[Series] I’m Mysterious Girl (Part 4)

iam-mysterious-girl

 

Title  : [ FF Reques ] I`M MYSTERIOUS GIRL PART 4

Author : Cho Jihan ( @jihansone4)

Length : CHAPTER

Rating : Pg 15

Genre : School Life, a little sad and comedy

Main Cast : Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Support Cast : Kwon Yuri, Tiffany Hwang, Im Yoona

Reques from : Raudatun Nailiyah

Desclaimer : Ide ff ini dari… dan aku hanya mengarang. Maaf chingu kalau ceritanya gak  sama atau gak nyambung dari yang kamu reques tapi nanti aku usahain supaya jalan ceritanya bisa seperti yang kamu fikirkan.

Credit :  rinaohsehun@ArtFantasy

WARNING!!! TYPO DIMANA-MANA

Happy Reading

“kau..kau tidak menggunakan perasaan mu dalam permainan Yuri kan? “

“ Maksud ku kau tidak menyukai Kyuhyun kan Young?”

“ N-ne? M-mwoya~? “

Sooyoung terkejut bukan main , untung saja saat ini ia tidak sedang melakukan apapun. Kalau saja saat ini ia sedang minum atau apapun itu Mungkin saja ia sudah keselek ataupun menyemburkan isinya keluar. Tapi untungnya itu hanya kata ‘Mungkin’

“ Apa itu benar ? “ Tanya Tiffany pelan dengan raut wajah yang sangat-sangat tidak bisa dijelaskan.

“ K-kau bicara apa Tiff? Apa maksud mu ?” Sooyoung mengumpat dalam hati. Kenapa yang keluar malah kegugupannya?. Ia menyeruput lemon tea di depannya berusaha menghilangkan rasa gugup yang melingkupinya

“ aku tidak bermaksud apa-apa, okey? Aku hanya bertanya pada mu younggie “

“ tapi pertanyaan mu tidak masuk akal “ Jawab nya asal

“ Tidak masuk akal? Tidak ! ini sangat-sangat masuk akal. Kau tahu, cinta bisa datang kapan pun Soo”

“ iya aku tahu, tapi kau tahukan..Cho Kyuhyun? tidak Panny “ sela Sooyoung.

“ Why Not? kita memang bisa mengelak tapi tuhan?”

Sooyoung berdecak kesal. “ Tiff sudahlah. Aku lapar bisa tidak kita makan”

“ Younggie!”

“ Ku mohon, percayalah pada ku bahwa aku akan melakukan yang terbaik “

“ arraseo! “ Ucap Tiffany lemas, mereka pun melanjutkan acara makan sore mereka.

Akhirnya pembicaraan yang tidak mengenakkan itu terhenti. Mereka berdua sudah serius dengan makanan yang dihidangkan. Tapi sesekali Sooyoung melirik tiffany, ia bernafas lega karena bisa menghindar tapi entah lah untuk esok.

Di kamarnya yang gelap Sooyoung terlihat frustasi. Ia berulang kali menggeleng kan kepalanya. “ aku bisa gila! aku tidak akan mungkin menyukainya” ia mengacak rambut coklat tua panjangnya. Salah satu hal yang jarang dilakukannya. “ seharusnya aku tampak biasa saja tadi, menjawabnya sedikit lama atau mungkin sedikit kaget atau mungkin diselingi tertawa.. haiss bodoh! Untung saja dia mau mengerti.

Syukurlah! Eh, tapi kenapa aku harus bersyukur ? tunggu dulu, kenapa juga aku harus mempersalahkan itu bukan kah aku memang tidak menyukainya? Hah benar-benar! Sebaiknya aku harus mendinginkan kepala ku dulu”

“ Yul, ada yang perlu kita bicarakan sekarang “

Saat ini mereka sudah mengumpul seperti biasa, raut serius begitu terlihat di wajah milik Tiffany

“ bicara apa? “

“ begini..ku fikir ide untuk mempercepat kerja kelompok mereka bukan hal yang baik “

“ Ya? Tidak baik ? Wae?”

“ Yul serius lah sedikit, kalau kita tidak hati-hati semua nya akan hancur, kau tahu? “ Yoona melanjutkan

“ tunggu-tunggu!  Ini takdir, lagipula tugas itu kan memang dari sananya. Kita tidak ada mesetting bagian itu “

“ iya aku tahu, tapi kau punya rencana kan? sebaiknya untuk masalah kerja kelompok ini. biarkan Younggie yang mengurusnya. Anggap saja pr itu seperti biasa. tidak ada balas dendaman “

“ Maksud mu ?”

