[TwoShot] AH, YEAH!! (Bag. 1)

AHY1

Title : AH, YEAH!!
Author : @dii_aay / Kang Yong Ae
Main Cast : Cho Kyuhyun and Choi Sooyoung
Rating: 18+
Length: Twoshoot
Genre: Romance, Absurd, Smut
Disclaimer: Don’t be SIDER and plagiat or bashing my story. Don’t forget to coment Knight 

-HAPPY READING-

Ini keseharianku berada di langit London, datang di jam 9 dan mengurus urusan hal dewasa. Menjadi pemegang suatu perusahaan adalah hal yang tidak dapat aku tolak. Mendesain sesuatu, menentukan sesuatu, membangun sebuah bangunan yang penuh dengan kehidupan adalah keinginanku. Setidaknya semua kreatifitasku bisa aku keluarkan disini. Semua nampak lalu lalang dihadapanku saat aku masuk kedalam kantorku.

“Hallo Mr. Robert bagaimana dengan salinan data anggaran tahun lalu?”

“Oh Uh segera saya bawakan pada anda pukul 10 Miss.”

“Baik, saya tunggu dan jangan sampai salah kembali.”

“Baik Miss.”

Aku berjalan menuju lift menuju lantai teratas. Aku terbiasa dengan segalanya yang sudah terjadi disini. Aku sudah cukup kebal dengan segala kecerobohan yang terjadi. Setidaknya karyawanku akan mendapatkan 3 nyawa yang akan berkurang jika mereka melakukan kesalahan.

Claudya berada ditempatnya saat aku melewati mejanya. Dia sekretaris yang sudah sepuluh tahun bekerja di perusahaan cabang London ini. Aku berada disini sudah sekitar setengah tahun yang lalu. Cukup singkat namun aku sudah beradaptasi dengan pola kerja disini.

“Pihak JB Parker telah setuju untuk bertemu dengan anda Miss dan jadwal pertemuannya adalah besok pukul 11 Miss.”

“Oh baiklah, Panggil bagian personalia untuk menindaklanjuti proses magang yang akan dilakukan pada tiga bulan lagi.”

“Baik Miss.”

Selalu saja dibalik sebuah pagi yang indah ada orang – orang tolol yang tidak tahu cara bekerja. Bagian personalia tidak becus dalam pengelolaan data dan kriteria yang telah ditentukan. Kau tahu jika hanya dada yang kau jajahkan maka jangan salahkan jika kau hanya menjadi simpanan para ketua direksi menjijikkan. Lebih menjijikkan saat salah satu dari mereka merayuku.

JB Parker mungkin akan menerima penawaran penjualan sahamnya dan aku akan mendapat penghargaan dari sang ayah tercinta. Well pelarian ini menjadi semakin sukses dan aku merasa bahagia.

Okay sebelumnya aku tahu mungkin aku seharusnya tidak berbuat seperti ini. Aku memang berbuat kekanak – kanakan. Melarikan diri dari masalah dan tidak menyelesaikan masalah. Setidaknya tunanganku yang berwajah seperti setengah babi dan monyet itu sekarang bisa lega dengan perginya diriku dengan pengurusi perusahaan Jung Empires-nya. Sialan pria brengsek. Aku mengingatnya lagi dan merasa mengapa aku harus dikelilingi oleh pria – pria brengsek. Salah satu pria brengsek lainnya yang membuatku bertekuk lutut padanya.

“Hey babe?”

Sebuah suara membuyarkan pikiranku. Oh pria tampan berjas abu – abu dengan linen kemeja putih dan dasi abu – abu. Hey dia seperti Mr. Grey.

“Oh oppa. Kenapa kesini?”

Song Jae Rim, Pria seksi bak vampire ini sangat menyayangiku. Awal pertama kali aku datang ke London aku sudah berhadapan dengan pria manis ini dan dia menerimaku menginap di apartemennya sebelum aku menemukan apartemen dan mengurusi kepindahan pekerjaanku pada cabang London. Aku memahami jika ayahku akan langsung meneleponnya. Dia adalah sepupu jauhku yang juga mengurusi perusahaan keluarganya.

“Aku rindu padamu.”

Oh baiklah aku tahu jika orang seperti diriku pasti menjadi hal yang paling dirindukan. Aku juga rindu padamu oppa, Aku rindu bibirmu yang manis dan lezat. Kalian harus tahu jika aku pernah sedikit bermain – main dengannya.

“Aku juga merindukanmu. Bisakah nanti malam aku ke apartemenmu?”

Pria yang duduk dihadapanmu menyalangkan matanya. Yes, efek yang luar biasa!

“Kau bisa datang kapanpun kau mau.”

Uh pria tampanku. Dia bersandar pada meja di sampingku kemudian mencondongkan tubuhnya padaku. Tersenyum manis dan ya matanya saat tersenyum benar – benar menggemaskan.

“Kau mau makan malam apa? Aku bisa memasakkan sesuatu untukmu.”

Girl’s kau harus benar – benar mempertahankan image – mu saat mendengar bisikannya. Luar biasa sexy. Uh pantat tipe Apple.

“Ku pikir makanan yang kau buat di pertengahan Maret lalu.”

Aku menatapnya menantang. Pertengahan Maret yang manis dan panas yang selalu kuingat. Hei sayang aku membutuhkan kehangatan lelaki yang perhatian terhadap wanita. Dan aku siap untuk mendapatkannya malam ini.

“Oh itu pilihan yang luar biasa. Aku bisa membeli ice cream cokelat kesukaanmu.”

Tolong jangan perlihatkan tatapan itu. Aku bisa merasakan nafasnya yang panas.

“Okay setuju.”

Jae Rim oppa tersenyum lebar kemudian mengangkat wajahku dengan kedua tangannya. Menyesap bibirku bergantian, atas dan bawah. Oh apakah ini hadiahku pagi ini. Aku menyukainya.

“Sampai nanti sayang.”

Aku melambai padanya, menatap pintu yang tertutup rapat kembali. Helaan nafasku kini yang terdengar. Baiklah ini kesenanganku, bagian dari pelepasan emosi. Setidaknya malam ini aku tidur sangat hangat.

Malam yang dingin tanpa pelukan pria seperti yang ku inginkan. Tolong jangan tanyakan kejadian semalam. Aku benar – benar sebal. Kenapa nenek sihir itu harus datang dan mengacaukan semuanya. Aku masih mengingatnya dengan jelas selepas dinner tadi malam.

Ketika aku tengah bercumbu dengan Jae Rim oppa. Kalian tahu aku sudah setengah naked dan tiba – tiba bel berbunyi. Intercom berbunyi dan selanjutnya aku memakai kembali pakaianku tanpa memperdulikan bra yang lari entah kemana, ya sebenarnya braku di duduki oleh Jae Rim oppa. Tunangannya atau lebih bisa disebut hasil perjodohan yang tidak di inginkan pria manisku datang dan membuat kekacauan. Membentak oppaku tersayang dan juga memelototiku. Dia mengatakan tentang penolakan pernikahan dan dia merasa tidak terima. Aku merasa kasihan padanya. Aku sudah mengetahui tentang penolakan Jae rim oppa yang memang aku juga tidak setuju jika menikah dengan Yewon. Dadanya saja yang besar tapi sikapnya seperti anak kecil. Jae Rim tidak suka dengan dadamu dan lebih suka dengan dadaku, hahahahahaha.

Eh, tapi…..

Tunggu sebentar, anak kecil? Sepertinya ini sama seperti seseorang. Seseorang yang melarikan diri dari masalah. Seseorang yang menambah permasalahannya. Seseorang yang tidak di perhatikan perasaannya.

Dan orang itu adalah AKU.

Oh tidak aku mulai badmood.

