Six: Cindewhorella

tumblr_nq2s796qzP1r1u2m3o1_500

CIMG0649

[GG] Choi Soo Young & [SJ] Cho Kyu Hyun

Genre: Drama, Romance, Family-AU! | Rating: Teenager, General | Length: 2,8k.

presented by Summerie.

.

.

Dedicated to Herma Pristianti.

ENAM. Cindewhorella menghancurkan dansa Prince Charming dengan gadisnya.


Semuanya berjalan baik-baik saja pagi ini—well, minus sakit kepalanya yang membuatnya ingin menarik lepas rambutnya sampai botak—dan Sooyoung agak bersyukur akan itu. Saat sakit, ia cenderung mudah kelepasan dan emosional, bahkan Soojin tidak mengganggunya hari ini. Mungkin belum. Well, Sooyoung sudah menenggak aspirinnya dan ia yakin sebentar lagi sakit kepalanya akan lenyap tak bersisa; dan ia jadi punya kekuatan untuk menghancurkan Soojin.

Sekarang, ia tengah duduk mejanya dan menatap jam kecil duduk yang ia taruh di sudut kanan meja. Menurut jam itu, masih ada lima belas menit lagi sebelum makan siang. Sooyoung dengan malas menguap, menyangga kepalanya dengan sebelah tangan. Berkas-berkas dengan deadline hari ini sudah selesai—sebagian Sooyoung kerjakan di rumah karena ia benci tugas yang menumpuk. Mungkin Sooyoung akan meletakkan berkas itu di meja Kyuhyun nanti. Sebentar lagi, kelihatannya ia harus berlari-lari ke lantai bawah untuk membeli kopi—peraturan bodoh bosnya yang lain.

Saat Sooyoung akan menelungkupkan kepalanya di meja, teleponnya berdering—well, bukan teleponnya. Telepon-telepon di sana ditujukan untuk Kyuhyun, namun tetap saja, telepon itu ada di mejanya, bukan?—buru-buru Sooyoung menyambarnya pada deringan kedua.

“Halo,” katanya dengan nada monoton. “Hollow Cop bagian—”

“Oh, tidak perlu,” suara wanita paruh baya yang sangat dikenal Sooyoung terdengar. “Kau Choi Sooyoung, ‘kan? Bagaimana pekerjaanmu?”

Ah, Nyonya Mahal yang berbicara. “Semuanya baik-baik saja, Ma’am. Aku membuatnya kesal, tentu saja.”

Kim Hanna terkikik di jalur lain. “Bagus sekali,” ujarnya dengan kekanak-kanakan. “Apa dia tidak mencurigainya?”

“Kurasa tidak. Dia berpikir Tuan Cho yang memilih seorang asisten untuknya. Semacam itulah.”

“Bagus sekali. Dia akan mengamuk di rumahku kalau saja dia tahu,”

“Yeah, aku percaya itu.” Dan itu memang benar. Menilik hubungan ibu-anak yang mereka miliki, mungkin-mungkin saja kalau Kyuhyun akan meledak di depan wanita itu. Wanita yang malang. Pikirannya itu terpotong oleh kemunculan Kyuhyun dari ruangannya, dengan kunci mobil di tangan. Itu adalah hal yang sangat mencurigakan.

“Hei, kau sedang menelepon siapa?” tanya Kyuhyun, begitu melihat Sooyoung masih menempelkan teleponnya di telinga.

Mendengar suara Kyuhyun yang berat dan khas, Kim Hanna terdiam. Begitu pula Sooyoung. Ia berdeham sekali sebelum berkata, “Hanya teman semasa kuliah.” Sahutnya. Ia bisa mendengar ibu lelaki itu meneriakkan “thanks” yang berlebihan.

“Oh, oke.” Kata Kyuhyun. “Well, kau sudah membatalkan janji-janjiku untuk siang ini, ‘kan?” Mendapat anggukan dari asistennya, Kyuhyun buru-buru melanjutkan. “Bagus. Aku akan pulang setelah ini. Kalau pekerjaanmu telah selesai, letakkan saja di mejaku.” Kemudian, ia pergi ke bilik Soojin—di mana perempuan itu telah menanti dengan senyuman terbentang lebar di bibirnya—dan berbincang sebentar sebelum keluar bersama-sama.

Ini tidak bisa dibiarkan. Dari sudut pandangan Sooyoung ia tahu, hubungan Soojin dan Kyuhyun kalau dibiarkan saja, bisa semakin mengerat.

Sialan. Kepalanya masih pengang.

“Halo? Choi? Kau masih di sana?”

“Maaf, Nyonya,” ujar Sooyoung terburu-buru, menyambar tas dan ponselnya. “Aku harus menghancurkan kencan seseorang sekarang. Bisa kita bicara nanti lagi? Oke? Bye!” Kemudian, ia berlari-lari sepanjang koridor Hollow. Menyusul seseorang—dua orang, tepatnya—yang kini telah memasuki lift. Sial, itu artinya satu hal: tangga darurat.

Masih dengan berkeringat—oh, well, tentu saja, memangnya apa yang kau harapkan dari berlarian sepanjang lantai empat ke lantai dasar? Keringat dan keram otot, tentu saja—Sooyoung mencegat taksi dan dengan buru-buru meminta supir mengikuti mobil di depannya. Kejar-kejaran ala film aksi Hollywood segera terjadi. Meskipun mobil bosnya itu berjalan dengan kecepatan sedang dan dapat dengan mudah diikuti, tetap saja ia merasa khawatir dan takut—entah karena apa.

“Semuanya baik-baik saja, Nona?” Supir taksi yang sedari tadi diam, fokus dengan pekerjaannya, akhirnya bersuara. Mungkin ia ikut merasakan kepanikan Sooyoung. Atau mungkin ia hanya berniat berbasa-basi.

Sooyoung mengangguk tanpa ragu. Sulit untuk tetap fokus dalam keadaan seperti ini. Keberhasilan kencan kakaknya sepenuhnya berada di tangannya; dan ia tidak pernah berniat untuk membuatnya berhasil. Sekarang, pilihannya menjadi semakin susah. Otaknya mulai berputar mencari jalan keluar. Sudah terlalu terlambat untuk menyuap manajer restoran tempat kakaknya akan berkencan untuk menolak melayani Soojin, lagi pula Sooyoung tidak tahu di mana Kyuhyun akan membawa kakaknya. Sialan. Sialan kuadrat.

Mobil di depannya berbelok ke tikungan kecil yang sempit. Hal seperti inilah yang bakal menghancurkan rencananya; Kyuhyun akan tahu ada taksi bewarna kuning ngejreng di belakangnya—mengikutinya sejak tadi, bahkan—begitu jalanan mulai sepi. Dan tikungan sempit jelas-jelas mendukung penghancuran rencana itu.

Sooyoung akan gagal.

Sepertinya ia harus membiarkan kencan kakaknya berhasil kali ini.

“Kurasa aku akan turun di sini saja,” kata Sooyoung, tepat ketika supir taksi tadi membelokkan mobilnya. Ia kemudian mengeluarkan sejumlah uang, mengulurkannya dan beranjak keluar tanpa melihat bon yang sesungguhnya. Dan tanpa meminta kembalian.

Melepaskan Soojin begitu saja terasa seperti kekalahan mutlak yang membuatnya mual. Namun yang satu ini terasa lebih pahit dan kejam; dan dengan enggan, Sooyoung mengakui apa yang membuatnya merasakan hal semacam ini.

Diam-diam, sembari menatap gedung-gedung tinggi dan jalan raya luas yang dipenuhi mobil-mobil, Sooyoung menelan kembali air matanya.

What the hell, man, ia berujar kepada dirinya sendiri, menatap berkas-berkas kerjanya yang baru saja dibanting Kyuhyun di atas mejanya. Mungkin ini bentuk balas dendam lelaki itu kepadanya. Masuk akal.

“Kenapa kau tidak meneleponku kalau kau tidak akan ke apartemenku?” Suara Kyuhyun terdengar datar, namun sangat dalam dan Sooyoung berhasil menarik satu kesimpulan; lelaki itu murka.

Well, Kyuhyun tidak bisa menyalahkannya. Semua ini murni di luar kendali Sooyoung. Bukan salahnya bukan kalau tadi pagi, satu detik tepat setelah ia membuka mata dan fakta-fakta menyedihkan menerjangnya kembali, tiba-tiba saja muncul keinginan untuk tidak bertatap muka dengan bosnya? Benar, kedengaran konyol, tapi nyata. Dan keinginan ganjil itu tidak bisa disingkirkan dengan sekali kedipan mata; Sooyoung terpaksa menurutinya. Ia sengaja berlama-lama berendam di kamar mandinya dengan air hangat—bahkan tertidur selama lima belas menit, kalau tidak salah; sengaja menghabiskan sepuluh menitnya yang lain dengan duduk-duduk di dalam lemarinya, mengagumi setelan kerja dan sepatu barunya; dan sengaja benar memilih naik bus. Rasanya ia tidak mampu menanggung beban setelah berhadapan dengan pasangan kencan kakaknya itu. Mungkin itu benar. Mungkin perasaan ganjil itu hanyalah bentuk kekesalannya kepada lelaki itu karena jatuh cinta pada kakaknya dan mengajaknya kencan—kencan yang berhasil. Sialan.

