[Series] Mrs. Blue House

From Author of ‘My Neighbor is Crazy’ and ‘Tell Me Your Wish’

Jung Cheonsa proudly present,

Mrs. Blue House

Starring with

Cho Kyuhyun | Choi Sooyoung

Genre: Politics *perhaps, Romance, Family | Rating: Teenager | Lenght: Chaptered 3

Scriptwritter : JungCheonsa

Summary: Apakah perempuan itu berhasil mengumpulkan setiap kepingan di masa lalu dan membangun masa depan hanya karena perjanjian dengan pria itu? apakah pria itu mulai menyadari bahwa rekannya menduduki setiap sudut hatinya?

Disclaimer : No Bashing! No Copy! Keep RCL ^^.

Recommended Song: One Republic – Love Runs Out

 “Be My Queen, Please

&&&

Seoul bersikap seperti marah hari ini. Teriknya matahari yang menerpanya membuat kepalanya berdenyut dengan keras. Sepertinya dia butuh obat.

Dia melirik dari arah jendela ruang kerjanya. Mensyukuri beberapa hal bahwa dia tidak perlu hidup seperti kebanyakan orang. Bangun pagi untuk mengejar bus atau kereta api, berdesak – desakan dengan orang lain, dimarahi guru atau atasan, membolos, pulang lembur, ataupun terjebak dengan pria yang tidak ia inginkan di kencan buta.

Hidupnya terlalu datar. Tapi dia menikmati itu. Dia merasa bahwa dia cukup untuk menjadi dirinya sendiri. Dibesarkan oleh seorang pria yang tidak mencintai ibunya yang mengekang kehidupannya. Mendatangkan guru privat ke rumahnya selama 17 tahun hidupnya, tidak pernah keluar rumah kecuali ke department store milik ayahnya, serta hidup dikelilingi belasan penjaga dan pembantu.

Di umur 25, seharusnya dia pergi ke universitas. Bersenang – senang dengan beberapa teman terdekat. Atau berkencan dengan seorang pria. Tapi dia terlalu takut. Takut bahwa universitas akan memperlakukannya berbeda. Takut bahwa teman – temannya akan memperlakukannya berbeda. Takut bila pria itu akan memanfaatkan dirinya.

Tidak. Dia bukan seorang perempuan yang punya kekurangan fisik. Ayahnya bilang bahwa dia seperti ayahnya. Tinggi, kecantikan khas korea, dan memiliki IQ yang lumayan. Yang menjadi ketakutannya adalah karena ayahnya seorang perdana menteri. Punya banyak musuh politik. Punya banyak ancaman mengelilinginya. Punya banyak wanita asing yang tiba – tiba datang ke rumahnya sebagai penjatuhan citra ayahnya. Dia tahu. Meskipun ayahnya tidak mencintai ibunya. Ayahnya punya harga diri tinggi.

Dia memang tidak pernah keluar, tapi bukan berarti tidak pernah berinteraksi. Dia memiliki online shop-nya sendiri dan berkomunikasi dengan costumernya tanpa bayangan kesuksesan ayahnya. Dia terus mengikuti berita hingga tahu betapa kejamnya dunia di luar. Sebagai salah satu balas budi kepada ayahnya, tidak membuat beban kekhawatiran ayahnya saja sudah cukup.

“aggashi, barang ini akan dikirim ke mana?” Tanya seorang pelayannya yang masuk ke dalam ruang kerjanya.

Dia menyerahkan selembar kertas yang tertera di atas mejanya. “ini kiriman terakhir untuk hari ini. Tolong minta bibi Ahn untuk membawa obat sakit kepalaku.”

Pelayan itu hanya mengangguk dan membungkuk meninggalkan dirinya yang masih melawan denyutan di kepalanya itu.

Hari ini dia ingin tidur seharian.

__

Orang – orang penting itu telah mengitari meja lingkaran dengan wajah serius. Mereka saling mendengarkan apa yang dibicarakan si pembicara utama. Ruangan itu bahkan terasa lebih mencekam dari biasanya.

