Posted in Comedy, Romance, Series

[Mini-SERIES] My Wicked Girl (Part 3)

Title : My Wicked Girl (Part.3)
Length : Mini-Series
Rating : PG-15
Genre : Romance, Comedy 
Author : Fairyknight
Main Cast : 
• Choi Sooyoung
• Cho Kyuhyun

=Be a normal Girl, who fall in Love with Cho Kyuhyun=



Author POV
Derap langkah kaki Sooyoung terdengar begitu nyaring membelah kesunyian lorong-lorong gedung Universitas yang ia lewati. Baru saja kelasnya berakhir dan selanjutnya ia tak mempunyai kelas lagi. Di belakangnya tengah ada Kwon Yuri yang mengejar ‘gadis berkaki panjang’ itu, sedikit kesal karena Yuri tak bisa menyamai kecepatan langkah Sooyoung.
“Choi Sooyoung! Berhenti, aku butuh penjelasanmu” putus asa, akhirnya Yuri berteriak, tak mengindahkan bahwa kini mungkin saja masih ada beberapa ruangan yang masih belajar.
Yuri menyeret Sooyoung hingga parkiran. Dan menghempaskan tangan gadis itu sedikit kesal.
“Seminggu tidak ada kabar dan hari ini kau yang baru masuk sudah mengundurkan diri dari anggota Organisasi? Kau tau, kami terutama aku sebagai sahabatmu benar-benar tidak mengerti dengan sikapmu ini Soo..”
“Lalu?” Sooyoung hanya menatap sahabatnya itu datar
“KAU! cepat jelaskan apa yang terjadi, apa saat kau tidak masuk, kepalamu itu terbentur dimana hah?” Sooyoung hanya menutup matanya, marah pun tidak seharusnya ia lampiaskan pada Yuri, jika dia juga marah maka mereka akan menjadi tontonan, menjadi peristiwa tak lazim kedua sahabat sejak SMP itu beradu mulut di parkiran.
“Changmin bahkan bisa menerima pengunduran diriku ini, jadi kuharap kau juga begitu, aku hanya lelah, ku rasa aku terlalu banyak kegiatan dan tidak mempedulikan kesehatanku yang menurun”
“Cih, alasan macam apa itu? Aku yakin ada alasan lain kan? Kau pembohong” ujar Yuri dengan pandangan menuduh. Tak ayal membuat Sooyoung membuang muka, entah bagaimana menjelaskan semuanya
“Kau akan tau sebentar lagi”
Tak berselang lama, mereka yang masih berkutat dengan pikiran masing-masing dihampiri oleh sebuah BMW M3. Yuri mengernyit bingung, ‘ada apa dengan mobil ini?’ pikir gadis itu, namun melihat wajah Sooyoung yang terus menatap ke dalam mobil, Yuri tahu, mungkin inilah jawabannya. Pintu mobil itu terbuka dengan menampakkan sesosok ‘Pangeran’ dengan gaya super catchy milik pria itu, kaum hawa takkan bisa menolak kalau kalau pria itu sewaktu-waktu menawarkan untuk mereka masuk ke dalam mobil.
“Kau yang waktu itu..” Yuri ingat, dia yang berada di atap gedung, pria yang akhirnya bicara berdua dengan Sooyoung..
“Aku Cho Kyuhyun, senang bertemu denganmu. Ngomong-ngomong sahabatmu ini adalah calon istriku” mulut Yuri tidak bisa untuk tidak terbuka lebar-lebar, sahabatnya akan menikah? Apa ini petir di siang bolong? Bahkan pria itu bisa-bisanya tersenyum simpul saat mengatakan hal itu
“Kau sudah tau, jadi ku harap tidak ada lagi kau yang menuntut penjelasan” Sooyoung segera masuk ke dalam mobil. Apa itu Sooyoung? Gadis itu benar-benar berubah saat akan menikah
Dan tak jauh dari sana, ada seseorang lagi yang tak sengaja lewat dan singgah untuk mendengar, Shim Changmin, dadanya dapat merasakan sesuatu yang perih, jadi…..dia terlambat, terlambat untuk menyadari dan terlambat untuk mengungkapkan juga terlambat untuk memiliki.

