TREAT YOU LIKE A KING Bag.3

“ TREAT YOU LIKE A KING ”
Puppy_Ky proudly present..

TYLAK

A Fanfiction of Kyuyoung😀

Poster by Arza

Bag. 1| Bag.2

(Disclaimer : Kisah lain dari kehidupan 2 anak manusia yang menangis dan tersenyum karena cinta ^^. FF ini adalah kumpulan notes aku di FP Fanfiction of Kyuyoung, dan di republish di Blog pribadi aku dan di KSI ini.)

Happy Reading, Dear..

~Choi Sooyoung seumur hidupnya ditakdirkan untuk mengurus hidup Cho Kyuhyun. Karena Cho Kyuhyun tak bisa hidup tanpa campur tangan Choi Sooyoung~ Puppy_Ky.

Diluar jendela yang menghadap taman, terlihat daun-daun mulai berguguran. Aroma musim gugur yang kering terbawa kesetiap sudut chung’ang international high school.
Sementara keadaan di kedua kelas yang hanya dibatasi lorong untuk akses ke toilet cukup bertolak belakang. Satu kelas begitu gaduh karena kebetulan sedang tidak ada guru, sementara kelas yang satu lagi begitu mencekam oleh suasana presentasi tugas yang tengah dilakukan oleh siswa-siswanya. Sudah dapat ditebak, kelas super gaduh adalah kelasnya sooyoung, sementara yang sedang presentasi didepan kelas khusus adalah seorang Cho Kyuhyun.

“ Well done Mr. Cho, presentasimu cukup memuaskan. Kuharap kau memperbaiki beberapa data yang kelihatannya agak tak valid lagi mengenai beberapa perjanjian internasional yang menimbulkan kerugian diantara dua pihak yang berdiplomasi. Untuk yang lain, siapkan presentasi terbaik kalian besok.”

“Nde. Miss jung.” Kompak seluruh siswa.

“Hari ini kucukupkan sampai disini. Selamat siang.” Dengan efisien, Miss jung merapihkan barang bawaannya dan memasukan semuanya kedalam tas tangan BLACH nya.
Semua siswa namja mengekori langkah anggun guru bernama lengkap Jung Jessica tersebut sampai raib dibalik pintu kelas.

“Gah! Bisa-bisa aku gila setiap kali Miss Jung mengajar dikelas kita” desah seorang namja dengan gummy smilenya.

“Yah! Wae Hyung? Jangan bilang kau naksir sama dia.” Timpal seorang namja yang kini tengah duduk diatas meja si pemilik gummy smile.


“Kau pikir aku sebodoh itu tuan Choi Minho. Peraturan di sekolah ini sangat ketat jika menyangkut skandal. Boro-boro hubungan asmara Siswa dengan Gurunya, bahkan hubungan antar siswa pun sangat diawasi, apalagi untuk kita yang berada di kelas Khusus. SANGAT DILARANG. Bisa-bisa kita ditendang dari sekolah ini sebelum lulus. Membayangkannya aku tak mungkin mengambil resiko itu.” Jelas Lee Hyukjae sang pewaris perusahaan enternainmet EBS.

“Aku juga dengar hal itu dari orang tuaku. Peraturan macam apa itu. Masa kekantin bareng sambil gandengan tangan saja langsung dapat peringatan. Sungguh tak mengasyikan.Lalu alasan hyung bisa gila ketika Miss jung mengajar itu apa?”

“Mau bagaimana lagi. Siswa kelas Khusus ditekankan untuk cari ilmu bukannya cari jodoh hahaha…Mmm aku bisa gila karena setiap hari dia selalu memberi kita tugas yang sulit”

“Hahaha Hyung betul. Tapi aku dengar ada orang yang kebal terhadap peraturan itu…” Minho melirik kearah namja yang tengah membereskan Laptop dan barang bawaannya kedalam ransel, di ikuti oleh lirikan hyukjae terhadap namja yang dimaksud oleh Minho itu.

“Kudengar dia memang sialan beruntung dan tak takut pada siapapun.” Keluh Hyukjae.
Ketika orang yang dibicarakan menatap kearah mereka, keduanya kompak melambai dan tersenyum aneh.

