[SERIES] The Pureblood (Part 5 : Who’s The Important Person in My Life?)

the-pureblood

Title                       : [SERIES] The Pureblood (Part 5 : Who’s The Important Person in My Life?)

Author                  : Chuyleez

Main Cast            : Cho Kyuhyun, Choi Sooyoung, Shim Changmin, Kris Wu, Lee Donghae

Support Cast      : Kim Hyoyeon, Yang Seung Ho, Jung Yunho, Lee Joon

Length                  : Series

Rating                   : 16+

Genre                   : Romance, Fantasy, Horror, Psychopath

Annyeong yeorobuun… Author comeback. Mungkin FF-nya makin lama makin ngebosenin dan makin mengerikan. Tapi author tetap melanjutkan FF ini demi readers yang selalu menanti kelanjutannya (#Meskipun Banyak Yang Ga Nungguin😦 ).

FF ini murni dari otak author, meskipun mungkin ada yang alurnya agak mirip dengan suatu film/anime, tapi secara keseluruhan benar – benar ideku.

Untuk mengontak author silahkan bisa melalui Facebook Andria Sulis atau Twitter @chuyleezluvsuju. Untuk membaca FF lain milikku juga bisa di blog pribadiku http://kfeverz.wordpress.com. Gamsahamnida ^^

“Aku menderita karena sama saja aku membunuhnya.”

***

Jalanan tampak sangat kacau. Beberapa orang tampak berhamburan keluar gedung ketika gempa melanda ibukota Seoul. Melindungi kepala mereka dari serpihan reruntuhan gedung. Tak jarang ada yang tak sempat menyelamatkan diri hingga akhirnya tertimpa sesuatu yang melukai mereka. Gempa di pagi ini menjadikan sesuatu yang mengejutkan.

Sooyoung dan Hyoyeon memilih untuk tetap berada di dalam mobil meskipun mobil yang mereka tumpangi telah menepi. Salah satu tempat teraman jika terjadi gempa bumi. Keduanya menunggu kekacauan akibat gempa bumi mereda.

“Ya Tuhan, kepalaku terasa pusing.” Keluh Hyoyeon.

Sooyoung mencengkeram erat pakaian kerjanya dan memejamkan mata takut. Mobil yang mereka tumpangi seperti tergeser beberapa cm karena gempa.

Gempa bumi terjadi berkisar 5 menit. Tidak membuat kerusakan yang begitu parah, namun menyebabkan kepanikan yang luar biasa. Suara sirine ambulane mulai berdengung di berbagai tempat. Menyelamatkan korban gempa yang tidak sempat menyelamatkan diri karena tertimpa sesuatu atau terinjak saat beberapa orang berlari menyelamatkan diri.

Kepanikan semakin lama semakin mereda. Meskipun beberapa orang masih memilih untuk tetap berada di luar gedung. Mengantisipasi jika nanti terjadi gempa bumi susulan. Mobil yang ditumpangi Hyoyeon dan Sooyoung pun kembali melaju menuju tempat tujuan. Meskipun keduanya yakin, setibanya mereka di kantor tidak akan langsung mulai bekerja.

Di sepanjang jalan, Sooyoung memandangi beberapa orang yang terluka. Darah yang mengalir di kepala, di lengan dan berbagai anggota tubuh yang lain. Membuat sesuatu dalam dirinya yang belum dia mengerti sepenuhnya terbangun. Entah apa itu. Sooyoung memilih untuk mengalihkan pandangannya dan kembali memejamkan mata.

“Darah yah. Min Ji…. Eh…. Sooyoung jangan lihat ke kaca mobil.” Ujar Hyoyeon memperingati.

Sooyoung hanya mengangguk.

Sooyoung bergegas meninggalkan taksi setibanya mereka di depan gedung kantor tempat keduanya bekerja. Meninggalkan Hyoyeon yang memandangnya heran. Namun langkahnya terhenti ketika bau tajam menusuk indera penciumannya. Sooyoung mengalihkan pandangannya dan mendapati salah satu teman sekantornya dibawa dengan tandu menuju ambulance yang terparkir tak jauh dari tempat dia berdiri.

Bau darah. Darah yang mengalir dari kepala Pria yang tengah tak sadarkan diri itu.

Hyoyeon yang menyadari itu langsung memegang lengan Sooyoung, menuntunnya untuk masuk ke dalam. Namun Sooyoung tampak tak bergeming. Sooyoung justru memandangi darah yang menetes dari kepala Pria itu. Gerakan halus Sooyoung seakan ingin mendekati Pria berdarah itu.

“Apa ini? Apa yang terjadi pada Sooyoung? Bukankah dia takut pada….. Darah?” batin Hyoyeon membaca gerakan halus Sooyoung yang seakan ingin mendekati jejak darah itu. “Kau kenapa?” tanya Hyoyeon.

Sooyoung menyentuh kepalanya. “Kepalaku pusing.” keluhnya.

“Ah, ini pasti karena melihat darah. Mungkin lebih baik kita bolos kerja.”

Sooyoung memandang Hyoyeon sesaat kemudian mengangguk.

Di taman kota yang letaknya tak jauh dari kantor, Hyoyeon memberikan sebotol air mineral yang baru dibelinya pada Sooyoung.

“Terima kasih.” Jawab Sooyoung menerima botol air mineral itu dengan senyuman.

“Minumlah. Wajahmu tampak sangat pucat.”

“Eum.”

Sooyoung meneguk air mineral yang diberikan Hyoyeon. Namun Sooyoung menghentikan tegukannya ketika tiga orang Pria yang mendekatinya nyaris membuatnya tersedak. Hyoyeon memandang bingung tiga Pria yang tidak dikenalinya itu.

“Kita bertemu lagi. Kuharap kau tidak melupakanku…. Yang Mulia.”

Sooyoung tampak membulatkan matanya. Dia ingat sekali Pria itu. Pria yang juga merupakan bagian dari masa lalunya. Pria yang telah membunuh ibu angkatnya. Jung Yunho.

“Ini pertemuan pertama kita secara langsung setelah kejadian itu. Kau bisa melihatnya…. Aku menjadi seorang manusia sekarang.”

Hyoyeon memandang dua orang yang saling berpandangan sinis itu dengan bingung. “Soo, kau kenal Pria ini?”

Sooyoung hanya terdiam dan menggeleng. “Tidak. Aku tidak mengenalnya.”

“Huh, jadi kau melupakanku? Jelas saja, sudah berpuluh – puluh tahun yang lalu. Kau tidak banyak berubah.”

“Kau salah orang. Aku tidak mengenalmu.” Jawab Sooyoung dingin.

“Hm?” Yunho melangkah mendekati Sooyoung  dengan senyum menyeringai. “Kau tahu, perubahanmu semakin terlihat sehingga aku menyadari keberadaanmu, Yang Mulia.” Ujar Yunho dengan sedikit berbisik.

Sooyoung tampak menelan ludah. Pria dihadapannya seakan tengah menyudutkannya.

“Apa maksud ucapanmu itu, hah?” Hyoyeon tampak jengkel. Pria tak dikenal itu bersikap sangat menyebalkan.

Yunho tersenyum miring. Dia mengambil senapannya dan di arahkan tepat ke dahi Sooyoung. “Kau masih ingat dengan senapan ini? Apa kau masih merasa dirimu adalah seorang manusia?”

Sooyoung berusaha menyembunyikan ketakutannya. Sesekali dia melirik pada Hyoyeon yang mulai memandangnya curiga.

“Kau tahu aku adalah mantan manusia setengah vampire yang menjadi manusia seutuhnya setelah menghisap darah ibu angkatmu. Karena itulah aku bisa menyadari keberadaanmu. Termasuk Kyuhyun, yang juga merupakan mantan manusia setengah vampire.”

