[Series] Don’t Say Goodbye Part 1

Don’t Say Goodbye

Author : Puppy_Ky/ @realme90

Length: Series

Genre : Romance, Family etc

Main Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun, Lee Donghae, Im Yoona, OC

Rating: PG-16

Poster : Menerima dengan senang hati bagi yang mau bikinin haha ^^v

Disclaimer : FF ini sedikit inspirasi dari salah satu film Shahrukh Khan. Tapi Scene dan Dialog itu murni dari otak pemberian tuhan yang kadang absurd ini😀

Notes: FF ini jauh dari dunia nyata apalagi dari kata sempurna. Buat hiburan aja okey ^^ Ambil yang baiknya dan koreksi yang buruknya seperti biasa..asal jangan, ngambil FF ini tanpa sepengetahuan authornya😀

Sekian dan terima Jjong :p

Happy Reading and give me a review yayaya :* #Ketchup Basaaah #waakss

 

Taman kota itu terasa lebih ramai dari sebelumnya. Jika hari-hari biasa taman dengan luas 5 hektar itu di ramaikan oleh orang-orang yang sengaja menghabiskan waktunya untuk menikmati angin sore yang sejuk atau sekedar bercengkrama dengan kenalan, maka sore itu bertambah keramaiannya karena sebuah acara sacral akan dilakukan di Gereja yang kebetulan berada di komplek taman itu juga.

Angin sepoi berhembus, membelai gaun putih yang dikenakan seorang gadis yang sedari 15 menit berlalu duduk disalah satu bangku taman itu. Pandangannya lurus-lurus menatap kesibukan yang dilakukan oleh pengunjung taman. Sesekali ia membetulkan tiara anggun yang tersemat diatas kepalanya. Pemanis tudung yang ia kenakan.

“Jika anda tetap duduk disini, maka orang akan mengira anda ingin kabur dari pernikahan”

Sebuah suara bass menginterupsi kegiatan gadis tinggi bermata bulat itu. Dengan enggan gadis itu melirik sedikit dibalik bulu matanya yang lentik. Memastikan sosok yang tanpa permisi kini sudah duduk di sisi lain bangku yang tadi kosong.

“Bukan urusan anda” jawabnya masih memandang lurus kedepan. Membiarkan namja dengan kulit pucat putih dan tinggi diatas rata-rata itu menyunggingkan senyum geli.

“Kini jadi urusanku. Karena aku sudah duduk disamping anda dan bisa saja orang menganggap aku membujuk melarikan anda” jelas namja itu setengah bercanda. Sementara gadis yang jadi objek ucapan konyolnya itu sama sekali tak mengubah ekspresi serius di wajah manisnya. Manis namun sedikit tergurat kebimbangan. Dan sedari 15 menit yang sama namja itu diam-diam mengamati, namja itupun menangkapnya. Sehingga ia memutuskan sejenak menghampiri.

“Dengar tuan. Saya tak terbiasa berbicara dengan orang asing. Dan kenapa anda repot-repot mengurusi saya. Saya yakin anda punya hal yang lebih penting untuk diurus.” Mata bulat itu menatap namja yang sudah lancang mengganggunya. Sedikit ketus dan bersungut-sungut.

Malah membuat namja itu terkekeh semakin geli. “Ya..ya..ya, aku memang bukan orang iseng yang tak ada kerjaan mengganggu niat seorang gadis melarikan diri dari acara pernikahannya yang kurasa…bermasalah? Sehingga sedari tadi ia terlihat bimbang. Aku sedang menunggu anakku yang sedang latihan sepak bola di sekitar sini. Dan kemudian melihat anda.”

Sejenak gadis itu mengerjapkan mata bulatnya. Kenapa orang asing bisa mengetahui kebimbangannya? Sebegitu terbaca kah?

“Dari mana anda tahu?” Gadis itu memilih menyuarakan pikirannya.

“Jadi itu benar? Padahal aku hanya asal tebak. Hahahaha..”

“Yah!”

Melihat gadis itu kembali bersungut-sungut, namja itu menghentikan tawanya dan berusaha meminta maaf.

“Ok..ok Sorry, Namaku Kyuhyun. Cho Kyuhyun.”

Gadis itu menatap tangan didepannya yang terulur. Sedikit ragu, karena belum apa-apa, namja dihadapannya sudah berani mengerjainya.

