[Part 12A] My Sadness

image

Author : rahmafrb

Genre : Romance, Sad, Friendship

Length : Sequel

Rating : PG-15

Poster by unnikna

Main Cast :

Choi Sooyoung
Cho Kyuhyun

Disclaimer :

FF ini benar imajinasiku, jika ada kesamaan dengan FF kalian. Harap kasih tahu aku ke acc twitterku : @rahmaFRB

—————
Part sebelumnya: Part 11

Part 12 part A

….Kuharap ini kebahagiaanmu.

Sooyoung POV
Aku memeluknya dari belakang dengan erat, kami sama-sama terdiam beberapa menit dengan keadaan seperti itu. Bibirku bahkan tak bisa mengelak semua ucapannya, seolah terkunci dengan keadaan ini, keadaan dimana aku merasa kami sedang berbicara dengan perasaan kami satu sama lain. Aku mencintaimu, jangan melepaskanku.

Kudapati tangannya melepaskan kedua tanganku dari perutnya. Kini ia menatapku dengan tatapan yang tak kumengerti. Kedua tangannya menyentuh pipiku, lagi tatapannya tidak berubah. Lelaki itu mendekati wajahku dan mengecup bibirku. Ini sebuah ciuman, iya ciuman. Tapi kenapa aku justru mengalirkan air mata, kenapa aku justru menangis akan ciuman ini? Kenapa ciuman ini berbeda dari biasanya. Seolah tersirat kesedihan yang mendalam dari ciuman itu.

Lelaki yang kurindukan itu menyudahi ciuman itu, kudapati kedua matanya yang berkaca-kaca. Ia menghapus airmata di pipiku lalu menilik wajahku dengan senyuman yang kutahu palsu, “Maafkan aku.” Ucapannya membuatku membeku, bukan ini yang kuinginkan. Bukan kata-kata itu yang kuharapkan.

“Kyuhyun-ah-” Dia mengisyaratkanku untuk tak bersuara, aku pun terdiam kembali.

Lelaki itu bahkan tak membiarkanku mengatakan sepatah katapun. Kedua matanya yang tak berani menatap langsung padaku, ia hanya menatap kebawah sambil memegang jari-jariku, “Lanjutkan makanmu. Aku ingin istirahat.” ucapnya dengan lirih. Ia pun melepaskan tangannya dari jari-jariku dan berniat meninggalkannya.

Author POV

“Bagaimana aku bisa melanjutkan makan malam ini setelah kau memberikan teka-teki besar seperti ini!” kesal perempuan itu tidak dihiraukan oleh Kyuhyun.

Lelaki bernama Kyuhyun itu justru melanjutkan langkahnya meninggalkan perempuan itu sendiri. Tak tinggal diam, perempuan bernama Sooyoung itu mengejar langkah kaki Kyuhyun, ia tidak bisa memahami sikap suaminya kali ini, “Kenapa tiba-tiba seperti ini? Apa aku melakukan kesalahan? Apa ada hal yang tidak aku ketahui?” tanyanya sambil menghalangi langkah lelaki yang ia cintai itu.

Kyuhyun tak menjawab, kembali Sooyoung memberikan pertanyaan, “Berikan alasan kenapa kau tiba-tiba bersikap seperti ini.”

“Apa kau ingin membunuhku dengan sikapmu yang dingin seperti ini!” pekik Sooyoung dengan menghalangi Kyuhyun yang berniat masuk ke kamarnya. Lelaki itu tidak menjawab pertanyaan yang dilontarkan istrinya itu, ia terdiam.

‘Perempuan itu memegang kenop pintu itu dengan tangan gemetarnya. Perempuan itu terlihat begitu rapuh. Perempuan itu kembali terlihat menyedihkan dihadapanku. Perempuan itu….perempuan yang kucintai. Melihatnya seperti ini, membuatku ingin memukul diriku sendiri. Melihatnya seperti ini, menyadarkanku bahwa kami memang tidak ditakdirkan bersama. Bersamaku, hanya ada airmatanya. Ya, airmata saja.’ batin lelaki yang kini menghela nafas dalam. Tatapannya tidak pernah tertuju lurus pada kedua mata perempuan yang kini berdiri di depan pintu kamarnya itu.

Dengan sekuat tenaga lelaki itu menatap kedua mata perempuan itu, kedua mata yang sudah memerah, “Apa kau ingin tahu alasan kenapa aku ingin kita berpisah?”  tanya Kyuhyun pelan. Perempuan itu terdiam, menunggu alasan yang akan dilontarkan suaminya itu.

“Aku ingin kembali dengan Victoria.” ucapnya dingin, Sooyoung membeku seketika.

Perempuan bertubuh kurus itu menilik kedua mata lelaki yang terlihat berbeda itu, Sooyoung mencari kebenaran dari ucapan suaminya, “Bohong.” komentarnya dengan suara bergetar.