Sooyoung POV
Shim Changmin, aku bisa melihatnya. Hatinya pasti terluka. Sungguh aku tidak ingin menyakiti hatinya, mengetahui bahwa aku cinta pertamanya membuatku senang, meskipun hatiku menjawabnya dengan biasa-biasa saja, ada sedikit rasa bangga dan juga rasa untuk menjaga perasaannya. Tapi mungkin hari ini, hatinya sudah hancur. Shim Changmin, ini sudah terlambat.
Sebuah tangan tiba-tiba saja menyambar jemariku lalu mengelusnya lembut, Cho Kyuhyun, dia mungkin tau kekhawatiranku.
“Apa yang kau risaukan?” akhirnya aku menyadari, dari sisi inilah aku harus memandangnya, untuk hari ini dan seterusnya sampai aku jatuh cinta padanya, sisi dimana Cho Kyuhyun adalah pria yang lembut, pengertian dan penuh perhatian. Aku hanya tersenyum tipis, entah kemana semua emosi yang minggu lalu itu meluapnya.
“Kau tau kan aku berjanji untuk membahagiakanmu? Um…” kini tangannya memainkan jari-jariku. Harunya dia fokus saja untuk menyetir, ugh…
“Kau sudah mengatakannya berpuluh-puluh kali selama seminggu”
“Aku tidak akan pernah lelah jika itu janjiku untukmu, Choi Sooyoung harus bahagia disamping Cho Kyuhyun” setelahnya, ada sebuah desiran yang ku rasakan, sebuah perasaan senang dan juga beribu-ribu kupu-kupu yang terbang dalam diriku.
“Lihatkan wajahmu memerah kkk~” Apa? Jadi wajahku memerah? Menyebalkan, Kyuhyun pasti menertawakanku di dalam hatinya

*****

Berkat Harabeoji kini Kyuhyun sudah duduk manis di atas sofa kamarku. Aku hanya membiarkannya, kalau di pikir-pikir aku yang membencinya sampai mati sekarang mulai meluluh. Seminggu aku tidak menghadiri kuliahku hanya untuk mempertimbangkan semuanya, terutama perasaanku yang sebenarnya tidak wajar, membenci Cho Kyuhyun hanya karena dia populer? Seharusnya jika aku gadis pada tingkat normal, aku sudah mengejar-ngejar Kyuhyun.  Lalu sepertinya sebagai seorang gadis normal yang ada di otakku adalah semua hal yang ‘manis’ bukannya politik, bahkan aku tidak ingat kapan terakhir kali aku pergi berbelanja sebuah dress.
‘Ayolah Choi Sooyoung, kau harus dan pasti bisa kembali menjadi gadis pada umumnya’ batinku menyemangati diriku sendiri.
“Baiklah coba kita lihat dial-speed no 1 pada ponselmu, apakah itu aku?” suara itu membuyarkan segala pemikiran-pemikiranku. Cho Kyuhyun kini sedang memegang ponselku..
“Yak! Kembalikan ponselku Cho Kyuhyun, kau tidak berhak, ponsel ada privasiku”
“Aku ini calon suamimu, jadi aku berhak, dan satu lagi aku akan cemburu jika aku tidak kau letakkan pada nomor 1”
“Haish… cepat berikan ponselku, tidak penting tentang dial-speed itu”
“Tentu saja penting, aku ingin menjadi orang pertama yang ada untukmu jika terjadi sesuatu” DEG. Mata Kyuhyun memancarkan sinar keseriusan dan aku yang tiba-tiba seperti gadis remaja yang menerima pernyataan cinta. Entahlah, dengan pernyataan Kyuhyun yang ingin menjadi orang pertama yang ada untukku jika terjadi sesuatu membuatku merasa melayang, astaga Sooyoung sadarkan dirimu! Itu tidak penting untuk sekarang, privasimu sedang terancam bodoh!
Aku segera berlari ke arahnya, tidak seharusnya aku tenang saat Kyuhyun berada di kamarku. Mata yang tadinya tidak menatapku kali ini terpaku menatap wajahku dengan ekspresi yang tak dapat ku baca. Aku bahkan terhenti di tempat karenanya.
“Jadi nomor 1 adalah Restaurant Ayam Goreng?” kakiku langsung lemas, rasanya seperti orang yang sedang kau sukai melihat kejadian memalukan yang melibatkanmu. Ekspresi tak terbaca itu berganti dengan senyuman jahil
“Aku tadinya ingin memanggilmu ‘chagia’ tapi tiba-tiba aku terpikir bagaimana jika memanggilmu ‘Nona Ayam Goreng’ eoh?” sialan kau Cho Kyuhyun, dia kembali menyebalkan seperti yang sudah-sudah dan aku berusaha menahan emosiku untuknya, ingin sekali ku tendang bokongnya dan melemparnya keluar jendela, tapi itu hanya keinginan yang tidak akan mungkin terjadi, mengapa? Kalian bisa membandingkan kekuatanku dengannya kan? Aku ini sedikit payah hehehe