Sooyoung tampak tak percaya. “Kyuhyun?!” Kyuhyun yang ternyata lebih dahulu mengetahui perubahannya daripada dirinya sendiri. Kyuhyun yang berbohong, dan mengatakan bahwa dirinya (Sooyoung) adalah benar – benar berubah manusia, padahal kenyataannya tidak.

“Apa maksudmu? Va…. Vampire?” Hyoyeon semakin tak mengerti dengan arah pembicaraan ini. Disini hanya dia satu – satunya orang yang tak mengerti dengan apa yang terjadi sebenarnya.

Yunho memberikan isyarat pada kedua asistennya, Yoochun dan Jongdae. Keduanya tampak mengangguk. Sooyoung memberontak ketika kedua asisten Yunho menahan kedua lengannya.

“Lepas…. Lepaskan aku!” Sooyoung memberontak. Namun kedua lengannya dicengkeram erat layaknya seorang narapidana.

“Hey, lepaskan dia!” Hyoyeon mencoba untuk menyelamatkan Sooyoung. Namun Yunho memukul tengkuknya hingga membuatnya tak sadarkan diri.

“Hyo!” Teriak Sooyoung histeris melihat sahabat baiknya terkapar di atas tanah. “Lepas… Lepaskan aku!” Sooyoung semakin memberontak.

“Maaf aku harus membuatmu tertidur, Yang Mulia Ratu.”

BUGGHH!

Yunho memukul tengkuk Sooyoung hingga membuatnya pingsan. Yunho dan kedua asistennya segera membawa pergi dua gadis itu sebelum ada yang melihat penculikan yang mereka lakukan.

***

Kris bergegas meninggalkan Jeju setelah urusan bisnisnya dengan Donghae selesai. Janji mengenai ‘obat sihir’ yang dikatakan Lee Joon begitu mengganggu fikirannya hingga tidak fokus pada pekerjaannya. Kini dia berada dalam perjalanan menuju laboratorium tempat Lee Joon membuat ‘obat sihir’ dan tempat dimana vampire tertidur itu berada.

Untuk ke sekian kalinya, Lee Joon merinding ketika Seung Ho mengambil darahnya sendiri dengan jarum suntik yang kemudian disuntikkan ke tubuh Pria yang sampai saat ini belum membuka matanya. Kegiatan yang selalu dilakukan Seung Ho namun sama sekali tidak dia mengerti. Dan mengapa harus darah Seung Ho, tidak boleh darah orang lain. Berulang kali Lee Joon bertanya pun, Seung Ho tidak pernah mau menjawabnya dengan benar.

Ting… Tong….

Suara bunyi bel sedikit mengalihkan perhatian keduanya. Lee Joon bergegas menuju pintu masuk untuk membukakan pintu tamu tak diundang itu.

Cklek!

“Akhirnya kau datang juga, Kris~Sshi.” Lee Joon memamerkan senyum lebarnya.

“Aku hanya penasaran dengan apa yang kau katakan.”

“Eum, silakan masuk.”

Dengan isyarat Kris menyuruh asistennya untuk tetap berada di pintu. Seolah tak membiarkan siapapun tahu apa yang dia lakukan bersama Lee Joon. Pria itu hanya mengangguk patuh, meskipun dia sangat penasaran dengan apa  yang dilakukan boss-nya.

Lee Joon menutup kembali pintunya dan mengantar Kris menuju ruang utama laboratoriumnya.

“Ini adalah laboratorium yang selama empat tahun ini aku kembangkan. Aku tidak pernah berbohong dengan apa yang ku katakan.”

“Lalu, dimana Pria itu?… Eum, vampire itu.”

Lee Joon bergerak mendekati sebuah peti mati berwarna coklat kayu, kemudian menyuruh Kris mendekatinya. “Disinilah dia terbaring.”

Kris mendekati Lee Joon. Dia tampak merinding sekaligus shock dengan apa yang dia lihat. Seorang Pria bertubuh pucat yang tampak bermandikan darah segar. “Apa benar…. Dia vampire itu?”

“Ya, kau benar.”

“Lalu apa yang akan kita lakukan setelah vampire yang tersembunyi itu kutemui?”

“Kita akan mengambil darahnya untuk membangkitkan vampire ini.” Seung Ho langsung menjawab pertanyaan Kris sebelum Lee Joon membuka mulutnya.

“Lalu apa yang akan kita lakukan setelah vampire ini bangkit?”

“Kita akan membuat dunia baru dimana tidak adalagi manusia yang lemah, menderita sakit, dan…. Kematian.”

“Benar bisa membangkitkan orang mati?”

Seung Ho terdiam sejenak. Kemudian mengangguk. “Ya.”

“Orang suruhanku baru mengabarkan, bahwa dia berhasil menangkap vampire yang tersembunyi itu.”

“Benarkah?”

Seung Ho dan Lee Joon tersenyum penuh kemenangan.

“Akhirnya, keinginan kita akan segera terwujud.”

***

Langkah lelaki itu tampak tergesa – gesa hingga menciptakan hentakan yang terdengar dari jarak beberapa ratus meter.  Berusaha menutupi hatinya yang kacau dengan ekspresi tenang, namun tetap saja dia tidak pandai menyembunyikan sesuatu.

Dia langsung membuka pintu ruangan tempat ayahnya bekerja  tanpa mengetuk pintu. Jelas saja membuat si pemilik ruangan merasa jengkel.

“Kau tidak bisa menget….”

“Appa! Kau tahu apa yang Yunho Ahjusshi rencanakan?” tanya Kyuhyun langsung.

“Ne?”

“Kau tahu kan apa yang Yunho Ahjusshi lakukan sampai dia harus berhenti dari kepolisian?”

Jung Soo menyandarkan tubuhnya pada kursinya dan kemudian menghela nafas. “Dia sedang menyelidiki obat terlarang yang dibawa Seohyun.”

“Seohyun?”

“Gadis yang memilih terjun ke dalam jurang saat kau dan kelompokmu mengejarnya.”

“Lalu mengapa dia harus mengundurkan diri?”

“Dia tidak bisa leluasa menyelidiki kasus ini jika dia masih di kepolisian dan memilih untuk menjadi seorang detektif swasta yang disewa oleh tunangan Seohyun, Kris Wu. Yunho merasa pria itu terlibat dalam pembuatan obat aneh ini. Dan kau tahu, apa yang diperintahkan Kris Wu pada Yunho? Dia ingin Yunho mencarikan dia seorang vampire yang kini tengah tersembunyi diantara manusia…. Vampire Kyu…. Vampire masih ada di dunia ini.”

Kyuhyun tampak terkejut. “Sooyoung dalam bahaya… Sooyoung dalam bahaya!” Kyuhyun berubah panik.

“Apa maksudmu dengan Sooyoung? Sooyoung kan sudah….”

“Aku harus menghentikannya. Yunho Ahjusshi pasti akan membawa Sooyoung pergi.”

“Hey apa maksudmu?” Pertanyaan Yunho tak digubris ketika Kyuhyun memilih pergi untuk menyelamatkan Sooyoung. “Sooyoung?” Jung Soo teringat pada sosok gadis bernama Yoo Min Ji yang awalnya disangka Sooyoung olehnya. “Jangan – jangan gadis itu sebenarnya adalah…. Sooyoung!”

***

Sooyoung membuka kedua matanya. Namun hanya kegelapan yang terlihat. Dia tidak bisa melihat apapun ketika kedua matanya tertutup kain berwarna hitam. Kedua tangannya dirantai hingga dia sulit untuk melarikan diri. Layaknya hewan buas yang siap menerkam siapa saja jika dilepaskan.

“Kumohon lepaskan aku….” Pinta Sooyoung dengan suara lemah.