“Kau bilang tak mau berbicara dengan orang asing. Jadi? “ Kyuhyun semakin mengulurkan tangannya dan dengan lucu menggerak-gerakan lengannya.

Melihat tak ada salahnya berkenalan dengan namja yang mengaku Cho Kyuhyun itu. Lagipula namja ini terlihat tak punya niat jahat.

Dengan masih sedikit ragu, Sooyoung meraih uluran tangan itu dan melafalkan nama lengkapnya.

“Choi Sooyoung. Atau beberapa menit lagi akan berubah marga menjadi. Lee Sooyoung.”

“Ah, jadi pria yang tak beruntung itu bermarga Lee ya?” Kyuhyun membetulkan posisi duduknya lebih nyaman. Disilangkannya kaki kiri di atas kaki kanannya begitu saja.

“Apa maksudmu? Kau jangan mulai kurang ajar ya.”

“Perempuan dihari pernikahannya memang sensitive ya. Pantas dulu istriku begitu menyeramkan. Eh..tapi sekarang juga masih hahaha”

Sooyoung mendelik dengan malas. Tampaknya ia salah perhitungan dengan menjadikan namja yang tak jelas darimana tadi datangnya dan tiba-tiba menginterupsinya itu sebagai teman mengobrol.

Hening sesaat. Sampai akhirnya aura serius mulai menguar dari ekspresi Kyuhyun.

“Sooyoung~ssi. Pernikahan tak melulu berbicara tentang cinta yang menggebu diantara pasangannya. Bisa jadi pernikahan itu terjadi karena dua insan bertemu ditempat yang tepat dan dalam takdir yang tepat.”

“Kenapa kau bicara begitu? Apa ketika menikah kau tak mencintai istrimu?”

“Bukan. Bukan begitu, Aku dan Yoona adalah teman sekampus ketika sama-sama di Kyunghe university. Merasa saling cocok, Kami menikah setelah kami menjalin hubungan cukup lama. Dan sekarang kami membesarkan seorang bocah 5 tahun bernama Cho Juno bersama-sama.”

Sooyoung Diam tanda mendengarkan.

“Yoona adalah seorang wanita karir yang sukses. Dia sangat dipercaya oleh atasannya yang merupakan teman kami juga; dia dipercaya menangani cabang Butik teman kami itu di kawasan Gangnam ini”

“Dan kau sendiri?”

“Aku?..” jeda sejenak menyelingi percakapan mereka yang mengalir begitu saja.

Kyuhyun menatap dedaunan maple yang digugurkan angin. Tanpa terasa ia tengah menghitung musim gugur kesekian yang ia lewati sebagai suami dan seorang ayah.

“Aku seorang composer. Dengan semua indra yang kupunya…aku berusaha menjelajahi melodi-melodi yang indah” kyuhyun tersenyum menatap langit, kemudian beralih kembali pada sooyoung yang masih setia mendengarkan disampingnya.

“Tapi itu dulu..”

“Maksudmu?” Sooyoung terbawa penasaran.

“Kecelakaan sebulan lalu mematahkan beberapa tulang bahuku, haha untung aku masih diberi kesempatan untuk hidup. Tapi tuhan terlalu setengah-setengah dalam menyelamatkanku”

Menjelaskan kecelakaannya seolah membicarakan hasil balapan MotoGP itulah Kyuhyun.

Seketika sooyoung menarik nafas berat dan sebelum ia menyuarakan pendapatnya, kyuhyun sudah terlebih dulu menyela.

“Tidak. Jangan menatapku dengan tatapan mengasihani seperti itu. Kau orang kesekian yang akan aku marahi jika melakukan itu” kyuhyun berseloroh santai.

“Kembali ke topik dirimu dan pernikahanmu. Tuan Lee ini, apa kau mencintainya?”

Sooyoung kembali mengarahkan pandangannya lurus-lurus kedepan setelah tadi sekilas memperhatikan siluet kyuhyun.

“Aku dan Donghae oppa tinggal bersama sedari kecil. Keluarganya mengambilku menjadi anak karena mereka mendambakan seorang putri di keluarga mereka”

“Itu tak menjawab pertanyaan Sooyoung~ssi. Pertanyaanku belum terjawab. Apa kau mencintainya?”
“Aku mencintainya…ya aku rasa aku mencintainya” sooyoung meremas buku-buku jarinya yang berbalut sarung tangan putih.