“Kau pulang sekarang Kyu?” sapa Hyukjae basa-basi.

Orang yang telah selesai memasukan barang bawaannya ke ransel dan bersiap untuk pulang itu, kini hanya membalas sapaan dua orang dihadapannya dengan senyum segaris.

“Tak ada yang harus kita kerjakan lagi kan di sekolah, jadi tentu saja aku mau pulang.”

“Hyung~ aku boleh ikut mobilmu kan? Ngomong-ngomong rumah kita searah.”
Kyuhyun menghentikan langkahnya ketika Minho menarik-narik lengan kemeja panjangnya, dan menghadiahi ‘bocah aneh’ itu tatapan laser.

Kyuhyun menjuluki namja bertinggi 180 cm itu bocah aneh bukan tanpa alasan yang jelas. Bagaimana tak aneh, ketika yeoja2 satu sekolahan mengerubungi bocah itu dan berlomba-lomba menarik perhatiannya, bocah itu malah berlari menyelamatkan diri kearahnya yang pada waktu itu sedang duduk2 dengan Donghae. Para yeoja tentu saja terus mengejar-ngejar Minho, namun ketika berhadapan dengan dua sosok yang sangat jarang bicara dan terkenal angkuh mereka langsung menghentikan aksinya dan merasa segan pada sosok Cho Kyuhyun dan Lee Donghae dan dari kejadian itu kemanapun mereka pergi, Choi Minho selalu ingin mengikuti.

“TI..DAK” jawab kyuhyun tak memperdulikan tampang berharap Minho.
Lihat saja salah satu keanehan bocah itu. Bisa masuk kelas Khusus karena program akselerasi, yang sebetulnya dia belum pantas masuk senior high school jika dilihat dari umurnya yang dibawah rata-rata usia siswa kelas khusus. Tapi memang begitulah trah keluarga Choi, selain kaya raya keturunan keluarga itu seperti dikutuk untuk jadi para jenius dalam bidang akademik.

“Ayolah..Donghae Hyung hari ini tak masuk, aku takut pulang sendirian melewati lorong dengan penuh para gadis.” Minho sendiri bergidik hanya untuk membayangkan dirinya kehabisan nafas dihimpit dari berbagai arah oleh gadis-gadis gila itu.
Kyuhyun tampak melembutkan raut wajahnya dan memandang Minho sekilas. Minho memanfaatkan situasi itu untuk beraegyo selucu mungkin untuk meluluhkan kepala batu karang Kyuhyun.

“Tetap TI..DAK” tandas kyuhyun kembali ke raut wajah seriusnya. Kyuhyun segera melangkahkan kakinya pasti meninggalkan kelas Khusus dan menuju ke lapangan parkir. Sebelumnya sooyoung sudah ia kirimi pesan singkat untuk langsung menunggunya di mobil ketika jam pulang sekolah.

“Hyung~ kau tega sekali”

Kalau saja di kelas sudah tak ada penghuninya selain mereka bertiga mungkin Minho bersedia menangis dan berguling-guling dilantai. Tapi ini masih ramai dan tampaknya Kyuhyun bukan tipe orang yang mudah berubah pikiran.

“Kau pulang saja denganku, otthe?”
Hyukjae merasa kasihan melihat maknae kelas khusus itu tak mendapatkan tumpangan dari Kyuhyun, lagipula ia sekalian bisa ikut ketularan pesona charisma seorang Choi Minho, hoho jadi gadis-gadis itu mungkin akan beralih mengejar-ngejarnya. Terasa di surga.

“Baiklah, mau bagaimana lagi” Minho pasrah menerima ajakan Hyuk.

“Yak! Ada apa dengan tampangmu itu. Apa bedanya ikut denganku atau dengan Kyu? Aish~ dasar bocah tak tau terima kasih”

“Sudahlah~ ayo kita kita pergi, aku tau rencana busukmu Hyung. Tertulis jelas di jidatmu”
Minho berjalan mendahului Hyuk masih dengan setengah minat. Tak dipedulikannya para gadis yang sudah menjerit-jerit seperti kesurupan ketika ia mulai keluar dari kelas Khusus.

“Apa sebegitu terbacanya rencana cemerlangku?” gumam Hyuk sambil mengusap-usap jidatnya.