Tak ada seorangpun yang menjawab pertanyaannya. Di jeruji besi itu hanya dia seorang diri.

“Hyo… Hyo~ah, kau dimana?” Sooyoung berteriak memanggil nama Hyoyeon. Namun hanya kesunyian yang dia dapat.

Pendengaran tajam Sooyoung mendapati langkah seseorang tengah mendekatinya.

“Tolong lepaskan aku…. Lepaskan aku….” Sooyoung mulai menangis dan memohon pertolongan pada seseorang yang mendekatinya. Menuntut belas kasihan.

“Kau…. Choi Sooyoung?”

“Siapa kau?” Tanya Sooyoung ketika mendengar suara yang tidak dikenalinya.

“Perkenalkan, namaku Kris Wu. Aku yang menugaskan mereka untuk membawamu kesini.”

“Kenapa kau menculikku? Apa aku melakukan kesalahan padamu?”

Pria itu hanya terdiam. Sooyoung bisa mendengar bahwa Pria itu tengah membuka jeruji besi yang mengurung dirinya. Kini dia merasakan Pria itu berdiri tepat dihadapannya. Sooyoung berusaha menghindari Pria itu namun terbentur dinding di belakangnya. Tak bisa melarikan diri.

Sooyoung menggerakkan kepalanya ketika Pria itu melepas ikatan yang menutupi kedua matanya. Kini Sooyoung bisa melihat seorang Pria tampan dan tinggi yang berdiri di hadapannya.

“Kau sekarang melihat wajahku, Nona Choi.”

“Mengapa kau membawaku kesini?”

“Aku membutuhkan bantuanmu.”

Sooyoung memandangnya penuh tanya. Dia tak mengenal Pria itu, namun Pria itu seolah mengenalinya.

Kris membawa Sooyoung ke sebuah ruangan dengan berbagai accessories mewah. Tampak sebuah ranjang besar berada di tengah ruangan itu. Namun ada yang tampak mengerikan di kamar itu. Terdapat sebuah peti mati berhiaskan bunga – bunga di sudut ruangan itu.

“Apa orang ini tidur dengan peti mati?” batin Sooyoung.

Kris membawa Sooyoung mendekati peti mati itu. Alangkah terkejutnya Sooyoung ketika melihat seorang gadis tengah terbaring di dalam peti mati itu.

“Dia adalah tunanganku yang telah meninggal dunia. Tolong aku, hanya darahmu yang bisa membuat dia kembali hidup. Berikan darahmu untuk penelitian obat sihir ini!”

“A…. Apa maksudmu?” Sooyoung tampak tak mengerti.

“Kau vampire yang tersembunyi itu kan?”

“Aku tidak mengerti dengan apa yang kau katakan!” bentak Sooyoung. “Kenapa kalian selalu mengira aku ini vampire?”

“Jadi kau…. Bukan vampire itu?”

Sooyoung menggeleng. “Jadi lepaskan aku dan temanku.”

Kris tampak menunduk sedih. “Aku sudah menaruh harapan bahwa semua ini akan berakhir dan dia akan segera bangkit dari kematiannya. Tapi, sepertinya aku harus mengubur dalam – dalam impianku. Aku sangat mencintainya.”

Sooyoung merasa kasihan. Kris tampak sangat rapuh ketika menceritakan tentang tunangannya.

“Aku tidak mengerti dengan apa yang sebenarnya kau rencanakan. Tapi…. Hanya darahku saja kan? Kau hanya ingin darahku saja kan?” Sooyoung mengatakan tanpa berfikir panjang. Sungguh, dia tidak menyadari apa yang nanti akan terjadi  padanya.

Kris mengangkat kepalanya dan tersenyum sumringah. Pria itu mengangguk dengan cepat. Gadis itu memang baik dan bermurah hati.

***

Sepasang mata itu tak pernah lepas dari layar laptop yang menyala sejak tiga puluh menit lalu. Sembari terus menjaga jarak dari orang yang dia ikuti beberapa meter mobil di depannya. Pria di sampingnya tampak memandangnya Pria yang jauh lebih tua darinya itu dengan bingung.

“Detektif Jung, sejak kapan kau memasang kamera tersembunyi itu?” tanya Jongdae yang sejak tadi memandang layar laptop dengan bingung. Sedangkan Yoochun yang tengah menyetir tidak mengerti apa yang mereka lihat di dalam laptop.

“Sejak aku memasukkan Choi Sooyoung ke dalam kurungannya. Aku ingin tahu apa yang akan dilakukan Kris padanya.”

Flashback

“Kalian menjalankan tugas dengan baik Detektif Jung, Detektif Kim dan Detektif Park. Tugas kalian cukup sampai disini. Sisanya, serahkan padaku. Aku akan mengirimkan bayarannya ke rekening kalian.”

Yunho tampak memicingkan mata. Namun dia tak mengomentari apapun dan membiarkan Kris berbuat sesuai keinginannya.

Setelah pertemuannya dengan Kris, diam – diam dia menanyakan langsung pada asisten Kris dengan nada mengancam. Namun Pria itu memang tidak mengerti apapun. Sepertinya Kris menutupi hal ini dari semuanya, bahkan bawahannya yang merupakan orang yang sangat dia percaya. Yunho semakin penasaran dengan apa yang ingin dilakukan Kris.

Flashback End

“Kau fikir aku akan berhenti sampai disini, Kris Wu? Sebagai seorang pemburu vampire, dia itu tahananku.” Batin Yunho.

Mobil yang dinaiki Kris terus bergerak seakan tidak ada tanda – tanda berhenti. Pohon – pohon tinggi mulai terlihat di sepanjang perjalanan. Membuat suasana lebih rindang karena matahari tertutup pepohonan yang lebat. Kris membawa rombongan detektif itu ke tengah hutan.

Kris berulang kali melirik pada kaca spionnya dan mengumpat kesal, “Sial! Tiga bocah itu mengikutiku!”

Sooyoung yang mendengar umpatan Kris, langsung menoleh ke belakang. Dia tersenyum. Mungkin tiga detektif itu ingin menyelamatkannya, fikirnya.

Kris mempercepat laju kendaraannya. Mengambil jalan pintas agar tiga detektif itu kehilangan jejaknya.

“Detektif Jung, sepertinya Kris Wu ingin melarikan diri.” Yoochun melaporkan gerak – gerik Kris. “Kalau seperti ini terus kita akan kehilangan dia.”

“Huh!” Yunho menghela nafas. “Baiklah, kita turuti permintaannya. Perlambat laju kendaraanmu.”

“Ne? Tapi Detektif Jung….”

“Kita masih bisa memantaunya lewat kamera tersembunyi ini. Jadi kita berhenti mengikutinya sampai disini.”

Yoochun menuruti permintaan pemimpin tim detektifnya. Dia memberhentikan mobil di tepi jalan yang cukup sepi kemudian pindah ke kursi belakang untuk ikut memantau kegiatan Kris dari kamera kecil berbentuk bros yang diletakkan di atas dada Sooyoung.

“Sepertinya mereka hampir tiba.” Tebak Jongdae yang menyadari laju mobil Kris semakin lambat. Tampak samar dari kamera pengintai sebuah rumah bercat putih yang berada di tengah hutan.

“Tempat apa itu?” tanya Yunho.

Kamera pengintai itu tampak bergerak cepat. Sepertinya setelah menghentikan mobilnya, Kris membawa paksa Sooyoung untuk masuk ke dalam rumah tersebut. Sooyoung memberontak dan berusaha untuk melarikan diri.

“Lepas… Lepaskan aku!”

“Diam kau!” bentak Kris.

Sooyoung mulai menangis dan memohon belas kasihan. Namun Pria itu seakan telah menjelma menjadi seseorang yang keji.

“Kau ingin bertemu dengan teman baikmu kan?”

