TREAT YOU LIKE A KING Bag.2

“ TREAT YOU LIKE A KING ”

Puppy_Ky proudly present..

A Fanfiction of Kyuyoung😀
(Disclaimer : Kisah lain dari kehidupan 2 anak manusia yang menangis dan tersenyum karena cinta ^^. FF ini adalah kumpulan notes aku di FP Fanfiction of Kyuyoung, dan di republish di Blog pribadi aku dan di KSI ini.)

Happy Reading, Dear..

~Choi Sooyoung seumur hidupnya ditakdirkan untuk mengurus hidup Cho Kyuhyun. Karena Cho Kyuhyun tak bisa hidup tanpa campur tangan Choi Sooyoung~ Puppy_Ky.

Seperti mengejar-ngejar kereta, sooyoung berburu dengan waktu untuk samapai ke kelas khusus. Walupun jarak kelasnya dengan kelas khusus terbilang dekat, tapi hanya orang tak waras yang menyuruh seseorang sampai dalam 3 detik. Dan orang tak waras itu pasti kini tengah menikmati waktu menunggu kedatangannya.

Sial Cho Kyuhyun, kenapa juga sooyoung langsung patuh terhadap permintaan tak manusiawi beruang satu itu. Hal ini membuktikan cho kyuhyun memang bukan manusia karena tak punya rasa manusiawi itu. putus sooyoung dalam hati.

Pintu menjeblak dengan bunyi yang tak enak didengar, Sooyoung masuk dengan nafas tinggal satu-satu. Oh ayolah, gadis tinggi itu berlari sprint selayaknya juara olimpiade.

Yang pertama ia cari-cari dengan matanya yang bulat adalah sosok beruang berseragam sekolah aka Cho Kyuhyun, tapi yang ia dapati lebih dari sepasang mata menatap kearah kedatangannya.

Ini belum waktunya break ya?

Sooyoung ingin menggali lubang saja dan membenamkan diri kedalamnya, ia sungguh malu menjadi pusat kekonyolan yang ia perbuat. Dihadapan siswa kelas khusus yang…yang….ia berharap ia jadi cacing seketika itu sebelum sebuah suara mengangkatnya pada kenyataan dihadapannya.

“Kau. Mencari siapa?” Lee Donghae sejenak meninggalkan aktifitas dengan gadgetnya demi membuka percakapan dengan sooyoung. Sementara yang lain mulai tak tertarik dengan apa yang akan mereka perbincangkan.

Sooyoung hanya bisa tersenyum aneh dan menunjuk kearah meja kyuhyun.

“Temanmu?” Donghae mengkonfirmasi kepada orang disebelah mejanya.

Kyuhyun mengangkat bahunya dengan acuh, dan berjalan kearah gadis tinggi yang sepersekian detik tadi jadi pusat perhatian siswa kelas khusus.Dan kenyataan itu membuat moodnya untuk bermain-main sirna.

“Bukan” jawaban itu cukup jelas bagi Donghae dan Sooyoung. Bagi Donghae untuk saat ini, itu bukan urusannya apakah mereka berteman ataupun tidak, sehingga ia kembali menekuri gadgetnya. Bagi sooyoung kata sederhana itu menorehkan sedikit goresan di salah satu organ dalam tubuhnya.

Jadi. Kau menganggapku apa selama ini?


“Aku lapar. Temani aku ke kantin” dan begitu saja, kyuhyun menarik pergelangan tangan kecil sooyoung membuat sang empunya tangan hanya menurut seperti kerbau yang dicocok hidungnya.
Yang namanya Cho Kyuhyun memang entah otaknya terbuat dari apa,sikapnya selalu berubah-ubah. Bukannya mengambil makanan dan menyantapnya dengan tenang di salah satu meja kantin seperti bayangan sooyoung, beruang itu malah menariknya ke ujung kantin yang sepi dan memanjat pada benteng yang kebetulan menghadap taman sekolah.

“Ulurkan tanganmu” kyuhyun meminta sooyoung mengikutinya duduk diatas benteng.
“Kyu..” sooyoung mencicit tak berniat menyembunyikan ketakutannya.

Dari sekian banyak hal didunia ini yang dibencinya, sooyoung paling benci ketinggian. yah, gadis galak yang hampir tak takut apapun itu takut ketinggian. Acrophobia.

Seketika memori sooyoung tersambung pada kejadian 10 tahun lalu ketika kedua orang tuanya dan dirinya terjebak di lantai 2 rumah mereka ditengah kebakaran hebat.

