[SERIES] The Pureblood (Part 3 : Memories)

the-pureblood

Title                       : [SERIES] The Pureblood (Part 3 : Memories)

Author                  : Chuyleez

Main Cast            : Cho Kyuhyun, Choi Sooyoung/Yoo Min Ji, Lee Donghae, Kris Wu

Support Cast      : Kim Hyoyeon, Lee Joon, Yang Seung Ho, Seohyun

Genre                   : Romance, Horror, Psycopath, Hurt

Rating                   : 15

Annyeong yeorobuunnn…. Author comeback dengan membawa FF The Pureblood. Mianhae mungkin alur ceritanya sedikit mengecewakan. Tapi mau bagaimana lagi seperti ini yang ada di otakku.

Jika ada kesamaan cerita antara FF ini dengan FF, Film, Novel atau drama lain mungkin hanya kebetulan semata. FF ini murni dari imajinasiku. Untuk mengontak author, harap mention di Facebook Andria Sulis atau twitter @chuyleezluvsuju. Jangan lupa kunjungi blog pribadiku http://kfeverz.wordpress.com untuk membaca FF lainnya. Happy reading All ^^

 Tapi ketika dia kehilanganmu yang mati setelah kau mengorbankan dirimu untukku, bisa saja dia membunuh dirinya sendiri. Karena aku tahu…. Dia sangat mencintaimu.

***

Sooyoung terus berlari menghindari seorang Pria misterius yang membuatnya ketakutan. Tanpa mempedulikan tatapan orang – orang di lorong rumah sakit yang memandangnya heran. Jantungnya bergemuruh, nafasnya tercekat seakan sulit untuk bernafas namun jika dia berhenti, mungkin membuat dirinya tertangkap oleh Pria itu.

Bruk!

Sooyoung terjatuh ketika kakinya terkilir ketika menuruni tangga kecil setelah keluar lobby rumah sakit. Dia memandangi kedua telapak tangannya yang berdarah. Namun dia terkejut melihat darah di telapak tangannya perlahan lenyap. Seperti terhisap kembali ke dalam tubuhnya. Sooyoung membulatkan matanya terkejut.

“Tidak mungkin! Tidak mungkin!!” Sooyoung menggeleng tak percaya dan berteriak histeris.

Hyoyeon yang melihat Sooyoung tampak ketakutan, berusaha memutar kursi rodanya dan mendekati gadis itu.

“Min Ji~ah, kau tidak apa – apa?”

“Hyo, kita harus pergi! Kita harus pergi sekarang!”

“Ada apa?”

Sooyoung lekas membangkitkan tubuhnya dan membawa Hyoyeon pergi. Tanpa menjawab pertanyaan yang diucapkan Hyoyeon. Hyoyeon merasakan kedua tangan Sooyoung tampak gemetar ketika mendorong kursi rodanya. Membuatnya berfikir ada sesuatu yang buruk terjadi pada Sooyoung.

Ketika berada di dalam taksi pun, Sooyoung masih tampak gugup. Namun sama seperti tadi, dia tetap bungkam dan tak menjelaskan apapun pada Hyoyeon. Tentunya membuat Hyoyeon sedih. Sebagai sahabat yang selalu bersamanya, Sooyoung masih enggan berbicara apapun padanya mengenai masalah yang tengah dia hadapi.

***

Seorang Pria tampak tengah memakaikan sebuah gaun cantik pada seorang gadis yang tengah memejamkan kedua matanya. Layaknya boneka Barbie, dia memperlakukan orang terkasihnya dengan sangat hati – hati. Sedikit sulit memang memakaikan baju pada tubuhnya yang telah kaku itu. Meskipun telah mati, namun jasadnya tidak membusuk karena Pria itu mengawetkan jasadnya dengan sesuatu yang dinamakan formalin. Tentunya ditambah zat – zat lain yang membuat jasad gadis itu tetap utuh. Disisirnya rambut panjang indah milik gadis itu. Diberikan bando penghias kepala yang menambah kecantikannya.

Hal itu dia lakukan setiap hari. Seakan mengusir rasa kesepiannya ketika orang yang dicintainya pergi untuk selamanya.

“Tunanganmu Seohyun, akan kembali hidup dengan obat itu…. Aku mau kau mencarikan seorang vampire untuk melengkapi penelitian obat sihir….. Saat ini vampire itu belum menampakkan jati dirinya. Penelitian ini tidak akan selesai tanpa darah vampire itu.” Kris masih ingat dengan jelas perkataan Pria berbaju hitam yang memperkenalkan dirinya sebagai Lee Joon.

“Vampire… Bagaimana aku harus mencarinya?” Kris tampak berfikir keras. Permintaan Lee Joon membuatnya pusing. Namun jika yang dikatakan Lee Joon adalah benar, dia akan melakukan apapun asalkan Seohyun bisa kembali hidup.

Tok… Tok… Tok….

Ketukan pintu membuyarkan lamunannya. Dia meletakkan sisir di atas meja rias dan beranjak membukakan pintu. Tampak Hyung Joon, asisten sekaligus orang kepercayaannya tengah berdiri dari balik pintu.

“Ada apa?”

“Detektif yang kau minta sudah datang.”

“Suruh mereka menunggu di ruang kerjaku.”

“Baik Tuan.”

Hyung Joon lekas meninggalkan kamar Kris untuk mematuhi perintah Tuannya. Kris tampak menghela nafas. Meskipun terdengar aneh, namun dia tetap harus menjelaskan hal ini pada detektif yang dia suruh untuk mencari vampire itu. Mungkin dirinya akan dianggap gila dan ucapannya akan terdengar seperti lelucon aneh. Namun apapun yang terjadi, dia hanya ingin Seohyun kembali hidup. Apapun akan dia lakukan untuknya. Sebagai pembuktian rasa cintanya pada tunangannya.

Kris meninggalkan kamarnya dan menuju meja kerjanya dimana 10 detektif terkenal yang dia perintahkan tengah menunggu di ruang kerjanya.

