[Twoshot] The Letter (Part 1)

tumblr_lhipj6r6Rk1qe5r5jo1_500_large

 

The Letter [1/2]

Cho Kyuhyun || Choi Sooyoung

Author: Summerie || Genre: Romance-Angst || Twoshoot

Sorry for typo(s)

 

Happy reading!

This story officially is mine, and I’ve got the idea naturally from my mind. So don’t copy or remake it without my permission.

 

 

 

 

 

 

 

 

Disinilah aku sekarang, berdua bersama dengannya memandang langit Seoul ditemani 3 mangkuk ice cream –dua milikku– semilir angin sepoi-sepoi terkadang menggelitik leher yang kujejangkan karena rambut yang ku gelung atas –dia mengatakan bahwa aku terlihat cantik karena kunciran itu–

 

“Aku suka melihatmu jika kau mengikat rambutmu seperti itu” tukas nya saat itu.

 

Kalian bisa bayangkan bagaimana respon ku saat dia mengatakan itu? Bayangkan sendiri.

 

“Sooyoung-ah”

 

“Hm?” Aku menoleh ke kiri menatap objek aku kagumi, memperhatikan bagaimana luar biasanya Sang Pencipta memahat dengan sempurna.

 

Bagaimana bisa kau tidak tertarik dengannya Choi?

 

Aku menggelengkan kepalaku mengusir pikiran jahil yang sedikit membuatku terkekeh kecil, sangat kecil dimana aku yakin hanya aku yang bisa mendengarnya. Kurasa

 

Cho Kyuhyun. Sebenarnya perkenalan kami sangat singkat dan terkesan biasa, tidak ada yang sempurna.

 

 

Flashback

 

2014 July, 13

 

Aku benci hujan.

Mungkin bagi kalian sebagian besar menyukai saat berjuta-juta bulir air jatuh membahasi tempat mu berpijak, suasana syahdu –menurut mereka yang menyukai hujan– bahkan bisa membawa tenang pikiran atau melupakan sejenak masalah yang tengah merundung. Tapi tidak bagiku. Aku merasa hujan seperti mengurungku untuk melakukan apa yang ku mau, dengan suasana lembap yang tidak hanya kurasakan melalui indra peraba tetapi juga hatiku. Apalagi dengan suara gemericik hujan entah itu saat deras atau pun gerimis. Itu menggangguku.

 

Berusaha melindungi dua buah buku yang baru saja kupinjam dari perpustakaan kawasan ini. Berlari secepat yang kubisa menuju halte bus yang terdekat. Sedikit terengah begitu kakiku menginjakkan tempat pemberhentian bus ini, mataku menatap kosong hujan yang masih saja mengguyur dengan derasnya. Benar kata ibu bahwa cuaca tidak bisa ditebak.

 

“Jika tahu seperti ini jadinya, aku akan membawa payung” gerutuku sembari menghilangkan butiran-butiran air yang membasahi rambut atau bajuku.

 

BRUK!

 

Astaga.

 

Aku berjongkok untuk mengambil salah satu buku –yang kubawa tadi– jatuh dengan tidak elitnya dibawahku. Mungkin terlalu sibuk membenahi diri dari bulir hujan tadi.

 

Suasana halte saat itu sangat sepi. Bukankah biasanya jika sedang hujan tempat ini ramai untuk tempat berteduh?

Berniat untuk duduk bangku panjang yang disediakan sebelum mataku memicing melihat kondisi bangku tersebut.

 

Basah?

 

Mendongakkan kepalaku keatas melihat atap halte ini yang bocor hampir disebagian besar karena kebocoran itu membuat bangku panjang ini basah.

 

“Hmm..pantas saja” decih ku.

 

Terpaksa dengan sangat aku berdiri dengan masih saja hujan yang belum menujukkan akan reda itu.

 

Sebuah mobil berhenti melintas tepat didepan halte ini dengan namja keluar dari bagian kursi penumpang depan –bagian kanan– terbirit-birit menghindari dirinya basah karena air hujan. Ia berdiri disampingku –sedikit kedepan– dan membungkukkan badannya kepada orang yang menyetir mobil tersebut.