~TYLAK~

Langkah kaki ringan terdengar dari sepatu converse, sesekali si pemilik kaki bersenandung tak jelas. Besar nanti, ia yakin jadi penyanyi terkenal jika tidak di dunia Ekonomi.

Dari jarak 10 meter, ia bisa melihat gadis yang ia minta menunggunya tadi tengah terkantuk-kantuk.

Cis~ Dasar kepala bantal!

Tapi tak urung namja tinggi itu mempercepat langkah kakinya demi secepatnya sampai ke mobil yang terparkir rapi di bawah pohon yang cukup rindang.

Lebih dekat, lebih jelas wajah lelap yang kini terlihat sedikit terusik dengan paparan sinar matahari sore. Kyuhyun –namja tinggi itu- menggerakan tangannya kearah sinar matahari yang memang menyilaukan.

Perlahan sinar matahari menjauh dari wajah lelap sang gadis, kyuhyun sengaja menggeser posisi berdirinya supaya menghalangi sinar matahari menembus kedalam mobil dan mengusik tidur Sooyoung –gadis yang menungguinya didalam mobil-

Lama ia berdiri mematung. Sudah cukup sepertinya ia bertindak konyol, mencoba menjadi lebih gentle!

“Sial panas sekali! YAK!” Kyuhyun berteriak dan menggedor pintu bagian dimana sooyoung tertidur. Perlahan sooyoung mengerjap-ngerjapkan mata bulatnya dan mengusap cairan dipipinya.

“Eoh kau sudah disini? Kenapa tak langsung masuk saja.” Sooyoung dengan polosnya membenarkan posisi duduknya dan menguap panjang untuk terakhir kali.
“Kemana paman Sam?” Kyuhyun tak menghiraukan pertanyaan sooyoung dan memilih langsung mendudukan bokongnya pada kursi sebelah sooyoung.
“Membeli Soda katanya, sekitar eung~ entahlah aku lupa dan jatuh tertidur”
“Kau! Aku tau kau punya kebiasaan tidur dimana saja tanpa mengenal tempat. Lain kali jangan tidur di mobilku seperti tadi. Merepotkan”
“Kau..kenapa lagi sih?!”

~TYLAK~

Sisa-sisa semburat jingga masih terlihat di ufuk barat. Sang raja hari telah tergelincir keperaduannya. Sementara Sooyoung tengah berkutat dengan urusan kamar mandi di kediaman keluarga Cho.

“Kyu, Airnya sudah kusiapkan” Teriak Sooyoung dari dalam kamar mandi bernuansa hitam putih classic dengan perlengkapan serba American Standart.

“Coba dulu dengan sikutmu, aku tak ingin kau merebusku hidup-hidup nona Choi” tak mau kalah Kyuhyun berteriak dari atas sofa malasnya.

“Sudah kuperiksa. Sesuai seleramu.”

“Aku ingin sabun aroma mint” Kyuhyun mulai beranjak keambang pintu kamar mandinya.

“Kau ini. Cepatlah!, semua aroma sudah kusiapkan dipinggir bath tube. Kau tinggal pilih sesukamu. Dan biarkan aku pergi.” Sewot sooyoung. Tapi dirinya heran, kali ini Kyuhyun tak menimpali kesewotannya.

“Kyu..” Sooyoung berbalik mendapati siluet tubuh jangkung diambang pintu.
“Sooyoung~ah kau mau pergi kemana? “ mata dengan pupil besar itu menatap dengan polos dan penuh tandatanya.

“Pergi? Ah~” Sooyoung yang asalnya bingung dengan pertanyaan kyuhyun kini sadar dengan maksud lain yang dipikirkan otak terlampau pintar kyuhyun. Ada sebongkah lubang dalam di hatinya mengingat Kyuhyun terlalu sensitive dengan kata “pergi” ataupun “perpisahan” antar mereka.

“Maksudku. Aku tidak mungkin ikut mandi bersamamu. Aku akan menelpon bibi dan melaporkan perbuatan burukmu hari ini”

“Oh~”

“Oh~?” sooyoung hanya membeo, kembali bingung dengan respon kyuhyun.