***

“Apa? Yunho mengundurkan diri dari kepolisian?” Pekik Jung Soo ketika Kepala divisinya memberikan tugas dan jabatan untuknya sebagai pengganti Yunho yang mengundurkan diri.

“Ya, tiga hari lalu dia memberikan surat pengunduran dirinya.”

“Apa yang dia fikirkan? Apa yang sebenarnya ingin dia lakukan?”

“Entahlah… Mungkin dia ingin mencari pekerjaan lain. Sejak tiga hari belakangan ini, Yunho lebih sering melamun. Seperti tidak ada semangat untuk bekerja.”

“Tiga hari lalu… Sejak ingatan tentang vampire kami mulai terbuka…. Yunho mengundurkan dirinya karena sudah tidak ingin menjadi anggota polisi. Tapi, kenapa? Bukankah vampire sudah tidak ada lagi? Pemburu vampire juga sudah tidak diperlukan. Apa yang sebenarnya direncanakan Yunho?” batin Jung Soo bingung.

***

Kris membuka ruang kerjanya. Tampak sepuluh Pria tinggi bertubuh tegap tengah berdiri berjajar siap untuk menerima perintah dari Tuannya. Kris memandangi satu persatu wajah kesepuluh Pria tersebut yang memiliki aura cerdas dan meyakinkan. Jelas saja, dengan kekuatan finansial yang dia miliki, tidak mungkin dia sembarang menyewa detektif yang murahan.

“Senang bertemu dengan anda semua, Para Detektif hebat. Aku sudah mendengar tentang kalian dan beberapa kasus yang telah kalian pecahkan. Sehingga, aku yang memilih kalian secara langsung.”

“Tentu saja, tidak ada kasus yang tidak bisa kami pecahkan.” Ujar salah satu dari kesepuluh detektif itu.

“Apapun yang anda minta pasti akan kami penuhi.”

“Mencari orang hilang, atau menyelidiki kasus perampokan sampai kasus pembunuhan? Tenang saja semuanya bisa terpecahkan.”

Kris tampak tersenyum lebar. Kesepuluh Pria itu tampak optimis dan percaya diri.

“Aku akan memberikan kalian sebuah tugas. Aku tidak bisa menjamin 100% kalian bisa mendapatkan apa yang kumau. Permintaanku ini mungkin terdengar aneh dan seperti lelucon untuk kalian.”

Kesepuluh detektif itu tampak saling memandang penuh tanya. Ucapan Kris terdengar sangat membingungkan. Membuat kesepuluh dari mereka bertanya – tanya, seperti apa tugas yang akan mereka terima.

“Dengan mengumpulkan 10 detektif hebat disini, apa yang membuatmu ragu permintaanmu tidak akan terpenuhi? Kami disini semua berpengalaman dalam memecahkan suatu kasus.”

“Karena permintaanku ini bukan permintaan yang biasa diberikan oleh klien kalian terdahulu. Aku akan mengatakan apa yang ingin kutugaskan pada kalian. Kalian bisa mundur jika mengaggap permintaanku ini sesuatu yang mustahil atau menganggap tugas ini sangat berat.”

Kesepuluh detektif itu hanya terdiam. Tanda mereka bersiap mendengarkan perkataan Kris mengenai tugas yang akan mereka terima.

“Aku ingin kalian mencarikan aku seorang vampire. Vampire yang sekarang hidup di tengah – tengah kehidupan manusia. Seorang vampire yang menyembunyikan identitasnya dari manusia. Ini sulit, karena dia sama sekali tidak bisa dibedakan dengan manusia pada umumnya. Seorang monster penghisap darah.”

Kesepuluh detektif itu tampak terdiam sejenak ketika mendengarkan permintaan konyol yang diucapkan Kris. Beberapa detik kemudian, tujuh dari sepuluh detektif mulai tertawa terbahak – bahak. Benar yang diucapkan Kris tadi, permintaannya memang terdengar seperti sebuah lelucon April Mop.

“Apa? Vampire? Kau fikir mereka memang ada di dunia ini?”

“Kau mungkin terlalu banyak membaca novel atau film vampire sehingga kau menyuruh kami untuk benar – benar menemukannya.”

“Vampire itu makhluk dari dunia fiksi. Tidak pernah ada Tuan. Jangan membuat kami tertawa dengan permintaan anehmu itu.”

Kris hanya terdiam memandangi satu persatu ekspresi wajah kesepuluh detektif tadi. Tujuh diantaranya masih tertawa terbahak – bahak sedangkan sisanya masih menampakkan ekspresi tenang. Membuat Kris memandanginya penuh tanya.

“Jadi, apa kalian menerima tugas yang kuberikan?” tanya Kris.

“Maaf, aku tidak bisa menjalankan tugas anehmu ini. Sampai rambutku beruban pun, makhluk fiksi seperti itu tidak akan ditemukan dalam dunia nyata.”

“Aku juga. Permintaanmu ini sangat aneh. Jika harus menghadapi kasus nyata seperti pembunuhan, parampokan atau penculikan, aku pasti akan menerimanya dengan senang hati, tapi ini…. Maaf sekali Kris~Sshi.”

“Maaf, aku juga tidak berniat untuk melaksanakannya jika ini yang kau minta dari kami.”

“Maaf, aku menolak tugas yang kau berikan.”

“Maaf…”

“Maaf….”

“Maaf….”

Satu persatu dari sepuluh detektif itu menolak. Seperti yang diperkirakan Kris tadi. Tujuh detektif yang tertawa dan menganggap lelucon permintaannya menolak permintaannya. Tersisa tiga detektif yang masih tetap memasang ekspresi tenang.

“Bagaimana dengan kalian? Apa kalian tidak menganggap lucu permintaanku?” tanya Kris pada ketiga detektif yang tersisa.

“Aku sangat terkejut mendengar permintaan aneh yang kau berikan. Dimana kau mendengar bahwa vampire benar – benar ada di dunia nyata?” tanya salah satu dari ketiga detektif itu.

“Dari seseorang. Aku tidak bisa menjelaskan apapun pada kalian.”