 

Ucapan terima kasih?

 

Aku tidak mempedulikan itu dan mulai kembali dengan kegiatanku menunggu bis. Kenapa lama sekali?

 

Kulihat namja tadi berniat untuk duduk dibangku itu. Secara refleks aku berteriak “Itu basah!”

 

Hei. Apa urusanmu Choi Sooyoung? Pikirku saat itu

 

Singkatnya aku dengan namja itu –namanya Kyuhyun. Cho Kyuhyun– terlibat obrolan yang hmm, tidak membosankan.

 

 

 

 

 

Flashback end

 

 

Ia tertawa kecil melihat responku yang terkesan mengharapkan dirinya. “Apa?” tambahku melihat dia yang tertawa tadi. Lucukah?

 

Kyuhyun menggeleng “Tidak. Aku hanya ingin menawarimu untuk besok datang ke acara ulang tahun noonaku

 

“Ahra noona?” raut wajahku menjadi berseri mendengar kakak kesayangannya yang akan berulang tahun.

 

Jika dia memintaku untuk datang berarti kakaknya sudah kembali dari Jerman?

 

Tidak hanya Cho Kyuhyun yang aku kagumi, namun juga sang kakak. Terlebih Ahra unnie sangat mahir memainkan alat musik biola. Dimana impian terbesarku bisa memainkan biola dengat sangat mahir hingga dikenal semua orang.

 

Kyuhyun mengangguk mengiyakan “lusa. Datanglah, dan kukenalkan dia kepadamu”

 

Aku menggangguk cepat, rasanya sangat bangga entah mengapa.

 

 

 

 

–––––

 

 

 

 

 

Kulangkahkan kakiku dengan pelan dan ragu-ragu untuk memasuki kediaman megah milik keluarga Cho itu. Didepan pintu aku disambut baik oleh wanita paruh baya dengan senyum ramahnya, dari senyumnya itu pun aku tahu bahwa ia adalah orang terpenting nomor 1 dari seorang Cho Kyuhyun.

 

“Selamat datang” Beliau memberikan pelukan hangat kepadaku. “Kau Choi Sooyoung kan? Kyuhyun sudah menunggumu”

 

Aku memandang bingung dengan perkataan beliau. “Ah Nde..” mengangguk kaku dan membungkukkan badan “Choi Sooyoung imnida”

 

Bagaimana Eommanya bisa tau?  Pikirku

 

“Sooyoung-ah!” suara bass yang sudah kukenal selama dua bulan ini menyadarkanku dari kemelut singkat pikiranku.

 

Kyuhyun berjalan tegap menghampiriku tak lupa ia memberikanku seulas senyum yang sangat aku kagumi. Kemeja hitam dengan balutan celana berwarna merah menyala.

 

Damn he’s so sexy!

 

Tanpa permisi ia langsung merangkul tanpa ragu, sementara aku hanya memberikan senyum meminta maaf dan malu yang kutunjukkan untuk Nyonya Cho ini. Aku hanya takut jika beliau memikirkan yang tidak-tidak.

 

Beliau malah tertawa dan mengelus pelan pipiku.

 

 

Kyuhyun menarikku secara lembut masih dengan rangkulannya itu kedalam ruang yang menjadi pusat acara ini diselenggarakan. Hingga orang yang paling aku tunggu-tunggu di acara ini menghampiri kami –Aku dan Kyuhyun–

 

“Ya bocah!” sontak aku langsung tertawa mendengar panggilan yang Ahra unnie tunjukkan kepada namja disampingku ini. Kyuhyun awalnya merengut dan sempat memandangku tidak suka karena menertawainya, namun sempat kulirik ia tersenyum tipis.

 

Dengan cepat melepaskan diri dari rangkulan Kyuhyun “Unnie Saengil Chukkae!” Aku lanjut memeluk wanita yang terlihat sangat cantik dengan balutan dress panjang berwarna krem.