Dengan lesu aku menandatangi laporan – laporan berisi calon pegawai yang akan bekerja diperusahaan. Aku hanya menunggu hingga pihak JB Parker datang dan aku bisa langsung pulang menuju apartemen atau menemui orang – orang abnormal tersayang.
Sebuah ketukan membuyarkan lamunanku. Okay baiklah saatnya berbisnis Summer Choi. Kau akan mendapatkan uang banyak.

“Lama tidak bertemu Nona Choi.”

Suaranya seperti bisikan hantu, tiba – tiba terucap dan membuat bulu kudukku berdiri. Aku mendongakkan kepalaku dan Cho Kyuhyun tersenyum didepan pintu yang telah tertutup.
Sebentar, CHO KYUHYUN?

Kenapa pria ini ada disini? Ada urusan apa denganku? Apakah appa memerintahkan dia untuk menjengukku?

TIDAK MUNGKIN.

Asal kalian tahu saja pria putih pucat berbadan bidangpun tidak, tinggi, punya seringai setan menjijikkan adalah salah satu masa lalu terindah sekaligus terburukku.

Kami saling mengenal sekitar 4 tahun lalu dan aku menjalin hubungan selama 1 tahun yang lalu. Ya kami saling berbagi dan aku juga membaginya pertama kali padanya. Saat itu aku merasa bodoh dan tolol. Bagaimana bisa aku memberikan diriku pada pria yang tidak mengerti perasaan wanita itu.

“Cho Kyuhyun….”

“Ya ini aku Nona Choi Sooyoung. Aku mewakili pihak JB Parker.”

Oh benarkah, aku meragukan hal itu. Jangan katakan jika pemilik JB Parker adalah temannya. Sialan, punya banyak koneksi rupanya.

“Ehm.. Kau berada di London?”

“Tentu saja aku berada di London.”

Oh sial dia menggodaku. Pria tidak tahu diri yang satu ini.

“Apa yang kau lakukan di London?”

“Mengurus sesuatu yang sangat penting”

Hell, penting semacam rindu padaku? Hei ada apa dengan otakku. Jangan pernah berpikir seperti itu wahai otak jeniusku.

“Penting?”

“Ya pernikahanku.”

Oh pernikahan……… APA??

“Oh begitu.”

Kenapa keluargaku tidak memberitahu kabar apapun tentang apa yang terjadi di Korea.

Okay aku kembali mengingat tunangan setengah babi setengah monyetku yang seperti seorang banci yang selalu membuatku muak.

“Bagaimana kabarmu?”

Oh tidak dia berpindah tempat duduk di sampingku dan aku merasakan sesuatu akan terjadi.

“Ehm baik – baik saja.”

Bagaimana nadaku jadi serak seperti ini. Apa yang pria ini gunakan untuk membuatku mematung. Sial, kadang aku harus sering – sering ke gereja agar terhindar dari setan tampan di hadapanku.

“Kau tidak bertanya kabar orang – orang di Korea? Tunanganmu misalnya.”

Oh dia sedang membual sekarang. Mengatakan tentang tunanganku yang berwajah babi yang hanya sibuk dengan tumpukan berkasnya. Sialan, apa dia sedang menghinaku.

“Untuk apa, dia hanya lebih mementingkan bisnisnya.”

Aku berusaha memasang wajah biasa saja ketika dia terkekeh meremehkanku dan bergeser ke dekat. Apa yang dia lakukan? Aku mulai merasa panas.

“Hati – hati mungin dia bisa berselingkuh disana. Dan kau bisa berselingkuh lagi denganku.”

“Apa yang kau katakan?”

Seharusnya dari awal aku sudah mengeluarkan dia dari ruanganku dan seharusnya aku memasang jimat didepan pintu untuk mengusir setan yang masuk. Mungkin aku juga harus membeli AC lagi.

“Yang ingin aku katakan adalah aku merindukan anak kecil yang manja.”

“Lalu?”

Baik aku sekarang merasa benar – benar terhina. Aku tahu dulu aku sangat manja terhadapnya. Dia dua tahun diatasku wajar jika aku manja padanya disaat aku menginginkan seorang oppa berada disampingku. Jangan merayuku lagi atau aku benar – benar jatuh padamu Cho.

“Aku ingin memeluknya, aku ingin menciuminya, aku ingin merasakannya lagi. Aku merindukannya lagi dan lagi.”

Hentikan omong kosongmu wahai iblis jahanam. Setidaknya aku harus punya tongkat zeus untuk membunuh para jahanam dan memenjarakannya ke dasar laut mediterania. Tolong jangan menghimpitku.

“Anak kecil yang kau cari tidak ada disini.”

“Ya dia memang tak ada, tapi dia sudah menjadi seorang wanita yang anggun dan menggoda.”

Oke memang aku akui aku memakai rok hitam terlalu pendek dan ya blazerku telah kulepas. Itu sudah jadi kebiasaanku. Blouse creamku menempel pada tubuhku dan sekarang aku berpikir untuk mengganti pakaianku dengan pakaian berbulu suku Eskimo.

Si pria tetap saja mencondongkan tubuhnya dan secara otomatis harum tubuhnya tercium oleh sang wanita. Oh ini bau yang memabukkan. Aku tidak bisa lagi menghindar. Kyuhyun sudah mendorongku hingga kepalaku mengenai pinggiran sofa. Aku menatapnya nyalang.

Aku mengakui bahwa aku juga menginginkannya tapi disini sangat tidak nyaman.

Sebelum aku menutup mataku sesuatu yang kenyal menyentuhku dengan lembut.

Kyuhyun menciumku.

Kyuhyun menciumku.

Sial pria setan menciumku.

Aku merasakan kembali bagaimana teksturnya dan rasanya. Ah rasanya aku tidak ingin melepaskannya. Aku memeluknya dengan erat, mencoba mengimbangi pergerakan bibir penuhnya.

Dia sangat ahli dalam hal mencium. Mungkin segala jenis ciuman dia kuasai, aku saja tidak tahu jenis – jenisnya apa saja. Dia tahu kapan saat aku butuh bernafas dan kapan saat aku siap untuk bertarung. Dia masih saja bermain dengan kedua bibirku. Aku tidak tahu apa yang terjadi dengan bibirku nanti. Ini benar – benar intens. Sangat intens ketika kini Kyuhyun bergerak memposisikan dirinya senyaman mungkin agar tidak menindihku. Aku tidak bisa lagi menahannya, menahan suara aneh yang selalu saja membuat pria ini menjadi semakin liar.

Kembali aku tidak bisa menahannya ketika leher jenjangku menjadi pelarian bibirnya.

Akankah akan berakhir dengan seperti ini. Aku hanya bisa terpejam dan mendongakkan kepalaku. Berusaha mengingat kembali perasaan terbang kelangit dengan Kyuhyun yang berhasil menguasai pergerakan.

“Ooh Cho…”

Aku membuka mataku dan melihat Kyuhyun yang tengah berkonsentrasi dengan kancing – kancing blouseku.

“Ya sayang.”

Dia menatapku yang kini blouseku telah terbuka seluruhnya. Ya ukuran yang kecil untuk dada wanita yang bukan menjadi tipe ideal Kyuhyun. Pria itu tersenyum memandangnya yang masih tertutupi bra hitam.

“Jangan disini”

Kyuhyun kembali menatapku. Pandangannya menilaiku. Tangannya terulur membelai wajahku pelan. Aku memejamkan mataku. Mulutku terbuka karena tangannya yang lain membelai pusarku.

“Aku bisa menguncinya.”

Mataku terbuka dan menatap Kyuhyun yang mulai beranjak dan mengambil remot pintu kemudian terdengar bunyi klik.