“Oh, well, aku mengirim SMS.” Sahut Sooyoung santai, menampilkan senyuman santun yang manis, meskipun pada kenyataannya ia bahkan tidak memegang ponselnya sama sekali pagi ini.

Kyuhyun mengerutkan keningnya, menanggapi alasan Sooyoung yang tidak masuk akal. “Aku tidak menerimanya.”

“Oh, sialan. Mungkin aku kehabisan pulsa. Mungkin aku lupa memencet tombol kirim, entahlah. Yang terpenting aku ada di sini sekarang, bukan?” Ia mengedikkan bahunya dengan acuh. “Dan… kurasa tugas-tugas ini adalah bentuk balas dendammu?”

Mendengar kalimat Sooyoung yang semakin kedengaran kekanakan dan mengesalkan, Kyuhyun memutar bola mata. Tapi begitulah, ia tidak mengatakan banyak hal. Seharusnya ini membuat Sooyoung senang—karena ia bisa terbebas dari amarah menyebalkan Kyuhyun—namun entahlah, matanya mulai terasa seperti ditusuk-tusuk oleh likuid di dalamnya. Hal yang membuatnya ngeri setengah mati adalah kenyataan bahwa kencan mereka mungkin sangat berhasil dan menyenangkan kemarin, sampai-sampai membuat Kyuhyun begitu gembira hingga tidak sanggup marah.

Oh, ya ampun, kenapa sih ia memikirkannya? Mengapa Sooyoung tidak bisa fokus dengan pekerjaan di depannya saja? Oh, sial. Ia lupa di depannya kini ada segunung berkas-berkas jelek yang kaku dan super lurus yang harus selesai dalam sehari.

Sooyoung menghela napasnya, meminta dirinya untuk bersikap normal kembali seperti dirinya di hari-hari biasa, dan meraih bolpoinnya, namun ia tidak bisa menghentikan dirinya ketika tatapannya beralih pada meja di seberangnya.

Sialan. Choi Soojin juga kelihatan gembira.

“Aku tidak ingin melakukan ini tapi kelihatannya aku harus,”

Perempuan paruh baya di hadapannya mengangguk ringan, meneguk budweiser-nya sekali lagi. “Muntahkan saja semuanya. Aku mau dengar.” Jawabnya.

“Bagus,” Ujar Sooyoung lagi. “Karena segalanya bakal panjang.” Ia berdeham untuk mengusir suaranya yang serak. “Kyuhyun berkencan dengan kakakku yang bekerja sebagai sekretarisnya di Hollow. Dan aku tidak ingin itu terjadi.”

Kim Hanna mengangguk, meminta Sooyoung untuk terus.

“Kencan mereka kemarin berhasil karena aku tidak mengetahui rencana sialan itu. Dan mereka kelihatan begitu bahagia sampai membuatku jijik. Kau tahu, ‘kan, jenis bahagia yang membuatmu tidak bisa marah?”

“Oh, tentu saja aku tahu.” Ibu Kyuhyun itu menaikkan sebelah alisnya.

Aku harus menghentikannya. Kau ingat bukan tentang kejengkelanku kepada kakakku itu? Sampai-sampai aku menyogokmu untuk memasukkanku ke Hollow? Well, kakakku itu masih menyebalkan dan aku tidak ingin dia mendapatkan apa yang tidak seharusnya dia dapatkan. Maksudku, aku jelas lebih cantik darinya, dan aku berusaha lebih keras,”

Lebih licik,” Hanna mengoreksi.

“Ya, itu juga. Intinya, aku benci kekalahan dan aku mohon bantuanmu,” Sooyoung menurunkan lipatan tangannya dan meraih jemari Ibu Kyuhyun yang keriput. “Untuk menyingkirkan mereka.”

“Klasik,” Ibu Kyuhyun menatap tangannya yang setengahnya tertutupi tangan gadis di depannya. “Aku mungkin menyebalkan dan jahat, tapi apa kau berpikir aku akan membantumu menyabotase pacar anakku?”

Tentu saja Sooyoung tahu Kim Hanna yang legendaris akan mengatakan hal semacam ini. Sooyoung juga akan melakukannya kalau ia berada di posisinya, dan oleh karena itu pula Sooyoung tahu bagaimana menanganinya, “Kau yakin kau tidak ingin membuat jengkel putramu?”

Dan itu cukup untuk meretakkan tawa kecil Kim Hanna.

“Aku ingin sarapan hotdog. Aku tidak peduli apa yang kau inginkan, dan aku akan tetap membelikanmu hotdog. Deal with it,” katanya dengan nada acuh, sembari menunggu pesanannya di belakang konter.

Seseorang di teleponnya berdecak, menggumamkan “lebih baik kau berlari ke sini” sebelum mematikan sambungan. Dengan itu, Sooyoung menatap ponselnya dengan seringaian kecil dan senyuman miring, sebelum memasukkan benda itu ke dalam tasnya.

Toko junkfood yang ia kunjungi sekarang penuh sesak oleh orang-orang bersetelan formal dan beberapa anak sekolahan yang masih mengenakan seragam. Pelayan-pelayan sibuk mondar-mandir dari satu meja ke meja lain, beberapa dari mereka berdiri di belakang konter dan membunyikan bel setiap ada pesanan yang telah siap. Sooyoung mengamati kegiatan orang di sekitarnya dengan tanpa minat, sementara dirinya sendiri menunggu namanya dipanggil untuk menerima pesanannya.

Tidak bisa dipungkiri, Sooyoung menyukai saat-saat seperti ini. Saat-saat di mana ia memiliki seluruh waktunya untuk dirinya sendiri. Ia bisa memikirkan apapun yang ia inginkan, atau melakukannya. Semuanya tergantung pada dirinya sendiri. Namun, kali ini, Sooyoung tidak bisa melakukannya. Ia tidak bisa untuk berfokus pada akhir bulan nanti, ketika ia menerima gaji pertamanya, dan ia bisa membelanjakan uangnya untuk membeli beberapa persediaan summer dress yang manis, atau sepatu, atau mungkin spa. Sebaliknya, ia justru memikirkan masalah-masalahnya dan halangan-halangan yang belakangan ini terus mendatanginya.

Yang terburuk adalah, ketika mengingat Soojin, perbuatan lampau kakaknya itu membayanginya kembali. Masa kelam yang berisi teriakan dan sentakan, kemudian kegelapan dan keterkejutan. Kemudian, kehilangan dan patah hati. Kemudian memutuskan untuk menyimpannya untuk diri sendiri. Sooyoung tidak tahu apakah ia akan sanggup melepaskan segalanya, meneriakkan semuanya, menyibak tirai kegelapan yang menutupinya. Dan ketika matanya mulai terasa pedas dan pedih, mau tidak mau Sooyoung mengakui bahwa mungkin, mungkin saja, ia tidak akan sanggup melakukannya.

“Dua hotdog?” Seorang pelayan akhirnya menyelesaikan pesanannya, mengangsurkan bungkusan kertas cokelat anti-minyak itu ke hadapan Sooyoung.

Jalan menuju apartemen Kyuhyun masih sama seperti sebelumnya, tidak banyak perubahan. Pemandangan yang disuguhkannya pun sedikit terlalu murahan untuk hitungan kawasan mahal borjuis Seoul. Terserahlah, bukan urusannya juga. Sementara mobilnya melaju membelah pepohonan di pinggir jalan yang bewarna hijau tua, Sooyoung berpikir mengenai lari pagi di daerah ini. Kedengarannya bagus. Mungkin ia akan melakukannya kapan-kapan.

Kyuhyun tengah duduk di meja makan dengan koran di depan dadanya sewaktu Sooyoung datang. Raut lelaki itu santai dan nyaman, seakan-akan ia tidak keberatan sama sekali dengan keterlambatan Sooyoung atau dengan menu sarapan penuh dengan kalori yang dibawakan asistennya itu. Dan, meskipun kesal melihat kegembiraan yang kelihatannya berlebihan itu, mau tidak mau Sooyoung ikut senang dengan mood bosnya itu.

Seandainya saja lelaki itu tidak memutuskan untuk menjadi dungu dan mengencani kakaknya.

“Oh, kau sudah tiba?” Ujar Kyuhyun, melipat korannya dan meletakkannya di sudut terjauh meja. Ia kemudian mengangsurkan tangan, menerima bungkusan sarapannya.

Sooyoung tidak menyahut. Rasanya ia tidak memiliki kemampuan untuk melakukannya. Ia sepenuhnya yakin, kalau dirinya membuka mulutnya dua detik saja, mood lelaki di hadapannya ini akan hancur berkeping-keping.

Seandainya ia bisa melakukan itu.

