The Amulet [Three; Smell that you left]

the amulet

The Amulet [Three; Smell that you left]

Written by Sookyubiased

Inspired from Master’s sun Drama

Starring Cho Kyuhyun & Choi Sooyoung, etc

Romance, horror, comedy

Mini series

 

Sooyoung memasukkan kedua tangannya kedalam kantung sweaternya. Semakin hari udara di musim gugur semakin dingin, untuk berpergian orang-orang mulai memakai coats dan baju tebal lainnya, bahkan beberapa dari mereka mulai memakai syal untuk mengurangi dinginnya udara.

“Aish jeongmal aku benci sekali harus datang pagi-pagi ke sekolah. Pasti sekarang belum ada siapapun yang datang. Aishh aku benci piket” maki Sooyoung. Sepanjang jalan gadis berkaki jenjang itu nampaknya tak pernah bosan untuk menggerutu dan memaki sampai akhirnya ia sampai di depan gerbang sekolahnya. Sooyoung menghela nafas. Sekolah lebih seperti haunted house baginya.

Sooyoung berdiam diri di depan gerbang sambil memandangi bangunan sekolahnya dengan ngeri. Ia jadi teringat hantu menyeramkan di bukit belakang sekolah. Tidak menutup kemungkinan kan makhluk itu pindah ke dalam sekolahnya? Sooyoung menggeleng ngeri membayangkannya.

“Ya! Kapan kau mau masuk hah? Kau menghalangi jalan!” Sooyoung terlonjak ketika mendengar bentakan dari arah belakangnya. Suara yang familiar?

Mwo? Cho Kyuhyun? Apa yang kau lakukan disini?” tanya Sooyoung bingung dengan kedatangan Kyuhyun di pagi hari seperti ini. Apa mungkin Kyuhyun tau jadwal piketnya dan sengaja datang pagi untuk menjaganya? Sooyoung merasakan jantungnya berdegup-degup.

“Hentikan tatapanmu itu! Tentu saja aku mau piket! Jadi menyingkirlah dari sana” Sooyoung refleks melangkah kesamping memberikan jalan untuk Kyuhyun lewat dan tatapannya masih terarah pada namja yang pagi itu memakai seragam musim gugur ditambah sebuah syal melilit dilehernya. “Jangan kira aku sengaja datang pagi untuk menemanimu!” ucap Kyuhyun ketika melewati Sooyoung yang masih menatapnya.

Setelah Kyuhyun menghilang di pintu utama sekolah Sooyoung mengernyit. “Mwo? Aku bahkan tidak bilang kalau dia datang pagi karena berniat menemaniku” Sooyoung mengedikan bahunya lalu bergegas masuk ke gedung sekolahnya. Setidaknya ia bisa sedikit lebih tenang dan aman.

Di pagi hari sekolah benar-benar sepi meskipun Sooyoung dan Kyuhyun bukanlah siswa yang pertama datang karena segelintir siswa juga sudah berada disana dan hampir semuanya yang punya jadwal piket hari itu. Sooyoung berjalan dengan tenang dibelakang Kyuhyun dalam jarak sepuluh langkah, gadis itu sudah cukup merasa aman dengan keberadaan namja itu dalam jarak pandangnya. Lagipula belum ada makhluk menyeramkan yang muncul disekitarnya jadi ia masih merasa aman. “Mwo? Kyuhyun! Kenapa kau datang pagi sekali? Jadwal piketmu kan hari Senin!” teriak seorang namja yang muncul di ujung koridor sambil menenteng sebuah ember begitu melihat Kyuhyun.

Kyuhyun memelototi namja yang merupakan teman sekelasnya itu yang tentu saja membuat namja itu takut. “Eh ya sepertinya aku lupa kalau jadwal piketnya berubah. Hahahaha” namja yang sebenarnya bernama Lee Hyuk Jae itu langsung berlari masuk ke kelasnya. Sooyoung yang sejak tadi berada dibelakang Kyuhyun mau tak mau terkekeh.

“Kerjakan piketmu dengan baik, Kyuhyun-sshi” ucap Sooyoung dengan nada meledek lalu gadis itu langsung berlari menuju kelasnya sendiri. Kyuhyun merasakan pipinya memanas karena malu. Sepertinya ia harus menutup mukanya dengan paper bag ketika bertemu dengan Sooyoung lagi nanti.

***

“Sooyoung irreona!” ucap Jessica sambil mengguncang bahu Sooyoung. Gadis itu sebenarnya hanya memejamkan matanya saja namun ia tidak benar-benar tertidur jadi begitu Jessica membangunkannya ia langsung membuka mata. “wae?” tanyanya malas. Jessica mengerucutkan bibirnya ditanggapi malas-malasan oleh Sooyoung.

“Kau tau kalau Kyuhyun akan pergi bertanding ke Ilsan besok?” tanya Jessica.

“Uh dari wajah terkejutmu sepertinya kau belum tau ya?” tanya Jessica lagi yang kini di respon Sooyoung dengan anggukan kepala. Tanpa sadar wajah Sooyoung menunjukkan ekspresi sedih.

“Kenapa wajahmu sedih begitu? Kau benar-benar ada hubungan ya dengannya!” Sooyoung bahkan tidak sadar wajahnya berubah sedih. Bukankah harusnya ia khawatir? Khawatir karena ia tidak punya jimat jika Kyuhyun harus pergi. Kenapa dia justru sedih?

Ani wajahku tidak sedih! Jangan mengada-ada!” Jessica mengernyit. “Jinjja? Padahal tertulis jelas di dahi indahmu itu. ‘Aku sedih’.” Ucap Jessica sambil menuliskan aku sedih di dahi Sooyoung. “Ya! Tidak! Kenapa aku harus sedih!” Jessica tersenyum miring.

See? Kau mulai bergantung padanya”

Maldo andwae…

***

“Kyuhyun-sshi ku dengar timmu akan bertanding di Ilsan besok, benarkah?” tanya seorang yeoja yang merupakan teman sekelas Kyuhyun. Kyuhyun mengangguk acuh. Seperti biasa, namja itu memang sedikit dingin dengan yeoja-yeoja lain disekolahnya. Makanya kebanyakan yeoja yang naksir padanya heran kenapa ia terlihat biasa saja terhadap Choi Sooyoung.

“Wah aku jamin timmu pasti bisa memenangkan pertandingan. Eum omong-omong…”

“Ya! Sumin-sshi minggir! Kyuhyun-sshi ini aku membuatkan coklat khusus untukmu, gula sangat penting saat kau kelelahan dan kurang energi” ucap seorang yeoja lain sambil menggeser yeoja tadi dari hadapan Kyuhyun. Yeoja bernama Sumin itu menggertakan giginya. “mwo? Ya! Jung Eun Hye, aku yang duluan disini jadi kau yang minggir. Kyuhyun-sshi coklat dapat menumbuhkan jerawat, ini aku membawakanmu vitamin yang dikirim dari oppaku di Amerika.”

“Kau pamer? Dengar ya Kyuhyun itu tidak penyakitan dia tidak butuh obat-obatan begitu” ucap Eun Hye meledek pemberian Sumin.