“Sudah terkunci……”

Kyuhyun kembali duduk dihadapanku menatap mataku dalam. Tangannya mengulur pada blouseku dan ya blouseku sudah berada di lantai. Kami masih saling menatap saat Kyuhyun melepas jas dan kemejanya. Harus kuakui bagian pundak dan lengannya berbentuk indah dan ya perutnya tidak bisa di banggakan. Masih tak ber abs tidak seperti mantanku yang lain. Dia juga melepas sabuknya dan menarik tanganku untuk mendekatinya. Aku tersentak oleh sensasinya. Angin aneh berada disekitarku, membuat tubuhku merinding. Semuanya menempel. Pelukan hangat Kyuhyun dan tangannya yang membelaiku menjadi hal yang membuatku sadar jika aku masih menginginkan pria ini.

Tiba – tiba ada rasa tidak suka dengan segala kenyataan yang ada. Saat dia tidak memikirkanku seperti aku memikirkannya. Aku memeluknya erat meremas pundaknya dan punggungnya seperti yang dia lakukan padaku. Berusaha melepas kaitan bra dengan mudah dan juga membuka rokku. Aku hanya menatap pada tembok di depanku saat dia mulai beraksi dan mataku kembali bertubrukan dengannya ketika dia melepaskan pelukannya. Dia menciumi wajahku dengan lembut seperti berhati – hati.

“Oh aku merindukanmu.”

Oh Kyuhyun setidaknya jika kau memang benar – benar merindukanku aku sudah merobek celanamu dan bermain dengan apa yang ada di dalamnya. Dia tetap saja mendapatkanku kembali. Aku sudah tidak peduli dengan harga diriku lagi.

Ketika dia membuka segalanya.

Dia membuka kepunyaanku.

Dia membukanya dengan lebar.

Dia menatapnya lama.

Dia tersenyum puas.

Dia menundukan kepala untuk mencapainya.

Dia bermain dengannya.

Dia menikmatinya dan aku juga menikmatinya.

Kyuhyun mendengus keras saat dia menegakkan tubuhnya dan melepas segala yang melekat padanya. Aku tidak bisa menolaknya setelah semua terpampang di hadapanku.

“Argh, aku tidak bisa lagi….”

Suaranya terdengar seksi menembus telingaku. Nafasku beradu tak beraturan. Semuanya terasa berantakan. Dia menempatkanku pada tempatnya. Dia menatapku dengan pandangan sendunya. Nafasnya juga tak beraturan. Keringat bermuara di keningnya. Aku mengulurkan tanganku membelai keningnya dan tersenyum padanya. Kyuhyun menggapai tanganku dan menciumnya kemudian menempatkannya di atas kepalaku.

Membuka kakiku kembali, dia memulainya dengan kelembutannya. Dia mengusap kedua mataku yang terpejam. Aku menatapnya saat dia juga menatapku. dia memulainya lagi dan lagi. Berusaha mengajakku untuk ikut menari bersamanya. Bergerak dengan bujuk rayuan pelan yang memabukkan.

“Ooh shit!”

Dia semakin keras, dia semakin berat. Aku mengikutinya. Berusaha mengimbanginya. Berusaha mengumpulkan segalanya yang kami inginkan. Aku bersuara dengan keras. Dia sangat luar biasa. Keuntungannya aku yang memang terbiasa berolahraga bisa menerima yang dia berikan. Kami berkeringat, kami tetap bergerak mencari titik itu. Oh aku mulai merasakannya. Aku merasakan orgasme melambai padaku. Aku berusaha mengejarnya dengan segala kekuatanku. Kyuhyun dengan gagahnya berkendara, membimbingku untuk cepat. Aku merasakan ujungnya, aku merasakan puncaknya saat dia mendorong dengan kekuatan penuh. Aku lemas tak berdaya, melingkari punggungnya dan tetap mengalungkan kakiku pada pinggulnya. Sesaat aku mendengar gumamannya dan aku tahu bahwa aku telah kalah telak.

“Ooh, aku mencintaimu anak kecilku.”

Kesialan terjadi saat hidupku mulai kembali normal dan aku berada di sini, di tempat bersenang – senang bersama dua orang manusia abnormal dan berbagi cerita sialku. Janet memandangku dengan alis bertaut sedangkan Anthony melirikku sembari meminum segelas brandy keduanya. Uh dia pria yang kuat minum.

“Setidaknya dia tetap bersikap brengsek.”

“Ya dan aku tidak bisa berkonsentrasi lagi ketika kau mengatakan making love dengannya di kantor.”

“Seharusnya kau tidak kalah melawan pesona pria mata sipit itu.”

“Hell dan jangan lupakan kibaskan pantat ratamu itu saat meninggalkan dia skak ditempat.”

“Oh tidak – tidak, buatlah pukulan mematikan seperti yang selalu kita lakukan dulu di boxing club milik Xander.”

“Kalahkan dia babe. Dia bukan apa – apa dibandingkan dirimu. Apakah aku harus turun tangan juga?”

Nah lihatkan mereka akan selalu berkomentar dan semuanya tidak ada yang bisa membantuku melewati kesialanku. Janet Anderson adalah teman kuliahku dulu dan dia adalah wanita yang tidak peduli dengan hubungan serius. Dia wanita yang selalu menganggap mudah sebuah masalah. Tapi jangan berpikir jika dia hanya memainkan perasaan pria karena dia sudah bertunangan dengan Pria yang sekarang sedang bekerja di Qatar. Uh pria sibuk yang selalu berpergian, bukan tipeku.

Okay dan pria disamping kiriku adalah Anthony Benedict. Aku sangat menyukainya. Tubuhnya yang atletis dengan bahu lebar dan lengan yang benar – benar seksi. Oh dan tutup mulut kalian rapat – rapat jika dia membuka pakaiannya. Di otak kalian hanyalah berisi tentang menggerayangi dada telanjang dan happy trailnya yang membentuk sangat sexy. Jangan lupakan jakun seksinya saat dia menenggak air minum dan rahangnya yang selalu membuatku ingin menjilatinya. Apakah aku terlalu banyak menyebut kata sexy pada pria yang memang sexy ini? Dia sudah beberapa kali tidur di apartemenku dengan kebiasaan dia topless ketika tidur, tentu saja aku menikmati pemandangan itu. Jangan lupakan saat kami mulai turun ke lantai dansa, dia akan selalu jadi partner dansaku. Uh dia sangat ahli dalam membuat pergerakan luwes. Setidaknya aku akan merasa kepanasan saat dia mulai merekatkan tubuh kami. Setidaknya hal itu akan terjadi beberapa menit kemudian dari sekarang. Si Janet dengan wajah sialannya menggoda pria berambut pirang dan mengajaknya bergoyang. Aku melirik ke arah pria yang juga sama – sama memandang Janet dan kemudian mengalihkan pandangannya padaku dan tersenyum miring. Gosh, dia pria Inggrisku. Tanganku meluncur ke arahnya dan mulai menyeret dia turun dari kursi.

Well tahu saja jika aku sedang menginginkan keliaran. Musik yang mendengung benar – benar energik dan aku mulai beraksi mengibas – ngibaskan pinggul rampingku di depan tubuh perkasa Anthony. Dia hanya tersenyum dan mulai bergoyang membalas. Yeah, aku merasakannya, merasakan energi untuk liar. Aku memejamkan mataku dan mulai mengetatkan tanganku pada lehernya. Menikmati sentuhan tangan besarnya pada punggung hingga memeras lembut pantatku. Dia memeluk erat berusaha menempelkan tubuh kami tanpa sekat sedikitpun. Tangan nakalnya kembali bergerilya dan Boom! Satu bayangan terlintas Kyuhyun mulai menciumi tubuhku. Oh tidak, keliaranku surut. Dia Anthony, bukan Kyuhyun dan aku mulai frustasi. Aku mendengus kencang dan menubrukan badanku pada pria yang bersedia berbuat apapun untukku. Meskipun aku merasa ini salah dan hanya mementingkan diriku sendiri namun dia tak keberatan. Oh pria tampanku Anthony, tubuh hangatnya memelukku erat dan aku mulai tersadar. Aku membutuhkan Cho Kyuhyun dan aku tidak bisa melakukannya dengan Anthony, karena dia gay.