“Untuk apa aku berbohong? Tadi siang aku bertemu dengan Victoria, dia memohon untuk aku kembali padanya. Ketika itu aku sadar bahwa tak seharusnya aku memiliki perasaan padamu.” bohong Kyuhyun dengan mengepal kuat kedua tangannya. Lelaki itu tak berani sedetik pun bertemu mata dengan perempuan yang kini menatapnya penuh harap, “Bukankah takdir kita sebenarnya sudah jelas?” lanjutnya.

Kedua tangan Sooyoung masih memegang kenop pintu itu dengan kekuatannya yang tersisa, “Aku mengerti. Aku paham tapi….kenapa aku merasa kau sedang berbohong sekarang?” Kyuhyun tak menggubris pertanyaan istrinya, ia justru mulai menerobos masuk kamar miliknya.
Perempuan berponi itu mematung di depan pintu kamar Kyuhyun. Ia memejam kedua matanya, “Pembohong.” gumamnya pelan.

‘Kau mengatakan tentang perpisahan. Kau memberikanku sebuah ciuman. Setelah itu kau pun mengatakan kata-kata maaf. Apa maksud semua itu?’ batin Sooyoung sembari melangkah ke arah kamarnya dengan langkah gontai.

——

Hari sudah begitu larut. Seseorang menyelinap masuk ke dalam kamar Sooyoung. Pemilik kamar itu sudah terlelap, orang yang menyelinap itu ternyata tak lain adalah Kyuhyun. Ia menghampiri ranjang Sooyoung. Lelaki itu menyikap tiap helaian rambut yang menghalangi wajah perempuan cantik itu, ia menatap dalam wajah perempuan itu, “Maafkan aku. Aku tak bisa terus menggenggam tanganmu. Ini waktunya untuk aku melepaskan tanganmu.” ucapnya pelan, tak ada jawaban dari perempuan yang terlelap itu.

——

Sooyoung POV

Aku mengerjapkan kedua mataku cepat, ini masih pagi terlalu pagi untukku menyiapkan makanan. Tanpa berpikir lama, aku langsung bangun dan berlarian ke kamar sebelah untuk memastikan pemilik kamar itu belum pergi. Kuputar kenop pintu kamarnya yang ternyata tak terkunci, kedua mataku berkaca-kaca menemukannya masih terlelap di ranjangnya. Aku menghampirinya dan membenarkan selimut yang menutup tubuhnya. Sekali lagu kukatakan dalam hati, aku mencintaimu, jangan lepaskan aku. Berharap orang yang terlelap itu mendengar apa yang kukatakan, apa yang kuinginkan. Ah, aku hampir lupa. Aku harus bergegas membuat sarapan untuk suamiku itu.

Sudah pukul tujuh pagi, Kyuhyun belum terlihat juga padahal makanan sudah terhidang sejak sejam yang lalu. Aku pun menaiki tangga berniat menyusul orang yang belum muncul itu. Kutemukan ia sedang bersiap-siap dengan pakaian formal lengkap dengan jas kerja, “Kau akan pergi sepagi ini?” tanyaku, ia sibuk menggunakan dasinya. Aku pun berniat membantunya, tapi ia justru menghindari sikapku.

Aku pun berdeham pelan menghilangkan suasana yang tidak biasanya itu, “Setidaknya sebelum kau pergi, kau harus sarapan dulu.” Kembali Kyuhyun tak menyaut ucapanku, lelaki itu bergegas menuruni tangga dengan cueknya. Kudapati Kyuhyun berniat berjalan ke arah pintu keluar apartemen ini, aku langsung memegang lengannya, “Kumohon.”

“Baiklah jika kau memaksa. Tapi bisakah kau membelikanku kopi di cafe seberang?” Aku mengangguk cepat, “Kau pergilah ke ruang makan. Aku akan belikan kopi untukmu.” ujarku sambil mendorong tubuhnya ke arah ruang makan, tak lupa kuberikan senyuman pada suamiku itu setidaknya dia sudah bersedia menikmati makanan yang kubuat.

Aku senang ia sudah mau mengeluarkan suaranya. Aku terus tersenyum, setelah aku membeli kopi kesukaan suamiku. Aku pun bergegas kembali ke apartemen kami itu. Kumasukkan nomor kombinasi apartemen kami. Bip, pintu pun terbuka.

Hening, itu yang kutemukan. Aku berjalan ke arah ruang makan yang terhubung dengan dapur itu, tak kutemukan sosok yang kuharapkan duduk di kursi makan itu. Makanan yang kusiapkan dari pagi-pagi buta pun sama sekali tidak disentuhnya. Aku pun bergegas ke kamarnya, nihil tak kutemukan orang yang kucari itu. Dengan langkah lemas, aku mendudukkan sofa panjang itu. Aku tersadar bahwa aku sudah ditipunya.

Aku membuat makanan yang kau suka, aku membawa kopi kesukaanmu. Bahkan aku belum mengucapkan apa-apa padamu. Jahat. Kau jahat.

Selesai sudah. Aku harus membereskan makanan-makanan ini dan juga minuman berwarna hitam yang masih kupegang itu. Aku berniat membuang minuman itu ke tong sampah kutemukan kotak hitam, kubuka kotak itu dimana sesuatu berkilauan dari dalamnya. Sebuah cincin, ya cincin. Boleh aku mengambil kesimpulan? Cincin ini untukku, pasti untukku.