Hyuk Jae yang duduk dibelakang Kyuhyun menyikut lengan partner in crimenya, Lee Donghae. “ckck dasar selebriti” Donghae mengangguk sambil menendang kursi Kyuhyun, menggodanya. Kyuhyun sendiri nampak acuh, Sungmin yang duduk disampingnya menggelengkan kepala melihat keributan yang diciptakan dua penggemar Kyuhyun tersebut.

“Yaya! Kalian ribut sekali! Minggir sana! Cho Kyuhyun-sshi abaikan saja dua gadis cerewet ini, ini aku membuatkanmu bento. Ada unagi didalamnya kau pasti suka” ucap seorang gadis lagi sambil meletakkan sebuah kotak bekal di meja Kyuhyun. Eun Hye dan Sumin menatap kesal gadis itu. “Ya! Kwon Mi Rae!” teriak dua gadis itu bersamaan.

“Berisik! Eunhyuk-ah Donghae-ah kalian berdua laparkan? Ambil coklat dan bento ini cepat!” ucap Kyuhyun sambil berdiri dan meninggalkan mejanya. Namun sebelumnya ia mengambil vitamin ditangan Sumin membuat gadis itu nyaris menjerit senang. Tapi sebelum gadis itu benar-benar menjerit botol vitamin itu melayang ke arah Sungmin dan langsung segera ditangkap. “Ming, bagikan ke anggota tim saat di Ilsan nanti.” Ketiga gadis itu hanya bisa terdiam ditempatnya. “Nde! Kyuhyun-ah kau memang top!” teriak Eunhyuk, Donghae dan Sungmin bersamaan.

“YA!!!”

***

Brak. Pintu kelas Sooyoung terbuka dengan kasar. Beberapa siswa yang berada didalam kelas sontak menoleh ke pelaku yang tengah berdiri santai didepan pintu. “Astaga itu Cho Kyuhyun!” ucap Jiyeon sambil mencubit teman sebangkunya yang sama-sama penggemar Kyuhyun. Lalu tatapan mereka terarah pada Sooyoung yang sedang tertidur di mejanya. “Ah mereka pasti benar-benar berkencan!”

Kyuhyun mengabaikan komentar-komentar murid dikelas Sooyoung dan memilih menghampiri gadis itu. Tangan kanan Sooyoung bergerak-gerak seolah menghempaskan sesuatu yang menyentuh bahunya. Untuk orang lain Sooyoung nampak sedang mengigau tapi Kyuhyun tau pasti ada makhluk yang terus menyentuh bahu Sooyoung saat ini. Kyuhyun lalu menghampiri Sooyoung dan seperti biasa duduk di bangku Jessica.

“Astaga! Aku yakin sekarang mereka benar-benar berpacaran” bisik-bisik seperti itu mulai terdengar namun Kyuhyun masih bersikap acuh. Ia justru menghadap ke arah orang-orang yang membicarakannya. “Nde, itu benar. Kalau begitu bisa tidak kalian pergi dari sini dan jangan mengganggu orang pacaran!” sontak kerumunan gadis-gadis itu beranjak dari tempatnya dan meninggalkan kelas.

Kyuhyun lalu menyandarkan tubuhnya pada sandaran kursi dan memperhatikan Sooyoung yang masih saja bergerak seolah mengusir sesuatu. “Apa kau tidak lelah hidup seperti ini?” tanyanya pelan. Lalu tatapannya terarah pada udara kosong disamping Sooyoung.

“Hantu, jangan ganggu gadis ini atau aku akan melenyapkanmu!” ancam Kyuhyun namun justru respon yang didapat adalah makhluk itu menyibak rambut Sooyoung.

“Kau menantang rupanya.” Kyuhyun lalu mengelus kepala Sooyoung dan nafas gadis itu berubah lebih teratur. Sepertinya gadis itu mulai terlelap nyenyak. Kyuhyun lalu membiarkan tangannya tetap berada dipuncak kepala Sooyoung. “Geurrom, kau hanya bisa tidur nyenyak saat ada aku disekitarmu kan? Kalau begitu tidurlah yang nyenyak Choi Sooyoung”

***

Sooyoung mengunyah roti daging yang Jessica belikan untuknya, keduanya berdiam dikelas saat pelajaran berenang karena sedang datang bulan. “Kau tidur nyenyak saat aku di ruang mading, seharusnya kau ke kantin dulu. Kau jadi kelaparan sekarang” Sooyoung hanya nyengir mendapat teguran dari Jessica.

“Aku pikir Kyuhyun akan menjemputku tapi sepertinya tidak” ucap Sooyoung sambil menggigit rotinya. Jessica bertopang dagu. “Mungkin dia datang tapi karena kau tidur dia ke kantin sendiri. Buktinya Jiyeon dan kelompoknya terus membicarakan kalian” Sooyoung mengibaskan tangannya.

“Mereka memang begitu sejak aku dekat dengannya” Jessica terkikik. “Jadi kau benar-benar dekat dengannya?” Sooyoung memutar bola matanya. “Jung Sooyeon aku kan sudah menjelaskan padamu haruskah kita memulai dari awal lagi?” Jessica terkekeh.

Nde Choi Sooyoung, jeosonghamnida” ucap Jessica sambil membungkukkan badannya seolah meledek Sooyoung. Keduanya lalu tertawa bersama.

“Eum Jess…” panggil Sooyoung membuat Jessica berhenti tertawa. “Hm?”

“Aku ingin jujur padamu.” Ucap Sooyoung serius. Jessica menaikkan sebelah alisnya. “Jujur? Memang kau selama ini tak jujur padaku” Sooyoung memutar bola matanya. “ani. Hanya ada yang belum pernah ku ceritakan” ungkap Sooyoung yang disambut anggukan Jessica.

Nde, ceritakanlah”

“Kau pasti akan menganggapku aneh… tapi aku akan memberitahumu jati diriku yang sebenarnya” Jessica mengernyit. Sooyoung menghirup nafas dan menghembuskannya perlahan. “Kau tau sixth sense?” tanya Sooyoung dan Jessica nampak berfikir sejenak lalu mengangguk. Sooyoung menepuk dahinya, ia lupa Jessica punya kemampuan berfikir yang sedikit lambat jadi gadis itu tidak langsung paham maksud pertanyaannya.

Nde, aku punya kemampuan itu. Aku bisa melihat makhluk halus.” Jessica ternganga. “Geojitmal!” serunya tak percaya. Sooyoung meringis. “Itulah kenapa aku sulit tidur nyenyak malam hari, aku takut keluar malam-malam, aku sering tiba-tiba memutar arah saat berjalan atau aku sering terkejut saat menatap ke udara kosong” Jessica menutup mulutnya yang masih menganga. “b-b-bagaimana mungkin! Kau masih bisa tenang bersekolah dan…kyaa! Kalau aku jadi kau aku pasti pingsan setiap membuka mata” ucap Jessica sambil memeluk tubuhnya sendiri. Sooyoung terkekeh. “geurrom aku memang begitu  saat SMP. Orang-orang berfikir aku gadis lemah padahal aku ketakutan dan tak kuat melihat hantu” Jessica sontak memutar kepalanya memperhatikan sekeliling dengan tampang waspada.