“Kka! Katanya kau mau mengadu pada ibu. Cih~ dasar tukang adu” tutup kyuhyun bersamaan dengan didorongnya tubuh Sooyoung keluar dari pintu kamar mandinya yang mewah.

“Benar2 beruang ini!”

~TYLAK~

Sooyoung segera berjalan kearah kamarnya di sayap kanan Mension keluarga Cho setelah menitipkan segala kebutuhan Cho Kyuhyun kepada paman Park. Sejak ditinggal wafat oleh kedua orang tuanya, sooyoung ditempatkan oleh nyonya Cho pada sebuah kamar yang nyaman yang mengarah pada kebun mawar di sayap kanan Mension. Sooyoung sangat senang dan penuh terima kasih pada kebaikan nyonya Cho yang notabenenya sahabat mendiang ibunya.

“Ugh~ hari ini badanku serasa remuk sekali” keluh Sooyoung. Sooyoung menggerak-gerakan kepalanya melepas penat, dilihatnya jam sudah menunjukan pukul 08.30 KST ketika ia melewati jam besar di dekat tangga.

Kamarnya adalah sebuah ruangan dominan putih-cokelat kayu dengan ranjang ukuran queen size sebagai central ruangan. Sooyoung tak mau repot-repot mengganti pakaiannya dengan pakaian tidur dan langsung menjatuhkan diri pada kasur empuknya. Tidak sampai 7 menit kemudian,dirinya sudah masuk kealam bawah sadar. Good night Choi Sooyoung.

~TYLAK~

Duk..duk..duk
Pintu putih mahogany terdengar di ketuk dengan pelannya pada pukul 06.00 KST.
“Nona,,” suara berwibawa paman park mengiringi ketukan itu. Tapi belum ada tanda2 kehidupan pada ruangan dibalik pintu tersebut.

“Nona Sooyoung, apakah anda sudah bangun?” kembali Park Jungso memecah hening dilorong sayap kanan tersebut.

Sooyoung bergelung malas diatas tempat tidurnya, namun mau tak mau gadis itu memaksakan membuka kelopak matanya.

Mata bulatnya sekilas menatap jendela yang lupa ia tutup kemarin malam dan iapun baru menyadari ia tidur dalam keadaan tak memakai selimut. Pantas saja ia merasakan pagi yang dingin menusuk pori-pori kulitnya.

“Nona..”

“Nde paman. Aku sudah bangun. Terima kasih ya” Sooyoung baru ingat menjawab ketukan dari orang kepercayaan nyonya Cho hana tersebut dengan sederet kalimat.
“Baiklah saya permisi, Tuan muda sudah saya bangunkan dan beliau sedang di kamar mandi.”

Sooyoung melirik jam digital pada lemari samping tempat tidurnya, kemudian mengutuk karena jam tersebut sudah menunjukan angka dimana ia bangun kesiangan.

Setelah bergegas dengan ritual paginya di kamar mandi, Sooyoung menyeret langkahnya menuju kamar milik tuan muda Cho yang berada disayap kiri Mension. Andai saja kamar mereka sama2 berada di sayap kanan, tentu Sooyoung tidak akan terlalu mengeluarkan banyak tenaga untuk melintasi ruangan demi ruangan hanya untuk mempersiapkan pagi harinya seorang Cho Kyuhyun. Tapi nyonya Cho memang sengaja member ‘jarak pemisah’ diantara kamar keduanya.

“Cho buncit, kau lama sekali di dalam” Sapaan pagi Sooyoung lontarkan, mendapati suara gemericik air yang berasal dari kamar mandi kamar bernuansa biru dan putih milik Kyuhyun. Tanpa menunggu jawaban dari sang empunya kamar, sooyoung geleng2 tak habis pikir mendapati tempat tidur dengan kelambu dan ranjang dari kayu jati seperti terserang badai tropis.

Bukan sooyoung yang akan membereskannya rapi seperti semula, karena itu bukan tugas Sooyoung. Kalaupun sooyoung mau merapikannya itu semata-mata karena kondisi darurat saja. Misalkan Cho Kyuhyun sedang buruk moodnya dan tak mau asisten rumah tangga memasuki wilayah privasinya.