Berdandan sepertinya akan menjadi kebiasaan barunya, melihat betapa sering Soojin melakukannya sekarang. Ia jadi kelihatan seperti adiknya, versi lebih pendek. Mungkin Sooyoung tidak begitu cantik, mungkin mekap-lah yang membuat adiknya itu kelihatan seperti Aphrodite atau apapun itu teman lelakinya menyebutnya.

Sekali lagi Soojin mematut bayangannya di cermin. Dengan kepercayaan diri yang belakangan ia raih, segalanya kelihatan lebih mudah dan memungkinkan. Mungkin ini rasanya orang yang jatuh cinta—oh, ia kedengaran seperti orang tolol yang baru mengalami jatuh cinta untuk kali pertama. Tentu saja itu tidak benar, Soojin pernah jatuh cinta beberapa kali, namun hubungannya tidak lama dan tentu saja itu didasarkan karena satu hal: adiknya yang genit. Sekarang, rasanya itu tidak akan terjadi. Kyuhyun kelihatannya imun terhadap eksistensi Sooyoung, dan seharusnya segalanya berjalan lancar.

Sekarang, Soojin tengah menanti sampai Kyuhyun kembali mengajaknya keluar.

“Pemilik Jeon yang dari kemarin kau bicarakan menanti di antrean teleponmu.” Kata Sooyoung melalui telepon khususnya, sembari memberi isyarat kepada bosnya melalui jendela kecil dari kaca yang memberi akses khusus ke dalam ruangan. “Oh, dan apa kau ingin kopimu sekarang?”

“Tidak. Tidak usah. Aku akan keluar nanti,” jawab Kyuhyun, sebelum akhirnya menutup telepon.

Keluar lagi, huh? Sooyoung berkata pelan, mengekspos senyum liciknya, sambil diam-diam mengawasi gerak-gerik Soojin di seberang. Kakaknya itu tengah sibuk dengan berkas kuning dan komputernya. Oh, lihat! Bahkan hari ini Soojin mengenakan mekap! Benar-benar munafik. Soojin pernah mengatakan padanya kalau mekap sebenarnya menunjukkan betapa palsunya kita dan blah-blah-blah. Lihat siapa yang memakainya sekarang?

Teleponnya berbunyi. Sooyoung buru-buru mengubah posisi duduknya dan berdeham sekali sebelum mengangkatnya.

“Bisakah kau pergi ke website makanan China dekat sini dan pesan tempat untukku?” Suara Kyuhyun segera menyambutnya, bahkan sebelum Sooyoung sempat mengatakan halo.

“Makanan China?” Sooyoung bertanya melewati keningnya yang berkerut; lalu kenyataan menghampiri kepalanya—tentu saja! Makan siang berdua! Ha ha, kelihatannya kencan mereka kali ini tidak akan se“berhasil” kemarin.

Restoran China yang telah dipesan oleh asistennya itu tidak terlalu buruk; cukup oke malah, dengan lampion-lampion yang tergantung di langit-langit dan kursi-kursi yang diatur berseberangan dengan jarak sempit yang memudahkan pasangan kencan untuk, uhm, bersandar ke satu sama lain. Semacam itu. Begitu Kyuhyun masuk, dengan Soojin mengekorinya, seorang pelayan segera menyambut mereka.

“Reservasi atas nama Cho Kyuhyun?” Kyuhyun memastikan, sembari diam-diam mencuri pandang ke arah Soojin, yang tengah menatap ke sekeliling restoran.

Pelayan tadi mengangguk, menunjukkan sebuah meja dengan tiga kursi tepat di tengah-tengah ruangan—jenis yang bakal Kyuhyun sebut sebagai penghalang untuk melakukan hal-hal yang dilakukan oleh seorang pasangan. Ia tidak tahu mengapa Sooyoung memesan kursi ini—mungkinkah asistennya sengaja? Atau perempuan itu sama tidak tahunya dengan Kyuhyun?

Namun, rupanya, Kyuhyun tidak memiliki cukup waktu untuk memprotes dan meminta meja dengan dua orang saja karena Soojin sudah telanjur meletakkan tasnya dan tersenyum ke arahnya. “Tempat yang bagus. Aku sangat senang karena kau menghabiskan waktumu memesan kursi,” ia memuji dengan pipi yang agak memerah.

Well, Kyuhyun rasa meja dengan tiga kursi tidak terlalu bermasalah. Mungkin.

Sekali lagi, meski tidak begitu yakin apakah tindakannya ini dibutuhkan atau tidak, Sooyoung mengecek penampilannya dengan kamera depan ponselnya. Semuanya masih kelihatan normal dan teratur—dan Sooyoung mengernyitkan keningnya untuk itu. Ia tidak pernah menyukai kata normal, ia lebih menyukai spektakuler atau extraordinary. Sooyoung menyadari, ini telah menjadi semacam persaingan yang tertanam kuat-kuat di dalam kepalanya, bahwa ia harus selalu tampil lebih baik ketimbang Soojin. Baik disadari atau tidak.

Saat pikirannya mulai menelan kepercayaan dirinya dan nyaris segalanya yang ia punya, Sooyoung senang mengesampingkannya—membuangnya, menendangnya jauh-jauh untuk tidak muncul lagi ke permukaan. Selalu begitu, dan hasilnya selalu sama; kegelisahan itu selalu kembali dan kembali lagi, sekeras apapun usaha Sooyoung untuk menguburnya dalam-dalam.

Namun, pada akhirnya Sooyoung selalu menang. Ia keluar dari taksinya dan melangkah masuk ke dalam restoran China yang telah ia pesan sebelumnya. Suasananya nyaman dan menyenangkan—mungkin Kyuhyun dan Soojin senang akan kondisi seperti ini, mereka mungkin mengira kencannya akan seberhasil yang kemarin. Oh yang benar saja, Sooyoung memutar bola matanya sampai akhirnya menemukan posisi Kyuhyun dan Soojin. Tanpa basa-basi maupun ragu sejenak—tentu saja, memangnya ia peduli pada kecanggungan yang akan segera menyambutnya?—Sooyoung menghampiri mereka dengan senyuman lebar.

“Hai.” Sapanya riang, segera saja merenggut empat bola mata yang menatapnya terkejut. Ha. Selamat tinggal keberhasilan kencan.

 “Apa yang kau lakukan di sini?” Ini suara Kyuhyun, penuh dengan tekanan dan kebingungan.

Sebelum menjawab, Sooyoung menoleh ke arah kakaknya, di mana Soojin hanya diam dan menatap piringnya tanpa minat. Melihat itu, mau tidak mau, Sooyoung tersenyum; terlalu lebar mungkin. “Aku ‘kan yang memesan meja ini?” Ia menyahut dengan nada bertanya, memastikan kalau Soojin benar-benar mendengarnya, supaya kakaknya itu tahu dirinya tidak sespesial itu sampai berhak mendapatkan atensi Kyuhyun sebanyak itu. Tindakannya itu berhasil, karena detik setelah kalimat itu terlontar, raut Soojin berputar 180°, ke arah yang buruk, tentu saja.

Mendapat respon yang seperti itu, kerutan di kening Kyuhyun semakin dalam. Ia melemparkan tatapannya ke arah Soojin yang, tentu saja, menunduk. Mungkin Kyuhyun telah menghancurkan momen ini. Ia menoleh kembali ke arah Sooyoung, yang tengah dengan santai membalikkan halaman buku menu, memilih sesuatu untuk dipesan.

Tentu saja, Kyuhyun tidak mendapat momen yang tepat untuk meneriakkan “apa yang tengah kaulakukan di sini?!” kepada asistennya. Ia bahkan tidak sanggup membuka mulutnya tanpa melotot. Organ dalamnya terasa seperti terbakar—dan Kyuhyun tidak tahu bagaimana menyingkirkannya.

Setelah beberapa menit berpura-pura mengecek menu yang tersedia di restoran pilihannya—tidak banyak, tapi Jiaozi kelihatannya cukup meyakinkan—Sooyoung mendongak. Pandangannya menyapu Kyuhyun yang tegang dan Soojin yang terlalu malu untuk menunjukkan wajahnya.

Dalam sekali kedipan, Sooyoung tahu kencan kedua itu telah gagal. Berantakan. Mau tidak mau—lagi pula sulit sekali menahannya—Sooyoung melengkungkan kedua sudut bibirnya.

end of chapter six.

HEYYO!

HEHEHEHE akhirnya aku balik lagi sama Cindewhorella.😀 Maaf kalo part ini boring dan kurang panjang (atau udah terlalu panjang?). Honestly? I’m not sure about this part either—I think this part is kind of filler too; only that the content can’t be removed… idk why.😦

Chapter selanjutnya—kayaknya—bakal berisi hal-hal yang lebih penting dan mulai masuk ke inti konflik. Tapi aku nggak bisa mastiin sih soalnya aku juga belum bikin—cuman aku udah dikit-dikit nyiapin kerangkanya.😀 Jadi sorry for making this disturbing-chapter! 😦 Next chapter inshaallah bakal lebih baik (dikit doang, sih lol)…

Anyway, thank you so much for spending your time reading this shitty story! I know my writing-style isn’t very good—bad, maybe—and that you’re so nice for reading this and telling me how you feel about this story. ^^
(Sebenernya ini kode supaya kamu kasih komentar sih, lmao, smooth abis, kan).