“Di…disini, apakah ada disini?” Sooyoung mengernyit. “Hah?”

Gwishin. Apakah ada?” Sooyoung meringis. “Aku tidak akan memberitahumu, kau bisa ketakutan”

“BERARTI ADA!!” Jessica memeluk lengan Sooyoung. “Sooyoung jangan pernah beritahu aku dimana mereka, lebih baik aku tak tau mereka dimana daripada aku jadi ketakutan”

“Kau sendiri yang bertanya”

“Sepertinya aku harus rajin ke gereja mulai sekarang”

***

“Choi!” panggil Kyuhyun saat mereka berdua berjalan kearah halte bus.

“Hm, wae?” tanya Sooyoung sambil menghentikan langkahnya menunggu Kyuhyun melanjutkan maksudnya. “Aku lapar” ucapnya sambil berlalu melewati halte bus membuat Sooyoung mengernyit. “Nde? Ya! Cho Kyuhyun tunggu aku!” teriaknya saat melihat Kyuhyun sudah berlalu lumayan jauh didepannya.

Wae, wae, wae? Kenapa kau tiba-tiba mengajakku makan seperti ini?” tanya Sooyoung sambil mengaduk ramyeonnya yang masih panas.

“Sudah kubilang kan kalau aku lapar?” tanya Kyuhyun sarkastik. Sooyoung mengembungkan pipinya. “Geureom. Katakanlah kau lapar, tapi kenapa harus mengajakku? Kau kan bisa mengantarku lalu cari makan sendiri!” Kyuhyun berdecak dan memandang Sooyoung dengan pandangan kesal.

Nde, aku diam..aku diam. Cish, galak sekali padahal Cuma bertanya” Sooyoung lalu menyuap ramyeonnya tanpa meniupnya lebih dahulu hingga lidahnya terasa melepuh.

“AIAAH PANASHH” jeritnya sambil mengulurkan lidahnya. Kyuhyun berdecak kesal, khawatir sekaligus geli melihat kekonyolan gadis disampingnya itu.

“cish bodoh” ucap Kyuhyun sambil meletakkan sebuah gelas berisi air es untuk Sooyoung. “Berhati-hatilah bodoh” dengan wajah kesal Sooyoung mengambil gelas itu dan meminumnya, berdesah lega ketika dinginnya es batu menyentuh lidahnya.

Sooyoung melirik Kyuhyun yang kini mulai memakan mangkuk ramyeon keduanya. Gadis itu bertopang dagu sambil melilit mienya dengan sumpit. “Kenapa makanmu banyak sekali hah? Kau memang belum makan?” Kyuhyun menyeruput ramyeonnya dengan cepat sambil menggelengkan kepalanya menjawab pertanyaan Sooyoung.

Nde?” Sooyoung terkejut. “Gojitmal! Memangnya istirahat tadi kau tidak makan apa?” Kyuhyun menyeruput kuah ramyeonnya dengan serius tanpa perduli pertanyaan Sooyoung hingga gadis itu kesal dan menarik-narik seragamnya. “ya! Aku bertanya padamu!” Kyuhyun meletakkan sumpitnya dengan kasar di meja.

NDE! Aku tidak makan saat istirahat!” ucap Kyuhyun kesal. Sooyoung menatapnya bingung. “Wae?” tanyanya dengan alis yang terangkat sebelah. Kyuhyun menghela nafas.

“Menurutmu?” tanya Kyuhyun sambil menatapnya. Sooyoung mencoba menerka arti tatapan itu namun kenapa terlihat sulit?

Karena aku tertidur dan kau menemaniku?

 

“Karena…” Kyuhyun menatap Sooyoung penuh harap. Harapan akan mengertinya Sooyoung tentang dirinya. Sooyoung sendiri nampak gugup, ia bahkan sudah meremas rok seragamnya tanpa sadar.

“karena tadi kau tidak lapar?” wae? Kenapa justru kata-kata itu yang terucap Choi Sooyoung? Sooyoung memalingkan wajahnya menatap ke mangkuk ramyeonnya yang sudah bersih.

Nde, majayo” ucap Kyuhyun yang jelas terucap dengan nada kecewa. Namja itu pun memalingkan wajahnya ke arah jendela, memandang pemandangan malam Seoul lewat jendela kedai sederhana yang cukup ramai itu.

“Kau sudah selesai?” tanya Kyuhyun yang segera dijawab oleh Sooyoung dengan anggukan. Kyuhyun lalu berdiri sambil memasang ranselnya lalu mengeluarkan uang sejumlah makanan yang mereka pesan. Begitu ia melihat Sooyoung berusaha mengeluarkan uang dari dompetnya tangannya langsung menahan lengan yeoja itu.

Andwae, kau fikir kau mau apa?” Sooyoung menatap tangannya yang di genggam Kyuhyun dan wajah namja itu bergantian. “Aku ingin mengambil tissue, wae?” Sooyoung lalu mengerti situasinya dengan cepat.

“Ahhh kau kira aku akan membayarnya? Ani, kau kan yang mengajakku makan disini jadi itu kewajibanmu. Hehehe” setelah mengucapkan kata-kata itu seolah tanpa dosa yeoja itu pergi meninggalkan Kyuhyun yang terpaku ditempatnya. Speechless.

“Cho Kyuhyun ppali!” teriak Sooyoung dari pintu kedai. Kyuhyun menggelengkan kepalanya seolah menyadarkan dirinya. Choi Sooyoung memang tidak normal.

***

Sooyoung menghirup nafas dalam-dalam menikmati udara malam yang terasa sejuk masuk ke paru-parunya. Angin lembut juga berhembus meniup wajahnya, menerbangkan pelan rambutnya. Suasana malam yang jarang sekali bisa ia nikmati. Selama hidupnya ia selalu ketakutan disaat malam tiba, tak ada waktu baginya berjalan santai dan menikmati udara segar malam juga melihat lampu-lampu kota berkerlap-kerlip dari kejauhan. Ini bahkan pertama kalinya gadis itu berjalan dengan santai tanpa tubuh gemetar, kepala menunduk dan kuping yang ditutup. Semua ini karena ada Kyuhyun disampingnya.

“Astaga kau tau Choi Sooyoung, wajahmu itu norak sekali” komentar Kyuhyun membuat Sooyoung lantas menghentikan aksi menikmati udara malamnya. Ia menatap Kyuhyun dengan sinis. “Yya! kau mau mati?” tanya gadis itu galak. Kyuhyun terkekeh.

“kau yang mati disini jika kau membunuhku. Bayangkan kau sendirian setelah membunuhku dan bagaimana para hantu mulai bermunculan ah lalu aku bangkit dan menggentayangimu” ucap Kyuhyun berusaha menakuti Sooyoung hingga gadis itu memeluk sendiri tubuhnya.

“Kau benar! Pasti menakutkan sekali…melihatmu menjadi manusia saja sudah menyeramkan apalagi kau jadi hantu. Astaga…”

“Yya!”

Sooyoung terbahak melihat wajah kesal Kyuhyun. “Geureom, teruslah tertawa Choi Sooyoung. Selagi kau bisa” Sooyoung membekap sendiri mulutnya namun masih terdengar tawa dari mulutnya.