“Hyoyeon? Dimana Hyoyeon sekarang?!”

“Dia ada di dalam…. Dia akan menemanimu disana.” Jawab Kris dengan tenang.

Sooyoung akhirnya menurut. Disaat seperti ini, dia tidak bisa pergi seorang diri. Dia juga harus membawa Hyoyeon pergi  bersamanya.

Beberapa detik setelah Kris menekan bel, pintu bercat putih itu terbuka. Sooyoung tak bisa menutupi keterkejutannya ketika melihat sosok Pria dari balik pintu itu. Meskipun tidak pernah berinteraksi secara langsung, namun dia mengenali Pria itu. Dia semakin terkejut mendapati siluet tubuh Pria itu sekarang mirip dengan Pria misterius yang selalu menguntitnya.

“Yang…. Seung Ho?!” batin Sooyoung.

“Senang bertemu denganmu lagi…. Yang Mulia.” Seung Ho tersenyum sinis sembari membungkukkan sedikit badannya.

Sooyoung tampak menelan ludah. Namun dia mencoba mengacuhkan sapaan yang diucapkan Seung Ho. Mencoba untuk menutupi bahwa dia mengenal Pria itu.

Tak lama kemudian muncul Pria lain di belakang Sooyoung. Pria yang menampakkan senyum penuh kemenangan.

“Kau jauh lebih cantik dari apa yang kubayangkan. Klan vampire memang luar biasa.” Puji Lee Joon.

“Apa kau kesini untuk menyerahkan dirimu sendiri atau kau ingin menjemput sahabat baikmu? Atau… Kau ingin bertemu dengan orang yang sangat berarti dalam hidupmu?”

Sooyoung tampak membulatkan matanya. “Berarti?” batin Sooyoung bingung.

“Sooyoung! Tolong aku!!” Sooyoung terkejut ketika mendengar suara teriakan Hyoyeon dari dalam ruangan.

“Hyo~ah!!”

Dengan kedua tangannya yang masih diborgol, Sooyoung nekat menerobos masuk ke dalam laboratorium. Dia mendapati Hyoyeon tampak terduduk lemas di atas kursi dengan kedua tangannya yang terikat rantai.

“Sooyoung…. Tolong aku….” Pinta Hyoyeon lemas.

“Apa yang kau lakukan pada temanku?” bentak Sooyoung.

“Aku tak menyangka kau memberikan darahmu pada gadis ini. Oleh karena itu segel vampire-mu rusak sehingga aku bisa mencium keberadaanmu. Aku telah mengambil darahmu yang mengalir di tubuh gadis ini, tapi itu tidak cukup…. Aku masih perlu darahmu.”

“Segel vampire?”

“Kau tidak benar –benar menjadi manusia, Yang Mulia. Yang Mulia Changmin hanya mengunci kekuatan vampire-mu. Darah murni memang bisa berbuat apapun yang mereka inginkan.”

“Changmin Oppa….” Sooyoung tampak sedih. “Ambil darahku sebanyak apapun kau inginkan! Tapi tolong…. Lepaskan Hyoyeon!”

“Aku pasti akan melepaskannya. Aku sudah tidak membutuhkannya lagi. Dia hanya manusia biasa yang menerima darah vampire.”

Sooyoung menyerahkan dirinya agar Seung Ho melakukan apa keinginannya. Namun Pria itu hanya tersenyum misterius.

“Kau tak ingin bertanya mengapa aku melakukan semua ini?”

Sooyoung  memandangnya penuh tanya.

“Untuk… Membangkitkan monster yang tertidur selama empat tahun ini.”

“Monster?”

Seung Ho bergerak menuju peti mati berwarna coklat yang terletak di tengah ruangan. “Dia…. Monster yang tertidur.”

Sooyoung melangkahkan kakinya perlahan mendekati peti mati itu. Dia tak sanggup membendung air matanya ketika melihat sosok yang tengah tertidur di dalam peti mati. Seseorang yang selama empat tahun ini menghilang dari sisinya.

“Oppa…. Changmin oppa!!” teriak Sooyoung meratapi peti mati Changmin.

“Kau masih mengingat kakakmu tercinta.”

“Apa yang kau lakukan padanya?!”

“Aku tidak melakukan apapun. Hanya membangkitkannya dari kematian. Setelah kau mati, dia berusaha untuk bunuh diri. Tapi dia tidak tahu bahwa darah murni tidak akan mati dengan mudah. Berulang kali dia menghancurkan tubuhnya, dia tidak akan mati. Kecuali jantungnya tertusuk, atau kepalanya terpenggal. Seharusnya kau berterima kasih padaku, Yang Mulia.”

“Oppa…. Oppa….” tangis Sooyoung.

“Aku hanya butuh darahmu untuk menyempurnakan prosesnya.”

“Ambil darahku. Aku akan melakukan apapun agar Changmin Oppa bisa kembali hidup.”

“Anak yang penurut.”

Seung Ho mengambil sebuah jarum suntik. Dia meraba lengan Sooyoung dan menyuntikkannya. Sooyoung menjerit kesakitan ketika darahnya diambil. Seakan ada sesuatu yang hancur dari dalam dirinya.

“AARRRGGGHHHH!!!!” Jerit yang terdengar ketika merasakan sakit yang teramat luar biasa.

“Sooyoung!” Teriak Hyoyeon mendengar jeritan pilu sahabatnya.

Kyuhyun yang tengah berlari untuk mencari Sooyoung terpaksa menghentikan langkahnya ketika merasakan nyeri di dadanya.

“Akh!” Rintih Kyuhyun. “Apa ini…. Firasatku buruk.” batinnya. Ikatan batin antara Tuan dan budaknya, tidak akan hancur sampai kapanpun.

Yunho tampak menegang ketika mendengar suara jeritan Sooyoung saat sedang memantau dari kamera tersembunyi-nya. Terlebih setelah dia secara samar – samar melihat sosok Changmin yang tengah tertidur dalam peti mati.

“Ya Tuhan, ini mengerikan!” keluh Jongdae ketika mendengar teriakan Sooyoung yang membuatnya merinding.

“Apa yang akan terjadi setelah ini?” tanya Yoochun.

“Changmin…. Dia membangkitkan Changmin. Tapi untuk apa?” batin Yunho.

Setelah darahnya diambil, Sooyoung jatuh tak sadarkan diri. Dengan isyarat, dia meminta Kris membawa Sooyoung dan Hyoyeon pergi meninggalkan laboratorium.

“Sooyoung! Hentikan, jangan kau lukai dia!” teriak Hyoyeon ketika Kris membawanya paksa. Kedua tangannya yang terikat menyulitkan langkahnya.

Seung Ho beralih pada monster tertidur dengan darah penyempurna penelitian di tangannya.

“Akhirnya…. Semua penantian panjang ini akan berakhir.”

Seung Ho memasukkan darah Sooyoung ke dalam tabung kecil yang berada di sisi peti. Terjadi reaksi aneh antara darah Sooyoung dengan cairan yang sebelumnya berada dalam tabung. Campuran cairan itu langsung mengalir turun dan masuk ke dalam peti mati berisi darah yang menyelimuti tubuh Changmin. Ajaib! Darah di sekeliling Changmin seolah terhisap masuk ke dalam tubuhnya hingga nyaris tak tersisa.

Yunho dan dua detektif juniornya hanya bisa menunggu. Pingsannya Sooyoung membuat ketiganya penasaran dengan apa yang terjadi selanjutnya.

“Apa vampire yang tertidur itu akan bangun?” tanya Yoochun.

“Bagaimana jika dia membuat kerusakan di bumi? Secara tidak langsung kita…. Ikut terlibat.” Jongdae tampak takut.

“Bagaimana menurutmu, Detektif Jung?”

“Aku tidak tahu.” Jawab Yunho sekenanya.