“ kita tidak usah ikut campur. Pekerjaan kita hanya lewat telfon bukan dengan orang yang aslinya”

“ Tapi kan dia tidak tahu “

“ dengan seiring nya mereka bersama itulah yang nantinya kedok kita terbongkar. Kau tahu, 2 minggu? Itu waktu yang banyak, apalagi dalam satu kelompok hanya ada mereka berdua “

“ oke baiklah. Kau ada benarnya, jadi untuk itu semuanya kita serahkan pada Sooyounggie, bagaimana Soo?”

“ tidak masalah “

“ Noona, waeyo?”

Chanyeol sedikit merasa terganggu dengan sikap kakak nya itu. Sudah berulang kali ia melihat kakaknya bolak-balik seperti setrika. Mencoba untuk tidak peduli awalnya tapi lama kelamaan ia tidak tahan.

“ Ti-tidak.. kau lanjutkan saja main mu “

Chanyeol hanya mendengus, selalu saja begitu. Fikirnya

“baiklah tapi ku mohon Noona jangan lagi bolak-balik,  seperti setrika saja”

“ tsk.. sudahlah. Dengar! Jika teman ku sudah datang kau panggil Noona, arra?” Chanyeol berdehem mengiyakan ucapan Noonanya itu.

Sementara di kamar

Sooyoung terlihat tidak tenang, ia sudah berulang kali melihat jam yang tertempel di dinding kamar nya. 14.35 kst. Ia semakin dilanda gelisah tak menentu.

Apalagi tadi di sekolah, ketika kyuhyun mendatanginya dan tanpa memperdulikan orang-orang dikantin ia langsung menanyakan alamat rumahnya. Oh ayolah, sejak kapan Sooyoung peduli gosip

Sooyoung pun memilih melemparkan tubuhnya ke kasur. Mencoba menghilangkan kegelisahannya, fikiran nya pun melayang-layang, matanya memang memandang langit-langit kamar tapi tidak dengan otaknya

Tapi tiba-tiba ia tersentak, ia terduduk begitu saja. Tangannya mengepal, dan dengan cepat tubuhnya bergerak mendekati benda berbentuk persegi panjang yang menjulang tinggi itu.

Brakk..

Matanya bergerak liar memandang kain-kain dengan bentuk berbagai macam itu, tapi itu tak berlangsung lama, ia seperti tersadar. Ia terdiam untuk beberapa saat.

“ tsk apa yang ku lakukan ?”

Ia menggeleng-gelengkan kepalanya, tak percaya dengan apa yang ia lakukan barusan. Ia pun memilih menjauh dan mendudukkan tubuhnya ke tempat tidur lagi sebelum suara Chanyeol mengintrupsinya

“ Noona.. teman mu sudah datang” teriakan  Chanyeol plus suaranya yang menggelegar bagai petir  di siang bolong bagi sooyoung, ia dengan gelabakan buru-buru bergegas menuju keluar.

“ Ah Nde..”

Ia langsung keluar kamar lalu dengan cepat turun ke bawah menuju pintu utama dimana ia yakin bahwa laki-laki Cho itu sedang menunggu nya disana.

Tapi sebelum sampai  pintu ia sudah dikejutkan oleh sosok Kyuhyun yang sudah duduk di ruang tamu dengan ditemani Chanyeol tentunya. “ ahh Hyung Noona ku sudah datang. Kapan-kapan kita lanjut ya “ Sooyoung terbengong di tempat.

Hyung?

Ia terheran kenapa adiknya terlihat begitu akrab dengan Kyuhyun? ia memang menyetujui sifat Chanyeol yang gampang bergaul tapi tidak menyangka akan secepat ini.

“ ahh maaf menunggu lama” Sooyoung tampak berbasa-basi sebelum nya. Hal yang jarang dilakukannya. ia membuang nafas berat tak kala melihat Kyuhyun berdiri menyapa nya. bukan karena Kyuhyun menyapa nya tapi karena  penampilan laki-laki itu. Ia tampak keren walau hanya dengan baju kaos denim bewarna hitam abu-abu dan celana jins panjang. Sedangkan ia? Ohh ayolah ini rumah nya sendiri haruskah ia berdandan cantik?

