[Series] U – The Annoying One (Part 1)

Jung Cheonsa Proudly Present,

U- The Annoying One

Choi Sooyoung & Cho Kyuhyun

Romance | Teenagers | Series

 

“Kau memang manusia paling menyebalkan sedunia,Cho Kyuhyun” – Choi Sooyoung

 

Disclaimer: it’s really mine. No Copy! No Bashing! Keep RCL & Happy Reading!

 

Recommended Song:

*Maroon 5 – Lucky Strike

*Nasty – Knock

~

Seorang perempuan terus mengacak rambutnya. Meracau dan memaki tak jelas kepada benda mati yang ada di hadapannya.

 

Kursor mouse dia arahkan ke tool – tool yang tersedia di layar 64bit itu, tapi tetap saja hasilnya belum memuaskan.

 

Kalender yang berada di samping monitor platform Mac itu semakin membuatnya kesal. Deadline yang dekat dan mepet membuat apapun jadi sensitif.

 

“Soo-ya,”

 

“Soo-ya”

 

Dengan malas, perempuan yang dipanggil itupun menoleh.

 

“Kau dipanggil Lee Sajangnim”

 

Sialan, makinya dalam hati.

 

“Terima kasih, Na young-ssi” ucapnya dengan pelan lalu melangkah ke ruang yang bertuliskan “Operational Manager”.

 

Dia hanya bisa menunduk lesu. Doa agar dia tidak dipecat karena keterlambatannya dalam mengedit foto. Kadang – kadang menjadi editor foto melelahkan, tapi karena passion dia tetap berusaha yang terbaik.

 

“Silye hamnida, sajangnim”

 

“Oh, nona Choi. Silahkan duduk” pria yang menduduki jabatan Manajer operasional termuda itu meminta perempuan itu untuk duduk di hadapannya.

 

Dengan segan Choi Sooyoung duduk sembari menunduk.

 

Yah dia harus menunduk kalau dia tak mau terlihat jelas mengaggumi manajernya. Ayolah, manajernya baru berumur 30 tahun, pria ber-abs dengan kacamata super trendi dari Ray Beans serta single! Ingat single!

 

“Apa ada sesuatu, Sajangnim?” Tanyanya ragu – ragu.

 

Keragu – raguan itu membuat pria bermarga Lee tertawa kecil.

 

“Tidak, Nona Choi. Ada sesuatu yang ingin aku katakan.”

 

Suara jantung perempuan itu berdetak kencang.

 

Dipikirannya banyak hal yang berkelebat.

 

Apa pria ini akan mengajakku kencan?

 

Apa pria ini akan menjadikanku pacarnya?

 

Apa pria ini akan mengajakku menikah?

 

Dan pemikiran – pemikiran konyol yang membuatnya tertawa dan menggeleng.

 

“Ehum, nona Choi”

 

Perempuan itu langsung tersenyum malu. Ketahuan melamun di depan atasanmu. Astaga.

 

“Mianhamnida, Sajangnim”

 

Lee Donghae tertawa lagi melihat pegawainya yang satu itu.

 

“Langsung ke inti-nya saja , Nona Choi”

 

Dengan Saksama, Sooyoung mencoba mendengarkan perkataan atasannya itu serta membenarkan letak duduknya.

 

“Aku memindahkanmu dari tugasmu, menjadi Manajer seorang aktor, penyanyi dan pemain Film yang sedang naik daun”

 

Apa?

 

Belum selesai keterkejutannya, dia memilih untuk tetap mendengarkannya.

 

Apa selama ini kinerjaku buruku?. Batinnya

 

“Bukan. Kinerjamu sangat baik. Tapi kami lebih terdesak mencari seorang manajer. Kau bahkan direkomendasikan oleh tuan Kim. Katanya dulu kau pernah jadi ketua pelaksana acara festival kampusmu dan kau sukses besar.”

 

Ternyata manajer Lee cukup menakutkan karna bisa membaca pikirannya.

