[Oneshot] Because of You

Because Of You

Author      : Sunhwazzup

Cast         : Choi Sooyoung

                Cho Kyuhyun

Genre       : Sad

Rating       : T

Length      : Oneshoot

 

       Hoi hoi~ ‘0’)/, Ini adalah epep pertama sunhwa yang dipublish/yeayy/ Sunhwa bingung ini epep pantes dibilang oneshoot ato kagak soalnya menurut sunhwa ini tuh pendek, mian kalo ceritanya pasaran/? Mian juga kalo ada salah penulisan kata aliass typo yang bertebaran. Mian juga kalo berantakan, gaje, gaseru, dll. Ini asli pemikiran sunhwa yess, kalo ada kesamaan jalan cerita tolong dimaafkan karna asli pemikiran sunhwa

Chaa~ Happy reading^^ Salam dari Sunhwa yang keceh ini

RCL yoo..

 

Sooyoung POV

       Hari ini sama seperti 5 tahun yang lalu, ditempat ini sama seperti 5 tahun yang lalu, aku tetap menunggu, menunggu seperti yang biasa kulakukan. Ini karena seorang namja, yang dengan teganya meninggalkanku tanpa rasa bersalah sama sekali, dia adalah Cho Kyuhyun. Dia namja yang membuatku membenci hidupku, membuatku menjadi gadis yang dingin berbeda dengan saat dulu kami bersama. Aku membencinya tapi entah kenapa aku tetap menunggunya disini di depan Menara Namsan, setiap hari pertama musim semi, aku sering ke tempat ini, berharap dia kembali mungkin? Apa aku masih mencintainya? Molla..

 

*_*_*_*_*

 

“Drtt.. Drtt.. Drtt..” Suara jam weker membangunkanku dari mimpi yang tak terlalu indah, dengan malas kuraih bantal hello kitty yang terletak disampingku dan melemparnya dengan sekuat tenaga untuk mematikan jam weker yang sangat mengganggu itu. “Prangg..” Apa itu yang jatuh? Sedetik kemudian aku mendapati bahwa jam wekerku yang baru berusia 3 hari jatuh dan hancur berkeping-keping “Aishhh, menyebalkan! Uangku sudah tak cukup untuk membeli weker baruu!! Sial!” Umpatku. Jam weker di kamar ku memang tak pernah berusia lebih dari 2 bulan, aku selalu menjatuhkannya saat akan mematikan jam itu dan juga saat aku tertidur, sering-kali tanganku menyenggol jam weker tak berdosa itu sampai jatuh hancur. Aku memang sangat menakutkan saat tidur. Lalu dengan malas kugerakkan tanganku untuk meraih ponselku dan mengeceknya, ah rupanya ada pesan masuk ternyata.

From : Jang MinRi

       “Hoy mayat hidup! Apakah kau sudah bangun? Aku punya berita bagus untukmu. Para desainer utama setuju kau bekerja di kantor kami, cepatlah kesini, ah jangan lupa pakai baju bagus dan rapi ya? Aku tak mau kau terlihat seperti gelandangan, oke?”

Aku memajukan bibirku kesal, enak saja memanggilku gelandangan, awas saja kalau bertemu nanti, jika masalah mayat hidup, harus kuakui aku memang tampak seperti mayat hidup tapi aku tidak terima dengan kata “gelandangan”. Bukannya bergegas mandi namun aku malah duduk termenung menatap ke arah kaca di meja kecil sebelah tempat tidurku. Aku punya kantung mata, disertai mata yang sembab, rambutku kusut, bibirku pucat, bajuku juga robek sana-sini, benar benar seperti gelandangan-_- dan aku tak lupa bahwa keadaan apartemen ku seperti pesawat yang mengalami kecelakaan, yang memporak porandakan semua isi didalamnya. “Besok baru akan kubersihkan..” Gumamku. Lalu aku bergegas menuju kamar mandi. Selesai mandi aku langsung membuka lemari bajuku, mencari baju yang pas dan cocok, aku tak ingin mempermalukan diriku jika datang dengan baju lusuhku. Tapi aku tak menemukan satupun baju yang cocok, semuanya kaos lusuh dan jaket jins yang sudah agak buluk dan juga celana training yang juga sama lusuhnya dengan kaos-kaosku. Ah, aku ingat, ada dress berwarna merah tosca berpita hitam dibagian pinggangnya itu baju yang kupakai saat kencan pertama ku dengan Kyuhyun dan baju itu juga Kyuhyun yang membelikan. “Tak boleh, aku tak boleh memakai baju pemberian orang seperti itu, tak bolehh..” Ujarku mengingatkan diri sendiri. “Lalu aku pakai apaaa?? Aduhh sulit sekali” Omelku pada diri sendiri. Akhirnya aku memutuskan untuk memakainya karena aku sudah telat dan tak ada pilihan lain. Bajunya masih muat karna bentuk tubuhku tak banyak berubah, malah bertambah kurus. Lalu kuraih kotak yang ada dibawah tempat tidurku, sudah tertutup debu yang lumayan tebal, maklum tak pernah kubuka lagi selama 5 tahun belakangan ini, aku membukanya melihat high heels berwarna hitam dengan pita berwarna merah, senada dengan warna dressku, ini juga sepatu yang kupakai saat kencan bersama kyuhyun, sedikit sempit tapi aku tak punya pilihan lain. Lalu kusisir rambutku asal sambil kulangkahkan kakiku dengan cepat menuju kantor Minri.