Setelah mengantar Kyuhyun keluar, aku kembali mengurung diri di kamar. Bagaimana jadinya hubungan ini? Mengapa aku menerima semua ini padahal tau bahwa semua alasan hubungan ini berlanjut karena kebohongan Kyuhyun? Alasannya sederhana karena pada saat itu Halmeoninya yang seperti nenek sihir menceramahiku habis-habisan dan aku takut padanya, itulah alasanku saat itu mengapa memilih untuk melanjutkan hubungan ini, semua karena Cho Halmeoni yang galak, lebih galak dari padaku sendiri. Hiks TT
DRRTTT.
Ponselku bergetar dan ternyata Cho Kyuhyun? Apa mungkin ada barangnya yang tertinggal?
“Yeoboseyo? Ada apa?”
“Sebentar malam ayo kita pergi menonton film, aku sudah menyuruh Pak Han memesan tiketnya untuk dua orang”
“A..aku..aku” HAISHH! kenapa jadi susah untuk menolak ya?
“Baiklah” pungkasku, ARGHH! Apa menjadi gadis normal itu tak terkecuali menjadi seorang yang sulit menolak, padahal soal menolak aku ini pandai sekali
“Kenakan pakaianmu yang paling cantik eoh..”
“Untuk apa?”
“Aku ingin pamer ke semua orang kalau calon istriku itu sangat cantik” BLUSHH
Sudah cukup, aku segera memutuskan panggilan itu secara sepihak, si ‘kunyuk’ itu membuatku emosi, mengarang cerita dan sekarang keahliannya sudah bertambah satu yaitu membuat detak jangtungku berpacu dengan cepat
DRTTT
Belum sempat aku bilang ‘halo’ sekali lagi, dia segera ‘menyerang’ku dengan kekesalannya karena aku tiba-tiba saja memutuskan panggilannya secara sepihak dan untuk menjadi gadis dalam taraf normal berarti tidak menjadi pembangkang, aku harus mengelus dadaku berkali-kali sebelum kata ‘maaf’ akhirnya lolos begitu saja dari mulutku  dan pertengkaran tak berarti itu selesai

Kyuhyun POV
Aku bersenandung kecil sepanjang jalan ke rumah. Sooyoung dan Sooyoung, hanya gadis itu yang memenuhi pikiranku.
Semua sudah ku percayakan kepada Pak Han, supir sekaligus orang kepercayaanku. Pertama kami akan pergi makan malam lalu melanjutkan dengan menonton film berdua. Astaga kenapa aku jadi tidak sabar menantikan malam ini, kencan kami ini harus menjadi yang paling berkesan, tidak sama dengan kencan yang di rencanakan Choi Harabeoji dan Halmeoni kemarin itu. Let’s Make It Night You Will Remember, Babe

Author POV
Makan malam penuh keheningan -tanpa percakapan- dan hanya ditemani oleh mini-live concert. Kyuhyun menyewa tempat itu selama semalam. Dan Sooyoung hanya mendecih dalam hati, ‘Dapat uang dari mana dia? Oh iya dia kan si ‘Kesayangan’-nya Cho Halmeoni’ batin gadis itu
Hanya dua pasang mata yang saling melemparkan tatapan atau mungkin sekedar lirikan singkat. Sooyoung benar-benar dibuat berdiri bulu romannya dengan keadaan yang Kyuhyun berusaha ciptakan. Bagian dari dadanya bergetar, dan perasaan geli dari perutnya juga mendominasi. Sementara Kyuhyun terus menyanyikan setiap lirik dari lagu yang sedang disajikan di hadapan mereka dalam hati

