Crazy [Remaked novel to kyuyoung ver] 3

crazy

REMAKE NOVEL ‘CRAZY’ BY EMOLICIOUS

3

CAST: Cho Kyuhyun, Choi Sooyoung

OTHER CAST: Hyori(OC), Shim Changmin, Lee Hyuk Jae, Kim Hyoyeon, Oh Sehun

Genre: ROMANCE, COMEDY, TEEN

DISCLAIMER! FF ini berasal dari novel murni buatan emolicious yang di remake!

Notes! Ini bukan karya aku aku Cuma me-remake ceritanya dan sama sekali gak ada yang aku edit kecuali latarnya. Karena novel aslinya berlatar di Jepang.

previous part  crazy 2

hari ini hari Senin, tepatnya sudah 2 hari semenjak kejadian di Rumah Sakit waktu itu.

ibu dan ayahku sudah kembali dari urusannya, dan mereka marah sekali melihat rumah yang amat kotor karena aku maupun adikku sama sekali tak peduli untuk membersihkan rumah. jadi sebagai hukuman akhir pekan, aku dan adikku membersihkan rumah sampai ke sudut-sudutnya. -_-

aku sedang bersiap-siap untuk ke sekolah, sepertinya sudah lama sekali aku tidak sekolah (wajarlah, aku bolos dari hari Kamis. hehehehhee). dan aku rindu pada Hyoyeon.. huhuhu Hyoyeon! banyak yang ingin kuceritakan padamu..

sesampainya di sekolah, aku menceritakan semuanya kepada Hyoyeon.

“jadi kau belum ke Rumah Sakit lagi semenjak kejadian itu?” kata Hyoyeon

“tentu saja! aku mana mau bertemu dengan Kyuhyun, bisa2 kami berantem lagi nanti.. dan aku juga merasa bersalah kepada Changmin. dia sepertinya dimusuhi oleh Kyuhyun sekarang…”

“tapi, apa kau tidak merindukan Kyuhyun?” tanya Hyoyeon.

rindu? tentu saja aku merindukannya, tetapi aku takut untuk bertemu dengan Kyuhyun..

aku tak menjawab pertanyaan Hyoyeon. dan sepertinya ada sesuatu dari ekspresiku yang membuat dia tidak menanyakan jawabannya.

“Choi! Kim! jangan berisik di jam pelajaran!” teriak guruku.

aku lupa kami sedang dalam jam pelajaran, dan aku malah curhat kepada Hyoyeon.. hahaha

jadi aku dan Hyoyeon memutuskan untuk diam. tetapi aku tidak berkonsentrasi sama sekali terhadap pelajaran -_-

~TING TONG TING TONG~ bel istirahat berbunyi.

yes! akhirnya aku bisa makan! hahaha, aku lapar sekali.

baru saja aku mau pergi ke kantin bersama Hyoyeon, tapi Changmin mencariku.

“ada Choi?” tanya Changmin di ambang pintu kelasku.

“ah! aku disini!” teriakku pada Changmin.

akhirnya Changmin melihat ke arahku dan berjalan ke arahku.

“bisa aku bicara sebentar?” tanya Changmin.

“bisa! tentu saja bisa!” kataku.

bisa kulihat semua anak2 cewek di kelasku melirikku iri.

MUAHAHAHAHHA, asik juga nih dikelilingi lelaki tampan! MUAHAHAHHAHA

“ehm Sooyoung, aku pergi ke kantin dulu ya. aku takut kehabisan roti daging.” bisik Hyoyeon kepadaku.

oh iya, aku lupa sama Hyoyeon. habisnya melihat wajah Changmin membuatku lupa semua sih.. dia tipeku banget..hahahhaa

“aku nitip roti daging juga.” bisikku kepada Hyoyeon.

lalu aku dan Changmin menuju ke atap sekolah.

tempat itu sepi tak ada orang sama sekali, cuma aku dan Changmin disini.

ohoho Changmin~ kamu genit~~

“sebaiknya kamu menjenguk Kyuhyun.” katanya

“untuk apa? bahkan dia tak mau minta maaf padamu.” jawabku

“dia sudah minta maaf padaku, dan itu aneh. Kyuhyun tidak pernah meminta maaf.”

“sudah seharusnya dia begitu.” jawabku dingin

“hei, dengar- kau ingat kau pernah bilang pada Kyuhyun kau muak melihat wajahnya dan tak mau bertemu dengannya lagi?”

“i… iya.. lalu?”

“asal kau tahu saja, orang tuanya bercerai. dan dia lahir di saat perceraian itu. bisa dibilang, orang tuanya tidak menginginkan dia. dia tinggal bersama ibunya sekarang, namun ibunya sibuk bekerja dan hanya pulang 1 bulan sekali. dia ditolak oleh ibunya. dan kau, orang yang paling disukainya juga menolak keberadaannya. bisa kau bayangkan betapa sakitnya dia?”

“ap.. apa? tapi-“

“tidak kelihatan bukan, dia ternyata orang yang kesepian?” tanya Changmin. aku hanya mengangguk-angguk.

“dia memang keterlaluan saat memukulku. tapi itu cuma karena dia takut kehilanganmu saja. dan lagi, dia sudah meminta maaf kepadaku. jadi sebaiknya kau temui dia barang sebentar saja… aku tahu pasti, kau menyukai Kyuhyun bukan?”

tanya Changmin. aku hanya mengangguk.

aku mulai menangis,

aku tak menyangka ternyata Kyuhyun seperti ini..

dia pasti terluka sekali mendengar perkataanku. dan aku yang bodoh ini, terlalu egois untuk menemuinya.

saat ini ,satu-satunya yang ingin kulakukan adalah bertemu dengan Kyuhyun.

aku ingin sekali memeluknya dan meminta maaf kepadanya.

maafkan aku Kyuhyun….

***********************************************************************

uh! aku udah semangat banget nih mau ketemu sama Kyuhyun.

tapi…. disinilah aku bersama Hyoyeon…. di toilet guru!

aku dan Hyoyeon dihukum untuk membersihkan toilet guru lantaran kami makan disaat jam pelajaran.

saat istirahat aku dan Hyoyeon tak sempat makan lantaran Hyoyeon memintaku menceritakan apa yang kulakukan bersama Changmin di atap tadi. jadinya sisa jam istirahat kugunakan untuk bercerita kepada Hyoyeon tentang kejadian tadi.

dan akhirnya kamipun lupa untuk makan!

perutku dan Hyoyeon sudah tak tahan lagi, jadi roti daging yang tadi sudah dibeli kami makan disaat jam pelajaran.

tidak kami duga, bau roti daging kami kuat sekali. jadinya guru pelajaran kami mencari2 dimana asal bau itu -_-

kami berdua ketahuan sedang makan, dan saat itulah kami mendapat hukuman untuk membersihkan toilet guru selama satu minggu.. AHHH!! TIDAK BISAKAH AKU LEBIH SIAL DARI INI??!! huhuhu… Kyuhyunaaaa!!!!

“ya ampun.. sekarang sudah jam 4 sore lagi! padahal aku mau cepat2 ke rumah sakit untuk ketemu cintaku.”

keluhku kepada Hyoyeon.

“tutup mulutmu dan kerjakan saja! ini semua karena kamu bercerita sampai aku lupa makan!” kata Hyoyeon.

“hei jangan menyalahkan aku! kan kamu yang memintaku menceritakan apa yang terjadi!”

“hukuman ditambah menjadi dua minggu karena mengobrol di tengah2 masa penghukuman” kata seseorang yang kutahu akhirnya itu adalah guru yang sedang mengawasi kami bekerja -_-

ukh! jadi 2 minggu! aaaahh!!! tak bisa apa aku lebih sial dari ini!!!!

akhirnya kami selesai membersihkan toilet guru -_-

entah apa yang guru2 itu makan, sampai toilet jadi bau sekali.

sekarang sudah jam 5! ahhh! sudah sore sekali… entah apa aku sempat ke Rumah Sakit!

aku dan Hyoyeon langsung berlari pulang setelah itu, lantaran langit sangat mendung dan sepertinya akan segera hujan.

dan benar saja,sesampainya aku di rumah hujan turun amat besar..

huh, sepertinya memang sudah takdir hari ini aku tidak pergi menemui Kyuhyun… ya sudahlah.. -_-

lalu aku mandi karena badanku lengket sekali .

membersihkan toilet guru benar2 menguras semua tenagaku! toilet itu kotor sekali! ugh… -_-

bukan hanya itu saja, punggungku juga pegal setengah mati karena tadi terus membungkuk untuk menggosok lubang neraka itu! M.E.N.J.I.J.I.K.A.N!!!!

+JEGER!!!!!+

wuaaaahh! suara petirnya kencang sekali…

hujannya juga sangat besar.. aduh.. -_-

Kyuhyun sabar ya. besok si cantik ini akan menjengukmu pagi2 sekali. kekekeke

~DING DING~CHA CHA CHA~DING DING~ CHA CHA CHA~

HPku berbunyi. deringnya jelek sekali, kapan2 akan kuganti.

“halo?” jawabku tanpa melihat dulu siapa yang menelpon

“…………” orang di sebrang diam saja, tapi aku bisa mendengar suara hujan sebagai latar belakangnya.

“haaaalooooo???????” tanyaku lagi

“………”

“Kyuhyun…….?” tanyaku.

“keluar kamu…….” jawabnya

“Kyuhyun?!”

“katanya kau akan datang… kutunggu, tapi kau tidak datang juga…”

“Kyuhyun?! kau mabuk ya? halo?”

“aku terus menunggu… bahkan aku juga meminta maaf kepada Changmin berharap kamu datang.. tapi kamu tak kunjung datang..”

“Kyuhyun? kau dimana sekarang???!”

“terus kutunggu tapi kamu tidak datang…”

+TUUT~ TUUT~ TUUT~~+ teleponnya terputus.

reflek,aku langsung berlari keluar untuk mencari Kyuhyun.

bahkan aku tak peduli untuk membawa payung di hujan sederas ini.

Kyuhyun… dia menungguku selama ini..

dia menungguku..!

dimana kau Kyuhyun..?!

aku terus berlari di tengah2 hujan berharap menemukan dia.

tapi aku tak tahu harus kemana. aku mengingat2 dimana kira kira dia akan berada.

ah! taman! mungkin saja dia di taman, tempat aku mengobati lukanya dulu.

aku langsung berlari menuju ke taman itu.

sesampainya di sana, aku mencari2 ada tidaknya tanda2 Kyuhyun.

itu dia! dia disana, tepat di tempat aku mengobati lukanya waktu itu.

aku berlari ke arahnya dan berteriak, “KYUHYUNAAAAAAAAAAAAAAAA!!!”

CRAZY #7

“KYUHYUNAAAAAAAA!!”

Teriakku sambil berlari ke arahnya.

dia sudah benar2 basah kuyup, entah berapa lama dia berada di sana.

dia duduk tepat di tempat aku mengobati lukanya waktu itu.

di sebelah kakinya banyak tergeletak kaleng2 bir, sepertinya dia meminumnya selama dia disini.

“Kyuhyun! Kyuhyun, apa yang kau lakukan disini?” tanyaku sambil memegang wajah Kyuhyun

“aku terus menunggumu… menunggumu sampai aku hampir gila. menunggumu dan berharap suatu hari kau akan masuk melalui pintu kamarku.. aku selalu menungu-“

aku memeluknya sebelum dia berhasil menyelesaikan kata2nya, aku memeluknya erat sekali sampai dia hanya terdiam di pelukanku.

aku bisa merasakan nafas Kyuhyun menggelitik telingaku.

“maafkan aku.. maafkan aku.. maafkan aku..” aku hanya bisa mengulang2 kalimat itu.

aku tak tahu apa yang harus kukatakan lagi, dan itu adalah satu2nya kata yang dapat mewakili perasaanku saat ini.. ‘maafkan aku..’

bisa kurasakan tubuh Kyuhyun melemah di pelukanku. dan aku melepas pelukanku darinya.

“jadi, sekarang kau takkan pergi lagi…?” tanya Kyuhyun kepadaku, sorot matanya amat memelas mengingatkaknku pada anjing di rumah tetangga.

(maafkan aku kalau kata2ku merusak mood kalian dalam membaca.. hahaha)

“iya.. aku ga akan pergi lagi.. ayo, kita kembali ke Rumah Sakit.”kataku.

lalu aku membantu Kyuhyun berdiri. entah bagaimana caranya dia bisa keluar dengan kondisi yang separah ini.

kebetulan ada taksi yang melewati taman, jadi kuberhentikan taksinya dan aku masuk ke dalam bersama Kyuhyun.

“ke Rumah Sakit Sakura.” kataku kepada pak supir.

bisa kulihat raut muka pak supir tidak rela akan kehadiran kami di taksinya.

maklumlah, kami basah kuyup dan membasahi jok mobilnya. nanti akan kuberi tip pak supirr… tenang sajaaa aku sedang baik hari ini.

“tidurlah, sesudah sampai di Rumah Sakit aku akan membangunkanmu.” kataku kepada Kyuhyun.

dia menyenderkan kepalanya di jendela mobil dan berkata, “ya, nanti jangan lupa bangunkan aku kalau kau tak mau mati.”

dasar bule tengik! dia sudah kembali menjadi dirinya yang biasa.. -_-

dimana perginya Kyuhyun yang dengan mata memelas berkata ‘aku menunggumu..’ sekarang? huh, dia memang paling ajaib!

iiihhh ya ampun… disini dingin sekali..

“pak, tolong matikan ACnya dan nyalakan penghangatnya..” pintaku kepada pak supir.

bajuku benar2 basah dan akhirnya aku sadar, ‘bajuku berwarna putih!’ aduhhh malunyaaa!!! dan di sisa perjalanan aku memeluk diriku sendiri lantaran malu.

+pluk+

baju basah berwarna biru dilempar ke kepalaku.

ini..? baju Rumah Sakit Kyuhyun.

“pakai itu.” kata Kyuhyun.

“tapi…”

“sudah jangan banyak mulut dan pakai sajalah!” kata Kyuhyun.

ukh! aku benar2 mencintai orang ini! coba dia bisa sedikit mengontrol mulutnya.

aku memakai baju Kyuhyun dan Kyuhyun bertelanjang dada.

aku sungguh tak enak kepadanya -_-

sebenarnya siapa yang sakit disini…?

mobill berhenti, kami sudah sampai di tujuan.

“hei, ambil uang di kantung celana sebelah kiriku.” kata Kyuhyun

“tapi..” aku baru saja mau bilang aku saja yang bayar taksi, tapi dia menyelaku

“bisa tidak kau jangan terus2an menjawabku?! cepat lakukan sajalah!”

ih.. bisa tidak sih dia memperbaiki mulutnya itu!

lalu aku merogoh kantung celananya (Kyuhyun tidak bisa melakukannya sendiri karena tangan kirinya di gips, jadi tolong jangan anggap aku mesum -_-) dan mengambil uang di dalamnya. oh tuhan.. uangnya banyak sekalii!

Kyuhyun memberikan uang kepada pak supir dan memberikan kembaliannya sebagai tip.

padahal kembalinya masih banyak sekalii… oh tidak~

“hei Kyuhyun, kau mau bertelanjang dada begitu masuk ke dalam rumah sakit? sudah, sebaiknya kau pakai saja ini.” kataku sambil melepas kemeja Kyuhyun yang kupakai.

sebelum sempat kulepas, Kyuhyun menghentikanku dan dia berkata. “sudah! jangan banyak mulut dan pakailah saja! nanti yang lain akan datang, kau mau kelihatan seperti itu di depan semuanya.”

“dasar porno..” kataku

“apa kata-” belum sempat dia menyelesaikan kata2nya, Eunhyuk dan Changmin berlari ke arah kami dan Eunhyuk berteriak, “Kyuhyun?! darimana saja kau?! kami kaget sekali waktu suster bilang kau menghilang! lho? Sooyoung-ah? kenapa kau disini?”

“oh… halo…”kataku kepada Eunhyuk dan Changmin

“kenapa kau memakai kemeja Kyuhyun? dan kenapa kalian basah kuyup begitu?!” tanya Eunhyuk.

“sudahlah jangan berisik! aku mau kembali ke kamar dan tidur!” kata Kyuhyun sambil menariku dengan tangan kanannya

“kenapa kau menarikku?” tanyaku ke Kyuhyun.

“kau pikir kau bisa pulang dengan keadaan begitu hah? sudahlah ikut aku dulu.” kata Kyuhyun. dan aku mengikuti dia saja.

“lalu bagaimana dengan kami?” tanya Eunhyuk.

“terserah, sudah kalian pulang saja!” kata Kyuhyun ke Changmin dan Eunhyuk.

“iih~ Kyuhyun genit~~ maunya berduaan aja sama Sooyoung-ah…”

Kyuhyun memandang Eunhyuk dengan tatapan membunuh. dan saat itu juga, Eunhyuk menutup mulutnya dan pergi sesuai dengan perintah Kyuhyun. Changmin juga mengikuti Eunhyuk dari belakang ,sebelumnya dia melambaikan tangan kepadaku dan Kyuhyun.

“ayo ke ruanganku.” kata Kyuhyun

“ih~ Kyuhyun genit~ ” kataku.

“tutup mulutmu!” teriaknya, tapi bisa kulihat telinganya memerah.

hihihi~ ternyata dia malu.. kekekeke

+ruangan no:93+

“ganti bajumu dengan ini.” kata Kyuhyun sambil melempar sepasang piyama dan sebuah handuk kepadaku.

“ini baju rumah sakit kan? tak apa2 kupakai?”

“sudah ganti saja..”

aku menurutinya dan masuk ke wc. aku memakai baju yang diberikan Kyuhyun, tak kuduga bajunya besar sekali. tanganku sampai tenggelam saking panjang bajunya, jadi kugulung lengan bajunya sampai ke siku-ku. dan celananya juga panjang sekali, aku juga menggulung celananya dan kupakai sampai ke perut -_-.

saat aku keluar,aku mendapati Kyuhyun juga sudah mengganti baju dan handuk menggantung di bahunya.entah bagaimana dia memakai baju dengan tangan di gips seperti itu. dia sedang tertidur di kasurnya, dan aku berjalan ke arahnya.

kubelai rambut basahnya dan aku berbisik,”selamat tidur..”

saat aku berniat meninggalkan ruangan, Kyuhyun menangkap tanganku.