 

*_*_*_*_*

 

“Annyeonghaseyo, Choi Sooyoung imnida, bangapseubnida..” Sapaku kepada beberapa designer yang menatapku dengan berbagai arti, ada yang terlihat meremehkanku, ada yang cukup kagum denganku, ada yang menatapku dengan tatapan yang terlihat sedikit isange, ini adalah perusahan yang bergerak di bidang fashion, aku diterima menjadi asisten Minri-sahabatku yang sering mengejekku- yang menjabat sebagai desainer utama, dia bilang seleraku cukup bagus, gambarku juga lumayan hanya saja semuanya berubah ketika aku ditinggalkan Kyuhyun, aku menjadi pendiam, menyedihkan, dingin, pemalas dan style ku langsung berubah yang tadinya dapat nilai 9,6 menjadi 0,01 haish benar-benar pelit. Parahnya dia yakin aku akan menemukan kembali gairah hidupku jika aku terjun langsung kedunia fashion dan mengeluarkan bakatku yang menurutnya luar biasa secara tidak langsung aku membantunya dan meringankan tugas-tugasnya, okeh dia memperbudakku. Ah, nama Kyuhyun itu, lagi-lagi muncul dibenakku, aku langsung melupakannya dan mencari keberadaan ruangan Minri.

 

*_*_*_*_*

 

“Itu dia ruangan Minri” Ucapku penuh syukur. Aku pun dengan cepat melangkahkan kakiku menuju pintu berwarna pink itu. “Yak Jang Minri!” teriakku kesal kepada Minri, kulihat dia sedang meminum tehnya dengan tenang, maksudku sok tenang, ya Minri takut jika melihatku marah dia paling tidak bisa dihadapkan dengan orang yang sedang marah apalagi aku. “Mwohaneungoya?! Ah, omona, yeoppoda~” Sahutnya kemudian. “Mwo? Kau bertanya aku sedang apa? Aku sedang berteriak padamu. Dan.. terima kasih atas pujianmu, aku tau itu tidak tulus” Balasku kesal. “Aku tak sedang berbohong Youngie, kau memang cantik hari ini. Dan kuperingatkan untuk tidak berteriak padaku di kantor, bawahanku bisa saja meneriakkiku ketika mereka sedang kesal padaku!” Jawab Minri sambil memajukan mulutnya, huh melakukan aegyo lagi. “Ne, arraseo!” Sahutku lalu duduk dan menyeduh kopi, tentu saja untukku sendiri. “Kenapa tidak bersemangat? Ada masalah apa lagi?” Selidik Minri penuh rasa ingin tau. ”Eobseoyo, semuanya baik baik saja, tak perlu mengkhawatirkanku, selesaikan saja pekerjaanmu itu, lalu temani aku jalan-jalan, kita sudah lama tak jalan bersama kan?” Gumamku. “Ne, arra.. Aku akan menyelesaikan pekerjaan ku hari ini, lalu kita akan pergi jalan-jalan, oke? Tunggu disini, aku akan menghubungi asisten Kim untuk mempersiapkan mejamu.” “Aku satu ruangan denganmu?” Iya tentu saja, aku yang meminta itu pada Minnie. Agar aku juga bisa mengontrolmu, dan tentu saja agar tak kesepian, hehehe..” “Kau masih memanggilnya Minnie?” “Dia yang memintanya, dia tak suka jika sahabatnya harus memanggilnya dengan sebutan “Sajangnim” dia berharap sahabatnya yang tak terurus ini juga terus memanggilnya Minie, begitu katanya.” Ucap Minri sambil memegang tanganku, ya, aku, Minri dan Song Hyemi alias si Minnie adalah sahabat, hanya Hyemi sering sekali pergi keluar negeri, maklum dia adalah pemilik “SH’s” perusahaan yang bergerak di bidang fashion.