Kembali pada Lee Joon dan Seung Ho yang menanti terbukanya kedua mata monster tampan itu. Keduanya membuka penutup kaca yang menutup peti mati Changmin.

Tak!

Terdengar suara tangan kuat yang meraih tepi peti mati. Tampak Changmin yang berusaha bangun dari tidur panjangnya.

“Selamat datang kembali, Yang Mulia.” Seung Ho menyambutnya dan membungkuk hormat padanya.

Changmin mengucek – ucek kedua matanya dan membukanya perlahan. Tampak sinar berwarna kebiruan terpancar dari kedua matanya.

Kris yang melihat bangkitnya Changmin ketika kembali ke laboratorium untuk membawa Sooyoung, tampak merinding. Semuanya tampak diluar nalarnya sebagai manusia normal. Dia langsung meraih tubuh lemah Sooyoung dalam gendongannya dan membawanya pergi.

“Sooyoung! Sooyoung!” Hyoyeon terus memanggil nama Sooyoung ketika melihat Kris menggendong Sooyoung yang tengah pingsan dan membawanya ke dalam mobil. Dia seakan ingin marah pada Pria itu yang telah membuatnya dan Sooyoung seperti ini.

“Aku sudah tidak membutuhkan kalian lagi, tapi…. Aku tidak bisa melepaskan kalian sekarang.”

Kris teringat pada Sooyoung yang dengan pasrahnya menyerahkan darahnya. Entah mengapa mengingatkannya pada sosok Seohyun.

“Tidak…. Mungkin mereka berdua hanya memiliki postur tubuh yang sama. Apa yang kau fikirkan Kris Wu? Sebentar lagi Seohyun akan kembali menemani hidupmu.” Batin Kris.

Seung Ho mengulurkan tangannya untuk membawa Changmin keluar dari peti matinya. Changmin menyambut uluran tangan Seung Ho. Namun ada yang berbeda darinya, raut wajahnya tampak datar dan tak ada ekspresi.

“Sudah lama sekali aku tidak minum darah. Bolehkah aku menghisap darahmu, Yang Mulia?”

Changmin tampak terdiam dan mengangguk pasrah. Seung Ho menyeringai. Dalam sekali tindakan, dia langsung menancapkan taringnya di leher Changmin.

“Wah ini mengangumkan…. Darah murni memang luar biasa. Rasa yang berbeda dengan darah manapun.” Ujar Seung Ho sejenak menghentikan aksinya kemudian melanjutkan lagi menghisap darah Changmin.

Lee Joon yang memang tidak tahu apapun siapa Seung Ho sebenarnya tampak membulatkan matanya terkejut. Tanpa sadar keringat dingin mengalir dari tubuhnya setelah melihat kejadian mengerikan tepat di hadapannya. Ketika darah segar mengalir dari leher dan seseorang menjilatinya dengan rakus.

“Apa ini? Jadi Seung Ho sebenarnya adalah seorang…. Vampire?” batin Lee Joon.

***

Pemuda itu terus duduk memeluk lutut di depan sebuah kamar apartemen. Telapak kakinya sedikit digoyang – goyangkan untuk mengusir rasa bosannya menunggu seseorang yang sejak tadi belum muncul. Sesekali dia melirik pada jam tangannya yang sudah menunjukkan waktu tengah malam.

“Kemana dia? Apa dia tidak pulang?”

Pemuda itu menolehkan kepalanya ketika mendengar suara langkah kaki terdengar di lorong apartemen. Akhirnya, Pria yang dia tunggu tiba. Pria itu tetap menampakkan wajah tenangnya seperti biasa. Seakan tidak sehabis melakukan sesuatu yang menakutkan.

“Kyu, kau disini?” tanya Pria itu dengan tenang.

Tak di duga Kyuhyun langsung bangkit dan mencengkeram Pria itu. Orang yang juga menjadi mantan manusia setengah vampire sama sepertinya, Jung Yunho.

“Kau bawa kemana Sooyoung hah?”

“Apa gadis itu sangat berarti bagimu sekarang? Bukankah dulu kau selalu menginginkannya mati?”

Kyuhyun melonggarkan cengkeramannya. “A…. Aku…. Entah mengapa sejak kemunculannya kembali aku terus merasa seperti ini. Ahjusshi, apa kau tidak merasa bersalah ketika kau menghisap habis darah ibu angkat Sooyoung?”

Yunho menegang ketika mengingat ibu angkat Sooyoung, Choi Yuri. Seorang vampire yang merupakan Tuannya. Seorang vampire yang dia hisap darahnya agar menjadikannya manusia seutuhnya. Seseorang yang pernah menjadi bagian masa lalunya. Dan…. Seseorang yang membuatnya tetap sendiri sampai sekarang karena belum ada yang bisa menempati ruang di hatinya, selain wanita itu.

“Kau beruntung. Sooyoung bisa kembali hidup karena orang – orang yang mencintainya. Tidak seperti Choi Yuri yang harus mati di tanganku. Jika kau bertanya aku merasa bersalah atau tidak. Aku akan mengatakan tidak. Karena tujuanku memang ingin menjadi manusia yang sempurna. Itu yang aku katakan pada orang lain.”

“Lalu kau sendiri? Jika kau jujur pada dirimu sendiri, apa yang akan kau katakan?”

“Aku menderita karena sama saja aku membunuhnya.”

“Sama seperti yang kau rasakan. Aku juga seperti itu. Aku merasa bersalah jika mengingat bagaimana dia mati di tanganku. Tapi aku tidak tahu bagaimana mengekspresikannya ketika aku melihat dia kembali hidup.”

Yunho membuka pintu apartemennya dan membiarkan Kyuhyun masuk.

“Sooyoung mungkin sekarang berada di rumah Kris Wu. Setelah mereka mengambil darahnya.”

“Darah?”

“Sooyoung akan kembali menjadi vampire. Tak hanya itu…. Shim Changmin, dia telah kembali.”

“Tidak mungkin!” Kyuhyun tampak tak percaya dengan ucapan Yunho.

“Sooyoung dalam bahaya Kyu! Kau harus melindunginya sebelum semuanya terlambat. Atau…. Dunia ini akan hancur!”

“Kenapa? Kenapa Changmin bisa kembali hidup?”

“Yang Seung Ho…. Seorang vampire yang merupakan tangan kanan Kim Young Woon. Kim Young Woon mungkin menidurkan naluri vampirenya sehingga dia bisa luput dari pembantaian yang dilakukan Changmin. Dia membangkitkan Changmin sama seperti dia membangkitkan Kim Young Woon yang seakan terhindar dari kematian. Sampai saat ini aku tidak tahu apa tujuannya melakukan semua ini.”

“Yang…. Seung Ho…. Mungkinkan orang itu yang…” Kyuhyun teringat pada sosok vampire yang dia tembak di beranda apartemen Sooyoung. “Brengsek kau!” umpatnya.

Kyuhyun lekas meninggalkan apartemen Yunho. Bisa ditebak kemana dia akan pergi. Kediaman mewah pengusaha muda yang terkenal. Kris Wu.

***

Kris membawa Hyoyeon dengan paksa ke sebuah ruangan tersembunyi di dalam rumahnya. Ruang bawah tanah yang lebih mirip dengan penjara. Sebuah ruangan dengan fentilasi sedikit dan pencahayaan yang terbatas.

“Kenapa tidak kau lepaskan kami? Bukankah kau sudah tidak butuh kami?” Hyoyeon terus meronta – ronta ketika Kris membawanya paksa ke ruangan gelap yang menakutkan itu. Kedua tangannya yang masih di borgol menyulitkan geraknya.

Kris mengikatkan borgol Hyoyeon pada pagar besi. Membuat Hyoyeon semakin sulit bergerak.