Dengan tak semangat beda seperti biasanya sooyoung memasuki closet room dimana pakaian kyuhyun tersimpan rapi. Closet room milik anak tunggal seorang Diplomat penting korea memang tak main2. Seperti toko pakaian yang dipindahkan ke rumah saja.
Berderet2 kemeja sampai kaos santai ada di rak bagian kanan, dibawahnya tak kalah rapinya tersusun berbagai model dan merk sepatu dari yang formal sampai sandal rumahan.
Sooyoung mendapatkan stellan seragam dan sepatu yang dia butuhkan dari lemari sebelah kanan,lalu membawanya pada kursi malas Kyuhyun.

Asisten rumah tangga yang tadi ia panggil telah menyelesaikan tugasnya merapikan kandang beruang–eh kamar kyuhyun menjadi lebih sedap dipandangan mata sooyoung, bersamaan dengan itu kyuhyun keluar dari kamar mandi dengan satu handuk menutupi bagian bawah tubuhnya dan handuk lain tengah bertugas mengeringkan tetesan air pada rambut hitamnya.

“Kau keluar.” Kyuhyun memberikan perintah tunggal. Tak ada pilihan lain dengan takut2 asisten namja yang tak kyuhyun ketahui namanya tersebut segera menyelamatkan diri dari kamarnya.

Moodnya sedang buruk. Sooyoung mengambil kesimpulan dalam hati.

Sooyoung tau diri ketika mood kyuhyun kelihatan sedang buruk ia akan menghindari untuk menjahili atau membantah perkataan namja tersebut. Dan Ketika kyuhyun melangkah kearahnya masih dengan sisa2 tetesan air dari rambutnya sooyoung segera berpura2 mempersiapkan stellan seragam namja tersebut. Menghindari konfrontasi.

“Tak biasanya kau terlambat bangun jidat” Kyuhyun melemparkan handuk dikepalanya kesembarang tempat. Ditatapnya tubuh sooyoung yang tengah membelakanginya dan focus pada seragamnya.

“Iya, aku terlalu banyak main dengan Yoona kemarin” Sooyoung menjawab dengan masih membelakangi kyuhyun. Tampak tak semangat menjawab.

“Yoona? Nuguya?” Kyuhyun menerima uluran celana panjangnya dari sooyoung. Gadis itu masih membelakanginya. Satu lagi handuk yang menutupi bagian bawah tubuhnya Kyuhyun lemparkan asal,segera ia ganti menutupi daerah pribadinya itu dengan celana seragamnya.

“Teman baruku di kelas.” Sooyoung beralih pada kemeja putih yang sedianya kyuhyun kenakan dan mulai membuka kancingnya satu persatu.

“Makanya, jangan terlalu banyak bercanda dikelas. Kau dikirim ibu kesekolah yang sama denganku untuk belajar, bukannya bermain-main” Kyuhyun mengambil alih kemeja putihnya dari tangan sooyoung dan mengenakannya tanpa ada kesulitan. Satu persatu kancingnya ia pasangkan sehingga kemeja itu nampak pas ditubuh tegapnya.

“Iya”

Kyuhyun berhenti memasangkan kancing dibagian lengannya ketika sooyoung kembali menjawab perkataannya tidak seperti sooyoung biasanya.

“Kau sakit Soo~? Dari tadi kau aneh sekali” Kyuhyun membalikan pundak sooyoung supaya gadis itu bicara sambil menghadap kearahnya. Menatap matanya. Bukan seperti ia berbicara dengan punggung gadis itu.

“Tidak. Badanku tak panas” dengan polosnya sooyoung meraba keningnya dan menggeleng yakin ketika mendapati suhu tubuhnya masih dirasa normal2 saja.

“Tadinya aku mau marah2 karena kau bangun terlambat dibandingkan denganku. Tapi tampaknya tak akan seru jika tampangmu lesu seperti ini.Tak akan seru menjadi lawanku untuk bertengkar” kyuhyun tertawa lepas mendapati tampang sayu gadis dihadapannya.

“Cih~ dasar kau ini. Cepatlah pakai dasimu” Sooyoung menyodorkan dasi salur merah-hitam kearah kyuhyun.

