[Series] Don’t Remember (Teaser)

poster 13

 

Title : Don’t Remember (Teaser)

Author : S. Cha

Leght : Series

Genre : Romance, Mistery

 

FF ini merupakan remake dari drama Korea MIMI yang diperankan oleh Shim Changmin dan Moon Gayoung. FF ini merupakan FF kedua author yang sebelumnya FF Oneshot HIM. Karena author juga masih belajar, so maaf kalau ga dapet feelnya. Happy reading all ^^

 

Pria itu tertidur dengan posisi yang sungguh tak nyaman untuk dilihat. Menelungkupkan kepalanya diatas meja dengan kedua lengan yang dilipat sebagai bantalnya, ia terlalu terlarut dalam pengerjaan project webtoon yang tengah digarapnya. Hingga deringan ponsel yang berada di sisinya mengusik tidur pria itu. Membuatnya terlonjak kaget dan tak sengaja menjatuhkan segelas penuh sisa pensil yang mungkin panjangnya tak sampai jari telunjuk itu.

Webtoon’s staff’s calling

Nama itu tertera di layar datar ponselnya, membuatnya mau tak mau menjawab panggilan itu.

“Yeoboseyo..”

“Yeoboseyo, ah penulis Cho, kau harus mengerjakan projectmu. Kau tidak tertidur bukan? Kau tahu, pekerjaan adalah yang utama, maka bekerjalah penulis Cho,”

Pria itu tak ambil pusing, ia memilih menjauhkan ponsel itu dari telinganya. Membiarkan staff webtoon itu mengoceh tanpa ada sahutan yang berarti darinya hingga staff webtoon tersebut berhenti berbicara.

Namun tak lama kemudian setelah staff webtoon itu mematikan sambungan telfonnya, dering ponsel pria itu kembali berbunyi. Hal yang sama lagi-lagi ia lakukan. Menatap jengah layar datar ponselnya tersebut.

Eomma’s calling

Dengan ragu ia menjawab panggialan tersebut, terdengar suara sang ibu yang menanyakan bagaimana kabarnya, mencemaskan anak semata wayangnya tersebut. Pria itu tak meu membuat ibunya merasa khawatir, maka ia menjawab seluruh pertanyaan ibunya dengan jawaban yang sama sekali tidak sesuai dengan apa yang telah ia lakukan.

“Aku sudah makan. Ya, bahkan satu mangkuk penuh. Ne eomma, aku sudah tidak meneguk kopi lagi. Ya, ya aku juga sudah bisa tidur dengan nyenyak, bahkan aku baru saja terbangun tadi” ujar pria itu.

“Baiklah, eomma lega mendengarnya”

“Kyuhyun ah, minumlah air yang banyak. Eomma dengar kalau seseorang harus meminum banyak air ..” suara sang ibu diacuhkannya begitu saja seperti halnya yang ia lakukan pada staff webtoon tadi.

Pria itu Kyuhyun, Cho Kyuhyun. Tangannya kembali mencoret hasil animasi yang terdapat pada komputer yang berdiri tegak dihadapannya. Mencoret dan menghapus kembali bagian mata yang masih kosong tersebut. Entah mengapa ia sangat sukar untuk menggambarkan mata pada animasi yang telah dibuatnya, hingga tak jarang ia meninggalkan bagian mata pada semua animasi miliknya itu.

Sembari mengamati kegagalannya dalam menggambarkan sepasang mata yang sungguh membuatnya frustasi, tangannya terulur untuk meraih gelas kopi disampingnya. Meneguknya dengan perlahan hingga habis. Namun beberapa detik setelah ia menenggak kopinya ia merasakan mual yang luar biasa. Perutnya seperti diputar, ia segera berlari menuju kamar mandi memuntahkan apa saja yang ingin keluar dari dalam perutnya.

 

***

 

Butiran salju turun mengguyur kota Seoul, membuat tanah tertutup putihnya salju. Menggunakan kemeja kotak-kotak perpaduan  hijau, putih, dan hitam, celana jeans, serta mantel yang tebal yang menyelimuti tubuhnya. Kyuhyun berjalan dengan santai menyusuri jalan yang akan membawanya menuju sebuah resto langganannya.

Sepasang kaki mungil milik seorang gadis mengikuti langkah kaki Kyuhyun dengan semangat, berjalan mengendap-endap seperti takut tertangkap basah mengikuti seorang pria. Oh bukankah benar nona? Kau mengikuti Kyuhyun.