“Hehehe, mian Kyu. Kau benar, kalau kau jauh saja aku bisa sengsara bagaimana jika kau mati?” ucap Sooyoung sambil terus berjalan sedangkan namja disampingnya sudah berhenti melangkah. Mungkin, mungkin kata-kata itu seolah tak bermakna jika diucapkan oleh seseorang yang tak begitu penting. Namun ditelinga namja itu kata-kata Sooyoung begitu menyentuh hatinya. Seolah ia diinginkan yeoja itu untuk selalu disampingnya. Tentu saja dia ingin kau disampingmu, kau kan satu-satunya jimat untuknya.

“Jadi aku sangat berharga ya untukmu?” tanya Kyuhyun membuat langkah Sooyoung juga terhenti. Namja itu memasukkan tangannya ke kantung celana dan mengepalnya didalam sana. Entahlah kenapa namja itu melakukan hal itu.

“Eh?” Sooyoung berbalik dengan wajah bingung. “Mworago?” tanyanya seolah tak yakin dengan apa yang didengarnya tadi.

Kyuhyun menghela nafas dan maju mendekat. “Apakah aku sangat berharga untukmu?” tanya namja itu sekali lagi. Sooyoung mengernyit sejenak lalu tersenyum lembut.

geureomnyo” Kyuhyun tersenyum. “Jeongmal?” Sooyoung menunduk lalu mengangguk.

Jinjja?” tanya Kyuhyun lagi bahkan senyumannya sudah melebar. Sooyoung memejamkan matanya erat-erat, pipinya memanas.

Ah jinjja wae? Tentu saja kau berharga, kau itu kan jimatku!” ucap Sooyoung kesal lalu segera berbalik dan berjalan meninggalkan Kyuhyun.

Kyuhyun mengeluarkan tangannya yang terkepal dari kantung. Lalu namja itu justru berbalik dan pergi ke arah yang berlawanan dengan Sooyoung. Ia kesal dan marah mendengar ucapan Sooyoung. Ia bahkan lupa kalau Sooyoung tak bisa sendirian di malam hari di luar. Kyuhyun terus berjalan sampai di persimpangan jalan dimana Sooyoung sudah tak terlihat lagi. Ia tertawa mencemooh dirinya sendiri. “Na wae irae? Kenapa aku kesal? Bukankah memang hubungan kami begitu?” lalu ia berbalik dan sadar tak seharusnya meninggalkan gadis itu begitu saja. Sooyoung pasti kebingungan dan mencari-carinya.

Kyuhyun berbalik ke arah Sooyoung berjalan dan sedikit berlari. Meskipun jalanan masih ramai oleh pejalan kaki tetapi keadaan itu sama saja bagi Sooyoung seperti di hutan, tak ada yang bisa menolongnya saat hantu-hantu mulai menyadari kemampuannya melihat mereka dan hantu-hantu itu akan segera menghampiri Sooyoung untuk mengajaknya berbicara tanpa perduli bahwa mereka menakuti Sooyoung.

“Choi?” Kyuhyun berhenti berlari saat menemukan Sooyoung berjongkok di trotoar. Gadis itu menutup telinganya dan membenamkan wajahnya di lutut dan dari tempat Kyuhyun berdiri ia bisa menangkap jelas bagaimana tubuh Sooyoung gemetar. Dengan segera ia berlari dan menghampirinya.

Andwae…jebal… jangan menampakkan wajahmu yang seperti itu…jebal” Kyuhyun menghela nafasnya lalu menepuk pelan puncak kepala Sooyoung.

Gwaenchana, na yeope isseulge [aku disini]Sooyoung mendongak dan memutar tubuhnya, ia menoleh ke sekeliling mencoba mencari kemana hilangnya makhluk menyeramkan tadi namun tak menemukannya seolah makhluk itu hilang ditiup angin. Kyuhyun tersenyum kikuk. “Mian, tadi aku…” bruk. Kyuhyun terdiam saat Sooyoung menubruknya, gadis itu mendekapnya begitu erat hingga Kyuhyun merasa sedikit sesak tetapi sesak itu hilang saat mendapati gadis itu merasa aman dan nyaman dipelukannya.

Jebal…gajima! Gajima…hiks” Kyuhyun membalas pelukan Sooyoung. Ia bahkan menyandarkan pipinya di kepala Sooyoung.

Anio… aku tidak akan meninggalkanmu. Mianhae” ucapnya sambil mengelus lembut kepala Sooyoung. Meskipun aku penting bagimu sebagai sebuah jimat, aku tetap senang karena menjadi seseorang yang penting untukmu.

***

Noona! Kemana saja kau ini! Appa hampir saja menelfon polisi untuk mencarimu!” Sooyoung meringis begitu mendapat teguran dari adiknya, Minho.

Mian aku lupa memberi kabar.” Ucap Sooyoung sambil menggaruk tengkuknya.

“Minho-ya! Itu noonamu hah?” teriak suara berat dari dalam. Tak lama pemilik suara itu muncul. Yap, tuan Choi muncul.

Yya! Choi Sooyoung! Kau…omo! Kau membawa pacar eh?” tuan Choi menggeser putrinya begitu melihat seorang namja berdiri dibelakang putrinya.

“Pacar?” Sooyoung menoleh kearah Kyuhyun lalu segera menggeleng. “Ani! Appa dia bukan pacarku!” teriak Sooyoung panik. Kyuhyun sendiri diam saja dan justru membungkuk pada tuan Choi.

“berisik! Ah annyeong anak muda. Siapa namamu?” tanya tuan Choi ramah. Kyuhyun tersenyum. “Annyeonghaseyo, Cho Kyuhyun imnida. Bangapseumnida tuan Choi”

Bangapta, Kyuhyun-ah” ucap tuan Choi sambil menepuk bahu Kyuhyun.

Noona, ini benar pacarmu?” bisik Minho sambil menatap Kyuhyun yang sedang berbincang akrab dengan ayahnya. “ANI! Kubilang bukan!” bantah Sooyoung geram.

“Aduh appa bikin malu saja!” Sooyoung menepuk sendiri jidatnya lalu ia melirik pada Kyuhyun yang masih asyik berbincang dengan ayahnya namun sesekali melempar tatapan padanya.

“ahhh molla! Michigesseo” ucapnya frustasi.

“Sudah malam, saya pamit pulang dulu tuan Choi” tuan Choi menepuk sekali lagi bahu Kyuhyun, menggambarkan seolah mereka sudah akrab. “Nde, Kyuhyun-ah jangan ragu untuk datang lagi. Aku suka pemuda sepertimu!” ucapnya tulus. Kyuhyun membungkuk hormat lalu menatap Sooyoung yang masih berdiri dipintu.

“Sooyoung-ah aku pulang dulu, annyeong! Annyeonggyeseyo tuan Choi” ucapnya sopan dan dibalas tuan Choi lambaian tangan. “nde annyeong! Hati-hati!”

nde, annyeong!” balas Sooyoung tanpa memandang Kyuhyun karena ia terlanjur malu oleh sikap ayahnya.

