[Series] U (Part 3)

Poster FF U Part 3

 

Chapter 3

Come Back

 

dalnim

 

Cho Kyuhyun X Choi Sooyoung

 

[Length] : Series // [Genre] : Fluff, Romance // [Rating] :Teenager

 

 

Masalah hati memang membuahkan ingatan yang perih.

 

“Kau sudah sampai di Korea?”tanya Minho pada orang di sebrangnya. Keliatannya tidak terlalu baik, karena Seunghyun bisa melihat jika raut adiknya itu sedikit berkerut. Ia memberhentikan mobilnya, lampu merah di depannya telah menyala.

“Di jalan. Menuju apartemen Sooyoung.”, Minho melirik kakaknya yang memandangnya ingin tau lalu melanjutkannya dengan nada meremehkan, “Memang kenapa?Jangan bilang kau mau kesana juga.”

Seunghyun tau jika Minho memang punya banyak teman, tapi ia jelas tau betul jika adiknya itu bukan orang yang sembarangan mau menyebarkan silsilah keluarga mereka. Kecuali kepada orang yang benar-benar dipercayainya saja.

“Nah coba kudengar kenapa kau ingin sekali kesana.”Minho berdeham, “Kau rindu pada si tiang, yeh Jae?”

Tanpa ragu lagi pun, Seunghyun tau siapa yang Minho maksud. Dia mengambil ponsel Minho dan segera menempelkannya ke telinganya lalu menyapa orang yang di sebrangnya.

“Hei, bro!”

 

 

“Sedang apa kau?!”suara Sooyoung menjadi sedingin batu es, dan Kyuhyun menanggapinya sambil tertawa, “Kau tidak lihat?Aku menyapamu.”

Sooyoung memutar matanya kesal. Dia akhirnya melewati Kyuhyun begitu saja, tapi oh sial-laki-laki itu mengikutinya dari belakang. Dasar penguntit, batin Sooyoung.

Dia akhirnya berbalik, memandang lurus-lurus ke mata Kyuhyun. Dengan sekali tarikan nafas, dia membentak Kyuhyun, “Sana pergi!”

“Kalau aku tidak mau?”tantang Kyuhyun dengan kekehan yang mengesalkan-dan juga mengesankan-dia menambahkan, “Bukannya bagus kalo penguntitmu adalah seorang Cho Kyuhyun?”

Sooyoung mengernyitkan dahinya, heran kenapa bisa Tuhan menciptakan orang yang tingkat kenarsisannya sangat tinggi melebihi langit, sangat dalam melebihi Palung Marina, dan lebih panjang melebihi Sungai Nil.

Oh Tuhan. Kutuklah orang ini, jerit Sooyoung dalam hati.

“Dengar ya, bung. Aku bukan gadis-gadis yang ugh, mengidolakanmu setengah mati dan kalau-kalau kutebak, bahkan mereka juga pasti rela memberikan mahkota mereka padamu.”kata Sooyoung panjang lebar, lantas menanti balasan dari Kyuhyun.

Nyatanya laki-laki itu memandangnya dengan tatapan geli dan balasan dengan nada menggoda keluar dari mulutnya, “Maksudmu keperawanan begitu?”

Tuhan, tolong tahan kaki jenjang Sooyoung supaya dia tidak menendang selangkangan Kyuhyun dengan bela dirinya.

Terlambat.

“Apa yang kau lakukan?!”suara Kyuhyun berubah menjadi rintihan, selangkangannya sangat sakit hanya karena ditendang si kurus-kering ini. Oh shit!

“Menendangmu.”jawab Sooyoung enteng sambil membenarkan posisi tas ranselnya di pundak kirinya, “Nah, kurasa itu sudah cukup untuk menjaga mulut vulgarmu.”diakhiri dengan derapan kakinya yang makin menjauh.

Kyuhyun memandang geram punggung gadis itu. Oh sungguh. Ini pagi terburuknya sepanjang hidupnya.

“Hoi bung.”

Dan ini lagi hidangan penutupnya-Ji Yong yang merangkulnya dengan agak berlebihan dari belakang.

Membuatnya jatuh ke depan.

Dan oh great, sekarang rasanya seratus kali lipat lebih sakit di sana. Ya, di sana. Di selangkangannya. Memang dimana lagi?