“Pakaikan~” kyuhyun mengedip-ngedip genit menggoda sooyoung.

“Astaga cho kyuhyun!”

“Yasudah kalau kau tak mau~”

“Baiklah, cepat ambil bangkunya” Sooyoung kembali dipaksa mengeluarkan energinya yang berharga hanya untuk menghadapi kelakuan absurd kyuhyun.

Kyuhyun dengan sigap mengambil bangku kecil dari bawah tempat tidurnya, kemudian bangku itu ia letakan tepat dihadapan sooyoung.

“Silahkan tuan putri, naiklah~”

Sooyoung menaiki bangku tersebut sehingga tingginya kini hampir setinggi namja dihadapannya. Wajah si beruang Cho kini begitu dekat dalam pandangannya.

_TBC_

69 thoughts on “TREAT YOU LIKE A KING Bag.3

  1. kyunie says:

    sooyoung udh berasa kaya istrinya kyu.
    nyiapin seragam, sampe makein dasinya. sweet banget
    tapi aku blm nemuin konfliknya disini.
    di tunggu kelanjutannya thor

  2. Mae says:

    Ne ff bnar2 Kocak hehehe aplge sma sfat kyu yg xblin+manja bnget k’soo mrka brdua bnar2 cocok dc….dtnggu part slnjutx.

  3. sandia says:

    Sabar banget soo ngadepin kyu…
    Semoga gak ada peepisahan yaaaaaaaaaa thor…………
    Author jangan lama lama ya author yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

  4. Isma KSY says:

    si kyu punya perasaan gak sih sama soo eon? udah pasti lah ya… aku bingung mau nulis apa, tapi yang jelasaku sangat menuunggu kelanjuttan dari cerita ini..

  5. Rizky NOviri says:

    owww…
    apa yg akan terjadi selanjutnyaaaaa… kenapa tbc ditaro disitu..😀 hahaha
    sudah berapa lama sejak bag 2 publish ya.. moga bag 4 nya lebih cepet…
    muehehehe..

    next next
    semangaaaatttt

  6. Syj says:

    ini salah satu ff favorit thor, akhirnya keluar juga lanjutannya haha.. Ceritanya makin bagus cuma kependekan slain itu gak ada konflik jd keliatan flat gitu hehe.. Keep writing thor next chap jgn lama2.

  7. Inka Rindy Antik says:

    ini ff jaman baheula yg gue tunggu2 lanjutannya thorrrrrrrrr^^
    manja nya kyu sama syoo bikin feel romance nya dpt nilai +++ kkkk~ tp zonk nya itu pas lg enak2 gt yaa baca tbtb ‘TBC’ yaudadeh lgsg sweetdrop x_x
    oke thor lanjut yakk jgn ampe nunda bertaun2 lg thorr wkwk fighting!!^^)9

  8. mongochi*hae says:

    aigo gmna soo mw hidup normal klo kyu sllu ad dstiap sisi2ny…

    tp kyu bersikap kya gtu ats dsar ap ? suka ??

    next dtunggu

  9. Paling seneng baca epep kalo kyuhyun jd penguasa. Hahaha. Sooyoungnya nuruuuut. Aduh, ini epep lama ceritanya, thor? Wkwk. Buat next chap, jangan lama2 yaaa. Haha peace. Daebaklah pokonyaa.

  10. Aku gak tau di part” sebelumnya komentar atau gak *maapkan thor:’)* aku suka sama ceritanya walaupun baru di post part 3nya hiks:’v fighting ya buat lanjutannya^^

  11. kerabatkotak says:

    wiih keren uy ..kaya anak tk aja kyu hahaha..
    Ntar dulu ini ff yg mana yah lupa *plak
    efek lama di fos kali yah haha
    tapi bagus .di tunggu lanjutannya uniie?