AND… I dedicated this chapter to…. HERMA PRISTIANTI, simply because her comment is very cute and that it’s very nice of her to wrote that down😀 Thank you so much for reading Cindewhorella!😀

(Sorry aku gak bisa ngasih spoiler buat chapter selanjutnya karena aku belum bikin sama sekali… xD. Maafin yha pls :D).

Arigatou. Ghamsahamnida. Thank you. Danke. Merci. Matur Nuwun. 🙂

133 thoughts on “Six: Cindewhorella

  1. Nahh..
    Akhirnya author-nim kasih kode ttg inti konflik.. Soalnya dr chapter awal cuma disuguhkan dengan persaingan sedangkan menurutku ini cerita yang menunjukkan sisi gelap dri cinderella,bukan? #soktau
    next part semoga kyuu udh suka sama soo yahhh.. Bosan kyuu sama soojin melulu -.-

  2. epanda says:

    ko gaada fotonya soo? adain dong biar lebih asik berimajinasinya wkwkwk
    yes mereka gagal kencan. yeyeye lalala

  3. Kyu galak banget!!!! Gak ada momen manis2nya sama Sooyoung :v
    Liciknya Youngie pantas diacungi jempol!!! Wkwkwkk.
    Tenang aja chingu, gak ngebosenin kok ceritanya. Keren bgt malah. Fighting!!!

  4. Delvia Marcelinna says:

    yaampuuunnnn soo jail banget ih wkwkw tapi asik akh soojin digituin wkwk ku senangg
    nanti harus ada part nyeseknya ya chingu! dan nyeseknya harus ngena banget wkwk
    lanjuttt jgn berhenti wkwk

  5. rchoi says:

    Omg oh mai gat banget. Setiap part selalu kencan. Aku kan jadi kesel sama sooding😦 jadi gak dapet bahagianya baca ffnya😦

  6. Selvi says:

    aigooo..
    seneng bgt liat soo bisa ngegagalin kencan kyuhyun-soojin…
    omo.. eomma’nya kyu tau alasan soo pengin ngehancurin soojin.?

  7. Yeyy sooyoung berhasil memghancurkan kencan soojin n kyuhyun ,, senangnya akuu 😀😃😊

    Aduhh penasaran bngt knpa ya sooyoung klihatan bngt gx suka ma soojin 😨😱

  8. syoo udah mulai brtindak bwt hancurin kencannya soojin.. dan hasilnya kencan soojin gagal..
    asli keren ceritanya.. aku suka scene terakhirnya, aku smpe senyum-senyum sendiri. jujur aku gk suka sifat soojin, jdi aku sneng klo dia kalah dri syoo..
    kyu jgn smpe bner-bner suka sma soojin, harus sma syoo *maksa lagi..
    keep writing, author! fighting!!🙂

  9. anip/han in says:

    soo kereeennn evil banget…
    seru kak..
    tp sampe skrang belum tahu nih knpa soo n soojin kyk tom and jerry…

  10. Iya thor mnurut aku ini udah agak bertele-tele soalnya udah part 6 masih gitu2 aja dan aku masih sangatsangat nungguin moment dimana kyu suka sama soo soalnya udah gedeg bgt sama soojin-_- please moga kyuyoung endingnya bakal nyatu

  11. met says:

    Daebak
    Wahh sbnrnya ap sih yg soojin lakuin dlu ama soo?
    Dan soo suka ama kyu jg y?
    Trus gmna nih selanjutnya
    Penasaran nih
    Nextnya cpt ne😀

  12. pinter bgt ya syo bikin kencannya soojin sm kyuhyun gagal dan kyuhyun ga bisa ngusir sooyoung gitu aja soalnya dia yg pesen tempat akkakakakaa😀. aku juga nunggu inti kenapa mereka bisa begitu jahatnya dan kenapa ngerebutin kyuhyun ? aku kurang seneng kalo soojin sm kyuhyun hahaha gatau kenapa kayanya lebih cocok sm syo tapi gatau jalan cerita kedepannya gimana. oh ya di tambah lagi dong momennya syo sm kyu biar lebih greget.
    mudah mudahan ff ini sukses kedepannya, dapet coment dan like yg banyak. terus jg readers nakal segera sadar dan komen di ff ini. fighting ya buat ff nya !!!

  13. Sistasookyu says:

    Kencan gagal.
    Syo mah pinter. Banyak akal liciknya hwkwkwk
    masih penasaran apa yg bikin syo bener2 sebenci itu sama soojin..
    Dan kyu, smoga pas dia udah berpaling ke syo, syo nya masih tetep ada feel ke kyu

  14. adinda says:

    Maaf author baru komen di part ini hihihi.
    Dari awal part aku baca karakter soo eoni disini menarik banget dia nutupin kerapuhannyadgn ulah yg dia buat,mungkin karna itu dia jadi kepuasannya sendiri karna kekecewaannya karna masa lalu.

    Nyesek banget bacanya kalo kencan pertama kyuhyun soojin berhasil tapi langsung puas pas kencan ke2nya di gagalin pas soo eoni dateng dgn wajah tanpa bersalahnya. Hihi

    Dan poor buat soojin kegeeran bgt klo kyuhyun yg pesen tu meja,kyuhyun malu bgt tu pasti ketauan boong wkwkw

    Iya thor setuju sama yg lain kalo kyuyoung momentnya sampe part ini kurang bgt,banyakin dong thor.

    Semangat terus nulisnya🙂

  15. Sung_Hyoomrim says:

    Mianhae jeongmal mianhe thor baru comment di part ini. nice bingit thor kalau bissaa banyakin thor moment kyuyoung,.semangat terus buat mu thor

  16. sebelumnya aku mau minta maaf karna baru koment disini. ff yg bagus soo disini jd gadis yg ambius dan agak nyebelin menurut aku tp mungkin soo punya alasan kenapa dia bersikap seperti itu.

  17. Applause buat Author, nggak tanggung² buat ngegambarin karakter dan pemikiran tiap² karakter, kagak ada yang dibuat jaim disini, oke ditunggu kelanjutannya 👏

  18. First, sorry karena bru komen disini ^^ aku baru buka KSI dan liat ff ini dan krn menarik aku langsung baca chap 1 sampai 6 kkk~

    So, this is great story! Caramu menggambarkan Soo yang arogan, ambisius, dsb itu keren. Tapi aku gak merasa Soo disini perannya antagonis hihi malahan aku merasa dia tokoh protagonis yg melindungi dirinya dgn bersikap seperti itu (?) Mungkin dia seperti itu agar masa lalunya gak terulang atau balas dendam sama Soojin? Just author know it >< seru aja bayangin muka Kyu dan Soojin saat tau kencan mereka gagal *ketawasetan*

    Sorry kalau banyak bacot kkk~ Tapi ini ff keren dan bikin greget deh ditunggu part selanjutnya ^^

  19. First, sorry karena bru komen disini ^^ aku baru buka KSI dan liat ff ini dan krn menarik aku langsung baca chap 1 sampai 6 kkk~

    So, this is great story! Caramu menggambarkan Soo yang arogan, ambisius, dsb itu keren. Tapi aku gak merasa Soo disini perannya antagonis hihi malahan aku merasa dia tokoh protagonis yg melindungi dirinya dgn bersikap seperti itu (?) Mungkin dia seperti itu agar masa lalunya gak terulang atau balas dendam sama Soojin? Just author know it >< *ketawasetan*

    Sorry kalau banyak bacot kkk~ Tapi ini ff keren dan bikin greget deh ditunggu part selanjutnya ^^

  20. soo eon kereeen, soojin ampe syok waktu soo datang ke acara kencanya..
    penasaran banget sama masa lalunya soo eon and soojin sampe mereka gak akur begitu..
    nextnya di tunggu..