Ah gadis malang itu, yatim piatu dengan cara yang teramat menyesakan. Orang tuanya tak bisa diselamatkan sementara dirinya berhutang nyawa untuk pengorbanan mereka. Sejak saat itulah sooyoung semakin terikat dengan keluarga Cho yang mengambil alih tanggung jawab untuk merawatnya karena hanya merekalah sahabat terdekat yang orang tuanya miliki. Keluarga dan kerabat lain dari orang tuanya kebanyakan tinggal di Jepang, mereka sudah menawarkan untuk memboyong sooyoung kecil ikut bersama mereka namun kyuhyun kecil pada saat itu mengancam ingin ikut juga kemanapun sooyoung dibawa.

Seketika memori sooyoung tersambung pada kejadian 10 tahun lalu ketika kedua orang tuanya dan dirinya terjebak di lantai 2 rumah mereka ditengah kebakaran hebat.

Ah gadis malang itu, yatim piatu dengan cara yang teramat menyesakan. Orang tuanya tak bisa diselamatkan sementara dirinya berhutang nyawa untuk pengorbanan mereka. Sejak saat itulah sooyoung semakin terikat dengan keluarga Cho yang mengambil alih tanggung jawab untuk merawatnya karena hanya merekalah sahabat terdekat yang orang tuanya miliki. Keluarga dan kerabat lain dari orang tuanya kebanyakan tinggal di Jepang, mereka sudah menawarkan untuk memboyong sooyoung kecil ikut bersama mereka namun kyuhyun kecil pada saat itu mengancam ingin ikut juga kemanapun sooyoung dibawa.

Rasa bergantung terhadap sooyoung pada diri kyuhyun, tumbuh seiring mereka selalu bersama. Sadar ataupun tidak.

“Ulurkan tanganmu Choi Sooyoung” Kyuhyun bertindak memaksa untuk memastikan sesuatu. Tadinya ia hanya ingin bermain-main dan menikmati pemandangan taman sekolah yang ingin ia tunjukan pada sooyoung dari atas benteng ini.

Tak dinyana raut wajah sooyoung langsung pucat pasi ketika ia berniat menarik gadis itu duduk bersamanya, ia miris sooyoung masih menyimpan ketakutan yang sama yang sempat ia lihat 10 tahun lalu ketika mendapati gadis itu menangis tanpa suara dengan tubuh bergetar hebat dibalik selimut yang sebagian sisinya hangus dalam dekapan eomma Kyuhyun.

“Kyu..aku..tak yakin. Ini..benteng ini terlalu tinggi” Sooyoung semakin gemetar disetiap kata-katanya, keringat dingin mulai mengucur dari kening cantiknya.

“Kau harus di hukum karena terlambat menemuiku tadi. Aku tak mau tau.”

Betapa teganya kyuhyun,sangka sooyoung. Tega memanfaatkan ketakutannya hanya untuk memenuhi egonya yang harus selalu dituruti.

“Kau lama sekali jidat. Aku akan berbaik hati membantumu.”

Kyuhyun dengan tanpa kesulitan melompat ke sisi sooyoung, melipat kakinya dan menyodorkan pahanya untuk jadi pijakan sooyoung naik.

“Aku akan memegangimu, cepatlah”

Dengan masih gemetaran sooyoung menekan ketakutannya sedalam mungkin dan mulai menapakan kakinya pada paha Kyuhyun. Beruang ini rupanya sungguh-sungguh dengan perkataannya, karena kini sebelah tangannya menggenggap tangan sooyoung dengan erat.

“Jangan lepaskan sebelum bokongku mendarat mulus diatas benteng”

“Cepatlah, tubuh kurusmu ternyata berat juga tau”

Sooyoung mulai menikmati posisinya kini, berdiri diatas paha cho kyuhyun yang tumben tak mengeluh ini itu takut celananya kotor. Tapi tetap saja gadis itu tak berani membuka matanya sampai benar-benar posisinya aman dan tak oleng.

“Huft..sudah” sooyoung menarik nafas lega ketika ia yakin dengan posisi duduknya, masih tak mau membuka mata.

Terdengar gerakan seseorang yang pasti kyuhyun menepuk-nepuk bajunya yg sedikit kusut, lalu tempat di sisi sooyoung terisi oleh bau khas parfum kyuhyun. Namja itu seperti tadi tak menemui kesulitan berarti memanjat dan turun dari benteng tinggi itu.