  12. nyari dulu part 1 dan 2 kemarin, dan ketiduran pas mau komen *mian
    seruuu banget, kedepannya gimana ya? mereka jadian atau bakal ada hubungan khusus selain dari ini? next partnya di tunggu! semangat! ^^

  13. Choi Sooni says:

    thor..
    dendam bngd gue ama Lo…
    #justkidd
    ini entah ff dr jaman kerajaan siapa..
    udah Lama bngd thor..
    aku harus baca dr awaL Lg biar nyambung..
    dan Lo bikin TBC’a ky gitu..
    greget bngd gue..
    njiiirrr

  14. SANR says:

    setelah menunggu sekian lama akhirnya kelanjutan ini ff di post juga. sayangnya, ujungnya geregetan banget sumpah. next dong thor terus dipanjangin lagi ya dikit

  15. dandanie says:

    Cielah ini udah kayak suami istri ajjja😆😏….tapi pas baca ff’a rada-rada lupa sama jalan ceritanya …yap next part ya thor!!!!

  16. dandanie says:

    Cie udah kayak suami istri aja😆😏 rada-rada lupa sama jalan ceritanya …yap next part ya thor!!!!

  17. Sisca says:

    Kyu gtu ama soo tapi disini aku liat kyu kayaknya suka deh sama soo cuma masih gengsi gituu dtunggu part selanjutnya author:*

  18. aq kira ini ff baru soal.ya terasa asing dngan judul’ya trnyata salah ff part 1 ya udah lumayan lama pamtes aq sdikit lupa.. jd baca dr awal deh -_-
    knapa aq merasa soo jd kaya kacung yaa ??
    kalo pun soo diangkat sama eoma kyu tp knapa jd sperti kacung😀 malang’ya nasib soo..

    ohh iyaa, jujur yaa aga kurang greget dr ff ini.. mungkin yg menarik dr ff ini dr sikap mreka berdua yg trkadang kekanak”an.. tp aq suka ko ^^ ditunggu mext chap’ya kkk~

  19. elis sintiya says:

    ciee kyuhyun manja bgt ama soo bener2 gak mau kehilangan sooyoung.. tpi gpp aku paling suka baca ff kyuyoung kalo kyuhyun nya cinta mati bgt ama sooyoung.. gomawo thor ff nya keren bgt

  20. ry-seirin says:

    Wah lma bngett radanya ff ni bru mncul skrg…
    Kyuppa asli manja bnget dsini kya anak bru 7 tahun aja yg msti d layani, n jg Sooeon mau aja d suruh² bwt ngblas kbaikan klurga Cho.
    Kyuppa protect bgt kyanya dsini n gk mau klo jauh² dr Sooeon…
    D tnggu nextnya ya chingu..

  21. Youngra park says:

    Astaga sooyoung kaya istri kyuppa semua segala sesuatu tentang kyuppa semua dia yg siapin next part di tnggu jng lma2 ne postny tapi part ini kependekan menurut ku

  22. ah gila lah kyuyoung ini. berantem mulu tp beneran kayak orang pacaran.. nyiapin keperluan kyu berasa soo udh jd istrinya hahahaha. gak sabar nunggu saling ungkapin perasaannya

  23. gita says:

    udah lama gk baca ff ini, jadi harus ngulang ke awal part 1 lagi deh biar inget
    kyu hidupnya ketergantungan bangt sama soo
    kepingin tau kalau suatu saat soo tiba” harus pergi
    kok ibunya kyu ngasih jarak pemisah ya di kamar kyuyoung
    kyu jail bangt sama, dn udah kyk orang pacaran aja
    ditunggu bangt next.a, jngn lama” yaa

  24. Jeni says:

    Ini uda lama banget kan yaaa
    Aku dampai lupa deh part duanya gimana.
    Tapi aku suka banget sama ff ini semoga bakalan cepet dilanjut deh

  25. FS says:

    astaga -_- itu sih sama aja yang ngurusin soo ya
    hmm, ortunya kyu gak pernah nongol disini

    wihhh berarti disekolah itu yg boleh deket sama cewek cuma kyu doang dong, hihi

    next part di tunggu🙂

  26. Keren.. aku suka jalan ceritanya🙂 btw sekolah Kyuyoung itu sekolah khusus untuk orang kaya atau khusus buat pembisnis, sampai di sekolah gak boleh pacaran.
    hubungan Kyuyoung di sini itu apa thor? kenapa dia tinggal di rumah kyu setelah ortu nya meninggal, dan seperti nya Kyuhyun ada perasaan ke Sooyoung..
    next thor.. di tunggu next part nya.. fighting

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s