 

Perempuan itu masih menelaah kata – kata manajernya. Dia kenal benar siapa tuan Kim. Tuan Kim Junmyeon adalah sunbae-nya di kampus. Dia juga bekerja satu perusahaan dengannya, bedanya beliau menangani artis dan aktor secara langsung.

 

“Pekerjaanku bagaimana? Lagian, bukankah ada yang lebih kredibel dari aku? Ini terlalu mendadak, aku bahkan buta” paparnya berusaha membela diri.

 

Pria berumur 30 tahun itu mengangguk paham. Tapi mau gimana lagi? Tidak ada yang bisa menangani aktor tersebut jika bukan orang yang biasa.

 

“Begini nona Choi. Pekerjaanmu akan dialihkan ke Hyukjae. Semua deskjob akan dijelaskan oleh tuan Kim. Manajer aktor yang sekarang, harus resign sekarang padahal jadwal show binaannya padat sekali. Waktumu memang tidak se-fleksibel di sini. Tapi ke depannya kau punya banyak pengalaman untuk bekerja sama dengan banyak orang serta.., gajimu naik 2 kali lipat. Penawaran yang baik kan?”

 

Sebenarnya bukan ide yang buruk. Diiming-imingi gaji tinggi diantara meningkatnya kebutuhan perempuan itu apalagi kegilaan barunya mengoleksi accesories running man membuatnya langsung mengangguk dan menerima jabatan itu dengan senyum.

 

“Aku turut menyesal karena kehilangan karyawan se-kreatif dirimu, tapi untuk kehidupan kerjamu lebih baik, apa boleh buat?. Baik – baik dengan atasan barumu dan semoga berhasil nona Choi Sooyoung”

 

Mereka saling berjabat tangan untuk mengakhiri kerja di antara mereka

 

“Ngomong- ngomong, kau sudah bisa bekerja besok pagi nona Choi”

 

~~

 

Gubrak..

 

“Aww..”

 

Suara rintihan dan suara badan jatuh menjadi awal pagi seorang Choi Sooyoung.

 

Dia mengerjapkan mata-nya beberapa kali untuk menyesuaikan luminans mata dan cahaya matahari pagi.

 

Dia melirik ke arah jam dan berteriak dengan keras betapa terlambatnya dia.

 

Sembari berjalan kesana ke sini dia menyambar handuk lalu melangkah ke kamar mandi, meninggalkan kasurnya yang seperti kena topan serta jejeran kertas yang berserak di atas tempat tidurnya.

 

Setelah selesai, dia melangkah ke dapur, mengambil susu dingin di kulkas dan mencomot roti bakar yang disiapkan teman satu flat-nya. Dia harus sungguh berterima kasih dengan teman satu flat-nya.

 

Rambut yang di kuncir kuda asal, celana jeans panjang serta kaos yang belum sempat disetrika menjadi penampilan andalannya pagi ini.

 

Itu awal pagi yang buruk, Choi Sooyoung ..

 

~~

 

Setelah memastikan berkali – kali bahwa dia tidak salah pintu, Choi Sooyoung menekan bel.

 

Sekali..

 

Dua kali..

 

Tidak ada jawaban. Astaga! Padahal dia terlambat, bagaimana pria yang ada di dalamnya?

 

Dia menekan beberapa kombinasi angka yang sudah cukup lama tersimpan di kontak layar 7inch merek perusahaan raksasa korea tersebut.

 

“Mianhamnida sunbae-nim. Aku benar – benar masih harus belajar menyesuaikan waktu kerjaku. Makanya aku terlambat menjemputnya. Ah, aku sudah menekan bel beberapa kali tapi tak ada yang membukakan”

 

“Astaga, dia juga telat untuk datang di reality show pagi ini. Coba kau masukkan kode-100399″

 

Perempuan itu menaikkan handle password di sebelah pintu lalu menekan sesuai instruksi.

 

“Jika sudah, sesuaikan job deskmu. Bangunkan dia, buatkan dia sarapan, lalu siapkan bajunya. Kau sudah mempelajari semuanya kan?”