“tetaplah disini.. setidaknya sampai aku tertidur.” katanya sambil tetap menutup matanya.

aku hanya tersenyum dan menurutinya. aku sudah duduk di sampingnya, tapi Kyuhyun masih menggenggam tanganku kuat2.

mungkin dia pikir aku akan meninggalkannya -_-

kulihat jam di dinding, GHEEE?! sudah jam 12 malam???

mati aku! mana aku tidak bawa HP lagi! (begitu Kyuhyun menelpon, yang kupikirkan hanya keluar untuk mencarinya, sampai2 aku tidak membawa apapun -_-)

oh ya ampun… pasti aku akan diomeli nih.. semoga saja ayah dan ibu mengira aku berada di kamar semalaman, jadi aku bisa kembali besok pagi masuk lewat jendela dapur -_-

aku memperhatikan wajah Kyuhyun.

kulitnya begitu mulus! sial, aku saja yang perempuan tidak punya kulit semulus dia -_-

tapi kulit mulusnya terganggu oleh beberapa lebam dan luka.

matanya yang tertutup sangat sexy waktu kuperhatikan (hehehe)

di bibirnya ada luka sobekan, sepertinya ini karena ditonjok deh.. gimana ya rasanya ditinjok sampai bibirnya sobek begitu? ukh! memikirkannya aja aku sudah ngeri..

hoaaammm… aku jadi mengantuk deh..

aku merebahkan kepalaku di pinggir tempat tidur Kyuhyun, dan tanpa kusadari aku tertidur….

************************************************************

mataku langsung terbuka saking kagetnya. jam berapa ini?! aku ketiduran!

oh tidak!!

aku lihat jam di dinding, pukul 04.30 pagi.

huff… masih sempat aku pulang dan menyelinap masuk dari jendela.

harusnya jam segini ibuku belum bangun.

aku merenggangkan badanku, dan akhirnya aku tersadar aku berada di tempat tidur.

sepertinya aku tidak tidur disini barusan? bukannya aku tidur di bangku??

akh! dimana Kyuhyun?!

aku negok ke kanan ke kiri mencari Kyuhyun.

ah, itu dia. Kyuhyun tertidur di sofa, dia meringkuk seperti bola. pasti dingin sekali tidur disitu… dan aku juga bertanya2 bagaimana dia memindahkanku ke tempat tidur?

hhh.. aku benar2 mencintai orang ini! :’)

aku turun dari tempat tidur dan berjalan menuju Kyuhyun.

“Kyuhyun.. hei Kyuhyun.. bangun, pindahlah ke tempat tidur. aku harus pulang karena hari ini sekolah.” kataku sambil mengguncang tubuh Kyuhyun dengan berhati2 agar tidak menyakiti lukanya.

dia membuka matanya, dan sesegera itu dia pindah ke tempat tidur dengan gaya berjalan ala zombie. hihihi, pasti dia ngantuk sekali.

aku mengikutinya ke tempat tidur dan menyelimutinya.

setelah menyelimuti Kyuhyun, aku mengganti baju dengan baju basahku yang kemarin (sekarang sih sudah kering, soalnya kemarin kutaruh di beranda biar kering).

aku keluar dari ruangan Kyuhyun dan bergegas untuk pulang.

huh, semoga saja ibu belum bangun..

******************************************************

aku sudah di depan rumah sekarang.

hmm…. lampu belum menyala, berarti ibu belum bangun..

hehehe, aku beruntung hari ini. kekeke

aku memutar ke halaman belakang, dan membuka jendela dapur.

tidak dikunci, memang sih jendela di dapur kuncinya rusak. akan kuingat2 untuk memberitahu ayah agar membetulkannya sebelum rumah kami kemalingan.

aku membuka jendela cukup lebar agar aku bisa masuk.

ugh, jendelanya tinggi sekali!

aku masuk dengan kepala duluan, dan kepalaku terbentur ujung jendela yang sakitnya setengah mati. saat aku menaikkan kakiku, kudengar bunyi ‘bret!’. dan benar saja, celanaku sobek! ughh,, gak bisa apa aku lebih sial dari ini?!

akhirnya aku berhasil masuk tanpa membuat kegaduhan. sepertinya aku cocok nih jadi cewekknya james bond kalo begini. kekekeke

setelah itu aku langsung menuju kamar dan merebahkan badanku di tempat tidur.

hari ini benar2 melelahkan.. sebaiknya aku tidur sebentar sebelum pergi ke sekolah, bisa2 aku ketiduran nanti pada saat jam pelajaran -_-

sepulang sekolah nanti aku mau langsung ke Rumah Sakit ahh~ hahaha.

akh! aku lupa! aku dapat hukuman untuk membersihkan toilet guru sampai 2 minggu ke depan. -_-

“Sooyoung! bangun! kau harus sekolah!!” teriak ibuku.

ternyata aku ketiduran lagi barusan.. ukh, aku ngantuk sekali!

aku mandi dan memakai seragamku, lalu aku turun ke bawah untuk sarapan.

ibu dan ayahku bersikap biasa saja, sepertinya tidak ketahuan aku pergi semalam. untunglah… tak tau jadi apa aku kalau ketahuan..

“kak Sooyounga~ semalam kemana~?” bisik adikku. tubuhku mengejang mendengarnya.

“Choi Akito, sebaiknya tutup mulutmu kalau tak mau mati.” bisikku kepada adikku sambil memberikannya tatapan kematian yang kupelajari dari Kyuhyun.

“jadi kau mengancamku? akan kuadukan ke ibu” bisik adikku. sepertinya tatapanku tak se-ampuh Kyuhyun. -_-

“apa maumu?”

“akan kupikirkan dulu. sebagai upah tutup mulut, kau berhutang satu padaku. kekeke”

bisiknya. dasar bocah tengik! lihat saja nanti pembalasanku.

“aku pergi!!” teriakku. lalu aku langsung menuju sekolah.

setibanya di sekolah yang pertama kali kulakukan adalah tidur di mejaku.

Hyoyeon terus menggangguku berharap aku menceritakan kejadian kemarin, tapi aku tak punya tenaga untuk menceritakannya sekarang. aku butuh tidur, jadi kuacuhkan saja si Hyoyeon.

tak terasa aku tidur sampai bel istirahat.

hoaaammmmmm, tidurku nyenyak sekali barusan.

dan sekarang tenagaku sudah terisi, muahahahaha

saat jam istirahat kupakai untuk makan sambil bercerita kepada Hyoyeon.

teman2ku yang lain sibuk bermain truth or dare, tetapi aku tidak ikutan karena sudah kapok dengan akibat dari permainan itu.

Hyoyeon hanya tercengang mendengar ceritaku dan mulai berteriak2 ‘kyaaa kyaa! Kyuhyun keren sekalii! kyaaa kyaa kyaaa’ yang membuatku sakit kuping! ukh!

“gimana dengan Eunhyuk?” tanyaku kepada Hyoyeon

“proot! uhuk2! hah? ada apa dengannya memang?” Hyoyeon langsung memuncratkan makanannya dan salah tingkah.

ih.. dia kenapa deh..? -_-

“kamu suka dia kan?”

“hah? enggak kok! hahahaha”

ketahuan sekali dia suka pada Eunhyuk. -_-

tapi aku diam saja, abis dia salah tingkah begitu sih…

+sepulang sekolah+

inilah hari ke 2 penghukuman kami di neraka.. -_-

sepertinya baru kemarin kami membersihkan toilet ini.. kenapa sekarang sudah kotor dan bau sekali???

apa sih yang guru2 sinting itu makan dan minum?!

ugh! ini namanya penyalahgunaan hak! dan ini juga merupakan pelanggaran norma dengan menyuruh dua murid manis membersihkan toilet hina ini!

aku ingin ketemu Kyuhyunaa! huaaa Kyuhyun!!!

“sepulang sekolah nanti kamu mau ke Rumah Sakit ?” tanya Hyoyeon.

“iya, aku mau menjenguk cintaku. mau ikut?”

“boleh saja, aku lagi malas pulang. tapi disana ada Eunhyuk kaann??”

dasar perempuan picik! ujung2nya ke Eunhyuk juga -_-

“iya iya! dia ada kok! memangnya kamu tidak ketemu dengannya disini?”

“tidak, dia tidak kelihatan beberapa hari ini. sepertinya dia bolos deh.”

iya juga ya,

semenjak Kyuhyun masuk rumah sakit, Aku jarang melihat Changmin dan Eunhyuk di sekolah.

mereka cinta banget sih sama Kyuhyun sampai bolos sekolah..?

apa mereka emang malas sekolah saja? ckck. anak jaman sekarang.. -_-

akhirnya kami selesai, dan sekarang sudah jam setengah 6 sore.

WC itu memang terkutuk! kami capek sekali membersihkannya! tanganku seperti mau patah dibuatnya!

aku dan Hyoyeon segera pergi ke rumah sakit karena takut kemalaman.

sesampainya di rumah sakit, Hyoyeon langsung nyamperin Eunhyuk yang sedang merokok di luar gedung Rumah Sakit dengan beberapa temannya (termasuk Changmin).

jadinya aku masuk sendirian ke dalam gedung..

huh dasar teman gak setia kawan! masa dia meninggalkanku begitu melihat Eunhyuk?!

aku akan minta ditraktir sebagai balasannya. kekeke

aku naik lift menuju ke lantai 3.

sebelum menuju ke kamar Kyuhyun, aku pergi dulu ke tempat penjualan minum otomatis untuk membeli beberapa soda.

ada suara orang bicara di lorong sana,aku menengok sekadar penasaran saja.

aku kaget sekali mendapati suara itu ternyata milik Kyuhyun dan Hyori.

Hyori? apa yang wanita busuk itu lakukan bersama Kyuhyun?

lalu aku melihat Kyuhyun memegang wajah Hyori dengan tangan kanannya.

dia mendekatkan wajahnya ke wajah Hyori dan akhirnya Kyuhyun mencium bibirnya.

bisa kurasakan tubuhku menegang.

tanganku mulai gemetar.

Kyuhyun mencium Hyori?

bukankah Kyuhyun membenci Hyori?

bukankah Kyuhyun dulu menampar Hyori karena dia mengejekku?

kenapa Kyuhyun melakukannya?

peganganku pada kaleng soda yang sedang kupegang melemah.

aku bahkan tak punya tenaga untuk memegang kaleng soda ini sekarang.

tubuhku menjadi lemas seketika melihat perbuatan Kyuhyun ini, dan hatiku amat sakit dibuatnya.

mataku memanas, dan sebentar lagi kaleng soda ini akan lepas dari peganganku.

tapi aku tak bisa membiarkannya terjadi, apabila kaleng soda ini terjatuh, Kyuhyun pasti akan sadar aku berada di sini.

+grep+

seseorang memegang tanganku. terima kasih kepadanya, kaleng soda yang kupegang ini tidak jadi terjatuh.

orang ini membalikkan tubuhku menghadap kepadanya dan ia berkata,

“jangan dilihat..”

siapa orang ini?

aku belum pernah melihatnya sebelumnya.

dia sangat ganteng. walaupun matanya tidak ada lipatan mata, matanya terlihat besar. alisnya tebal, bibrinya pink, hidungnya mancung, dan rambutnya amat hitam.

“kenalkan, namaku Oh Sehun. aku saudara tiri Kyuhyun”

CRAZY #8

“kenalkan, namaku Oh Sehun. Aku saudara tiri Kyuhyun.”

orang ini ngomong apa sih?

Saudara tiri Kyuhyun?

Apa sih maksudnya???

“Kyuhyun menuju ke sini. pakai ini cepat!” katanya sambil melingkarkan jaketnya ke tubuhku.

aku menurutinya, dan aku tak tahu kenapa aku menurutinya.

entah mengapa sepertinya aku sangat mempercayainya dan aku merasa seperti sudah mengenalnya lama sekali.

aku memakai jaketnya dan ia menarik tudung jaketnya ke kepalaku.

jaketnya besar sekali, tanganku sampai tenggelam dibuatnya. dan panjangnya sampai menutupi bokongku.

ia menarikku merapat ke tubuhnya, dan aku hanya menurut dan terdiam saja.

aku mendengar suara langkah kaki, suara langkah kaki itu pasti suara langkah kaki Kyuhyun.

jangan sampai dia menyadari aku di sini.. tolong, jangan sampai dia tahu aku disini..

suara langkah kakinya makin mendekat. jantungku berdetak kencang, mungkin saking kencangnya orang ini bisa mendengarnya.

suara langkah kaki Kyuhyun mendekat, sampai akhirnya dia berhenti tepat di belakangku.

Kyuhyun terdiam, sepertinya dia sedang memperhatikan kami berdua.

jangan sampai dia sadar aku disini, semoga saja jaket ini cukup untuk membuatnya tak mengenalku.

“halo… kakak.” kata orang ini kepada Kyuhyun.

“jangan panggil aku kakak. melihatmu saja rasanya aku ingin muntah.”jawab Kyuhyun.

setelah berkata begitu Kyuhyun melangkah pergi.

dia tak menanyakan tentang aku yang sedang berada dengan orang ini.

mungkin Kyuhyun terlalu benci untuk peduli dengan apa yang di lakukan orang ini sampai2 dia tak mengenaliku.

setelah aku yakin Kyuhyun telah pergi, aku membuat suara untuk menarik perhatian orang ini. “ehem…”

“eh? oh iya, maaf aku lupa aku sedang bersamamu untuk sesaat.” kata orang ini

“tolong tanganmu…” kataku karena orang ini masih memegang kedua tanganku dan masih merapatkan diriku ke dirinya.

“oh! maaf-maaf..” dia terkejut dan melepaskan tanganku.

“kamu… saudara tiri Kyuhyun?”

“ya, aku saudara tirinya. kalau bisa, aku tidak mau bicara disini. bagaimana kalau kita pindah tempat?”

lalu aku pergi dengannya ke kedai di depan Rumah Sakit dan aku memesan beberapa makanan kecil.

“apa benar kamu saudara tiri Kyuhyun?” ulangku lagi.

“ya, benar. ayahnya menikah dengan ibuku saat aku berumur 5 tahun.” jawabnya

“berapa umurmu sekarang?”

“16 tahun.”

lebih muda 1 tahun dariku. umurku dan Kyuhyun sama, berari Kyuhyun sudah ditinggal ayahnya semenjak umurnya 6 tahun?

…..

“kalau umurmu berapa?” tanyanya

“17..”

“berarti kau lebih tua 1 tahun dariku dong? hahaha, tapi kesannya aku lebih tua. hahaha”

“yayaya, ngomong2 siapa namamu tadi? aku lupa”

“Sehun. namaku Oh Sehun.”

“Sehun? sepertinya bukan nama orang Korea..”

“aku memang bukan orang Korea, aku orang Jepang.”

“hh.. ya, terserah saja.” ledekku dengan tertawa melalui hidung.

“kamu pacar Kyuhyun kan? siapa namamu?”

“bagaimana kau tahu aku pacarnya?”

“tentu saja semua orang tahu. siapa namamu?

“namaku? ah,kalau begitu namaku Rebbeca Reifi Georgina Derru. aku orang meksiko.” ledekku sambil mengulurkan tangan.

“hei! aku serius!” protesnya sambil menampik tanganku

“aku juga serius!” jawabku

“aku benar2 orang Jepang. asal kau tahu saja, ayah Kyuhyun pindah ke Jepang karena urusan dinas. dan akhirnya dia menikah dengan ibuku! dan aku lancar berbahasa Korea karena aku sudah tinggal dengan ayah Kyuhyun dari umur 5 tahun. dan dia selalu ngomong dalam bahasa Korea di rumah!”

“iya, iya! aku percaya! kenapa harus teriak2 sih?!”

sepertinya aku menemukan Kyuhyun nomor 2… -_-

“nah, siapa nama aslimu?”

“Sooyoung, Choi Sooyoung.”

“baiklah, aku akan memanggilmu Sooyoung.”

“jangan sok akrab kau. jangan pangggil aku dengan nama kecilku!”

+DING~ DING~ CHA CHA CHA~ DING DING~ CHA CHA CHA~+

HP-ku berbunyi, kulihat nama penelponnya—-> ‘unknown’

ini pasti Kyuhyun.. bagaimana ini?!

aku tidak mau mendengar suaranya.. kalau bicara dengannya aku pasti akan mengingat kejadian tadi..

+DING DING~ CHA CHA CHA~ DING DING ~ CHA CHA CHA~+

“kenapa tidak diangkat?” tanya Sehun.

“ehm…”

“dari Kyuhyun ya?” aku mengangguk.

akhirnya aku memutuskan untuk mengangkat teleponnya, “ha… halo?”

“dimana kamu?! kenapa kamu tidak datang juga?!” teriak Kyuhyun.

mendengar suaranya membuatku mengingat apa yang diperbuatnya dengan Hyori tadi.

“………………”

“hei! kenapa kau diam saja?! halo?! hei mesum! kau dengar aku tidak?!”

“tutup saja teleponnya kalau kau tak sanggup menghadapinya saat ini.” kata Sehun.

“heuk heuk hiks…” aku mulai menangis dan Sehun memelukku.

***********************************************************************************

“hahahahaha! kau serius pernah begitu?!” tawaku

“iya, aku serius! haahaha! dan kau tahu, saat aku mengunci lemarinya,aku baru tahu kalau itu bukan Eun Joo! lalu aku dihukum berlutut dengan tangan di atas di tengah lapangan dan membersihkan WC putra selama 1 bulan!”

saat ini Sehun sedang bercerita tentang pengalamannya mengunci guru di lemari kelas yang dia kira itu adalah teman sekelasnya yang bernama Eun Joo.

“hahaha! kau bodoh sekali! bagaimana kau bisa salah orang begitu?”

“badan pak Guru dan badan Eun Joo sama bila dilihat dari belakang. dan lagi pak guru saat itu memakai kemeja putih, jadi kukira itu Eun Joo. jadi kudorong saja dia dari belakang sampai dia masuk ke dalam lemari lalu kukunci. betapa kagetnya aku melihat Eun Joo yang asli masuk ke dalam kelas dan dia berkata padaku,’apa yang kau lakukan?’. saat itulah aku sadar bahwa yang kukunci di dalam lemari itu bukan Eun Joo.”

“HAHAHA! bodoh sekali kau! hahahahaaha!”

“sudah deh jangan tertawa lagi.. -_- eh? sudah jam 11 malam ternyata..”

“apa?! jam 11 malam?!”

ya ampun, waktu sama sekali tidak terasa.

waktu terasa cepat sekali bila bersama Sehun..