Bayangkan saja setelah menggeledah lemarinya ia hanya memakai kaos dengan celana training. Sedangkan laki-laki itu?

“ emm Sooyoung Ssi bisa kita mulai “ Sooyoung  tersentak, ia baru saja berkelana dengan fikiran anehnya. “ t-tentu”.

“ ku harap kita bisa belajar dengan serius ya.. kau juga jangan malu untuk berdiskusi dengan ku”

“ e-eh? I-iya” Sooyoung mengutuk dirinya. Kenapa dengannya? Kenapa malah suara menjijikan itu yang keluar?

“ Baiklah, mari kita mulai. Dan kau jangan terlalu gugup. Anggap saja aku sahabat mu, atau apalah setidaknya itu membuat mu nyaman “

“ iya tapi yang tadi lupakan saja, ayo kita mulai  “

Mereka pun memulai membuka buku-buku referensi yang mereka miliki.  Kyuhyun sudah focus dengan bukunya begitu pun juga dengan Sooyoung. ia berusaha keras untuk merasa tenang walaupun dirinya masih diliputi rasa gelisah

Gelisah?

Itu loh kerjaannya & friends

Lembar demi lembar sudah terlewatkan, jam yang sudah lebih maju dari awal membuat salah satu dari mereka mulai menguap dan menutup buku itu.

Sooyoung tersentak, ia menoleh mendengar suara buku yang ditutup dengan kuat dan sekali hentakan. Tapi yang dipandang hanya tersenyum, matanya yang berair dan wajahnya yang mulai lesu menandakan laki-laki itu mulai bosan

Sooyoung pun berniat bangkit dan mengambil beberapa snack-snack ringan untuk cemilan mereka. Tanpa bicara ia sudah berlenggang pergi ke dapur

Sooyoung meletakkan talam yang digunakan untuk menampung snack-snack dan jus jeruk dingin diatas meja.

“ makanlah”

Kyuhyun mengangguk kemudian mengambil segelas jeruk dingin itu.

“ bosan juga ya..” ucapnya setelah menegukkan air jeruk dingin itu.

“ bukankah biologi juga pelajaran kesukaan mu?” ucapannya lolos begitu saja tanpa memperhitungkan apa yang akan terjadi nantinya

“ tidak juga, ouww kau sering memperhatikan ku juga ternyata “

Sooyoung membelalak, ia hampir saja menampar mulutnya kalau saja ia tidak ingat ada orang lain disini.

“ ha? Bukan. Aku sering melihat mu aktif menjawab pertanyaan-pertanyaan sulit dari Ahn Saem” itu bukan sekedar alibi, yang dikatakannya memang kenyataan

“ tapi bukan berarti aku menyukainyakan?”

“ wae? Sangat langka ditemukan seseorang  yang tidak menyukai sesuatu tapi mengetahui seluk-beluk paling dalam dari sesuatu yang tidak disukainya” tanpa beban, Sooyoung dengan bebas mengucapkan setiap kalimat dari bibirnya.

“ itulah aku, persepsi mu keren juga. Bukan kah itu seperti istilah dari benci jadi cinta”

“ ya?”

“ ahh tidak usah didengarkan. Tapi, kau bijak juga, tak salah kalau kau dijuluki prince rank of school di sekolah “

Sooyoung tersenyum tipis, “ oh iya, bicara soal sekolah bagaimana? Apa ide mu?”

“ sedikit bingung. Kau tahu, tulisan-tulisan tadi masih berputar-putar di otak ku jadi aku tidak bisa menentukannya. Kalau kau?”

“  kita kan diberi beberapa jenis dari ahn saem, kalau aku sih lebih memilih membahas tentang protista yang menyerupai Fungi. Dibanding protista mirip hewan maupun tumbuhan, protista yang menyerupai fungi lebih sedikit bagiannya hanya terbagi menjadi tiga ; Myxomycotaoomicota dan acraslomycota saja. Bagaimana?”

“ oke.. kau benar juga tak kusangka otak mu secepat itu menangkap pelajaran”

Sooyoung mendesah dalam hati, sudah berapa kali laki-laki itu memujinya? Tsk tentu saja, ia laki-laki yang suka dikelilingi perempuan-perempuan tidak beres

“ baiklah, besok lusa kita keperpustakaan “

“ ahh kau tinggal berdua saja dengan adik mu?”