 

 

Sooyoung mendorong kursinya ke belakang lalu menghempaskan bokongnya. Pagi yang buruk. Bertemu dengan Cho Kyuhyun itu benar-benar mengesalkan, tapi bagian menyenangkannya adalah melihat laki-laki dengan mulut vulgarnya itu merintih kesakitan.

“Hoi, tiang listrik.”diakhiri dengan senggolan di bahu kanannya, ini dia si ayam yang menyebalkan-Onew.

“Ada apa?”tanya Sooyoung, perasaan kesalnya terhadap Kyuhyun masih mendominasi rupanya. Jadi, Onew menyandarkan tangannya ke mejanya, berusaha memandang Sooyoung yang keliatan sekali sedang sebal. “Ih, wajahmu jelek kalau sedang sebal seperti itu, nona tiang listrik.”ejek Onew.

Sooyoung lantas menoleh ke Onew, disertai dengan wajahnya yang sudah memerah akibat emosi. Dia menjerit, dan hal yang dilakukan Onew adalah satu ; tentu saja lari.

Memang siapa yang mau mendengarkan jeritan melengking Sooyoung yang khas, yang Seung Hyun percayai bisa memecahkan gendang telinga seseorang, yang Onew percayai bisa menyembelih sebuah ayam, dan yang Minho percayai bisa meretakkan tanah?

“Astaga.”Yuri berjalan menuju kelasnya. Dia tidak berhalusinasi, kan?Jeritan Sooyoung benar-benar terdengar bahkan sampai kesini, sampai lapangan. Gila. Dengan cepat, Yuri bergegas ke kelas dan ketika menemukan Onew yang meringkuk ketakutan di balik punggung Amber-si perempuan ganas campuran Kanada dan Taiwan itu-dia langsung terbahak-bahak.

Dia menghentikan tawanya ketika mendengar sebuah jeritan dari belakangnya, menemukan Cho Kyuhyun sedang dirangkul-oh tidak, keliatannya mungkin seperti dia sedang dibantu berjalan oleh Kwon Ji Yong.

“Tahan, bung.”kata Ji Yong, melirik Yuri yang menatapnya geli dan Sooyoung yang sekarang terbahak-bahak.

Astaga.

Kenapa Kyuhyun yang ditendang tapi dia yang kena imbasnya?

“Pasti sakit sekali, ya.”komentar Sooyoung sembari berjalan mendekati dua sohib adiknya itu, “Itu gunanya bela diri.”

Kyuhyun tau siapa yang dimaksud Sooyoung. Jelas sekali dirinya. Dia mengacungkan jari tengahnya dengan lemas di depan wajah Sooyoung, tapi hanya disambut kekehan mengesalkan Sooyoung.

“Kau masih menantangku juga?”ejek Sooyoung dengan raut wajahnya yang menggoda, “Jadi dimana lagi aku perlu menendangmu.”

“Di selangkangan Ji Yong.”jawab Kyuhyun asal.

Sekarang, pipinya yang berganti nyeri. Karena Sooyoung?

Tentu saja bukan.

“Lebih baik kau tendang saja selangkangan dia, Choi.”

 

 

Minho menyandarkan badannya di sofa yang ada di apartemen itu. Seung Hyun juga tidak lebih baik darinya. Kakaknya itu malah langsung menghempaskan tubuhnya di kasur, yang Minho tebak mungkin di kamar Sooyoung.

Mereka harus memastikan kalau Sooyoung harus mengucapkan terima kasih pada mereka karena sudah merapikan apartemen si tiang listrik itu. Oh. Tentu saja dia dan Seung Hyun yang merapikannya. Ini ulah Sooyoung sendiri.

Dan jadilah seperti ini, kedua saudara yang begitu iba pada Sooyoung, harus membersihkan apartemen gadis itu.

Dia menatap ruang tamu Sooyoung. Hanya menganggukkan kepalanya berulang kali.

Kesan pertama : Elegan.

Kakaknya itu memang suka desain. Bahkan Minho sendiri juga tidak tau darimana bakat kakaknya itu datang. Ibunya jelas mantan aktris musikal-dan itu keliatannya menurun pada ketiga anaknya. Walau hanya Seung Hyun saja yang akhirnya serius mendalaminya.