Aku tidak akan diam begitu saja. Aku tak ingin menjadi Sooyoung yang bodoh yang dulu yang hanya diam saja. Bagaimana pun, aku harus menyusulnya ke bandara. Aku harus menemuinya. Aku harus memastikan semua ini.

——

Sesampainya di lobi kutemukan Kris yang berjalan ke arahku. Aku mengabaikan kehadirannya dan memilih berjalan cepat keluar mencari taksi. Kulambaikan tanganku tak lama taksi kosong pun terpanggil oleh lambaianku, “Bandara Gimpo.” ucapku sambil menutup pintu taksi itu.

Aku menatap kotak hitam yang kupegang kini, barang ini seolah memberiku kekuatan. Sungguh bodoh, jika aku hanya diam saja di apartemen tadi. Sungguh bodoh, jika aku membiarkannya mengatakan perpisahan dimana aku tahu dia mencintaiku baik dari tatapannya maupun ciuman itu.

—–

Aku berlarian diantara kerumunan orang di lobi bandara itu. Kedua mataku terus melihat sekeliling mencari sosok yang kukenal, sosok yang ingin kupeluk sekarang juga. Kedua mataku berhenti mencari, dia tepat berada tak jauh dari posisiku berdiri. Senyumku mengembang, tanpa berlama-lama aku langsung berlari ke arahnya. Ia sedang sibuk dengan ponselnya. Aku pun memeluknya cepat, “Akhirnya..”

Kudapati tubuhnya yang diam saja saat kupeluk, aku pun menilik wajahnya. Dingin. Itu yang kudapat. Kembali kulihat ia seolah sedang memakai topeng, “Kenapa kau pergi begitu saja?” tanyaku dengan nafas yang tersenggal-senggal.

Lelaki itu diam, tatapannya lurus ke depan. Aku meraih jari-jarinya, berharap ada secercah dirinya yang biasanya.

“Vic-ah.” Ucapannya membuat mataku membulat, aku mengikuti arah mata Kyuhyun. Tepat, seseorang bernama Victoria berjalan ke arah kami. Kudapati tangan Kyuhyun melepaskan tanganku, dengan cepat aku menoleh ke arahnya mencari kebenaran di wajahnya.

“Annyeonghaseyo, Sooyoung-ssi.” sapa Victoria dengan ramah tak seperti dia yang biasanya. Aku pun membungkuk ke arahnya sopan.

“Aku ingin berbicara denganmu. Ayo kita duduk di bangku panjang disana, Vic-ah.” sahut Kyuhyun dengan menggandeng lengan perempuan yang aku tahu kini hanya mantan kekasihnya. Aku seperti merasakan kembali rasa sakit yang dulu.

Kaki ini tak bisa sedikit pun melangkah ke arah mereka. Aku hanya terdiam disini, memperhatikan lelaki yang kucintai itu tersenyum bersama perempuan lain yang bahkan aku belum melihat senyumannya sejak kemarin malam.

Dengan langkah yang sedikit ragu aku pun menghampirinya, “Kyuhyun-ah.” Lelaki itu kembali memasang wajah cueknya, “Aku…aku ingin bicara denganmu.”

“Aku akan meninggalkan kalian berdua.” sela Victoria berniat meninggalkan kami, tapi tangan Kyuhyun menahan lengan perempuan itu membuat kedua mataku berkaca-kaca, “Kau tetap disini saja, Vic-ah.” pintanya membuat lidahku tercekat. Sikapnya sepertinya bukan palsu.

Aku memberikan kotak berwarna hitam yang kutemukan itu dengan ragu, “Aku menemukan ini.”

Kudapati wajah Kyuhyun yang terkejut, “Ini untukku, bukan?”

“Bukan.” elaknya sambil meraih kotak kecil itu, “Ini bukan untukmu tapi terima kasih kau sudah menemukannya untukku. Sekarang bisakah kau pergi?”

“Selesaikan masalah kalian.” sahut Victoria sambil berjalan menjauhi kami.

Aku pun duduk di samping lelaki yang kini hanya bisa bersikap dingin padaku, “Apa yang kau inginkan, Kyuhyun-ah?”

Lelaki itu kembali terdiam, “Aku akan mengabulkan apa yang kau inginkan.” lanjutku.

“Apa kau benar akan mengabulkannya?”

“Iya.”

“Perpisahan.”

Aku tersenyum kecut, “Kau bilang aku boleh berpacaran dengan Kris saat kau di Jeju, bukan? Kupikir akan lebih baik jika kita bercerai lebih dulu. Haruskah kita mengurus perceraian hari ini?” ucapku berharap ada rasa cemburunya yang tersirat.

“Baiklah. Aku akan menyuruh seseorang untuk mengurus perceraian kita.” Aku salah. Perkataanku justru membuatku terjerumus oleh kata-kataku sendiri.

Aku menahan air mata yang akan membanjiri pipiku, kulirik lelaki di sebelahku itu. Ia masih terlihat seperti bukan dirinya yang kukenal, “Aku mengerti.” Aku memeluknya dengan erat, “Ayo kita bercerai, Cho Kyuhyun.” ujarku dengan suara bergetar.