“iya sudah jam 11 malam, ayo kuantar kau pulang.”

lalu aku dan Sehun pergi meninggalkan kedai dan mengarah ke rumahku.

dia yang membayar semua makananku. hehehe

“apa yang kau lakukan di rumah sakit tadi?” tanyaku

“tentu saja mau menjenguk Kyuhyun, apa lagi? ayahku bilang dia sedang diopname, dan aku sedang berada disini. jadi kupikir sekalian saja aku menjenguk saudara. hahaha”

“oh iya, kenapa kau bisa berada di Korea? memangnya sekolahmu sedang libur?”

“enggak, aku menemani ibuku disini. saudaranya menikah, jadi aku ikut saja. dan sepertinya aku akan pindah sekolah kesini.”

“apa? kau mau pindah sekolah kesini?”

“iya, hanya saja baru rencana.. belum tentu jadi..”

pasti asyik sekali kalau aku bisa satu sekolah dengan Sehun..

Andai saja dia benar2 pindah.. hehehe

“oh iya, sepertinya Kyuhyun benci sekali denganmu. kenapa begitu?”

“oh itu karena-“

sebelum Sehun menyelesaikan kata2nya ada orang yang berteriak, “CHOI!!!”

mendengar namaku dipanggil, aku menoleh ke belakang ,”Changmin??”

Changmin memegang tanganku dan berkata,”kau darimana saja? kamu tidak tahu Kyuhyun mencarimu sejak sore tadi?! dia keluar dari Rumah Sakit dengan keadaannya yang begitu, padahal dia masih belum boleh keluar karena keadaannya bertambah parah semenjak dia keluar hujan2an untuk menemuimu itu.”

“apa? sekarang dimana dia?” tanyaku

“aku tidak tahu, semua anak sedang mencari Kyuhyun sekarang… Sehun…?”

kata Changmin, dia baru sadar akan keberadaan Sehun.

“oh, halo kak Changmin…”

“jangan berani kau sebut namaku.” kata Changmin sambil menarikku dari sisi Sehun.

“Choi.. apa yang kau lakukan dengan anak ini?!”

“aku.. aku Cuma..”

“kamu tak tahu apa yang diperbuatnya kepada Kyuhyun?!”

“kamu kenapa sih Changmin?! kenapa kamu teriak2? dan aku tidak ngapa-ngapain dengannya, jadi kau jangan berpikir yang aneh2!” teriakku sambil menarik tanganku dari genggaman Changmin.

“ayo ikut aku.” kata Changmin sambil menarik tanganku lagi

“tidak! lepaskan aku!” berontakku kepada Changmin.

“lepaskan dia, dia bilang dia tak mau ikut denganmu.” kata Sehun sambil menarik tanganku yang satunya.

“tutup mulutmu bocah! pergi dan matilah sana!” balas Changmin. aku tak pernah melihat Changmin semarah ini, entah kenapa dia amat membenci Sehun.

“kau yang sebaiknya tutup mulut dasar berengsek.”

“apa katamu?!” teriak Changmin.

Changmin melepas tanganku dan langsung menyerbu Sehun.

Changmin melepaskan beberapa tonjokan ke wajah Sehun, aku terdiam saking shocknya.

sekarang Sehun berada di bawah Changmin yang terus menerus menonjok wajahnya.

akhirnya aku terlepas dari rasa shock-ku dan aku berlari ke arah Changmin dan berusaha menolong Sehun.

“CHANGMIN! HEI CHANGMIN! BERHENTI! APA YANG KAU LAKUKAN?!” Teriakku sambil memeluk Changmin dari belakang berusaha memisahkannya dari Sehun.\

“CHANGMIN!!!” teriakkanku akhirnya berhasil membuat Changmin berhenti. aku langsung menuju ke Sehun dan berusaha membantunya.

“kamu kenapa sih Changmin!? kamu sudah gila?!” teriakku kepada Changmin.

wajah Sehun benar2 babak belur.

bibirnya sobek akibat pukulan yang bertubi2, hidungnya berdarah, mata kanannya membengkak, dahi dan pipinya terluka

serta lebam.

“Choi! kenapa kau membelanya?! dia itu licik, tak seperti kelihatannya!”

“lalu bagaimana denganmu yang tiba2 memukulnya?! apa itu tak bisa disebut licik!?”

“hentikan semua.” kata seseorang yang akhirnya kutahu adalah Kyuhyun.

Kyuhyun? sejak kapan dia berdiri disana? aku tidak melihatnya sejak tadi.

Kyuhyun benar2 acak2an. dia keringatan dan bajunya amat kotor, sepertinya dia langsung mencari2ku setelah kejadian di telepon itu sampai sekarang.

“hentikan semua ini. Dan Changmin, pulanglah dan bilang kepada yang lain untuk berhenti mencariku ataupun mencari Sooyoung.”

“tapi-” Changmin baru saja mau protes sampai akhirnya Kyuhyun memberikan pandangan mautnya.

“pulang.kataku.” kata Kyuhyun, dan Changmin menurut.

setelah Changmin pergi, Kyuhyun mengalihkan pandangan matanya kepadaku.

dia hanya melihatku dan jaket yang kupakai. pada saat itulah aku baru sadar bahwa aku masih memakai jaket Sehun.

“apa yang kau lakukan bersamanya?” tanya Kyuhyun. Tatapan matanya dingin.

“apa? apa yang kulakukan? bukannya aku yang seharusnya bertanya begitu? apa yang kau lakukan berasama Hyori?”

“apa yang kulakukan? aku tidak melakukan apa2.”

“kau menciumnya dan kau berkata kau tak melakukan apa2? heh, lucu sekali kau!”

“aku tak perlu menjelaskan apa2 tentang itu.”

“dan aku juga tak perlu menjelaskan apa2 tentang ini!” teriakku kepada Kyuhyun

dia terdiam sejenak dan akhirnya berkata, “kuberi kau satu kesempatan lagi Choi Sooyoung. lepaskan bajingan itu dan kemarilah.” kata Kyuhyun mengajakku untuk pergi ke sampingnya dan meninggalkan Sehun.

“…………….” aku hanya terdiam saja

“aku akan memberikanmu satu kesempatan lagi. mana yang kau pilih, aku? atau dia?”

“…………..”

Kyuhyun tertawa lewat hidung lalu berkata,” jadi begitu…? heh, hahaha. Oh Sehun, lagi2 kau berhasil merebut milikku. kau pasti senang sekali.”

setelah itu Kyuhyun pergi meninggalkanku dan Sehun.

‘berhasil merebut milikku’ ?? apa yang Kyuhyun maksud?

CRAZY #9

‘berhasil merebut milikku’ ??? apa maksud Kyuhyun mengatakan iu kepada Sehun?

apa yang sebenarnya Sehun rebut dari Kyuhyun?

kenapa Kyuhyun dan Changmin amat membenci Sehun?

“ugh….”Sehun mengerang

akhirnya aku kembali sadar dan beralih kepada Sehun,

“kamu tak apa2?” tanyaku kepada Sehun sambil membantunya berdiri.

“ak- aku tidak apa2..”

aku mengalungkan tangan kanan Sehun di leherku agar dia bisa berdiri.

lalu aku membantunya berjalan.

“kau mau kuantar ke rumah sakit?” tanyaku kepada Sehun

“ah, tidak perlu.. luka seperti ini dibawa tidur juga sembuh..”

sepertinya Sehun sudah biasa dengan luka seperti ini.. -_-

yah, tidak heran sih….

“terserah apa katamu, tapi yang pasti biarkan aku mengobati wajahmu dulu.” kataku

“baiklah, tapi obatnya…?”

“obat? oh, aku selalu membawa obat.”

aku mengorek tasku dan kukeluarkan kotak P3K ukuran mini milikku, lalu kupamerkan di depan wajah Sehun.

“kau selalu membawa barang begituan? kau pasti sering terluka ya?”

aku tak menjawab, aku hanya tersenyum saja.

tentu saja aku harus membawa kotak seperti ini, semenjak mengenal Kyuhyun sepertinya benda seperti ini amat dibutuhkan dalam keadaan yang tak terduga.

lalu aku duduk dengan Sehun di taman dekat Rumah Sakit dan aku mengobati luka2 di wajahnya.

“kenapa kau baik sekali kepadaku?” tanya Sehun.

“mana mungkin aku meninggalkan orang yang terluka, dasar bodoh.”

“lalu, kenapa kau tak pergi kepada Kyuhyun tadi?”

“itu.. itu karena….”

“apapun itu.. terimakasih karena kau tak meninggalkanku.” katanya sambil tersenyum kepadaku.

senyum Sehun benar2 manis dan tulus.. benar2 menyilaukan maksudku.

jantungku sempat berdegup cepat dibuatnya, bagaimana caranya dia melakukan itu?

aku akan mencoba tersenyum seperti itu kapan2, siapa tahu orang akan terbuai seperti aku terbuai oleh Sehun.. kekeke

aku mengobati muka Sehun dengan kapas yang berakohol,dia hanya diam saja dan sesekali memberikan ekspresi kesakitan.

tidak seperti Kyuhyun.. Kyuhyun pasti akan meneriakiku..

dia pasti akan mengoceh selama aku mengobati lukanya sambil beberapa kali melirik ke arahku..

wangi colognenya pasti akan menggelitik hidungku dan membuatku memimpikannya sepanjang tidurku..

berhenti Sooyoung! jangan mengingat Kyuhyun lagi!

“he- hei! kamu kenapa?” tanya Sehun kepadaku

“uh? huh? a- apa maksudmu?” tanyaku bingung kepadanya

“kamu menangis…”

“apa? ah, hahaha.. aku tidak menangis kok.. heuk heuk hiks….”

aku sangat merindukan Kyuhyun,

aku sangat merindukan Kyuhyun sampai di titik dimana aku sulit bernafas.

tak kuduga aku bisa begitu merindukannya,

aku sangat ingin melihat wajahnya, mendengar suaranya, mencium aroma cologne nya…

tiba2 Sehun memelukku dan berkata, “tak apa… menangislah saja sekarang. dengan kau menangis sekarang, kau dapat tersenyum untuk besok.. lepaskan saja semuanya.”

aku menangis sejadi-jadinya di pelukan Sehun entah sampai berapa lama.

Kyuhyun… aku merindukanmu….

************************************************************

“apa2an kau?! bagaimana bisa kamu begitu jorok! bajuku penuh dengar ingusmu!”

protes Sehun kepadaku. kami sedang dalam perjalanan pulang ke rumahku (Sehun mengantarku)

“kan kamu sendiri yang bilang untuk melepaskan semuanya! ya sudah aku lepaskan semuanya! jadi kamu jangan protes.” jawabku.

Sehun berkata begitu lantaran jijik karena aku membuang ingus di bajunya disaat aku menangis tadi. hahaha, habis hidungku sudah mampet banget, jadi sekalian saja.

hahaha XDD

“aku takkan meminjamkan badanku lagi kepadamu..”sesalnya

“aku sih tidak apa2, masih banyak cowok yang mau meminjamkan badannya padaku.”

“cewek macam apa kamu…. -_-“

“jangan kurang ajar! aku masih lebih tua daripada kamu!” kataku sambil menjambak rambut Sehun sampai kebawah.

+kraaak!+ O_O!

Leher Sehun berbunyi karena saking kencang aku menarik rambutnya

“ADUH!” teriaknya

“oh ya ampun! Sehun! maafkan aku! hei kamu gak kenapa2?!”

“leherku! leherku patah! aouw! sini kamu! akan kubalas!” katanya kepadaku sambil tangan yang satunya memegang lehernya dan yang satunya lagi berusaha menangkapku.

kulihat dari sudut mataku ternyata rumahku sudah kelihatan.

jadi sebelum Sehun dapat membalasku, aku lari sekencang2nya dan berteriak

“HAHAAHA! SAMPAI KETEMU LAGI! HAHAHA! RASAKAN!” lalu aku masuk ke rumah dan meninggalkan Sehun.

begitu masuk ke dalam rumah, ternyata orang tuaku sudah menungguku.

aku dimarahi habis2an karena pulang malam tanpa pulang terlebih dahulu sehabis dari sekolah. dan ibuku menghukumku untuk membersihkan toilet saat itu juga.

ibuu! ini kan sudah malaammm! sudah pagi malah!

akhirnya aku selesai membersihkan toilet pukul 1.30 pagi dan aku langsung tidur tanpa mandi ataupun mengganti baju seragam dan jaket Sehun yang masih kupakai ini..

*****************************************************

tidurku semalam cukup nyenyak, mungkin karena aku benar2 kecapekan semalam.

tapi tetap saja waktu aku bangun aku ngantuk sekali..

tidurku tak pernah cukup beberapa hari ini..-_-

oh ya ampun, semalam aku lupa mengembalikan jaket Sehun.

akan kukembalikan begitu bertemu dengannya lagi. tapi kalau tak bertemu lagi, akan kusimpan jaket ini sebagai souvenir.. kekeke, jaketnya bagus soalnyaa.. kekeke

aku berangkat ke sekolah, dan sesampainya di sekolah Hyoyeon langsung menerorku dengan banyak pertanyaan.

“kamu sudah gila?! kemana kau kemarin?! jantungku hampir berhenti melihat Kyuhyun yang tiba2 mengamuk ingin keluar dari Rumah Sakit. ada 4 orang lebih yang menahannya, tapi dia kuat sekali dan dia berhasil kabur! dia bilang dia mau mencarimu dan membunuh orang yang bersamamu! jantungku berhenti saking kagetnya! ya ampun..”bisik Hyoyeon kepadaku.sepertinya Hyoyeon lupa kita sedang dalam jam pelajaran -_-

lalu aku menceritakan semuanya kepada Hyoyeon tentang kejadian kemarin.

wajah Hyoyeon menyimak ceritaku amat serius dan sesekali mulutnya terbuka saking kagetnya.

“jadi kau bertemu dengan saudara tiri Kyuhyun? dia ganteng tidak?” bisiknya semangat

“tentu saja dia ganteng. tapi aku lebih suka wajah Kyuhyun. hahaha”

“oh ya ampun, kenapa sih kau bisa ketemu yang ganteng2 semua? lalu kenapa Changmin dan Kyuhyun amat membenci Sehun?”

“kalau itu.. aku sendiri juga tidak tahu kenapa..”

+TING~TONG~TING TONG~ TING TONG TING TONG~+

bel istirahat berbunyi. sungguh tak terasa ternyata sudah istirahat saja.

mungkin karena jam pelajaran ini kupakai untuk mengobrol kali ya? jadinya tidak berasa.. kekeke

seperti biasa, aku dan Hyoyeon langsung menyerbu ke kantin untuk membeli makanan sebelum kami kehabisan. saat kami berlari menuju ke kantin, aku menabrak seseorang.

ternyata orang yang kutabrak itu Changmin.

“eh maaf maafkan aku.”kataku sambil menunduk-nundukkan kepalaku.

Changmin hanya memandangku dengan dingin lalu pergi melewatiku.

“kenapa dia?” tanya Hyoyeon kepadaku.

“aku tidak tahu. mungkin dia masih marah kepadaku karena kejadian kemarin…”

kenapa Changmin bersikap begitu padaku..?

sebenarnya apa sih yang membuat Changmin maupun Kyuhyun begitu membenci Sehun?

semua ini benar2 membingungkan! membuatku hampir gila!

sisa istirahat dan pelajaran kupakai menerka2 apa yang sebenarnya terjadi diantara Kyuhyun dan Sehun.pikiranku berputar2 sampai tak ada satupun dari pelajaran yang dijelaskan masuk ke dalam kepalaku.

“hei Sooyoung! lihat! ada cowok ganteng banget disitu! tapi kenapa mukanya banyak plester begitu ya?” bisik Hyoyeon memecah pikiranku.

“dimana?” tanyaku.

“itu disitu, yang bersandar di gerbang belakang itu.” kata Hyoyeon sambil menunjuk2 keluar jendela.

“Ha- Sehun…? apa yang dilakukannya disini…?”

“itu Sehun? yang benar saja! dia cakep sekali! tapi masih cakepan Eunhyuk sih.. tapi dia cakep sekali!”

sepertinya Sehun melihat ke arah jendela kelasku, lalu dia melambaikan tangannya sambil tersenyum. aku balas melambai.

“ya ampun! cowok itu melambai kepadaku!” bisik cewek yang duduk di depan mejaku.

“tidak! dia melambai kepadaku!” kata yang satunya lagi

mereka saling berebut tentang siapa yang dilambaikan oleh Sehun.. dasar anak jaman sekarang… -_-

“hei Sooyoung! lihat! itu Changmin dan Eunhyuk! mereka mendatangi Sehun dengan membawa anak2 yang lain!” bisik Hyoyeon kepadaku.

aku langsung melihat keluar begitu Hyoyeon berkata begitu. dan benar saja, itu Changmin dan Eunhyuk. membawa beberapa pengikutnya menghampiri Sehun.

aku merasakan bahwa suasananya mulai tak enak, aku harus cepat2 keluar untuk menolong Sehun.

aku mengangkat tanganku dan berteriak, “mohon izin pak guru! aku ingin berak! sudah tidak tahan lagi!” kataku kepada pak guru.

setelah berkata begitu aku langsung berlari keluar. aku berlari seperti wanita sinting, setiap orang yang melihatku berlari memandangku keheranan. dan aku beberapa kali hampir terjatuh saat menuruni tangga.

akhirnya aku sudah dapat melihat Sehun dan anak2 lain. disitu Sehun sedang digiring oleh 4 orang lebih untuk dibawa ke tempat lain.

aku langsung berlari ke arah Sehun dan menarik tangannya.

“ja-jangan apa-apakan dia! hosh hosh hosh” kataku kepada mereka sambil mencoba mengatur nafasku kembali.

aku berdiri di antara Sehun dan yang lainnya dengan posisi melindungi Sehun.

“sebaiknya kau pergi dari sini Choi.. ini bukan urusanmu.” kata Changmin kepadaku

“betul Sooyoung-ah.. lebih baik kamu pergi saja..” kata Eunhyuk kepadaku juga.

“ti-tidak! hosh hosh hosh… kau tak boleh membawanya! kalau kau mau membawanya, habisi aku dulu!” teriakku kepada Changmin dan Eunhyuk

“hei Changmin, bagaimana ini..? dia ceweknya Kyuhyun.. masa kita harus menyingkirkannya?” tanya salah satu dari pengikut Changmin.

Changmin mengacuhkannya dan berkata,” hei bocah.. tidakkah kau malu harus dilindungi wanita..?”

“tentu saja aku malu, tapi aku lebih malu lagi membawa banyak orang untuk menghabisi satu anak yang lebih muda dariku.” sindir Sehun kepada Changmin.