“Dan kau mempercayai perkataan orang itu?”

“Awalnya aku juga terkejut sama seperti kalian, tapi… Aku mencoba untuk mempercayainya.”

“Kalau begitu aku akan sama sepertimu. Aku akan mencoba mempercayai apa yang kau katakan.”

“Jadi, maksudnya….”

“Ya, aku menerima tugas ini.”

Kris tersenyum lebar. Akhirnya ada seorang detektif yang mau menjalankan tugas aneh yang dia berikan. “Siapa namamu?”

“Yoochun… Park Yoochun.”

“Baiklah Yoochun~Sshi, semoga kita bisa bekerja sama dengan baik.”

“Ne, Kris~Sshi.”

“Lalu kau… Bagaimana denganmu?” tanya Kris pada seseorang yang berdiri di samping Detektif bernama Yoochun itu.

“Sama sepertinya aku juga terkejut. Bahkan sangat takut. Aku adalah penggemar novel dan film misteri khusunya yang bertemakan vampire. Tapi aku ingin tahu apakah vampire yang selalu ada dalam novel itu benar – benar ada di dunia nyata?”

“Jadi kau yang merupakan seorang penggemar cerita tentang vampire ingin menyelidiki benarkah vampire itu ada di dunia nyata?”

“Ya.”

“Jadi kau menerima tugas yang kuberikan.”

“Ya.” Jawabnya dengan antusias.

Kris tertawa kecil sembari memandangi Pria itu. “Seorang penggemar vampire yah?” batinnya. “Siapa namamu?”

“Kim Jong Dae.”

“Baiklah Jong Dae~Sshi, semoga kita bisa bekerja sama dengan baik.”

“Ne.”

“Dan kau yang terakhir… Bagaimana denganmu? Kau mau menerima tugas yang kuberikan? Apa kau terkejut juga sama seperti dua orang disampingmu ini ketika mendengar permintaan anehku?”

“Tidak. Aku sama sekali tidak terkejut.”

“Menarik. Apa yang membuatmu tidak terkejut?”

“Aku pasti akan menemukan vampire itu.”

“Apa yang membuatmu yakin bisa menemukannya? Vampire itu tersembunyi diantara lautan manusia. Fisiknya bahkan tidak bisa dibedakan dengan manusia pada umumnya.”

“Insting.”

“Insting? Apa kau yakin vampire itu benar – benar ada?”

“Ya. Aku yakin.”

“Kau sangat optimis dan percaya diri. Hm, kudengar kau adalah mantan anggota kepolisian?”

“Ya, aku baru mengundurkan diri tiga hari lalu.”

“Siapa namamu?”

“Yunho…. Jung Yunho.”

“Yunho~Sshi, semoga kita bisa bekerja sama dengan baik.”

“Ya, Kris~Sshi.”

***

Suara decitan telapak tangan yang menghapus embun dari kaca sebuah kamar mandi terdengar memecah keheningan. Ekspresi datar gadis itu yang tampak buram di kaca perlahan mulai terlihat jelas. Dari fisik, tidak ada yang berubah dengan gadis itu. Tapi dia sendiri merasa ada yang berubah dengannya.

Perlahan gadis itu mengambil pisau dapur yang dia bawa diam – diam ke dalam kamar mandi. Dia memandangi pisau yang tajam itu. Sebuah benda yang sangat ditakuti dan dihindarinya sejak dulu. Sebuah benda yang bisa menggoreskan luka di tubuhnya dan membuat tubuhnya lemas karena fobia darah yang dideritanya.

Dia mencoba untuk menghapus rasa takutnya. Di dekatkan pisau tajam itu pada telapak tangan kirinya.

Sset!

Pisau tajam itu menggoreskan telapak tangannya hingga darah segar mengalir dari tangannya. Beberapa darah menetes di wastafel kamar mandi dan bercampur dengan air yang deras mengalir. Gadis itu memandangi telapak tangannnya. Lagi – lagi hal itu terjadi. Darah yang semula mengalir dari telapak tangannya perlahan mulai menghilang. Luka yang tercipta akibat sayatan pisau juga menghilang tanpa bekas.

“ARGHHH!!” Gadis itu menjerit. Mendapati hal aneh itu kembali terjadi padanya.

Suara ketukan pintu terdengar bersamaan dengan suara panggilan orang yang tinggal bersamanya.

“Min Ji, kau tak apa? Kau baik – baik saja? Ada apa?” tanya Hyoyeon beruntun sembari mengetuk pintu.

Gadis itu, Minji atau lebih dikenal dengan Sooyoung hanya menutup rapat telinga dan kedua matanya ketika bayangan aneh mulai muncul silih berganti seperti film yang berputar dengan cepat.

“Ah, sepertinya kau benar – benar siap untuk hari ini.”

“Ya, aku siap.”

“Benarkah, Tuan?”

“Ya…” ujar

Sooyoung teringat ketika dia menggigit leher mangsanya, Tuan Ahn, di kamar Istana besarnya. (Vampire Blood Part 1).

“ARGH!!” Sooyoung teringat akan teriakan Siwon ketika dia menggigit lehernya untuk menjadikannya seorang vampire. (Vampire Blood Part 2).

“Pergi kau, vampire. Darah ini tak akan cukup untuk memuaskan nafsumu.”

“Ah, kau bahkan tidak bisa menelan darah yah. Apa lebih baik kau kujadikan vampire saja, huh? Darah ini akan lebih enak jika kau menjadi vampire.”

Sooyoung teringat akan sikap dingin Kyuhyun ketika Sooyoung dan Changmin memergokinya tengah menghisap kantong darah. (Vampire Blood Part 3).

“Apa kau melewati batas itu? Bukankah sebagai seorang vampire tahu bahwa batas itu tidak boleh dilewati?”

“A… Aku… Masih baru menjadi vampire.”

Sooyoung teringat pada pertemuan pertamanya dengan Changmin. Ketika dia tengah dikejar – kejar manusia serigala setelah melewati batas vampire dan serigala. (Vampire Blood Part 3).