Kutemukan Kris berdiri tak jauh disana, menatapku. Yang entah sejak kapan berdiri disana. Aku melepaskan pelukanku, dan berjalan ke arah Kris tanpa menatap wajah Kyuhyun lebih dulu. Lelaki bertubuh tinggi itu menatapku lama, “Kau baik-baik saja?” tanyanya sambil memegang kedua pipiku.

“Iya. Ayo kita pergi.” jawabku dengan senyuman penuh kebohongan. Kris pun menggandeng lenganku meninggalkan tempat itu. Bahkan aku tak menoleh sedikit pun ke arah Kyuhyun, aku takut kembali terlihat lemah di hadapannya setelah mengatakan perpisahan itu.

Aku mencintaimu, ini waktumu untuk melepaskanku. Aku akan wujudkan apa yang kau inginkan. Kuharap ini kebahagiaanmu.

Flashback Start…

Aku memejamkan kedua mataku ketika Kyuhyun berjalan masuk ke kamarku. Kurasakan kehangatannya kembali. Aku tahu, sikap dinginnya hanya kepura-puraan, “Maafkan aku. Aku tak bisa terus menggenggam tanganmu. Ini waktunya untuk aku melepaskan tanganmu.” Ucapannya membuatku ingin membuka kedua mata ini dan memeluknya tapi kuurungan niat itu.

“Aku mencintaimu.” Aku ingin menangis, Tuhan. Kurasakan kecupan di dahiku dan tak lama terdengar derap langkah kakinya yang menjauh. Dengan mata terpejam aku membiarkan airmataku mengalir.
Flashback End.

Seolah kita sedang berpegangan tangan tapi kenyataannya hanya aku yang memegang tangan yang terlihat dingin itu. Seperti hanya aku yang ingin memperjuangkan segalanya…

Aku tak akan pertanyakan alasanmu meminta perceraian. Aku yakin itu bukan karena kau ingin kembali dengan Victoria. Tapi, kuharap pilihan ini adalah pilihan yang membuatmu bahagia.

Author POV
Flashback
Matahari belum muncul di pagi itu, seorang perempuan sedang sibuk membuat masakan untuk suaminya.
Seorang lelaki terus memperhatikan perempuan itu dari lantai atas. Ia sengaja membiarkan perempuan itu tak menyadari keberadaannya agar ia bisa memperhatikannya lebih lama.

Lelaki itu masuk ke kamar perempuan yang sedang sibuk itu. Ia menilik ruangan itu, ia temukan foto pernikahan mereka. Lelaki itu menatap dalam, tak lama ia menelungkupkan bingkai dari foto pernikahan mereka.

Jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh, lelaki itu termenung di kamarnya sambil memegang kotak kecil berwarna hitam. Benda itu ia beli sebelum kembali ke rumah kemarin. Niatnya benda itu ia berikan bersamaan bunga yang diberikan sahabat perempuan itu. Tapi kenyataannya, semua tak berjalan mulus.

—–

“Kau pergilah ke ruang makan. Aku akan belikan kopi untukmu.” Lelaki itu menatap punggung perempuan yang berjalan cepat keluar apartemen milik mereka.

“Bodoh.” ucapnya pelan diikuti airmata di sudut matanya.

Lelaki itu termenung di ruang makan. Ia terus memegang kotak kecil berwarna hitam. Pikirannya kacau. Ia tak ingin bersikap terlalu jauh seperti ini pada istrinya. Tapi mau bagaimana pun ia harus membuat istrinya benci padanya setidaknya. Karena hanya itu yang bisa membuat perempuan itu menjauh darinya.

Ia mencicipi makanan satu per satu yang disajikan perempuan itu. Lelaki itu tersenyum miris. Apa yang sudah kulakukan pada perempuan yang sudah bersusah payah memasak untukku pagi-pagi sekali. Aku justru menyuruhnya membeli kopi. Adakah rasa bencinya padaku sekarang?
Sebuah pesan masuk. Lelaki itu membacanya.

From : Ayah

Ada berkas yang tertinggal, ayah sudah menyuruh Victoria untuk mengantarkannya ke bandara. Kau sudah di bandara, bukan?

Lelaki itu bergegas meninggalkan apartemen. Ia pun melaju mobilnya. Di luar gedung apartemen ia melihat perempuan yang ia kenal berlarian sambil membawa satu gelas kopi. Kembali kedua matanya berkaca-kaca, rasanya ia ingin keluar dari mobilnya dan memeluk perempuan itu, “Bodoh.” gumamnya.

Lelaki itu langsung mengirim pesan pada seseorang, ia hanya berpikir lelaki bernama Kris itu yang bisa menemani perempuan itu kini. Setelah mengirim pesan, lelaki itu melemparkan ponselnya kesal ke jok kosong sampingnya. Kesal, ia hanya bisa memberikan orang lain kesempatan.
—–

Sesampainya di bandara, lelaki itu justru khawatir pada perempuan itu. Ia terus mengetikkan sebuah pesan tapi kembali ia menghapusnya. Tiba-tiba sebuah tangan mengejutkannya. Perempuan itu tepat berada di dekatnya.