“sebaiknya jaga mulutmu. dan hari ini kau kubiarkan lolos hanya karena aku masih menghormati Choi yang melindungi anak bayi sepertimu. sebaiknya kau ingat itu.”

setelah berkata begitu, Changmin dan Eunhyuk pergi lalu pengikut2nya juga mengikutinya.

“apa yang kau lakukan disini?” tanyaku kepada Sehun.

“tentu saja untuk bertemu denganmu. aku tak punya teman main selain kamu disini.”

jawab Sehun.

“tapi aku belum pulang sekolah. dan lagi aku harus membersihkan toilet guru sepulang sekolah.”

“ya sudah, akan kutunggu sampai kau pulang.”

“memangnya kenapa kau mau menemuiku?”

“untuk mengambil jaketku tentu saja.”

“cuma karena itu? “

“tentu saja! kau tak tahu berapa harga jaket itu?”

“yayaya, terserah apa katamu. aku akan menemuimu disini pukul 5 sore. dan sebaiknya kau jangan menungguku di sini, bisa2 Changmin datang lagi.”

“aku tak takut kepada Changmin.”

“terserah… pokoknya kau jangan tunggu disini atau aku takkan menemuimu.”

“yaya baiklahh….” kata Sehun. lalu dia pergi dan aku kembali ke kelas.

+sepulang sekolah+

“WC ini benar2 terkutuk! bagaimana bisa WC kembali kotor dalam waktu hanya satu hari?! menyebalkaaaaannn!!!!!” jeritku.

“sudah. tutup mulutmu dan kerjakan sajalah…” kata Hyoyeon.

sekarang sudah pukul 4.30 sore. berarti 30menit lagi Sehun akan datang untuk menemuiku.

“aku harus cepat2 menyelesaikan ini. anak sinting itu akan datang sebentar lagi.” gumamku

“apa?! nanti kau mau bertemu dengan Sehun??” tanya Hyoyeon

“iya, aku harus mengembalikan jaketnya. sepertinya jaketnya mahal sekali..-_-”

“hei.. kau suka kepadanya?”

“kau gila? tentu saja tidak. dia sudah kuanggap adikku sendiri. yah, kalau aku menikah dengan Kyuhyun dia otomatis akan jadi adikku juga sih.. kekeke”

“bukannya kamu lagi berantem sama Kyuhyun?”

“ukh… untuk sesaat aku lupa.. aku sendiri juga tak tahu sebenarnya kami masih pacaran atau tidak semenjak kejadian kemarin..”

“itu salahmu bodoh! kenapa kau tak meninggalkan Sehun saja kemarin dan beralih ke Kyuhyun!”

“bisa2nya kau bilang begitu! mana mungkin aku pergi ke Kyuhyun setelah aku melihat dia mencium rubah betina itu?!”

“tapi sepertinya Kyuhyun bukan orang yang seperti itu.. pasti dia ada alasan tersendiri mengapa dia mencium Hyori.. yah, walaupun Hyori mantan pacar Kyuhyun sih- uph”

Hyoyeon membungkam mulutnya sendiri, sepertinya dia kelepasan ngomong.

“ap.. apa katamu? Hyori mantan pacar Kyuhyun?! tapi bagaimana bisa dan kau tahu dari mana??”

“………..” Hyoyeon diam saja dan mengalihkan pandangannya dariku, dia berpura2 seakan tak mendengarku.

“kalau kau tidak menjawab, akan kukirim fotomu yang sedang mengupil ke Eunhyuk sekarang juga.”

“……..” Hyoyeon tetap diam saja. tapi bisa kulihat dia mulai berkeringat.

“oh? kau memutuskan untuk diam? baiklah, akan kukirim” aku mengambil Hpku dari kantong rok-ku dan mulai bersiap untuk mengirim gambar, tapi Hyoyeon mencegahku.

“ah! bagaimana bisa kau mengancam temanmu seperti itu?!” teriaknya.

“bagaimana bisa kau menyembunyikan sesuatu dari temanmu?!” teriakku balik.

“baiklah! baiklah! akan kuceritakan! tapi hapus fotoku itu dari Hpmu!”

“iya2…” kataku sambil berpura2 menghapus gambar, padahal aku tak menghapus gambarnya. aku tahu gambar ini akan bergun lagi suatu saat nanti. kekekeke

“iya.. jadi si Kyuhyun itu pernah pacaran sama Hyori selama 2 tahunan. tapi dia putus dengannya karena Hyori menyukai lakii2 lain dan memutuskan Kyuhyun. hanya itu yang kutahu.”

“kini masuk akal mengapa Kyuhyun mencium Hyori kemarin..” gumamku

“apa maksudmu?” tanya Hyoyeon.

“ya, jelas kan? Kyuhyun pasti masih menyukai Hyori selama ini.”

“tidak mungkin ah! dia kelihatan amat menyukaimu!”

“…….” aku diam saja. aku tak tahu harus menjawab apa.

aku harap itu benar bahwa Kyuhyun benar2 menyukaiku. tapi bila kupikir, sepertinya mustahil orang sekeren Kyuhyun bisa menyukaiku.

dan bila dipikir dengan logika, pasti Kyuhyun akan memilih Hyori.

secara Hyori lebih cantik dan sangat populer dibandingkan aku… -_-

ukh.. kenapa aku jadi merendahkan diri sendiri begini sih?!

akhirnya kami selesai membersihkan toilet, dan itu sudah pukul 05.30 sore..

aku langsung keluar dan meninggalkan Hyoyeon, karena Sehun pasti sudah menungguku sejak tadi.

“Sehun!” teriakku.

Sehun sedang bersandar di pagar menungguku. sepertinya sudah sejak tadi dia disitu.

“lama sekali…” kata Sehun

“maafkan aku.. WC itu lebih parah daripada peternakan sapi. kau harus melihat betapa kotornya WC itu.. -_-“

“oh ya sudah, ayo kita cari makan. aku lapar sekali.”

“hah? makan? kukira kamu mau mengambil jaketmu, jaketmu ada di rumahku.”

“kau harus bertanggung jawab dulu karena sudah membuatku kelaparan setengah mati. jadi sebelum mengambil jaketku di rumahmu, kau harus menemaniku dulu hari ini.”

“apa-apaan ka-” sebelum aku bisa protes, Sehun menarikku pergi.

“ayo cepat! hari ini aku yang traktir” kata Sehun.

kekeke, okelah aku ikut. mumpung di traktir… kekeke

kami pergi ke MCD dekat sekolahku. disana ramai sekali dengan anak2 dari berbagai SMA. aku mencari tempat duduk di pojok (aku tidak suka tempat yang terlalu ramai, jadi tolong jangan pikir aku mau ngapa-ngapain Sehun di pojokkan) sedangkan Sehun memesan makanan.

“ini dia makanannya.” kata Sehun sambil meletakkan nampan berisi 2 Hamburger, 2 kentang goreng, 4 ayam goreng, dan 3 soda.

“banyak sekali.. kau mau menghabiskan ini semua?” tanyaku

“tentu saja tidak. tapi aku tahu kau yang akan menghabiskan semuanya.”

sial.. bagaimana dia tahu kalau aku berencana menghabiskan makanan ini??

benar saja, 2/3 dari makanan yang ada akulah yang memakannya.

“ah~ kenyangnya! terimakasih makanannya Sehun!” kataku

“sudah kuduga kau yang akan menghabiskannya…-_-” gumamnya

“tutup mulutmu! akh, aku mau ke toilet.”

“sehabis makan kau mau buang kotoran?? kini kutahu kenapa badanmu kurus sekali walaupun makanmu seperti kuli. pencernaanmu lancar sekali!”

kutarik rambutnya Sehun dan aku berkata,” jangan berkata begitu. aku masih lebih tua daripadamu tahu!”

sebelum Sehun bisa protes lagi, aku cepat2 meninggalkannya ke toilet.

ukh, aku tak tahan lagi. perutku sakit sekali.

kata2 Sehun ada benarnya juga sih…-_-

dan aku benci mengakuinya…-__-

aku langsung cepat-cepat masuk ke toilet dan menyelesaikan urusanku karena sudah tak tahan lagi.

“ah~ lega~” gumamku

ada suara segerombolan gadis memasuki toilet, mereka cekikikan seperti cewek2 menyebalkan. bagaimana bisa mereka begitu ribut di toilet? aduh aduh.. anak jaman sekarang..

aku keluar dari toilet karena sudah menyelesaikan urusanku dan berjalan ke arah wastafel untuk cuci tangan.

“akh!” teriak salah satu gadis sambil menunjukku, yang akhirnya aku sadar itu adalah Hyori.

“ghee?? rubah betina?” kagetku juga.

“siapa yang kausebut rubah betina?” tanya Hyori

“haha, yang merasa saja.” candaku

“oh begitu ya? hahaha! lucu sekali! oh iya, kau pacarnya Kyuhyun kan? siapa namamu? hm.. ah! Fujikawa! aku ingat!” kata Hyori, dan teman2nya cekikikan mendengar kata2 Hyori. apa deh yang lucu…? = =’

“namaku Choi” kataku sambil mencuci tangan. aku malas melihat wajah cewek yang satu ini. walaupun kuakui dia cantik sekali…-_-

“yayaya, terserah saja. oh ya CHOI, kulihat kau sedang bersama adik Kyuhyun.. sudah mendapat kakaknya, kamu mau embat adiknya juga? cewek macam apa kamu?”

“lebih baik tutup mulutmu kalau tak mau mati.” jawabku tetap sambil mencuci tangan berusaha mengabaikan wanita ini.

“sok sekali ucapanmu itu… kau sudah merasa hebat berpacaran dengan Kyuhyun? kau takkan bisa pacaran dengannya kalau aku tidak memutuskan dia, seharusnya kau tahu itu. dan sekarang, aku berniat mengambil kembali milikku yang sudah jatuh ke tangan wanita kampung sepertimu.”

Sooyoung… santai.. santai…

jangan sampai kau lepas emosi disini..

rubah betina ini hanya berusaha membuatmu marah saja Sooyoung.. tahan dirimu!

“kok bisa ya? Kyuhyun mau dengan wanita jelek seperti dia? hahaha”

katanya kepada teman2nya, teman2nya ikut2an tertawa.

aku tahu dalam waktu 3 detik aku akan meledak. jadi aku harus cepat2 meninggalkan rubah betina ini sebelum aku lepas kendali.

(kau tahu kan apa yang kuperbuat kalau aku lepas kendali? aku sudah pernah lepas kendali di hadapan Kyuhyun dan di hadapan cowok SMA Higashi, dan akibatnya cukup fatal)

“dan kau tahu…?” kata Hyori

3 detik sebelum aku meledak……….

“saat Kyuhyun menciumku rasanya seperti strawberry…”

2 detik sebelum aku meledak……….

“dia benar-benar pintar mencium….”

1 detik sebelum aku meledak………..

“sayang sekali Kyuhyun memilih untuk menciumku daripada mencium pacarnya sendiri.. maklumlah, KAMU.JELEK.SIH.”

0 detik!……………………….

+BUAKH!!!!!!!!+

tak kusangka kepalan tanganku terbang mendarat di wajah cantik nan mulus Hyori.

tepatnya di hidung kecilnya itu!! aku kaget sekali aku benar2 lepas kendali!

“KYAAAAA! HYORI-ah!!!!!”

“APA2AN KAMU?!”

“HYORI-ah! HIDUNGMU BERDARAH!”

teman2 Hyori benar2 panik akan apa yang kuperbuat.

dan aku tahu, INI ADALAH SAATNYA UNTUK KABUR!

ini adalah saatnya aku kabur sebelum teman2 Hyori mengalihkan perhatiannya kepadaku dan mengeroyokku.

sekuat-kuatnya aku, aku juga tak mungkin menang menghadapi 5 orang sekaligus -_-

jadi aku lari untuk menyelamatkan hidupku.

“PEREMPUAN BUSUK ITU KABUR! KITA HARUS MENGEJARNYA!”

“TAPI BAGAIMANA DENGAN HYORI-ah? DIA TAK SADARKAN DIRI MELIHAT DARAHNYA SENDIRI!”

sepertinya keributan yang kuhasilkan parah juga, jadi aku harus mengajak Sehun pergi dari sini sebelum aku tertangkap.

“kenapa kau lama sekali? dan kenapa kau lari2 seperti itu?” tanya Sehun kepadaku

aku mengambil tas sekolah yang kuletakkan di bangku sebelah Sehun dan menarik tangan Sehun,”tak ada waktu menjelaskan! ayo pergi!” teriakku

sepertinya Sehun menyadari adanya sesuatu yang tidak beres, jadinya dia mengikutiku berlari sambil aku tetap memegang tangannya.

“APA?! KAU MENONJOK HYORI?! HYORI DARI SMA SAKURA ITU??” tanya Sehun kepadaku sambil kami terus berlari.

aku tak tahu bagaimana Sehun bisa mengenal Hyori, dia bahkan tahu sekolahnya di mana. padahal aku saja yang tinggal disini tidak tahu dia sekolah dimana.

“Kamu tak tahu? dia itu punya banyak peggemar karena wajah cantiknya itu! tak lama lagi Hyori pasti akan menyuruh para pengikutnya itu untuk menghabisimu!” kata Sehun lagi.

aku tak tahu Hyori separah itu. asik sekali ya punya wajah cantik?

hanya dengan wajah cantik dia bisa mendapatkan pengikut seperti itu.

aku ngeri dengan apa yang harus kuhadapi kedepannya, jadi aku diam saja dan tidak menjawab Sehun dan terus berlari.

“hosh..hosh.. hosh,… sepertinya kita sudah cukup jauh berlari… hosh hosh…”

kataku sambil mencoba mengatur nafasku kembali.

“kau benar2 sudah gila.”kata Sehun. aku tak tahu bagaimana caranya nafasnya tidak tersengal2 seperti aku padahal kita sudah berlari cukup jauh.

“tu… tutup mul.. mulutmuh! hosh, hosh…”

“kenapa sih kamu bisa begitu marah kepadanya..? yah, dengan pribadi busuknya itu aku bisa mengerti sih kenapa kamu marah…”

aku tidak menjawab pertanyaan Sehun karena aku terlalu capek untuk bicara dan juga aku tak mau mengakui kalau…

yah jujur saja…. aku cemburu mendengar pernyataan si rubah betina itu tadi…-_-

(tolong jangan tertawa, kalian pasti pernah cemburu kan…? -__- )

setelah istirahat sebentar, aku dan Sehun berjalan mengarah ke rumahku.

setelah berjalan sebentar rumahku sudah mulai kelihatan.

“sebenarnya, tentang aku menemuimu untuk mengambil jaket hanya alibi saja..”

gumam Sehun

“hah? apa?” tanyaku, aku tak mendengar jelas karena dia bicara dengan volume kecil.

“sebenarnya..” baru saja Sehun ingin melanjutkan kata2nya, tapi aku memotongnya.

“Ta… Changmin…?

itu Changmin. Changmin sedang berjongkok sambil merokok di depan rumahku.

aku cepat2 berjalan menuju ke arahnya.

“Changmin? apa yang kau lakukan disini?” tanyaku

“bisa kita bicara berdua?”

“baiklah, tapi tunggu aku masuk ke dalam sebentar untuk mengambil jaket Sehun.”

mendengar nama Sehun keluar dari mulutku, ekspresi Changmin sedikit berubah.

“ah, tidak usah! aku akan mengambilnya kapan2! sebaiknya aku pulang dulu, selamat malam Sooyoung, selamat malam kak Changmin.”

Changmin langsung memasang ekspresi jijik begitu namanya keluar dari mulut Sehun.

dan aku tidak mengerti, kenapa Sehun memanggil Changmin dengan embel2 ‘kak’ dan tidak denganku? -_- bocah tak sopan…

“kenapa kau bisa bersamanya?” tanya Changmin jijik

“aku meminjam jaketnya kemarin tapi aku lupa mengembalikannya. katanya kau mau bicara? bicara tentang apa?”

“aku ingin bicara tentang Kyuhyun. dan aku akan bercerita kenapa kami amat membenci Sehun…”

“apa?! hei! siapa itu?! hei Sooyoung! jawab aku! dimana kau sekarang?! dan suara siapa itu?!”

kata Kyuhyun, sepertinya Kyuhyun mendengar apa yang diucapkan Sehun.

“tutup saja teleponnya.” kata Sehun lagi.

“ap- apa?! hei, aku tidak bercanda, dimana kau sekarang?! jawab ak-” sebelum Kyuhyun menyelesaikan kata2nya, aku mencabut baterai dari Hp-ku.

aku hanya menatap mata Sehun lekat-lekat. adegan Kyuhyun dan Hyori berciuman terus berputar-putar di kepalaku.

“tenanglah, kau akan baik2 saja.” kata Sehun sambil memegang wajahku.

CRAZY #10

“aku akan menceritakan kepadamu tentang Kyuhyun. Dan aku akan menceritakan kenapa kami sangat membenci Sehun.” Kata Changmin kepadaku.

Setelah berkata begitu, Changmin mengajakku ke taman di dekat rumahku. Tepatnya tempat dimana aku mengobati punggung Kyuhyun dulu. Aku ingin tahu apakah keadaan punggung Kyuhyun sudah membaik atau belum…

“kau sudah tahu bukan bahwa Sehun adalah saudara tiri Kyuhyun?” Tanya Changmin memecah konsentrasiku.

“ya aku sudah tahu, ayah Kyuhyun menikah dengan ibu Sehun.”

“itu benar. Dulu sebelum Kyuhyun tinggal bersama ibunya, dia tinggal bersama ayahnya. Ayahnya sangat menyayangi Kyuhyun, dan ia membawa Kyuhyun yang berumur 3 tahun pergi bersamanya ke Jepang setelah terjadi perceraian dengan ibu Kyuhyun.”

Aku diam saja dan menyimak cerita Changmin.

“Kyuhyun amat bahagia bersama ayahnya sampai pada akhirnya ayahnya menikah dengan ibunya Sehun pada saat ia berumur 6 tahun. Kyuhyun merasa ayahnya lebih menyayangi Sehun dari pada dia, dan ayahnya juga lebih perhatian kepada Sehun yang 1 tahun lebih muda daripada dia itu. Karena merasa dibedakan, akhirnya Kyuhyun memutuskan untuk tinggal bersama ibunya saat ia berumur 8 tahun.

Ibunya memang memberikan Kyuhyun segalanya, maklumlah ibunya sangat kaya raya.

