[FICLET] I LOVE YOUS

https://ssoopuding.files.wordpress.com/2013/06/meydaawk-101.jpg?w=491&h=655

Your I-love-you doesn’t mean anything to me anymore.

××

I Love Yous

starred Kyuhyun & Sooyoung

genre angst, romance, AU ; length ficlet, 832w ; rating teenager.


“I love you,”

Kutatap sekali lagi wajah lelahmu, setelan kusutmu, serta sepatu yang tadi pagi bersih mengilat yang kini berubah warna menjadi kecokelatan akibat lumpur. Kaubilang apa barusan? Cinta? Kau cinta aku?

Kugelengkan kepalaku. Kau bohong. Semuanya tidak benar, dan bahkan kau mengetahui itu. Kulirik kau, lagi-lagi sedang mengacak rambut frustasi—apakah kau tahu betapa depresinya aku ketika kau acuhkan teleponku sejam yang lalu?

“Tidak. Kau tidak,” kusahuti, walau dengan enggan. Matamu meredup oleh sesuatu yang ganjil, membisikkan tidak, tapi aku tahu lebih baik darimu. Aku nyaris tahu segalanya.

“Tidak, kau harus memercayaiku.” Kau bersikeras, matamu memancarkan seribu janji kebahagiaan dan cahaya. Malang rasanya karena aku akan segera menghancurkan kilaumu.

Kalau saja tak kau hancurkan terlebih dahulu asaku.

“Maafkan aku,” kataku, berbalik dan berjalan lurus ke belokan gang.

Harusnya sudah berakhir. Tapi nyatanya, belum.

Aku mengusap wajah, urusan ini sulit sekali diakhiri.

I love you,”

Kakiku goyah begitu kalimat itu meluncur keluar dari mulutmu. Tanganku meraba-raba ingin mencari sandaran, apapun itu asal aku tidak perlu menerjang ke arahmu, menelusup ke dadamu dan merasakan detak jantungmu yang bertalu dengan tenang. Tak kutemukan satu pun.

Netraku, pada akhirnya, kembali ke dirimu.

Kau masih seperti dulu. Bahkan ketika kukorbankan segalanya, dari mulai harta hingga ke raga, kau masih memalingkan matamu dariku. Apa susahnya memandang cukup satu hal saja?

Aku bertanya-tanya, namun tak sanggup kuungkap.

“Mengapa kau bilang begitu lagi?” Setengah mati kutahan sedu, “mengapa kau tidak membiarkanku lari saja?”

Kau menggeleng. Rautmu kusut dan matamu memerah. Samar-samar aku bisa melihat lingkar gelap di bawah matamu. Kau tak dapat waktu tidur yang cukup?

“Mungkin kau hanya perlu dia.” Kataku dengan tangan mengepal. Kutikulaku rasanya seperti terobek. Atau mungkin hatikulah yang barusan terbagi jadi dua. “Mengapa tak kau hentikan dia saja?”

Kau menghela napas lelah.

Sekali lagi, aku menghindari kalimat aku mencintaimu darimu.

I love you,”

Lagi-lagi, eh?

Harusnya reaksiku sudah berubah, harusnya aku tak kaget lagi kau keluarkan kalimat itu. Kau sangat handal mengatakannya, sampai-sampai telingaku lagi-lagi tertipu. Andai saja kau memaknainya dengan lebih benar. Mungkin segalanya tak berubah seperti ini.

“Sooyoung, kesalahpahaman ini… membuatku gila.” Kau berkeluh kesah, menyorotiku dengan tatapan polos yang harusnya hanya dimiliki malaikat seorang. “Kau selalu datang di saat yang tidak tepat.”

Ujaranmu itu tepat menusuk kalbuku. Tidak tepat.

Kutelan air mata yang mengintip keluar sedetik yang lalu. Tak pantas rasanya berduka karenamu ketika kau sendiri yang bilang diriku tidak tepat. Iyakah?

Aku tertawa, getir. “Tidak tepat.” Ulangku membeo. “Pernahkah aku jadi yang tepat untukmu?”

Kau, spontan membeku.

Beberapa menit kutunggu penjelasan, kalimat lain darimu untuk membuka tabir kegelapan yang melingkupi kisahmu dengan perempuan lain yang kauteriaki sebagai ‘Yoon Sohee’ tadi, namun kau masih termenung.