Setelah memberikan ciuman di pipi Anthony aku melenggang ke arah mobil dan mulai menyalakan mesinnya. Menyerahkan Janet pada Anthony dan berusaha menutupi ekspresiku pada pria gayku.

‘Dengarkan aku babe, pria bernama Cho Kyuhyun memang gila. Gila untuk mendapatkanmu dengan dia yang bertanya tentang pertunanganmu di Korea. Setidaknya hatimu sudah menyuarakan jeritannya pada otak keras kepala sialanmu itu. jika aku benar maka hubungi orang tuamu dan katakan semuanya yang kau inginkan. Jangan menghindar lagi.’

Ckk, dia memang bisa sebijaksana pria berumah tangga. Aku mengerutkan keningku berusaha berkonsentrasi pada jalan yang kulewati. Memikirkan pertunanganku dan Kyuhyun membuatku ingin memukulkan kepalaku pada stir mobilku. Oh shit, seharusnya aku sudah paham jika yang akan terjadi malah akan semakin membebaniku. Kyuhyun, si brengsek otak mesum, pria dengan kebutuhan pelepasan gairah tinggi dan arogan menyebalkan.

Argh!

Aku membelokan stir secara berlebihan dan berakhir pada pinggir jalanan yang berkelok. Aku tidak akan berhasil pulang ke apartemen jika konsentrasiku hanya berpikir tentang Kyuhyun dan tangan – tangan ajaibnya. Air conditioner di mobil rasanya tidak cukup untuk mendinginkan otakku. Aku keluar dari mobil dan membanting pintu mobilku berharap bisa membuat tanganku sembuh dari rasa gatal untuk meninju orang. Dan ya entahlah kenapa aku merasakan sesuatu dan aku berbalik memandang mobil yang entah sudah berapa lama berada di 10 kaki mobilku.

Bukan itu saja yang membuatku curiga dan kini berubah menjadi pelototan besar melihat seseorang keluar dari mobil dan berjalan dengan santainya.

Oh Mother f*cking shit!!

Kyuhyun berada di depanku, tersenyum remeh dan mencondongkan tubuhnya padaku. Oh baiklah sesi intimidasi dimulai dan aku tidak akan kalah.

“Apa yang kau lakukan disini Tuan?”

“Menjaga anak kecil agar tidak tersesat.”

Yeah senyuman mematikan yang biasa dia kibaskan jika bersama para wanita. Dasar playboy murahan!

“Well sayangnya aku bukan anak kecil yang kau cari.”

Pria dihadapanku hanya tersenyum dan mengelus rambutku dengan sayang. Sayang yang menjijikan.

“Aku tidak mencari anak kecil itu, karena aku sudah menemukannya. Dia terlihat sangat seksi dengan hotpans dan kaos ketat. Aku ingin membawa anak kecil itu sekarang juga kedalam kungkunganku.”

Bisikan itu. bisikan setan yang membuatku mematung dan sekarang yang aku tahu aku telah berada dalam pelukan Cho Kyuhyun yang juga telah menguasai bibirku dengan bibir ahlinya. Aku mulai sesak nafas. Pria ini dengan seenaknya meraih pinggangku dan memojokkanku kesamping mobilku. Aku berusaha mendorong dadanya agar tak merekat dengan tubuhku. Ini sangat tidak nyaman dan setidaknya Cho Kyuhyun sudah melepaskan bibirnya yang juga membengkak karena seranganku. Heuh jangan harap kau bisa menang brengsek.

“Kau gila hah?”

Dia hanya tertawa dan mulai memandangku kembali. tangannya memijat dengan sensual pada tengkukku. Aku bergidik tak nyaman. Dia tahu kelemahanku dan sekarang aku tidak bisa kemana – mana.

“Kenapa kau mengikutiku?”

“Bukankah sudah ku bilang aku menjaga anak kecil agar tidak tersesat.”

“Hentikan omong kosongmu dan kembali saja pada wanitamu!”

“Berapa banyak yang kau minum huh?”

Dia kembali memojokanku, mencondongkan wajahnya padaku. Jika dia bukan setan jahanam aku sudah meraih wajahnya dan menciumnya.

“Apa pedulimu, HAH?”

“Aku peduli.”

“Oh sialan Cho Kyuhyun sialan. Kenapa kau tidak pergi dari hidupku hah?”

Aku tidak peduli lagi dengan wajahku yang sekarang mungkin sudah berminyak ataupun perkataan yang aku lontarkan padanya. Dia hanya memandangku, tetap memandangku. Yeah tetaplah memandang dan buang mulutmu kelaut.

“Aku peduli padamu Nona Choi Sooyoung.”

Yeay dia kembali pada mode sekretaris teladannya. Memandangku sayu seakan mengatakan bahwa dia juga lelah.

“Pergilah ke wanitamu, hell! Jangan hiraukan aku lagi. Aku membencimu. Aku membencimu Cho Kyuhyun. Aku mencintaimu.”

Dan aku mencium bibirnya dengan sangat dalam.

Seminggu setelah malam itu terjadi menjadi hari – hari yang berbeda bagiku. Aku tidak tahu lagi apa yang aku makan dan aku tidak memperdulikannya. Aku berangkat bekerja dan pulang seperti biasanya. Aku menerima Anthony yang menginap di apartemenku dan untungnya priaku itu tidak bertanya apa – apa tentang keadaanku. Mungkin sebenarnya dia tahu namun dia menahannya untuk bertanya. Dia masih setia memelukku saat kami tidur bersama. Dia masih bercerita tentang sepupunya yang penasaran denganku. Aku hanya bisa tertawa mendengar suara sepupunya saat kami saling menyapa lewat telepon.
Setidaknya seminggu ini aku tidak melihat wajahnya. Dan aku merasa jantungku bekerja dengan normal. Tidak ada yang membuatku merasa gelisah dan setidaknya walaupun terasa kosong aku bisa menjalaninya dan berusaha untuk tidak mencoba mencari keberadaan setan itu.

Aku mulai kembali hang out bersama Janet dan kadang – kadang Anthony menemaniku dinner dan menonton teater atau bioskop. Dia benar – benar sosok kekasih idaman. Aku kadang berpikir pria gay punya lebih banyak perhatian dan juga lebih mengerti perasaan wanita daripada pria normal.

Sebenarnya aku juga tertarik dengan berjalan – jalan keliling Eropa, memakan makanan yang khas di berbagai penjuru dan juga membeli pernak – pernik lucu. Aku membayangkan aku masih menjadi pelajar muda yang haus akan petualang tapi saat aku membuka mata aku sadar bahwa aku mempunyai jabatan yang penting disebuah perusahaan. Aku tidak bisa mengatakan ‘Appa aku ingin keluar dari perusahaan’ jika tidak ingin kehilangan Ayahku tercinta. tapi bagaimana dengan perasaanku yang menyukai sekaligus mencintai pria setan itu. Aku melarikan diri karena kecewa dengan tunanganku si wajah babi dan aku harus berurusan dengan pikiran apa yang akan Kyuhyun lakukan saat tahu jika aku pergi. Bisakah aku tidak mengingat saat aku dan dia diam – diam menjalin hubungan? Itu sangat manis dan menggelora.

Oh tidak aku sudah berkhayal terlalu jauh dan mengabaikan hasil investasi pihak penggandaan barang gedung kantor. Aku ingin cepat – cepat berlibur di musim panas. Aku ingin lari jauh – jauh dari bayangan Cho Kyuhyun.

Aku tidak tahu apa aku salah dengar atau tidak. Didepan pintu ruanganku terjadi kegaduhan. Dan well aku tahu jawaban dari itu semua setelah pintu terbuka. Cho Kyuhyun gila sialan berada ditempatku saat aku berharap dia bisa pergi dari hadapanku. Holly shit!!