“Kau sedang apa? Buka matamu” Kyuhyun menyenggol lengan sooyoung yang membuat empunya lengan menggeleng pasti.
“Tidak. Kumohon Kyu “
“Kau sudah diatas. Bodoh kalau melewatkan pemandangan indah dari spot ini.”
“Tidak. Aku tak mau, aku pasti jatuh jika membuka mata”

Sooyoung semakin erat mencengkram pegangannya pada ujung rok seragamnya. Tak mau kalah dengan bujukan kyuhyun.

“Kau tak akan jatuh,ini sudah sepuluh tahun soo..” kyuhyun menggantung perkataannya demi menyaksikan air mata perlahan mengalir dari mata tertutup sooyoung.
“Hari ini kau masih bersamaku. Disini. Di tempat tinggi ini. Orang tuamu pasti tak menginginkan kau dihantui ketakutan seperti itu. Buka matamu dan nikmati ketinggian ini”
Sooyoung merasakan lengan besar kyuhyun memegangi pundaknya dengan erat menghadapkan wajah mereka saling berhadapan.
“Buka matamu. Kau tak takut ketinggian”
Seperti mantra yang berkhasiat, kata-kata kyuhyun menyihir sooyoung perlahan membuka bola mata bulatnya.

Sungguh memalukan sebenarnya, ia dengan berlinangan air mata menatap wajah bersih kyuhyun yang tengah tersenyum puas. Senyum tulus yang puas.

“Kau tak jatuh kan..”

Sooyoung mengangguk takjub pada keberaniannya sendiri.

“Sekarang lihat ke taman”

Sooyoung masih enggan memalingkan wajahnya, tapi tatapan meyakinkan dari Kyuhyun mendorong ketakutannya menjadi lebih kecil lagi.

Dipalingkannya wajahnya kearah taman yang asri dengan berbagai tanaman perdu dan bunga-bunga cantik yang sedang mekar-mekarnya, untuk beberapa detik kemudian sooyoung menjadi panic dan hampir kehilangan keseimbangan. Tapi lengan besar itu masih memegangi pundaknya dan kini merangkumnya dalam sebuah pelukan menenangkan.

Sooyoung menyerudukan kepalanya jauh rapat ke dada kyuhyun yang..hangat,belum berani melihat ke bawah. Kengerian terhadap posisi tinggi itu masih ada, walau kini tak seperti sebelumnya yang terasa akan mengambil seluruh nafasnya.

“Aku masih takut..” isak Sooyoung.

“Tak apa, maaf mendorongmu terlalu jauh. Ayo kita turun.”

Suasana di kelas Sooyoung cukup sepi karena jam istirahat masih tersisa 10 menit lagi.
Kyuhyun mengedarkan pengamatannya pada seluruh isi kelas, dan yang namja itu tangkap kelas sooyoung lebih banyak penghuninya dibanding kelas khusus dilihat dari banyaknya bangku dan loker untuk sisawa yang berderet rapi.

Kyuhyun menarik sooyoung ke kelas gadis itu setelah mereka turun dari benteng, menanyakan bekal apa yang dibawa sooyoung hari ini dan memaksa untuk membaginya.

“Cuman ini yang aku bawa, kau merepotkan sekali” gerutu sooyoung tapi tetap menyodorkan kotak bekalnya dengan karakter woody kehadapan kyuhyun.

“Semangka?” kyuhyun menautkan alisnya ketika ia mendapati 2 iris semangka setelah kotak bekal sooyoung ia buka.

“Ne, aku tak sempat masak tadi pagi karena harus membangunkan beruang yang tidur seperti hibernasi, lagipula kaukan benci sayuran bukannya benci buah-buahan.”

“Kau cerewet sekali. akukan cuman bertanya” renggut kyuhyun.

“Sudahlah makan saja, kau kelaparan kan?”

“Kau tak makan?”

“Tentu saja aku makan yang 1 iris, enak saja kau mau menghabiskannya semua, aku juga lapar karena ulahmu” dengan itu sooyoung mengambil irisan semangka yang paling besar.

“Dasar licik..” kyuhyun mendengus tapitersenyum geli juga melihat tingkah sooyoung.

Mereka menikmati segarnya semangka yang merah itu dengan lahap, apalagi sooyoung yang sebetulnya satu iris semangka baginya yang shiksin sangatlah tak cukup.

“Jidat..”

“Hmm?”