 

Sangat cantik

 

Ahra unnie membalas pelukanku. “Gomawo Sooyoung-ah”

 

Sebenarnya aku berniat ingin memberikan bingkisan kado. Tapi Kyuhyun mengatakan bahwa noonanya khusus untuk aku –Sooyoung– tidak menginginkan kado dariku. Baginya bertemu denganku merupakan kado spesial.

 

Kami –Aku dan Ahra unnie– sempat beberapa kali berbalas email. Tentu saja itu berkat bantuan Kyuhyun yang dengan murah hatinya saat itu memberikan alamat email noonanya untuk diberikan kepadaku. Walaupun saat itu ia sempat menakutiku

 

“Dia orangnya galak” ekspresi Kyuhyun saat itu dapat ku baca bahwa ia sedang membohongiku yang kubalas dengan meninju pelan lengannya. Ia mengaduh kesakitan.

 

Berlebihan sekali

 

 

 

 

 

 

–––––

 

 

 

 

 

Obrolan ku dengan Ahra unnie terputus karena ponsel yang digenggamnya berdering menandakan ada panggilan masuk, ia memandangku seolah meminta izin untuk meninggalkan ku sebentar menerima panggilan masuk itu.

 

Mengangguk dan mengusap lengannya pelan.

 

“Kutemui lagi nanti disini” ucapnya sebelum meninggalkan ku.

 

Aku mengedarkan padanganku kesegala penjuru ruangan ini untuk mencari keberadaan namja itu yang dengan seenak jidat lebarnya itu meninggalkan ku. Untung saja ada Ahra unnie yang kembali mengajakku berbicara setelah sebelumnya ia berpamitan sebentar untuk menyambut tamu-tamu lain yang berdatangan.

 

Menuju ke stan minuman, memutuskan untuk membasahi tenggorokanku yang mulai terasa kering. Mataku menajam begitu melihat sosok perawakan tegap yang kukenal memunggungiku tengah berbicara dengan yeoja –yang menurutku seusia dengan ku atau Kyuhyun–

 

Kulihat sesekali yeoja dengan dress berwarna merah yang memperlihatkan bahu putih mulusnya itu tertawa, sepertinya mereka tengah terlibat dengan pembicaraan yang asik.

 

Rasa cemburu melingkupi ku secara tiba-tiba

Aku tahu bahwa aku dengannya tidak memiliki hubungan lebih

Aku tahu bahwa dia juga bisa dekat dengan perempuan lain

 

Tapi setidaknya, selama aku dekat dengannya ia tidak pernah membicarakan perempuan lain selain –Ibu dan Kakaknya– Apalagi hingga mengetahui bahwa dia terlihat asik dengan perempuan lain.

Aku hanya takut jika dia menggeser posisi ku dari Kyuhyun

 

 

 

 

Kyuhyun secara tiba-tiba membalikkan badannya dan melambaikan tangannya kepadaku untuk memintaku bergabung dengannya. Aku mengangguk dan berjalan pelan menghampiri mereka.

 

“Sooyoung-ah, noona eodi?” Dia mencari kakaknya.

 

“Ada urusan penting” balasku singkat dan terdengar sedikit ketus entah Kyuhyun menyadari itu atau tidak, aku tidak peduli. Entah kenapa suasana pesta ulang tahun Ahra unnie tidak lagi menarik, ingin rasanya kembali ke rumah.

 

Kyuhyun hanya ber-ohria “Ah ya. Kenalkan..” Kyuhyun memandang lembut yeoja bergaun merah selutut dengan bahu terbuka itu. Berniat pamer bahu nona?

 

Yeoja itu tersenyum sangat manis, sebenarnya aku terlalu malas untuk mengakui itu. “Tiffany Hwang” ucap yeoja ini dan mengulurkan tangannya.

 

“Choi Sooyoung” balasku enggan dan membalas uluran tangannya itu secara singkat. Kyuhyun yang mengetahuiku memandang seolah berkata ‘Apa yang kau lakukan?’ aku menatap malas dirinya.