Dia berada disini. Pria angkuh menyebalkan yang selalu bisa membuat Appa percaya padanya. Apa yang harus dibanggakan darinya? Dia hanya pria bermulut duri yang hanya bisa menyakiti hati para perempuan. Aku tidak akan memikirkan bahwa aku juga terjebak oleh pria ini dan terjebak lagi untuk kedua kalinya. Aku rasa percakapanku dengan Anthony dan Janet ada benarnya juga. Ah sialnya kenapa dia saat ini harus begitu tampan. Linen skirt berwarna abu – abu dipadukan dengan jas hijau? Siapa yang akan menyangka jika itu akan sangat sempurna dengan warna kulitnya. Okay aku kembali lagi menjadi gila jika dia mulai mendekat. Kyuhyun hanya tersenyum miring dan duduk di sofa kemudian menyilangkan kakinya dengan angkuh. Sekali lagi aku harus berusaha mengembalikan suaraku ke tempatnya sebelum Kyuhyun mendorongku ke atas meja.

“Ada apa kemari?”

Kyuhyun hanya memiringkan kepalanya dan semakin membuatku merasa basah di area sana. Apa dia tidak bisa sedikitnya berhenti membuat wanita langsung menurunkan celana dalamnya pada dirinya.

“Kemarilah.” Khas seorang Cho Kyuhyun, memerintah. Dan sayang sekali jika sekarang aku berjalan dan duduk di sofa lain di depannya. Jangan memintaku duduk disampingnya. Kalian sudah tahu apa yang akan terjadi.

“Aku rindu padamu.” Omong kosong hasil dari kentut busuknya menyerbak langsung ke nadiku. Berdegup kesetanan tak dapat disembuhkan. Oh, it’s totally make me throw away my underwear.

“Kau kekurangan budak huh?”

Jika kau ingin menantangku maka aku juga akan balik menantangmu. Kau meremehkanku Cho Kyuhyun dan lihat hasilnya nanti.

“Dia berada di Korea dan aku tidak suka wanita London.”

“Oh ya, kurasa kau harus ke Beatthrow Club disana wanita Asia bertebaran.”

“Dan sayangnya aku menginginkan wanita yang pernah menjeritkan namaku satu tahun yang lalu.”

“Oh kurasa dia tidak akan keberatan jika harus terbang ke London untuk ‘kekasihnya’.”

Aku tahu apa yang dia maksudkan dan aku tidak ingin mengikuti keinginannya. Bisa saja wanitanya bisa berangkat ke London untuk dirinya bukan malah terdampar disini dan menggodaku ke ranjang hotelnya. Kyuhyun menatapku tidak senang. Aha kau kalah Cho dan aku menang. Pria didepanku diam dan hanya menatapku seolah sedang berpikir untuk membuatku telanjang.

“Ya mungkin dia memang sudah berada di sini.”

Apa katanya? Wanita anak dari teman ayahku? Oh sial iblis yang berwajah polos dan manis berada di London? Dan aku merasa jantungku teremas kencang. Aku menatap matanya. Mata tajam yang selalu saja mengeluarkan aura keangkuhan. Dia benar masih berhubungan dengan wanita itu? Walaupun aku pergi dari Korea setidaknya ada yang mengatakan padaku bagaimana hubungan dia dengan wanita sialan itu. Aku berkedip beberapa kali berusaha mengindahkan banyak pikiran ketika melihat jari manisnya yang terpasang sebuah cincin platina yang terlihat mahal. Okay sepertinya aku yang kalah.

“Cukup untuk berpikir hal yang sia – sia Choi. Aku berada di kantormu karena aku ingin memberikan ini.”

Mataku mengikuti tangannya yang bergerak dibalik jasnya dan keluarlah benda dua dimensi bersegi panjang berwarna gold dan silver dengan untaian pita berwaran biru tua berglitter terjalin menjadi ikatan yang manis. Sejenak nafasku menghilang saat Kyuhyun meletakannya di meja dan memandangku sendu.

“Selamat bekerja Choi Sooyoung. Aku pergi.”

Aku masih memandang pintu yang telah tertutup dan kemudian memandang nanar pada benda yang kalian bisa sebut wedding invitation. Beberapa huruf tercetak tebal menunjukan dua buah nama yang membuatku kembali terkejut.

‘Oh Tidak!!’

Weekend yang indah dan aku sekarang berkutat dengan make up pestaku yang natural. Aku tak ingin berlebihan. Gaun keluaran desainer Cara Delevingne ini benar – benar luar biasa. Cantik dan anggun, berwarna pink pucat dengan bruket bunga yang mengetat pada bagian dada dan juga panjang gaun ini hingga menyentuh tanah. Jangan lupakan kill hills perak menawan yang bisa menendang pantat pria kelaparan. Hell, sebenarnya aku sama sekali tidak ingin dan tidak mau datang dalam pernikahan mengejutkan itu. Tentu saja sebelum aku bisa melakukan hal yang aku benci ini aku sudah berkonsultasi dengan kedua sahabat payahku.

‘Yeah itu sangat mengejutkan, tapi kau jangan bersedih.’

‘Oh sayang dia pantas mendapatkan tendangan pada kejantannya.’

‘Babe kami mencintaimu dan ingin kau bangkit. Aku berharap kau bisa bersikap dewasa dalam hal ini. Masih banyak pria lain yang akan menghargaimu dan perhatian padamu sebagai seorang wanita. Kami tahu kau bisa.’

Oh dan kalian tahu saat aku mendengar Anthony berkata hal yang membuat hatiku hangat dan mengharu biru rasanya aku ingin menerjangnya dan menyerahkan tubuhku untuk membuatnya menjadi pria normal. Andaikan jika dia normal aku rela menciumi tubuh sexynya. Sial aku mulai gila kembali. Keberanianku untuk datang hanyalah untuk membuktikan diriku pada Cho Kyuhyun. Dia yang sudah mempermainkanku dan juga sudah membuatku sakit hati.

Mungkin ini terlihat berlebihan tapi itulah yang aku rasakan. Kalian para wanita pasti juga akan sakit hati juga. Cho Kyuhyun seorang pria yang berantakan sifatnya. Setidaknya dengan aku datang maka dia tidak akan meremehkanku lagi. Walaupun rasanya semua yang aku rasakan kini menjadi sebuah omong kosong telenovela murahan. Bahkan aku masih mengingat saat aku dan dia diam – diam keluar rumah untuk bermesraan dan semuanya tentang bagaimana membuat suasana bagai bara api. Dia dan wanita lain entah siapapun namanya mungkin tengah bersenang – senang dan aku harus menata segala perasaanku dan berusaha menerima seluas – luasnya pria baik yang datang. Ah aku juga mengingat jika Anthony akan mengenalkan sepupu yang sama tampannya padaku di musim panas. Angin laut yang aku rindukan dan siapa yang tahu jika nanti sepupunya akan tergila – gila padaku jika aku perlihatkan pinggul seksi menonjolku.

Aku telah siap, total dan menyeluruh. Maksudku dari luar aku sudah siap menggebrak pesta pernikahannya. Tapi jantungku sekarang berdegup dengan cepat. Merasa bahwa nantinya banyak pasang mata yang akan memandangku dan berbisik – bisik di belakangku. Bukan bermaksud sombong tapi setelah semuanya yang terjadi dan terekspose, perusahan keluargaku, perusahaanku dan juga tentang kehidupan pribadi terasa segala yang aku lakukan akan membentang dalam majalah ekonomi atau gossip. Oh sebenarnya aku ini siapa?

