[Drabble] Lunar New Year

 

Title : Lunar New Year

 

Lenght : Drablle

 

Author : ChoiJiKi

 

Genre : Romance | Comedy maybe

 

Rate : PG-16

 

Cast : Choi Soo Young | Cho Kyu Hyun

 

Support Cast : Wu Yi Fan | Song Victoria | Tiffany Hwang

 

Warning : Typo beretebaran.

 

Disclaimer : This Story is Mine.

 

Author Note: Ff ini pernah dipublish di FB saya, tapi untuk versi Kyuyoungnya saya tambahin ceritanya. Perlu saya peringatkan, cerita saya agak gaje.. Hoho

Happy Reading.

Keep RCL

 

 

“Ayo kita kencan!”

 

Apa? Kencan?

 

Mataku membulat lebar menatapnya. Lelaki ini sungguh tampan, tinggi, dan memiliki tatapan yang tajam. Meskipun begitu, setiap kali menatap mataku aku merasakan pancaran kehangatan dari matanya turun ke hati. Membuat jantung ini berdegup kencang. Sangat kencang seperti habis berlari 3 keliling lapangan sekolahku.

 

Aku tersenyum padanya. Hari ini adalah tanggal awal tahun baru China. Aku memakai baju Cheongsan merah dengan motif burung yang memperlihatkan lekukan badanku dan rambutku disanggul. Aku merasa seperti putri bangsawan saat ini sedangkan namja disampingku memakai jas formal hitam. Ia keturunan China- Kanada sehingga aku mengikutinya untuk merayakan tahun ini.

 

Kami berjalan menikmati malam dengan pertunjukan barongsai.Disini sangat ramai.Wu Yi Fan atau biasa ku sebut Kris orang China-Kanada itu mengenggam tanganku. Aku tersentak dengan perlakuannya. Namun dia dengan cepat menjelaskan bahwa ia takut aku tersesat ditengah keramaian.Sungguh membuatku tersentuh.

 

“Kau mau pasang lampion disana” ucapnya sambil menunjuk sebuah wihara.

 

“Ne. Sepertinya sangat menyenangkan. Ayo ke sana!”

 

Kami sama-sama melangkah kesana. Dia bercerita banyak tentang kegiatan tahun baru China. Ini adalah Tahunnya Kuda kayu.Warna dominan merah mempunyai sejarah sendiri. Katanya dahulu ada hewan yang selalu datang pada tahun baru untuk menghancurkan tanah pertanian. Ia selalu datang pada tahun baru dan menghancurkan segalanya.Namun ada sebuah rumah berwarna merah dan hanya rumah itu yang kokoh sendirian. Jadi menurut kepercayaan, hewan itu takut warna merah dan setiap ada perayaan tahun baru semua warga memakai baju merah dan memakaikan ornamen hias rumah berwarna merah juga. Dan disaat itulah hewan itu tak datang lagi

dan sekarang menjadi tradisi.

 

Menakjubkan!

 

Aku sudah menulis permintaan disebuah kertas. Bolehkah aku minta pasangan yang baik hati? aku melihat tulisan Kris. Ia hanya menulis

 

‘Semoga diberi kesehatan, kesejahteraan, dan keharmonisan dalam keluarga.’

 

Aku merasa malu sendiri. Aku malah menulis

 

‘Mohon beri aku pasangan yang baik.’

 

“Sudah selesai?”

 

“Em … Kris bolehkah aku minta kertas yang baru?”ucapku sambil berusaha menutupi bacaan yang ku tulis.

 

“Kenapa?”

 

“Aku malu dengan tulisanku yang jelek..hehe”

 

“Tidak apa coba sini aku lihat..” dia berusaha melihat namun aku terus mencegahnya.

Dia memamerkan senyum yang menurutku seperti seringaian. Aneh.

“Semua yang ditulis tidak boleh dibuang ataupun dihapus.Permintaan pertama akan segera terkabul. Jika kau melanggarnya maka hantu akan mengikutimu.Mengerti?”

 

Aku mematung mendengarnya. Hantu?

 

“Kau tidak sedang membohongikukan?”