“Hey, jawab pertanyaanku bodoh!” umpat Hyoyeon kesal. Kris sama sekali tidak menanggapi ocehannya.

Kris meninggalkan Hyoyeon tanpa menjawab apapun setelah mengunci borgolnya pda pagar besi. Hyoyeon tampak pasrah.

Tak lama kemudian Kris kembali muncul dengan membawa Sooyoung yang masih belum sadarkan diri. Wanita itu tampak lemah dalam gendongannya.

“Sooyoung!”

Tak seperti Hyoyeon, Kris merantai kedua tangan Sooyoung dengan rantai besi yang menggantung. Sooyoung tampak seperti orang gila yang dipasung.

“Hey, mengapa kau lakukan ini? Apa kau fikir kami bisa melarikan diri dari pagar besi yang besar ini? Kami hanya manusia yang lemah.” Oceh Hyoyeon.

“Manusia? Dia itu vampire. Dan aku membiarkanmu disini agar menjadi makanannya ketika dia terbangun nanti.”

“Va…. Vampire? Apa yang kau katakan hah? Brengsek!” Umpat Hyoyeon kesal.  Tanpa sadar air matanya mengalir ketika dia mendengar perkataan menyakitkan dari mulut Kris. “Mengapa mereka sejak tadi menyebut vampire terus? Apa yang sebenarnya terjadi?” batin Hyoyeon sembari mengusap air matanya.

“Jangan menangis, Nona. Kau tidak akan mati. Kau mungkin hanya akan menjadi vampire sama seperti dia.”

Kris meninggalkan Hyoyeon yang terus meronta – ronta dan berusaha menghancurkan borgol miliknya. Namun apa daya, tubuhnya sangat lemah. Hyoyeon memandangi Sooyoung yang masih duduk tak sadarkan diri dengan kedua tangannya yang menggantung.

“Vampire? Sooyoung adalah….. Vampire?” Hyoyeon terus menangis tak percaya dengan apa yang sebenarnya terjadi.

***

Kyuhyun memandangi rumah mewah yang berada di hadapannya dari dalam mobilnya. Membandingkan alamat rumah tersebut dengan alamat yang tertera dalam secarik kertas yang berada di tangannya.

“Data Kris Wu semua ada di kantor, aku baru bisa mendapatkan alamatnya pagi ini.” Batin Kyuhyun.

Kyuhyun keluar dari mobilnya dan menghampiri penjaga gerbang rumah Kris.

“Permisi, apa Kris~Sshi ada di dalam?” tanya Kyuhyun dengan sopan.

“Kau siapa?” tanya salah satu dari dua orang satpam itu dengan wajah datar.

Kyuhyun langsung menunjukkan lencana polisinya yang lengkap dengan data dirinya.

“Po…. Polisi? Aku akan menyampaikannya ke Tuan Shin dulu.” Ujar satpam itu hendak menghubungi Tuan Shin yang merupakan asisten Kris.

BUGH!!

Tanpa fikir panjang Kyuhyun langsung memukul kedua satpam itu hingga pingsan. Menghubungi Tuan Shin sama saja menghalangi geraknya. Kyuhyun langsung menerobos masuk ke rumah besar Kris. Dia tampak kagum melihat rumah besar yang lebih pantas disebut dengan Istana. Kyuhyun bisa melihat banyak pekerja rumah Kris dari pembantu rumah tangga sampai tukang kebun.

Ting…. Tong….

Kyuhyun membunyikan bel rumah Kris. Menunggu dengan tidak sabar seseorang yang akan membukakan pintu untuknya.

Cklek!

Pintu besar itu terbuka. Tampak seorang Pria berkacamata dengan stelan jas lengkap muncul dari balik pintu. Tuan Shin.

“Polisi Cho? Ada perlu apa kemari?”

“Aku ingin bertemu dengan Kris Wu.”

“Tuan muda tidak ada di rumahnya. Dia sedang pergi.”

Kyuhyun menyipitkan matanya. Melihat kebohongan dari gelagat Pria paruh baya itu. Sekali lagi dia melakukan hal nekat dengan menerobos masuk ke dalam rumah Kris.

“Hey, kau!” bentak Tuan Shin.

Kyuhyun langsung membuka ruangan demi ruangan untuk mencari keberadaan Kris dengan mengesampingkan etika. Dia tidak peduli jika nantinya dia mungkin terkena sanksi dari kepolisian.

Kyuhyun menghentikan pencariannya ketika dia melihat sosok Kris di salah satu ruang kamar terbesar dari ruangan yang lain. Pria tinggi itu seolah tak terkejut dengan kedatangan Kyuhyun.

“Kau datang, Polisi Cho.” Ujar Kris dengan santai sembari memakaikan sebuah gaun cantik pada gadis yang tengah terbaring di atas ranjang.

“Sooyoung….” Kyuhyun langsung berlari mendekati Kris ketika menganggap wanita yang tengah terbaring itu adalah Sooyoung, namun dia salah. “Seohyun?”

“Ya. Dia tunanganku, Polisi Cho. Kau pasti panik dan mencarinya kemana – mana kan ketika mayatnya hilang. Aku yang mengambilnya.”

“Tapi kenapa? Ini melanggar hukum!”

“Kau juga melanggar hukum karena masuk ke rumah orang tanpa permisi. Terlebih kau pasti memukul dua penjaga rumahku hingga pingsan agar kau bisa bebas masuk ke rumahku.” Tebak Kris.

Kyuhyun membeku sejenak. Memperhatikan gerak – gerik Kris yang memperlakukan jasad Seohyun seperti sebuah boneka. Kris mengalihkan perhatiannya sejenak pada asistennya yang masih berdiri di depan pintu kamarnya. Dengan isyarat dia menyuruh asistennya pergi. Sama seperti sebelumnya, dia tidak ingin orang disekitarnya tahu.

“Aku sedang mempersiapkan dia itu kembali hidup.”

“Mwo? Dia sudah mati Kris!”

“Ada seseorang yang menjanjikan dia kembali hidup.”

“Dimana Sooyoung? Kau sembunyikan dimana dia?”

“Dia berada di suatu tempat yang tenang. Aku sangat berterima kasih padanya, karena darahnya akan menjadi penyempurna obat untuk membangkitkan Seohyun.”

“Apa maksudmu?”

“Obat sihir yang akan mengubah dunia. Obat yang akan membuat manusia terbebas dari rasa sakit dan kematian. Obat yang menjadikan manusia lebih kuat dari sebelumnya.”

“Obat sihir?”

“Aku tidak bisa memberitahumu dimana Sooyoung sekarang. Akan sangat berbahaya jika dia bisa melepaskan diri. Sebaiknya kau pergi, Polisi Cho. Kau tidak akan menemukannya di dalam rumahku. Disini hanya ada aku, Seohyun, Tuan Shin dan pekerja rumahku.”

“Aku tidak akan pergi sebelum kau mengatakan padaku dimana Sooyoung!”

“Ah, mungkin lebih baik jika aku memanggil rekan sesama polisimu untuk menyeretmu keluar dari rumahku. Aku  bisa melaporkan bahwa kau telah memukul dua satpamku dan menerobos masuk rumahku.”

Kyuhyun mengepalkan tangannya kesal. Dia memillih untuk pergi dari rumah Kris. Namun baru beberapa langkah dia meninggalkan rumah besar itu, dia kembali menoleh.

“Mengapa aku sangat yakin Sooyoung berada disini?” batin Kyuhyun.

***

“Obat sihir yang bisa merubah manusia?” pekik Jung Soo ketika mendengar cerita Kyuhyun ketika bertemu dengan Kris.

“Menjadikan seorang manusia lebih kuat. Terhindar dari rasa sakit dan juga kematian. Bukankah itu sama saja dengan vampire?” tanya Yunho mengungkapkan fikirannya.