“Noona ini karena pertama kalinya kau membawa namja ke rumah!” bisik Minho pada Sooyoung begitu mereka sudah masuk ke dalam. Sooyoung menatap Minho bingung. “Wae? Memangnya kenapa kalau ini pertama kali?”

Appa dan eomma sempat berfikir kalau kau itu… tidak normal” Sooyoung menjitak kepala adiknya cukup keras. “Ah appo!” seru Minho sambil memegangi kepalanya.

“Itu semua karena kemampuanku! Kau taukan kalau untuk orang yang tidak paham dengan kemampuan ini mereka akan mengira aku aneh. Mana ada namja yang mau sama gadis aneh!”

“Ada. Buktinya namja tadi.” Jawab Minho sambil berlalu meninggalkan Sooyoung tercengang di ruang tengah.

mw—mworago?! Yya! Choi Minho!”

***

Kyuhyun melempar ranselnya ke sudut kamar dan segera melompat ke atas tempat tidurnya. Tubuhnya terasa sangat lelah, pikirannya pun mengawang kembali ke kejadian dimana saat Sooyoung bilang dirinya hanyalah berarti sebuah jimat untuk yeoja itu. Kyuhyun menutupi matanya dengan lengannya.

Yya! Cho Kyuhyun!” Kyuhyun terlonjak mendapati suara cempreng milik noonanya menggelegar. “Ah waeyo noona?” tanyanya sambil kembali merebahkan tubuhnya. Ahra-noonanya- menghampiri Kyuhyun dan menjambak rambut coklat adiknya. “AHHH appo! Waegeurre!!” teriaknya tak terima oleh perlakuan kdrt kakaknya itu.

“Kau ini! Kaukan mau bertanding besok! Kenapa kau pulang malam hah! Kau bahkan belum menyiapkan apa-apa untuk dibawa!” Kyuhyun berguling ke tengah kasurnya.

“Menyiapkan apa? Kenapa…MWO?!! AHYA AKU LUPA!” Kyuhyun dengan segera melompat dari tempat tidur dan membuka lemarinya. Ia menarik beberapa helai kaus polos yang biasa ia kenakan untuk tidur dan latihan, tak lupa ia juga menyiapkan handuk kecil dan beberapa kaus kaki.

“Ckck, kau kemana memangnya? Kau sudah makan? Semua makanan sudah ku masukkan ke kulkas” Kyuhyun mengacuhkan kakaknya dan sibuk memilah barang yang akan dibawanya. Bagaimana bisa ia lupa tentang pertandingan besok?

Yya! Bocah sialan! Terserahmulah!” akhirnya Ahra memilih pergi dan membanting pintu karena kesal dengan respon adiknya.

Setelah yakin semuanya sudah siap Kyuhyun akhirnya duduk bersandar pada tempat tidurnya. Ia mengacak rambutnya. “Bagaimana bisa aku lupa? Aish… Choi Sooyoung mianhae… aku lupa pamit padamu. Ku harap kau baik-baik saja”

***

“Ahhh aku tidak bisa tidur!” Sooyoung berguling ke kiri dan kanan. Hampir semua bagian di bed queennya sudah ia tempati namun ia belum juga menemukan posisi yang pas. Matanya terus-terusan terbuka padahal tak ada makhluk yang muncul dikamarnya.

“Cish, gara-gara appa aku jadi lupa kalau Kyuhyun besok akan bertanding. Aishh aku butuh persiapan selama dia tak ada. Akhir-akhir ini hantu semakin gencar mendekatiku karena aku susah didekati karena kehadiran Kyuhyun, kalau begini aku bisa-bisa tidak hidup tenang!”

Drrt.Drrt.

Sooyoung melirik ponselnya yang tergeletak diatas nakas. Ponsel itu bergetar menandakan ada pesan masuk. Dengan malas yeoja itu meraih ponsel putih itu dan membuka pesannya.

Besok bangunlah lebih pagi. Kalau tidak kau mati.

 

Sooyoung mengernyitkan keningnya. “Apa-apaan pesan ini! Bukankah seharusnya berisi ucapan maaf dan seharusnya dia berpamitan! Namja aneh!” tetapi dia jimatku.

Nde arraseo Cho Kyuhyun-sshi.” Ucapnya sambil menlock screen ponselnya dan meletakkannya kembali ke atas nakas tanpa membalas pesan tersebut. Lalu Sooyoung masuk ke dalam selimutnya dan mencoba tidur.

Tuk, tuk, tuk.

Sooyoung mendudukkan tubuhnya dan menatap ke sumber suara. Hantu wanita bersenyum Joker kembali muncul dijendela kamarnya. Sooyoung menggeram. Dibanding takut gadis itu justru kesal.

Yya! Gwishin kau tak bisa menakutiku saat ini! Bau tubuh Cho Kyuhyun masih menempel ditubuhku saat ini, aku tak takut! Pergi dari situ karena aku akan tidur!” bentak Sooyoung lalu mencoba tidur kembali namun hantu itu kini bahkan menggaruk kaca jendela dengan kukunya yang panjang.

Krieeet.

Yya! Jebalyo! Jangan ganggu aku gwishin! Aku harus bangun pagi besok!” lalu Sooyoung mengambil headset dari laci nakas dan meraih ponselnya dan segera menghubungkannya. Ia memasang headset dikedua telinganya dan segera menyetel music player dengan volume penuh. “The ghost never bother me anyway…” ucap Sooyoung sambil menyenandungkannya dengan bait lagu frozen dengan mengganti kata cold menjadi ghost. Lalu tak lama gadis itu terlelap.

***

Kyuhyun sudah siap dengan seragam basketnya dibalik jaket tebalnya. Ia bersandar dipagar rumah Sooyoung sambil sesekali menggosok telapak tangannya yang mendingin. Pagi-pagi buta diluar rumah di akhir musim gugur nampaknya bukan pilihan yang tepat, tapi namja itu bertahan meskipun tubuhnya hampir membeku.

“Kyuhyun?” Kyuhyun mendesah lega ketika Sooyoung sudah siap dengan seragam sekolahnya dibalik Sweater rajut tebal dan syal yang melilit lehernya.

“Ku kira kau masih tidur” ucap Kyuhyun asal.

“Tidur dengan ponsel yang berdering semenit sekali? Kau pasti sudah gila. Aku hampir melempar ponselku ke dinding karena terus berdering!” Kyuhyun mengacuhkan Sooyoung dan memilih meninggalkan gadis itu untuk berjalan.

Yya! Tunggu aku!”

“Choi” panggil Kyuhyun tanpa menoleh kearah Sooyoung. Sooyoung sendiri hanya bergumam untuk menjawab panggilan namja yang kini berjalan disampingnya itu.

Mian, aku lupa kalau harus pergi selama dua hari ke Ilsan” ucap Kyuhyun kikuk. Sooyoung terdiam sejenak lalu terkekeh, lebih tepatnya pura-pura terkekeh.

Ani kau tidak harus minta maaf. Itu… itu hakmu” ucapnya tak yakin. Kyuhyun menghela nafas. “Nde, tentu saja itu hakku. Tapi… aku sudah berjanji padamu” ucapnya pelan. Sooyoung menatap Kyuhyun dengan tatapan yang sulit dimengerti.