 

“Kenapa aku harus berbohong?” aku sedikit ragu dengan kalimatnya. Namun mimik wajahnya sangat serius. Baiklah aku turut saja. Dia membaca tulisanku yang sedang dipasang dilampion lalu menatapku.

 

Aku pura-pura fokus pada lampion lalu meliriknya kembali dan mata kami bertemu. Wajahku tiba-tiba memanas. Bodoh, kenapa bersemu?

Kami keluar bersama-sama dengan mengobrol.

 

Lampion permohonan itu akan terpasang penuh sampai tahun baru selanjutnya tiba. Kami asik mengobrol dan bercanda.

 

Aku baru sadar tempat yang kami tuju sangat sepi. Bahkan hanya ada kami berdua saja.

 

“Kris, sepertinya kita salah jalan,” ucapku sedikit khawatir akan tersesat.

 

“Ah, benarkah?”dia melihat sekitar lalu beralih menatap mataku dalam. Aku tidak mengerti hingga aku mengerjapkan mata.

 

“Maaf. Apa kau takut?”

 

“Tidak, selama ada dirimu.”

 

Aku tersenyum hangat dan dia pun membalas senyumku.

 

“Sooyoung, aku menyukaimu,” ucapnya dan mengenggam tanganku. Aku menatapnya kaget. Dia bilang apa?

 

“Maukah jadi pacarku? Sepertinya Tuhan telah mengabulkan permintaanmu.” aku terpaku dan malah tersenyum. Aku juga suka namja tampan ini. Kami sudah mengenal 3 tahun lamanya.

 

Merasa mendapat persetujuan karena aku mengangguk. Kris mendekatiku, aku pun menutup mata. Dia mencium bibirku lembut sesekali melumatnya. Ia memojokanku pada dinding. Aku membuka mata untuk melihat ketampanan Kris dari dekat.Aku terperanjat kaget hingga refleks mendorong Kris dan ciuman kami terlepas.

 

“Wae?”

 

“Ada namja yang memergoki kita,” ucapku malu.

 

Dia menoleh ke belakang dan melihat seorang namja seperti ingin bertanya sesuatu.

 

“Maaf menganggu kalian. Aku Cho Kyuhyun. Aku mau ke kamar mandi tapi sepertinya tersesat.Kalian tahu dimana tempat itu?” Kris menggaruk tengkuk.Dia juga malu. Pasti.

 

“Ah … Belok ke kiri dan kau akan menemukannya.”

 

“Gomapsemnida.” orang aneh.

 

Kenapa harus memperkenalkan nama? Dasar perusak suasana.

 

Eh, tunggu tadi dia bilang siapa?

 

SIAPA?!!

 

“Kris, sepertinya aku harus segera pulang. Sepertinya Eomma mencariku.”

 

“Benarkah? Padahal masih banyak yang ingin aku tunjukkan,” ucapnya kecewa. Aduh, jadi tidak enak!

 

“Besok, aku akan kerumahmu! Ok?”

 

“Tidak perlu, besok kan aku mau pergi. Aku harus pergi ke China. Kau hati-hati di Seoul ya? Oh ia, aku antar ya?”

 

“Tidak perlu! Aku pulang naik taksi saja, ada sesuatu yang ingin aku berikan pada Eomma.”

 

Dia mengangguk sambil tersenyum. Kemudian ia mengecup keningku lama. Dia adalah namja terbaik di dunia ini. Wu Yi Fan adalah pacarku. Kekasihku.

 

– 0 –

 

Aku sedikit mengangkat pakaianku yang panjang ini dan sedikit ketat membuat perjalananku untuk berlari sangat lambat. Kemana namja itu?

 

“Mencariku manis?” Aku meremang ketika bisikan itu menyapa telingaku dan tangannya bergerilya dibelakangku.

 

Sial!

 

“Hentikan!” aku memegang tangannya yang menyentuh pinggangku. Dan dia sepertinya agak kecewa. Aku tidak peduli.

 

“Apa yang sedang kau lakukan disini?” ucapku berbalik dan menatap wajahnya. Ia menyeringai.

 

“Tentu saja berpacaran. Memang hanya kau saja yang bisa?”

 

“Apa? Pacaran apanya? Kau menganggu kegiatanku saja.”

 

“Mian. Aku pikir itu bukan dirimu. Aku benar-benar tak tahan untuk buang air kecil tadi.”