 

Mungkin aku dianggap semu oleh dua orang itu

Mungkin saja aku mulai tidak dianggap

Hingga mereka kembali asik dengan urusan mereka sendiri hingga melupakan ku

Kyuhyun-ah…

 

 

 

 

 

–––––

 

 

 

 

 

 

Kali ini hanya keheningan yang menemani kami –Aku dan Kyuhyun–  tidak ada lagi semangkuk atau dua tiga mangkuk ice cream chochomint kesukaanku dan vanilla –kesukaannya– yang menemani.

Jujur, aku tidak suka dengan suasana ini.

 

Dua hari setelah pesta acara perayaan ulang tahun Ahra Unnie kini semua layaknya antara Kyuhyun dan Aku seperti teman lama sangat lama yang kembali bertemu. Semuanya canggung.

 

“Aku menerima surat tanpa nama pengirim” suara Kyuhyun memecah keheningan yang sempat melanda kami.

 

Aku menatap Kyuhyun dengan tatapan sulit diartikan dan tak berniat membalasnya.

 

“Dari surat itu, dia menyatakan bahwa sang pengirim memiliki rasa tertarik kepadaku..”

 

Sekarang Choi Sooyoung menjadi pendengar yang baik.

 

Kyuhyun masih saja menatap lurus kedepan “Aku tidak tahu siapa pengirimnya” gumamnya secara tiba-tiba menatap lurus ke manik mataku dan sialnya membuat detakan jantungku tak beraturan.

 

“Kau bisa mencari tahunya” balasku mencoba untuk tak gugup.

 

Kulihat ia merogoh sesuatu dari saku jaket yang dikenakannya. Terlihat seperti kertas, ia memberikan kertas putih itu kepadaku. Aku menghembuskan nafas pelan saat mulai membuka lipatan demi lipatan kertas itu.

 

 

Kyuhyunssi

          Bagaimana jika aku menyukaimu?

          Akankah kau peduli? Atau justru sebaliknya?

          Akankah setelah kau mengetahui aku, kau akan mendekat,

          Atau bahkan justru menjauh?

Terdengar gila memang jika dari awal aku bertemu denganmu, aku langsung merasakan ketertarikan kepadamu

 

 

8w1N9

 

 

 

Setelah membaca isi surat yang diperlihatkannya kepadaku dengan takut-takut aku menanyakan sesuatu kepadanya “Apa respon mu jika kau mengetahui pengirimnya?”

 

Kyuhyun sempat memandangku bingung ditambah dengan keningnya yang berkerut “Aku? Tentu saja akan meresponnya” Jawaban yang ambigu.

 

Setelah itu aku mencoba mencari topik yang berhubungan dengan surat, mencoba mengalihkan Kyuhyun dari surat itu, mungkin saat itu dewi fortuna berpihak kepadaku karena dengan santainya Kyuhyun mulai terbawa arus akan topik yang aku ceritakan

 

 

 

 

 

 

––––––

 

 

 

 

 

 

Hati nuraniku mengatakan bahwa Tiffany adalah sang pengirim surat itu. Bukan hanya berdasarkan hati nurani itu, tetapi juga akan kode yang ditulis dalam surat itu “8W1N9” itu tertebak olehku menjadi sebuah marga “Hwang”

 

“Kyuhyun-ah..kurasa aku berhasil menemukan identitas sang pengirim” posisiku saat ini tengah bersenderan pada bahu kokoh namja disebelahku ini. Memang awalnya terasa canggung untuk bersandar padanya tapi mungkin karena sudah biasa dan pertemanan ya pertemanan kami tak terasa sudah terjalin lama dalam hitungan bulan membuat semua skin-ship yang aku atau dia lakukan sudah menjadi biasa, tetapi tenang saja kami tidak pernah melakukan sesuatu yang melanggar atau berlebihan.

 

“Siapa?” ucapannya terdengar santai.