“Oppa… Yoo Oppa…”

“Kau…”

Ingatan Sooyoung kini berputar ketika ingatan di masa lalunya yang hilang mulai kembali. Ketika menyadari Changmin adalah kakaknya yang selama ini terlupakan. (Vampire Blood Part 4).

“Aku sangat lemas sekarang. Berada di dekat seseorang yang masih memiliki darah yang mengalir dalam tubuhnya, bisa memberiku sedikit kekuatan.”

“Bukankah biasanya kau selalu memperlakukanku sesukamu? Kau bisa memerintahku dan mengendalikan tubuhku. Tapi mengapa sekarang kau minta izin?”

Sooyoung teringat ketika dirinya dan Kyuhyun melarikan diri dari kejaran Vampire budak Kim Young Woon. Sooyoung yang berada dalam kondisi lemas setelah beberapa hari tidak meminum darah. (Vampire Blood Part 5).

“Aku melakukannya bukan karena perintah dari Changmin. Aku melakukannya untuk melindungimu agar kau tidak mati di tangan Kim Young Woon.”

“Oleh karena itu, kau harus melindungiku lagi. Karena kau adalah budakku.”

Sooyoung teringat ketika memberikan sedikit darahnya untuk Kyuhyun agar bisa melindunginya dari kejaran Kim Young Woon. (Vampire Blooad Part 6).

“Oppa selalu berada di sampingku dan tidak pernah meninggalkanku. Orang yang selalu peduli dan melindungiku. Ketika kau pergi, aku merasa kosong dan cemas. Aku benar – benar takut kehilanganmu. Tapi…. Ketika mengetahui bahwa kau adalah Kakakku…. Aku merasa cinta itu tidak ada gunanya lagi. Aku tidak pantas untuk mencintaimu.”

“Tidak ada batasan selama kita berdua ini vampire.”

“Tapi… Aku juga mencintai Kyuhyun. Meskipun mungkin hanya cinta satu sisi. Meskipun aku tahu dia sangat membenciku dan ingin membunuhku. Aku menyadari perubahannya yang sebentar lagi akan terjadi. Aku tahu apa yang akan dia lakukan saat hal itu terjadi. Dia akan membenci dirinya sendiri dan berniat mengakhiri hidupnya. Aku…. Tidak ingin dia melakukannya.”

Ingatan Sooyoung kini berputar ketika pengakuannya pada Changmin bahwa dia mencintai Changmin dan Kyuhyun. Sooyoung mencengkeram kepalanya yang terus memutar memori empat tahun lalu yang terlupakan. ( Vampire Blood Part 7)

“Ketika melihatmu tertidur, aku ingin sekali menggigit lehermu dan menjadikanmu vampire sepertiku… Sama seperti yang kulakukan pada ayahmu dulu…. Tapi aku tidak ingin dibenci lagi. Aku tidak ingin kau membenciku. “

Ucapan Sooyoung ketika Kyuhyun menghisap darahnya terus terngiang – ngiang ditelinga Sooyoung. Membuat Sooyoung semakin rapat menutup telinganya.

“Changmin Oppa…. Kyuhyun….” Gumam Sooyoung.

Sooyoung membuka kedua matanya ketika ingatannya di masa lalu berhenti berputar. Memandang sekelilingnya seperti mencari sesuatu.

“Oppa… Oppa…” Panggilnya mencari Changmin yang tidak ada di sisinya ketika ingatan masa lalunya pulih.

Sooyoung membuka kamar mandi sembari memanggil nama Changmin. Hyoyeon memandangnya heran.

“Min Ji, kau kenapa?” tanya Hyoyeon.

“Oppa… Changmin Oppa….” Sooyoung mulai menangis.

“Min Ji kau kenapa? Siapa Changmin?” Hyoyeon memegang kedua tangannya berharap gadis itu bisa tenang. “Apa ingatanmu sudah pulih?”

Sooyoung mengibaskan tangannya. Hyoyeon tampak terkejut. Sooyoung berlari pergi meninggalkan apartemen mereka tanpa berkata apapun selain terus memanggil nama Changmin. Layaknya anak kecil yang hilang dan mencari keberadaan keluarganya.

Ingin sekali Hyoyeon menyusulnya, namun kondisi kedua kakinya belum pulih benar. Dia hanya bisa memandang kepergian Sooyoung dari balik pintu.

***

Seorang Pria muda tampak duduk melamun di halte bus. Sudah beberapa bus lewat di hadapannya namun dia tampak acuh. Seperti kedatangannya di halte bus bukan untuk menunggu bus. Memainkan pistol di tangannya membuat siapapun takut mendekatinya.

“Sooyoung…. Bukan Sooyoung….. Sooyoung….. Bukan Sooyoung…..”

Kyuhyun memandangi pistol di tangannya.

“Tapi kenapa wajahnya mirip sekali?” batinnya.

Sooyoung terus berlari tak tentu arah. Air matanya terus mengalir sembari terus memanggil nama Changmin.

“Oppa…. Changmin Oppa….”

Tanpa sadar, kini Sooyoung berada di halte bus tempat dimana Kyuhyun berada. Keduanya saling berpandangan. Air mata Sooyoung semakin berjatuhan ketika melihat Kyuhyun di hadapannya. Kyuhyun mendekati Sooyoung yang masih terus menangis kemudian menodongkan pistolnya tepat di dahinya.

Sooyoung tampak pasrah dan tak menghentikan tangisannya. Tangisan Sooyoung, wajah pasrahnya, membuat Kyuhyun yakin bahwa gadis yang ada di hadapannya kini benar – benar Sooyoung. Sooyoung yang dia ketahui sudah meninggal empat tahun lalu namun pada kenyataannya masih hidup.

Kyuhyun menarik Sooyoung dalam pelukannya. Membiarkan gadis itu menumpahkan tangisannya di dadanya yang bidang.