“Jadi maksudmu, obat itu bisa membuat manusia menjadi vampire meskipun tidak ada vampire yang menggigitnya?” tanya Taeyeon.

“Aku juga berfikir seperti itu. Terlebih semua ini melibatkan Changmin, darah murni yang baru bangkit dari kematiannya. Dan…. Yang Seung Ho, seorang tangan kanan Kim Young Woon. Orang yang memiliki keinginan untuk merubah dunia. Semua ini sama seperti keinginan Pria jahat itu.” Jelas Kyuhyun.

“Jadi maksudmu, Seung Ho melanjutkan keinginan Kim Young Woon yang belum sempat terwujud saat itu?”

Kyuhyun mengangguk. “Aku berfikir seperti itu.”

“Jika benar itu terjadi, kita harus mencari keberadaan laboratorium tempat Seung Ho melakukan penelitiannya dan menghentikannya. Sebelum banyak manusia yang menjadi korban.”

Omma, Appa dan Yunho Ahjusshi mencari keberadaan laboratorium Seung Ho. Kita bisa mencari petunjuk lewat rekaman kamera tersembunyi yang dipasang Yunho Ahjusshi. Aku akan mencari keberadaan Sooyoung di dalam rumah Kris Wu.”

“Kau yakin Sooyoung disana? Bukankah Kris mengatakan dia tidak ada disana?”

“Mana ada penculik yang akan mengatakan sebenarnya dimana dia menyembunyikan orang yang dia culik? Jika dia mengatakan Sooyoung tidak ada disana, kemungkinan 50% sebenarnya Sooyoung memang ada di rumah itu. Aku tidak akan menyerah dan terus mencarinya. Terlebih lagi, teman baik Sooyoung ketika menjadi manusia juga menghilang. Aku merasa dia dikurung bersama Sooyoung di tempat yang sama. Jika Sooyoung kembali menjadi vampire, akan sangat berbahaya meninggalkan seorang manusia berada dalam satu kurungan dengannya. Meskipun itu temannya sendiri.”

“Baiklah, kita akan berpencar mulai sekarang seperti apa yang kita rencanakan.”

***

“Kau sudah mendapatkan kelinci percobaan kita?” tanya Seung Ho.

“Tentu. Aku tidak bisa membantahmu. Atau kau mungkin akan menggigitku.” Lee Joon menyentuh tengkuknya dengan ekspresi takut.

“Aku tidak tertarik darahmu. Lagipula kita ini rekan.”

“Tapi apa kau yakin Pria vampire itu adalah adalah seorang Raja? Kau memanggilnya Yang Mulia, tapi dia justru bersikap seolah dia itu budak. Dia menuruti semua yang kau katakan.”

“Dia berada dalam kendali kita.”

Tanpa disadari Lee Joon dan Seung Ho tiba di sebuah penjara bawah tanah. Tampak seorang Pria berpakaian lusuh dan kumal memandang dengan wajah memelas.

“Tolong lepaskan aku…” Pintanya.

“Menarik.” Komentar Seung Ho.

“Aku menculik seorang gelandangan jadi tidak akan ada yang menyadari hilangnya dia.”

Seung Ho membuka pintu penjara bawah tanah. Pria itu langsung menghampirinya dan berlutut di kakinya. Memohon agar dilepaskan. Seung Ho menurunkan tubuhnya agar sejajar dengan Pria itu.

“Kau ingin mencoba obat ini?”

“Obat?”

“Ini akan merubah hidupmu. Kau bisa melakukan apa saja di hidupmu yang baru.”

Pria itu merasakan firasat buruk akan menimpanya. Dia menggeleng menolak. “Tidak. Aku hanya ingin kau melepaskanku.”

Seung Ho tampak kesal. Dia menahan kepala Pria itu dan memasukkan dengan paksa obat percobaan yang dia buat ke dalam mulut laki – laki itu.

“AAKKHH!! AARRRGGGHHH!!” Pria itu mulai menjerit kesakitan.

Seung Ho menunggu reaksi selanjutnya yang terjadi pada Pria itu dari dalam jeruji besi. Sedangkan Lee Joon yang berada di luar jeruji besi tampak sangat ketakutan.

Pria itu menundukkan kepalanya. Dia tak lagi berteriak dan meronta – ronta kesakitan. Ketika dia mengangkat kepalanya tampak kedua matanya berkilat merah, wajah yang memucat dan taring muncul dari mulutnya. Seung Ho menyeringai lebar.

“Sempurna…. Ini sempurna! Selamat datang vampire budakku!” tawa Seung Ho penuh kemenangan.

TO BE CONTINUED….

Teaser Part 6 :

“Sooyoung!”

“Jangan mendekat! Aku bukan manusia lagi….”

“Aku tidak peduli dengan apa yang terjadi padamu sekarang.”

……

“Kyuhyun, kau dipecat karena telah melanggar etika kepolisian.”

…..

“Obat ini benar – benar membuat Seohyun hidup kan? Benar kan?”

“Ternyata kau bodoh karena cinta sehingga kau mempercayai apa yang ku katakan.”

…..

“Mungkin sudah saatnya aku harus melepaskanmu pergi. Selamat tinggal, orang yang kucintai.”

….

“Seung Ho dan Lee Joon membuat kekacauan. Mereka menyebarkan obat sihir itu pada penduduk di sebuah desa. Semua penduduknya telah berubah menjadi vampire!”

…..

“Aku harus membawa Changmin Oppa pergi…. Aku tidak bisa melihatnya seperti ini.”

…..

“Kau memang orang yang berarti untukku. Tapi itu dulu, sebelum aku mengetahui pengorbanan yang telah Changmin Oppa lakukan untukku. Maka untuk di hidup keduaku sekarang, aku ingin tetap bersamanya. Pergilah…. Raihlah kebahagiaanmu sendiri, Kyu. Kebahagiaan yang kau impikan ketika kau menjadi manusia seutuhnya.”

…..

….

Part 5 selesai. Ada yang bisa nebak bagaimana kelanjutannya? Cukup bisa terbaca kalau dilihat dari teasernya. Jangan lupa tinggalkan jejak yah. Gamsahamnida ^^

62 thoughts on “[SERIES] The Pureblood (Part 5 : Who’s The Important Person in My Life?)

  1. anisadefi says:

    Keren bgt thor, sorry baru ninggalin jejak. Ceritanya walaupun rumit tp bkin penasaran terosss

  2. Risqi says:

    aduhh … sooyoung ketangkep nih mana dia udah nyerahin darah nya buat diambil lagi. kasihan banget sooyoung..

    changmin hidup lagi? tapi dia kok jd budaknya seungho sih?
    sekitar kyu bisa menyelamatkan sooyoung ya tapi di teaser part selanjutnya kok sooyoung rela lepasin kyuhyun demi changmin??

  3. tia says:

    Soo bakal tetap sama kyu kan ?
    Kenapa soo juga seakan gak ada kekuatan ?
    Kelanjutannya jangan lama” ya author-nim

  4. Putry Nima says:

    Waah, akhirnya di post juga, miss banget.
    Makin seruu, sooyoung jdinya baik banget sih, kyaknya nnti kris bkalan naksir sooyoung nih :D:D,
    ayoo kyuu, semangat buat ngalahin org” jahat itu..