 

*_*_*_*_*

 

Tak terasa sudah hampir 1 tahun aku bekerja disini, aku sudah mendesain beberapa baju untuk diikutsertakan dalam berbagai lomba, sekarang aku sedang mendesain baju untuk musim semi. “Eoh, musim semi ya? 1 tahun lagi pun sudah berlalu, Kyu, kenapa belum kembali?” Lirihku, tanpa kusadari air mataku pun turun begitu saja dengan derasnya. “Youngie!!! Wae? Kau baik-baik saja kan? Kenapa menangis? Siapa yang membuatmu menangis? Katakan padaku..” Rentetan pertanyaan keluar dari mulut Minri. “Ini musim semi kan? Musim yang indah.. Semua orang menunggu musim ini, musim dimana semua bunga bermekaran, udara hangat yang menerpa kulit, pemandangan indah disemua tempat, tapi mengapa sepertinya hanya aku yang merasakan sakit? Bukan senang Minri-ya, tapi sakit, disini sakit. Sakit sekali..” Ucapku menahan tangis sambil memukul dadaku sendiri. “Kau kenapa masih memikirkannya Soo-ah? Wae?! Banyak namja baik disekitarmu, banyak yang menginginkanmu, tapi kenapa hanya dia yang kau ingat Soo?  Sadar Youngie! Dia tak pantas untukmu..” Minri memelukku erat. “Aku tak bisa melupakannya Minri! Aku yakin dia akan kembali! Dia yang bilang padaku!” “Kau masih percaya? Kalau aku jadi kau, aku sudah pasti akan mencari namja lain! Kau cantik Soo, jangan menyiksa dirimu lebih lama lagi! Sore ini aku ada janji kencan buta, kau tau? Di Namsan Tower, kuharap kau dapat menemaniku..” Aku hanya terdiam, jika menolak pun Minri akan memaksaku, jadi dengan sangat terpaksa aku menyetujuinya.

 

*_*_*_*_*

 

“Yak! Youngie, palliwaa!! Aku bisa telat karenamu!” Omel Minri dari dalam mobilnya. “Ne..” Jawabku terburu-buru sambil masuk ke dalam mobil. “Yak! Kau cantik sekali hari ini, aku yang akan kencan atau kau?” Ledek Minri. Aku hanya tersenyum sambil melihat pantulan diriku di kaca spion mobil Minri, hari ini aku memakai dress selutut berwarna peach bertali satu dengan hiasan bunga-bunga dibagian bahuku, roknya bermotif pohon sakura yang setengah gugur. Ini adalah baju karyaku yang pertama, ini laku keras di pasar, jadi aku juga memakainya. Ditambah dengan sepatu hak tinggi berwarna yang sama. Benar kata Minri, aku bisa merasakan hidupku lagi setelah bergabung ke perusahaan Hyemi, tapi kuakui walau tak sepenuhnya. “Hmm.. Nanti kau kan makan dengan pasanganmu, lalu bagaimana denganku?” “Yaa.. kau jalan jalan saja Youngie, aku janji kita pulang sebelum jam 10, ok?” “Hmm..”

 

*_*_*_*_*

 