…And, darling, I will be loving you ‘til we’re 70
And, baby, my heart could still fall as hard at 23
I’m thinking ‘bout how people fall in love in mysterious ways
Maybe just the touch of a hand
Well, me-I fall in love with you every single day
And I just wanna tell you I am

So honey now
Take me into your loving arms
Kiss me under the light of a thousand stars
Place your head on my beating heart
I’m thinking out loud
That maybe we found love right where we are

(Ed Sheeran – Thinking Out Loud)

“Eotte?” tanya Kyuhyun saat mereka dalam perjalanan menuju Bioskop yang Sooyoung yakini sudah disewa juga sebuah ruangan khusus untuk mereka berdua.
“Ya, aku suka” Kyuhyun mengernyitkan keningnya, bukan jawaban itu yang ingin ia dengar. Tangannya lalu meraba sebuah pemutar musik yang sering ia bawa kemana-mana
“Mau dengar lagu lagi?” tawarnya. Sooyoung pikir itu adalah ide bagus, setidaknya untuk menyembunyikan atmosfer tidak baik di dalam mobil, biasanya mereka akan selalu bertengkar tapi sekarang setiap berdua mereka hanya diam entah apa yang sedang menyerang pikiran dan perasaan mereka, apa ini karena mereka sudah saling menyukai? Apa ini tidak terlalu dini untuk menganggapnya seperti itu?
“Ekhm…” Kyuhyun berdehem, membuat Sooyoung menghentikan segala pergelutan pikirannya. Gadis itu melirik pemutar musik yang sudah Kyuhyun sodorkan kepadanya dan bahkan entah sejak kapan sebuah earbuds sudah terpasang di salah satu sisi telinga pria itu. Sooyoung lalu menaikkan sebelas alisnya, jadi dirinya yang pilih?
“Memangnya mobil ini tidak punya Music Player? Pak Han, bisa tolong nyalakan musiknya?” Kyuhyun melirik tajam ke arah Sooyoung dan gadis itu tahu Kyuhyun dan akan lebih baik tidak menentang atau namja itu akan mengusiknya dengan adegan rajukkan seperti anak berumur 6 tahun, maka tanpa pikir panjang Sooyoung juga sudah memasang earbud di salah satu telinganya
“Begitu kan lebih baik daripada kau banyak berpikir”
“Dia meniru adegan dari mana lagi?” cicit Sooyoung yang masih bisa Kyuhyun dengar, tentu saja karena jarak mereka bahkan tak sampai 40 cm
“Aku bisa dengar. Memangnya kenapa? Aku romantis bukan Nona Ayam Goreng?” mulai lagi, dan mungkin ini yang lebih Kyuhyun suka, ia lebih suka memancing amarah gadis itu lalu mereka beradu mulut daripada suasana hening, membuatnya takut-takut jika saja Sooyoung merasa tidak nyaman. Sooyoung mendengus kesal, biarlah Kyuhyun terkikik sampai kehabisan nafas kalau bisa, dia akan mendengarkan lagu saja, urusan Kyuhyun yang kesal karena tidak dipedulikan bisa dibelakangan.
“Nona Ayam Goreng, kau dengar aku tidak? Apa mungkin telingamu tersumbat tulang ayam ya? Hahaha~”
“…” musik di mulai, dan perhatian Sooyoung semakin hilang untuknya (read : Kyuhyun), gadis itu mungkin sudah terbawa lagu dan Kyuhyun tak bisa melepas pandangannya dari Sooyoung
“Nona Ayam Goreng, kalau nanti kau ku lamar awas saja kalau kau tidak menerimanya, jangan buat aku malu eoh!” seru Kyuhyun dengan sedikit nada bercanda. DEG. Candaan Kyuhyun langsung diproses indra pendengarannya, daripada tertangkap basah salah tingkah atau mungkin pipinya yang sudah bersemu merah lebih baik dia buang muka saja, kemana saja asal jangan ke sebelah kiri dimana Kyuhyun masih dengan tatapan dalamnya -yang ditujukan kepada Sooyoung-. Lagipula jantungnya ini sudah akan melompat keluar. Sooyoung masih ingin hidup dan gadis itu tidak ingin mati di usia muda hanya karena serangan jantung yang Kyuhyun ciptakan. Apa jangan-jangan sebentar Kyuhyun akan melamarnya? Ayolah, kenapa mobilnya lamban sekali, apa tempat tujuannya masih jauh?
‘Ugh..pikiran genit menyingkir dari kepalaku, aku bukan gadis genit yang ingin cepat-cepat untuk menikah’