“jika ingin Tuan Cho menang, kita harus mengorbankan sesuatu padanya.”

Ucapan salah satu petinggi partai itu dibalas dengan anggukan oleh peserta rapat lainnya. jika memang ingin menjadikan tuan Cho sebagai pemimpin tunggal negara ini.

“bagaimana menurut anda perdana menteri? Sepertinya hanya anda yang punya reputasi baik untuk membangun citra tuan Cho?”

Sang perdana menteri hanya menyengir mendapat pertanyaan menjebak itu. Tidak, kali ini tidak boleh melibatkan hal itu.

“kenapa tidak dari awal saja dia mencari calonnya. Sekarang mempersulitku.” Cibir sang perdana menteri.

Ketua umum partai itu hanya tertawa kecil. “setalah 5 tahun Berjaya, kau tidak ingin kita kembali ke masa orde partai republik kan?”

Hanya seulas senyum dia perlihatkan kepada yang lain. “jika tuan Cho sendiri yang bisa membujuk, aku akan ikut aturan mainnya.”

Dan semua orang disitu hanya menghela nafas berat. Jika sang perdana menteri yang berkata seperti itu, wakil mereka akan memiliki kesulitan yang besar selain mengalahkan lawan politiknya.

___

Pria itu duduk di meja kerjanya sembari mempelajari bahan pidatonya untuk kampanyenya nanti di daerah pesisir mokpo. Dia mendengar suara ketukan pintu dan mempersilahkan sang empunya kepentingan untuk masuk.

“para eksekutif partai telah memutuskan, anda harus menghadapinya sendiri. Tuan perdana menteri menambahkan pesan bahwa dia ingin melihat usaha keras anda. Jika tidak berhasil, sebaiknya anda mundur dari pencalonan presiden kali ini.”

Dia tertawa mendengar hal itu. “sepertinya dia kesal sekali tidak terpilih menjadi calon dari partai.”

Asisten pribadinya itu hanya berdehem kecil. Pria itu hanya mengangguk.

“baiklah. Ini menarik. Siapkan buah tangan yang sangat berkualitas. Aku tidak ingin mempermalukan diriku di hadapan tuan perdana menteri yang terhormat itu.”

“algaseumnida, wojangnim.”

“hona, tuan park.”

“ye, wojangnim?”

Pria itu tersenyum penuh dengan misteri. “minta bagian IT untuk melaporkan secara detail profilnya.”

“ye, wojangnim. Akan saya laksanakan.”

Pria berumur 56 tahun itu melangkah keluar.

si tuan Cho menatap lurus ke depannya. “akan kubuktikan padamu aboji bahwa aku akan menjadi presiden Korea paling terkenal.”

___

Ruangan itu tampak penuh dengan orang yang sibuk ke sana kemari dengan pot bunga dan beberapa piring hias. Mereka mengganti taplak meja dengan yang paling baru serta mengganti isi pot bunga tersebut dengan bunga paling fresh yang diambil dari taman belakang.

Susunan piring sudah tertata dengan baik di meja. Kursi – kursinya pun sudah di bersihkan dengan baik beberapa jam sebelumnya. Seperti sang tuan rumah akan menjamu tamu penting hari ini.

Perempuan itu menguap lebar turun dari tangga. Ia cukup heran dengan keramaian dan kesibukan para pelayannya.

Dia memanggil seorang wanita yang terlihat dari tadi menunjuk ini dan itu kepada bawahannya.

“bibi ahn..”

Wanita itu tersenyum lebar. “nona muda. Sudah sembuh sakit kepalanya?”

“sudah baikan.” Jawabnya dengan singkat.

Dia melihat lagi kesibukan mereka. Sepertinya ayahnya membawa seorang tamu penting ke rumah. Tapi siapa? Apa keluarga ayahnya? Tapi keluarga ayahnya sudah pernah berjanji tidak akan menginjakkan kakinya ke rumah ini karena ayahnya menjadi lawan politik dengan adiknya sendiri. Tapi, jika tamu ayahnya, mengapa dibawa ke sini? Bukankah ayahnya ada rumah dinas sendiri?