“Mwoya ige?? Kenapa aku harus mau menemaninya pergi, toh pada akhirnya dia bersama pasangannya juga.. Aish jinjja, eotteokhae?” Runtukku. Berjalan di sekeliling Menara Namsan mengenakan dress dan berpenampilan cantik tapi berjalan seorang diri, ini membuatku merasa tak nyaman. Akhirnya aku memutuskan untuk berjalan ke tempat gembok cinta. “Cho Kyuhyun..” lirihku. “Siapa itu yang dipeluknya?” gumamku. Tiba-tiba mata kami bertemu, aku melebarkan mataku sekuat yang kubisa ‘DEG..’. Kurasakan jantungku berdetak lebih cepat, dan dada ini, dada ini rasanya sakit sekali, sesak, sangat sesak. Apa yang harus kulakukan? Marah? Senang? Kecewa? Secepat kilat ku balikan badan dan berjalan pergi menjauh. Aku tak mau melihat sosok menyebalkan itu lagi. Hidupku sudah hampir  kembali normal tapi kenapa kau datang untuk merusaknya kembali Cho Kyuhyun? Kenapa harus kembali? Kenapa harus membuka luka yang hampir tertutup ini Kyu? Apa yang harus kulakukan? Tolong menjauh dari hidupku, Kyu, kumohon. “Soo, kaukah itu? Tolong tunggu aku!” Aniyo! Andwae! Jangan dekati aku Kyu, kumohon. Aku pun mempercepat langkahku dan samar-samar aku mendengar “Kyu! Kau mau kemana? Jangan meninggalkanku! Chagiaaaa…” Suara siapa itu? Apa katanya? Chagi? Aku tak pernah memanggilmu chagi, Kyu.. Tapi kenapa dia.. Air mata ini tolong berhenti, jangan terus mengalir, aku tak mau Kyuhyun melihatku menangis, aku tak mau dia tau kalau aku masih menunggunya. “Drap..” Kyuhyun memelukku, dan pandangan ini semakin buram, sangat buram, air mata ini semakin deras, sangat deras. “Opp.. Oppa..” Kata terkutuk ini, kenapa bisa keluar seenaknya? Kulihat tangan Kyuhyun yang melingkar di perutku, CINCIN! Itu cincin apa? Kenapa tidak sama dengan cincinku? Tiba-tiba Kyuhyun oppa berkata “Mianhae..” Kyuhyun pun melepaskan pelukannya, dan tangisan ini semakin deras, dan aku terisak, aku tau Kyu belum jauh tapi mengapa dia tak menghapus air mata ini? Kenapa dia tak memelukku dan berkata semua akan kembali seperti dulu, mengapa? Aku terus menangis, meraung, aku tak mempedulikan orang akan berkata apa tentangku, yang jelas hati ini sakit, sangat sakit, dan juga perih, menyesakkan dada. Akupun membalikan badanku, berusaha mencari keberadaan Kyuhyun tapi dia sudah tidak ada. “Kyuhyuun oppaaaaaa!!!!!!!” Teriakku. Tapi dia tak ada, dia tak membalas, dia tak menghampiriku, apa kau sudah tak mencintaiku oppa?

 

*_*_*_*_*

 

>>FLASHBACK

“Youngie, ada yang mau kukatakan padamu..” ucap Kyuhyun oppa sambil memegang pundakku tak lupa tersungging sebuah senyuman manis di wajahnya, senyum yang selalu membuat hatiku berdebar kencang, sekaligus merasa damai, juga aman, dan senang. ”Waeyo oppa? Mau bilang apa?” Tanyaku tak sabaran, aku memang selalu penasaran, tapi Kyuhyun oppa suka membuat aku penasaran. “Hari ini, di depan  Menara Namsan, di hari pertama musim semi yang hangat ini, aku Cho Kyuhyun akan bertanya apakah kau Choi Sooyoung mau menjadi yeojachinguku?” Ucap Kyuhyun oppa sambil memegang tanganku dengan sangat erat. “Ne oppa, aku mau!” Tanpa ragu aku menjawabnya, seketika puluhan balon berterbangan ke angkasa dari balik menara disetiap balonnya ada bertulisakan kata “aku mencintaimu” dari berbagai bahasa di dunia. Aku terkagum-kagum “Itu sangat indah oppa.. Sejak kapan kau menjadi sangat romantis?” Tanyaku penuh selidik. “Tentu saja sejak aku mengenalmu..” Jawaban Kyuhyun oppa berhasil membuat pipiku merah bagai kepiting rebus. Tiba tiba Kyuhyun oppa mengeluarkan balon bertuliskan Saranghae dan memberikannya padaku “Saranghae Choi Sooyoung” Seketika aku langsung memeluknya erat. “Pecahkan balon itu” Pinta Kyuhyun oppa padaku. “Wae? Aku mau menyimpannya oppa~” Tapi kyuhyun oppa langsung menusuk balon yang kupegang dengan jarum. “DARRR!” “AAAA!!! Ya oppa!!! Aku kagettt..” protesku pada Kyuhyun oppa. Dan aku merasakan sesuatu yang dingin menempel di tanganku. “Kalung? Berbandul KY?? Oppaa~ Gomawo!” Ternyata di dalam balon itu ada kalung berbandul KY yang berarti KyuhyunSooyoung.