  21. Iinmyn says:

    Bagus ff nya, tp berharap di next chapter lebih banyak kyuyoung moment, kalo bisa ada second male..fighting thor nulisnya🙂

  22. Zea Mays says:

    DOR! Wakakakak ampun deh Soo, kamu emang the best!! DX

    seorang ibu tetaplah ibu, yang nggak mungkin rela ‘ngebunuh’ anaknya, ya begitu juga emaknya kyu, yah yah walaupun beliau buta harta, kayaknya sih. lol😄

    kalo nggak ngerti Soo lagi balas dendam sama kakaknya, aku bakal ngira dia lagi cemburu karena ‘ngusilin’ Kyu mulu😄

    ini part enam, dan kayaknya misteri belum terpecahkan, yah kali ini komenku pendek, nggak tau mau komen apa soalnya._.v

    maj nebak ah, choi sulli adalah tokoh penting? kayaknya #DOR😄 DX

  23. kayaknya aku mulai ngerti apa yang terjadi sama kakak beradik ini. baik dari soojinnya sama sooyoungnya, tapi entah dugaan aku meleset tentang masalalu mereka.
    perasaan kyuhyun ke sooyoung ngga ngembang ya? sebatas rasa penasaran aja. dia masih fokus sama soojin soalnya *ngga sabar XD*
    dan satu lagi, kurang panjang heheheh😀

  24. iffahgames says:

    Helloo… Aku reader baru dan baca dari chapter 1-6 ini…jujur aja hukum Gossen 1 berlaku disini (untukku). Awal baca dari chapter 1,2,3 sangat menarik dan aku sangat suka gaya bahasa author,hehee…tapi mulai chapter berikutnya kesini,jadi kesannya datar dan yah maaf banget ini yah,umm membosankan dan terkesan di ulur-ulur,tapi per chapter juga belum panjang menurutku *ditabok author* ummm.
    Tapi yang suka dari author itu, dalam menggambarkan kaakter para tokoh yang sangat kuat disini, ditunjang dengan gaya bahasa author yang khas, membuat emosi reader terbawa dalam tiap diksinya *apalah ini bahasanya* hehe maaf ya author udah ketemu reader nyebelin macam aku *nyengir* fighting! i’ll wait 4 de next chapt! Anyeeong ^^

  25. sooyngstrmuti2 says:

    serius aku makin gangerti sama sooyoung, kalo emang masalahnya sama kakak-gausah dibawa ke tempat kerja?? *apalahh . emangnya kenapa kalo soojin kencan sama kyu? soo juga udah dpt pangkat keinginanya-_____- gatau kenapa aku jadi gini:’v emang sih maunya kyuyoung jadinya. rumit dah, aku tuh gabisa diginiin.. tamvar aku mas bram…. wkowko next thoorr alurnya jgn kecepetann

  26. stefa_ni0310 says:

    Kok soojin makin deket sama kyuhyun sih.. kesel
    Sooyoung selalu ada cara yah, untuk gagalin kencan mereka.
    Adegan kyuyoung nya sedikit banget, boleh ditambah gak thor?
    Kayaknya sooyoung dan kyuhyun makin renggang gitu… sedihh
    Ditunggu next chapnya yahh^^ fighting!

  27. Mae says:

    Huhu sbnarx ap sc yg dlkuin sojin kpda soo dmsa lalu,aq jdi pnsran dc sma crtax tpi grgetan juga sama sfat soo….dtnggu part slnjtx ya?

  28. sooyi says:

    aku mkin pnsaran byangan gelap kta soo ttg msalalunya dan soojin
    thor part ini moment kyuyoungnya dkit bget

  29. Ummm.. menurutku chapter ini emg sdikit boring, sedikit sih thor. Mungkin karena chap ini hanya nyeritain ttg kencan Kyujin. Maaf ya thor, ini pendapatku :3
    JEngkel jga sih, Soojin bhagia bnget dg kencannya, untung aja kencan kedua ngga semulus yg pertama h@HA *tertawabarengSoo
    Untuk chap slanjutnya diharapkan lebih panjang ya thor hehe. Oya, aku masih penasaran dg masa lalunya KEdua Sister ini. OKay, see you next chapter ChindeWhorella🙂

  30. weenileon says:

    mungkin pngen tahu dlu masa lalu para putri choi x yaaa.
    Soal ny di part ini qu bingung, and merasa Soo eon terlalu kejam gtu…
    Next chapter ny dtunggu

  31. Penasaran sama masa lampau.nya sooyoung . .
    Aish soo memang unik , galaunya cuma bentar , trus bangkit lagi . .
    Hahaha
    amazing . next

  32. Makin penasaran masa lalu soojin dan soo eon
    Next part diungkapin dong sifat soojin ke soo eon di masa lalu
    Kyuppa mkin deket aja sama sojin -__-

    Next thor…… Ditnggu

  33. oh ayo dong thor ada cowo baru buat soo biar kyu nya gimana gituh please sih thor. tpi terserah author aja deh hhe aku tetap dukung ko post jangan lama2 ya thor

  34. Siska says:

    Makin lama makin flat, apalagi minimnya KyuYoung moment -_-

    Aku aja bacanya tidak semangat seperti chapter 1,2 & 3 krna udh ketebak ceritanya bakalan diulur lagi.

    Mungkin krna bnyk peminatnya x yaa, tpi seharusnya gk gitu jg
    Dan satu lagi, katanya mau posting seminggu sekali. Maunya sih agak diperpanjang dikit🙂

    Chapter ini yg menurut aku plg flat dan kurang menarik. Sekian ^^

  35. younger says:

    kenpa kyu deket ma soojin … kyuyoung moment nya kurang .. sooyoung sudah mulai menunjukan taringnya hahah aaahh.. Jdi Ibunya kyu ngerekrut
    soo krna sogokkan + kepingin
    buat kyu kesel.

  36. puji says:

    ngebayangin soo sama ommanya kyu satu komplotan
    jadi tambah seru nih,tapi masih penasaran ma masa lalu mreka yang masih tertutup rapat

  37. knapa kyu makin deket ama soojin..???? di part ini kyuyoung moment nya ngak ada. 😦 padahal gua berharap part ini bnyak kyuyoung momentnya..

  38. Iin says:

    Ayolah thor, ini keren banget ffnya cuma agak sesak aja waktu lihat kyuhyun sama soojin. Buruan dong thor buat kyuhyun cinta mati sama sooyoung gemes banget. Bikin kyuhyun lupa ingatan kek atau gimana gitu wkwk

  39. gregetaaaannnnn
    itu sooyoung udah mulai suka kan ya sama kyuhyun? itu penilaian aku aja sih, but, aku suka banget waktu sooyoung datang ke acara kencan kyu sama soojin wahahahah berasa menang banyak ngeliat mreka gagal kencan!!

    iya author chapter selanjutnya di panjangin dan masukin inti konflik. gak sabar soalnya ngeliat gimana sooyoung ngebuat soojin kyuhyun kelimpungan wkwk
    terus gak sabar juga ngeliat kyuhyun suka sama sooyoung, tapi ini masih lama kali yaaa soalnya ngeliat gelagat kyuhyun yang masih fall in love sama soojin😀

    oke dehh aku tunggu chapter 7 nyaaahhhh
    semangat authooorrr!!!😉

  40. FS says:

    penasaranan banget sama masa lalu duo choi ini
    sampai” musuhannya kayak begitu

    kyu sensi amat sih sama soo -__-

    next part ditunggu🙂

  41. yippie.. akhirnya publish juga
    . sooyoung makin greget sama akal bulusnya.. makin licik makin cantik dah ah.. *tamvar gue.. habis muka soo kalau dibikin antagonis cocok sih.. dibikin baik juga cocok.. pokoknya muka soo multitalent.. keke gue gak bisa bayangin ini gimana nyatuin kyuyoungnya.. coz kyu kayaknya udah klepek ma soo jin.. next yya.. hanya authorim yang tahu pertama kali lanjutannya.. keke

  42. dania says:

    Penasaran apa alesan sooyoung benci banget sama soojin. Tapi waktu bagian sooyoung mau nangis pas kencan kyu sama soojin berhasil gatau kenapa aku juga nangis loh thor. Walaupun disini sooyoung yang nyebelin buat kyuhyun tapi kenapa aku bencinya sama soojin ya hahahah. Next chapter ditunggu. Fighting

  43. sooyoung, sooyoung.. Apa rencanamu untuk slanjutnya? Hehe…. Hebat sih.. Cuman. Kenapa d sini syoo terlihat menjengkelkan? Tp aku aku suka hanya saja.. Alasan syoo seperti itu dr part awal belum terlihat jelas. Alasnnya berbuat seperti itu. Sejahat apa dulu soojin terhadapnya, perasaan Soo ke Kyu sbnrnya bagemana? Ff nhe penuh dengan tekateki dan aku akan slalu menanti next2 chapternya. Smangat thor!