“ Aku rasa?,, perasaan mu seolah tak meyakinkan begitu-“

Kyuhyun menggantungkan komentarnya ketika didapatinya sooyoung kembali menghadiahinya pelototan tajam.

“Oke, terlepas apakah kau mencintainya atau tidak, kau sudah terjebak pada posisi ini. Kau harus maju, mungkin bukan untukmu tapi untuk cinta yang mungkin nanti akan kau temukan setelah bersamanya. Tak masalah sekarang kau belum tau alasan kenapa menikah dengannya, tapi suatu saat kau akan punya alasan untuk memutuskan tetap bersamanya karena ternyata memang benar kau mencintainya atau…yah kau pasti tahu, berpisah karena menemukan cinta sejatimu karenanya”

Sooyoung sedikit terpesona dengan permainan kata-kata yang kyuhyun ucapkan. Bagaimana tidak, namja ini sudah lebih dulu menikah dan pasti tau suka dukanya kehidupan pernikahan.

Baiklah. Sooyoung mengambil nafas dan menghembuskannya dengan teratur. Gadis itu sudah sampai pada keputusannya.

“Eeey kau memang pandai mempengaruhi Kyuhyun~ssi, kusarankan kau jadi motivator saja haha.”

“Hahaha kurasa itu ide yang tak buruk”

Dunia serasa berhenti mengorbit ketika keduanya tertawa untuk hal yang sederhana dibandingkan masalah kehidupan yang sesungguhnya menanti mereka didepan sana.

“Ah..pergilah, sebelum pengantin pria yang memutuskan untuk berubah pikiran dan lari dari pernikahan.”

Kyuhyun menghentikan tawanya dan menyenggol pundak sooyoung yang masih asik dengan tawanya.

“Nde. Terima kasih untuk saranmu. Selamat tinggal.”

Dengan sedikit mengangkat ekor gaunnya, sooyoung bangkit dan mengumandangkan salam perpisahan dengan namja yang beberapa menit lalu masih asing baginya.

“Sooyoung~ssi..” Kyuhyun menggantung perkataanya diudara,

“Nde..?”

“Jangan ucapkan ‘selamat tinggal’. Ucapkan saja ‘Sampai jumpa’”

Kyuhyun menarik bibirnya membentuk lengkungan ceria. Sementara sooyong sedikit terbengong memaknai perkataan lawan bicaranya.

“Ucapkan ‘sampai jumpa’ karena takdir mungkin akan mempertemukan kita lagi”

Seolah senyuman kyuhyun dapat menular, kini sooyoung ikut menampilkan senyuman manisnya ketika ia menyetujui apa yang kyuhyun katakan ‘mungkin takdir mempertemukan mereka lagi’.

“Sampai jumpa kyuhyun~ssi”

“Ya seperti itu. Sampai jumpa Sooyoung~ssi”

-DSGB-

 

1 Tahun kemudian.

Sebuah rumah bergaya minimalis berdiri begitu kokoh diantara deretan rumah lain di sebuah komplek perumahan elit. Dindingnya di cat sedemikian rupa sehingga kesan modern dan simple yang menjadi ciri khas rumah gaya minimalis melekat di setiap sapuan warnanya.

Tak ada aktifitas berarti dari pemilik rumah tersebut selain seorang yeoja tinggi dengan rambut bergelombang sebahu tengah disibukan dengan Vacum cleanernya. Alat mekanik tersebut bergerak ke seluruh penjuru ruang makan di komandoi oleh sang yeoja.

Kegiatan rumah tangga tersebut sedikit terusik ketika sebuah lengan kekar menginterupsi pergerakan sang yeoja mendorong-dorong alat pembersih debu itu.

“Oppa ya~ Jauhkan tanganmu! Kau mengganggu kesenanganku”

Yeoja yang merengek protes itu memang sangat tergila-gila pada kebersihan. Dirinya tak tahan jika ada debu sedikit saja yang menempel di lantai atau perabotan rumahnya. Makanya, acara bersih-bersih seperti sekarang ini sudah menjadi hobinya yang tak bisa terlewatkan dan di ganggu siapapun.