Gwaenchana…” ucapnya tak yakin.

Jinjja?” tanya Kyuhyun meyakinkan. Sooyoung mengangguk mencoba yakin.

nde, gwaenchana…” lalu Sooyoung menghentikan langkahnya membuat Kyuhyun ikut berhenti dan menatapnya. Tiba-tiba Sooyoung menutup matanya.

“Kyu—Kyuhyun…” panggilnya ragu. Kyuhyun menghampirinya lebih dekat. “Wae?”

“Bo..bo..boleh aku memelukmu?” tanyanya dengan nada pelan dan gugup. Kyuhyun mengernyit. “Mworago?” tanyanya seakan tak yakin dengan apa yang didengarnya.

“Memeluk…ah ani lupa—“ Sooyoung terdiam saat merasakan dekapan hangat Kyuhyun melingkupinya. Terasa hangat dan nyaman. Kyuhyun tempat teramannya untuk berlindung. Sooyoung melesakkan kepalanya diceruk leher Kyuhyun, tangannya mengalung dipinggang namja itu.

“Ada hantu…”

“hah?” Kyuhyun mencoba melepaskan pelukannya untuk bisa mendengar suara Sooyoung yang tak jelas karena teredam dilehernya. Namun Sooyoung mengeratkan pelukannya seolah enggan melepas pelukan itu.

Maldo andwae… jangan lepaskan ku mohon. Ada hantu menyeramkan, aku takut” seru Sooyoung sambil mengeratkan dekapannya. Kyuhyun mengernyit bingung namun ia juga memeluk erat Sooyoung.

Mianhae Kyuhyun, aku berbohong. Aku hanya ingin menyimpan harum ini untuk diriku selama kau tak ada. Setidaknya meskipun kau tak ada disampingku, harummu bisa menjadi pengganti jimat untukku.

 

Yya! Kyuhyun! Kau ini… kenapa malah bermesraan dengannya disini?” seru Eunhyuk yang entah sejak kapan berdiri dibelakang keduanya. Disampingnya ada Donghae yang sedang tersenyum menggoda kearah Sooyoung dan Kyuhyun.

Omo… jadi kalian benar-benar berpacaran? Ckck. Sooyoung-sshi tenang saja, Kyuhyun hanya pergi dua hari. Dia akan kembali lusa jangan setakut itu” Sooyoung menunduk malu, ia bahkan mengumpat dibalik punggung Kyuhyun karena digoda Eunhyuk dan Donghae.

“Kalian sudah taukan? Kalau begitu pergi sana!” usir Kyuhyun pada dua sahabatnya. Eunhyuk dan Donghae tertawa menggoda.

“Uhh galak sekali. Baiklah, Kyuhyun jangan lama-lama nde! Nanti pelukan kalian tak bisa terlepas!” ledek Eunhyuk. Kyuhyun mengepalkan tangannya seolah akan meninju Donghae dan Eunhyuk sehingga keduanya berlari sambil terbahak.

Mian lagi-lagi kau dituduh berpacaran denganku” ucap Sooyoung tak enak. Kyuhyun menggeleng. “Justru karna sudah terlalu sering digosipi rasanya jadi biasa saja. Apa hantu itu sudah pergi?” tanya Kyuhyun khawatir karena tadi Sooyoung nampak sangat ketakutan.

Ani. Seperti biasa, hantu itu sudah pergi saat aku menyentuhmu. Mmm dan mungkin… mungkin selama dua hari ini aku akan baik-baik saja, karena tadi kau sudah memelukku” ucap Sooyoung malu. Kyuhyun menatap Sooyoung tanpa kata. Ia bahkan tak bisa berkata apa-apa.

“Ka—kau yakin?” Sooyoung menatap Kyuhyun bingung. “Hah?”

“yakin hanya dengan itu kau bisa merasa aman selama aku pergi?” tanyanya memastikan. Sooyoung mengernyit sejenak lalu mengangguk mantap.

Nde!”

“kalau begitu ini ambil lah!” Kyuhyun melemparkan jaketnya ke wajah Sooyoung.

yya!”

“Anggap saja itu penggantiku. Kalau begitu sampai jumpa lusa Choi! Annyeong!”

“Tu..tunggu! Kyuhyun! Gomawo” Sooyoung memeluk jaket beraroma Kyuhyun itu sambil menatap ke arah namja itu pergi.

***

Kyuhyun memasang headset sambil menyandarkan kepalanya ke jendela mini bus yang kini ditumpangi ia dan timnya yang akan bertanding. Begitu mini bus itu melewati pintu gerbang matanya terpaku pada sesosok gadis yang berdiri di halaman sekolah bersama seorang gadis yang ia kenal sebagai Jung Sooyeon. “Sooyoung?”

Kyuhyun kemudian memegang kalung yang selalu tergantung dilehernya namun tersembunyi dibalik kausnya,menyentuh dadanya. Kyuhyun menghela nafas sesaat.

Songsaenim bisa berhenti sebentar?”

Jessica memungut dedaunan yang berserakan di sekitar halaman dan memasukkan kedalam keranjang sampang yang dibawanya, sedangkan Sooyoung berdiri tak jauh darinya. “Gomawo Sooyoung-ah sudah mau menemaniku. Ish padahal aku hanya lupa membawa buku tugas, Kim Songsaenim kejam sekali”

Sooyoung mengangguk sambil menyampirkan jaket yang sedari tadi dipegangnya ke bahunya. Samar-samar ia bisa menghirup aroma Cho Kyuhyun yang mendominasi jaket tersebut. “Mian Jess aku tak bisa membantumu”

Jessica mengangguk. “Gwaenchana. Jika kau membantuku kau justru yang akan dihukum. Lho? Kyu—Kyuhyun?” Sooyoung menoleh kearah Jessica membelalakan mata.

Mwo? Kyuhyun? Kau”

Kyuhyun menghampiri Sooyoung lalu menarik yeoja itu berdiri. “Ap—apa, mwo?”

Kyuhyun memeluk Sooyoung namun tidak sepenuhnya memeluk karena sebenarnya ia memasangkan sesuatu dileher Sooyoung. “Tidak akan ada hantu yang akan mengganggumu sampai aku mengambil kalung ini lagi. Jadi jaga ini sampai aku kembali ya Choi” ucap Kyuhyun lalu ia menepuk ringan puncak kepala Sooyoung.

Yya! Cho Kyuhyun! Cepat kita bisa terlambat!”

Nde! Sampai jumpa Choi, jaga dirimu. Jangan bicara dengan hantu manapun karena itu pakailah kalung itu kemanapun kau pergi. Annyeong!” Sooyoung menahan tangan Kyuhyun yang sudah siap berlari. Kyuhyun mengernyit bingung. Dengan kilat Sooyoung mengecup pipi Kyuhyun. “Gomawo. Jaga dirimu, kembalilah dengan sehat”

Nde, annyeong

tbc

150 thoughts on “The Amulet [Three; Smell that you left]

  1. Mey2 says:

    Gakk tau mau komen apa yang jelas greget sama ceritanya n’ bikin senyum2 sendiri….