  44. febryza says:

    hehehehe aku jadi senyam senyum sediri baca adegan terakhir part ini. ciye soojin yg udah ngira kalo kyuhyun yg mesenin tempat gataunya sooyoung dtg terus bilang kalo dia yg pesen hahaha soojin malu tuh terus kyuhyunnya gabisa marahin sooyoung hahaha

  45. maaf baru komen di part ini , dari kemarin mau komen sebenernya cuma sempet lupa password wp hehe

    ff kamu bagus banget thor , sooyoung walaupun perannya jahat tapi dia tetep masih disukai sama pembacanya, jarang ada yang bisa buat cerita gini dimana peran anthagonis lebih di sukai oleh pembaca hehe

    Jadi pensaran si , gimana jalan cerita selanjutnya kalo sampe kyuhyun suka sama sooyoung .
    next partnya ya kyuhyun makin sebel sama sooyoung hehe

    mungkin ini bakal jadi jalan cerita yang mendukung kata-kata makin benci makin cinta hehe

  46. Rizky NOviri says:

    aku ikut terpuruk kyk syoo wkt gagal ngegagalin kencan prince charming ama si gadis bertopeng :3 *lupa sebutan soojin* :v

    tapi ini ending yang membahagiakan walau kurang memuaskan karena keberhasilan menganggu kencan terasa singkat😀

    ah ah ah
    makin cinta ama ini ff.. gak sabar nunggu lanjutannyaaa…
    next author..🙂 semangaaaatttt..

    sooyoung masih penuh misteri..🙂

  47. Afliana Alya says:

    Ya ampun si Soo evilnya minta ampunn .. Ganggu org yg lagi kencan . Tp gpp dripada KyuJin berhasil kencan 2 kali berturut-turut … Mending gagal + ngakak liat moment dimana Soo datang menggagalkan acara kencan KyuJin dgn senyumnya .. Hahah:D

    aku merasa Soo di chapter ini berbeda dari chapter yg lainnya ..
    Ada sesuatu dari Soo yg mulai muncul ke permukaan (?)

    lanjut yah thorr . Ditunggu chapter slanjutnya … Daebak!!

  48. Ternyata Sooyoung nyogok eommanya Kyuhyun supaya bisa kerja di Hollow.
    Nyebelin bgt pas kencan pertama soojin berhasil,tapi untungnya kencan kedua gagal.
    Penasaran sama masa lalunya Sooyoung-soojin.

    Next part ditunggu ^^

  49. Ehhh benci bget ama hubungannya KyuJin(Kyu+Soojin) … Tambah kesel lagi pas waktu Soo gagal ngegagalin kencannya Kyujin … Sebellllllllllll

    Tapi seneng juga karena akhirnya Soo berhasil merusak kencan Kyujin di resto China #GakbisangebayangingimanamukanyaKyudanSoojinHahahahahaha… Sebenarnya kenapa sehh antara Soo young dan Soojin ampe githu musuhannya … Gimana sehh masa lalu meereka …
    Ditunggu kelanjutannya …
    Semangat …

  50. Sie says:

    Annyeong…
    Ga kerasa ya udah “six” aja, yak ampun semakin kesini aku semakin kepo, adrenalin pas bacanya jadi kepacu, penasran banget, abis ini gmna ya, trus apa lagi ya, errrgghhh…. Greget..greget..greget…
    “seven”nya juseyo…
    Gomawo

  51. windasonelf says:

    Jengkel ama Soo tp y ak suka xD Btw ak pnasarn am Masa llu soo ampe sbgtu kejam nya am kkak ny sndri..

  52. herma pristianti says:

    lah aku kaget bgt thor.baru buka KSI seneng yang paling atas ffnya author pas aku baca ada tulisan dedicated to Herma Pristianti ahh senangnya😀 makasih loh thor🙂 padahal dah lupa emang aku komen apa di part sebelumnya hehehe😀 sebodo amat lah .bener deh thor aku kepo banget sama ff author semakin penasaran sama masa lalu sooyoung sama soojin .terus makin penasaran apakah kyu bakal naksir sama si soo atau tetep naksir sama si soojin.ditunggu terus next chapnya thor🙂 FIGHTING!!🙂

  53. icha99 says:

    Author bener bener tepat janji dech, seminggu sekali dan bener aja hari ini dipost🙂 part ini ga begitu banyak konflik nya dan i hope next chapter bakal lebih seru.. Fighting^^

  54. Jujur.part ini emang boring.oke oke.gue hanya mencoba untuk jujur aja ya:-)
    gue pikir tadinya part ini bakal lebih dikeintiin ke bagian pas sooyoung nangis itu.kadang-kadang bagian yang dia nangis itu emang penting.just my opinion
    gue lebih suka endingnya:-(mungkin ini agak boring gara-gara SOOJIN YANG MENANG.OH YEH DAMN, I HATE IT
    by the way, semangat buat next part dan PLEASE NEXT PART IS LONGER
    THAN THIS PART YO

  55. Aku suka penokohan Sooyoung disini. Arogan tapi rapuh, there must be something between these sisters. Dan aku juga suka Kyuhyun yang nggak memprioritaskan Sooyoung seperti ff yang lain. In other words, this ff is awesome on its own way. I’m an author too, and you inspire me. Keep writing😁

  56. semakin penasaran sama hubungan Soojin & Kyu, mereka udah sedeket apa sampe kencan gitu..
    lucu bayangin Sooyoung yg ngegagalin kencannya mereka berdua..
    Soo mulai suka sama Kyu ya??
    ditunggu part selanjutnya karena bener-bener penasaran sama masa lalunya Sooyoung sama Soojin..

  57. fransiscafrtnta24 says:

    ohh jdi sooyoung jdi gini karna soojin ngelakuin sesuatu ke soo d masa lalu ?!
    iyaaa nii, mana kyuyoung moment nya ……..
    makin kesel liat kyu ama soojin -_-
    aplgi yg pas soo gagal hancurin kencan ituuu😡 tapi akhirnya berhasil juga ckckck hidup soo eon ! >:)
    penasaran selanjutnyaaaaa, ditunggu
    hwaiting !

  58. raissa says:

    hai author:) gilaaaaa sooyoung makin keren aja haha:D sempet greget pas kencan pertama berhasil-_- tp langsung puas pas keduanya gagal:D serius keren banget. Oke fighting buat nextnya. Annyeonghaseyo~

  59. rise says:

    Anyway aku jd ga sabar nunggu hari minggu karna ff ini.
    Tp please aku penasaran bgt bgt bgtttt sama masa lalu nya soo eonni.
    Next part tolong diperjelas lg yaaa🙂

  60. putie A says:

    Kenapa aku ngerasa gak suka yah sama Soo yang gini dan dibeginiin *elahapalah penasaran kenapa Soojin sama Sooyoung begitu ? Tapi aku suka ff ini paling ditunggu tunggu dan masih berharap+nunggu moment Kyu-Young nya hehehehe next part aku tunggu

  61. Sooyoung mah klakuannya antra licik dan gk tw malu😀 hebatnya, sooyoung kgak ada gugup2nya pas tba2 dteng ngehancurin kencan soojin sma kyu, klw orng lain mah pda kringetan klw buat bos nya marah, lah.. Sooyoung mah mlah santai2 aja, mna masih stia nanggepin dngn snyuman lg, pdhal kyu udh bner2 emosi😀

    pas sooyoung gk brhsil gagalin kencan prtma kyu, jadi ksian jga sma soo.
    Kyaknya masa lalunya soo bnar2 mengenaskan deh, smpe segitu bhagianya soo klw ngelihat soojin kalah,

    aaahh.. Jdi Ibunya kyu ngerekrut soo krna sogokkan + kepingin buat kyu kesel.:-/

    Next partnya slalu ditnggu, apalg mulai mncul2 mslh yg sbnrnya, msh mnunggu bngt moment2 kyuyoung yg diluar dugaan😀

  62. ajeng says:

    Aku bakal di bikin bingung sama ni sama ending nya .. Belum ada tanda tanda kyuyoung nya ..
    Di tunggu kelanjutan nya

  63. Ngeselin banget lama lama soojin yak*_*
    Yaa sooyoung jual mahal dikit napa nak ini main nimbrung gitu aja lol:’)

    This is a good chapter thou but i expect a better chapter for the next! Fighting!^^

  64. Gregett hahah. bener thor di part selanjutnya kalo bisa udh masuk ke konflik aja, sama jelasin kenapa soo sebel banget ama soojin hhhaa. Dan banyakin kyuyoung momentnya yaa xD

  65. Choi Sooni says:

    Kn aLur’a jd engga jeLas..
    Jngn trLaLu banyak chapter Lah thor..
    Engga ada konflik sama sekaLi..