Ayahnya?Nah, ini topik menariknya. Dari ketiga anaknya, tidak ada sama sekali yang memiliki minat terhadap uang-saham-perusahaan. Kebalikannya, mereka sangat anti pada hal-hal seperti itu.

“Kenapa hanya ada makanan instan disini?”suara kakaknya yang lebih terdengar seperti gerutuan menyadarkan lamunan Minho. Dia berdiri, lalu menuju ke dapur dan menemukan kakaknya yang berdiri di depan kulkas, menatap isi kulkas dengan wajah sebal.

“Kenapa?”tanya Minho enteng, mendorong kursi di ruangan itu ke belakang dan duduk. Seung Hyun mengangkat tangannya ke atas, lantas membuat pintu kulkas itu tertutup. Dia juga mengikuti adiknya, duduk dengan wajah sebal dan lemas.

“Oh aku lapar.”racau Seung Hyun, “Kenapa tidak ada makanan disini?”

“Dia pasti menyimpannya di suatu tempat.”kata Minho tegas, berdiri dan membuka kulkas. Mendongak ke dalamnya untuk melihat lebih jelas isinya, “Kau ingat ketika Paman Jin Hyuk ke rumah?Dia menyembunyikan 1 kotak cokelat di lemari kamarnya.”

Seung Hyun tetap meracau, “Aku butuh makanan si gadis omnivora itu.”

Minho akhirnya menutup kulkasnya dengan suara bantingan keras. Pandangannya tertuju pada oven milik Sooyoung yang tertutup kain panjang.

Dengan cepat, Minho mengambil kain itu dan matanya berbinar. Ia membuka oven itu, lantas mengeluarkan isinya dan meletakkannya di meja makan.

2 buah ayam bakar yang utuh, dan masih sedikit hangat, tersembunyi di sebuah oven milik Choi Sooyoung.

Dan adiknya yang pintar, Choi Minho berhasil menemukannya.

Choi Seung Hyun?Oh, dia hanya menjadi penonton saja nanti. Nanti, di peperangan kedua adiknya.

Bertaruh 20000 won, pasti akan ada perang nanti.

 

 

Sooyoung meregangkan tangannya keatas, perasaan lega membajirinya begitu saja ketika mendengar suara bel-pertanda istirahat untuk makan siang. Dia dengan mata berbinar-binar dan juga oh-kelaparan, baru saja akan mengajak Yuri sebelum seseorang merangkulnya dari belakang.

Sooyoung jelas tidak memakai parfum dengan bau yang wangi dan maskulin ini-dia memejamkan matanya beberapa detik, namun mengakhirinya dengan hentakan kakinya.

Mendengar jeritan, Sooyoung langsung jelas tau siapa orang itu. Ia membalikkan tubuhnya dan menemukan seorang,

Eh?!Minho?!

“Kau?!”Sooyoung tidak sama sekali tidak terkejut. Dia baru saja berpikir bahwa orang yang merangkulnya tadi adalah oke, ini memalukan-mungkin saja si orang pendek blonde itu atau ya, Kyuhyun juga bisa-tapi ternyata orang itu Minho?Oh Tuhan, sejak kapan adiknya menjadi sewangi itu.

“Ya. Ini aku. Memang siapa lagi?”Minho memutar matanya malas, “Kau pikir aku lelaki berengsek begitu?”

Sooyoung jelas sekali tidak mengubah rengutan di wajahnya, tapi keadaannya sekarang jauh lebih baik. Mengetahui bahwa orang yang merangkulnya adalah Minho, meyakinkan Sooyoung bahwa semuanya akan baik-baik saja.

Tidak ada yang perlu dikhawatirkannya. Iya. Itu saja, batin Sooyoung.

“Kau kesini untuk menjemputku?Sebentar, ini bahkan belum jam 12…”Sooyoung mengerti, lalu menambahkan dengan ogah, “Atau menggoda Yuri?”

Minho tertawa. Dia menyerah. Sebenarnya, godaannya terhadap Yuri hanya alibinya saja. Dia menunjukkan ponselnya, memperlihatkan kepada Sooyoung siapa orang terakhir yang meneleponnya.