Sooyoug menatap Kyuhyun, merasa malas dengan pertanyaannya. “ tidak ada orang lain juga “

“ orang tua mu?”

Sooyoung menjawab sangat lama, hingga kyuhyun mengulangi pertanyaannya. “  orang lain “

Merasa pembicaraan yang tidak nyaman pun kyuhyun diam

Terjadi keheningan diantara mereka, sebelum Kyuhyun lagi-lagi buka bicara

“ keluarga mu memang seperti tiang listrik ya?”

“ eh?”

“ iya.. kau tinggi dan adik mu juga sangat tinggi “

“ begitu lah tapi tolong diralat sedikit ucapan mu”

Kyuhyun tertawa kecil, “ ku fikir dulu kau bukan orang yang menyenangkan, tapi sekarang tidak juga setelah kita berbincang ringan seperti tadi. Di sekolah, kau sepeti tidak bisa disentuh siapapun. Kau terlalu dingin”

“ hn terserahlah”

“ kau berbicara apa saja semalam?” cerocos yuri begitu melihat Sooyoung yang sudah duduk manis dikoridor sekolah sendirian

“ tidak ada, kami hanya membahas apa yang seharusnya kami bahas “

“ benarkah? apa dia tidak mesum pada mu “

“ ye?” keningnya berkerut. Befikir tentang kejadian kemarin. “ Tidak.. mana mungkin “

Yuri tersenyum “ benarkah? “

Sooyoung mengangguk “ dia mesum?” Tanya nya dengan nada tidak percaya.

“ Ne, sangat akut malah. Haiiss sudahlah seharusnya kau menjahilinya saja”

“ jinja?” ucap Sooyoung pelan, masih tidak percaya. Mesum?

“ kau tidak bisa ikut ya..” yang sekian kalinya Sooyoung menggeleng. “ kenapa adik mu manja sekali sih , dia kan laki-laki lagipula dia juga sudah besar” ucap Yoona merengek karena sore ini Sooyoung tidak bisa ikut pergi bersama mereka. Padahal hari ini mereka berjanji pergi ke karaoke an bersama tapi seperti nya mereka akan kesepian karena ketidakhadiran Sooyoung walaupun jika sooyoung ikut ia  tetap diam tanpa terpengaruh ikut bernyanyi bersama .

“ dia masih remaja “

“ tuh kan, kau terlalu memanjakannya Youngie “ ucap Yoona kesal.

“ sudah lah Yoong kau yang terlalu manja… dan kau Soo awas saja jika nanti kami menemukan mu  sedang berjalan-jalan atau apapun itu “ Sooyoung hanya mengangkat bahu mendengar perihal aneh temannya. “ pergilah, nanti kalian kemalaman pulang aku pergi dulu “ akhirnya Sooyoung angkat bicara kemudian pergi menuju terminal bus.

“ tsk! kenapa lama sekali “ sooyoung melirik jam tangan yang melingkar di tangannya. Hampir 10 menit ia menunggu tapi bus yang di tunggu nya belum juga datang. Ia memilih mengambil ponselnya guna menghilangkan kebosanannya yang sudah stadium empat. Ia mengambil earphone biru miliknya kemudian memilih mendengarkan lagu. Tapi tetap saja ketika lagu itu terputar tangan sooyoung tidak bisa diam . ia seperti mengotak-ngatik ponselnya sendiri. Entah kenapa matanya tertuju ke sebuah symbol kotak surat. Tak berapa lama ia menekan symbol itu kemudian membuka inbox.

Entah kenapa tiba-tiba ia ingin, dan tanpa di suruh jari – jari panjang nan lentiknya sudah bermain di layar touchscreen dan tanpa ragu ia menekan tombol send.

Hari sudah semakin sore dan untungnya tak berapa lama bus yang di tunggu-tunggu nya dari tadi sudah tiba.Dengan cepat ia memasukkan ponsel nya kedalam saku blazer sekolah kemudian berjalan masuk ke  arah pintu  bus yang terbuka.

“ kau sudah pulang, sayang? “

Sooyoung diam, wajahnya datar seperti biasa. Lee Hyuna yang melihatnya pun merasa canggung dan tidak nyaman dengan pandangan anak tirinya

“ a..kau mau makan atau mandi dulu?”