Kyuhyun merasa ada seseorang yang mengikutinya, beberapa kali ia mencoba melirik ke arah belakang, namun tak puas akhirnya Kyuhyun memilih untuk menghentikan langakah kakinya. Membalikkan badannya untuk melihat apakah benar ada orang yang mengikutinya? Namun nihil, ia tak melihat siapapun yang berada dibelakangnya kecualli orang-orang yang berbeda arah dengannya dijalan itu.

Pipi gadis itu memerah, entah apa yang memebuatnya memerah dengan begitu cantik? Udara dingin yang menusuk tulang atau rasa yang membuncah dihatinya? Entahlah hanya dia yang tahu. Berdiri dibalik pohon yang mampu menutupi tubuh langsingnya, gadis itu bersembunyi dengan cepat saat Kyuhyun berbalik badan. Menghembuskan nafas yang menghasilkan uap yang sangat tebal serta seulas senyum terlukis diparasnya yang memerah itu. Ah nona, kau malu?

Kyuhyun memilih meneruskan perjalanannya menuju resto, meskipun ia sungguh masih penasaran benarkah tidak ada yang mengikutinya? Ah, tetapi Kyuhyun tak terlalu memusingkannya, lebih baik ia segera menuju resto untuk mendapatkan minuman yang dapat menghangatkan tubuhnya. Sedangkan gadis itu? Gadis itu juga melanjutkan aksinya mengikuti langkah Kyuhyun dengan penuh semangat. Terlihat jelas dari pipi chubbynya yang mengembang saat bibir ranum itu tertarik membentuk senyuman yang indah.

Lonceng diatas pintu masuk resto itu berbunyi, menandakan jika seseorang datang. Kyuhyun memasuki resto itu dan mengedarkan pandangannnya kepenjuru resto tersebut. Hingga netranya menagkap meja pengunjung yang berada tepat diujung dan menghadap jedela yang menyajikan lalu lintas jalan didepan resto tersebut.

Kyuhyun duduk dengan tatapan matanya memandang lekat gadis yang berada dihadapannya. Gadis yang sedari tadi saat ia memasuki resto sudah mendudukan diri dikursi didepannya. Matanya seakan menelisik wajah gadis yang tengah tersipu malu itu. Gadis itu, gadis yang mengikuti Kyuhyun sejak ia berjalan menuju resto.

Beberapa saat kemudian Kyuhyun mengalihkan pandangannya, tangannya merogoh peralatan menggambar yang berada disalah satu kantung dalam tasnya. Sedangkan gadis itu menumpukan kedua lengannya dimeja dan berbalik memandang lekat Kyuhyun yang tengah menyiapkan pensil dan buku gambar yang memang sedah ditentengnya sejak tadi hingga seorang pelayan datang untuk menanyakan pesanan.

“Anda ingin pesan apa tuan?”

“Cobalah Cocoa! Dan kau akan merasa lebih baik” gadis itu mencoba memberi saran kepada Kyuhyun. Namun Kyuhyun menghiraukan gadis itu dan memilih yang lain.

“Americano jusseyo” jawab Kyuhyun terhadap pelayan yang langsung bergegas setelah Kyuhyun menyebutkan pesanannya.

Gurat kekecewaan tampak jelas diwajah ayu itu, nafas berat ia hembuskan. Tatapan matanya yang bulat jernih itu tak pernah luput terhadap Kyuhyun yang terlihat frustasi. Terbukti dengan ia mencoret tak karuan hasil gambarannya, yang lagi-lagi bagian mata yang tak mampu ia gambar. Kyuhyun mengedarkan pandangannya sekali lagi dan berhenti pada sepasang kekasih yang tengah bermesraan. Pria itu mengacak rambut kekasihnya dengan sayang.

Gadis itu mengkuti arah pandangan Kyuhyun, namun detik berikutnya ia kembali mengahadap Kyuhyun lagi. Senyumnya kembali terlukis saat melihat wajah serius Kyuhyun ketika mencoba menangkap ekspresi mata sepasang kekasih tersebut.

“Mr. K..”

“Aku memanggilmu Mr. K,”

“Karna aku sangat menyukai huruf ‘K’”

“Klasik. Kiss. Key”

“Dan juga bagiku, sangat besar, sangat tinggi, dan bersinar. Namamu..”

“Kyuhyun.”