Sebenarnya aku bisa saja menerima tawaran Anthony yang mengajukan diri untuk menemaniku. Tapi itu sama saja dengan bersembunyi di belakang bahunya dan aku tidak ingin itu terjadi. Kalian tahu berpura – pura lemah ada pada tempatnya. Saat ini adalah pembuktian jika aku bukanlah wanita. Panggil aku Mr. Summer jika perlu. Baiklah, aku mulai melantur kembali.

Hotel Mandarin Oriental, sial siapa yang tidak ingin menikah dan melaksanakan resepsi disini. Kate Middleton bahkan menjadi ratunya saat pernikahannya dengan Pangeran Willian dilaksanakan disini. Demi apapun aku merasa langkah kakiku semakin jauh dari hotel itu. haruskah aku pergi saja dari sini?

Aku harus kuat dan demi mengalahkan Cho Kyuhyun sialan itu aku akan bersikap dingin. Terbesit pikiranku untuk menghubungi Anthony, oh priaku, seharusnya aku menerima tawaranmu sayang. Oh tidak pikiranku mulai buntu, aku harus tenang. Ini hanya pernikahan dan Cho Kyuhyun akan melihat akibatnya jika meremehkan wanita tiang yang seksi ini.

Ini akan berjalan cepat, pernikahan yang telah usai dan itu sangat disengaja bagiku untuk berada ditempat ini. Aku masih mengingat saat aku menghubungi Soojin, kakakku dan mengatakan apa yang aku inginkan.

‘Hei Choi Sooyoung segera kembali kerumah. Tunanganmu semakin merana. Hahahahahaha.’

Ya kakakku memang suka sekali mengejekku dan mempermalukanku. Aku mengingat kejadian memalukan saat berada di pesta perpisahan saat Senior High School. Dia mengatakan aku mulai memakai bra di saat kelas 11 dan itu membuat teman – temanku mengolok – ngolokku. Dan bukan itu juga dia juga mengatakan jika payudaraku sangat kecil untuk terlihat. Oh aku sangat malu saat itu dan akhirnya pergi menghindari teman – temanku. Apalagi saat itu aku sedang berhubungan dengan Dong Wook yang saat itu dia juga datang karena dia almamater dari sekolah. Dia hanya tertawa dan menatapku dengan gelengan kepala. Entah apa yang dipikirkan waktu itu karena jujur saja aku pernah berpelukan dengannya. Oh aku masih merasa malu hingga sekarang.

Aku berpikir apakah aku masih memiliki tunangan. Tunangan macam apa yang hanya berkutat dengan kertas – kertas bodoh penghasil uang. Ya uang untuk shopping dan untuk mengusap pantatku. Oh apakah riasanku berantakan? aku sudah membuka kaca kecil dan terpampang wajah bak dewi. Oke make up ku masih sempurna dan aku sudah sangat gatal untuk menampar pantat seksi Cho Kyuhyun.

Aku memasuki gedung mewah ini dan well hatiku masih biasa – biasa saja. Aku harus memaklumi jika banyak sekali orang – orang penting yang datang. Sebelumnya saja para wartawan berada sepanjang red carpet dan aku sempat mengira jika aku salah gedung.
Oh aku melihatnya tersenyum dan berjabat tangan dengan tamu yang datang, lengannya menjadi tempat sebuah tangan yang memegangnya erat, sama – sama tersenyum bahagia. Oh tidak hatiku berdetak dengan cepat, meremas menyakitkan. Aku menelan ludahku berusaha berjalan dengan anggun melewati sekelompok tamu.yang melihatku dan mulai berbisik dengan sesamanya. Oh mereka orang Korea ternyata.

“Hei sungguh disayangkan sekali.”

“Pantas saja tidak jadi menikah.”

“Kasihan sekali ya.”

Yeah silahkan berbicara sesuka kalian saudara – saudara. Dan mulai dari sekarang aku akan mengutuk kalian kelak lahir sebagai kuda berkepala babi. Uh sialan Cho Kyuhyun.

“Summer Choi”

Aku menoleh dan tersenyum dengan enggan. Salah satu pangeran menyapaku, Daniel menatapku dengan tatapan memuja, kurasa. Oh sudah tidak diragukan lagi aku memang mengagumkan.

“You’re so beautiful and sexy.”

Ah aku sangat menyukai aksen British yang keluar dari mulut seksinya. Setidaknya jika dia belum berkencan aku akan mengajaknya ke salah satu kamar di hotel ini. Oh aku merindukan kehangatan dada bidang seorang pria.

“Kau juga terlihat…sexy dan menggoda.”

Tidak apa – apakan jika aku menggodanya sedikit ? Siapa tahu dia langsung tunduk padaku. Aku mencium kedua pipinya setelah dia mencium kedua pipiku terlebih dahulu. Masih tetap halus dan menggoda.

“Kau sendirian disini?”

“Ya aku sendiri.”

Aku mengambil minuman yang pelayan tawarkan padaku. Sedikit tequila mungkin akan membuatku lebih bergairah.

“Dan kau, kemana kekasihmu?”

“Oh dia sekarang sedang di Singapore. Bisnis penting.”

Aku hanya mengangguk dan tersenyum tipis padanya. Bagus sekali, kekasihnya jauh dan aku bisa mendapatkan pria berotot ini. By the way kenapa aku jadi wanita yang jahat?

“Kau tidak ingin menyapa pengantin baru disana?”

“Oh…em iya tentu saja.. nanti.”

Sial, lidahku terasa kelu untuk menjawab pertanyaannya. Daniel hanya mengangguk pamit dan meninggalkanku menuju orang – orang yang tertawa bahagia.

Apa yang seharusnya aku lakukan? Aku terlihat menyedihkan disini. Setidaknya yang ku inginkan sekarang adalah kekuatan untuk menghadapi Cho Kyuhyun yang angkuh. Aku melihat dari kejauhan Daniel berbisik dan ya si sialan menatap padaku. Oh bagaimana ini, haruskah aku menuju kesana, menuju ke inti dari neraka jahanam?

Kyuhyun menatapku lama. Dia mengedipkan matanya dan mengangkat dagunya seperti memberikan perintah ‘ayo kemari anak kecil’. Sial aku bukan anak kecil!

Aku membalas tatapannya garang. Kau tidak bisa mengalahkanku Cho. Hanya karena kau angkuh dan punya segalanya dan sekarang dengan wajah tampanmu kau tertawa seperti tidak ada orang yang kau gantungkan perasaannya. Oh haruskah aku kembali ke Korea dan mengatakan keputusanku tentang pertunanganku. Baiklah ini akan cepat, aku berjalan mendekati mereka dan well aku sampai. Oke tersenyum dan ucapkan selamat kemudian pergi.

“Kau lama sekali Choi Sooyoung.”

Aku hanya bisa memutar kedua mataku dan menjabat tangan pada perempuan bernama Kim Jihye.

“Selamat atas pernikahanmu. Semoga tetap kekal dan bahagia.”

Wanita dihadapanku dengan wajah polos dan manisnya mengucapkan terima kasih dan kemudian mengatakan perkataan yang benar – benar membuatku sebal.

“Kau juga harus cepat – cepat menyusulku Nona Choi Sooyoung.”

Aku segera mengedipkan mataku agar tidak lagi melototinya. Oh jangan, jangan katakan hal itu lagi tolong jangan. Si sialan akan semakin menyakitiku dengan seringainya.

“Tentu saja yeobo. Dia akan menyusul kita.”

Oke penderitaanku bertambah sekarang.

“Tentu saja kami akan segera menyusul kalian. Tunggu saja undangannya.”

Kedua mahluk dihadapanku hanya tertawa sembari berpegangan tangan. Ya aku tahu kabar tidak menyenangkan yang beredar di Korea tentang aku dan tunanganku dan aku paham kenapa pria sialan itu kini memeluk pinggangku erat dihadapan pasangan Shim Changmin dan Kim Jihye yang juga adalah sahabatnya. Sebenarnya Kim Jihye adalah cinta pertamanya dan dia benar – benar sangat memperhatikan wanita yang ternyata anak dari rekan kerja ayahku dan well akhirnya aku di abaikan.