Kembali lelaki itu bersikap seolah tak peduli. Ia tak menghiraukan apa yang dilontarkan perempuan yang berlarian ke arahnya itu.

—–

“Vic-ah.” panggil lelaki itu pada perempuan yang baru datang itu.

“Aku ingin berbicara denganmu. Ayo kita duduk di bangku panjang disana, Vic-ah.” ucap lelaki itu sambil menarik lengan perempuan bernama Victoria itu.

“Kyuhyun-ah, apa yang kau lakukan?” tanya perempuan itu ketika mereka sampai di bangku panjang yang membelakangi perempuan yang mematung tak jauh disana, “Mana berkas-berkasnya?” tanya lelaki itu tak menggubris pertanyaan perempuan yang kebingungan itu. Mendapati Victoria yang terlihat bingung itu, lelaki itu tersenyum, “Kumohon bantu aku sebentar, Vic-ah.”

“Apa kau gila?”

“Aku ingin dia bahagia dengan berpisah dariku.”

“Apa yang kau ketahui tentang kebahagiaannya? Kebahagiaannya hanyalah dengan bersamamu, Kyuhyun-ah.”

“Tidak, seseorang sudah ada di tempat pertama untuk kebahagiaannya. Sedangkan aku..ada di tempat pertama untuk kesedihannnya.” Perempuan yang sedang dibicarakan menghampiri mereka membuat pembicaraan mereka terpotong.

——

“Ayo kita bercerai, Cho Kyuhyun.” ujar perempuan itu sambil memeluk lelaki yang pertahanannya sudah mulai lemah. Kedua mata lelaki itu mengalirkan airmata. Ia menangis dalam diam. Perempuan itu menyudahi pelukannya dan dengan cepat lelaki itu menundukkan kepalanya. Tak ingin airmatanya terlihat.

Victoria menghampiri lelaki itu, “Kau baik-baik saja?”

Lelaki itu tak menghiraukan pertanyaan Victoria, ia menatap dalam punggung perempuan yang sudah berjalan menjauh itu. Ia mengepal kedua tangannya kuat. Kau sudah melakukan dengan benar, Cho Kyuhyun.

Pergilah. Aku sudah melepaskanmu. Kau akan bahagia dengan lelaki itu. Maafkan aku yang tak percaya diri untuk membahagiakanmu. Kuharap, pilihanku ini membuatmu bahagia.

——lanjutannya tunggu di Part 12B——–

Halo semua! Jangan omelin aku yaa. Ini udah alhamdulillah aku bisa lanjutin ff yg udh setahun gak nongol lagi idenya. Maaf kalo berantakan, aku ngetik di hape.

Jangan protes ama ending nanti yaaa.🙂

Jangan lupa. Seperti biasa. READ. LIKE. COMMENT

Salam, rahmafrb

135 thoughts on “[Part 12A] My Sadness

  1. Erika says:

    Disini mereka berdua salah paham semua, tp untungnya trnyata soo eonni tau kebenarannya, walau ga semuanya sih, tp yg penting dia tau kalo kyu oppa tuh sebenernya cinta bgt sama dia.

    thor, ff ini blm ada next part nya ya?
    padahal penasaran bgt sama kelanjutannya, apalagi sama endingnya.

    ppali ppali thor
    ditunggu next part sampe part end nya secepatnya
    hwaiting ^^

  2. Iin says:

    Thor ff ini apa udah gak ada next partnya thor? Ditunggu banget thor, semangat buat author kalo lagi ngerjain ffnya.deh ditunggu thor next partnya 😢

  3. epanda says:

    fuhh, aku lupa sama part sebelumnya. udah berkali2 baca eh tetep aja lupa, soalnya ada yg di protect, aku udah minta pw tapi belom ada respon huhu

  4. mboop says:

    author gak lupakan sama ff ini ?? kapan di lanjut aku gak pernah bosen baca ff ini bulak balik dari awal penasar kapan di lanjutkan😉

  5. ayi_lee says:

    Huaaaa,,,,
    Knapa begini,,,
    Kyu jgan bgitu sma soo,,
    Kbhgiaan soo kan emang sma kmu,,,
    Ff ny bgus kok thour,,
    Sedih bget bcany,,,
    Ndxt

  6. Feelnya dapet bangettt, duhh atit kak tarik ulur mulu kek layangan. Keep fighting thor! Cepetan lanjutin yaaa makin penasaran nih yg psti harus happy ending ya thor!!!

  7. cahyanikusuma says:

    Nangis baca ff iniiiii, feelnya dapet banget😭
    Maaf thor baru komen di part ini, penasaran banget soalnya
    ditunggu part selanjutnya thor, semoga happy ending. KYUYOUNG JJANG!!

  8. epanda says:

    ini ceritanya keren, sayang dipostnya lama mulu, keburu lupa sama ceritanya😥
    aku tunggu 12b nya. tapi jangan lama2 ya!
    semangat!!😀

  9. azhar_dhilah says:

    uwah…. sampe nanvis bacanya :”(….
    muda2han mereka bersatu….
    happy ending ya thor…^^ lanjutannya cpetan ya thorr….. fighting!!!!