Semenjak hari itu kami pun memulai hubungan, aku merasa sangat bahagia mendapat namjachingu seperti Kyuhyun oppa, aku sangat bahagia, dan aku mencintainya. 3 tahun berlalu Kyuhyun oppa memintaku menemuinya di depan Menara Namsan, dan hari itu adalah hari pertama di musim semi. Tapi Kyuhyun oppa tak kunjung datang. Hanya ada seseorang yang datang dan menitipkan sebuah cincin berhias berlian kecil di tengahnya, dan semenjak itu Kyuhyun menghilang.

FLASHBACK END<<

 

*_*_*_*_*

 

“Aku tau aku masih mencintaimu, tapi kurasa kau sudah bahagia bersama wanita itu, cukup aku saja yang menyimpan semua kenangan manis kita. Aku anggap pelukan itu hanya hiburan untukku. Terima kasih Kyu telah membuat hidupku berarti. Biar aku saja yang mengingat semua itu. Gomawoyo Kyu, gomawo.”

 

Sooyoung POV END

Author POV

Selesai mengatakan kalimat itu Sooyoung pun terjun ke Sungai Han untuk mengakhiri hidupnya, dan melupakan semua kenangan dan kepedihan yang dirasakannya.

 

THE END~

 

Cha~ gimana nih tentang ceritanya? Gaje ya? Ga dapet feel? Ato begimana? RCL yaa, mian berantakan, ngejar deadline/ngakak/

Salam dari Sunhwa^^

37 thoughts on “[Oneshot] Because of You

  1. Padma says:

    Hai semuaa, hahaaa inilah ff karya akoh’-‘ maap ya kalo ngegantung ato gasuka ato gimana.kalo masalah sequel masi dipikirkan, ideidenya bole juga tuuh haha:D ditunggu aja ya kapan sempetnya’-‘ gomawo all lopyu

  2. kyuusoo says:

    andweee soo eonnie kenapa harus bunuh diri,
    itu kyuppa tanpa alasan main tinggal soo eonnie aja
    sad ending😦

  3. Falah Irtikharah says:

    aahh kyu knp cma meluk doang >< bukannya tahan soo supaya ga pergi.
    ini pasti kyu dijodohin huaa.

  4. febryza says:

    duuuhhh sooyoungie kenapa mesti bunuh diri sih .. kan kalo mau nunggu lebih lama kamu bisa dapet pengganti kyuhyun

  5. puputsite says:

    ending bunuh diri dan mati karna cinta sepertinya ga baik buat pembaca.. Minta dong endingnya diubah..

  6. Nine Nur Muharamah (Shin Hyunra) says:

    Chingu .. Ini ff yang waktu itu dishare di grup fb ya??? maaf ya chungu klo salah. tapi aku inget kok kalo ini ff pernah di share di grup fb *sokingetdeh!* #Abaikan!
    Aku udh pernah baca dan comment juga tapi gapapa kan ya comment lagi??? hehehe:D
    Soo knp harus bunuh diri?? kenapa pula Kyu ninggalin Soo ???? Jangan2 Kyu dijodohin yaa?? iya deh pasti *soktau*
    Aku ga mungkin minta sequel, yasudah aku tunggu aja Kyuyoung ff selanjutnya chingu yaaa ..
    Hwaitiiingg !!!

    • Padma says:

      Haiii~~ gomawo uda baca ff gajetot ini’-‘ waks iya uda pernah di share digrup
      untuk masalah kelanjutan cerita, lagi dilanjutin:D gomawo ya chingu, ditunggu aja kelanjutannyaaa wakss

  7. mongochi*hae says:

    hah,soo bunuh diri ?!
    tega bgt kyu ninggalin soo dmi cwe lain. btw siapa sih t cwe ?????

    sequel..

  8. Chup_chup says:

    Soo bunuh diri ??

    Sebenernya apa yg terjadi sama kyu ??

    Masih banyak misteri yg belum terpecahkan,,
    sequel dong chingu,, semoga ada orang yg nyelamatin soo, dan soo ga jadi mati deh😀
    #maksa -_-

  9. Mwo ? Soo bunuh diri ? Andwe !
    Kyu uda nikah ya ? Aish jinja . .
    Bikin sequel dong . Kyu cuma tunangan dan soo cuma koma karna nekat bunuh diri . Hehe #kalaumau

  10. elvi says:

    Syoo bunuh diri?
    Kasihan syoo nya…
    Tapi di sini kyuppa udah nikah atw gmn?
    Trus siapa wanita yg bersama kyuppa?

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s