Apakah dari tadi aku terbelit – belit dengan satu orang yang mempunyai bermacam – macam karakter? Kyuhyun dan tunangan babi monyet adalah orang yang sama. Tunangan bodohku yang hanya memikirkan bisnis dan sahabatnya yang akan menikah tanpa memperdulikanku dan sekarang menyusulku ke London.

Cho Kyuhyun sialan.

Aku membencimu dan mencintaimu.

Tbc.

HALLO SEMUAAA. Author abal – abal kembali lagi dengan karya absurd lainnya setelah selingan sebelumnya mendapat respon baik. Jadi aku berusaha menulis lagi disela kesibukan UTS dan tugas – tugas yang semakin menggunung. Aku berharap banyak sama ff ini dan semoga kalian menyukai karyaku ini. Keep RCL guys.

103 thoughts on “[TwoShot] AH, YEAH!! (Bag. 1)

  1. ohh oke oke ini lah kelebihan ff yang terinspirasi dr banyak novel terjemahaan , harus pinter” ngerti maksud nya , tapi ini bener” keren (y)
    gw suka bangetttt degh >.<
    punya blog pribadi gg kakak author nya !!!!??????!''''
    uhh gw kira yang bakal married itu kyuhyun dan gg nyangka ternyata kyu tunangan nya soo , ini beneran kece (y)

  2. Nia Apriani says:

    aku awalnya tak mengerti tapi makin kesini ngerti, otakku saja yg lemot. Haha gak ketebak sooyoung agresiiif gtuu haha goodjob author

  3. Dari awal pas soo cerita soal tunangan nya yg mirip babi aku uda ngira kalau itu kyuhyun haha #maafsparkyu tp pas kyuhyun yg dateng itu aku jd agak ragu tp eh tau nya bener kalau kalau itu emang kyu haha daebak author :3

  4. shintaknight says:

    agak bingung loh,udah nerka tapi di lain kalimat bikin mikir terkaanku salah ehh ternyata bener san paham juga…
    lanjut yaaah ^^

  5. Dindaputry says:

    D’wal sempat bikin pusing+bingung=tp akhirnya ngerti,,,
    nae kr yg nikah it kyuhyun,n tunangan soo it si monyet changmin tp t’nyata evil buncit,,
    hehe..

  6. inay naya says:

    uuh harus bc pelan2 dan berkali2 bru maksud…. ni ff keren penulisan y kya novel terjemahan….q kira eunyuk tunangan y ternyata monyet mesum kyuhyun

  7. kyusoowon says:

    Omo kukira tunangan soo itu jung kyung ho eh ternyata…dan kukira kyu emang nikah beneran eh ga tau’a changmin yg nikah…tertipu…

  8. YeonSoo says:

    Salute!!
    Gw musti baca 2x agar ngerti sama jalan cerita ini hahaha..
    Ini ff terkeren yg oernah gw baca… Gw berpikir kalo inj novel terjemahan tp ternyata hasil karya sendiri… Daebak!!! Senangat ya thor..

  9. Ampun thor,, kau menguras penuh kinerja otakku. Membuatku btanya tanya siapa tunangan Sooyoung yg berkepala 1/2 babi dan 1/2 monyet. Aku pikir Eunhyuk oppa wkwk.
    Dikirain yg nikah itu Kyuhyun, heleh –” bikin jantungan. Eh, Kyuhyun bilang Sooyoung akan menyusul? hmmm ngga sabar liat part selanjutnya…

  10. wooooow…
    awalnya udah nebak tunangannya itu kyuhyun tapi authornya bisa banget deh ngecohnya hehe
    gaya bahasanya aku sukaaaaa berasa baca novel terjemahan

  11. nadasooyoungstersoneelf says:

    njir sumpah aku bingung thor —
    ok kek nya aku harus baca dari awal lagi :3
    jadi sooyoung walau udah punya pacar masih tidur ama cowok lain gitu bhaks :v

  12. Jadi tunangan yang mukanya setengah babi setengah monyet gitu kyuhyun..tapi kenapa aku mikir hyukjae yah #ditimpukjewel
    Jadi sekarang kyuhyun nikah sama anak temen rekan kerja ayah choi….? Atau apalah itu aku bingung..hahahaha…
    Choi liar, kyu sial

  13. Ceritanya itu bikin aku gk paham dan bingung ,,, agak muter ** gethoo …
    Jadi yg nikah shim changmin ,, dan tunangan Soo itu Kyu … Ahhh
    Ditunggu dehh kelanjutan nya ,,,
    Semangat …

  14. kangjung_ae says:

    Wkwkkkw chingu ceritanya bikin bingung….tapi sukses bikin penasaran reader…jadi tunangan soo eon itu kyuppa(?), trus yg married itu shim changmin sama kim jihye(?)….next lah biar ga penasaran 😁

  15. aku udah komen yang digrup, yah komen lagi disini biar semangat authornya buat ngelanjutin^^
    kandidat kuat masuk list author favort nih^^

  16. ayas says:

    wowww thoor nggak nyangka banget, ternyata sebenernya tunangannya kyu,
    sempet kecewa kenapa kyu nikah, agak bingung tapi kereeen.. next-nya jangan lama lama thoor

  17. yura says:

    Awalnya emang bingung bgt sama ceritanya tp lama lama paham jg
    Daebak lah sama alur nya 👍
    Next ditunggu

  18. Soosoo93 says:

    What the??? Aigoooooo sumpah gue ga paham sama ini fanfic serius sampe baca 2kali loh ini -_- ternyata setelah baca komen2 di fanfic ini gua baru paham!! hahahaa.. duhh keren bgt sih bahasanya sampe bikin pusing, jadi mereka itu tunangan.. Lanjut aja nungguin next chap.. ngga bisa banyak berkata2.. ^^

  19. Andini syoo says:

    ceritanya bagus thor, gak ngebosenin. kasiann si sooyoung .-.
    di lanjuttt thor ffnyaaa, bagusss ni ffnya mah, jangan lama ya thor :v

  20. well well well, awalnya udah nebak kalau tunangan si babi itu adalah kyu. Tapi pas kyu nyerahin undangan sama soo semuanya buyar… nebak-nebak gak jelas dan kesel sama author nya ini ff maksudnya apa? ribet banget. Tapi aku suka😀 aku suka ff yg buat aku penasaran, kepo, dan susah di tebak. Ah ditunggu bgt loh part 2 nya. jgn lama lama yaa ^^

  21. di awal sempet ngira kalau Kyu itu tunangan soo yg sbnar.ya.. tp aga bingung jg sih sama kalimat”ya yg muter”.. dan fikiran tunangan sooitu hilang ktika kyu kasih undangan… hiuuuuft aq kira yg nikah itu Kyu trnyata si chwang😀

    Lanjuuuuut thorr ^^

  22. Huhhh thor itu ceritanya kog muter” cantik gitu ya? bikin redears yg baca agakk kepahitan campur manis manis dikit gtu, hahaha
    Itu yg nikah shim changmin kan bukan kyuhyun oppa?

  23. moul says:

    udah nebak kyu itu tunangan soo…tpi terkecoh di bbrp bagian ceritanya. berasa kyu yg nikah tpi kyu tunangan babinya itu wkwk ditunggu kelanjutannya eon penasaran….

