan pengemudi di sekitar kompleks.” Aku mengingatkannya. Gadis ini ingin pamer. Dia baru saja bisa menyetir, tapi belum ahli!

“Ayolah Kyuhyunnie, kau turun sebentar saja. Sepuluh menit.” Ia mendorong tubuhku, memaksaku untuk keluar sambil menawar diriku. Yang benar saja?! Untuk membiarkan ia memasukkan porsneling saja aku tak mau, apalagi mengizinkannya mengemudi selama sepuluh menit?

“Kau tidak akan bisa keluar kompleks dengan waktu sesingkat itu. Sooyoung-ah, kau mengemudi masih seperti siput!” Sekali lagi bibir itu mengerucut. Kali ini kedua tangan kurusnya itu bersedekap didepan dada dengan kesal. Ia hempaskan punggungnya pada kursi dan aku tersenyum. Gadis ini menyerah.

Memberikan tangan kiriku padanya, ia menatapku berang. Beberapa detik kemudian, sebuah kunci sudah berada di tanganku dan ia turun dari kursi kemudi. Aku tersenyum, kulihat gadis itu masih saja menggerutu saat berpindah tempat. Ia duduk di tempat yang sebelumnya kududuki, sementara aku sudah berpindah ketempat yang tadi ia duduki.

“Kemana kita hari ini?” Aku mulai bertanya dengan nada ala Dora the Explorer. Wajah itu masih merungut kesal. “Tanyakan saja pada peta!” Balasnya dengan nada yang tak kalah kesal. Dia benar-benar membuatku ingin tertawa. Kucubit pipinya keras yang menyebabkan ia menjerit.

“Sakit bodoh!” Umpatnya dengan tangan kanannya memukul tanganku. Tak ingin melanjutkan pertengkaran, kami memulai perjalanan.

*****

Choi Sooyoung-ku sangat kekanakan. Perhatiannya sangat mudah dialihkan. Tadi ia berangkat dengan raut wajah kesal karena tak diijinkan mengemudi olehku, sekarang ia sudah menatapi jalanan yang kami lalui dengan mata tenang.

“Jika kau mengajakku untuk keluar tanpa suatu yang spesial. Jangan harap kau akan bertemu denganku esok hari, karena aku pasti akan membencimu Kyuhyunnie.” Ia menatapku dengan pandangan mengancam dan kubalas dengan sebelah alis mata terangkat.

“Mau taruhan?” Tantangku. Dia mencibir dan memukul tanganku, lalu kembali menatap jalanan.

Tib-tiba saja ia kembali bersuara. “Hari ini kau tampan sekali.” Dan sepertinya Sooyoung non-sense kali ini mendatangi kami. Aku menatapnya sekilas dan kulihat ia tengah menatapku dengan senyum. Ia mengarahkan kedua  tangannya mencubit pipiku dan aku merelakannya.

“Jika kita celaka karena ulahmu ini, akan kupastikan kau akan mendapat ganjarannya Choi Sooyoung.” Ia terkekeh dan melepaskan tangannya pada pipiku. Matanya kembali menyusuri jalanan. Ya, aku berencana untuk mengajaknya ke Cheonggyecheon.

Mobil kami berhenti di parkiran yang bisa kutemukan dengan cepat. Sooyoung menatapku bingung dan kemudian memutuskan untuk mengikutiku turun.

“Kau, kenapa mengajakku ke sini?” Tanyanya. Aku tahu Cheonggyecheonmerupakan tempat yang sama sekali bukan baru lagi buat dia, tapi aku benar-benar ingin mengajaknya ke tempat ini. Menggandeng tangannya, kami berjalan bersama menuju lokasi yang sudah kurencanakan.

“Eheem.” Aku berdehem sebentar dan dia menatapku.

“Kau percaya tidak ada sebuah mimpi yang menjadi kenyataan?” Aku berusaha untuk memulai percakapan. Dia menggedikkan bahunya, kelihatan tak tertarik.

“Padahal aku ingin sekali kau mengajakku ke pantai.” Ucapnya dengan kepala menunduk. Kembali ku genggam erat tangannya dan memaksa ia menatapku.