 

“Tiffany” balasku pelan. Kembali kurasakan nyeri yang kembali menyergap hatiku, aku memejamkan mataku.

 

Gwaenchana Sooyoung-ah

 

Aku merasakan tubuh Kyuhyun menegang. Aku membuka mataku mencoba untuk membaca raut wajah yang Dia tunjukkan. Kutegakkan tubuhku untuk tidak lagi bersandar padanya. “Wae?” tanyaku saat melihat Kyuhyun tidak mengatakan apapun.

 

Diluar dugaanku.

 

Dia tersenyum tipis dan tulus.

 

“Tiffany..”Kyuhyun mulai membuka suaranya setelah cukup lama dia terdiam. Aku menantikan ucapan Kyuhyun selanjutnya yang terkesan menggantung.

 

“Dia cantik” imbuhnya.

 

Aku hanya tersenyum miris mendengar penuturannya.

 

“Kalau begitu.katakan saja kalau kau merespon perasaannya” mulut bodoh Choi! Apa yang kau katakan?!

 

Kyuhyun menatapku lurus tepat dimanik mataku. Hal yang cukup membuat hati ku goyah, rasanya aku ingin menangis. Jangan lakukan itu Kyuhyun-ah…

 

“Akan kucoba.”

 

Runtuh sudah pertahananku.

 

 

 

 

 

 

 

 

To Be Continue

 

 

 

 

Aku tau ff ini jelek banget. Silahkan bagi yang mau menertawakannya T^T

Tapi, jujur ini yang memang lagi aku alami, dalam artian ff ini berasal dari kisah nyataku. Nyesek. Iya.

Dan memang ini pendek-_-v

Keep RCL kak^^

Annyeong!

 

 

 

 

64 thoughts on “[Twoshot] The Letter (Part 1)

  1. sooyoung bilang “katakan saja kau meresponnya” itu artinya jangan kyuuu .. jleb banget kasian sooyoung, kyu peka sedikit bisa dooong, huhu next partnya sangat di tunggu, yang jelas ini kerrren beud ..

  2. Rychell says:

    ternyata “BELUM” pacaran mereka , kupikir udh wkwkwk
    next, emg tiffany beneran ?? kasian juga syoo eonnie , kyu oppa kurang peka😄

  3. Isma KSY says:

    kyu beneran kamu bakal respon tiffany eonni? gak apa”, silahkann tapi jangan berlebihan yah, kan hatimu itu hanya untuk soo eon.. haha #lebay
    ditunggu kelanjutannya thor

  4. Kirain kyuppa sama so eonni itu pacaran eh malah cuman temenan toh -_-. Apa kyuppa suka sama fanny? Ditunggu deh next partnya……

  5. Astaga eonnnnnn, lanjutkann!!
    Tapi kumohonn ff parting part 2 nya dilanjutinnnnnnn…….
    Aku menunggu kepastianmuu honeyyyy! Jangan kau gantungin terussss ff nyaaaaa. Udah bulukann nihh nungguinnya -,-

  6. Rizky NOviri says:

    yah tebece…
    duh syoo.. cinta sepihak..😦
    next next
    penasaran.. klo bisa sih happy ending

  7. icha dewi says:

    apa kyu beneran merespon tiffany ? soo kasian banget bertepuk sebelah tangan huhu sedih atau surat itu hanya akal2an kyu aja buat cemburuin soo ah molla molla di next part harus segera hihi

  8. Yahhhh
    Ceritanya bikin penasaran ihhh
    Kyuhyun sukanya sama siapa sih?
    Semoga cinta sooyoung terbalaskan deh
    Next part sangat ditunggu ya thor
    Semangat buat authornya 😊💪

  9. Sayekti says:

    Ya ampun! Akankah kyuppa merespon surat dari tiffany dengan menyatakan cinta ke tiffany.

    Kasihan soo eon, cintanya bertepuk sebelah tangan.

    Next chingu.