“Sooyoung~ah, apa kau tak merindukanku? Aku pergi dari tadi pagi dan kau malah menolak keberadaanku. Tega sekali kau” kekeuh namja yang masih setia melingkarkan lengan kekarnya pada pinggul ramping sang istri.

“Biarkan aku menyelesaikan pekerjaanku dulu, kalau seperti ini kau seperti koala menempeli pohon induknya”

“Hahaha dari dulu selera humormu memang payah.” Donghae memutuskan menyerah dengan mengacak rambut sang istri yang tergerai indah.
Namja Lee itu kini menaruh perhatian pada botol jus yang ada di meja makan dan perlahan menuangkan isinya kedalam gelas tinggi.

“Sooyoung~ah..”

“Hmm..”

Donghae duduk di salah satu kursi kayu bercat putih sambil terus mengamati gerak-gerik yeoja di sejangkauan pandangannya.

“Kita sudah menikah selama 1 tahun. Apa kau bahagia?”

“Hmm..” sooyoung menjawab sekenanya,

“Ayolah~ katakan sesuatu”

“Hmm..” konsentrasi Sooyoung masih terfokus pada alat pintar dalam pegangannya.

“Apakah kau menyesal menikah denganku? Aku merasa…aku…ummm…tidak mencintai-“

Sooyoung berbalik kearah suaminya setelah sebelumnya mematikan Vacum cleaner yang sedari tadi menderu diantara perbincangan mereka.
Matanya sedikit dipicingkan melusuri setiap gerak-gerik suaminya yang kini tengah duduk di meja makan dan memain-mainkan jus jeruknya.

“Kenapa kau menanyakan ini? Ada apa?”

Sooyoung tak puas jika hanya berpangku tangan menilai suaminya dari kejauhan, perlahan ia membunuh jarak diantara mereka dan menyandarkan bokongnya di pinggiran meja.

Donghae membalas pertanyaan sooyoung dengan tatapan lembutnya. Ia kemudian menggeleng dan kembali menekuri jus jeruk di gelasnya.
“Apakah ada wanita lain?” putus sooyoung.

Donghae semakin menggeleng dan terlihat meremas gelas dalam genggamannya.

Sooyoung mengamati perilaku suami sekaligus teman kecilnya itu. Donghae akan secara tak sadar meremas sesuatu dalam genggamannya jika namja itu menyembunyikan sesuatu darinya. Seperti kejadian hilangnya boneka kesayangan sooyoung waktu kecil karena donghae lupa menyembunyikan boneka sooyoung dimana ketika mereka bermain.

“Lalu noda lipstick di kerahmu? Itu..” Sooyoung tercekat mendapati noda merah menyala dari sebuah merk lipstick ternama bertengger di kerah sang suami.

Donghae seakan tersadar dari sesuatu ketika mengecek bagian kerah bajunya.

“Igo…”

“Buka. Kumohon buka Lee Donghae!”

“Soo~ ijinkan aku menjelaskannya terlebih dahulu, aku bertemu..”

“Stop, aku tak mau dengar penjelasan apapun! Buka sekarang atau aku tak akan memaafkanmu!”

“Tapi soo~” Donghae dengan pasrah dan sedikit memelas membuka satu persatu kancing kemeja putihnya hingga kemeja itu siap ditanggalkan dari bahu kokohnya.

Sooyoung segera merenggut kemeja itu tanpa sedikitpun tergoda oleh tubuh perunggu suaminya yang berisi pada bagian-bagian yang tepat.
“Demi tuhan tuan Lee! Noda lipstick ini akan susah dihilangkan jika tak segera di laundry. Aku tau jenis merk ini sangat kuat menempel jika terkena kain. Sayang sekali kemeja putihmu ini.”

Dan donghae sukses melongo di buatnya.

“Soo..bukannya, bukannya kau curiga itu lipstick wanita lain?”

“Aku akan membawanya segera ke laundry. Kau jaga rumah ya, dan jangan membuatnya seperti kapal karam lagi.”

“Kau tak cemburu?”