Walaupun ibunya memberi Kyuhyun segalanya, ibunya sama sekali tak mempedulikan Kyuhyun. Dia sangat sibuk bekerja, dia hanya pulang 3 bulan sekali. Aku mulai mengenal Kyuhyun saat dia masuk ke SMP yang sama denganku, tetapi dia anak yang amat tertutup, dia sama sekali tidak mempedulikan kami yang berusaha mendekatinya. tetapi semua itu berubah sampai Kyuhyun berumur 14 tahun. Kyuhyun mulai membuka dirinya kepada kami dan akhirnya kami mulai akrab.

Saat berumur 14 tahun Kyuhyun berpacaran dengan Hyori. Kamu tahu Hyori kan?”

Tanya Changmin kepadaku, dan aku mengangguk.

“ya, dia sangat menyayangi Hyori. Bisa kulihat itu. Dan pada saat itu Kyuhyun juga cukup akrab dengan Sehun. Sehun datang ke Korea dengan tujuan untuk liburan pada saat itu. Dan kami juga menganggap dia seperti adik kami sendiri, sampai pada akhirnya dia merebut Hyori dari Kyuhyun dan berpacaran dengannya. Dan sejak saat itulah kami membenci Sehun. Dia bukan hanya merebut ayah Kyuhyun saja, tapi dia juga merebut Hyori yang amat dicintai oleh Kyuhyun. Jadi sebaiknya kau berhati2 dengan Sehun. Dia itu licik, tak seperti kelihatannya. Kuharap kau menyadari itu Choi.”

Aku hanya tercengang mendengar cerita Changmin. Tak kuduga Sehun begitu tega terhadap Kyuhyun kakaknya sendiri.

Tapi bagaimana dengan Kyuhyun yang mencium Hyori? Apakah Kyuhyun masih mencintai Hyori sampai sekarang?

“jadi… Kyuhyun masih mencintai Hyori sampai sekarang?” tanyaku kepada Changmin

“tidak, dia sangat mencintaimu Choi. Dari cara Kyuhyun melihatmu ataupun dari caranya berbicara denganmu aku bisa melihat semuanya itu. Dia bahkan lebih mencintaimu daripada dia mencintai Hyori dulu.” Jawab Changmin.

Kyuhyun selalu memaki2 aku dan melihatku dengan pandangan maut.. itu yang Changmin anggap cara Kyuhyun mencintaiku? Changmin pasti sudah sinting.. -_-‘

“aku melihat Kyuhyun mencium Hyori di rumah sakit 2 hari lalu, itu bukti kuat kalau Kyuhyun masih mencintai Hyori bukan? masalahnya, bukan Hyori yang mencium Kyuhyun. tapi Kyuhyun yang mencium Hyori.”

“ja… jadi, kau melihat mereka berciuman…?” kaget Changmin

“tentu saja! Kau kira kenapa selama ini aku menghindarinya?!”

“hahaha, jadi kau cemburu karena masalah itu??” ledek Changmin

“ap- apa?! Aku tidak cemburu! Si- siapa bilang aku cemburu!” kataku sambil memalingkan wajahku. Bisa kurasakan wajahku memanas karena malu.

“hahaha, mukamu merah sekali dan kau bilang kau tidak cemburu? Hahaha, kau sangat lucu Choi.”

“tu- tutup mulutmu!”

“ahahaha, iya2… kalau tentang Kyuhyun mencium Hyori, tentu saja aku tahu kenapa.”

“kenapa?!” seruku

“yah,,, kau pasti tahu kan Kyuhyun bukan tipe yang suka mencium cewek sembarangan?”

aku menganggukkan kepalaku

“sebenarnya Kyuhyun mencium Hyori demi melindungimu Choi.”

Apa? Melindungiku? Tapi-

“Kau tahu sendiri sifat rubah betina itu. Aku juga bingung kenapa Kyuhyun bisa mencintainya dulu. Walaupun Hyori sangat cantik tapi kepribadiannya benar2 memuakkanku, untung saja dia punya wajah yang cantik sehingga walaupun pribadinya busuk tapi masih ada orang yang menyukainya karena wajahnya itu.”

“iya-iya aku tahu dia begitu, lalu apa maksudnya Kyuhyun melindungiku?” tanyaku tak sabar

“oh maaf, aku terbawa suasana karena membicarakan rubah betina itu. Ya, jadi Hyori mengancam Kyuhyun akan mengincarmu sebagai bulan-bulanannya. Dia akan menghentikan niatnya untuk menjadikanmu bulan-bulanannya hanya dengan satu syarat..” kata Changmin

“dan syarat yang diajukan rubah betina itu adalah agar Kyuhyun menciumnya…?”

“ya, betul sekali. Jadi Kyuhyun menciumnya bukan karena Kyuhyun menyukainya, melainkan dia ingin melindungimu…”

mendengarnya membuatku seakan disambar petir!

Tak kuduga aku tak memikirkan kebusukan rubah betina itu! Dan aku juga tak menyangka kenapa aku tak mempercayai Kyuhyun..

Kyuhyun melindungiku…

Di melindungiku dan yang kulakukan padanya adalah memilih meninggalkannya dan beralih ke Sehun orang yang telah merebut orang-orang yang paling dicintainya…

Kini aku mengerti apa maksud Kyuhyun mengatakan, ‘lagi2 kau berhasil mengambil milikku’ kepada Sehun…. Ternyata yang dia maksud adalah ini…

Maafkan aku Kyuhyun…

“sekarang kau sudah tahu kebenarannya, jadi kuharap kau akan kembali kepada Kyuhyun.. dia benar2 kacau beberapa hari ini…”

setelah berkata begitu, Changmin pergi meninggalkanku.

Aku masih terduduk di bangku taman saking shocknya.

Aku sangat amat bodoh dan aku adalah orang teregois se-dunia!

Bagaimana aku bisa membuang Kyuhyun seperti itu?

Kyuhyun…. Maafkan aku!!

Saat ini aku ingin sekali memeluk Kyuhyun dan meminta maaf kepadanya.

Aku ingin sekali mendengar maki2annya, aku ingin sekali melihat wajahnya..

Tapi ini sudah malam, jadi besok sajalah aku menemuinya. Kekeke

***********************************************************************

hari ini pelajaran terasa amaaaaaattttttttt laaaaamaaaaaaaaaaaaa………..

padahal aku ingin sekali cepat2 bertemu Kyuhyun dan meminta maaf kepadanya.

Tapi disinilah aku, di toilet terkutuk untuk meluangkan masa2 hukumanku..

Aku tak percaya keinginanku untuk bertemu Kyuhyun terhalang oleh WC terkutuk ini! Ugh! Kenapa sih disini bisa begini kotor? Tak bisa apa guru itu lebih bersih sedikit!

Ukh!!!! Aku benci sekali! Siaaaalll!!!!

Akhirnya aku dan Hyoyeon selesai membersihkan WC, dan ini sudah pukul 5 sore. Selalu saja begini, bagaimana kalau aku tidak sempat ke Rumah Sakit untuk bertemu Kyuhyun??

Jadi aku cepat-cepat meninggalkan Hyoyeon supaya aku bisa cepat2 ketemu Kyuhyun.

Saat aku keluar meninggalkan Hyoyeon, bisa kudengar suara Hyoyeon sedang memaki2 aku karena meninggalkannya. Maafkan aku kawan, saat ini Kyuhyun lebih penting!

Aku berlari keluar, ukh sialan.. gerbang depan ditutup! Mau tak mau aku harus lewat gerbang belakang…-_-

Aku berlari ke gerbang belakang untuk keluar cepat2, tapi kukurungkan niatku karena aku melihat Sehun berada disana.

Apa yang dilakukan anak itu disitu?? Saat ini orang yang paling tidak ingin kutemui adalah dia, mendengar apa yang dilakukannya kepada Kyuhyun kemarin.

Aku ngumpet di belakang pohon berharap Sehun tidak melihatku. Dan tiba2 punggungku ditepuk dari belakang.

“sedang apa kau disini? Bukannya kau mau cepat2 ketemu cintamu itu sampai meninggalkanku??” Tanya Hyoyeon.

“kau mengageti aku saja! Diam, aku sedang ngumpet!” bisikku

“ngumpet? Ngumpet kenapa?”

“aku tak mau bertemu Sehun!”

“kenapa begitu?”

karena tak ada pilihan lain, aku menceritakan semua kejadian kemarin kepada Hyoyeon.

Jadinya disinilah aku berdua dengan Hyoyeon, berjongkok di belakang pohon seperti maniak saja… -_-

“apa?! Bagaimana bisa orang secakep dia melakukan hal itu kepada Kyuhyun??!” bisik Hyoyeon kepadaku.

“mana kutahu! Anak jaman sekarang kan memang seperti itu” jawabku.

Hyoyeon menjitakku dan berkata,”gaya bicaramu seperti kau bukan anak jaman sekarang saja!”

“kenapa kau harus menjitakku sih?! Kan sakit!” keluhku.

“terserah apa katamu… sekarang aku mau pulang saja, aku capek sekali hari ini. Dan aku tidak mau menemanimu berjongkok di balik pohon ini. Seperti orang gila saja..”

setelah berkata begitu Hyoyeon meninggalkanku.

Dasar teman tak setia kawan! Aku kan jadi sendirian disini!

Kulihat saat Hyoyeon berjalan melewati Sehun di gerbang, Sehun memanggilnya dan berbicara kepada Hyoyeon. Aku tak tahu apa yang dibicarakannya. Kemungkinan Sehun menanyakan keberadaanku kepada Hyoyeon. Aku melihat Hyoyeon menggelengkan kepalanya kepada Sehun, kemungkinan Hyoyeon berkata dia tak tahu aku berada di mana. setelah itu dia pergi meninggalkan Sehun.

Sudah 1 jam berlalu, dan matahari sudah terbenam. Sehun masih berada di sana.

Sebenarnya apa sih yang dia pikirkan dengan terus berada di sana?! Kapan dia akn pergi?! Aku harus cepat2 ke rumah sakit! TT.TT

1 setengah jam berlalu, dan Sehun masih berada di situ. Oh ya ampun, apakah dia akan menunggu disitu sampai pagi?! Dan kemungkinan aku akan membusuk bersama pohon ini!

Lalu aku dapat ide, aku akan menaiki dinding! MUAHAHAHAHA, dia pasti tak akan menyangka aku akan memanjat dinding! Biar saja dia menungguku disitu sampai pagi! Muahahahahhaha!

Lalu aku memutar balik dan menuju ke samping gedung sekolah.

Aku mengumpulkan tempat sampah dan kusandarkan di dinding alih2 tempatku berpijak untuk memanjat dinding.

Aku menginjak tempat sampah dan mulai memanjat dinding. Yeah, sukses! Tak kuduga manjat semudah ini… kekeke.

Aku sudah berada di balik dinding, dan inilah kebodohanku. Aku tak bisa turun karena tak ada pijakan di balik dinding ini! Dan aku masih bergelantungan dengan kedua tanganku memegang puncak dinding dan kakiku menggantung di udara!

Oh ya ampun… apa harus aku meloncat?

Yah, aku akan meloncat saja. Paling2 kakiku keseleo, dan yang paling parah adalah patah, tidak mungkinlah aku sampai mati karena loncat dari ketinggian ini.

Aku baru saja mau menjalankan niatku untuk meloncat, sampai ada suara yang menawariku bantuan.

“butuh bantuan?” kata orang itu.

Aku melihat siapa pemilik suara itu, dan GHEEEE??? Itu Sehun!

Sia2 sudah perjuanganku… TT_TT

Lalu Sehun membantuku turun, dan aku berkata ,”terima kasih!”

Lalu aku bersiap2 lari sampai akhirnya Sehun menangkap tanganku,

“kenapa kau menghindariku?” tanyanya

“lepaskan aku!” teriakku

“jawab dulu kenapa kau menghindariku.”

Aku menarik tanganku sekuat tenaga agar terlepas dari genggamannya, dan itu berhasil.

+PLAAAKK!+

tak kuduga aku sangat kencang menarik tanganku, sehingga tanganku terlepas dari genggaman Sehun dan terbang ke wajahnya.

“aduh!” kata Sehun sambil memegang pipinya dan dia berjongkok saking ia menahan sakit.

Aku yang sudah bersiap2 meninggalkannya tapi tidak jadi meninggalkannya karena kulihat dia begitu kesakitan.

Aku menghembuskan napas, bagaimana dia bisa tahu bahwa aku paling tak tahan melihat orang terluka?? Lalu aku menghampiri Sehun.

“kamu tak apa2?” tanyaku

“ukh sakit sekali,,,,,” erangnya.

Dia melepaskan tangannya dari pipinya, dan kulihat ada darah!

Ternyata saat aku tak sengaja menamparnya kuku-ku mengenainya sehingga menghasilkan luka garis yang panjang.

“maafkan aku… aku akan mengobatinya.” Kataku sambil mengeluarkan kotak P3K miniku dari tas sekolahku.

“aku tidak merebut Hyori dari Kyuhyun…” kata Sehun tiba2.

Aku hanya terkejut dan melihat wajah Sehun lekat2.

“aku tahu kau menghindariku karena pasti kemarin Changmin menceritakan tentangku kepadamu.” Katanya lagi.

Aku tak menjawab dan mengalihkan perhatianku ke kotak P3K miniku.

“aku tidak merebutnya…sungguh.. aku tidak merebut Hyori darinya.”

Aku tetap terdiam dan mengobati luka di pipinya.

“saat itu Kyuhyun berpacaran dengan Hyori, dan saat itu aku datang ke Korea untuk liburan. Dan Kyuhyun mengajakku berjalan2 keliling Korea bersama geng-nya termasuk Hyori. Ternyata Hyori itu naksir padaku, berkali2 dia menggodaku tapi aku selalu menolaknya. Dan saat itu aku sedang mabuk, dan Hyori menciumku dan bilang kepada semuanya bahwa dia pacaran denganku. Kyuhyun salah paham , dan dia membenciku semenjak saat itu. Dan aku tak dapat menjelaskan apa2 kepada Kyuhyun dan teman2nya yang sudah terlanjur marah kepadaku.. aku benar2 tidak merebutnya.” Katanya.

benarkah yang Sehun katakan?

Berarti semua ini salah paham…?

Berarti selama ini Sehun-lah yang menjadi korban….?

Aku menempelkan luka di pipi Sehun dengan plester dan bermaksud meninggalkannya sampai Sehun menangkap tanganku lagi.

“aku benar2 tidak merebutnya….” Kata Sehun. Pandangan matanya benar2 terluka.

Aku terdiam.

Lalu Sehun mengambil tanganku dan menaruh tanganku di dadanya.

Dan bisa kurasakan jantungnya berdetak amat kencang…

“aku tidak merebut Hyori… aku bersungguh2 akan hal itu… tapi bagaimana ini? Aku…… menyukaimu……”

+ + +

Kyuhyun’s hidden story: behind the golden hair

(cerita tersembunyi Kyuhyun: dibalik rambut emas)

Saat itu salju turun amat lebat sehingga seluruh jalanan tertutup oleh salju.

Di malam yang dingin itu ada seorang anak laki2 sedang berjalan di tengah2 hujan salju tanpa menggunakan payung ataupun jas hujan.

Jalannya lunglai seperti orang mabuk dan ada rokok di mulutnya, sepertinya dia habis minum2 sampai dia semabuk itu. Padahal umurnya masih 14 tahun dan belum cukup umur untuk minum2 ataupun merokok.

Dia sangat merindukan ayahnya yang saat ini sudah membangun bahtera rumah tangga baru dengan wanita lain yang beranak 1. ‘apakah mungkin aku bisa bertemu dengan ayah lagi?’ Pikirnya. Dan dia juga tak mungkin bermanja2 dengan ibunya karena ibunya itu sibuk bekerja dan tidak peduli dengan apa yang dilakukannya, apalagi perasaannya. Yang ibunya tahu hanya memberikan dia uang untuk memenuhi kebutuhannya, tak heran dia adalah anak yang bergelimang harta.

Walaupun semua hal yang ia mau dapat dibeli dengan uang yang diberikan oleh ibunya, Di dalam hatinya seperti ada suatu yang kurang dan belum terpenuhi. Dia tak tahu apakah yang kurang itu, dia Cuma tahu bahwa kekosongan itu tak dapat diisinya dengan segala harta yang ia punya.

Dia berjalan tanpa tentu arah, dan tak sengaja dia menabrak sekelompok anak SMA yang sedang berjalan dari arah berlainan.

“minta maaf.” Kata salah satu anak SMA itu.

“jangan halangi jalanku.” Jawab anak itu.

“kau masih SMP dan kami ini sudah SMA! Kau harus menghormati kakak kelasmu!” kata anak SMA itu sambil menarik kerah si anak.

“tutup mulutmu brengsek!” kata anak itu sambil memukul wajah anak SMA yang menarik kerahnya itu.

Sekelompok anak SMA itu terkejut karena melihat temannya di pukul oleh anak itu. Lalu sekelompok anak SMA itu menyergap si anak dari segala sisi dan memukulinya tanpa henti.

anak itu terjatuh ke tanah dan mereka menginjak2 anak itu sampai dia tak bergerak. Merasa puas, mereka meninggalkan anak itu tergeletak di jalan.anak itu sudah benar2 tidak berdaya, dan dia tak dapat meminta tolong kepada siapapun. Dia disitu, sendirian tanpa ada yang peduli kepadanya.

Dia benar2 merasa sendirian di dunia ini. Ayah dan ibunya meninggalkannya, dan dia tak punya teman yang benar2 peduli kepadanya. Dia terus berpikir bahwa teman-temannya itu mendekati dia karena hartanya, karena itulah dia tak mau mendekatkan diri dengan mereka.

Dan akhirnya dia tak sadarkan diri.

“tolong aku… keluarkan aku dari kesendirian ini..” dia bergumam di sisa-sisa kesadarannya.

“tidak apa2… kamu tidak sendirian lagi… aku ada disini bersamamu.” Dia mendengar suara perempuan di sela2 kesadarannya. Dan dia tak tahu suara gadis ini hanya dari bagian dari mimpinya atau bukan.

anak itu membuka matanya dengan keadaan masih setengah sadar, dan dia mendapati dirinya sedang tertidur di pangkuan seorang gadis. Dia tahu dia sedang berada di bangku taman bersama gadis ini. Dia berusaha melihat wajah gadis ini, tapi pandangannya buram dan udara dingin memaksanya untuk menutup matanya lagi.