Kyuhyun menarik tangan Sooyoung tak sabaran, membuat gadis itu mau tidak mau akhirnya berjalan sejajar dengan dirinya.
“Silahkan Tuan, ruangannya sebelah sini” ucap salah seorang pekerja di Bioskop tersebut sambil menuntun mereka
Sooyoung memperluas jangkauan pandangnya dan benar saja, disini hanya ada mereka berdua. Sebuah film dengan efek 3D sepertinya, karena sebelum masuk tadi mereka sempat diberikan sebuah kacamata khusus. Film dimulai dan mulut Kyuhyun hanya bisa terbuka lebar, ini berbeda 180 derajat dari ekspektasinya, sedangkan Sooyoung yang sudah mulai senyum-senyum sendiri, bayangkan saja, dirinya yang berpikir bahwa Kyuhyun akan sukses malam ini dengan kencan yang mampu membuatnya terkesan malah gagal hanya karena film yang kini mereka tonton
‘Ku pikir film apa, ternyata animasi, ck’ batin gadis itu geli, tapi tak apa karena ini mungkin akan menghilangkan kesan kencan formal diantara mereka
“Eh, eum..ma…maaf ya mungkin Pak Han sa..”
“Gwenchana, juga lebih suka menonton animasi kok, apa lagi ini Toy Story, aku suka Woody” Sooyoung tersenyum lebar, ingin mengatakan ia mengerti dan tidak mempermasalahkan filmnya. Sampai akhir film, Kyuhyun terlihat sekali kehilangan selera menonton, menyumpahi Pak Han yang karena lelaki itu, dirinya gagal mencium Sooyoung, tadinya dia berencana akan mencium gadis itu setelah kissing scene dalam film.
“Ekhm.. Kyuhyun, apa masih ada tempat lain lagi?”
“Ne? Ah, kurasa saatnya pulang, tidak baik seorang gadispulang larut malam” Sooyoung tersenyum kecil
“Waeyo?”
“Ani, kajja, tapi kapan-kapan jangan sungkan untuk mengajakku nonton film atau sekedar makan malam. Gomawo, hari ini aku merasa senang karenamu, aku tidak mungkin bisa melupakan malam ini…bersamamu” CUP
Astaga, pemadam kebakaran tolong segera sadarkan Cho Kyuhyun, pipinya sudah hampir terbakar, Sooyoung sangat tulus mengucapkannya tadi, gadis itu senang, dan semua itu karena dirinya. Dan juga satu lagi yang perlu dipestakan mungkin? Sooyoung mengecup pipinya, ya walaupun singkat tapi setidaknya ini perkembangan pesat untuk hubungan mereka. Aish… jika seperti ini Sooyoung terlihat semakin manis dan ia tak akan bisa lagi membiarkan gadis itu jauh.