Gadis itu terlarut dalam kegiatannya mengamati wajah Kyuhyun dengan lekat, seolah mengunci segala ekspresi yang ia lihat dalam wajah Kyuhyun hingga ia melihat Kyuhyun yang tergesa-gesa berkari meninggalkannya menuju toilet dengan satu tangan menahan mulutnya yang seakan siap memuntahkan sesuatu lagi. Ekspresi cemas jelas tak bisa gadis itu sembunyikan, ingin rasanya ia ikut berlari menyusul Kyuhyun dan membantu mengusap tengkuk Kyuhyun, barangkali guna meringkankan mualnya.

Namun wajah gadis itu seketika memucat saat mengetahui seseorang dengan tongkat ditangannya tengah berdiri tak jauh dari tempatnya.

 

***

 

“Ini kalender dari tahun 2003. Jadi setelah melihat kalender ini, Anda meresa ada sesuatu yang aneh?”  dokter itu mengamati kalender yang berada ditangannya. Kalender yang diberikan Kyuhyun.

“Ne,”

“Apakah ini milik anda?”

“Bukan..” jawab Kyuhyun yang fokus pemikirannya kacau karena suara detak jarum jam, pandangannya terus tertuju pada jam yang berada di meja dokter. Hingga suara dokter itu menginstrupsinya.

“Cho Kyuhyun ssi”

“Ah, ya tidak. Aku tidak tahu. Aku pikir aku yang menulisnya. Tapi aku tak dapat mengingatnya. Apa yang aku lakukan di musim gugur tahun 2003 kenangan yang terlupakan. Aku tak dapat mengingatnya.”

“Tidak ada catatan setelah tanggal 8 Desember. Apakah kau punya alasan untuk mengingat semuanya?”

“Ya, aku memulai karirku di webtoon setelah aku melihat kalender ini. Awalnya ideku keluar secara alami. Namun semakin lama aku tak tahu lagi,  semakin aku memikirkannya kepalaku semakin sakit.”

“Tapi, hasil CT scan tidak menunjukkan tidak ada yang salah”

“Ini bukan penyakit fatal atau kejiwaan?” Kyuhyun tersenyum sinis menatap dokter dihadapannya.

“Ini adalah neurologis, jika kau tidur cukup..” perkataan dokter itu terputus ketika Kyuhyun tiba-tiba berdiri dari kursinya dan menyambar sebotol obat dan kalender yang dipegang dokter itu. Dan dengan jengah ia mengambil jam itu, melepaskan batrainya dan menggebrakkan di meja dokter itu.

 

***

 

Di lain tempat gadis yang mengikuti Kyuhyun tadi tengah ketakutan. Ia terus saja berlari dilorong kumuh menghindari pria yang dilihatnya di resto tadi. Ia terus berusaha melarikan diri dari pria bertongkat yang terus mengejarnya itu. Hingga ia masuk kedalam sebuah club tak berpenghuni, namun sayang ia tak bisa berbuat apa-apa lagi. Karena setiap jalan yang ia ambil pria itu pasti sudah berada dihadapannya.

“Apa yang ku lakukan salah? Aku tidak berbuat macam-macam. Aku hanya mengikuti orang yang aku suka! Jangan mendekat! Baiklah aku tidak akan melakukannya lagi!” ia sungguh ketakutan, ia mencoba menghalau pria itu dengan melindungi dirinya dengan kedua tangan yang diletakkan disamping kepalanya.

Pria itu terus mendekati gadis itu, menjulurkan tangannya menuju samping gadis itu. Ia semakin ketakutan, namun ternyata ketakutannya tidak terbukti saat pria itu melah menuangkan segelas wine dan menyodorkan kepadanya. Tangan gadis itu perlahan menerima gelas itu. Dengan ragu ia mulai meneguknya. Mengurangi ketakutannya.

Tiba-tiba air matanya terjatuh. Raut wajahnya yang semula ketakutan berubah menjadi sendu, kesedihan tergambar jelas diparasnya. Mata itu berkaca-kaca.

“Aku mohon jangan menderita.”

“Kau tak bole menderita.. jangan menderita”

Kaliamat itu terus dirapal bagaikan sebuah mantera, membuat pria disampingnya menatap jengah ke arahnya.

 

***

 

Pagi itu Kyuhyun menemui staff webtoon yang menelfonnya tempo lalu. Membicarakan tentang kartun yang baru dipostingnya 2 hari yang lalu. Staff itu selalu memuji tentang kartun yang dibuat Kyuhyun. Banyak komentar yang ditinggalkan para pembaca disitus webtoon terbesar di Korea itu. Menuai berbagai banyak pujian tak membuat Kyuhyun tampak melukiskan senyum diwajah tampannya.