“Kau…. Hidup….” Kedua mata Kyuhyun mulai memerah. Munculnya gadis itu dihadapannya membuatnya tenang. Sejak ingatannya kembali, Kyuhyun terus digelayuti rasa bersalah karena merasa telah membunuh Sooyoung.

Sooyoung tampak mengangguk.

“Syukurlah…”

Sebuah pertemuan mengharukan antara mantan manusia setengah vampire dengan tuannya setelah empat tahun berlalu. Setelah ingatan mereka kembali.

Di lain tempat, sesosok makhluk yang terbaring dalam peti mati kaca mulai menggerakkan jarinya. Seorang peneliti yang hampir tiap hari harus memberikan asupan darah untuk monster yang tertidur itu tampak tersenyum penuh kemenangan. Tanda kebangkitannya semakin dekat.

“Akhirnya…. Kau menggerakkan tanganmu… Shim Changmin.” Tawa Seung Ho.

Shim Changmin, Vampire darah murni yang berubah menjadi debu setelah mengorbankan dirinya untuk Sooyoung. Saat itu dia menghancurkan dan membunuh dirinya sendiri. Namun pada kenyataannya dia adalah vampire darah murni terkuat yang mewarisi kekuatan dari ayahnya dan ibunya yang membuatnya sulit lari dari kematian. Dia tidak akan mati kecuali jantungnya ditusuk atau kepalanya di penggal. Berapa kalipun dia menghancurkan dirinya, dia pasti akan kembali jika seseorang membangkitkan tubuhnya.

Flashback

“Seung Ho~ya…” panggil Kim Young Woon. Vampire darah murni yang merupakan Tuannya.

“Ya, Yang Mulia.”

“Minumlah darahku.”

“Ne?” Seung Ho tampak tak mengerti dengan apa yang diperintahkan Tuannya.

“Sebentar lagi peperangan besar akan terjadi. Akan ada banyak kematian diantara Vampire. Aku juga tidak bisa memungkiri, bahwa mungkin aku akan mati juga saat peperangan itu terjadi.”

“Yang Mulia, bukankah kau tidak akan bisa mati? Berulang kali Yang Mulia Yoo Hyeon (Ayah Changmin dan Sooyoung) menghancurkanmu namun kau tetap saja bangkit kembali dari kematianmu.”

“Tapi jika Changmin mendapatkan kekuatan dari ayah dan ibunya…. Dia tetap bisa membunuhku. Min Ah (Ibu Changmin) sampai saat ini tidak tahu berada dimana. Aku yakin suatu hari nanti dia akan datang untuk membantu Changmin. Memberi Changmin darahnya dan darah Yoo Hyeon yang penuh dengan kekuatan. Cukup untuk membunuhku.”

“Lalu apa yang kau inginkan dariku, Yang Mulia?”

“Minumlah darahku…. Maka naluri vampire-mu akan tertidur, tanpa menghapus ingatanmu. Kau akan tampak seperti manusia biasa. Jika aku mati nanti… Kau harus melanjutkan apa yang telah kita rencanakan sebelumnya. Membuat seluruh manusia menjadi vampire.”

Seung Ho memandangi botol kaca yang diberikan Kim Young Woon. Cairan darah yang berisi kekuatan untuk membuat naluri vampire-nya tertidur. Dia menenggak kuat cairan darah itu dan membuatnya tak sadarkan diri.

Seung Ho terbangun dan menyadari dirinya telah berubah menjadi manusia. Nalurinya yang selalu haus akan darah seakan menghilang. Namun seperti yang dikatakan Kim Young Woon. Ingatan tentang vampirenya tidak akan dihapus.

Seung Ho melangkahkan kakinya untuk kembali ke Istana tempat Kim Young Woon berada. Namun dia terkejut ketika melihat beberapa bagian Istana tampak hancur dan nyaris roboh. Istana pun seperti rumah tak berpenghuni.

“Sepertinya peperangan telah selesai…. Mungkinkah Yang Mulia….”

Seung Ho kembali melangkahkan kakinya menjauhi Istana. Kini dia memasuki sebuah desa yang kebanyakan penghuninya adalah vampire. Namun sama seperti Istana Kim Young Woon, semuanya hancur. Tidak ada lagi vampire disana. Desa tersebut seakan menjadi kota mati tak berpenghuni.

“Siapa yang sebenarnya memenangkan peperangan ini?” tanyanya dalam hati.

Seung Ho kini melangkah menuju Istana tempat Changmin dan Sooyoung tinggal. Hanya Istana itu yang masih kokoh berdiri. Namun tidak ada siapapun disana.

“Apa yang sebenarnya terjadi? Kemana semua vampire itu pergi? Apa…. Semua vampire telah mati akibat peperangan itu?”

Seung Ho langsung bersembunyi ketika melihat Changmin keluar dari Istananya seorang diri. Raut wajah Pria itu tampak muram. Langkahnya pun seolah lemas dan tak bertenaga lagi. Tangan kanannya yang memegang pedang anti vampire tampak berdarah. Mungkin dia menahan sakit atas reaksi dari senjata anti vampire itu.

“Tapi Yang Mulia Changmin…. Masih hidup?”

Seung Ho memutuskan untuk mengikuti Changmin secara diam – diam. Mungkin dengan mengikutinya bisa membuat semua pertanyaannya terjawab. Mengenai kemana perginya semua vampire.

Dia tetap mengikutinya sampai Changmin memasuki sebuah gua. Dia melihat Changmin tengah memandang kosong sebuah peti mati di hadapannya. Beberapa menit kemudian dia berbalik dan memandang peti mati yang berada di belakangnya.

“Aboji…. Dulu kau pernah berkata, hal yang paling membahagiakan ketika kita mencintai seseorang adalah ketika kita mengorbankan sesuatu berharga yang kita miliki untuk orang yang kita cintai. Dulu ketika Sooyoung lahir, kau begitu sangat menyayanginya… Hingga kau merelakan hidupmu untuk menjadikannya manusia. Aboji…. Bolehkah aku melakukan seperti yang kau lakukan dulu? Menjadikannya manusia untuk yang kedua kalinya. Membiarkan dia mendapatkan cinta yang selama ini dia inginkan. Agar dia bisa membedakan antara cinta dan kagum pada seseorang.”