“kamu tidak sendirian.. dan teman2mu juga memperhatikanmu, mereka tidak mendekatimu karena hartamu. Tapi mereka benar2 sayang kepadamu. Dan ayahmu juga pasti merindukanmu walaupun dia sudah punya keluarga sendiri.. tak mungkin dia dapat melupakan anak seperti kamu. Ibumu-pun pasti menyayaingimu, aku yakin itu.”

Kata2 itu menenangkannya, kata2 itu tulus keluar dari mulut gadis ini.

“teman2ku? Mereka mendekatiku bukan karena hartaku…?

“mereka benar2 menyayangimu. Kau harus membuka dirimu pada mereka, mereka itu bukan semata2 mendekatimu karena hartamu. sebentar lagi mereka datang, mereka semua datang kesini karena mendengar kau tergeletak di jalan.. aku menelpon mereka dengan HPmu tadi..”

“orang tuaku… benarkah mereka menyayangiku…?”

“tentu saja mereka menyayangimu! hei, kau tahu? kau mengingatkanku pada emas saat aku melihatmu pertama kali. kau begitu bersinar dan semua orang menginginkanmu begitu melihatmu. jadi, tidak mungkin orang tuamu tidak menginginkan anak yang begitu hebat dan bersinar seperti kau! aku yakin itu”

“kamu… suka emas…?”

“hahaha, aku bukan suka emas.. tapi aku suka sekali warna emas!” Tawa gadis itu

“…..” anak itu berusaha membuka matanya , tapi ia tak sanggup. Dan dia mendengar gadis itu berbicara lagi,

“tenanglah, aku disini bersamamu.. kau tidak sendirian lagi.” Setelah mendengar kata2 gadis itu, anak itu kembali pingsan.

“ma… Kyuhyun… bangunlah…” ada suara orang yang membangkitkan kesadaran anak itu.

Akhirnya anak itu kembali sadar dan membuka matanya.

Saat ia membuka mata, ia mendapati dirinya masih tertidur di bangku taman itu.

“KYUHYUN! AKHIRNYA KAMU BANGUN JUGA! KAMI SANGAT MENGKHAWATIRKANMU!”

kata seseorang yang anak itu sadari adalah temannya yang bernama Eunhyuk. Ternyata bukan hanya Eunhyuk saja yang berada di sana, tapi ada Changmin dan beberapa anak2 lain.

wajah mereka terlihat benar2 cemas,lalu dia mulai mengingat kata2 gadis itu ,’ kamu tidak sendirian.. dan teman2mu juga memperhatikanmu, mereka tidak mendekatimu karena hartamu. Tapi mereka benar2 sayang kepadamu’

‘Oh iya! Gadis itu!’ anak itu mengangkat kepalanya untuk melihat wajah orang yang sedang menidurkannya di pangkuannya.

Dan ternyata gadis itu masih disana, gadis yang telah menyadarkan dia bahwa dia tidak sendiri di dunia ini, gadis yang menyadarkan dia bahwa anggapannya terhadap temannya selama ini salah masih ada disana. Dan dia masih tertidur di pangkuannya.

dia memfokuskan matanya untuk melihat siapa gadis yang telah menyelamatkannya dari kesendiriannya itu.dan itu dia, dia itu “Hyori” gadis tercantik di SMP Sakura yang sedang populer dibicarakan teman2nya.

Hyori adalah wanita yang telah menopang kekosongan hatinya dan menyadarkannya kalau dia tidak sendirian di dunia ini, itulah dia! Hyori-lah bagian dari kekosongan di hati anak itu, anak itu menyadari bahwa yang dapat mengisi kekosongan hatinya adalah ‘cinta yang tulus’ dan Hyori memberikan itu kepadanya. dan mulai saat itulah, anak itu mulai mencintai Hyori.

setelah itu Hyori menyerahkan anak itu kepada teman2nya dan Hyori pulang karena ia merasa tak ada lagi yg bisa dilakukannya.

saat Kyuhyun melihat Hyori meninggalkannya, dia merasa hatinya seperti teriris2..

itulah pertama kalinya dia merasakan sakit saat ditinggal seorang gadis. bahkan rasanya lebih sakit daripada saat ibunya meninggalkannya.

teman2 anak itu memanggil Taksi dan membawa anak itu masuk untuk diantar ke rumah sakit, tapi anak itu menyuruh teman2nya pulang saja karena dia ingin pulang beristirahat di rumah daripada harus ke rumah sakit. dan teman2nya menuruti perkataan anak itu dengan setengah hati.

saat di perjalanan,anak itu hanya termenung mengingat2 percakapannya dengan Hyori saat dia pingsan tadi.

dia termenung mengingat bagaimana bisa Hyori menenangkan hatinya dengan kata2nya yang tulus itu. anak itu tersenyum.

+criingg+

ada sebuah benda jatuh dari dalam jaketnya. dia memungutnya dan melihat apa gerangan benda tersebut.

ternyata benda tersebut adalah kalung emas dengan bandul berbentuk dadu. setiap mata dadunya berhiaskan berlian imitasi yang begitu cantik.

kemungkinan kalung emas ini milik Hyori. tapi anak itu tak berniat untuk mengembalikannya, sebaliknya dia malah menyimpan kalung itu sebagai kenangan dari wanita pertama yang dia cintai .

*******************************************************************************************

keesokkan harinya, anak itu meminta hair stylist milik ibunya untuk merubah warna rambutnya dari hitam menjadi emas.

dan semua itu dia lakukan untuk menarik perhatian Hyori yang sangat menyukai warna emas. siapa tahu saat dia merubah warna rambutnya dengan warna kesukaan Hyori, Hyori akan menginginkannya.

keadaan anak itu belum baik betul, tapi dia langsung pergi ke SMP Sakura begitu dia sudah merubah warna rambutnya.

dia tak sabar untuk bertemu Hyori, dia ingin sekali bertemu Hyori dan menyatakan perasaannya.

dia sampai di SMP Sakura. dia menunggu Hyori di gerbang karena itu sudah jam pulang sekolah.

jantungnya berdebar amat kencang seiring penantiannya.

akhirnya bel pulang sekolah berbunyi, dan semua anak mulai berhamburan keluar.

mata anak itu mencari2 keberadaan Hyori.

dan itu dia! Hyori amat mudah ditemukan karena dia amat cantik tak seperti orang kebanyakan.

anak itu berteriak,”HYORIII!” lalu dia berlari ke arahnya.

Hyori mencari2 darimana asalnya suara yang memanggil namanya itu, dan ia menemukan pemilik suara itu. pemilik suara itu adalah anak laki2 tampan berambut emas mencolok yang sedang berlari ke arahnya.

“siapa cowok berambut emas itu? keren sekali dia”

“iya! ya ampun! dia keren sekali” semua gadis berbisik2 seiring anak itu berlari ke arah Hyori.

tapi anak itu mengacuhkan semua itu, yang ada di pikirannya pada saat itu cuma Hyori.

anak itu berhenti di hadapan Hyori, dan Hyori berkata kepada anak itu,”rambutmu berwarna emas… aku suka sekali….”

anak itu amat senang mendengar hal itu. dan lagi, perasaannya sudah tak terbendung lagi melihat Hyori yang tersenyum di hadapannya.

“kau… kau mau jadi pacarku…?” tanya anak itu kepada Hyori.

wajah Hyori memerah, dan tak bisa diungkiri Hyori amat senang mendengar pernyataan anak berambut emas itu kepadanya.

semua gadis yang menonton pernyataan anak itu kepada Hyori mulai berbisik heboh, lalu Hyori berkata,

“tentu….. tentu saja aku mau jadi pacarmu.”

CRAZY #11

“tapi bagaimana ini….? aku menyukaimu….”kata Sehun kepadaku.

sepertinya Sehun bersungguh2 dengan ucapannya, karena wajahnya sangat merah dan matanya menatapku amat dalam.

aku kembali sadar. aku langsung menarik tanganku dari dada Sehun saking kagetnya.

bisa kurasakan jantungku berdetak kencang sekali, dan wajahku memanas.

“a- aku… aku….” aku tak tahu apa yang harus kukatakan.

kata2 sudah tak dapat keluar saking gugupnya aku dibuat Sehun.

aku sudah tak dapat berpikir lagi. jadi aku berbalik dan lari meninggalkan Sehun.

aku berlari dan berlari tanpa sekalipun menengok ke belakang.

Sehun menyukaiku?

tapi bagaimana bisa dia menyukaiku?

oh aku tidak percaya ini….

aku terus berlari tanpa arah tujuan. aku terus memikirkan perkataan Sehun.

pernyataannya terus menerus berputar di telingaku.

dan ini membuatku hampir gila! ukh!

nafasku memburu, akhirnya tubuhku melemah karena terus berlari.

aku berhenti berlari dan berusaha mengatur nafasku kembali, dan baru aku sadari aku tak tahu dimana aku berada.

mungkin kepalaku sudah benar2 miring… -__-

ah! aku baru ingat! aku harus ke rumah sakit!

oh ya ampun… ini semua karena Sehun! aku sampai lupa aku mau menjenguk Kyuhyun…

dan sekarang sudah jam 8 malam, lebih baik aku pergi ke Rumah Sakit dengan taksi saja.

“TAKSI!” panggilku kepada taksi yang lewat.

taksi itu berhenti dan aku langsung masuk ke dalamnya.

*****************************************************************************

aku membayar ongkos taksi dengan uang terakhirku minggu ini..

jadinya aku harus pulang jalan kaki nanti atau aku tak bisa jajan besok.

aku memasuki lobi rumah sakit, dan aku bertanya-tanya apa yang dilakukan Sehun sekarang.

apakah dia masih berada di depan sekolah seperti tadi?

ukh! berhenti Sooyoung! sekarang kau harus berkonsentrasi terhadap Kyuhyun! kamu kan mau minta maaf kepadanya!

aku naik lift menuju ke lantai 3 dan langsung menuju ke kamar nomor 93.

di depan kamar nomor 93 ada 5 orang yang kukenali wajahnya sebagai pengikut Kyuhyun sedang duduk2 di lantai sambil meminum soda dan makan beberapa cemilan.

aku bertanya2 kenapa mereka duduk di lantai begitu? seperti bodyguard saja..

dan lagi, memangnya boleh ya duduk2 di lorong rumah sakit??

dasar gerombolan yang meresahkan negara… ckckck, tak heran mereka jadi teman Kyuhyun sih… -_-

aku berjalan menuju ke kamar nomor 93 itu, dan saat aku berniat masuk teman2 Kyuhyun menghadang jalanku untuk masuk.

“mau apa kau..?” tanya salah 1 teman Kyuhyun.

“te- tentu saja mau menjenguk Kyuhyun.. apa lagi?” jawabku.

“kau tidak bisa masuk.” katanya lagi

“kenapa?! kenapa aku tidak bisa masuk?! aku pacarnya!”

“heh? hahaha, kau pacarnya?! mana mungkin pacar meninggalkan pacarnya dan memilih laki2 lain?”

“ap-apa katamu?!”

“Kyuhyun tak mau bertemu denganmu.”

“aku tak peduli. aku mau masuk. mingir!” teriakku sambil mendorongnya dan memaksa masuk.

aku membuka pintu, dan kulihat Kyuhyun sedang di atas tempat tidurnya memandangku terkejut.

di sampingnya ada Changmin dan Eunhyuk yang berdiri begitu melihatku masuk. dan disana ada sekitar 5 orang lainnya yang kukenali juga wajahnya sebagai teman Kyuhyun.

“hei kau tak bisa masuk!” kata salah 1 teman Kyuhyun tadi sambil menarik tanganku.

“hei dasar kau mesum! jangan sentuh aku! lepaskan!” teriakku sambil berusaha melepaskan genggamannya dari tanganku.

“he- hei! lepaskan dia!” kata Changmin,akhirnya dia melepaskan aku.

biasanya Kyuhyun akan marah2 bila ada orang yang menyentuhku, tapi kenapa dia diam saja sekarang dan malah Changmin yang membelaku?

aku mengalihkan pandanganku ke Kyuhyun.kulihat Kyuhyun menatapku dengan pandangan yang amat dingin,sama seperti saat dia melihat Sehun. matanya seolah2 mengatakan kepadaku bahwa dia muak melihat wajahku dan aku adalah orang terakhir yang ingin dilhatnya. baru kali ini aku merasa terintimidasi oleh sebuah pandangan mata.

tak sadar, aku mundur selangkah dan untuk sesaat aku berniat untuk lari saja karena merasa terintimidasi oleh matanya itu. entah bagaimana caranya dia melakukan itu hanya dengan pandangan mata, kini rasanya aku tahu kenapa banyak sekali orang yang menjadi pengikut Kyuhyun….

“bawa dia keluar dari sini.” kata Kyuhyun kepada teman2nya.

“hei Kazu-ah… jangan begitu.. Sooyoung-ah sudah susah2 kesini…” kata Eunhyuk.

“bawa dia keluar dari sini. sekarang.” kata Kyuhyun lagi, dan Eunhyuk terdiam.

hatiku sangat sakit mendengarnya. entah bagaimana dia bisa melakukan ini kepadaku.

teman2 Kyuhyun mulai menarikku keluar dari ruangan. aku berontak sambil berteriak,

“hei! lepaskan aku! Kyuhyun! izinkan aku bicara denganmu sebentar saja! hei!”

teman2nya terus menarikku keluar dari ruangan dan aku berontak sekuat tenagaku, kulihat Kyuhyun membalikkan tubuhnya dan tidur mengahadap tembok.

hatiku sangat sakit dibuatnya, dia begitu membenciku sekarang.

Kyuhyun yang selama ini selalu begitu memperhatikanku, sekarang melihat wajahku-pun bahkan dia tak mau. aku sudah menyakiti hatimu begitu dalam ya Kyuhyun? bagaimana ini…

tindakan Kyuhyun yang mengacuhkanku dan pandangan matanya yang mengintimidasi aku membuatku seakan ingin menyerah saja terhadap Kyuhyun..

tidak! kau tak boleh menyerah Sooyoung!

selama ini Kyuhyun-lah yang terus mengejarku, dan ini giliranku mengejarnya!

aku terus berontak dan berontak. tapi apa daya, sekuat2nya aku tak mungkin aku menang melawan 5 orang cowok.

aku tahu dalam beberapa detik mereka akan sukses menarikku keluar dari ruangan dan akhirnya aku berteriak lagi,

“aku akan datang lagi! aku akan datang lagi untuk menemuimu! aku akan terus mengejarmu sampai kamu muak! aku akan terus kembali dan kembali sampai kau mau bicara denganku lagi! aku tahu aku salah dan aku telah menyakitimu, dan karena itu aku akan selalu datang dan datang sampai kau memaafkanku!! maafkan aku! hei- aku menci-“

tanpa selesai menyelesaikan kata2ku,akhirnya aku tertarik keluar dan pintu kamar Kyuhyun tertutup.

saat itu aku menangis mengingat punggung Kyuhyun yang membelakangiku.

aku terjatuh dan terduduk di lantai saking lemasnya lututku.

hatiku amat sakit karena dia tidak peduli lagi kepadaku…

inikah yang dia rasakan saat aku membalikkan badanku kepadanya dan beralih kepada Sehun?

inikah pembalasan atas perbuatanku yang terus menyakitinya selama ini?

selama ini Kyuhyun yang mengejarku dan berusaha meraihku..

selama ini aku terus membalikkan badanku atas cintanya,

dan inilah giliranku mengejar untuk meraihnya.

*********************************************************************************

beberapa hari ini aku terus ke rumah sakit berusaha untuk menemui Kyuhyun.

tapi usahaku sia2 karena terhadang 5 cowok bodoh yang selalu nongkrong di depan pintu kamar Kyuhyun itu… -_-

dan hari ini, saat aku datang selesai dari menjalankan hukumanku membersihkan WC guru aku dapat berita yang mengejutkan. ‘pasien dari kamar nomor 93 sudah keluar dari Rumah Sakit pagi tadi’.

aku tak tahu aku harus senang atau sedih mendengar berita ini… -_-

rumornya sih dia memaksa ke luar dari rumah sakit, padahal dokter belum membolehkannya keluar dari rumah sakit.

entah apa yang dipikirkan kepala emas itu… -_-

jangan2 dia tak mau bertemu denganku lagi?! karena itukah dia keluar dari rumah sakit?!

oh tidak2… jangan berpikir yang aneh2 dulu…

lalu aku berjalan pulang.

kupikir lebih baik kutelepon Eunhyuk saja deh, dia pasti mau menjelaskan kepadaku kenapa Kyuhyun keluar cepat.

aku memencet nomor telepon Eunhyuk yang kudapat dari Hyoyeon,

+aku ingin begini~ aku ingin begitu~ ingin ini ingin itu banyak sekali~+

lagu Doraemon?! oh Tuhan, sebenarnya apa yang ada di kepada anak itu sampai2 dia memakai lagu doraemon sebagai nada dering sambungnya.. -_-

“halo??? Sooyoung-ah?? tumben kau menelponku! aku kangen sekali!” jawab Eunhyuk.

“tutup mulutmu. jangan buat aku merinding deh!” teriakku

“ih~ Sooyoung-ah kasar deh.. Eunhyuk jadi sedih… hiks”

“sudahlah jangan begitu lagi.. hei, aku mau tanya, kenapa Kyuhyun keluar secepat ini dari RS? bukannya katanya dia harus beberapa minggu diopname?”

“huh. jadi kau menelponku hanya untuk ini? ukh, aku kecewa. kupikir Sooyoung-ah kangen padaku…”

ingin rasanya kubanting teleponku,”sudah cepat dan beritahu aku!”

“tidak mau huh! Sooyoung-ah jahaattt~”

“cepatlah! apa maumu sih!?”

“minta dengan baik dan manis, baru aku jawab.”

“manis pantatku! cepat dan jawab sajalah!”

“ya sudah kututup ya daaaaahhhh~~~”

“eh! eeeeeeeehhhh! aku kan cuma bercanda… Eunhyuk ini cepat sekali ngambeknya… tunggu dulu yaa…”

“cepat mintaaaaaa~”

lihat saja nanti kalau aku bertemu denganmu Eunhyukeee…….. akan kucabut gigimu satu persatu dan kubuat jadi aksesori!

“Eunhyuk…”

“Eunhyuk-ah! panggil aku EUNHYUK-ah!”

“Yu- Eunhyuk-ah….. “

“iya? ada apa yaaa?”

ukh sialan.. aku merasa dipermainkan….

“tolong ceritakan kepada Sooyoung-ah mengapa Kazu-ah keluar dari rumah sakit lebih cepat dari yang diperkirakan…”

tak kuduga kata2 busuk ini keluar dari bibirku! hoek!