Staff webtoon bahkan terus menerus membujuk Kyuhyun untuk menyetujui permintaan produsen film yang menginginkan kartun yang dibuat Kyuhyun dijadikan sebuah film. Bahkan produsen tersebut terus mendesak staff webtoon untuk membujuk Kyuhyun untuk menerima tawarannya.

Lagi dan lagi, Kyuhyun tak ambil pusing terhadap ap yang dikatakan oleh staff webtoon tersebut, pandangannya tertuju pada kolom komentar yang berada dikomputer staff webtoon itu. Tak ada yang aneh menurutnya hingga ia menemukan satu komentar seorang user yang sangat mengusiknya. User itu mengatakan bahwa kartun yang dibuat oleh Kyuhyun berdasarkan pengalaman pribadi Kyuhyun.

Hal itu sontak membuat Kyuhyun mengingat tentang berbagai hal yang mengganggunya akhir-akhir ini. Ia berrfikir mungkin orang itu tahu tentang dirinya. Tentang kenangan yang hilang pada musim gugur tahun 2003 itu.

 

***

 

“Tidak, aku harus melakukannya. Ya, cari tahu secepatnya siapa pemilik akun itu komentar itu,”

Sekarang ia tengah berada didalam kereta yang akan membawanya menuju Busan, tempat tinggalnya dulu. Berbekal dengan kalender di tangannya dan komentar yang ia baca webtoon Kyuhyun bertekad akan menemukan kepingan kenangan itu. Kalender bulan Oktober 2003 itu tampak lusuh, ia teringat perkataan dokter yang tempo hari ditemuinya.

“Jika ini memang kalender Anda, maka suatu tempat yang berada di pikiran anda Cho Kyuhyun ssi. Anda kehilangan kenangan, cobalah mencarinya kembali,”

Selain itu beberapa tulisan yang tercoret di kalender itu seakan menambah rasa penasaran yang berada didalam benaknya.

Kelas seni.

Sepeda.

First kiss.

 

***

 

Gadis itu terlonjak dari tidurnya. Keringat dingin terus mengucur dipelipisnya. Seolah ia habis dikejar seseorang. Pendangannya terus beredar mengelilingi ruangan itu. Salon rambut sederhana milik bibinya.

“Youngie ya, minum obatmu”

“Imo, kau tahu aku baru saja bermimipi. Dalam mimpiku..”

“Apa? Kau melihat hantu?”

“Majja. Apakah aku menyebut hantu sebagai manusia? Kenapa jika seseorang meninggal ada yang disebut dengan “roh”?

Bibi gadis yang bernama dipanggil Youngie itu hanya bisa menggelengkan kepalanya dan memukul bahu Youngi.

“Haish, berhentilah berbicara tentang hantu. Aku sibuk.”

“Ah, appo” youngi meringis memegang bahunya, membuat bibinya berbalik dan mendekatinya.

“Apa aku memukulmu terlalu keras?” tanya bibi khawatir.

“Ne, manni appayo.. memar Imo” renggut Youngi manja.

“Benarkah? Sini biar Imo lihat,” bibi perlahan melihat bahu yang tadi dipukulnya. Ia sangat terkejut setelah melihat bahu Youngie.

“Omona youngie ya! Tak memar sama sekali!” pekik bibi sembari memukul lagi bahu Youngie.

“Imo..”

“Berhenti bersikap berlebihan Sooyoungie ya. Lihatlah pelanggan kita banyak hari ini.”

Dan benar saja, banyak siswi senior high school yang berada didepan salon rambutnya yang datang untuk sekedar mencuci rambut atau perawatan, bahkan mengubah gaya rambut mereka. Dan gadis itu, Sooyoung. Choi Sooyoung, hanya bisa memandang iri mereka. Ia mulai beranjak dari sofa yang didudukinya. Melangkahkan kakinya keluar dari salon. Melewati kalender yang menggantung didinding. September 2003.

 

***

 

TBC

 

Nah ketemu penyakit TBC.. wkwkw😀

Author mau cuap-cuap dikit boleh? Boleh ajalah..

Author berterima kasih sekali kepada knight yang dengan ikhlas meninggalkan komentar di FF perdana—gagal yang sebenernya itu curhata author – HIM kemaren.