Kyuhyun membuka percakapan dengan ragu, mata tajamnya tak ia biarkan menatap lawan bicara didepannya. Malah semburat merah yang kini perlahan menghiasi pipi putihnya.

“Hari ini…kau memakai celana dalam motif tweety ya?”

JDAR. Sooyoung merasa ada petir yang menyambar telinganya, apa yang dikatakan beruang dihadapannya?

Jangan-jangan. tadi. ketika ia naik ke benteng….

“Yak!! mesuuuuum”

Kyuhyun pasrah mukanya di hiasi biji semangka yang disemburkan sooyoung dari mulutnya.

83 thoughts on “TREAT YOU LIKE A KING Bag.2

  1. part ini kocak, udah terbawa suasana romantis pas awal cerita tapi di ujung, pasti muka sooyoung udah kaya kepiting rebus, haha tapi untung pas udah di kelas kyu ngebahasnya , coba kalau di benteng, abis tuh si gembul! ehehe seruuuseruuu…

  2. elis sintiya says:

    hahaha.. knp gan gambar woody aja cd nya sooyoung lgi kyuhyun liat2 aja dh.. emank dasar evil mesum

  3. yuki-chan says:

    Wahhh. Jeongmal!! Bagus banget ff nya. Suka deh sama ff kamu. Lanjut nya yang cepet yaa. Keep writing!! Aku tunggu lanjutannya^^

  4. ayumi says:

    Kangen sm ff ini,,.kq blm part slnjutnya blm dpublish sh chingu???atau ksh almat blog chingu aj.ff ny dlanjuuuuutkn y?brharap sangat lho

  5. Haru says:

    huaaaa kocak daebak kerenn thor next thor next……sorry bru coment skarang hbis bru ad wktu ngunjungin KSI trus klo d fb ak jga blom bca hehehe pokoknya DAEBAK…!!!

  6. Dududu sbnernya kyu anggep syooo apa ya? abis dia bilang ke donghae syoo bukan tmnnya..
    iih kyu mncuri kesempatan tuh dasar evil mesum masih aja..cckkkckck
    ditunggu nextnya, panjangin juga hehehe :p

  7. PNA says:

    PPPPFFFFTTTT BWAHAHAHAHHA CHO KYUHYUN BETAPA NGESELINNYA KAMU HAHAHAHA maap thor capslock hihi abisnya gemes sih sama mereka berdua~~

  8. Artha Maria says:

    Hahahaha.. Kyuhyun lucu, ngomongnya itu loh. To the point banget. Wkwkwk. Lucu! Next thor, tpi jgn lama2 yaaa😀

  9. Nine Nur Muharamah (Shin Hyunra) says:

    Kyuyoung daebaakkk!!!!! Lucunya aigggooo….
    Menghibur banget Chingu… chingu juga daebaaakkk!!! Buat cerita yg kaya gini…
    Ditunggu part3 nya.. Fightiingggg!!!!

  10. risma ayu says:

    Ciyee so sweet bgt…ada panggilan kesayangan beruang ama jidat..
    Kyu mah merusak suasana pdahal udh tatap2an eh malah ngomongin clana dalam:-D kocak abis kyu somvlak:-V

  11. gita says:

    Gila kyuppa.. Pdhal udh romantis bngt tuh momennya
    Soo nurut bngt ya sma kyu, sampe disuruh naik ke benteng pdhl dy trauma ttp aja dilakuin
    Gk akan kebayng kalau suatu hari kyuyoung pish.. hmmm~
    Ditunggu next.a jngn lama” yaa

  12. Love Sooyoung says:

    Ya tuhan.. Setelah KSI sepi kayak kuburan tua gak di pakek lagi.. Akhirnya ada datang pencerah yg ngePost FF yg super duper buat mood balik 100%
    thank’s ya Bling eon :* cepet Next!
    Selalu di tunggu..

  13. iis mulyati says:

    Sempet kecewa jg pas kyu jawab dia bkn temennya syoo:( Omonaaa!! Kyu dasar mesum kynya dia ngajakin syoo naik ke benteng buat bisa liatin celana dalemnya syoo kali wkwkw. Part ini msh blm keliatan konfliknya ya chingu. Next part ditunggu hwaiting!! ~

  14. MissPurpleKim says:

    hahahah…

    kyuhyun padahal td bener bener udah wow banget ehhh ujung2an ngebahas daleman soo.. hahah

    lanjutannya lebih panjang lagi yaa thour..

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s