“oke baiklah Sooyoung-ah. Eunhyuk-ah akan menceritakkannya dengan senang hati! jadi begini, Kazu-ah ngotot bahwa dirinya sudah baik2 saja. memang benar sih, Kazu-ah itu cepat sekali pulihnya! paling hanya tangannya saja yg masih di gips, yang lainnya sih sudah baik2 saja. tapi aku tahu kenapa sebenarnya dia mau keluar lebih cepat.”

“ke- kenapa?” jangan2 dugaanku benar! jangan2 Kyuhyun muak karena aku selalu datang dan berteriak2 di depan kamarnya.

“pasti sebenarnya karena dia muak dengan suster2 disana! tak heran sih, suster disana genit sekali. aku pernah memergoki mereka memotret Kazu-ah saat Kazu-ah sedang tidur! dan hampir setiap 1 jam sekali ada suster yang masuk untuk mengecek keadaannya!”

alasan apa itu…. -_-

tapi syukurlah sejauh Kyuhyun tidak keluar karena dia muak denganku.

tapi aku harus ke Rumah Sakit lagi nih, untuk minta foto Kyuhyun yang lagi tidur pada suster2 disana. kekekeke.

“sudah itu saja?” tanyaku

“yup! itu saja”

“oh begitu ya? ya sudah, makasih ya daaah~”

“hei tung-” sebelum dia selesai protes kututup teleponnya.

kekeke, aku senang sekali memutus telepon duluan. kekekeke

nah, sekarang Kyuhyun sudah keluar dari RS.

kira2 dimana aku harus menemuinya? masa aku datang ke rumahnya sih?

bisa saja sih aku minta alamatnya dengan memaksa Eunhyuk atau Changmin. tapi aku sudah tak punya ongkos.. jadi kukurungkan niatku.. bukan berarti cintaku terhadap Kyuhyun hanya sebatas ongkos loh..hahaha

+keesokan harinya, di sekolah+

aku hampir saja telat tadi karena aku ketiduran. untung saja aku datang 5 detik sebelum guruku masuk ke kelas, jadinya aku selamat. dan baru saja aku duduk dan Hyoyeon langsung memberiku informasi,

“hei! kau tahu? Kyuhyun sudah masuk sekolah hari ini!” bisik Hyoyeon semangat.

“apa? yang betul? tahu dari mana?” bisikku.

“dari Eunhyuk tentunya..!” dasar monyet itu! kenapa dia tak beritahu aku kemarin?!

nanti aku akan mencari Kyuhyun deh…

semoga saja dia berubah pikiran dan mau memaafkanku.. kekeke

dan akhirnya, rencanaku tak dapat berjalan…

karena pada saat istirahat aku bukannya pergi mencari Kyuhyun, tapi aku pergi ke kantin lantaran aku lapar sekali (hei! tolong jangan pikir aku lebih suka makan daripada Kyuhyun! aku harus makan karena perutku bunyi sepanjang pelajaran. coba kalian pikir bagaimana kalau menjadi aku, aku yakin kalian akan malu sekali . karena perutku bunyi sepanjang jam pelajaran yang sepi dan semua anak sekelas bahkan guru menertawakan aku.. tak terkecuali Hyoyeon… -_-)

dan saat pulang sekolah, tentunya aku tak dapat mencari Kyuhyun karena saat aku berniat kabur untuk mencari Kyuhyun, guru terkutuk itu mencegatku dan membuatku tak bisa kabur atau aku akan dapat perpanjangan hukuman! ukh!

“tak bisa kupercaya kita masih melakukan hal terutuk seperti ini disaat anak2 lain dapat menghirup udara segar dan mandi sinar matahari! dan kita?! di toilet bau ini untuk membersihkan lubang2 neraka! ukh!!!! bisa gilaaa!!! AKKKH!!!! AAAKH!!!”

teriakku sambil memukul2 lantai dengan pel yang kupegang.

mungkin orang lain akan aneh melihat tabiatku ini, tapi tidak dengan Hyoyeon. mungkin dia sudah terbiasa… -_-

“aku sependapat denganmu.. seharusnya guru-guru itu dibeginikan! dibeginikan! dan dibeginikan!”

kata Hyoyeon sambil menghentakkan pel yang dia pegang ke lubang WC berkali2.

kelamaan berteman denganku, dia berubah semakin mirip aku… -_- (tolong jangan pikir aku bawa pengaruh buruk pada generasi muda.. )

“oh..? begitu ya menurutmu? sepertinya kalian senang sekali membersihkan WC ini.. jadi kuberi kalian tambahan untuk satu minggu kedepan.” kata seseorang yang kutahu itu pengawas kami dalam menjalani hukuman.

AAAAKHHHH!!! TIDAAAAKKK!!!!!!!!!!! kami masih harus membersihkan tempat terkutuk ini untuk satu minggu ke depan dan ditambah satu minggu lagi?! MASIH 2 MINGGU LAGI KAMI HARUS MEMBERSIHKAN TEMPAT BUSUK INI?!!!

AKKHHH!!! MIGRAIN! AKH! AKU BISA GILAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

“yang benar saja! kita tambah masa hukuman 1 minggu lagi!” bisik Hyoyeon

“ini karena kamu tadi teriak kencang sekali” bisikku kepada Hyoyeon.

“kok kamu menyalahkanku sih! kan kamu duluan!”

“hahaha, iya2 maaf…”

“oh iya, aku sudah tak pernah melihat bocah Sehun itu lagi. dimana dia?”

oh ya ampun, aku lupa sama sekali pada Sehun. dan aku juga bertanya2 dimana dan apa yg dia lakukan sekarang.

“ak.. aku tak tahu” jawabku.

“oh iya, setelah aku meninggalkanmu apa yg kau lakukan selanjutnya pada saat itu?”

oh iya, aku belum menceritakan tentang kejadian Sehun menembakku. yang keceritakan pada Hyoyeon hanya tentang kejadianku di Rumah Sakit dan perlakuan Kyuhyun kepadaku.

jadinya, aku menceritakan semuanya yang terjadi kepada Hyoyeon sembari kami membersihkan lubang neraka satu per satu.

dan sesekali Hyoyeon berkomentar kaget kepada ceritaku.

tak terasa,ternyata kami sudah selesai saja. karena kami membersihkan sambil ngobrol sih jadi tak terasa!

kulihat jam dari HPku, ternyata sudah jam 6!

oh ya ampun… tidak bisa sudah aku bertemu Kyuhyun hari ini… -_-

jadinya aku langsung mengarah pulang saja karena tak tahu harus mencari Kyuhyun kemana.

di perjalanan pulang, aku mampir sebentar ke seven eleven untuk membeli soda.

aku lelah sekali membersihkan WC bau itu, jadi aku ingin minum soda untuk menghilangkan dahagaku.

sehabis dari seven eleven aku mengarah pulang dan aku melewati taman dimana aku merawat luka Kyuhyun.

huh, aku jadi teringat Kyuhyun lagi deh…-_-

sungguh, aku rindu sekali kepada Kyuhyun saat ini…

aku sangat ingin melihat wajahnya, atau mendengar suaranya saja juga sudah cukup.

tapi yang pasti biarkan aku merasakan kehadirannya…

aku merindukan Kyuhyun sampai di titik dimana setiap nafas yang kutarik itu sakit sampai menyesakkan dada.

dan kurasakan air mataku menetes dan wajahku memanas.

Kyuhyun… Kyuhyun… harus bagaimana lagi agar kau memaafkan aku?

aku harus bagaimana lagi agar kau paling tidak mau bicara denganku?

apa yang harus kuperbuat…?

“hei! itu orangnya!” teriak seseorang yang kutahu pemilik suara itu adalah laki2 yang berada sejauh 10 meter dariku kepada teman2nya.

dia berteriak begitu sambil menunjuk ke arahku. dan saat itu kutahu bahwa ‘hei itu orangnya’ yang dia maksud adalah aku.

insting melindungi diriku bilang bahwa aku dalam bahaya karena laki2 itu membawa 4 orang lainnya dan mulai berjalan ke arahku. sepertinya mereka seumuran denganku karena kulihat mereka memakai seragam, tetapi wajah mereka seperti orang 40 tahun! hoek jelek sekali! jadi makin rindu aku sama Kyuhyun… TT.TT

aku mulai berjalan cepat dan akhirnya aku berlari karena mereka mengejarku.

aku berlari sambil sesekali aku menengok ke belakang. GHEEE?! Mereka masih mengejarku dan semakin dekat!

eh tunggu-

rasanya aku pernah deh melihat seragam macam itu… tapi dari mana ya?

hm…. coba kuingat2…

ah! aku tahu!

itu seragam itu sama dengan seragam Hyori! (hanya saja ini seragam versi lelaki)

seragam SMA Sakura! dan SMA Sakura itu adalah sekolahnya Hyori!

ukh, mereka itu pastinya suruhan Hyori mengingat aku menonjok hidung Hyori sampai berdarah…

sekarang semua kata2 Sehun kalau mereka akan mengincarku terbukti! huk!

Aku menengok lagi ke belakang.

lho? bukannya tadi mereka berjumlah 5 orang? kenapa sekarang tinggal 3 orang?

MUAHAHAHA! yang 2 orang lagi pasti sudah menyerah lantaran aku larinya cepat! kekeke

(sekarang aku sangat kuat lari jarak jauh mengingat frekuensiku berlari tinggi semenjak mengenal Kyuhyun)

aku mengarahkan pandanganku lagi ke depan dengan puas.

GHEEE?! aku langsung menge-rem kakiku berusaha untuk berhenti.

ternyata yang 2 orang lagi ada di depanku! sial, aku dijebak! mereka pasti memutar dari gang sebelah dan mencoba menghadangku dari depan! bagaimana aku bisa begitu bodoh terjebak di daerah dekat rumahku sendiri!!?!!

oh Sooyoung.. kau pasti mati sekarang….

“hahaha! mau lari kemana kau sekarang?!” kata seseorang dari mereka yang wajahnya mengingatkanku kepada gorila coklat.

“kh….” desahku.

kurasakan keringat membasahi dahiku.

aku mulai merasakan bahaya, dan aku mulai mengingat2 tekhnik yang kupakai untuk berkelahi dengan adiku.

siapa tahu saja berguna. uh.

“hahaha! mungkin aku akan memukulmu sekali dua kali sebagai pelajaran karena memukul Hyori kami yang cantik..” kata gorila coklat itu lagi. teman2nya cekikikan saja.

si gorila coklat mulai mendekat dan aku memasang kuda2.

“khu khu khu! apa2an kau?! kau mencoba melawanku?”

“berisik dasar kau bau…” balasku kepadanya.

aku tak tahu kenapa kata2 ini bisa keluar dari mulutku. padahal aku tahu apa resikonya kalau membuat gorila ini makin marah… tapi kalian tahu sendiri kan temper-ku tinggi… -_-

“apa katamu?!” kata si gorila coklat sambil mengayunkan tangannya berusaha menamparku.

sebelum dia bisa melakukan itu, kutarik nafas dan kutahan di perut.

lalu aku berteriak “HIAAAAAAHHH!” sambil melempar kepalan tanganku ke wajahnya.

bulls eye! dan itu mengenai pas di mata kanannya sedetik sebelum dia berhasil menamparku. dan dia oleng ke belakang sambil memegang matanya. sebelum dia terjatuh temannya menangkapnya.

teman2 gorila coklat shock dengan mulut terbuka.

dan bisa kudengar salah satu dari mereka bergumam “oh my God…” sambil menutup mulutnya tak percaya.

ohohohoho! aku hebat! aku hebat!

mereka kembali sadar dan menyerbu ke arahku.

aku memasang kuda2 lagi dan membiarkan instingku berjalan untuk mengubur rasa takutku.

salah satu dari mereka menyerbuku dengan tangan terbuka bersiap2 untuk menangkapku dan berteriak “HIAAAAAAAA!!!” dengan ekspresi seperti kuda liar. aku ngeri dan jijik sekali melihat ekspresinya, dan aku langsung berjongkok saat dia menyerbuku. karena tindakan jongkokku yang tiba2 dan tak terduga, dia tersandung dengan tubuhku yg sedang berjongkok dan akhirnya terjatuh telungkup.

tulang kering kuda liar itu mengenai kepalaku yang membuatku terjengkang ke belakang dengan posisi terduduk. dan itu sakitnya setengah mati!

2 orang lagi menyerbu ke arahku. satu dari depan dan satu dari belakang.

orang di depan menyerang ke arahku dan berusaha menendangku,aku menutup telingaku dengan kedua tanganku dan berteriak “TIDAAAKKK!” dan, +BUAKKKHHH!!!!!!+

aku langsung menghentakkan kakiku sekuat tenaga ke ‘mutiara hidupnya’. dia langsung memegang ‘mutiara’nya sambil mengerang kesakitan.

orang dari belakang mengunci gerakanku dengan memitingku dengan lengannya.

sekuat2nya aku, tak mungkin aku lebih kuat dari cowok berbadan besar ini.

gorila coklat dan juga temannya kembali sadar dan langsung menyerbu ke arahku lalu memegang kakiku sampai aku tak bisa menggerakkan kakiku bahkan 1 inci-pun. mereka menekan kepalaku di tanah, dan pipiku sakitnya bukan main saat kerikil menekan masuk ke pipiku.

aku sudah tak bisa bergerak dibuat mereka.

aku kehabisan stamina karena melawan 5 orang ini dan terlalu letih berlari.

mereka sadar aku sudah melemah, dan mereka memaksaku untuk berdiri dengan satu orang masih memitingku dari belakang untuk berjaga2 supaya aku tidak kabur.

“a- apa mau kalian…?” tanyaku sambil berusaha mengatur nafasku.

“mau kami…? hahaha, coba kupikirkan dulu. tentu saja kami akan membawamu kepada Hyori dan kami akan menghajarmu mati2an di depannya sampai dia merasa puas!” jawab gorila coklat yang mata sebelah kanannya berwarna ungu akibat lebam dari tonjokkanku.

“dasar pengecut! beraninya keroyokan! padahal kalian cuma mau menculik seorang gadis!”

“tutup mulutmu!” kata si gorila coklat dan dia menamparku kencang sekali.

kepalaku sakit dan kupingku berdengung saking kencangnya tamparan si gorila coklat ini.

“dasar berengsek! memangnya kalian itu anjingnya Hyori sampai rela menurutinya begitu?!” teriakku

“lebih baik rapatkan mulutmu atau kutampar lagi kau.” kata si gorila coklat. dan aku tahu dia sungguh2…

aku menangis. karena pipiku panas sekali, kepalaku sakit, dan kupingku berdengung karena tamparan si gorila coklat ini.

tamparannya masih terasa sampai sekarang. tapi yang paling menyesakkan bukan karena dia menamparku, tapi karena tidak berdayanya aku sekarang ini.

aku menangis sambil menundukkan kepalaku, setidaknya aku tak ingin 5 orang ini melihatku menangis.

saat kupikir aku bisa menahan air mataku, aku mengangkat kepalaku untuk membunuh 5 orang gila ini dengan tatapan membunuhku.

saat aku mengangkat kepalaku, kulihat…….. Kyuhyun………….?

kulihat dari sudut mataku Kyuhyun terdiam kaku seperti patung. ekspresinya menunjukkan dia amat terkejut melihatku yang sedang dibekap oleh 5 orang berbadan besar tak dikenal.

tak berapa lama, Kyuhyun memandangku dengan tatapan dingin lagi dan dia membalikkan tubuhnya lalu berjalan menjauh seolah tak peduli.

bagaimana bisa dia mengacuhkanku dalam keadaan begini?! teganya dia!

aku mulai menagis lagi.

hatiku sudah cukup sakit mengingat usahaku untuk mengejarnya beberapa hari ini sia2..

tapi mana boleh dia diam saja melihatku dalam situasi seperti ini?!

sebegitu bencinya dia terhadapku bahkan dia sampai hati membiarkan aku mati di tangan 5 makhluk bau ini?

hatiku sakit sekali melihatnya mengacuhkanku di saat dimana hanya dia yang bisa menyelamatkanku..

ini rasa sakit yang paling menyakitkan dari segala rasa sakit…

rasa dikhianati……. dikhianati oleh orang yang paling kita cintai…..

tidak Sooyoung!kau tak boleh menyerah!

ini giliranmu mengejarnya agar dia beralih lagi kepadamu!

sudah sepantasnya Kyuhyun bersikap begitu terhadapku, karena aku yang mengkhianatinya duluan!

“KYUHYUNAAAAAAAA!!!!” teriakku.

CRAZY #12

“KYUHYUNAAAAA!” teriakku berharap dia akan mengalih perhatiannya padaku.

tetapi Kyuhyun tetap berjalan pergi meninggalkan aku yang disekap 5 pria homo ini.

hatiku sakit sekali melihat kelakuan Kyuhyun yang tidak mempedulikanku seperti ini. padahal, dari sisi manapun semua orang bisa melihat bahwa aku dalam posisi hidup atau mati.

“Kyuhyun!! hei! tolong aku!!! uph-!!!” saat aku berteriak lagi meminta tolong kepada Kyuhyun,

tangan si gorila coklat membungkam mulutku. ukh! tangannya kasar dan baunya setengah mati!

dan 3 orang lainnya berusaha membungkamku yang terus menerus berontak dengan menendang-nendang sekuat tenaga dan berusaha untuk melepaskan pitingan si kuda liar ini.

aku sudah benar2 tak berdaya dibuat 5 pria homo ini.

tapi aku tak boleh menyerah! aku harus terus mengejar Kyuhyun selagi aku masih bisa!

lalu kukumpulkan kekuatan pada rahangku dan kugigit tangan si gorila coklat yang membungkamku dengan sekuat tenaga.

“GYAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!” teriak si gorila coklat.

teman2nya kaget akan teriakkannya dan mulai melepas kakiku untuk menolong si gorila coklat.

aku masih tetap menggigit tangan si gorila coklat sekuat tenaga sampai kurasakan ada sensasi asin dan amis di lidahku, yang kutahu itu adalah darah si gorila coklat.

pitingan si kuda liar melemah, kupikir inilah satu2nya kesempatanku untuk kabur.

jadi aku berontak sekali lagi dan aku terlepas dari pitingannya.