    Semoga next parynya dilanjutin…

  2. cho soohyun says:

    yoohuuu .. kyuhyun kesal ., haha kyuhyun mengemaskan ., ckck syoo uda suka nih sama si cho ., uwahh 2 hari ., it’s oke kan ada kalung itu .,

  3. Aku kurang suka ff horror jd smpet lewatin aja nih ff juga dulu ngga suka sm master sun… tp pas dibuka ternyata rame jg… daebak,, dan so do the master sunnya…. jd nnton master sun deh gara2 ff nih… meski dari eps 10.. haha.. duh apalagi ada L.. haha…
    nextnya ditunggu sangat ya… daebak..

  4. Sistasookyu says:

    Aw! Demi apa kyuyoungnya maniiis banget!
    Kyu yg luar biasa care dan syo yg juga bisa ngimbangin kepedulian kyu! Gemes jadinyaa >.<
    kyu buruan baliik

  5. starrallova says:

    kyaa~~~
    so sweeet gila…
    kyuyoung daebak!
    chingu juga daebak!
    suka sekali sama fanfic ini. keren!
    ditunggu part selanjutnya chingu ;))

  6. OMG ,, Co Cweet
    Benar kata sooyoung , kyu kau memang jimat sooyoung , jimat dalam artian kau harus selalu di sisi sooyoung …
    Soo kenapa gk dibibir aja , knpa cuma di pipi ….
    Kyu pulang dengan selamat eoh , jdi lh jimat soo ….
    Next part thorr

  7. 규영 shipper says:

    Oh My God. Kyuyoung so sweet banget. Gila ahhhhh jadi iri. Tinggal jadian aja kok repot hahaha. Make malu” segala lagi. Yes! Kyu dapet jackpot dicium soo ahahahaha xD
    Next partnya ya. ASAP. Semangat yaaa!!! ^^

  8. Baru pertama kali baca ff ini di part ini… Ternyata seru… Genre school life pula… Aku suka… Syoo brani gtu kiss pipi Kyu… Feelnya dapet bgt.. Bahasanya juga rapih.. Keren dah😀

    Next ya thor, gumawo😉

  9. Giraffe says:

    kyaaaa skinsip!!!! aduhh fix banget ini udah jadi ff favorit akuuu^-^ kyaa kyuyoung
    baca nya sambil senyum2 gaje :3 hahahha

  10. hanum says:

    ahhhh ceritanx makin seru aja.
    nextt ya thor.

    ohh iya thor maaf baru coment di part 3 blum coment di part 2

  11. Oktavianti says:

    So sweet banget;’). Greget, kenapa mereka gak pacaran aja? Aaaaaa greget aku:v di part berikut nya semoga mereka pacaran deh *lah, hehehe. Part berikutnya jangan lama” ya di post nya, fighting^^

  12. soobeautifulchoi says:

    kyaaa~ soo cium pipinya kyu astaga ak ska~
    haha, mreka udah mlai ngelakuin bnyak skinship nih🙂
    crita mkin setu, update soon yah ^_^

  13. stefa_ni0310 says:

    Mwo?? sooyoung nyium pipi kyuhyun?
    Amazing!!!!
    Wkwkwk
    Semakin seru ajja nih,
    Ditunggu next chapnya yah author🙂

  14. Kang Yong Ae says:

    uhuk makin sweet ajah ini. si cho bilang ajah mau pake alesan udah biasa segala.
    eunhyuk cs ganggu doang deh kerjaannya.
    hantunya ngapain juga garuk2 kaca😀
    wah kalungnya udah dikasih dibayar sama ciuman, peluknya erat bgt itu pasti.
    next part ditunggu cingu.

  15. Mae says:

    Hahaha sring2 aj kyuyoung brskap mnis kya gtu…bkin gregtan bca, tpi ttap kren…dtnggu part slnjutx ya thor?

  16. seftira says:

    lanjutannya cptan dong di update, jgn buat kyuyoung jadian dlu buat hubungan mrk yg pura2 cuek tapi perhatian aja biar tmbah greget hehehe.
    ditunggu ya. gumawo

  17. Sooyoungsii says:

    Ah so sweet banget. Iri sama mereka weh-_- kenapa real life gue gabisa kek gini. Trus kyu ngasih kalungnya ke soo jadi hantu yang dulu mangkal di punggung kyu balik lagi dong?😮 ditunggu nextnya, gapernah bisa bosen baca ff ini -_-

  18. Dian says:

    aaaa so sweeettt ya Tuhan, aku sampe gigit bantal bacanya!! eonni apakah next partnya Kyu juga hilang ingatan sesuai kyk filmnya?

  19. farida_salma says:

    uweeeeee
    kyuyoung so sweet bgt
    udh kyk orang pacaran beneran

    daebak
    udah pacaran aja kyuyoung

    next part ditunggu🙂

  20. Momentnya romantis bangettt *-*
    Kyu smpe ngasih kalung itu lgii~
    Ahh, soo udah berani ye nyium” pipi.y kyuu
    Greget greget banget..

    Next part.y cpatin lagi ya thor plus kyuyoung moment.y di romantisin lagii😀

  21. aduh~aduhh soo sweett bgt mereka :*
    udh peluk”an,,udh cium” pipi..
    besok” apa lagi ya..kke~
    suka bgt part inii…🙂
    lebih di banyakin lagi ya sweet moment kyuyoungnya..

    and di ff ini gw bner” miss bgt ma sicca,,
    dy paling cocok bwt jadi BF nya cuyong~~
    gk di kehidupan nyata atw pun di ff.
    ahh~sudahlah😥

    d tunggu next partnya ya chinggu^^
    fighting !!

  22. uwaaa… so sweet bgttt… aigoo kasian kyu oppa hrs ttp sabar dianggep cmn jimat hehe tapi percaya deh oppa, soo eonni cmn blm berani ngutarain aja wkwkwk

  23. Rizky NOviri says:

    oooh ya ampun.. kyaaa kyaaa kyaaaa >_<
    deuh.. soo curi curi kesempatan.. hahay.. kecup kecup pipi orang.. ahay..😀
    kyuhyun gk ng- freze tuh.. haha
    daebak… seru.. keren…
    next…😉

    pasti duo LEE heboh tuh d bus… haha

  24. wahhh…keren…cpet lanjut ya
    aku ssuka bnget sma ff cerita fantasy horror romantis..
    tapi banyk ff horror yg belum selesai…
    abis ff ini boleh ya aku minta buatin ff horror lagi…ok

    jngn lama”lanjutnya…

  25. risma ayu says:

    Haha sweet bgt…
    Gak kebayang eunhyuk bwa ember haha pasti lucu jdi geli sendiri:-D
    Dsini kyu peka bgt dia peka sma perasaannya tpi kykny soo blum nih udh di kasih kode keras gitu…udh jgn lama2 jadian aja lgsung
    Next juseyo…jgn lama2 dong nextny hehe

  26. Vi says:

    Uwaaaaaaahhhhh makin sweet aja nih kyuyoung.
    Kalo kalungnya sama sooyoung, trus kyu gmana? Apa dia bkalan diganggu hantu juga??