“siapa yang akan datang bibi?” tanyanya yang mulai penasaran.

Seolah baru mengingat sesuatu, wanita itu menepuk dahinya pelan.

“tolong lanjutkan pekerjaan ini. Jika sudah selesai bantu chef Han di dapur. Pelayan Seo dan Pelayan Hwang harap bantu nona muda mempersiapkan dirinya.”

Perempuan itu masih tetap saja terdiam di tempatnya.

“tamu dari tuan besar akan datang. Saya dipesankan oleh tuan untuk mempersiapkan anda karena anda akan menyambutnya.”

Seakan mengerti, perempuan itu tidak banyak bicara dan mengikuti instruksi dari bibi Ahn. Sepertinya kali ini ayahnya akan menjejali dia dengan ilmu politik di saat makan seperti sebelumnya.

Pemikiran itu membuatnya sebal.

__

Pemikirannya tidak salah sebelumnya. Acara makan mala mini cukup menyebalkan. Dia hanya tetap diam dan mengangguk selama percakapan antara ayahnya dan tamunya.

Cuma bedanya kali ini tamunya bukan seumuran ayahnya. Mungkin beda 15 sampai 25 tahun dengan umur ayahnya. Tidak tampak terlalu muda tapi untuk di kalangan politik, pria yang ada di hadapannya ini bisa dikatakan termuda untuk jabatan yang akan dia emban jika dia menang nanti.

“jadi nona choi, kenapa anda tidak ingin melanjutkan ke universitas? Saya dengar dari tuan perdana menteri, anda sangat berprestasi?”

Dia hanya tersenyum kecil. Pertanyaan klasik yang selalu ditanyakan rekan kerja ayahnya. “saya hanya ingin menghindari ancaman dari lawan politik serta orang – orang yang akan memanfaatkan saya ke depannya.”

Pria itu tertawa pelan. Sepertinya anaknya perdana menteri bukan seperti kebanyakan gadis pada umumnya. Pola pikir dan pendiriannya sangat kuat.

“berarti anda terlalu bersikap curiga pada orang lain. Itu tidak baik, nona.”

“orang yang terlalu baik dan ramah seperti anda juga patut dicurigai”

Ucapan perempuan itu membuat pria yang tertawa pelan tadi menatapnya dengan lurus dan tajam. Tatapan pria itu sangat tajam sehingga dia hanya membalas dengan tatapan sengit.

“sepertinya anda suka tipe yang berterus terang ya?” tanyanya tanpa senyuman ramah seperti sebelumnya.

Sang perdana menteri yang mendengar percakapan mereka hanya tersenyum. Ini sangat menarik. Sudah lama dia tidak mendengar perdebatan antara anaknya dengan orang lain. Anaknya dan tamunya memang perlu kesan khusus di pertemuan pertama mereka ini.

Perempuan itu melanjutkan makannya. “berarti anda membutuhkan pertolongan saya? Iyakan?”

Skakmat. Ternyata anak perempuan perdana menteri ini bisa membaca pemikirannya.

“bukan pertolongan. Penawaran khusus. Pengalaman hidup yang tidak bisa anda lupakan seumur hidup anda.”

Tawa mulai terdengar dari bibir perempuan itu. Dalam 25 tahun hidup perempuan itu, baru kali ini ayah kandungnya sendiri mendengar perempuan itu tertawa. Pria bermarga Cho juga sempat kaget.

“menikahi anda? Atau saudara anda? Saya sungguh tidak berminat. Tuan Cho Kyuhyun yang terhormat.”

Kali ini Cho Kyuhyun yang tertawa pelan. “lebih dari menikahi saya. Menjadi seorang ibu negara. Bagaimana?”

__

 

 

103 thoughts on “[Series] Mrs. Blue House

  1. viviwahyuivan says:

    Thor ffnya lain dr pada yg lain, keren thor, br pertama baca ff bergenre politik!! Di tunggu kelanjutanya.