Dalam tangis, dan iringan gerimis yang harusnya jadi momen romantis untuk sejoli yang tengah merajut kasih, kukembalikan i-love-you tak berartimu.

I love you,”

Teriakanmu terdengar sampai di lantai empat gedung hotel ini, mungkin.

Aku, masih setia dengan kedunguanku, berhenti. Kau ucapkan itu lagi.

Kau berhasil menyusul, menyentakkan tubuhku dengan memegangi kedua lengan yang jatuh dengan lunglai di samping tubuhku. Matamu memerah ketika air mata memercik keluar. Bibirmu membentuk suatu permohonan kosong. Dan napasmu yang tidak tenang memintaku untuk berhenti dan menenangkanmu. Namun, tetap saja, dengan sihir yang menguar dari seluruh tubuhmu, lipstik perempuan lain itu tak raib dari pipimu yang putih memucat.

Sekali lagi, kau tendang hadirku dari kepalamu.

“Memangnya aku apa?” aku bertanya, menatap matamu yang berjarak kurang dari tiga puluh senti. Kulihat bayanganku di matamu, mata indahmu yang kau bilang hanya untukku. ah, masa? Hatiku menggelinjang tak terima. Baru saja kaupalingkan matamu untuk gadis lainnya.

“Kau segalanya.” Kau bersikeras, masih berpegangan pada dua lenganku yang kini mati rasa.

“Teganya kau bilang begitu.” Isakanku tak tertahan lagi, sukses menyeruak dari kerongkongan. Aku tak ingin kau tahu betapa lemahnya aku, namun hati yang kau robek lebih dari dua kali ini tak sanggup lagi menahannya. “Kalau aku segalanya, lalu dia apa?!”

Kau berhenti. Napasmu satu-dua.

“Dia…” kau berusaha menjawab, bibirmu membuka lantas menutup. Begitu terus sampai aku lelah dijadikan tontonan massa. Pada akhirnya, kita sama-sama tahu kalau kau akan gagal menjelaskan eksistensi gadis itu.

Kegagalanmu membuatku tersadar.

Harusnya, sedari dulu aku menghindar. Tepat setelah kutemukan kau pergi ke makam orangtua Yoon Sohee-mu itu, untuk meminta restu mereka, mungkin.

Harusnya, sedari dulu aku mengibaskanmu. Tepat setelah kulihat kau bermesraan dengannya di sofa apartemenmu.

Harusnya, sedari dulu kuhempas harapanku akan dirimu. Tepat setelah kusaksikan kau memojokkan gadis itu di sudut taman. Menciumnya.

Harusnya, sedari dulu kutinggalkan kau. Tepat setelah kudapati kau merengkuhnya di kamar hotel.

“Aku tak ingin melanjutkan ini lagi.” Kataku penuh keyakinan. Matamu menyilaukan kepedihan yang membuatku ingin luruh lagi ke pelukanmu. “Hentikan saja semua ini. Kau mau dia? Maka milikilah dia! Aku tidak peduli lagi. Dan, tolong, berhentilah mengucapkan kata I love you-mu yang tak bermakna padaku. Aku tak butuh lagi.”

Kali ini, aku benar-benar menghambur pergi.

Dan, kupastikan kali ini, diriku yang lemah tak akan jatuh lunglai untuk kesekian kalinya dalam rengkuhanmu lagi.

Your stupid I-love-you doesn’t mean anything to me anymore.

end.

20:11 | 07/09/2015

(a/n): yak, aku bikin ini dalam waktu yang sangat singkat (kayaknya setengah jam) dan dalam keadaan masih WB alias writer’s block jadi pasti ini rada aneh ya. hwhw. Oke jadi meskipun ini pendek dan ngebingungin tapi boleh dong minta comment???? xD

Anyway, covernya itu buatan Kak Rima alias Fearimaway, yang aku rikues dulu buat ff-ku (yang nggak bisa kulanjutin) yang judulnya Reflection. Karna aku suka banget sama covernya (keren abis yakan yakan!!!) maka aku pake itu cover buat ff ini hwhw walaupun judulnya aja beda ih tapi kan mubazir kalo gak kepake (sebenarnya aku pake buat post draft Reflection di blogku, ini linknya). Oke ini panjang banget jangan2 malah panjang A/N-nya daripada ffnya wkwk cukup sampai di sini yaah. (lambai-lambai)