“ tsk..jangan sok peduli” Sooyoung berjalan cepat menuju kamarnya  diatas ketika Lee Hyuna, Eomma tirinya mencoba mendekat dan meraihnya.

Moodnya benar-benar hancur sore ini, ia berjalan begitu sampai tangga paling akhir. Lemas rasanya menjalani kehidupan yang tidak menyenangkan seperti itu.

Baru saja sooyoung ingin membuka knop pintu kamarnya tiba-tiba ponsel yang berada dalam saku blazzernya bergetar. Dengan malas ia mengambil nya dan dengan cepat layar persegi empat yang tadinya bewarna hitam kini sudah terang menampakan sesuatu yang sepertinya sangat menyenangkan untuk dilihat.

Yoona, Yuri dan tak lupa juga tiffany sedang berpose jelek dengan mic pegangannya. Sooyoung tersenyum tipis

“ seharusnya aku ikut kalian “ lirihnya pelan, ia pun memasukkan kembali ponselnya kedalam saku

Tapi baru saja ia akan memasukkan ponselnya itu tiba-tiba ponselnya kembali berdering. Dan terkejutnya ia menemukan nama itu di layar ponselnya. Ia membuka perlahan pesan itu lalu membacanya

From Playboy Cho :

Masih berniat mengganggu ku eoh?

Sooyoung tanpa sadar terkikik, memang dirinya lah yang memulainya lebih dulu tapi apa salahnya kan? ia  yang lebih dulu mengirimi anak itu pesan ketika bosan menunggu bus yang tak kunjung datang. Sempat menunggu balasan memang apalagi ketika ponselnya bergetar pertama kali. Ia fikir Kyuhyun tapi.. astaga! Lihatkan kenapa dia terlihat berharap sekali?

To : playboy Cho

Wae? Tidak masalah kan

Sedikit usil bolehkan? Lagipula tidak ada yang melarang anggap saja ini balasan Soooung karena Kyuhyun sudah mengatainya tiang listrik. jadi jangan tanyakan Sooyoung kenapa ia bisa menulis itu.

Sooyoung melemparkan ponselnya ke kasur kemudian menaruh tas nya di meja belajarnya. Ia berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terbilang bau karna hari ini ada pelajaran olah raga.

Setelah selesai  Sooyoung keluar dengan balutan handuk putih. Ia terbiasa toh hanya dia di kamar ini.setelah memilih baju yang tepat akhirnya ia memakainya kemudian menghempaskan tubuhnya ke tempat tidur. ia mengambil ponselnya yangtergeletak tak berdaya. Setelah melihat ponselnya ternyata Kyuhyun sudah membalas pesannya tanpa fikir panjang pun Sooyoung membukanya.

From : playboy cho

Terserah mu aku tidak peduli

Sooyoung menyeringai, menganggu mu sangat menyenangkan hahaha..

To : Playboy Cho

“  terima kasih ..emm apa hari mu menyenangkan?”

Tak lama kemudian Kyuhyun membalas pesannya.

From: Playboy Cho

Tadinya menyenangkan tapi langsung buruk begitu kau mengirim ku pesan “

To : Playboy Cho

Benarkah? kalau begitu aku minta maaf karena tidak bisa untuk tidak menganggumu

From: Playboy Cho

Sebenarnya kau siapa Nona Chan Hi Yoi

To : Playboy Cho

Wahh akhirnya kau mau memanggil ku nama ku juga, apa kau mau mengajak ku berbincang “

From : Playboy Cho

Aku? Tidak!

To: Playboy Cho

Sudahlah aku tidak mempermasalahkannya kok, lagipula itu malah baik

From: Playboy Cho

Ya! Yang mengajak mu berbincang siapa!

To: Playboy Cho

Kau!

From: Playboy Cho

Dasar menyebalkan! Apa kau benar-benar wanita hah! Lihat saja kupastikan diri mu akan jatuh pada ku

To: Playboy Cho

Pasti sakit, aku tidak mau

From: Playboy Cho

Semua wanita sama saja

To: Playboy Cho

Mwo? Kau sedang bertengkar dengan wanita-wanita mu

Sooyoung sengaja mengatakan wanita-wanita mu agar dia sadar bahwa ia punya pacar lebih dari Satu

From : Playboy Cho

Sebenarnya apa yang diinginkan wanita? Aku tidak mengerti. Mereka hanya menginginkan uang. Aku yakin semua wanita memang seperti itu