Dalam perjalanan pulang, Sooyoung tertidur dengan kepala bertengger di bahu Kyuhyun. Iya ingat sebelum Sooyoung meminta izin untuk meletakkan kepalanya yang sudah berat di bahu Kyuhyun
‘Kyu, bolehkah aku bersandar di bahumu, aku mengantuk…’ gadis itu dengan mata beratnya masih sempat memandang ke arah Kyuhyun, menunggu reaksi pria itu yang hanya membalasnya dengan anggukan penuh kegugupan
‘Kau tau, aku lebih menyukai pria dengan bahu lebar ketimbang mereka dengan otot-ototnya itu. Aku merasa nyaman saat bersama pria yang mempunyai bahu yang lebar, ada keyakinan dalam diriku kalau mereka akan menjagaku dan aku rela mempertaruhkan nyawaku di tangan mereka’ Sooyoung sedikit menelan ludah
“S..se..seleramu bagus” hanya itu yang mampu Kyuhyun ucapkan, selanjutnya biarkan hatinya yang berbicara, jantungnya yang terus berdentum tak karuan ketika kepala gadis itu telah mendarat sempurna di bahunya dan nafas gadis itu mulai beraturan menandakan perlahan ia mulai masuk ke alam bawah sadarnya

**********

Lagi-lagi pagi yang sibuk, bukan apa, kini ia tengah sibuk mengusir Victoria yang lagi-lagi ‘kumat’.
“Ugh..Vic, tak bisakah kita menjaga jarak? Mungkin sekitar satu meter? Aku tidak bisa menulis jika kau terus menempel di lenganku”
“Hei, bukankah ini sudah biasa?” Victoria sedikit mengerucutkan bibirnya
‘Iya, itu dulu, sebagai pancingan untuk membuat Sooyoung cemburu tapi sekarang sudah tidak perlu lagi’ batin pria itu kesal
“Pokoknya aku tidak suka, lepaskan” Victoria sedikit kaget saat Kyuhyun menyentakkan tangannya, pria ini baru saja bersikap sedikit kasar padanya, dia pikir Kyuhyun selama ini pria yang hangat, humoris dan juga dapat membuat wanita nyaman dengan perlakuannya tapi dengan perlakuan namja itu barusan membuatnya sedikit kaget
“Maafkan aku, tapi ini benar-benar gerakkan refleksku, sekali lagi aku minta maaf Vic”
“Oh, ya tak apa, lagi pula ini juga salahku, padahal kau sudah bilang tak mau, aku hanya…sedikit kaget”
Mereka pun melanjutkan dengan diam, jangankan Victoria, dirinya sendiri pun kaget dengan perlakuannya tadi.

Setelah ini dia masih punya satu kelas lagi, jadi Kyuhyun memutuskan untuk naik ke atas atap dan melihat apa yang bisa ia lihat dari sana. Saat tiba di atas, apa yang dia lihat membuat dadanya seperti di remas. Changmin berlutut sambil menggenggam erat tangan Sooyoung, bahkan menciumnya, apa-apaan semua ini? Dia akan melihat lebih lanjut sebelum bertindak
“Soo, aku benar-benar bodoh dalam mengekspresikan perasaanku, tapi tak bisa kah seorang seperti diriku mendapatkan cinta darimu?” Kyuhyun menatap wajah Sooyoung, wajah gadis itu semakin melunak
‘Tidak Sooyoung, kau tidak boleh…Aku disini, aku yang akan menjadi calon suamimu Soo, jangan mencintai namja lain selain aku, aku tidak mau dan tidak bisa’ teriak Kyuhyun dalam hatinya, kakinya seakan sudah terpaku ditempat, hanya pasrah dan berharap di dalam diri Sooyoung, di dalam hati gadis itu, ada namanya, Sooyoung harus mengingatnya, dirinya yang sebentar lagi akan bersanding dengan gadis itu di altar gereja.
“Kyuhyun…” nama itu keluar begitu saja dari mulut Kyuhyun, meski hanya seperti sedang bergumam tapi terdengar jelas
“Aku akan menikah dengannya, kau tidak boleh menyukaiku, hatiku bahkan sudah menjadi miliknya”
“Kau menyukainya?” Sooyoung tersenyum dan menggeleng
“Aku mencintainya, aku bahkan diam-diam telah mempertaruhkan kebahagianku padanya, aku tidak bisa mundur”
“Aku…mencintaimu Sooyoung” Sooyoung segera berhambur ke pelukan Changmin
“Sesulit apapun, Shim Changmin tidak akan berkutat pada satu masalah, kau pasti punya jalan keluar tentang perasaanmu” bisik Sooyoung
“Aku berharap yang terbaik untukmu Soo, dan ya, sesegera mungkin perasaan ini tak akan ku biarkan tumbuh dan menghancurkan diriku”