“Kau percaya tidak?” Sekali lagi aku bertanya dan dia memberi gelengan sebagai sebuah jawaban.

Well, untuk saat ini aku anggap tidak sebagai jawabanmu.” Ucapku. Kami terdiam beberapa saat. Sebenarnya bukan hal ini yang ingin kulakukan. Sudah berulang kali aku practice di rumah, tapi malah ini yang terjadi.

“Sooyoung-ah.” Aku mencoba untuk memberanikan diri memanggilnya. Dia kembali menatapku kali ini dengan raut wajah yang lucu.

“Aku tahu, kau ingin melamarku ‘kan? Mengaku saja.” Kali ini ia tertawa sementara aku memerah. Aku benar-benar bodoh. Semua orang pasti tahu Cheonggyecheon merupakan objek wisata yang banyak digunakan sebagai tempat lamaran bagi pasangan-pasangan di Seoul.

“Ti-tidak, siapa yang ingin melamarmu?” Aku dengan bodohnya berkilah. Entah kenapa malu lebih mendominasi daripada keberanian. Dia sekali lagi mencibir.

“Aku masih belum siap melepas masa lajangku, apalagi bersamamu. Dewasa saja kau belum!” Sekali lagi kurutuki mulut bodoh ini. Sooyoung menatapku dengan terkejut, kulihat gurat kepedihan tercetak dimatanya.

“Yasudah kalau begitu. Jika tidak ingin melamarku apa salahnya saja bilang tidak? Kenapa harus mengejek segala?” Ia mulai kelihatan kesal dan kini melangkahkan kaki meninggalkanku.

Aku mengacak kasar rambutku. Mengapa dia menjadi sensitif seperti ini?

“Sooyoung-ah.” Aku kembali mengejarnya. Menarik sebelah tangannya dan memaksanya menatapku.

“Dengar, aku hanya bisa mengatakan alasanku dengan cepat. Jika kau mengerti aku harap kau langsung cepat tanggap, tapi jika kau belum mengerti, dengarkan kata-kataku selanjutnya.” Aku memperingati.

“Pertama, you like a dream come true.” Ucapku dan dia sama sekali belum berubah pandangannya.

“Kedua, I just wanna be with you.” Sekali lagi aku berucap dia tetap diam.

“Ketiga, you’re the only one for me” Sooyoung bersedekap. Wajahnya tak lagi datar seperti sebelumnya

“Keempat,-“

Repeats steps one through tree, kau tak kreatif sama sekali. Aku tahu lagu itu. Kau mau pamer ya, akhirnya ada satu lagu berbahasa Inggris yang bisa kau kuasai?” Ia memotong ucapanku dan aku melotot padanya.

“Dengarkan dulu!” Kesalku. Dia mencibir. Oh Tuhan, bagaimana bisa aku jatuh cinta dengan gadis seperti ini?

“Kelima, make me fall in love with you.” Aku menatapnya dengan senyum. Merubah sedikit lirik lagunya dan ia kembali menatapku.

“Kau tahu, aku benar-benar senang di dekatmu. Tak ingin pisah, seperti amplop dan perangko.” Ucapku dan dia tertawa.

“Apa susahnya bilang cinta?” Dia mengejekku dan aku cemberut.

“Susah, malu tau!” Aku menjawab dan dia mengangguk mengerti.

If ever I believe my work is done, Then I’ll start back at one.” Lanjutku dan dia menatapku bingung.

“Membuat dirimu jatuh cinta padaku?” Tanyanya dan aku menggeleng.

“Aku sudah senang bersamamu, kau saja yang belum senang berada di dekatku. Jika ini masih gagal, maka aku tak akan segan untuk mengulang langkah pertama, kedua, ketiga, keempat, hingga kelima. Aku semakin senang denganmu, dan kuharap kau begitu.” Ucapku dengan nada bicaraku yang semakin kehilangan tone. Aku malu! Serioulsy!