  66. Youngra park says:

    Ishh gila sooeoni brani bgts kalau kita pasti malu bgts ngacau kencan orang secara frontal seperti itu pasti gk bakalan brni tapi aku jga gk ska hubungan kyuppa sma soojin chigu gk ad cast cowo lain kh gtuh yg suka sma sooeoni n ngejar2 sooeoni smpai kyuppa cemburu gtuh n lupa sma soojin n sadar kalau dia tertarik sma asistenny kalau menurut ku yg cocok kalau ad cast kya gtuh sih donghae oppa aj kan di terkenal romantis jadi bwt jga dia romantis ke sooeoni dan bikin kyuppa cemburu dan soojin iri sma sooyoung tapi sooyoung gk ska sma donghae oppa aku sih cma kasih saran karna aku jga penasaran sma sifat jelekny soojin n apa yg dia perbuat sma sooeoni sma sooyoung rasany gk mau lhat dia bahagia padahal kan mereka saudara gk mungkin tanpa sebab itu sooyoung kelakuany seperti itu ke soojin pasti ad alasany

  67. mauli says:

    jengkel bgt sm soojin sok putri deket sm kyuhyun. ini author sukses bkin aku benci ke soojin ckck but seneng deh soo mulai nunjukin taringnya pas di resto itu xD pengen deh liat soo keliatan sedih dan butuh sandaran gtu dan kyu jd ngerasa gmna gtu…..pokoknya ditunggu selalu ff mu ini fightinggg

  68. annisap says:

    new readers nih, suka banget deh sama ff ini, alurnya ga terlalu cepet dan dapet banget feel pas bacanya hehe.tapi aku agak ga suka sama part ini,,, kaya kurang dapet feel nya, kaya ada yang kurang gitu dari part ini, hehe.
    di tunggu part 7 nya!!, semoga juga lebih dapet feelnya heheh

  69. Kang Yong Ae says:

    aduh gila jangan sampe aku terlalu masuk dalam cerita. soalnya apa? bisa2 emosi sama ini ff gara2 soojin sama kyu tambah lengket. tolongin ane thorrrr.
    jadinya ngerasanya bukan syoo yang jahat tp syoo yang menderita. aahh sangking sukanya sama syoo ini.

    demi apa masalah masa lalunya si choi bersaudara masih ga bisa ditebak.
    part selanjutnya banyakin kyuyoung moment ya thorr..
    semangat thorrr

  70. ihh sumpah aku gak suka banget sama soojin, apalagi dia nempel terus sama kyuhyuh oppa..
    pengen cepet2 kyuhyun oppa sama sooyoung eonni jadian.. duhh greget banget

  71. setiap partnya selalu seru dan saya senang dengan bahasa yang di gunakannya, kenapa dengan adik kakak itu di masa lalunya? next part di bahas kah? yang jelas tetap semangat bikin ffnya ^^ di tunggu moment kyuyoungnya di part selanjutnya, hwaiting!

  72. ell says:

    maaf ni sebelumnya.. aku ngerasa kurang sreg sma part ini..
    feel nya gak dapet.. kurang greget
    Tolong inti ceritanya lebih d perjelas lagi yahh.. biar gk glambyar ceritanya..
    aku penasaran sma apa yg terjadi d masa lalunya soo..? semoga dpt terjawab d part berikutnya..
    semangat thor.. q menanti kelanjutannya.. fighting!!!

  73. 이태라 says:

    selamat chingu udh sukses bikin aku sebel sm soojin disini
    dan seketika moodnya dibalikin gara2 kemenangan sooyoung tepat bgt abis soojin muji kyuhyun cuma gara2 pesen kursi di resto sumpah itu awkward moment bgt buat mereka

  74. Nora says:

    Kyu makin deket sama soojin, syo kanapa sbegitu bencinya sama soojin? Penasaraaan. Nice ff👍 next partnya jngn lama2 ne😘

  75. Aku suka part ini, thor (walaupun bacanya kebanyakan bikin nyesekk gegara KyuJin(?) xDd)
    Di part ini mulai rada dibuka ya perasaan Sooyoung (aku sukaaa…)
    Dia punya rasa ganjil ke Kyuuu (akhirnyaaaa… ^_^)…
    Dan yang bikin ketawa tuh past di bagian akhir ituloh masak dia dengan wajah tanpa dosa datang ke kencan KyuJin..kekekeke xD
    Menurutku part ini gregetin banget ya,,
    Kyuhyun kayaknya emang ada perasaan ya ke Soojin, secara dia kan jaga imej cool di kantor tapi beda perlakuannya ke Soojin, (ngajak Soojin bolak balik kencan brohh!!! xDd)
    Oke, next chapter katanya akan mulai inti, mungkin perlahan masa kelam Choi Sooyoung juga mulai dikupas ya..
    Sooyoungie sebenarnya terluka perasaan tapi dia berusaha mengesampingkannya, dan memilih terlihat strong (Daebakk..) padahal dari dalam ia rapuh ._.
    Next part ditunggu thor,, publish as soon yahh😀
    Gomaptaa… Hwaiting Author!!^^

  76. icha dewi says:

    Bagaimana sih sebenarnya masa lalunya soo apa yg telah di buat soojin ke soo apaaaaaa???!! Kkkkk penasaran banget nih gk tau mau komen apa lagi next part aja deh

  77. Jennyasckh03 says:

    Sukes bikin gua penasaran, semoga ga terlalu ngekonflik bgt ya, banyakin moment KY nya ya, rada kurang SREG klo kyu sma soojin

  78. Risqi says:

    masa lalu yang kejam? maksudnya apa? apa mungkin dulu soojin pernah menyakiti sooyoung atau merebut pacar sooyoung gitu?
    sooyoung ada perasaan ganjil ketika kyuhyun berduaan dgn soojin. apa mungkin sooyoung cemburu??
    sooyoung berhasil menggagalkan kencan kyuhyun & soojin nih.
    ditunggu kelanjutnya ..

  79. andini syoo says:

    Ada apa dengan soo di masa lalu penasarn
    Part imi kurang kyuyoung momentnya, part slanjutnya dimbanyaknya😀
    Jadi jengkel sama soojin, kliatan kyk soojin yg genit ._.

  80. lii ulli says:

    apa yang membuat soo begitu membenci soojin ?? kenapa masa lalu soo begitu kelam sampai mngkin soo tk bisa melepaskan masa lalu tersebut…. semakin kesini semakin sebel sama soojin ya… ah next part ya.. semngat nulisnya…

  81. mongochi*hae says:

    jeng jeng ….otak jenius soo kluar lg nh dg ide2 mujarabbny hhee
    ak kira soo bkal ngapain d.resto it trnyta ckup dg mjd org ketiga yg hadir…dan….prranggg…hancur dh it kencan…
    good job dh soo :y

    hn….mkin penasaraan ak dg masa lalu soo knp dia bsa mjd benci bgt dg ssuatu hal yg mbuat soojin bahagia. ap dlu soojin pernah mlkukan hal buruk pd soo ??

    next part dtunggu

  82. jinrap says:

    Sangat penasaran dengan apa yang terjadi dibalik:
    Yang terburuk adalah, ketika mengingat Soojin, perbuatan lampau kakaknya itu membayanginya kembali. Masa kelam yang berisi teriakan dan sentakan, kemudian kegelapan dan keterkejutan. Kemudian, kehilangan dan patah hati. Kemudian memutuskan untuk menyimpannya untuk diri sendiri. Sooyoung tidak tahu apakah ia akan sanggup melepaskan segalanya, meneriakkan semuanya, menyibak tirai kegelapan yang menutupinya. Dan ketika matanya mulai terasa pedas dan pedih, mau tidak mau Sooyoung mengakui bahwa mungkin, mungkin saja, ia tidak akan sanggup melakukannya.

    sebenernya ada apa dibalik masa lalu sooyoung? hmmm next chapt thor… kalo bisa agak panjang yaa hoho… suka banget sm ff iniii^^

  83. ini ff kalo belom tau inti konfliknya sampe lebaran.. Ntar lebaran nggak tenang..
    Setiap sabtu/minggu selalu cek KSI cuma buat nunggu ini FF mu Chingu..
    Next chap pliss lebih panjangan dikit :’D.. Selalu sukses bikin greget dan penasaran..
    Next chap lebih jelas ya Historynya Sooyoung jadi begitu ke Soojin..
    Kyaknya Sooyoung pernah disakitin sama Soojin sampe bikin dia sebenci itu..

    Mian chingu, comment kepanjangan .. ^_^
    Gomawo FF nya buat bacaan liburan gini pas banget😀

  84. Ihh si soojin kenapa lama lama makin deket sama kyuhyun
    Ayoo soo berjuang hahaah *senyumevil
    Lanjutin yaa thorrr
    Secepatnyaaaa

  85. yura says:

    Kenapa soojin sama kyu makin deket duh sebel bacanya 😂
    Penasaran bgt sama konflik sebenernya antara sooyoung sama soojin minggu depan ditunggu bgt loh

  86. Sooyounggggg210 says:

    Kapan nih kyuhyun nya mulai suka sama sooyoung ?
    Udah gregetan nih thor haha
    Ditunggu next nya ya

  87. Maya says:

    Kenapa ? Kenapa sooeon harus nangis ? Kenapa soojin harus menang ? Part ini bikin gue galau berat #nangismelukdonghae
    Soojin kampet so cantik bangke,:/ #penbakarsoojin
    Next part bnyakin kyuyoung author ! Ga tega liat sooeon hrus nangis..
    Hiks, next nya jan lama yeth !

  88. Dian says:

    Aku bingung sebenernya Sooyoung sm Soojin knapa sih kok mereka saling bersaing? Aku juga pgn tau apa Sooyoung punya perasaan terhadap Kyu atau cuma skedar balas dendam?