Yah meskipun komentarnya ga sebanyak komentar di ff author yang lain, author tetap berterima kasih sekali. Anggep aja itu karma bagi author yang dulu sering banget bahkan aktif jadi siders😛

Diantara komentar komentar itu banyak banget knights yang suport author buat move on dari HIM.

“Trust me thor, rasa sakitmu akan tergantikan dgn limpahan cinta yg tak terbayangkan. Dan itu bukan dari dia. Bkn dari lelaki yang menodai cinta.”

Ah, jujur author berterimakasih sekali kepada semua knight terutama user summerie.. kalian memberi motivasi kepada author buat lupain HIM, yang nyatanya dia tahu tentang FF HIM itu. Author kira dia pasti marah karena author menuangkan semua sakit yang dirasakan author kedalam FF itu, namun tidak. Respon datar, bahkan saran dia berikan kepada author. Dan itu sangat membuktikan betapa author tidak berarti dimatanya.

Nah, buat knigts yang kemarin minta sequel dari HIM, author minta maaf. Author gabisa buat sequel dari FF itu. Dan buat nebus rasa bersalah author, author persembahin FF remake ini buat knigts tercinta.

Percaya ga percaya, hampir 2000 fonem di FF ini  hanya 13 menit di drama korea MIMI, dan drama itu per episodenya durasi 1jam 15menit, juga ada 4 episode, author ga mungkin menyingkat karena drama ini bener-bener detail dan kalau di singkat takut mengurangi kefahaman dan keselarasan cerita.  Jadi bisa kita buat kesepakatan? Berapa batas minimum komentar buat author ngelanjutin FF??

Dan apa teaser ini harus dilanjut?? Author ngikut kalian. Kalian mau lanjut author akan lanjutin. Tapi syaratnya kita tentuin berapa batas minimal komentarnya. Seenggaknya yah sama lah kek jumlah komentar yang kemaren. 39 komentar.

Ah kenapa cuap-cuap sepanjang ini?? Author emang agak eror.. maklumlah korban k13.. kkkakakaka😀 geurom annyeong knigts.. J

See you at my next FF

37 thoughts on “[Series] Don’t Remember (Teaser)

  1. gita says:

    Penasaran ada apa ya di musim gugur thn 2003??
    Soo jga knpa tadi tkt ngliat pria yg bwa tongkat..
    Kyu juga muntah” gitu
    Part slnjt.a ditunggu yaa

  2. husnulk says:

    Kyaaaa akhirnya ada yg buat remake dri drama mimi, aku suka bgt….
    pkoknya ff full partnya ditunggu bgt yaaa…
    Seruuu ngebayangin syoo eonni yg udh jdi hantu wikiwww
    Semangat buat nulisnya!🙂

  3. soobeautifulchoi says:

    Ap soo sma kyu pnya pnyakit yg sma jg thor? Yg ngikutin kyu itu siapa? Msih bngung nih😀
    Update soon yah, ak ska bgt!😀

  4. Naelieyah1225_4li3n plut0_lovers says:

    Aku pernah nonton drama MIMI cuma aku gak suka end nya karena mimi sama changmin gak bersatu… Di ff ini aku mau kyuyoung nyatu jebal…

  5. Ini kaya drakor mimi, pas nonton drakornya kebayang kalo main cast nya sooyoung eonni sama kyuhyun oppa pasti lebih seru. Aku aja pas nonton sampe nangis terus , eh ada versi ffny yang soo sama kyu oppa. Jadi semangat ngebacanya
    Ditunggu kelanjutannya thor

  6. PNA says:

    siapa sih gadis yg ngikutin kyu mulu?? penasaran thor! so you better melanjutkan aja ff ini hehe sayang kalo cuma teaser😛

  7. SummerAnn says:

    sungguh penasaran banget thor.
    wah harusnya author seneng dong dijauhkan oleh tuhan dri HIM yg tidak baik buat author hehe.
    semangat ya..
    btw ksi makin sepi nih ga serame dlu.
    kangen ksi yg dlu..

  8. dina says:

    Sbenarnya ada apa dgn Kyu? benarakah ada gadis yg mengikutinya atau ia hanya sekedar berhalusinasi? Knp ciri2 gadis itu mirip sekali dgn Soo?
    Dan jga gadis yg dikejar2 laki2 brtongkat itu Soo, kan? Fan trnyata itu hanya mimpi? Trus apa hubungan Kyuyoung sbnrnya? ada apa dgn kalender tahun 2003 ?
    Lanjuuuuuttt chingu..
    Ceritanya menarik..
    Next part ditunggu. Semangat!

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s