Changmin menjatuhkan tubuhnya dan mulai menangis di hadapan peti mati orang – orang yang sangat disayanginya.

“Aboji…. Maafkan aku telah melakukan ini dengan membunuh semua vampire. Kau pasti sangat membenciku. Tapi aku merasa tidak ada lagi hidup, ketika aku tidak bisa lagi melihat cahaya yang menjadi semangatku untuk membuka mata. Aku telah gagal untuk melindunginya. Aku telah gagal untuk membuat dia bahagia di masa hidupnya.”

Sling!

Changmin menarik pedang dari sarung pedang. Meletakkannya tangannya di atas dada Sooyoung dan menusuknya dengan pedang anti vampire itu. Membiarkan darah segarnya mengalir keluar dan masuk ke dalam tubuh Sooyoung. Tubuh Changmin semakin lama semakin memucat.

“Seperti inikah… Yang kau rasakan ketika memberikan hidupmu pada Pria itu?”

Changmin tampak menahan rasa sakitnya. Kepalanya menunduk bersandar pada peti mati ketika tubuhnya semakin lemah tak berdaya. Dengan sisa kekuatannya dia mengangkat kepalanya dan bergerak untuk mencium Sooyoung.

Whuss!

Tubuh Changmin berubah menjadi debu. Tak hanya itu, jasad vampire beserta peti mati yang berada di belakangnya juga berubah menjadi debu. Seung Ho tampak membulatkan matanya.

“Yang Mulia Changmin…. Telah membunuh semua vampire?”

Seung Ho beruntung. Kim Young Woon menidurkan naluri vampirenya sehingga dia lolos dari pembantaian para vampire yang dilakukan Changmin. Seung Ho bergerak mendekati debu jasad Changmin yang berada di samping peti mati yang tersisa. Dia mengambil sebuah wadah dan mengumpulkan debu jasad Changmin. Kemudian membawanya pergi.

Flashback End

Seperti inilah sekarang. Jasad Changmin yang sebelumnya telah berubah menjadi debu, dimasukkan ke dalam peti kaca oleh Seung Ho kini telah kembali utuh. Karena hampir setiap hari Seung Ho memberikan darah untuk asupan monster yang tengah tertidur itu. Sama seperti yang dia lakukan untuk mengembalikan tubuh Kim Young Woon yang telah berulang kali dihancurkan Yoo Hyeon dan Choi Yuri. Berulang kali memberikan darahnya pada Changmin, membuat segel vampire-nya melemah. Untuk bertahan hidup, Seung Ho menciptakan sebuah tablet darah. Agar orang – orang tidak mencurigai keberadaannya sebagai Vampire.

***

Malam semakin larut. Kedua insan yang baru saja bertemu itu hanya terdiam dalam keheningan. Hanya suara angin yang silih berganti menemani malam yang semakin sepi. Keduanya duduk berdampingan dengan jarak beberapa jengkal. Hanya diam, dan tak ada yang berniat membuka percakapan setelah empat tahun berlalu.

“Eum….” Kyuhyun bergumam kecil. “Sepertinya kau telah kembali menjadi manusia.”

Sooyoung mengangguk. “Aku tidak tahu mengapa aku bisa kembali hidup dan menjadi manusia. Aku hanya mengingat bahwa aku telah mati saat itu.”

“Vampire sudah tidak ada lagi.”

“Benarkah? Syukurlah…. Kau tidak perlu bersusah payah untuk membasmi mereka. Kau yang sangat membenci vampire.”

“Meskipun mereka sudah tidak ada, aku tetap membawa senjata ini. Mungkin sudah terbiasa.”

“Lalu, apa yang dilakukan mantan pemburu vampire sekarang?”

“Sejak ingatan kami tentang vampire terhapus, kami semua berganti identitas menjadi anggota kepolisian.”

“Berarti kau seorang polisi sekarang?”

Kyuhyun mengangguk. “Kau datang kesini, mencari Changmin?”

“Ketika ingatanku kembali, aku cemas mengetahui Changmin Oppa yang selalu berada di sampingku tiba – tiba tidak ada.”

“Soo, mungkinkah…. Changmin yang melakukan semua ini? Dia yang membunuh semua vampire, kemudian membunuh dirinya sendiri untuk melenyapkan vampire?”

“Jadi maksudmu, Changmin Oppa sudah mati? Tidak! Tidak mungkin!” Sooyoung menggeleng tak percaya. “Changmin Oppa tidak mungkin mati.”

“Tapi ketika dia kehilanganmu yang mati setelah kau mengorbankan dirimu untukku, bisa saja dia membunuh dirinya sendiri. Karena aku tahu…. Dia sangat mencintaimu.” Batin Kyuhyun.

“Aku yakin dia masih hidup. Dia bersembunyi di suatu tempat. Bersembunyi setelah membunuh semua vampire. Agar kita menganggap bahwa vampire memang tidak ada lagi. Aku yakin dia masih hidup, Kyu!”

“Mungkin…” Hanya itu yang bisa dijawabnya. Dia sendiri tidak mengerti dengan apa yang terjadi. Apa yang membuat ingatannya empat tahun lalu terhapus juga tidak tahu.

“Tunggu…. Tidak, vampire belum mati.”

“Apa maksudmu, jangan bilang kau….” Kyuhyun mulai berfikir bahwa Sooyoung kembali menjadi vampire. Namun penjelasan Sooyoung mampu menepis fikiran anehnya.

“Kemarin aku bertemu seorang Pria aneh di rumah sakit. Ketika berada di dekatnya hanya hawa dingin yang keluar. Saat dia membuka kaca matanya, tampak kedua matanya memerah seperti milik vampire. Dia mengucapkan kata – kata aneh. Wangi manis yang perlahan mulai tercium. Bagai Bungan bermekaran di musim semi. Semakin lama bau manis semakin lekat. Seiring dengan kau yang perlahan kembali ke wujud aslimu. Itu yang diucapkannya.”