  10. azhar_dhilah says:

    uwah…. sampe nanvis bacanya :”(….
    muda2han mereka bersatu….
    happy ending ya thor…^^ fighting!!!!

  11. mboop says:

    akhirnya ff nya muncul juga😀 ending bahagia dong thour plisaa kasihan soo nya dari awal dia selalu sakit nya tuh disini nunjuk hati😉 suka banget sama ff ini

  12. iin says:

    Endingnya bahagia dong thor, tapi kyuhyunnya yang dibikin ribet buat ngejar-ngejar sooyoung gitu;;) biar seru.
    Tapi buat ffnya keren kok thor ditunggu nextnya fighting!! =))

  13. silviaryanti says:

    Akhirnya dilanjut juga.ya ampunn lama banget ya nunggu ini efef😀

    Ga ngerti sama skp kyu nya.ko jd mau nglpsin syoo sih.aneh bangettt.jangan cerai dong kn ksian dede bayi nya nanti.uhhh next part nya dtggu🙂

  14. summer says:

    kyyaaaaaa ini surprise tahun baru ya? haha
    sudah lama banget nungguin ini dilanjutin🙂
    next part jangan lama yaaaa ^^9

  15. KyuSooHan says:

    Aduh kyuyoungnya bikin gregetan…tangan jadi dingin baca ini part 12A…..kenapa kyuyoungnya gak mau saling jujur dan berusaha sih? Kyuhyunnya jga-_-…..ditunggu kelanjutan critanya…jgn lama2 yah thor

  16. Sistasookyu says:

    Ini udah lama bgt.. Sampe agak lupa kkkk~
    well, ya ampun.. Kyuyoung ngalamin kesedihan yg berlarut-larut ya
    jangan cerai dong, next part kyuyoungnya dibikin bahagia ya, kek nya mereka terlalu lama ada di part yg sedih2
    good job! ^^

  17. elvi says:

    Sumpah menguras emosi bacanya…
    Feel nya dpt bgt.. mpe nangis…
    Mereka jangan bercerai…
    Kyuppa jg jgn mengalah dg kris…
    Penasaran…

  18. farida_salma says:

    lumutan bgt nunggu ff ini😀
    kenapa kyu harus nglepas soo??

    semoga part 12 b memberikan ending yg happy

    next part ditunggu🙂

  19. sampe tersendak tenggorokan baca nya -_- lama banget thor nunggu nih ff sampe lumutan T.T akhirnya muncul juga. seperti judulnya SAD binggo. jangan lama” ya thor lanjutnya

  20. aaah, sad banget. btw ini ff udah lama banget ya. kaget pas masih ada lanjutannya dan masih bagus seperti dulu. hehe.
    lanjutannya semoga lebih membahagiakan *gimana ceritanya bahagia, judulnya aja my sadness* abaikan. haha
    ditunggu lanjutannya.🙂

  21. part selanjutnya adalah part ending eonn??
    dan jgn bilang kalo endingnya mereka tak bersama????
    ohhhh…..come on eonnie
    satukan mereka (kyuyoung)
    next…..

  22. nina says:

    Bukankah mereka hampir menyelesaikan semua masalah mereka?
    kenapa semakin rumit?
    kyu terlalu parah bersikap kepada soo, kenapa dia ga jujur aja ke soo biar kerumitan ini cepet selesai

  23. shintaknight says:

    ini sampe mau selesai aja dalah pahamnya ga kelar” yaah…
    tapi aku tetep gamau klewatin critanyaa,please happy ending ya rahma eonni.. jebal ^^

  24. kyvbutt says:

    Satu kata: nyebelin!
    miss communication aja kerja ni makhluk dua!
    Saling cinta, tapi ga ungkapin dan akhirnya salah paham!
    Entahlah!
    Males gue liat mereka!
    Sebel! -.-
    Dan males juga kalo harus bilang lanjutannya asap sama authornya, ini aja dilanjutin waktu gue udah hampir lumutan nunggunya, bahkan saking lamanya update, gue jadi lupa sama jalan ceritanya -_-”
    Jadi udah mau dilanjut aja udah syukur, well terserah authornya kapan mau dilanjut😀

  25. hanum says:

    dari part 1 sampai part 12 A ini soo eoni berlinang air mata terus😥
    dimana senyum itu thor??

    nextt thorr??