Tiba-tiba tubuh Sooyoung tertarik ke belakang, mau tidak mau pelukannya pada Changmin terlepas.
“Jangan lama-lama, aku muak melihatnya” bisik Kyuhyun datar, tepat di telinga Sooyoung
“Sejak kapan kau ada di sini?” tak bisa dibantah, ada perasaan takut dan malu jika Kyuhyun sampai dengar apa yang tadi dirinya ucapkan
“Tidak perlu tau, yang jelas aku sudah tau bagaimana perasaanmu dan aku sangat bahagia, tak pernah sebahagia ini sebelumnya” dengan sekali tarikkan tubuh Sooyoung sudah berbalik dan tanpa persetujuan lagi Kyuhyun segera menarik tengkuk gadis itu, segera saja ia meraup bibir gadis itu sebanyak mungkin, tak membiarkan gadis itu memutuskan aliran kehangatan, kebagaiaan dan kelembutan akan cinta yang berusaha ia salurkan kepada gadis yang telah mengaku mencintainya itu
“Ck, sekali lagi perlu aku gumamkan, aku benci Cho Kyuhyun” ujar Changmin datar dan meninggalkan sepasang sejoli itu.

                                                                     TBC
Be A Good Readers & Keep RCL

55 thoughts on “[Mini-SERIES] My Wicked Girl (Part 3)

  1. huwaa uri kyuyoung kissing ….
    sneng deh liat soo unnie akhirnya ngaku kw cinta ma kyupa ….next

  2. ya ampun akhir dari part ini bener-bener so sweet,waktu baca ff ini aku ikut kebawa deg-deg.an,ff nya bagus pokoknya salah satu ff favoritku deh 🙂

  3. kyaaaaa, so sweet
    untung di ending jalan” mereka soo eonn nyium kyu kalo nggak mungkin han ahjussi bakal kena marah besar
    uuuhh, so sweet banget mereka. jadi senyum” sendiri 😀

    next part ditunggu

  4. Kyuppa langsung main cium aja nggak nyadar tempat,kan Kasian changmin jd obat nyamuk,tp suka banget soalx kyuppa sweet pake banget dsini 🙂
    Next part d tunggu…

  5. Makan malem romantis trus mau nonton film romantis eh gara” pak han malah jadi flm animasi -_-“. Tak apalah yg penting kyuyoung kiss didepan changmin kekeke~

  6. aaaaaa……..
    padahal makan malemnya udah romantis eh malah liat film animasi…
    ditunggu lanjutannya 🙂
    semangat 😀

  7. yang paling favorit dari part ini selain part akhir adalah “Aku tidak akan pernah lelah jika itu janjiku
    untukmu, Choi Sooyoung harus bahagia
    disamping Cho Kyuhyun” langsung aamiin pas baca ini hihi di tunggu part selanjutnya ^^

  8. aaa Cholen…kmu mmg plng bisa bkin cwe melting ya hhee…walau sayang moment waktu nonton jd berantakan ggra toy story hheee

    ciyee…kyu mmg cinta bgt ya am soo liat soo am changmin aj tensiny naik..tp untung dh perasaan kyu tdk brtolak belakang dg soo

    next part dtunggu. dan bnyakin kyuyoung momentny…

  9. Ciee.. kyuyoung makin romantis. Sooyoung juga udah bisa nerima kyuhyun. Kapan nih kyuyoung nikahnya? Ditunggu part selanjutnya

  10. Kyu oppa sweet binggo sihhh*.*
    Next partnya thor aku suka sama jalan ceritanya semangattttt’-‘)9

  11. Ahh aduhh aku aj yg baca melayang baca kata2 kyuppa aduh sweet bgts next part di tnggu neh kelanjutannya

  12. Kyuppa romantis bngt + mesumm,, haha han ajhussi kena marah kyuppa tuh karna gagalin rencananya
    Soo akhirnya bisa jujur tentang perasaanya
    Ditunggu next.a jgn lama”

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s