40 thoughts on “[FICLET] I LOVE YOUS

  1. SalahSatuSiders says:

    Singkat. Ga bertele-tele. Ga ber-opera sabun(?). Feel nya dapet. Kereeenn!!! Saya terpuaskan!! Dan saya pengen baca ff yg model nya begibi lagiii ToT

  2. mai says:

    Thor aku bingung mau komen apa. Intinya ff kamu keren, menarik dan sangat menguras emosi . Aku smpe baper gitu bacanya.
    Keep writing yaa. !!

    • Mai ketemu lagi :’D ini nama kamu emang cuman ‘Mai’ gitu? soalnya panggilanku juga ‘Mey’ agak mirip yayaya c:
      anyway makasih banyak loh udah baca ini ;w;

  3. Rizky NOviri says:

    astaga… sebenernya hubungan kyuyoung di sini apa. kok kyu kurang ajar bgt perasaan.. ckck
    nyesek akuu.. dan syoo slalu maapin dia tdnya.. ah betapa bodohnya.. hueeee

    ini ff kece cima sad 😥
    aduuuh.. semangat deh buat authornya.. supaya lepas dr WB dan ‘Reflection’nya bisa dilanjutin lg..🙂

  4. Ada beberapa paragraf yg harus aku baca biar ngerti. Entah karena diksinya yg ketinggian atau akunya yg gak mudeng.

    Sebenernya ff ini ketjehhh abis, kalo kamu selami sedalam-dalamnya (?)😄
    Saran aja wkwkwkwk

    Dan masa aku gak ngerti alesan Kyuhyun berlaku kek gitu awwwww… Maapkan daku makkk hehehehe

    Semangat terosss yoooo

  5. FS says:

    sad ending
    kasihan soo eonn
    trus kenapa kyu masih ngejar” soo gitu

    apa gak ada sequelnya?
    soalnya rasanya nanggung, hhehehe😀

  6. KYUHYUNNYA BANGKE;;—–))))

    dan gue setuju sama lo.POSTERNYA KERENNNN.dan fanfictnya juga:-(honestly, walau endingnya kek gitu, tapi menurut gue itu pantas buat kyuhyunnya.

    OH YA
    TOLONG BANGET
    ITU
    NASIB

    CINDEWHORELLA GIMANA YA?;-)

    udah nunggak berapa part atuh?buruan gih dilunasin.capek hayati buka web ini mulu buat nungguin ff itu, tapi GAK KELUAR-KELUAR

    (kesan gue baca fanfict ini agak gimana gitu.gak ada ibanya ke kyuhyun.malahan gue mendukung sikap sooyoung yang mengacuhkan.HAH.BYE BYE YOUR STUPID I-LOVE-YOU)

  7. Jujur saja thor ku sangat suka dengan pemilihan kata2 yang digunakan tapi ku tak suka dengan endingnya. SOOYOUNGKU BERSEDIH😦 akh kyu kenapa kau tega pada sooyoung. Ku tak rela

  8. Bagusssss !!!
    Disini Kyuhyun kek orang plin plan yang nggak bsa milih, yah ?
    Dan dan Sooyoung kek orang terlanjur cinta mati tapi ngerasa sakit hati terus -gara2 diphpin sama abang Kiyu-
    Semangat !! semoga cepat sembuh WBnya🙂 jgan kayak aku yg WB setiap saat, kapanpun dan dimanapun .-. Huhuhu.
    Semangat !! keep writing🙂
    luv luv luv *senyum tiga jari*

  9. aku masih bingung sama cerita nya, di buat sequel / AS dong dan kalimat nya terlalu baku *menurut ku* hehehe.. kalau bisa kalimat nya di ganti biar agak enak gitu di baca nya, dan gak bingung.. *maaf, ini cuma saran ya thor,*

  10. mongochi*hae says:

    ak stju bgt am keputusan soo
    klo dia cinta dg kita gk shrusny dia mg.ulang kslhan yg sma jka hal it myakiti kita
    hummptt kli ini ak mbela soo kyu