  26. kenapa siih harus kayak gini…??
    kenapa jg kyuhyun gak terus terang kan biar jelas semuanya..
    tambah jauh nii hubungan mereka..
    next nya tolong jngn lama2 lagi ya thor..🙂

  27. febryza says:

    haaaaaaahh… udah gatau deh mesti komentar apa buat kyuyoung ini. sama-sama engga ada yg mau jujur ttg perasaannya masing2 sih jadinya kaya ada salah paham gitu padahal vic sama kris kemungkinan tau loh kalo mereka berdua saling cinta. jadi engga terlalu ngarepin buat happy ending kalo gini jadinya lagian kyuyoungnya sama-sama oon berdua

  28. Yunnai says:

    aku suka dgn ff mu yg ini eonnie🙂
    Cerita nya bikin penasaran baca nya bikin gregetan.kirain my sadness.sudah gk ada kelanjytan ternyata masih.Cerita nya semakin menegangkan kenapa Kyuppa dingin lg sama Soo eonn dan kenapa Kyuppa harus berpura” kek gitu😥
    Kyuyoung gk boleh bercerai
    Next eonnie~ klau bisa jgn terlalu lama kelanjutan nya bikin saya penasaran >_<

  29. Egadwiiiii says:

    akhirnya dilanjuttttt;”) kyuhyun nya gt bgt sih elah, gak mikirin anaknya ya nanti klo cerai? ahhh jgn cerailah:(( pokoknya gatau mau komen apalagi,feelnya dpt bgt,tp untung cuma netes aja gak sampe banjir(?) tpi sungguh bener2 mau ini happy ending:”) haha yaudadeh drpd kebanyakan ngoceh,sampai disini dulu komennya^^ akhir pesan: semoga author nan baik hati ini bisa mempersatukan kalian kembali, KyuYoung<3 trimakasi sudah mau meluangkan waktu utk para readersmu ini eon. keep writing^^❤

  30. sisca says:

    Akhirnya di post juga ini ff …
    Huaaa sedih sampai asli ikut nangis gini jgn tinggalin soo eonni kyu oppa :(:( kyuyoung harus bersatu!! Next part nya thor😉

  31. shanty says:

    Hikss…hikss..sedihh😦

    Tolong dong thor,,next partnya jgn lama”
    Tp ttg gomawo karna sdh mau melanjutkan ff ini..

    Jeongmal kamsahamnida

  32. delusia says:

    wooow, udh lama banget yah -,-
    itu kata2 penutupnya kok jangan kecewa? kalo boleh tau knp? jangan dipisahin dong plis -,-
    agak greget sih sama kyu nya, pake perasaan banget gitu yah, berasa pengen masuk kecerita, terus nyadarin saking gregetnya saya😦
    syudahlah, ditunggu aja cerita selanjutnya yah ^^
    harapannya sih happy ending😀
    semangat nulisnya yah ^^

  33. ze_thia says:

    Akhirnyaaa di publish jugaaa
    biarpun nggak panjang yg penting ada kelanjutannya
    aduuhh aku jd cemas sm endingnyaaaa
    apa kyuyoung bener2 nggak bs sama2 padahal mereka pnya perasaan yg sama besarnyaa…
    di tunggu next partnya thorrr
    fighting!!!

  34. akhirnya FF ini dilanjutin juga eonni, udh lama nunggu.. :3
    Kyu oppa tega banget sama soo eonni, padahal dia udah cinta sama soo eonni.. ;(
    sedih banget ffnya eonn, mudah2an ceritanya happy end, biar semua.a terbalaskan diending yang membahagiakan…
    semangat buat kelanjutan ff.a eonni..🙂 :*

  35. aduh,,aduhh lama bgt gk nongol nie ?
    kangen bgt ma ff ini n karya” mu..

    sperti biasa,,ceritanya emg selalu bikin penasaran..
    sedihh liatt kyuyoung yg gini teruss..
    kapan mereka bahagia nya ?

    ayo chinggu,,d tunggu ya part B nya..
    semoga cepet yaa..
    fighting^^

  36. mongochi*hae says:

    seperti biasa ka rahma ff mu yg ini sllu buat ak mewek…
    post jga….lega. dtunghu bgt lo ffmu ini
    tp buat nextny jgn dprotec ya. cuz klo part dprotect ak gk prnh bsa baca krn ak gk punya tweet buat minta PW

    next. ak harap kyuyoung happy end
    walaupun perpisahan.yg dmksd kyu utk kbhagiaan soo sbnrny adlh kesedihan buat mereka

  37. Delvia Marcelinna says:

    kyaaa!!! chinguuuu cepetan lanjutannya nggamau tau harus cepet! serius aku penasaran banget sama lanjutannya. pokoknya ffnya keren banget!! jjang!! daebak!! ff ini merupakan ff favorit aku dan ff yang paling nyesek yang pernah aku baca!! cepet ya chingu! gomawoyo ffnya ^^ lanjut jangan lama lama ya! –“v

  38. ah seriously, divorce? Uhm ya dapet lah feelnya, apalagi feel kesel sama sedih yg kecampur. menurut aku, kalaupun bakal sad end (karena authornya udah antisipasi), ya gapapa lah. Soo emang berhak mendapat kebahagiaan selain kyu. Dan kyu, dia cukup lemah di sini. Yup, aku gabisa ngarep banyak, gimana pun endingnya nanti, biarlah itu terjadi *sigh*

  39. johee says:

    ahhhh masa ceraiiii ish kyuyoung huaaaaaaaa kyuhyun maunya apasihhhhh :””'(
    saat victoria jalan fikirannya bener, gantian kyuhyun yang miring :”( aaaaaaaahhhhhhhh:”(

  40. Sayekti says:

    Plis happy ending ya chingu. Kasian kyuppa dan soo eon membohongi perasaan masing2. Ditunggu kelanjutannya.