To: Playboy Cho

aku tidak.. hey namja kau begitu karena kau belum menemukan cinta sejati mu

From : Playboy Cho

Owww..jadi kau berfikir bahwa kau wanita sejati ku begitu? Ah aku tahu sekarang, sebenarnya kau salah satu dari sekian banyak perempuan yang tergila-gila pada ku kan? aiss tidak kupercaya. Maaf saja aku tidak mungkin memilih mu

To: Playboy Cho

Percaya diri mu sudah sangat akut tuan! Aku kasih saran.. tidak semua wanita seperti itu . kau seharusnya bisa mengerti apa yang diinginkan pasangan mu. Bukan seperti cara mu habis manis sisa nya di buang Jahat sekali!

From : Playboy Cho

Tau apa kau tentang ku! ya! Ku beritahu pada mu di dunia ini tidak ada wanita yang tidak gila uang

To : Playboy Cho

Ya. Terserah mu.. aku setuju semua wanita gila uang tapi tidak semua. Kau tidak tahu kami.. lagi pula perempuan mana yang tidak ingin banyak uang huh? perempuan itu membutuhkan kebutuhan yang lebih banyak di banding pria.

Sooyoung memandang tulisannya kembali, ia tertawa kecil kemudian tak lama menekan send

From : Playboy Cho

Ah aku bersyukur karena terlahir menjadi seorang pria

To : Playboy Cho

Yaahhh… ah apa sekarang kau sedang curhat dengan ku?

From : Playboy Cho

Oke mungkin ini adalah kejadian yang tidak kuinginkan tapi sudah terjadi

To : Playboy Cho

Senang bisa menjadi teman curhat mu. Kapan-kapan jika perlu hubungi saja aku

From :  Playboy Cho

Sayangnya itu semua hanya anganan mu saja. Sudah lah aku lelah. Jangan ganggu aku

To: Playboy Cho

Eyy jinja! baiklah aku juga lelah. Kalau begitu selamat malam

From: Playboy Cho

Malam

Dasar aneh! Tapi tingkah nya anak-anak sekali. apa benar dia mesum? Tak bisa di percaya. Lucu sekali

Sepertinya sudah ada kemajuan, jarang skali Kyuhyun membalas ucapan salam nya.

Semoga hubungan mereka pun menjadi lebih baik, apalagi sooyoung merasa nyaman mengobrol ringan dengan Kyuhyun.

“ Sooyoung Ssi”

Sooyoung menoleh begitu mendengar suara memanggilnya, mata obsidiannya sedikit membulat melihat seseorang yang memanggilnya tadi.

Tapi ia tetap diam, tak menjawab.

“ Sooyoungssi, kau ingat dengan pembicaraan kita kemarin kan?”

“ ya?” Sooyoung berfikir kemudian mengangguk

“ baguslah, tadi kata donghae guru akan rapat. Jadi lebih baik kita menggunakan waktu itu untuk mengerjakan tugas kelompok nya” lagi-lagi Sooyoung mengangguk

Ia memalingkan wajahnya ke arah teman-temannya. Berbicara lewat mata, tak memperdulikan tatapan seram Yuri, tatapan greget Yoona dan juga pandangan tak percaya dari Tiffany serta siswa-siswi yang kini berada di koridor sekolah

“ kenapa lama sekali, kau Tiffany Hwang kan? aku ingin membawa Sooyoung bersama ku. kami punya hal yang perlu diselesaikan. Sampai nanti”

Tanpa memperdulikan tanggapan dari Tiffany, dan juga tak memperdulikan adanya aura buruk dari arah samping Kyuhyun dengan cepat menarik Sooyoung menjauh dari koridor dekat taman sekolah

Sooyoung berusaha sesekali menarik tangannya yang dicengkram Kyuhyun, tapi sudah hukum alam perempuan tetap dibawah laki-laki. Sooyoung tetap kalah dengan tenaga Kyuhyun.

“ benar-benar menjengkelkan”  umpat Kyuhyun setelah memasuki perpustakaan sekolah.

“ kau kasar “ Kyuhyun menoleh, ia tersadar. Ia telah menarik seseorang wanita

“ astaga! Aku minta maaf, aku tidak sadar bahwa tarikan ku terlalu kuat” ucap Kyuhyun sambil memandang pergelangan Sooyoung yang memerah

Sooyoung diam, raut wajahnya dingin. Sangat berbeda dengan hatinya.