Kyuhyun tampak berfikir. “Bau manis yang semakin lekat… Perlahan kembali ke wujud aslimu. Apa maksudnya? Bukankah kau sudah menjadi manusia?”

“Tentu, aku…. Manusia.” Jawab Sooyoung sekenanya. Dia masih enggan membicarakan mengenai darah dan luka yang menghilang beberapa jam lalu. “Lihat ini. Kau bisa merasakan tubuhku hangat.” Sooyoung meletakkan telapak tangan Kyuhyun pada dahinya.

“Benar… Hangat. Apa kau demam?”

Sooyoung menyentuh dahinya sendiri. “Mungkin. Pria itu benar – benar memiliki aura yang berbeda. Jika dia benar – benar vampire…. Apa seperti ini perasaan yang dialami manusia ketika bertemu dengan vampire? Rasa takut ketika darah mereka dihisap. “ Sooyoung tampak merinding sembari menyentuh lehernya.

“Kebangkitan.”

“Eh?”

“Dia vampire…. Yang tengah mengalami kebangkitan. Kita harus menghentikannya.” Kyuhyun langsung berlari pergi meninggalkan Sooyoung.

“Kyu!” Sooyoung memanggil Kyuhyun namun Pria itu tampak mengacuhkannya. “Kebangkitan…. Jangan – jangan….” Sooyoung memandangi kedua tangannya dengan raut wajah cemas.

Kyuhyun terus berlari mencari vampire seperti yang dikatakan Sooyoung. Memanfaatkan instingnya yang kuat tentang vampire. Berlari mengikuti arah kata hatinya.

“Aku pasti menemukanmu… Vampire. Dan aku sendiri yang akan membunuhmu.” Batin Kyuhyun.

TO BE CONTINUED….

Part 3 Selesai… Jangan lupa tinggalkan jejak untuk part ini setelah membaca. Gamsahamnida ^^

64 thoughts on “[SERIES] The Pureblood (Part 3 : Memories)

  1. sesil phie says:

    ahhh.. berharap banget kalau changmin dan sooyoung nggak bermusuhan/berantem soalnya kan mereka saudara😢
    lanjut chingu

  2. safitri agustina says:

    Baru geh di awal nebak-nebak janjangan ni vampire yg di bekuin (?) si changmin
    ehh udah kebuka duluan hihi
    bener kan tebakan ku, pasti satu dari tiga detektif yg mau ikut nyari vampire itu pasti si yunho
    duuh yaa kyuyoung, di saat lg genting gini mereka sempet-sempet nya peyuk-peyukan >.<
    so sweet yaa :*❤

  3. yani yanuari says:

    woahhhhh kebangkitan vampire!! brrti yng d’panggil YANG MULIA sma seung ho it SHIM CHANGMIN yaa? ckckckck trus gmna sma kisah soo eonni & kyuhyun oppa? makin pnasaran deh, d’tnggu next part min

  4. SANR says:

    yunho oppa keluar dari kepolisian mau berburu vampire lagi ya?
    ayo dong ada moment kyuyoung beneran jatuh cinta.
    lanjut baca next part

  5. Sistasookyu says:

    Jadi, mereka semua bakal balik jadi vampire lagi terus bakal ada perang perebutan kekuasaan lagi?
    Terus kyuyoungnya bener2 ga bisa jadi real manusia lagi?

  6. Putry Nima says:

    Anyeong thor yg cuantiik.
    Huaa, vampire young is back. Semoga kyuyoung jdi di seq. Ini ya thor.
    Kasiian juga sama changmin oppa, udah berkorban, skarang mau diperalat lagi,
    thor, ad saran nih.
    Changmin oppa dikasih jodoh yg sepadan yaa, kasian soalnya perasaannya sama soo itu tulus loh, org baik psti dpt akhir yg baik juga dong.
    Tetap semangat author imut n tembem😉

  7. arun_run says:

    Terjawab deh rasa penasarannya, tapi belum semua..
    Lanjut thor.. jgn putus tengah jalan.. fighting

  8. anip says:

    simpati bisa jd cnta lo…
    sip… jaga dgn baik soo eonni…
    .
    thor smangat nulis ya…
    aq slalu nunggu klanjutannya…

  9. Olichi says:

    Mungkin kah changmin jadi jahat ?
    Atau soo diburu lagi..huaa pnasaran lnjut unnie ffny daebak

  10. Aku mikirnya “kau kembali ke wujud aslimu” itu Sooyoung emang berubah jd manusia soalnya dia kan emang manusia awalnya._. Changmin bangkit, Sooyoung yang aku gangerti dia kenapa, Yunho yang jadi detektif, trs Seung Ho itu siapa….ah makin seru wkwk

    Lanjut ya thoor, kutunggu:))

  11. mongochi*hae says:

    akhirny kyuyoung ketemu. yeay🙂
    tp knp mesti dsaat genting gini..
    lalu ap tjuan yunho mjd detectif ?
    ap dia ingin mcegah / sblikny..

    next part dtunggu

  12. Naelieyah1225_4li3n pluto_lovers says:

    aku tertipu.. kirain yang di peti mati itu kim young woon ternyata changmin..

  13. Risqi says:

    akhirnya sooyoung bertemu dengan kyuhyun juga. seperti nya hubungan mereka kembali membaik ya? kebangkitan? jangan bilang sooyoung nangis berubah menjadi vampire lagi & kyuhyun akan membunuh sooyoung untuk ke 2x nya? penasaran nih kenapa yunho keluar dr anggota kepolisian dan memilih berpihak pd kris menjadi detektif vampire? ditunggu part selanjutnya eon..