  10. Pil lo kaga peka banget dah pil-_- si soo-nya demen ama lu pil ahilah-_- jangan ama tiffany lah kasian atuh soo potek cinta bertepuk sebelah tangan ╥﹏╥

  11. FS says:

    jangan!!!
    kasihan soo eonn kalo kyu ke fany
    tp kayaknya kyu suka soo deh, semoga aja

    next part ditunggu😀

  12. DeA says:

    Ahh… Jangan bikin soo tersiksa hati gitu donk hiks. . . Kasian. . Tapi kyu kyaknya suka ya ama soo

  13. met says:

    Daebak
    Wahh jd skrg author lg terlibat ama cnta bertepuk sblh tgn? *mnta digampar *abaikan -_-
    Ngomong” yg sabar y thor *serasa melenceng sndr
    Tp feel nya dpt bgt loh nextnya cpt ne😀

  14. Kyuuu.. ku hrap responmu bkan hal yg positif ke tiff.
    kasian Syoo.A atuhhh..
    8W1N9
    8→H (urut abjad)
    W→W
    1→A (urut abjad)
    N→N
    9→G (kmiripan hruf/tlisan)

  15. Nine Nur Muharamah (Shin Hyunra) says:

    yaampun serius aku penasaaarraaannn bangeeeettt.. #alay
    Kyu nya biasa aja lagi astaga Cho Kyuhyun!! buat apa eomma nya bersikap baik ke Syoo kalo ga karena Kyu sering cerita ttg Syoo..
    kenapa harus tiffany?? Soo aja deh.. aaaaa next nya secepatnya ya chingu.. aku penasaran sumpah..
    ff mu bhasanya enak dibaca..serrruuu!!
    ditunggu ya ff ff lainnya dan lanjutan ini..
    Semangaaaatttt!!!

  16. sisca says:

    Yahh ko kyu respon fanny unnie huhu kasian soo unn jd pth hti kan potek gtu;((
    Ditunggu secepatnya thor part 2;) fighting’-‘)9

  17. Risqi says:

    aku kira si kyuhyun suka sama sooyoung tapi ternyata ….. ……
    emang beneran ya yang ngirim surat itu adalah tiffany? mana si kyuhyun bilang tiffany cantik padahal sooyoung ada disamping nya. kasihan banget sih sooyoung, dia suka sama kyuhyun tapi kyuhyun nya kayak nggak menyadari perasaan sooyoung padanya. ditunggu kelanjutan nya…

  18. Youngra park says:

    Aaaaaa jinjayo ku kira hubungan kyuyoung pacaran aduhh penasaran bgts respon kyuppa kya ap ku harap endingny happy ending next part di tnggu jng lama2 ne

  19. Ahhhh author, kelanjutannya harus cepet” dibuat gak mau tau, penasaran banget atuh ini. Jangan sampe Kyuhyun pacaran sama Tiffany, kasian Sooyoung eonnie;( bikin happy ending ya^^

  20. Sie says:

    Annyeong,…
    Wadooh, klo berdasrkan kisah nyata dari authornim nya aku ga mau ikut campur deh, nunggu part berikutnya mo gmna,
    tapi kenapa tiffbaby yg jd rival soo,?,… Yah udh terlanjur, jdinya ngikut ajah deh.
    Aku suka banget cara kamu nulis, suka.
    Gomawo Han Jieun-ssi

  21. Aku kira mereka yang pacaran. Ternyata😥
    Berawal dari kisah nyata yah? Huhu~
    Pasti sedih banget kalau berada diposisi Soo eonnie.

    Untukmu -yang entah berada diposisi mana- selalu tegarkan hati yah. Jikalau namja itu justru telah menentukan pilihan.

    Nice story, idenya simple tapi ditulis dalam bahasa yang sangat pas untuk menggambarkan cerita. Aku tersentuh :’)

    Lanjut yah… ku tunggu kisah selanjutnya🙂

  22. responnya gitu banget kyu? -_-
    ini Kyuhyun nyembunyiin perasaannya ke sooyoung apa emang dia suka tiffany beneran??
    next part, ditunggu (pake banget)😀

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s