Sejak kapan ia peduli tanggapan orang lain tentang dirinya?

“ Sooyoung Si aku ~”

“ cari buku yang kita perlukan “ Sooyoung melangkah maju mendekati buku-buku yang tak terhitung jumlahnya itu tanpa memperdulikan ekspresi cengo Kyuhyun

“ mau sampai kapan kau berdiri disana “

“ oh ya baiklah”

Hampir 5 tumpukan buku dengan halaman beratus-ratus di pegang Sooyoung, tapi ia masih gigih mencari buku-buku lainnya.

“ sudah?”

Sooyoung mengangguk,  mereka pun berjalan mendekati meja yang sudah disediakan di perpustakaan itu.

Sooyoung sudah siap dengan bukunya, begitupun dengan Kyuhyun

“ aku akan mencari myxomycota terlebih dahulu “

Kyuhyun berdehem matanya bergerak liar memandang beberapa buku yang telah ia ambil tadi. Dan tangannya terulur mendekati buku yang sangat diminatinya.

“ myxomycota jamur berlendir, bisa hidup sebagai saprofit juga..  yaa..lalu ah habitatya bisa hidup di hutan-hutan basah, tanah lembab, kayu lapuk, kayu ~”

Kyuhyun menghentikan kegiatan menggaris bawahi nya begitu mendapati dirinya dipandangi oleh berbelas mata dengan pandangan tajam.

‘ ohh apakah akuterlalu berisik ?’ Kyuhyun melirik Sooyoung, tapi gadis itu tetap dengan bukunya.

“ ekhmm..” ia berusaha stay cool dengan berpura-pura kembali menekuni bukunya yang ia baca.

“ kan sudah ku bilang, myxomycota bagian ku. itu karma mu “ Kyuhyun menoleh dan menemukan mata bening Sooyooung kini memandangnya datar

“ entah kenapa aku lebih tertarik dengan myxomycota daripada yang lain “

Sooyoung menahan tawanya walaupun senyuman tpisnya tetap tak bisa ia tahan. Tertarik? Oh apakah Cho Kyuhyun sekarang tertarik pada jamur?

“ kenapa tersenyum?”

“ ti-tidak, ya sudah kau mencari myxomycota dan aku oomycota. Aku segera selesaikan “

Tak terasa sudah berjam-jam mereka disini, Kyuhyun juga sudah mulai-mulai menguap seperti biasa. ia melirik jam yang melingkar di tangannya. ‘ astaga sudah hampir 3 jam aku berada disini ‘ batinnya. Matanya melirik kedepan memandang Sooyoung yang masih berkutat dengan buku-bukunya.

‘ oh astaga! Kenapa dia tahan sekali. tidakkah matanya terasa ingin copot?’

Ia bergerak gelisah. Ia ingat bahwa hari ini jadwal kencannya dengan salah satu gadis-gadisnya, dan itu tinggal 1 jam lagi. Sementara dirinya masih disini bersama dengan gadis kutu buku yang sangat tidak menyenangkan. Langit juga sudah mulai bewarna orange tidakkah ia lelah?

Tapi fikiran – fikirannya terhenti ketika melihat Sooyoung menutup buku. Kemudian mulai merapikan buku –buku itu.

‘ yess’ serunya dalam hati

“ Kyuhyun Ssi, kita lanjut besok lagi saja “ Kyuhyun tersenyum kemudian mengangguk

“ ia terheran, ia fikir Sooyoung akan mengembalikan buku itu tapi tidak ia membawanya hingga ke meja Park Saem

“ kau membawanya?” Tanya Kyuhyun yang kini berdiri di samping Sooyoung.

“ apa?” Tanya Sooyoung tanpa memandang lawan berbicaranya.

“ buku-buku itu “

“ oh tentu saja.. Kamsahamnida Sam “ ucap Sooyoung sambil mengambil kartu perpusnya

“ kau rajin sekali “

“ tidak juga “

Kyuhyun merasa tidak enak, ia pun memilih mengambil buku-buku itu dari tangan sooyoung, tapi sayangnya gadis itu menolak.