“Cemburu? Aku akan menyumpal bibir siapa saja yang berani menodai kemeja putih suamiku”

Astaga. Yah astaga. Donghae menepuk jidatnya sendiri ketika sooyoung berlalu membawa paper bag berisi kemejanya dan kemudian menghilang dibalik pintu. Usahanya untuk membuat istrinya itu menunjukan apa yang dirasakan terhadap pernikahan mereka gagal sudah.

-DSGB-

Stasiun Subway,Seoul.

Setelah mengantarkan kemeja donghae ke Laundry langganannya, Sooyoung memutuskan untuk sedikit berjalan-jalan dan sekalian berbelanja untuk bahan makan malam. Dengan coat cokelat yang hangat dan syal biru yang melilit di lehernya sooyoung menerjang peralihan musim gugur ke musim dingin dengan langkah panjangnya. Ia berencana memasakan makanan kesukaan Donghae yang berbau Seafood, untuk itulah ia ingin mencari bahan segar di sebuah pusat Seafood yang bisa ditempuh dalam waktu 15 menit menggunakan Subway.

Sooyoung sedang menunggu subway yang akan ia naiki ketika seorang bocah laki-laki yang tengah menangis menarik perhatiannya. Awalnya Sooyoung membiarkan bocah yang tampak kebingungan tersebut beberapa saat. Sekarang ini di Seoul banyak modus pemerasan menggunakan alibi penculikan terhadap anak kecil. Siapa tau bocah tersebut termasuk komplotan itu yang akan menjerat siapa saja yang lengah dalam sebuah masalah. Tapi setelah lama diperhatikan, tak ada satu orangpun yang mau meredakan tangis bocah yang sooyoung taksir berusia 6 tahun tersebut bahkan menolehpun tidak. Didorong oleh naluri keibuannya sebagai seorang wanita –walau ia sendiri belum dipercaya untuk mengandung anaknya sendiri- sooyoung perlahan mendekati bocah laki-laki tersebut dan memposisikan dirinya sejajar dengan bocah yang masih terisak tersebut.

“Adik kecil, dimana orang tuamu?”

“Huaaaaa” bocah kecil itu malah semakin keras menangis ketika sooyoung menanyakan keberadaan orang tuanya. Sooyoung merasa orang-orang disekitar mereka memandanginya dengan curiga. Membuat anak orang semakin keras menangis di area umum sungguh membuatnya terlihat seperti bibi yang jahat atau penculik anak yang sedang beraksi pada korbannya.

“Ssssttt, eonni mohon berhentilah menangis sebentar. Siapa namamu hm?”

Sooyoung berusaha mengusap cairan bening dari pipi gembul bocah hilang tersebut. Ya, sooyoung menyimpulkan bocah tersebut terpisah dari orang tuanya karena keramaian stasiun hari ini.

“Cho Juno. Namaku Juno, aunty”

Hoho sungguh sial bagi sooyoung. Dirinya menawarkan bantuan sebagai eonni yang manis, tapi malah di beri gelar sendiri oleh bocah polos dihadapannya. Aunty? Kedengarannya tak terlalu buruk, toh ia memang sudah menikah bukan?

“Nah Juno ~ya, kemana orang tuamu?”

“Appaku tersesat Huaaaa” Sooyoung mengorbit bola matanya ketika Juno kembali menangis. Dan apa katanya? Bukannya seharusnya dirinya yang tersesat dan pasti sedang dicari orang tuanya. Bukan sebaliknya.

Sooyoung teringat sesuatu dalam tas jinjingnya yang selalu ia bawa. Lollypop. Ia dengan kepercayaan tinggi merasa yakin bahwa setiap bocah kecil sangat menyukai makanan manis tersebut dan bisa membuat mereka berhenti menangis.

Sedikit usaha untuk merogoh bagian tasnya tempat dimana ia biasa menyimpan lollypop, akhirnya 2 batang lollypop warna-warni berhasil ia sodorkan kehadapan Cho Juno. Tapi tanpa diduga bocah tersebut tak luluh oleh sogokannya. bocah tersebut menggeleng-gelengkan kepalanya yang mungil dengan topi bergambar karakter salah satu super hero sebagai pertanda penolakan.

“Appa bilang juno tidak boleh menerima makanan dari orang asing, walaupun aunty cantik.”

Sooyoung kembali sweatdroop mendengar celotehan bocah berkulit putih bayi ini. Appanya pasti orang jenius yang mesum. Mengajarkan putranya menilai dari fisik orang semata. Walau dalam hati ia bangga mendapat pengakuan cantik dari bocah berusia 6 tahun.