 

Dengan tergesa – gesa, Sooyoung memasuki apartemen mewah tersebut. Sejenak ingin terpaku dengan interiornya. Kemudian dia dihantam kenyataan bahwa dia sudah terlambat di hari pertama membuatnya terus melangkah menuju pintu kamar yang ia yakini milik Superstar tersebut.

 

Tanpa mengetuk atau memanggil pemiliknya, Sooyoung langsung membuka gorden agar cahaya masuk dan dia tak perlu repot – repot mengguncang tubuh pria tersebut.

 

Dan benar saja, pria itu langsung mengucek – ngucek matanya menyadari ada yang membangunkan tidur 3 jamnya dengan cara yang luar biasa sopan.

 

Pasti kerjaan Jungkook hyung, batin pria itu.

 

Dia melempar selimutnya acak, berkacak pinggang dengan iler yang masih menempel.

 

Ketika Sooyoung berbalik arah,

“Huaa”

 

“Huaaa”

 

Pria itu juga berteriak kaget.

 

“Hey, siapa kau?” Teriak pria itu sembari mencari selimut dan melilitkannya di pinggang. Malu sekali kelihatan hanya memakai boxer dan penampilan super kacau di depan seorang perempuan.

 

Sooyoung membuka matanya perlahan, lalu mencoba bersikap se-profesional mungkin.

“Ah, naneun Choi Sooyoung imnida, Manajer barumu”

 

Mata pria itu masih menelisik sesuatu.

“Jika kau ingin ada sesi tanya-jawab bisa kita lanjutkan nanti, kau ada acara di SBS jam 08.00 pagi dan sekarang sudah jam 07.45, berarti..”

 

“Astaga,” serunya sembari berlari menyambar handuknya.

 

“Kau, akan menerima akibatnya di hari pertamamu” lanjutnya lagi sambil berlari ke arah kamar mandi yang berada di dalam kamarnya.

 

“Mianhamnida” ucapnya penuh sesal sambil memaki alarm rumahnya yang ternyata habis baterai.

 

Sooyoung menghela nafas, benar – benar awal yang kurang baik.

 

~~

“Kau ada waktu untuk sarapan, lalu free time sampai jam 1. Jam 1 kau ada syuting iklan, sorenya kau ada wawancara dengan majalah lalu malamnya kau akan syuting drama”

 

Papar Sooyoung saat membacakan rentetan jadwal padat pria tersebut.

 

Sementara Pria yang diketahui bermarga Cho itu hanya mendengarkan.

“Saat di jalan nanti akan ku berikan script iklanmu”

 

Pria itu berhenti sejenak, membuat Sooyoung yang membaca agenda jadi menabrak punggung pria itu.

 

“Aw” rintihnya.

 

“Hey, siapa namamu tadi?” Tanya pria itu.

 

Sooyoung hanya mengerjapkan matanya sambil mengelus kepalanya “Choi Sooyoung, Kyuhyun-ssi”

 

“Nona Choi, bisa tidak diam sebentar? Aku pusing mendengarkan omonganmu yang kayak alien antah berantah”

 

Percik – percik amarah mulai menyulut di tubuh perempuan itu. Benar – benar bukan patner kerja yang baik. Jika boleh memilih, dia lebih suka Lee Hyukjae, teman satu kubikelnya saat editor foto. Meskipun dia jahil, tapi cukup perhatian dan menyenangkan. Yaah, walaupun perempuan itu juga lebih memilih makan batu daripada memuji orangnya secara langsung.

 

“Aku hanya menjalankan tugas sebagai manajermu, Kyuhyun-ssi”

 

Terdengar suara tawa kecil saat mendengar nada diplomatis dari manajer barunya.

 

“Manajer? Kau tak lihat penampilanmu itu?” Sindir Kyuhyun sambil menunjuk ke seluruh tubuhnya. Sooyoung hanya menanggapinya dengan cuek. Kalau tadi pagi dia tidak terlambat, semua tidak akan seperti ini.

 

“Apa aku harus memanggilmu noona, juga?”

 

Kali ini Sooyoung yang tertawa. Bahkan tertawa lebar.