  14. nadasooyoungstersoneelf says:

    aa changmin mau dibangkitin egen/? udah lama aku nunggu changmin :v
    wah si kyu masih mau ngebunuh vampir :3
    next part ditunggu banget ya thor ….
    jangan lama”

  15. met says:

    Daebak
    Wahh soo bakal balik jd vampire lg? Duh changmin jg bakal bangkit lg? Trus nnti kyu gmna kalo soo jd vampire lg?
    Penasaran nih
    Nextnya cpt ne😀

  16. Isma KSY says:

    apakah kyuyoungnya gak bakalan bersatu lagi nanti?
    changmin hidup kembali, aduh akan bagaimanakah kelanjutannya?
    ditunggu sangat thor. haa

  17. rina choi says:

    jadi ini alasan yunho keluar dari kepolisian? tapi kenapa? tujuannya apa?
    jangan bilang changmin jadi monster !!

  18. Sadar kris seo itu sudah mati! Walaupun bisa hidup gk bakaln jadi manusia seutuhnya… àkhirnya soo dan kyu ketemu… ow yg mau i hidupkan itu cangmin.? Waduh semakin keren.

  19. Nora says:

    Syo bakal jdi vampire? Penasaran sama kebangkitan Changmin. Apa dia jahat ataukah baik. Nice ff👍🏻 next

  20. fransiscafrtnta24 says:

    jadi itu changmin ?? ak kira kim yoong won …..
    ak penasaran, pas dia bangkit jadi jahat ato baik ??????
    trs kok bisa thor , dri debu jdi utuh lagi ?? setau ak , yg ak nonton film” gitu klu udh jdi debu , ga bisa balik lagi .. ._.V
    kyaaaaaaa kyuyoung udh slg ketemu dan udh inget ><
    ditunggu keterlanjutannyaaaaa
    author hwaiting !

    • Penjelasan:Krna changmin itu bkn vampire biasa…. dy mewarisi kekuatan dri orng tua’y (darah yg dbrikan ibu’y saat bertarung dg kim young woon) membuat dy sulit lari dri kematian
      Mskipun berulang kali tubuh’y dihancurkan sperti debu, dy akan kmbali utuh
      Krna dy tidak akan mati selain jantung tertusuk atau leher terpenggal

  21. Hyumi Knight Aegyo Kingdom says:

    akhirnya di post juga next nya…🙂
    next nya jangan lama2 ya???
    suka nih

  22. Sayekti says:

    Wah yunho bergabung dgn kris untuk menemukan soo eon. Kira kira apakah changmin akan kembali bangkit? Gawat Seung ho akan membangkitkan changmin untuk menjadikan semua manusia menjadi vampir.

    Hore kyuyoung sudah ketemuan.

    Next chingu~

  23. omo ternyata changmin masih hidup walau dia tertidur . gimana reaksi kyu kalo tau soo adalah vampir ya?
    ternyata kim young won sudah mempersiapkan segalanya sblm perang terjadi ckck sungguh licik dia ahhaha

  24. Rychell says:

    wah ketemu lagi kyuyoung , gimana changminnya ?? dunia manusia coy , msh nyeritain vampire yg tersisa ??

  25. Kebangkitan???? Ternyata itu vampire changmin yg dibangkitkan lagi. Smga jachangmin masih bisa melindungi sooyoung dan kyu harus menjaga soo dari kejaran para pemburu. Yunho punya rencana apa ya??? Koq ikut bantuin kris. Next!! Jgn lama2

  26. Kebangkitan? Itu kbngktn vampir, sooyoung kah?? Huftt.. Jdi gtu crtnya dlu. Sling mengorbankan dri untuk orng yg dicntai msing2, jngn2 vampir yg bkal dibnuh sma kyu itu si sooyoung yah,

  27. Youngra park says:

    Adehh semakin kembali seperti semula aku takut endingny gk bagus harus happy ending eoni next part jng lama2 penasaran bgts ini

  28. Wah…. Mungkin lnjutannya bkal ada kyuyoung moment ya :v #brharap
    tpi soo blum ngaku sm kyu klo dia brubah jdi vampir lg. Trnyata changmin yg akan d bangkitkan, kupikir yg lainnya…
    Next thor…..

  29. Yuliandini says:

    yuhuuu udh ada kyuyoung moment yah walaupun cuma dikit tapi gpp😀
    changmin udh mulai bangkit dan apa nanti changmin bakal jadi jahat?
    jgn bilang soo mau berubah jadi vampire lg, haduh gakrela kalo ampe soo berubah dan kyu ngebunuh soo untuk ke2 kalinya

  30. Hiks sedih banget pas bagian Changmin mau bunuh diri supaya Sooyoung bisa bangkit lagi😥, next, btw moment KyuYoungnya sangat ditunggu loh untuk next part…

  31. Aaakkkkkk sweet moment tuh waktu mereka pelukan >< tapi belum ada bau bau romancenya nih di kyuyoung. Changmin hidup lagi jadi jahat apa gimana? Sooyoung tetep jadi vampire tapi kenapa suhu badannya panas? Next ditunggu

  32. Soo eonnikan berubah jadi vampire lagi kok tubuhnya tetep hangat yah? Truss itu berarti kyuppa akan bunuh soo eonni dong?
    Ditunggu next partnya……

  33. azalea says:

    oh jadi soo udah mulai kembali ke sosok vampir ya?
    itu yunho knpa brrhenti jadi polisi dan malah kerjasama sama kris?
    ternyata monster yang tertidur itu changmin aku pikir kim young won..
    wah kyuyoung ketemu, aku kira kyu bkal bunuh soo ternyata malah meluk soo..
    soo udah inget masa lalunya, dia juga nyari changmin apa soo juga masih suka sama kyu?
    nice ff

  34. dekyusoo says:

    yeee .. kyuyoung udh ketemu lg ..
    klo vampire pada bangkit dan soo jadi vampire lg, berarti kyu akan ngebunuh soo donk ..??
    next nya ditunggu …

  35. Desta Wulan says:

    Sepertinya aku baru baca the pureblood deh ..hehe mian .. ni seq dari vampire blood ya eon .. oya , boleh au minta pw Vampire Blood part 7 gak, asalnya kemarin aku loncat loncat bacanya , nanti aku baca lagi deh dari part 1 dan aku kasih Comment , nanti ku follow deh twitternya unku Desta_Wulan

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s