“Oke..oke, nama aunty Lee Sooyoung. Kau bisa memanggilku Soo Aunty ok? Dan aku akan memanggilmu Juno~ya, bagaimana?”

Bocah berpipi gembul itu terlihat berpikir dan entah apa yang dipikirkan kepala kecilnya itu. Tapi sooyoung dengan sabar menunggu pendapat dari bocah tersebut.

“Baiklah, Juno suka panggilan itu” jawab bocah itu dengan cengiran gigi ompongnya.

Sooyoung ikut tersenyum lebar melihat senyum polos bocah tersebut yang menular.

“Karena kita sudah punya panggilan masing-masing, berarti kita bukan orang asing sekarang. Aunty akan membantu Juno mencari Appa Juno, bagaimana?”

Sooyoung merasakan dejavu dengan situasi ini. Dengan orang yang berbeda, disuatu tempat,di suatu moment. Orang asing…

“Ya Juno mau” respon Juno dengan riang khas bocah kecil. Sooyoung menuntun Juno ke tempat jaga security untuk menanyakan ruang informasi, dalam perjalanan keruang informasi bocah tersebut terus berceloteh riang mengenai segala hal yang dilihatnya. Sooyoung diam-diam tersenyum dan mengelus lembut perutnya. Membangkitkan mimpi dan semangatnya untuk mendapatkan anak selucu Juno dari rahimnya sendiri.

“Juno, Juno ~ya?!” panggilan nyaring dari sesosok namja dibelakang mereka membuat langkah sooyoung terhenti. Suara bass ini…

TBC

Hoooooy Readerdeul and KNIGHTdeul semuaaaaa, miss all of you so bad😉
Udah lama ya -sebelum raja api menyerang- hehehe baru comeback sekarang.
Dan comeback dengan FF Baru pula -___-v (The First masih lamaaa kayaknya :p)
Ya udahlah ya, lagi mencoba ngebangun feel lagi ini ceritanya dan ngebangunnya lewat FF Marriage Life waaaakss WTF😛
Semoga DSGB ini ngena juga di hati kalian ya😀 Keep RCL and Jayalah Kyuyoungku #apaan😀

75 thoughts on “[Series] Don’t Say Goodbye Part 1

  1. Sistasookyu says:

    Waaa syo nya jadi married sama donghae?
    Eits, Tapi kyuyoungnya ketemu lagi lho.. Bakal makin seru nih!

  2. kyuyounglove says:

    wwaahh mreka bakaln ketemu lagi😀 apa reaksi soo ya waktu ketmu kyu nnti, lanjut thor lanjut next part di tunggu

  3. dina says:

    Yah..walaupun Kyuyoung punya kehidupan masing2 disini, aku harap Kyuyoung bakalan bersatu, bagaimanapun caranya.

    next, semangat!!!

  4. mongochi*hae says:

    clon rumit nh ceritany. kyuyoung sdh punya keluarga msing2.mna kyu sdh punya anak…lg

    hnnn kira2 noda lipstik dkmja donghae bnran ap cma akal2n donghae aj buat ngetes soo ??
    trus istri kyu it yoona atw jinhe sih…

    and..the first part 8ny dtunggu…

  5. anita says:

    wow junoo imut bgt sih😀 pengen aku cubit wkwkwk, dan kenapa soo gitu bgt sih sm kbersihan aigooo, ahh kyu oppa dg suara bassnya tetep bikin melting #plak
    next !

  6. fransiscafortunita24 says:

    hmm jdi ini terinspiransi dri film india yaa ? :O
    keren keren ><
    ditunggu kelanjutannyaaa
    hwaiting !

  7. DianAyuni says:

    koq kya prnh baca sih… prnh dipost kah???…
    hae kasihan niat buat cemburu dan gagal –”
    mereka ktmu lg stlh 1th waaaa…
    ditunggu next part^^

  8. lilalia says:

    istri kyuhyun hyena ato yoona?? Trus gimana kyuyoung bersatu kalo mereka udah punya pasangan? Penasaran thor..