  5. ucuphcho says:

    yaampun jadi obat itu buat manusia jadi vampire ya -_- eeyyy author kyuyoung momentny sikit sekali T_T

  6. Sistasookyu says:

    Kris di tipu tuh!
    Yunho nih malah bikin kacau, gara2 nangkap syo, skrg penduduknya ikutan jadi vampire
    well, kyu di tolak syo.. Aww

  7. ayi_lee says:

    Kyakny soo mrasa brslah sma changmin,
    Part selnjutny kyak menengangkan
    Liat teaserny jak makin seru,,
    Next part,,,,,,

  8. Rychell says:

    semakin rumit gilaaa , hyo itu vampire yg jd manusia seutuhnya gitu ?? wkwkwk
    kyu pasti tetep mau sama syoo lah , mereka kan dari awal emg udh saling jatuh cinta kan , cuman mereka tdk menyadari… syoo mau nolong chagmin krn dia oppanya , dia merasa bersalah (?) .. duh pokoknya udh deh pasti tu kyu oppa ntar sama syoo unnie …
    NEXT

  9. sookyuchang says:

    menurutku di part ini ceritanya agak bikin bored chingu hehe atau mungkin cuma perasaan aku aja kali ya next 💪👍👌

  10. nadasooyoungstersoneelf says:

    sumpah kepo banget ama kelanjutannya e.e
    next part ditunggu banget ya thor ..
    semoga changin bisa ingat ama sooyoung e.e

  11. Le N b says:

    Seungha liciknya minta ampun.
    Terus gmna sama kuhyun kalo sooyong nya ninggalin kuhyun.
    Hah d tnggu next chapt nya thor

  12. Mian thor brw komen dipart ini tpi udah bca dri awal.
    Daebak ceritanya, masa soo eon lebih milih changmin oppa dripda kyu oppa
    Penasaran lnjtnnya, next thorr….

  13. SANR says:

    Teaser buat part 6 keren masa sooyoung lebih milih changmin si terus kyuhyun gimana?
    terus seohyunnya gak bisa hidup ya?
    lanjut next partnya dong thor udah greget mau baca nih

  14. Yuliandini says:

    huuuuuuaaaaaaaa😥 darah soo udh keambil dan changmin udh bangkit andweeeee,
    liat teaser part6 bikin sakit hati apalagi pas soo bilang ke kyu kalo dia buan manusia lg😥

  15. herma pristianti says:

    huuaahh knp bisa serumit ini padahal aq seneng pas tau soo jd manusia ternyata cangmin cuma menyegel naluri vampirenya … makin seru min ditunggu next partnya yg aq yakini makin seru😀
    oh y thor aq minta pw vampir blood part 7?aq udh kirim permintaan tmn ke fb author tolong di konfrim ya trs tolong ksh pwnya di fb aku udh like 3 ff vampir blood punya author kok please thor

  16. Ya ampunnn darah Soo udh keambil … Berarti Soo udah jdi Vampire
    Entah kenapa teaser part 6 lebih menarik ,, Apa yg terjadi sebenarnya …
    Cepat** di post ya authornim part 6-nya …
    Semangat …

  17. windasonelf says:

    tmbah greget u.u

    Wlaupun kyuyoung moment ny kurang tp ya alurny yg greget n bisa bkin emosi lol

  18. fransiscafrtnta24 says:

    yahh darahnya udh k ambil😦 andweeeeeeeeeeeeeeeeeeeee😥
    semoga soo gpp :’)
    ah kyuuuu kamu knp ga bersikeras klu soo ad d rmh itu😦
    ini ff mmg plg bagus and seruuuuu ><
    klu bisa thor, hbs ini ttg wolf ._.V
    ditunggu keterlanjutannyaaaa
    update soon, author hwaiting !

  19. kya kya kya
    jadi tambah complicated gini ><
    di teasernya Soo yg ninggalin Kyukah?
    yaampun.. penasaran..
    part ini menarik^^
    next part ditunggu

  20. KNIGHT says:

    wew._.
    tambah keren masa, walau moment kyuyoung jarang tp alur cerita nya ga ngebosenin ._.
    ntar seo jd vampire dong -.-
    changmin kenapa? –”
    Jiahh masa ntar ChangSoo TT.TT
    part selanjutnya jan lama2 kak.
    teasernya gregettt

  21. met says:

    Daebak
    Wahh ternyata projek itu selesai dgn mudahnya y
    Hmm kira” gmna nih hub kyuyoung selanjutnya?
    Penasaran nih
    Nextnya cpt ne :d

  22. Youngra park says:

    Argghhh hiks hiks hiks kasian bgts mereka semua aku smpai mau nangis mereka di peralat semua kasih sma cangsoo aduhh kasian next part di tnggu tapi masa karna itu kyuyoung gk bsa bersatu lagi donk aduhh pokokny next part di tnggu eoni jng lma2 ne aku sdh lama bgts nungguin karya2 eoni di post kembali

  23. mongochi*hae says:

    gawat nh…kyu trlmbat myelematkan sooyoung..:-(
    mna seung ho sdh trealisasikan rencanany slma n…

    hn..mnurut ak n part lbh pnjang dh dr part sblmny..

    jgn bilang klo dliat dr teaser. ak sedih, kyuyoung bkalan pisah..:'(
    smga gk dh..

    next part dtunggu

  24. icha dewi says:

    Bahaya bahaya aigoo kyu plis segera selamatkan soo
    soo juga harus segera selamatkan changmin aduh greget banget next

  25. DeA says:

    Ya ampun yang seung ho jahat amat ya. . . Kyuppa buruan selamatin dunia gkgkgk
    next part kayaknya hyo gak mau pisah ya ama soo. . . Next thor B-)

  26. Michan Choi says:

    Wahh changmin hdup lagi..ayolah kyu gunakan instingmu mencari sooyoung
    teaserny bikit nyesek unn
    jebal jangan sad ending unn
    next ya unn udah lama bnget nunggu ff ini

  27. Seungho kejamm..
    Kris ada rasa sama Cuyong keknya nih?
    Changmin harus ngebunuh tuh vampir kacangan macem Seungho..
    Aku suka kata” Sooyoung diakhir yg buat Kyuhyun, bahwa ketika Sooyoung yang dulu rela mati demi kebahagiaan Kyuhyun yg jadi manusia, sekarang di kehidupan keduanya Sooyoung justru ingin berkorban demi pria lain yang sangat mencintainya di kehidupan sebelumnya, Changmin Max🙂
    Shim Changmin, sadarlah sepenuhnya…! Bunuh Seung Ho dan berusaha nglindungin Sooyoungmu…
    Kyunnie potek nih!
    Next part publish as soon yah thor!
    Gomaptaa, hwaiting!

  28. Kok changmin diem aja? Wah bkal sad ending ini, kyuyoung tak akn bersatu…. Ya ampun chingu jgn buat ending begitu ya. .
    next part ditggu. . ^_^

  29. anip/han in says:

    wwooaahh… daebakk..
    keren abis,
    gk sbr nunggu klnjutan ff.nya
    bikin pnsran bgt tuh di teaser.nya…

  30. azhar_dhilah says:

    argh… kenapa teaser 6 nya sooyoung bilang gitu!!! gimana kyuhyun nanti?? kan kasihan…:-( tapi yang jelas keren thor… ditunggu ya ..^^

  31. Dekyusoo says:

    makin seru ..
    aduh gimana nih soo jadi nya ..
    kyu kamu harus ngelindungin soo yahh ..
    next nya ditunggu ..

  32. apa nanti changmin oppa masih inget sama sooyoung eonni, dan sooyoung eonni bilang ingin bersama changmin oppa di kehidupan kedua nya, nah terus kyuhyun oppa gimana?? padahal mereka kan sama2 saling mencintai
    next thor🙂
    keep writing🙂

  33. Sooyounggggg210 says:

    Ah part selanjutnya sooyoung mau relain kyuhyun dan balik ke changmin?😦
    Kenapa😦
    Next ditunggu ya thorr

  34. hyokwang says:

    ya… changmin dikendaliin seung ho…
    dilihat dari teasernya, di part 6 soo bakal nyuru kyu pergi…
    penasaran..
    ditunggu lanjutannya🙂
    semangat😀

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s