 

“Dimana pacarmu?”

 

“Tepat dibelakangmu nona. Dia sangat cantik dan sexy.” Aku menoleh pelan-pelan ke belakang dan menemukan pacar dari suamiku. Astaga! Tadi aku bilang apa? Apa benar kami ini suami istri?!

 

“Bagaimana? Lebih berisi daripada dirimu bukan?”

 

Baiklah, aku akui. Song Victoria memang sangat sempurna untuk seorang Cho Kyuhyun. Lagi pula siapa yang peduli?

 

“Ayo kita pulang. Eomma bisa marah kalau kita ketauan saling selingkuh.”

 

“Baiklah. Lagipula aku sangat puas sekali hari ini. Lihat! Victoria benar-benar ganas memainkannya.”

 

Ia pamer leher bercak merah dan aku membulatkan mata. Dasar perempuan j*lang!

 

“Cih, kusarankan padamu untuk memilih wanita baik-baik untuk anak-anakmu kelak.”

 

“Hei, sebaiknya kau bercermin. Kau memilih lelaki duda untuk pacarmu. Apa itu pantas dijadikan seorang Ayah?”

 

“Apa salahnya? Kau tidak lebih baik darinya? Kita ini menikah hanya karena uang. Bisnis! Sebentar lagi juga kita akan bercerai. Inikan tujuan kita sebenarnya. Mencari pacar untuk segera bercer-hmpft …”

 

Aku membulatkan mata. Apa-apaan lelaki ini? Dia menciumku? Aku memberontak tentu saja. Bagaimana jika Kris lihat! Aku baru saja jadian beberapa menit yang lalu … Dan diputuskan karena ulahnya. Ini tidak bisa dibiarkan.

 

“Hmpft …  Hah, hah … Kau gila!” seruku setelah ia melepaskan tautan kami.

 

“Ada Tiffany disini. Dia memata – matai kita!”

 

“Apa?” aku menoleh ke belakang dan benar saja dia ada disana bersama pacarnya. Memataiku dan Kyuhyun. Dia adikku. Choi Tiffany. Dasar rambut cokelat gelombang!

 

“Argh, kenapa kau sangat berisik sekali hah? Bagaimana jika dia dengar pembicaraanmu tadi?”

 

Ups. Aku merenggut bersalah. Choi ppabo!

 

“Apa volume suaraku begitu keras?”tanyaku panik berharap adikku tak nengetahui kami ingin bercerai dari pernikahan bisnis.

 

“Tentu saja! Sebagai pertanggung jawaban. Aku Akan membuatmu hamil.”

 

“W..wa..wae?!”

 

“Jika Tiffany benar-benar merekam kejadian kita dari awal sampai sekarang. Tentu saja ini gawat. Orang tua kita bisa saja menghapus nama kita dari data ahli waris!”

 

“Andwaeeee … Ini tidak boleh terjadi. Andwaeeee … ”

 

 

End

 

Ahaha.. Sumpah gaje ya bikinan gue. Sebenarnya ini adalah ff Soo Kris. Tapi aku tambahin ceritanya jadi seperti ini. Ditunggu komentarnya.

39 thoughts on “[Drabble] Lunar New Year

  1. met says:

    Daebak
    Ya ampun kok bisa sih suami istri sekongkolan selingkuh
    Buatin sequel dong thor
    Pengen liat mrka suka satu sama lain

  2. gita says:

    Kyuyoung pasangan suami istri yg saling selingkuh
    Gk rela kyu sma vict udh ngelakuin itu
    Kyu padahal kyknya tertarik tuh sma soo
    Sequel pliss..

  3. mongochi*hae says:

    puyeng ak. jd cerita kyuyoung nikah krn bisnis. trus sling selingkuh biar bsa cerai. ck ad2 aj…
    sequel dong…

  4. YooYooe says:

    Waduw! Ternyata kyuyoung suami-istri? Ckckck. Ada2 aja kelakuan couple yg satu ini. Jd mereka sama2 cari pacar biar cepet cerai? Ayok kyu, buat sooyoung hamil. Mungkin dengan itu kyuyoung gak cerai? Kkkkk.
    Authornim.. Sequellll~

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s