  9. MissPurpleKim says:

    huaaaa takdir apa yg nantinya selalu mendekatkan soo dan kyu..

    aigooo kali ini beda banget mereka berdua terpisah dengan pasangan masing masing…

    lanjutannya ditunggu yaa.. jangan lama lama next part nya…

    gomawo

  10. wah,,wah..
    nyesek sih ya krna kyuyoung masing” udh nikah..
    walopun trinspirasi dr pelem india itu..mga next partnya beda dr pelemnya..

    daebak chinggu
    bikin penasaran..
    d tunggu next partnya.

  11. gita says:

    Wahh, kyuyoung udh sma” married
    Itu hae bnrn slingkh atau cma mau bwt soo cmburu ya?
    Hrs.a soo gk ush jdi nikah aja sma hae, istri kyu itu hyena or yoona sh? Dy udh menggal saat kclakaan itu ya?
    Jino ank.a kyu kah? Wah, kyuyoung ktemuan lgi sesuai yg di prediksiin kyu
    Ditunggu next.a jgn lma” yaa

  12. Oktavianti says:

    Feel nya dapat banget. Itu noda lipstick di kerah nya Donghae pasti cap/? bibirnya Yoona, bener gak ya ??? Dan semoga part 2 makin greget ceritanya ya, fighting !!!

  13. nychoicy says:

    ceritanya seruuuuu.. walau agak gmna gt, lyat kyuyoung malah udah punya pasangan masing2.. jd kesanny malah ngedoain mrka pisah ama pasanganny trs bersatu deh, wkwkwk.. asiiikk, soo ketemu ama appa junho.. ditunggu klanjutannya segera yaa..

  14. kyuusoo says:

    ohh ini terinspirasi dari film kabhi alvida na kehna ya,
    kyuyoung nya masing-masing udah nikah sama orang lain,
    penasaran bakalan gimana versi kyuyoungnya
    d tunggu lanjutannya

  15. febryza says:

    hahaha sumpah pas adegan donghae sama sooyoung masalah lipstick itu bikin ngakak banget… Dan akhirnya sooyoung beretemu kyuhyun lagi kan?

  16. Ola says:

    Ngena bgt mala thor…
    Jarang” ad crita gni😀 tpi gmna mreka msing”😦 mreka udh nikah ???
    Next ditunggu bgt yh

  17. Rychell says:

    ªϑuħ hae oppa knp g jelasin άĵά cepet gt -_- malah bertele” dulu , kasian syoo eonnie di tusuk dari belakang ~ hae oppa kan g cinta sm syoo eonnie , ​ϔa kan ? Krn αϑα noda di bajunya ~
    Next

  18. Kyuria says:

    Wahh seru niyyke2nya udah punya khdpn sndr trus gimana kelanjutannya…””””???
    Semangat thorrrr
    Lanjuttttttinnnnnn

  19. kok ada nma hyena trus yoona? yg bner istri kyu siapa tho??
    walaupun aku gak tau kyak mna film nya aku tetep suka ma ff ini..Ganbate thor

  20. SummerAnn says:

    kaya terinspirasi dri salah satu film india adegannya, iyakah? tapi beda deh kayanya iyakan? next chingu secepatnya hehe

  21. eh kyu sbenernya nikah sama siapa hyena atau yoona soalnya ada nama yoona waktu syoo dan kyu lagi ngobrol..
    haeppa sbenernya suka ga sih sama syoo atau cuma mau ngetes syoo aja apa syoo suka atau engga sama dia?hmm penasaran…
    wah kyuyoung bakalan ktemu lagi utk kedua kalinya lewat juno wwkwkwk…
    ditunggu next partnya😉

  22. Seru … Wah Kyuyoung bertemu again.. seperti nya di part2 yg akan datang akan ada konflik? *sotoy*… Kasihan haeppa rencana nya gagal… Kyu appa nya Juno kan? .. Thor KyuYoung bersatu ya,ya,ya,ya*maksa*.. Daebak! Keep Writing nde! Next thor! Hwaiting!

  23. iis mulyati says:

    Ini terinspirasi dari film kabhi alvida na kehna bkn sih? hehe. Klo di film nya mereka nikahnya sama org lain, agak ga rela jg klo kyu nikah sama org lain nntinya meskipun emng akhirnya kyuyoung psti bersatu. Lanjut ya chingu hwaiting^^

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s