“Umurmu bahkan lebih tua 3 tahun dariku. Tapi jangan harap aku memanggilmu dengan panggilan hormat, Cho Kyuhyun-ssi”

 

Pria itu membalikkan badannya lagi dan melanjutkan perjalanannya.

 

“Jika kau besok terlambat lagi, akan ku pecat kau.”

 

Sooyoung lagi – lagi tertawa. “Aku suka dengan ide itu. Sayangnya hanya Sajangnim yang bisa memecatku”

 

Mendengar hal itu, Kyuhyun hanya membuat ekspresi muka datar dan masuk mobil dengan perasaan kesal.

 

~~

Waktu menunjukkan pukul 00.30 pagi. Dia baru saja selesai dari mengantar sang superstar itu pulang ke apartemennya.

 

Jika dipikir – pikir, kerjaannya lebih mirip asisten daripada seorang manajer. Ketika dia menyinggung hal tersebut, pria itu bahkan berkata bahwa dia tidak bisa mempercayai semua orang. Rupanya asisten terdahulu-nya pernah membawa kabur beberapa asetnya.

 

Jika dipikir – pikir lagi, aktor terkenal macam dia tidak bagus jadi superstar, bagusnya jadi pangeran dan dia jadi budaknya. Sindrom pangeran itu membuatnya diperlakukan semena – mena oleh pria tadi di hari pertama kerja. Catat baik – baik. Di hari pertama dia bekerja.

 

Cacian dan makian mulai berkurang intensitasnya saat matanya mulai lamaa mulai terlelap.

 

~~

 

“Soo-ya..”

 

“Soo-ya..”

 

Perempuan berambut blonde mendengus kesal. Dia sudah bosan menghadapi teman satu flatnya yang memang bermasalah dengan bangun pagi.

 

Satu ide terlintas di benaknya. Jika dia tidak bisa membangunkan temannya secara normal, dia bisa membangunkannya dengan satu jurus terakhir.

 

“Ciaaaaat”

 

 

 

 

 

 

 

“Hya Jessi! Bokongku!”

 

Akhirnya sang pemilik tempat tidurpun terbangun. Membuat teman satu flatnya, Jessica Jung hanya tertawa penuh kemenangan!

 

“Kau bilang patner kerjamu yang baru kejam. Ini sudah jam 07.30 looh.”

 

Sooyoung membelalakkan matanya. Astaga.. Habislah dia hari ini

 

.

 

.

 

 

.

 

“Kyuhyun-ssi.”

 

“Kyuhyun-ssi, ireonaa.. Kita terlambat lagi.”

 

Yang disebut namanya langsung terbangun kaget.

 

“Sooyoung-ssi, neo jeongmaal..” Sambil menahan geram dia menarik handuk dari bath stand yang berada di samping lemari bajunya.

 

“Dalam lima menit, siapkan sarapanku. Sepatuku harus mengkilat, serta pastikan tidak ada yang terlupakan”

 

Hufft, Sooyoung mengangguk lemah.

 

“Aku mau bibimbap”

 

“Disaat seperti ini?!!”

 

.

 

.

 

 

.

 

Ini sudah ketiga kalinya, si superstar ini berganti baju dan mengomel kepada Sooyoung tentang betapa tidak ada selera-nya perempuan itu terhadap suatu fashion.

 

Meski sangat jengkel, dia mencoba untuk bersabar menghadapi ujian terberat hidupnya ini yang ada dalam bentuk manusia menyebalkan dihadapannya ini.

 

“Baiklah tuan superstar, kenapa tidak kau saja yang persiapkan bajumu sendiri?” Cibir Sooyoung sembari terus berdiskusi dengan pihak penyelenggara konser melalui telepon genggamnya.

 

Kyuhyun hanya mencemooh perkataan Sooyoung.

“Aku gaji kau buat apa?”

 

Hanya tatapan tajam yang diberikan Sooyoung pada pria 28 tahun tersebut.