  27. Whooaaaaa…. Hantu aja yg ngeliht klakuan soo sma kyu psti mnyngka mrk pacaran😀 orng romantis gitu kok,, hahahah..
    Widiihh… Soo udh brni ngecium kyu nih😀 ciatt,, mulai sling jtuh cnta nih KyuYoung😀
    Suka deh sma mrka, dikit2 brntem tpi romntis lgi,, hahahaah..
    Tpi krn sring cek cok mrk jdi akrab + romantis,, haahah😀

  28. Husnulk says:

    Akh keduanya makin deket dan lengket…
    Kyaknya kyuu jga sdh mulai ada perasaan ke syoo nih
    Wah smoga kyuu cpt balik dri bertanding dan cpt ktemu dan jagain syoo lagi deh…
    Critanya makin kereen deh, saluttt
    Next part ditunggu!🙂

  29. Yuliandini says:

    Kyyaaa so sweet bisa” aku kena penyakit diabetes sanking manisnya. Mudah”an pas pulang dari Ilsan kyuyoung jadian
    #yeeyy

  30. shintaknight says:

    ciyeee udah mulai saking suka nih: )
    semoga soo gpp selama ditinggal sm kyu… omo scene terakhir soo cium pipi kyu awwwww ga sabar nunggu kelanjutannya ^^

  31. nina says:

    Kyu dan Soo tambah deket aja…
    tapi apakah hunbungan mereka akan terus berlanjut……?
    bagaimana jika diantara mereka di jodohkan…

    Next di tunggu….

  32. emmalyana25 says:

    part ini so sweet banget sumpah
    kyuhyun udah mulai ngerasa suka sama soo eon
    soo eon nya masih bimbang kayaknya
    next cepetan!!!

  33. fransiscafrtnta24 says:

    waaaaaaa mereka makin lama makin cutee
    so sweeeett ><
    kapan mereka jadian yah …….
    penasaran selanjutnya, ditunggu
    hwaiting !

  34. akhh gilaaa gregetannn.. bener2 kayak orang pacaran skrg, coba soo keliatan lbh tanggep sama kyu, pasti kyu lgsg nembak(?) semoga stlh kyu pulang dr ilsan, mereka berdua bisa jadian😄

  35. DianAyuni says:

    huaaaa kyu gentle sekalii ><
    mrk masih blm mnydari hati msing2…
    tp endingnya awwww manis skali..
    g sabar next part nih… kyuuu cpet balik yaaaa

  36. YooYooe says:

    Eiyyyy..sekarang kyuyoung udah naikin tingkat skinship diantara mereka, dr sentuhan, pelukan dan sooyoung udah berani cium2 ternyata :v kyuhyun jg ga marah kok dibilang pacaran sama sooyoung. Nahloh! Kata2 minho bener2 nyadarin sooyoung bahwa cuma kyuhyun laki2 yg mau deket sama sooyoung meskipun dia yeoja aneh.
    Udahlah, jadian aja gih! Lagian orangtua sooyoung jg udah suka kok sama kyuhyun :v

  37. Youngra park says:

    Ahh akhirannya keren bingow next part di tnggu chigu nda sbar kyuyoung cpt jadian krn kyax kyuppa sdh mulai suka nih n sooeoni mudahan cpt sdar sma perasaannya sendiri next partx di tnggu

  38. Risqi says:

    ciee.. hubungan kyuyoung mengalami kemajuan nih.. semoga soo bisa menjaga kalung nya kyu dgn baik. ditunggu next part nya..

  39. yura says:

    Makin seru ceritanya sukaaaa bgt
    Sweet bgt kyuyoung di part ini biasanya kan berantem
    Kyu juga udh biasa aja kalo dibilang soo pacarnya
    Next part nya ditunggu bgt
    Fighting yaa

  40. Nine Nur Muharamah (Shin Hyunra) says:

    Pipiku rasanya udh ga berbentuk lg gara2 baca ff ini, bentar2 aku ketawa, nanti senyum.. aaaa indahnya punya shelter setampan Kyu, tapi tetep aja yg paling jjang itu Uri Kyuyoung!!! Aigggoo Kyu di Ilsan cuma dua hari tapi mau berpisah aja seromantis itu.. kyaaa!! Chingu daebaaakk!!! Ditunggu next partnya secepatnyaa.. Hwaitiiinnggg!!!!

  41. mongochi*hae says:

    kyaaaaa seneng dh hub kyuyoung mg.alami kemajuan kya gni.
    waduch. apa2 an t pke acara cium pipi sgla. hn..cba aj mereka sling jujur jdiny kn gk ribet ntar hhee

    gmna ya nasib soo ktika dtinggal kyu ntar. ap mmg soo takut jauh dr kyu murni krn dia jimatny..
    ya walau kyu sdh minjemin t kalung. trus ap kyu akn baik2 sj ??
    next dtunggu gk pke lama

  42. Isma KSY says:

    hwaa.. bikin iri. ckk. sweet banget.
    makin penasaran, ayo thor di tunggu kelanjutannya, jangan lama” yah..😛

  43. gita says:

    Kyuyoung mesra bngt sih, soo udh brani skinship lgi sma kyu
    Smoga kalungnya gk akn ilang, kyu jgn sampe digangguin jga, karna dy gk make kalung tu lgi
    Ciee appa soo stuju bngt tuh sma hub. Kyuyoung
    Ditunggu next.a, jgn lama”, penasaran

  44. Retno Willis says:

    bwahahahhahaa.. perasaan Kyu smakin dalem kaya.ya😀 knapa Soo ga peka..
    next thor.. ditunggu next part’ya😀

  45. febryza says:

    kyuhyun kenap kesel gitu pas dibilang kalo dia jimat buat sooyoung kan emang dia yg ngajuin kaya gitu pertama kali ah bilang aja mulai suka yah sama sooyoung sampe sengaja dateng pagi pas sooyoung piket terus nemenin sooyoung tidur hohoho

  46. woah jinjja! sukses deh bikin gregetan sama moment mereka di part ini. hubungan mereka macam hts, tapi kita juga gabisa bilang itu murni hts. dan ya, aku malah nunggu satu moment dimana mereka harus ada ‘fight’ nya dulu udah gitu saling confess gitu, ahah.
    P.s. : lagu some nya soyou cukup bisa gambarin hubungan mereka #skipthis

  47. Yakkk kalian berdua kenapa gak ngungkapin perasaan kalian masing” sih..

    Kirain beneran soo liat hantu yg menyeramkan ternyata dia cuma mau menghirup aroma kyu ..

    Jadi greget nih sama mereka berdua .

  48. aww…aww..aww..
    mereka tambah dekat
    dan sepertinya mulai tumbuh rasa rasa
    hahaaaaaaa…..

    cepat kembali kyuhyun oppa
    kau harus menjaga eonnie guehh
    lanjut lanjut

  49. HoneyKyuYoung says:

    kyyyaaaaa….kyuyoung bkin gemes deh knapa nggk langsung pacaran aja sih……
    huuuaaaaa….kyuhyun so sweet amat sichhhhh..makin cinta deh sma ini couple….
    next part di tunggu eonnie…
    FF mu emang selalu OK
    LOVE you eonnie *PLAKK

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s