“KYUHYUN! HEI HEI KYUHYUNAAAA!!!!!!!!!” teriakku kepada Kyuhyun yang sudah berjalan sejauh 10 meter dariku.

aku berusaha mengejarnya. aku berusaha untuk berlari menangkapnya, tetapi itu sia2 karena 5 orang ini menangkapku lagi.

si gorila coklat menyerbu dari belakangku, dan dia memeluk perutku dari belakang dengan kecepatan tinggi ala pemain rugby. keseimbanganku hilang dan aku terjatuh telungkup membentur aspal dengan suara ‘bum’ yang cukup kuat.

4 orang lainnya langsung mengikuti petunjuk si gorila coklat dan mengunci tanganku di belakang.

Kyuhyun terus berjalan tanpa peduli apa yang terjadi denganku.

bagaimana dia bisa melakukan itu? bagaimana dia bisa membiarkanku mati di tangan 5 sialan ini?!

wajahku memanas dan kurasakan air mata mengalir deras di pipiku.

aku bukan menangis karena rasa sakit dan tak berdayanya aku sekarang.

tapi aku menangis karena rasa pengkhianatan yang amat dalam kurasakan terhadap Kyuhyun.

teganya Kyuhyun membiarkanku seperti ini..

teganya dia membiarkanku mati di tangan 5 pria sialan ini?!!

setidaknya aku ingin mati di tempat yang lebih elit dan dengan penyakit atau sebab yang keren!

kenapa aku harus disini bersama 5 pria sialan bau ini?!

terlintas lagi di pikiranku sampul koran harian untuk besok,

‘SISWI SMA MENINGGAL DI PINGGIR JALAN KARENA DIBEKUK OLEH 5 ORANG BERBADAN BESAR’

kyaaaaa!!!!!!!! aku tak mau itu!!!! tidak tidak tidak!!

aku kecewa sekali terhadap Kyuhyun, dan aku benci mengakui bahwa saat ini yang bisa menolongku hanyalah Kyuhyun.

lalu kutarik nafasku dalam2 dan aku berteriak sekuat tenaga,

“DASAR KAU PSIKOPAT PIRANG! BISA2NYA KAU MENGACUHKANKU DITANGAN 5 PRIA HOMO INI! TEGA2NYA KAU MELAKUKAN INI KEPADAKU!! DASAR KEPALA KOSONG BERWARNA EMAS!!! AKU MENCINTAIMU BODOH!!! KEPALA KOSONGMU ITU PASTI TAK PERNAH SEKALIPUN MENGETAHUINYA!! DASAR BUCERI!!!!!!!”

mendengar makianku Kyuhyun berhenti di tempat ia berdiri.

setelah itu dia membalikkan badannya untuk melihatku yang masih tertidur telungkup di tanah akibat bekukan 5 pria sinting ini.

lalu Kyuhyun berlari ke arahku dan menonjok wajah si gorila coklat yang sedang mengunci tanganku.

kejadiannya begitu cepat, dan aku tak dapat melihat secara jelas yang benar2 dilakukan Kyuhyun kepada 5 orang itu.

+BUAKH! BUAKH! BUAKH!+

kulihat Kyuhyun melawan 4 orang itu sendirian (si gorlila coklat pingsan).

dia melepas penyangga tangan kirinya yang di gips itu dan menghentakkan tangannya yang ber-gips itu ke wajah salah 1 pria sinting itu. dia terkapar ke tanah. dan satu per satu dari mereka semua terjatuh ke tanah, sebagian dari mereka pingsan dengan mengeluarkan busa dari mulutnya. ukh, mengerikan sekali.

aku terduduk shock atas kehebatan Kyuhyun berkelahi,5 orang ini benar2 sudah tak bergerak lagi dibuatnya.

Kyuhyun menghapus keringat dari dahinya dan meludah. lalu dia berjalan ke arahku.

aku masih dalam mode ‘shock’ ku.

aku bingung kenapa Kyuhyun tiba2 menolongku begitu.

dan aku juga terperangah akan kehebatan Kyuhyun berkelahi.

Kyuhyun jongkok di depanku dan berkata, “hei.”

aku diam saja dan masih terbengong-bengong

“hei hei! halooooooo????” katanya sambil mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajahku.

“huh uh?? ah ap- apa??” kagetku

dia menatap mataku dalam2, tapi pandangan matanya sudah tidak dingin seperti tadi.

“kau ngomong apa tadi? mau mati?” tanyanya.

“huh? aku ngomong apa memang?”

“jangan balik bertanya! aku yang sedang bertanya di sini! kau ngomong apa tadi?!”

“kenapa sih teriak2?! aku ngomong BUCERI!”

“apa itu BUCERI?”

“BUle ng-CEt sendiRI!”

“APA?! mau mati?!”

“maafkan aku….” gumamku berpura2 takut atas ancamannya.

“bukan itu maksudku, kau ngomong apa yang sebelumnya?”

“kepala kosongmu itu pasti tak pernah sekalipun mengetahuinya?”

“sebelumnya lagi.”

“a- aku mencintaimu… bodoh….”

“jadi… kau mencintaiku…?”

“ap- apa?! uph hahahha, hahaha!”

“jawab pertanyaanku!”

“jadi kau menolongku karena itu??? ahahaha! tentu saja aku mencintaimu darling….”

“ap- apa?! siapa yang kau sebut darling?! mau mati ?!”

“iya iya maaf…. ehm.. jadi, kau sudah memaafkanku kan?”

“tutup mulutmu. cepat berdiri!” katanya sambil menarik tanganku untuk berdiri.

walaupun dia menjawabnya begitu, kuanggap itu sebagai ‘ya’.

“aduh! pelan2 dasar kentut!” teriakku. kakiku sakit sekali akibat jatuh karena si gorila coklat tadi.

“mau mati…?”

“kakiku sakit tahu!”

“mana? coba kulihat.” kata Kyuhyun.

lalu dia melihat kakiku dan berjongkok di depanku.

“cepat naik.” katanya sambil menawarkan punggungnya.

“naik?”

“sudahlah cepat naik sebelum kutarik kau!”

“iya iya! ya ampun mami… coba kau bisa sedikit baik…” kataku lalu aku naik ke punggung Kyuhyun.

dia mengangkatku dengan entengnya seperti mengangkat bayi saja…

“hei.. aku tidak berat?” tanyaku ke Kyuhyun.

“sama sekali tidak. justru aku bingung bagaimana kau bisa seringan ini padahal nafsu makanmu yang selangit. pasti pencernaanmu lancar ya?”

kujitak kepala Kyuhyun dan aku berkata,”itu tidak sopan!”

“hei! berani sekali kau! bahkan ibuku saja tak pernah menjitakku!” protesnya.

“sayangnya aku bukan ibumu.”

“cih……. coba saja kau jadi ibuku…” katanya dengan sedih.

aduh… kok suasananya jadi tak enak begini… -_-

salahku karena membawa topik ibu… -_-

“jadi… kau mau aku jadi istri ayahmu?” tanyaku ke Kyuhyun.

“ap- apa?!”

“tentu saja! kalau kau mau aku jadi ibumu berarti kau mengharapkanku jadi istri ayahmu!”

“tidak! aku tidak mau kau jadi ibuku! kau istriku!” kata Kyuhyun.

“aku tidak mau menikah denganmu!” jawabku

“ap- apa?! katanya kau mencintaiku?!”

“oh iya aku lupa.. aku kan MENCINTAIMU.” ledekku

“tu-tutup mulutmu!” katanya. bisa kulihat kuping Kyuhyun memerah.

hihihi, dia malu.. lucu juga… kekekeke!

“aih aih… Kazu-ah malu ya?? ya ampun…”

“berisik! diam atau kuturunkan kau disini!”

kata2nya membungkamku. aku sudah terlalu capek dan kehabisan stamina.

kalau Kyuhyun menurunkanku disini sepertinya aku takkan punya tenaga untuk berjalan pulang dan kemungkinan aku akan tertidur di jalan.

“tanganmu kan lagi di-gips.. apa tidak sakit tadi memukul orang dengan gipsmu itu?”

“tentu saja tidak bodoh.. justru merekalah yang sakit. gips ini kan sekeras semen. bayangkan saja kalau semen dipukulkan ke wajah mereka..”

“iya juga ya… punggungmu? sudah sembuh?”

“masih sedikit sakit. makanya kau jangan banyak bergerak! punggungku sakit tahu!”

“iya iya” aku sudah capek teriak2, jadi aku iya2 saja deh…

“pipimu…”

“huh?”

“pipimu merah…”

“oh.. hahaha bagaimana? imut kan?”

“aku tidak bercanda! masih sakit?”

“ah.. sudah tidak kok. cuma sedikit perih saja.”

“siapa dari mereka yang melakukannya?”

“kenapa memangnya?”

“tentu saja aku akan menghajarnya!”

“hei! tidak usah! kau sudah menghajar mereka setengah mati barusan!”

“bagaimana kau bisa diincar mereka?”

“eh?”

“kenapa kau bisa diincar mereka?!”

“aku… aku hanya… me- menabrak mereka.”

sebenarnya aku mau ngomong jujur kalau aku diincar mereka karena aku menonjok Hyori. tapi aku takut Kyuhyun akan marah karena aku telah melukai Hyori yang merupakan mantan pacarnya.

“hanya karena itu?! lihat saja nanti, aku akan menghabisi mereka!” kata Kyuhyun.

“itu tidak perlu! kau sudah menghajarnya habis2an tadi!”

“aku tidak puas hanya dengan itu!”

“mereka sudah dalam keadaan setengah mati dan kau masih belum puas?!”

“tentu saja!!”

“…………” aku diam saja. aku benar2 mencintai cowok ini!

“hei. kenapa kau diam saja?”

“turunkan aku.” kataku.

“disini?”

“ya” lalu Kyuhyun menurunkanku.

“kenapa kau mau turun?”

“karena aku harus membersihkan bibirmu yang sudah dikotori oleh rubah betina itu!” kataku.

lalu aku mengumpulkan keberanian dan aku meraih wajah Kyuhyun dengan kedua tanganku.

aku memejamkan mataku. lalu aku mengecupnya.

  1. aku yang pengecut ini terlalu takut untuk mencium bibirnya. jadi aku mencium pipi Kyuhyun.

“itu yang kau bilang membersihkan?”

aku tak menjawab karena terlalu malu dan gugup untuk menjawab. jadi aku mengangguk saja.

“kalau membersihkan itu seperti ini!” kata Kyuhyun sambil meraih wajahku dengan kedua tangannya dan mencium bibirku.

kepalaku kosong seketika.

aku sudah tak dapat berpikir apa2 lagi pada saat itu.

************************************************************************************

Sebenernya aku udah post di Crazy remaked full part  full partnya tapi karena komentar ffnya cuma sedikit jadi aku putusin buat postnya bertahap. Buat yang mau langsung baca sampe last part silahkan mention ke twitter @forbias203 pastiin kalian udah comment di part 1&2🙂 yang gak punya twitter comment di  get password for crazy sekalian email kamu. Sorry ya aku agak strict buat ff ini soalnya ini ff remake-an novel,ini karya orang jadi aku minta banget untuk bisa dihargain. Thank you!

84 thoughts on “Crazy [Remaked novel to kyuyoung ver] 3

  1. NDR says:

    haft greget sama kyu yg ngeacuhin si syoo gitu aja. untung si syoo blng mencintai si kyu kalo ngga dia udah babak belur deh.
    ah membersihkan dengan begitu kekeke sweet

  2. ayumi says:

    y ampuuuun…pas diawal tadi q jengkel sama sikap kyuhyun amat sangat dingin, mengacuhkan sooyoung. giliran sooyoung bilang AKU MENCINTAIMU BODOH baru dyeh beraksi.keburu sooyoung tepar tuh.ada adegan kissue ny lagi gk nih??oke lanjuuut

  3. weeni_leon says:

    Sebenernyq qu blm baca part 1 dan 2 ny, tp lgsg ke part 3 ny dan bkin ketagihan baca crita nya.
    Sesuai dg judul ny yg “crazy” ff ny bner2 crazy dan bkin ngakak trzzz..
    Crita nya bagus bgt.
    Sngat menghibur ditengah bnyk ny ff bergenre sad dan romance.
    Good job utk author ny. Next dtunggu.
    Boleh minta yg lgsg full part gk thor?? Tlg krim ke e-mail qu weenileon92@gmail.com.
    mksie…

  4. 규영 shipper says:

    Waaaa kerennn bangggeettt, thor.
    Ff nya bikin orang ketagihan baca. Keren banget dah pokoknya
    Kyu mah gitu ya, soo bilang cinta baru deh ditolongi. Ahahaha
    Btw kasian juga ya soo sama hyo harus mbersihin wc mulu.
    Oh ya, aku sih agak ga suka pas kyu ngokok gitu. Sewajarnya di ff sih.mabuk sama branten doang. Tapi merokok sumpah enek banget, gasuka sama kyu klo ngerokok

  5. Choi Im Jung says:

    tuhkan kyu emang tegaan masa soo digerebek dibiarin ajaaa. eh tapi kyu blm bilang juga cinta (?) terus nasip sehun gmn? ckck

  6. Sie says:

    Annyeong,
    ini seru, rasa manga nya pas, dan ini sangat menghibur, walau kdng masih ada nama tokoh asli yg nyelip, hehe, tpi ga papa kok, mohon dilanjutkan ya, gomawo

  7. ica says:

    Wah ak baru nemu ff ini jadi bru coment hehe
    nanti ak jg coment di part 1 y
    DAebak bamget ceritnya so sweet tp lucu hehe buat part briktnya cpet y thor
    Fighting

  8. Risqi says:

    ternyata si sehun ini adek tirinya kyuppa? kayaknya si sehun bakal jadi penghalang di hubungan nya kyuyoung deh..
    next part thor..

  9. andria knight says:

    lucu banget tingkah mreka!!!! ini bener” kayak kyuyoung!!!
    aq sbenernya udah bca yg fersi originalnya, dan emang bener banget kata u!!! waktu baca itu yang kebayang malah kyuhyun ama sooyoung!!!

  10. winaasri says:

    jiaaaaah semakin lucu aja ^^
    ada versi full partnya kah¿ yg di protect full partnya apa part selanjutnya nih¿

    daebak¡ keep posting min

  11. liza says:

    aigo…. si kyu udh gak malu2 kucing lagi suka sma soo hahaXD suka bgt dah sma cerita remake ini… ditunggu next part nde^^ Ajja! Ajja! Ajja!

  12. loveknight says:

    haii, salam kenal aku readers baru disini.
    ff nya kereennn. bener2 kebawa sama suasana ceritanya. sumpah jd makin penasaran bgt sama cerita selanjutnya.
    ditunggu yaa thor

  13. Brz says:

    Keren thorr!! Aku mau dong yg full part nya, baru baca bgt nih dari part 1-3 jd baru komen. Minta pw nya ya thor untuk full part^^

  14. stefa_ni0310 says:

    Gila thor,, ff nya keceee
    Saya langsung baca part pertama sampe yang ini tanpa jeda,, begadang dehh
    Bagi pw nya dongg😀

  15. stefa_ni0310 says:

    Yaampun thor,, kece banget ff nya..
    Saya baca dari part 1 sampai 3 sampee begadang
    Karena ketagihan😀
    Mau dongg baca fullpartnya

  16. hyesun says:

    Kerenn seruu!! Jadi penasaran lanjutannya gimana. Aku mau pw buat full part nya yaa!! Nanti di mention/dm.
    Keep writing!!!

  17. gita says:

    Makin ska sma critanya
    Bayangin kyu yg diemin soo sampe dy tega biarin soo dikroyok bkin mau nangis
    Soo slah sndri malah milh sehun
    Kyknya sehun emng ngambil hyori dri kyu deh, dan cara yg dy gunain mgnkn aja sma kyk yg dy gunain ke soo
    Cwek yg nenangin kyu pas mash kecil, jngn” soo lagi, dn bkan hyori
    Kyuyoung romantis bngt… Meskipun triakan” kalo ngomng
    Hyuk lucu bngt pas ditelepon
    Next.a ditunggu bnggt, jangn lama”

  18. Suyongsii says:

    Ah ini ff seru bgt, stiap hari buka KSI buat nyari ff ini, pas akhir akhir aku mikir kyu ga sedih apa liat soo di kepung 5 manusia homo(?) haha taunya pas sooyoung bilang kalo dia cinta sama kyu baru dibantu.. Ditunggu next partnya

  19. nurul annisa says:

    Kok yang get password remaked crazy gbsa kebuka ya,oiya aku mau liat fullpart’a dong.ini ff keren banget^^ lnjut thor

  20. Ini salah satu ff yang ku tunggu-tunggu. Anita pengen tahu alasan Kyu mencintai Soo. Kan kata Changmin Kyu mencintai Soo lebih dari saat Kyu dengan Hyori. Dan cerita mengapa Kyu mencintai Hyori sudah terjawab dan selanjutnya tinggal alasan mengapa Kyu mencintai Soo.

  21. hyokwang says:

    thor typo di part ini banyak banget, tapi gpp lebih teliti lagi ya thor……..
    ditunggu part selanjutnya🙂
    semangat😀

  22. riakyuyoung says:

    sweet banget kyuyoungnya :3
    aq kayak nggak mau berhenti baca nih ff,
    jatuh cinta sama karakter kyuppa disni🙂
    next d tunggu….

  23. lii ulli says:

    ini bagus sumpah….eonni ini juga komen nya udah banyak lho …. next aja eonni saya suka ff ini bagus… jgn di protect nya please

  24. udh curiga pas ada nama sehun di cast.. nah bneran dia jdi orang ke 3.. baguss.. suka aku pas mreka berantem, berantemnya romantis(?)😄 wkwkwk
    duh jdi pengen baca novelnyaa..

  25. Olichi says:

    hmhm cie cie wkwkwk asik2 kocak gila sesuai ama jdulnya ahahaha ketwa trus kyak orng gila wktu bca nih ff…kkk

  26. parah bnget sihhh percintaan mereka..
    tp gak nyangka kyuppa sama soo bisa malu sihh saat bilang suka..
    kok soo malu amat mahu mencium dimulut..hahaha

  27. ditalovaknight says:

    Keren bgt ….. !!!!
    sumpah aku speechless harus ngmong apa lg ini keren bgt.
    aku bner°° kbwa ama critanya .

  28. LisaYhKyoung says:

    Ahh aq suka bnget adegn trakgir ini bgitu menyentuh bnget aq mw donk full partnya aq dah coment ko di part1,2…. nnt aq mint di twitter yah passwordnya… jiaaahhh gw seneng bnget baca ni ff re-make keren…

  29. i'm knight says:

    Suka sm ff ini, tapi kayaknya pas di scene serius harus di kurangin deh leluconnya. Soal agak merusak mood aja

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s