  41. syooah says:

    Part ini banjir air mata, kenapa harus berpisah😦 sebel sama kyuhyun u.u kalo end.nya sama kris juga gpp sih kkkkk~

  42. dyraly alhafidzariani says:

    hm… akhirnya..author rahmafbr muncul kembali dengan my sadness yang bikin galau abis…
    semangat ya..next part ditunggu

  43. Wahh., akhrnya dilnjtin jga ff nya😀 mksh thor^^

    sbnrnya sebel bgt sma kyu, knp untk ngebahagiain soo hrus dgn prpishan😦 pdhl mrk kan udh sling mncntai.
    Dlu soo sedh krn kyu gk cnta sma dia, skrng gliran kyu cnta sma dia sedihnya mkin brtmbh, kasian soo😦 jdul ffnya memang pas bgt, bnar2 sdihnya tngkt akut,

    nextnya sllu ditnggu,😉

  44. Salwa Fitriani says:

    Ya ampun thor… kenapa sedih banget…. Please thor buat KyuYoung bersatu di Ending nya…. buat Happy End thor… jangan Sad End Please….. Next Thor…

  45. Akhirnya nongol juga ni ff.. salah paham again kyuyoung tuh nyakitin diri sendiri sebel….endingnya kyuyoung pokoknya harus bahagia
    next ya thor please jgn lama” please….

  46. icha dewi says:

    is geram sendiri bacanya thor sedih lagi kyu pun kok bisa berfikiran gtu coba rasanya kejam banget padahal sama aja menyakiti perasaan masing2 oke thor next part selanjutnya

  47. rahmasummermarcus says:

    thor please bgt ending nya kyuhyun sama sooyoung
    daebak walaupun aku harus waiting buat nunggu kelanjutan ff ini hehe

  48. gita says:

    Sebel bngt sma kyu, soo itu cma bahgia sma kyu, kyu sok tau bngt sih, dy fikir dy cma bsa bkin soo sedih… sebel bngt kyu terlalu ska bkin keputusan sndiri
    Soo sedih bngt tuh pasti ditinggalin kyu
    Ditunggu next.a, jgn lama” ya, smoga happy end kyuyoung bisa bersatu lagi

  49. cicamica says:

    oh my god.
    akhirnyaaaa di post lagiiii
    sumpah ya cuma gara2 salah paham jadi begini sedih bangeeet.
    nextnya ditunggu🙂

  50. summerie says:

    Banjir air mata ini thor T.T
    Kyu lelaki pengecut, penyesalan yg mnyakitkan akn selalu brsama org2 pengecut akan cinta. Stlah prpisahan itu, syoo hrus bahagia dn stlah perpisahan itu kyuhyun hidup dlm kesakitan. Itu balasan yg pantas buat org yg mnyakiti org lain.

  51. HoneyKyuYoung says:

    kyyyaaaaaa akhirny ff ini di post juga awal ny aku pikir enggk bkalan di lanjutimn lagii… huwa senangnya….
    next part please kak jngn lama2 lgi rntr aku lumutan nunggu ny hahaha….
    jngn lpa ya kak klo bsa happy ending

  52. HoneyKyuYoung says:

    kyyyaaaaaa akhirny ff ini di post juga awal ny aku pikir enggk bkalam di lanjutimn lagii… huwa senangnya….
    nect part please kak jngn lama2 lgi rntr aku lumutan nunggu ny hahaha….

  53. Ahhh.. Kau Kejam Thorrr.. msa’ Iya tumpeh mlu dri hpir Semua part. Aq jdi pngen gebukin Authorrr.. biar mrubah alur.A mnjdi Heppyyyy.. Huaaaa😥😥
    tpii Aq bersyukur author msih mw nglanjutin ni ff yg udh mulai mnjamur😀

  54. He, sebenarnya … aku baca ff ini udah nggak ada feel lagi … /maaf😥
    Mungkin karena terlalu lama nggak baca lanjutannya.😀

    Tapi tetep aja, ini harus di selesaikan!😀
    Kalau akhirnya sad ending pun nggak masalah menurutku, Sooyoung butuh kebahagiaan, dan bener kata Mami Victo, letak kebahagiaannya itu di Kyuhyun. Tapi, Kyuhyun lembek banget ya, nggak mau berusaha sedikit aja.
    Kalaupun akhir ff ini nantinya Sooyoung bakal sama Kris, gpp.😄

  55. 1thn hahah gak terasa. kirain panjang -__-” pdhl udh dibikin galau lanjutan(?)dr part kmrn. semangat lah kakak author(?)ngerjain tugas sambil *tring* inspirasi endingnya gak sad. HARUS YA!!! *bye*

  56. Song Mi Rae says:

    Huweee T^T, baru baca part 12 aja udah banjir air mata, apalagi baca part sebelum nya udah nangis darah mungkin *abaikan
    btw ffnya keren thor (y), feel nya dapet pokok T.O.P BGT lah
    dan ditunggu karya selanjutnya😉

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s