Ia tersenyum dan kini menepuk pipiku pelan. “Kalau kau mengulang langkah yang sama setiap kali, pasti akan meninggalkan jejak di beberapa tempat. Kau tanpa melihatpun pasti tahu jejaknya. Hanya saja aku heran, kau melangkah buka mata nggak? Masa’ cintaku yang bertebaran disetiap langkahmu tak kelihatan?” Ia tertawa dan meninggalkanku yang ternganga.

“Sooyoung-ah, ini maksudnya apa?” Tanyaku memastikan. Gadis itu berbalik dan berkedip.

Back at one or never, sama saja hasilnya. Aku sudah jatuh cinta padamu, tapi kau nya yang terlalu bodoh. Kalau untuk lamaran sepertinya terlalu cepat. Berkencan saja kita belum.” Ucapnya dan kemudian tertawa.

“Kita berkencan?” Tanyaku dan gadis ini mengangguk.

Aku tertawa lepas seperti orang gila. Disatu sisi tertawa bahagia karena pada akhirnya gadis yang kini tengah berjalan di depan itu menerima cintaku. Selain itu, aku juga menertawakan kebodohanku. Bagaimana mungkin aku melupakan statusku yang sama sekali belum mengikatnya menjadi pacarku, tentu saja dia menolak untuk menikah denganku. benar-benar bodoh!

So, back at one or never, we belong together I think J

 

*****

T H E  END

 

*****

Mohon maaf untuk typo dan Drabble yang kurang menarik

Gamsahamnida :^)

53 thoughts on “[Drabble] Back At One

  1. safitri agustina says:

    so sweet bgt
    aku baca nya sampe senyum-senyum sendiri saking gemes nya sama tingkah mereka
    mereka tuh serasi bgt >_<

  2. ekana says:

    Berharap ada sequel. Kirain Kyu Young udh jadian, ternyata belom. Salut deh buat kyu oppa, meskipun malu tp ttep nyatain perasaannya ke soo eonni. Dan soo eonni, jawabnya kok jutek bgt sih? Kkkkk

  3. Rizky NOviri says:

    pertama, aku kira kyu mau nembak soo..

    kedua, waktu soo bilang mau nglamar.. dikira udah pacaran..

    dan ternyata.. back at one.. mereka baru deket/teman.. ckck
    hahaha..

    daebakk chingu.. seru..
    bikin senyum senyum sendiri…😀

  4. NDR says:

    Kyu malu malu dan rencana gagal.
    Udah tau pacaran aja belum udah mau ngelamar nekad amat kyu wkwk.
    Daebak thor

  5. AudreySooyoungsterKnigh says:

    Daebak ..
    Lucu ngelihat Kyuppa ngajak nikah padahal belum pacaran .. Kekeke~
    Untungnya Soo eonni bilang kalau ngajak kencan, kalau ga lupa mungkin Kyuppa ..
    Wkwkw ..

  6. febryza says:

    ah kyuhyun oppa gimana sih pacaran aja belom udah mau ngelamar untung sooyoung unnienya pinter hahaha

  7. Nurul.h0095 says:

    Gemes liat sifat pemalunya kyu,,

    aku kira mereka udah pacaran, karna soo muji ketampanan kyu secara terang2 an ..
    Eh, taunya baru mau jadian😄

  8. iis mulyati says:

    Daebak chingu ya!! Next ff terbaru ky lainnya ditunggu hwaiting!^^ Klo bisa bikinin ff kyuyoung tentang selca kemarin yg bikin booming hahha

  9. @ayu_hy99 says:

    kirain mereka udh pacaran tau’a blm.. tpi ff’a sukses bikin aku senyum2 sendiri.. sequel dong..

  10. dina says:

    ahahaha….
    Aku kira Kyuyoung udah pacaran, terus mau ngelamar gitu.
    Trnyata baru jadian ya?
    Oke, neomu daebakk!!
    Nice ff.

    ditunggu ff yg lain.
    Semangat!!!

  11. Shaniyatul Amalia says:

    Komen pertama? Kyaaaaa~😉
    Keren ff’a chingu😉 daebak :*
    Singkat, and happy end :*
    Hehehe, ada seq gak? Nanggung tuh…
    Pingin tahu, klo kedua evil ini nikah, ntar kyak gmana :p

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s