“ tidak perlu “ tolaknya

“tiak apa-apa, sangat tidak etnis dilihat orang. Apa kata orang? Nanti kelakian ku di ragukan orang-orang “

Tanpa bisa di cegah, sooyoug terkekeh dan itu menimbulkan dari kekagetan sang empunya sendiri.  “ wahh Choi Sooyoung bisa juga tertawa, begitukan lebih manis”

Sooyoung terdiam, tangannya bergerak mencengkram buku-buku itu. karena mungkin terlalu kuat buku itu terjatuh sooyoung pun tersentak dan mengambil buku-buku itu kembali

Saat ia akan mengmbil buku yang bewarna biru, seseorang juga akan mengmbilnya. Alhasil tangannya terpegang oleh Kyuhyun dan itu menimbulkan kegugupan yang luar biasa bagi Sooyoung

“ sudah ku bilang, biar aku saja yang membawanya”

“ ah ya.. terimakasih”

Setelah mengumpulkan buku yang terjatuh tadi sooyoung dan kyuhyun pun berjalan menuju arah gerbang sekolah.

“ terima kasih, sudah sampai sini kemarikan buku-bukunya “

“ tunggu dulu, kau pulang naik apa?”

“ naik bisa. Tentu saja” jawab Sooyoung

“ jam segini? “

“ memang ini jam berapa?” Tanya nya polos

“  setengah tujuh ini sudah hampir gelap. Sudahlah aku akan mengantar mu pulang”

“ e-h? tidak perlu”

“ ayolah tidak ada penolakan”

Mau tak mau Sooyoung pun mengiyakan. Benar juga, ia mau nunggu jam berapa? Bus sudah berlalu dari 30 menit yang lalu. Tidak  mungkinkah ia menunggu bus itu hingga jam 8 malam?

“ sampai..”

“ terima kasih sudah mengantar ku “ ucap Sooyoung ia pun beralih membuka knop pintu.

“ sama-sama jangan sering-sering menolak hmm..”

Sooyoung berdehem sebelum benar-benar keluar dari mobil.

TBC

Saya datang..dan saya..pergi

 

31 thoughts on “[Series] I’m Mysterious Girl (Part 4)

  1. Rizky amalia says:

    Cie jihan,biologi di bawa bawa.oh ya tampah untk bwa minuman itu di ganti nampan ya ji.bagus ji,next ya

  2. Sistasookyu says:

    Kyu curhat mantannya matre? hwkwkwk

    gimana reaksi kyu ya pas dia tau temen2nya syo yg nyuruh syo ngebalasin dendamnya? Ow…

  3. mongochi*hae says:

    ooo…gawat nh. kyany soo mulai suka dg kyu aplg kyu bsikap manis dgny. mgkin fakt playboy kali ya hhheee

  4. farida_salma says:

    akhirnya di pos juga part ini setelah sekian lama

    kayaknya kyu mulai naksir soo eonn nih

    next part ditunggu😀

  5. Naelieyah1225_4li3n plut0_lovers says:

    Woahh… Asli sifat kyu disini mirip karakter asli dikehidupan nyata 4li3n sewaktu SMA.. Daebakk.. Lanjutkan!!

  6. Yuliandini says:

    Akhirnya dipost jga part 4,, kyu nyebelin banget kalo disms, tapi bisa gugup kalo didunia,, kyu playboy banget sih

  7. ria says:

    Di next jg akhirnya🙂
    Oh jadi kyuppa nggak suka sm cewek karna dia pikir cewek tuh mata duitan makanya dia hanya mempermainkannya -_-
    Makin seru aja ffnya,
    Aku paling suka bagian kalau mereka sdh berkirim pesan,lucu :3
    Trus tambahin kyuyoung momentnya ya😀

  8. Youngra park says:

    Semakin seru aku tembak pasti kyuppa akan tertari sma sooeoni yg datar terus kepadax next part di tnggu

  9. Risqi says:

    sepertinya sooyoung mulai suka pd kyuhyun. tuh dia sering gugup & gelisah berada di dekat kyuhyun. ciee… kyuyoung mulai akrab nih ye. nggak sabar nunggu part selanjutnya..

  10. gita says:

    Kepingin tau reaksi kyuppa kalo dia udh tau soo itu yg suka smsin dy… huwaa.. pasti soo malu bngt
    Ditunggu next.a, jangn lama”

  11. sisca says:

    Cieee soo eon keliatan bgt lg gugupnya hihihi^^
    Semoga kyu naksir sama soo eon cepet2 trus jadian deh._.
    Ditunggu part5 nya thor😉

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s