  89. ria says:

    Benci banget sama kenyataan klu soojin sama kyuhyun jd makin dekat -_-
    tp untungx soo berhasil hancurin kencan kedua mereka😀 *ketawa jahat bareng soo*
    eh iya soo udah mulai suka ya sm kyu :3??
    tp apa yg dlakuin sm soojin k soo dmasa lalu yg m’buat soo bahkan pengen nangis??
    b’harap next chap bakalan d jelasin🙂

  90. yeay! akhirnya keluar, thor yakin ga mau ngepostnya 2 kali seminggu??? lama banget thor sekali seminggu ituuu, udah penasaraaaan, hehehe. nextnya langsung ke intinya aja thor, soalnya terlalu lama juga kadang jadi ga fokus,, hehe itu aku siiiih. nextnya ditunggu ya thooor, semangadhhh

  91. Thor gua greget ihhhhh ngeliat Kyuhyun kencan sama soojin, geleuh. Chapter ini tuh chapter tergreget sumpah:g. Nanti kalau bisa bikin Kyuhyun nyesel karna telah milih soojin dibanding Sooyoung dong thor, ini greget moment aish😂😡

  92. bagusnthor ceritanya, tp jelasin dong knp si soo bisa saingan sama soojin sampe kayak gitu. penasaran sama masa lalu nya mereka hehe
    ditunggu next part nya thor

  93. Nine Nur Muharamah (Shin Hyunra) says:

    lah itu si soo nangis? kenapa? atau akunya lola._.
    btw, soojin apaansih? makin deket aja ama kyuhyun, andwae! aku berasa jahat juga gara2 aku ikut2an seneng tiap soo ngelakuin rencananya, ya meskipun aga sedikit takut sih, secara soo unpredictable banget disini..

    sebenernya konflik utamanya apasih Author? aku penasaran, sumpah deh. okelah choi siblings itu bedua udh saing-saingan mulu, tp pasti ada alesan lain kan..
    heehh aku tunggu part 7 nya aja..
    fighhttiingggg!!!!

  94. Sebenernya apa sih yang terjadi dengan soojin dan soo eonni dimasa lalu? Sebel banget lihat kedekatannya soojin sama kyuppa. Ditunggu next partnya……

  95. 이태라 says:

    okee chingu bikin sukses aku kesel jg sm soojin gara2 deket sm kyuhyun
    pasti ada masa lalu antara choi bersaudara itu yg bikin sooyoung sebel bgt sm kyuhyun
    and then kyuhyuuunnn ayo pandanganmu beralih ke sooyoung hahaha

  96. fanight says:

    Aaaa daebak, kyu tambah kesel ama soo..tapi menurutku itu sweet banget.. Oh iya sbnrnya soo kenapa si?

  97. Kok partnya trus ngeliatin keburukan sooyoung sih, setidak nya ada yg petunjuk kenapa sooyoung benci banget sama soojin. Kan baca nya seakan-akan soojin itu yg tertindas dan sooyoung itu tokoh antagonis.

  98. Dekyusoo says:

    klo nggak di depan umum, aku pasti udh koar-koar nggak jelas karena di part ini kyu ama soojin makin deket ..
    penasaran banget sama masa lalu nya soo, buat kyu tau donk tentang masa lalu nya soo dan belang nya soojin .. udh nggak kuat baca tentang kedekatannya kyu sama soojin ..
    kan kasian soo nya ..
    rasa nya jadi pengen di cerita terus misahin kyu sama soojin, trs nyatuin sooyoung sama kyuhyun ..
    part ini cukup panjang kok ..
    ditunggu lanjutannya .. dipart depan, kasih tau donk ke kyu masa lalu nya kyu sama belangnya soojin, walau cuman dikit .. seenggak nya biar kyu nggak terlalu marah sama soo, klo soo cari masalah lg ..

  99. dr part ini kayak udh muncul segerintil(?)spoiler knp soo ngelakuin hal2 yg jahat ke soojin. msh bingung gmn mau nyalahin soojin.. krn belom terlalu jelas alasannya. tp seakan nunggu jg masa keterpurukan soo spya bisa bikin kyu jd ngeliat ke soo😄 ini antara jahat & nggak(?). ditunggu next chapternya….

  100. Wah
    Makin bagus aja
    Daebakk
    Makin suka deh sama ceritanya
    Dan jelasnya makin penasaran sama masa lalu sooyoung dan soojin eonnie
    Nanti endingnya kyuppa sama sooyoung eonnie kan?
    Pokoknya 4 jempol buat ff ini
    Ditunggu ya part selanjutnya

  101. chocoyun says:

    soojin ama sooyoung knpa pada masa lalu? klo bisa buat flashbacknya ya^^ soo ama kyu malah makin jauh-,- ditunggu part 7 nya. fighting’-‘

  102. Jeni says:

    Aku nunggu banget part dimana penyebab sooyoung begitu membenci soojin nya
    yaaah cukup puas dengan sikap menyebalkan sooyoung di part ini
    part selanjutnya ditunggu yaaa
    ^^

  103. aichanie says:

    Hahay keterpurukan sooyoung nggak bertahan lama rupanya, jatuh sebentar dan langsung bangkit lagi~ kayanya keberuntungan ngga pernah jauh jauh dari sooyoung, ditambah otak liciknya juga dan dukungan dari cho hana, nah kan lengkap
    Ini tapi soojin sama kyu malah makin deket, ati ati sooyoung jangan sampe lepas kendali, pantau terus dan hancurkan haha
    Next part soon

  104. laras says:

    nice ff
    penasaran sama masa lalu sooyoung yang membuat dia slalu ingin menang dari soojin,semakin geregetan pengen banget kyuhyun sedikit saja memperhatikan sooyoung,kalau aku saranin sih next chapternya agak menjurus ke intinya aja,ya nggak langsung masuk inti juga tapi sedikit mengungkap apa sih yang ngebuat soo jadi bersikap seperti itu sama soojin ya kode-kode dikitlah jadi chapternya nggak puanjang-panjang soalnya kalo udah chapter 7 tapi masih teka-teki melulu ntar bisa-bisa chapter sampek dua puluh lebih takutnya feelnya agak kurang,ini sih cuma saran aja sih author pasti lebih tau lah yang terbaik buat ff nya.
    yang terpenting sih author tetap semangat buat berkarya dan tetep nungguin next chap yang tambah bikin penasaran🙂

  105. Penasaran sama apa yang d lakuin soojin waktu dulu k sooyoung dan bagaimana sifat asli dia,
    malas banget si kyu makin dekat sama soojin, cepat2 deh si kyu tau belangnya si soojin 😠
    d tunggu part selanjutnya

  106. DeA says:

    Aigoo. . . Soo bener2 jahat yah. . . Pasti malu bget tuh kyu n soojin pas soo dtang jga ke resto china itu. . .
    Btw, gk sabar pengen tau dulu kejahatan soojin ke soo it apa sih. . 🙂

  107. Vi says:

    Maaf sebelumnya yaaa… aku kurang dapet sama inti cerita di part ini. Kesannya gagal fokus sama inti ceritanya. Sebelumnya kamu lebih baik kok nulisnya.
    Hope you forgive me 😭

  108. cukup panjang kok part ini. masih bingung sama apa yang terjadi sama sooyoung di masa lalu. sempet ngira-ngira sih apa yang bikin sooyoung nangis cuma karena soojin-kyuhyun sukses kencan. tapi hebatnya si soo cuma terpuruk beberapa saat abis itu langsung pasang senjata lagi wkwk. moment kyuhyun sooyoungnya terlalu dikit digambarin di part ini. disini cuma keliatan kyuhyun suka soojin dan sooyoung cuma another people di hidupnya yang keberadaannya penting-ga penting. ya begitulah pokoknya hahha. ditunggu nextnya meyda

  109. puputsite says:

    ehm gimana yah chapter ini kurang greget.. Mungkin karna interaksi kyuyoung kurang kali yah.. Entah bca kecepetan tp brasa pendek sorry..

  110. knighty says:

    Nungguin ff ini seminggu hehee, tapi agak kecewa soalnya agak pendek.
    Penasaran sama masa lalunya sooyoung dan soojin mungkin updatenya agak dipercepat kali ya biar gak cepat bosan hehehe. Kyuyoung moment nya banyakin dong thor hehehe. Hwaiting buat part 7! Selalu nungguin kok thorr^^

  111. pajin says:

    ngerasa aneh sama gimana gitu sooyoung perannya antagonis banget😂 tapi ini semacam hal yang baru buat aku, soalnya sooyoung suka jadi peran protagonis terus.. thor pengen dong sekali-kali kyuhyun pov semuanya jadi biar tau apa yang dia rasain pas sama soojin atau sooyoung dan juga pengen gitu entar dijelasin kenapa soojin sama sooyoung saling benci banget? Apakah karena masa lalu? nextnya secepatnya ya thor😊

  112. gregetan dah ngeliat si soojin makin dekat sama si kyuppa!! rasanya pengen bgt disingkirkan secepat-cepatnya tuh si soojin..
    Tapi sebenarnya apa yg dilakuin soojin sama syoo eon di masa lalu? sampai syoo itu begitu gak suka sama kakaknya??
    Kapan juga nih si kyuppa mulai perhatian sama syoo eon?? Kok rasanya kyuppa makin nempel aja sama si soojin-__-
    next partnya ditunggu!!

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s