  11. Nine Nur Muharamah (Shin Hyunra) says:

    Kereeenn deh penempatan kata-katanya..
    aku kaya seolah-olah jadi Syoo dan ngalamin apa yg Soo rasain..
    Meskipun ini ff Kyuyoung dan di genre nya ga tertulis sad, aku nyesekk Author.. gabisa ngebayangin kalo Kyu beneran kaya gitu bzzzz-_-
    By the way, cast perempuan di dramanya Kyu yg baru marganya Yoon jugakan?? atau aku salah?? atau Yoon Sohee justru nama lengkapnya??? sukses deh ff ini bikin baperr.. ficlet lho padahal..
    Author keren deh..
    ditunggu karya2 selanjutnyaa..
    Semangaaatttt!!!!

  12. Kayanya ini bagus kalo dilanjutin thor. Lagian aku masih kurang ngerti juga kenapa kyu ngeduain soo? Dan kenapa kyu terus ngucapin i love you padahal dia udh punya si sohee

  13. Jeni says:

    Waah akhirnya kamu muncul. Meskipun nggak bawa cindewhorella gppa deh.
    Aku bisa nangkep gimana sifat kyuhyun disini. Meskipun ngga bisa dibilang sebagai obsesi rasa kyuhyun ke sooyoung cuma sekedar rasa nyaman dan hak buat memiliki aja menurutku yg kyuhyun sendiri salah mengartikan.
    *hahah apasih ini
    Maaf yaa kalo sok tau banget.
    Ohiya semangatssss buat cindewhorella nya ditunggu yaaah

  14. UWAAA!
    Dekkk.. Ku kaget pas liat ada tuh poster wuakakaka
    Kenapa kudu sad ending dek? Setelah kamu gak post cindewhorella trus tbtb kamu post ficlet sad ending? Hikzeuuu:’

    Dek post ngapaa cindewhorella nyaaa dah ubanan nungguin dua minggu gak nongol2:((
    Biar jadi vitaminku buat minggu pertama kuliah nihhh:’D ahahahaha
    Mangat dek! Kabulkan doaku yaaa;$ wuakakaka

  15. akhhh tidak…. I Love You yg tidak berarti bikin sakit hati… antara kyu ragu sama perasaannya atau emg dia bingung jelasin seberapa dia cinta sama soo skrg. intinya kyuyoung bodoh -__-

  16. Duhhhh kata”nya bikin jleb banget sih thor:'( keren tapi masih agak bingung sama ceritanya. Bikin Kyuhyun side nya dong pen tau Kyuhyun itu kayak gimana ke Sooyoung nya:v fighting thor buat ff lainnya^^

  17. risma_pngst says:

    Oh bru ngerti kenapa judulnya i love yous karena si kyuhyun cinta nya bkn cuma soo doang tpi jga buat si yoon sohe makanya ditambahin s karena cintanya kyu lebih dari satu “bener gak thor?/haha ngawur aja”. Tpi intinya nih ff bkin baper abis….si kyu nyebelin bgt!

  18. husnulk says:

    Yah walaupun sad ending gpplah, daripada liat sooyoung menderita karna ucapan I love you dri mulut si kyuhyun yg sama sekali ga memiliki arti klo kyuhyun sendiri ga bisa lepas dari siapa tuh namanya, yoon sohee.. -_-
    Emng2 dah kata I love you jadi ga bermakna sama sekali kalo orng yg ngucapinnya bnr2 ga tulus..
    Meskipun akhir cerita ff ini sediih tpi salut deh sama kata2nya yg dipake…
    Kutunggu ffmu yg lain🙂

  19. gatau harus comment apa yang, jelas ini ff keren walau pun pendek karena bukan oneshoot atau pun series, tp feelnya sooyoung dapet banget kerasa banget sakitnya gimana kalau kita jadi rest-area Zone dimana si ‘dia’ hanya memerlukan kita ketika ‘dia’ lelah dengan “dirinya” , namun setelah dirasa cukup istirahatnya kita di campakkan *baper*, gitu aja terus berulang-ulang sampai suju rilis album dangdut, pokoknys ficletnya kereeeeen! di tunggu ff selanjutnya, ada sequel mungkin? yang jelas, semangat ! ^^

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s