  2. feyzraa says:

    asli ini bakal keren bangett pasti!!

    ditunggu next chapt-nya!
    aku sukaa aku sukaaa

    *jgn lama lama wkwk:’)*

  3. iis mulyati says:

    Ciyeee syoo mau dijadiin ibu negara sama kyuppa? Tapi apa kyuppa bner2 serius sama syoo ato cuma sekedar alat aja buat kemenangannya nnti? Next hrs makin seru dan dibanyakin moment kyuyoungnya ne ditunggu jgn lama2 hwaiting!!^^

  4. Kereeen😀 Ngebayangin Soo jadi ibu negara haha, dan pastinya ga bakalan flat lagi hidupnya karena ada cho kyuhyun disana.

    Ngomong2 aku suka tema intrik politik yang mungkin akan chingu angkat, jadi bukan romance biasa aja.
    Hwaitiiing u part selanjutnya ^^9

  5. MissPurpleKim says:

    woahhh …

    keren..
    mereka perang psikologi di meja makan..

    lanjut lanjut .. bkm pernah nih baca yg kaya gini…

    jangan lama3 yaaa lanjutannya..

    gomawo

  6. kyuusoo says:

    jadi kyuhyun toh yg mau jadi presiden dan soo mau dia nikahin,
    keren nih ceritanya, agak jarang yang ada politiknya,
    d tunggu part 2 nya🙂

  7. Hyumi Knight Aegyo Kingdom says:

    lagi tergila-gila ama dramkor The King 2 Hearts, eh malah ada ff kyk gini yg hampir mirip The King 2 Hearts~!!! Sukaaa banget~!! Moga2 jalan ceritanya kyk The King 2 Hearts~!! Pasti seru~!!🙂 Next part di tunggu cepet nee?!!! HWAITING~!!😀

  8. jadi kyuhyun itu yg mau jadi presiden negara tapi butuh bantuan dri syoo ya?
    kira2 syoo mau engga ya bantu kyuhyun…
    dilanjut aja deh masih bingung hehehe ;p

  9. gita says:

    Oh ini author yg bwt ff my crazy neighborhood, pantesan keren
    Cma agk kurng ngerti dkt, di bag. rapat..
    Kyu umur.a brapa ya?
    Jdi slama 25 tahun hdp sooeon dy gk pernah lhat dunia luar, hnya lwt internet? *gkkebayang
    Kyu nekat bngt lngsng mau jdiin soo ibu negara..
    Ditunggu next.a, jgn lama”, makin di pnjangin yaa

  10. aichanie says:

    woh seru seru, baru kali ini ada ff yg berlatar belakang dari dunia politik dan berhasil mengubah imagenya ya menjadi lebih menyenangkan mungkin
    next part soon

  11. Vi says:

    Wow, agak berat nih bahasannya.
    Kayaknya lanjutannya bakalan seru. Calon presiden muda gitu loh!!
    Ditunggu lanjutannya 😁

  12. Rizky NOviri says:

    yesssssshh…
    the choi is choi Sooyoung…😀

    kyknya ada beberapa yang diubah ya..
    tapi tetep keren…😉

    lanjuuuuttt🙂

  13. Dekyusoo says:

    Baru kali ini baca ff yg tema nya politik, walaupun pernah baca yg tema nya kerajaan, tetep aj feel nya beda.. Next ya, mudah2an soo mau jadi ibu negara..

  14. melita says:

    wahh,, keren…
    bru kali ini baca ff tentang politik..
    kira” soo eon mau ga ya jadi ibu negara ???
    next!!!!

  15. sailors moon says:

    Kyu mau jadi presiden?? Gak kebayang sekali
    Syoung terlalu berterus terang, penasaran apa kelanjutannya,
    Cpt lanjut yaa

  16. PNA says:

    hahahaha kyu beneran terus terang sama sooyoung ㅋㅋ ayoo soo mau dijawab apa tuh hah? jawabannya soo ada pada author ya kan? makanya dilanjut thor hehehe😀

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s