 

“Hey, kau mau ngambil jadwal konser di osaka atau di hokaido?” Baru kali ini Sooyoung bersuara dengan nada yang terdengar cukup ramah.

 

Kyuhyun mulai menimbang – nimbang. “Hokaido saja.”

 

Tanpa pertanyaan lagi Sooyoung lalu mulai menjelaskan kepada pihak promotor konser tentang apa – apa saja yang harus disiapkan.

 

“Ada keinginan khusus?” Sooyoung bertanya lagi.

 

Biasanya para superstar setara pria yang ada di hadapannya ini akan meminta hal – hal aneh guna menyetujui teken-concert ini.

 

Hanya senyuman jahil yang tertlukis di wajahnya.

“Aku lebih suka merepotkanmu daripada mereka. Katakan saja fasilitas hotelnya kasih yang terbaik”

 

“Sialan!” Maki Sooyoung dalam hati. Yah, hanya dalam hati karna dia tak ingin para promotor konser kabur karena sikap tak sopannya.

 

“Kau memang manusia paling menyebalkan di dunia ini, Cho Kyuhyun-ssi!” Desis Sooyoung yang tak ditanggapi oleh orang yang dimaksud.

 

End.

 

PS:

Hai semuaa… lama tak bersuaa..

Kemarin karena ada komplikasi dengan pengiriman, jadi bagi pembaca mrs.blue house , maaf gak ada lanjutannya lagi.

Tapi udah di upload di blog pribadi author, part 2, part 3. Nah, bakal ada rencana untuk epilognya tapi belum tau kapan mau buat heheee…

 

So, happy reading all ^^

Love it

 

 

Jung Cheonsa

43 thoughts on “[Series] U – The Annoying One (Part 1)

  1. farida_salma says:

    hha kyuppa ni g kasihan sama soo eonn
    soo eonn semenjak jadi manajer jd telatan, hha

    next part ditunggu🙂

  2. Rizky NOviri says:

    hahaha…
    tekanan batin ntar s syoo nya…😀 haha
    dasar kyuhyun ..
    daebak chingu… keren…
    next……..🙂

  3. MissPurpleKim says:

    hahhaa malangnya nasib mu soo..

    dikira karirnya bakal lebih bersinar.. tp hidupnya jadi makin menderita hahah

  4. gita says:

    Haha si sooeon emng gk bkat nih jadi manajernya kyuppa, mending jadi pacarnya kyuppa aja
    Si kyu jail bngt nih sma soo
    Lee songsaenim siapa ya?
    Ini belum tamat kan? Ditunggu next.a

  5. Suyongsii says:

    Seru ffnya, bahasanya ringan, enak dibaca. Kyu seneng bgt ngerjain soo, bacanya bikin senyum senyum sendiri :’D ini series atau udh end? Kalo belom end ditunggu next partnya. Tapi kalo udh end sequel dong, masih gantung bgt😀

  6. sailors moon says:

    Syoung yg teledor kyuhyun pun juga , cocoklah! Atasan dan bawahan , saya sukaa……
    Kyu seneng bener bikin susah orang

    Next next

  7. aichanie says:

    ini kyu dasar nggak tau jahat atau emang kejam atau cuma sekedar iseng, duh kayanya seneng banget bikin soo repot haha lucu lucu
    next part soon

  8. YooYooe says:

    Kesialan kyuyoung baru dimulai kkkkk. Kyuhyun emang yah demen banget bikin orang kesusahan. Sabar ya sooyoung punya tuan superstar kayak kyuhyun. Ceritanya menarik, penasaran kisah kesialan2 kyuyoung berikutnya.
    Next part ditunggu authornim..🙂

  9. Nine Nur Muharamah ( Shin Hyunra) says:

    Chingu Author My Neighbour is Crazy kan ya???? Aku lupa deh.. tpi iya deh kayanya, kalo aku salah, mianhamnida.. eoh Kyu kau benar2 .. Soo yg sabar yaaa.. berasa ngadepin anak kecil berjiwa devil dissaaatt yg bersamaan.. aku tunggu nextnya.. Hwaitingggg!!!

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s