  24. Laras says:

    Awal ngebaca ff ini sempet bingung,tapi akhirnya aku paham juga..
    Ff nya bagus🙂
    lanjut thor 😉

  25. Rizky NOviri says:

    akhirnyaaa di publish jg..
    sudah lewat brp lama ya?😀

    sooyoung mah gitu.. bingungin yg baca.. hahaha

    ditunggu lanjutanya lho ya.. dekkak…😀

  26. Choco says:

    Ini ff penuh kejutan dan aku nya sukaaa oh ah yeaah😀
    Suka juga karakter ke2nya ^_^
    Lanjuuut thor, penasaran endingnya ~

  27. starrallova says:

    kirain si kyu yg nikah -____- gak taunya si kyu itu tunangannya syoo :3
    syukurlah…..
    ditunggu next partnya chingu~~~
    ceritanya bagus, ciri khas tulisanmu ;))

  28. daebbakk !!! thorrr ff.a awal.a sich kurang ngerti tpi pas akhirnya udh ngerti thorrr kerennn !!!😉😀

    semoga bisa membuat ff yg lbih keren lagi thor🙂

  29. Awalnya aku rada bingung ama cerita ini, tapi setelah Kyuhyun muncul aku udah menduga kalo si Kyu dan si tunangan ‘babi monyet’ itu orang yang sama heheheh, tapi pas si kyu ninggalin undangan aku jadi gak yakin sama dugaanku ituuu, eh ternyata semua kebingunganku terjawab di akhir heheheh.. Aku suka gaya bahasanyaa, walaupun kadang agak muter-muter di kepala, tapi keren kokk.. Aku tunggu lho chapter selanjutnyaaa~~ Yuhuuuuuuu

  30. syiyoung says:

    ya ampyn kirain yang nikah kyu hahaha
    dan ternyata kyu jg tunangannya soo
    aigoo hahaha
    nextnya ditunggu banget

  31. shintaknight says:

    hahahah sempet bingung awalnya eh kwjawab di akhir…lanjuut cepat” ya chingu hwaiting ^^

  32. Choi Sooni says:

    Ya ampun..
    aLur keren
    Td sempet bingung sama tokoh”a..
    Trnyata gitu..
    Pas bagian akhir baru ngerti..
    Next’a buruan ya thor..

  33. Sie says:

    Annyeong…
    Wuaahh… Baca bagian 1 aja dah banyak kejutan seperti ini, aku suka alur dan gaya bahasa sprti ini, apalagi dtambah letupan – letupan yg akhirnya menyeruak (aissh.. Bahasa apa ini?) yg siap membuat efek kejut, dan berujung pada “oo.. Gitu”.
    Dtunggu bgt bag.2 nya, gomawo sudah membuat karya yg menghibur ini, gomawo.

  34. mongochi*hae says:

    aaaaa..jd ak trjebak dr awal hingga akhir..
    ak kira yg mnikah it kyu sdngkan tunanganny it eunhyuk…
    aaaaaa trnyta simonyet & kyu it sma ckckck
    ranjauny mantab bgt hhee

    next dtunggu

  35. ree says:

    Ahh,, udah lama Gak baca ff disini,,
    Btw gmana nasib soo kalo kyu udah,nikah? Gimana hbungan mreka?

    • ree says:

      Yahh elahh,, Baru baca lagi Baru ngerti gw jalan critanya,, ok ff ini cukup membingungkan untuk gw yg punya otak pas2an,,

  36. icha dewi says:

    ya ampun ternyata tunangan soo itu kyu sampek pusing aku bacanya saat penjelasan di akhir baru mengerti ckck keren cerita ni suka dengan alur yg berbelit tp tdk membosankan next part

  37. Astaga ternyata kyuppa tunangannya soo eonni toh. Kirain tadi kyuppa yang nikah. Tapi kenapa soo eonni melarikan diri yah? Apa kyupaa suka selingkuh? Ditunggu next partnya ………

  38. DSookyu says:

    sumpah kerennnnn kerennnn
    pertamanya bingung alurnya gimana? eh pas mau akhir2 paham maksudnya~ sampek tak ulang2 bacanya biar ngeh wkwkwk
    keren thorrr~ lanjut part 2 nya ^^

  39. fransiscafrtnta24 says:

    ak kira tunangan soo itu bener” jelek wkwkwk ternyata kyu ><
    dan kirain kyu yg nikah xD
    bener" bingung wkwkwk
    author hebat (y)
    ditunggu keterlanjutannyaaaa
    hwaiting !

  40. aprilia says:

    Jadi tunangannya soo itu kyuhyun ? Ya ampun sampek bingung aku kira yg nikah kyuhyun eh ternyata changmin,,
    keren thor…

  41. DeA says:

    Aduuuh ni author kreatif amat sih bikin alurnya hahahaha
    suka, keren.
    Dipertngahan aku udah “ngeh” tunangan soo it kyu, tapi pas kyu ngasih undangan plus soo kepesta itu aku kira kyuhyun yg nikah. . Ternyata, emang kyuyoung itu couple kkke. . . Penafsiran aku ini Gak salahkan? B-)

  42. Bagus thor ff nya tapi sumpah deh aku masih bingung sama alur ceritanya, dari awal juga aku kurang ngerti sama ceritanya, maaf ya kalau comment nya menyakitkan:)

  43. ndah says:

    suka sih gaya penulisan ff ni…
    tp msih bingung sm jln critanya..yg aq bingung itu weddingny kyu ato changmn?mungkin krna masih part 1 x ya…

  44. hyokwang says:

    Kya’.nya aku udah 2 kali baca ini tapi tetep aja masih bingung, blom ngerti…
    mungkin aku akan ngerti waktu baca bag. 2.nya..
    ditunggu lanjutannya🙂
    semangat :d

  45. Wahhh.. brasa kek bru bca, pdal udh pernah bcaaa.. Ehh tpii yg d.fb teaser/emang part 1(?) Aq lupa’. Jhehee..
    Aq msih g’ngrti jlan pkiran Kyu.. so’ d.tunggu part trakhir.Aaaa..

  46. Risqi says:

    awal-awal sih sempet bingung banget, ragu juga sih masa iya yang nikah kyuhyun? ternyata pas baca sampai bawah, yang nikah itu changmin & jihye..
    kenapa sih kok dulu kyuhyun-sooyoung putus? kasihan tau sooyoung disakitin terus.. terus apa motif nya kyuhyun ngedeketin sooyoung lagi? apa iya kyuhyun mau balikan lagi dgn sooyoung. disini kyuyoung kok pervert buangettt ya. kkkkk…
    ditunggu part selanjutnya..

  47. Youngra park says:

    Aaaaa gilaaaa aku sdh takut aj kalau kyuppa yg menikah ternyata bukan n kyuppa ad tungan sooyoung unni aduhh sumpahh aku bca dri awal tapi gk tau ternyata kyuppa adalah tunanganny tapi senang karna mereka bertunangan tapi sooeoni di sini mesum bgts hadeh eoni2 next part di tnggu kelanjutan kisah kyuyoung akan kemana jang lama2 ne postny karna aku pasti nungguin

  48. kocak, d group aku nggk ngerti, d snni ulang lg dn yeahh.. Aku suka, seperti baca novel2barat yang sering aku baca, dn lebih bgus lagi seperti ini krna castnya duo idol favorite aku :*

    *KYUYOUNG? Ah..yeah!! Heheh*

  49. pna says:

    jadi yang nikah itu bukan kyu tapi changmin? eh apa gimanaaa? hehehe aku sempet bingung juga pas baca di bagian itu hehe tapi tetep dilanjut yaaa biar makin jelas ceritanya

  50. dr awal muter2 & akhirnya paham dibawahnya hahahah duhh bikin nebak2 siapa yg lg diomongin, tp emg udh nebak yg nikah bukan kyu. cuma kocak jdnya begitu😄 sesama evil gak boleh saling ngatain(?)pdhl saling cinta hahahah

  51. SYKYU says:

    Sebenernya gue kurang ngerti sma ini cerita ..
    Overall semua bagus tp kurang paham bingung di Pov nya , Lanjutt ya gua tunggu kelanjutannya.

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s