Minho dengan jelas melihat keterkejutan di mata kakaknya-dan juga ketakutan-tapi kakaknya itu berhasil mengontrolnya dan meredam keduanya di saat bersamaan. Dia memandang Minho lurus-lurus, dan walau raut wajahnya tenang-Minho bisa melihat ada ketakutan disana.

Dan juga keterkejutan.

Dan oh, sedikit…. Rasa senang?

Dia tau bahwa kakaknya adalah orang yang terkenal ceria dan juga periang, tetapi semua hal yang dijalani kakaknya tidak begitu mudah ; dan khusus untuk hal yang satu ini benar-benar tidak mudah. Walau akhirnya ia dan Seunghyun juga Sooyoung bertekad menguburnya dalam-dalam, pasti juga akan kembali lagi kesana.

Masalah hati memang membuahkan ingatan yang perih.

Dia akhirnya menghela nafasnya dalam-dalam, memutuskan untuk menjawab semua rasa penasaran Sooyoung dengan menatap kakaknya itu lamat-lamat, dan akhirnya keluarlah kata-kata itu.

“Dia akan kembali, Choi.”

 

 

 

Teaser For U Part 4 : Problems.

 

“Aku tidak tau kalau kau sangat payah berbohong.” – Choi Minho.

 

Kkeut.

 

Note : Halo!Akhirnya gue kembali juga HAHAHA

this part isn’t easy tbh. part ini butuh beberapa kali gue rombak.kenapa?soalnya gue bingung apa part ini harus lagi diulur untuk menuju ke konflik atau mulai menuju ke konflik.

dan menurut gue, ini part juga agak diulur ya (maaf banget loh ini).berita buruknya lagi, part 4nya belom tau kapan bakal bisa dipost lagi lol.berita bagusnya, mulai part ini, gue bakal ngasih teaser buat part selanjutnya. dan gini, khusus untuk gue, gue memberikan teaser berupa 1 kalimat dari cast selain Pemeran Utama (Read : SooYoung dan Kyuhyun)

seperti biasa, kasih tanggapanmu buat part ini ya HEHE.mau itu pujian atau kritik, gue terima semuanya YAP

so, see you next part!

(seperti biasa, gue menggunakan poster fanfiction gue kali ini juga dengan salah satu editan gue lol.numpang promosi sekalian, foto editan ini gue juga gue share di akun insta gue @heihaehyuk)

30 thoughts on “[Series] U (Part 3)

  1. FS says:

    ‘Dia akan kembali’ itu siapa ya
    First love soo kah? Atau siapa?
    Jujur aja udah agak lupa sama jalan crritanya 😁

    Next part ditunggu

  2. Sie says:

    Annyeong
    walu terbitnya lamaaa, tapi ga mengcewakan, bag fav aku suka cast nya, sesuatu yg blm terungkap di kelga choi.
    Gomawo

  3. Sistasookyu says:

    Siapa balik?

    Btw, itu kalo sampe syo sadar makanannya lenyap, bakal jdi apa si minho nya hwkwkwk

    kyuyoung mah emang hrus ribut dulu bru dket xD

  4. Kyuyoung sarangaee says:

    Thour jgn lama2 ya,sebel lw harus bca gy part sblum’y heheheehe
    Figting ja buat ff next’y 😉

  5. Rizky NOviri says:

    itu siapa emang? kok syoo jd takut?? aduh gile tuh teaser pelit amat.. :v
    kasian kyuhyun.. huehehe..

    next next
    penasaran gile ane ama tuh cowo.. semangaaaattt🙂

  6. elis sintiya says:

    hahaha.. sakit banget tuhh pasti kyuppa selangkangannya si tendang ama sooyoung.. ehh ngomong2 yg nabok pipi kyuhyun it ji yong kan??

  7. mongochi*hae says:

    aigooo bner2 dh n couple…kpan akurny ?
    trus siapa kira2 cast yg akn muncul. ap it brpengaruh dlm hub mereka.

    next dtunggu

  8. dikit banget kyuyoung moment nya thor

    berharap kedekatan kyuyoung bakalan banyak banget di part selanjutnya and minyul moment kalau bisa makan tambah dong thor🙂

    kasian banget kyu ditendang sama soo😀
    hati2 loh soo itu masa depan kamu loh kalau sampai terjadi sesuatu sama ‘itu’nya kyu nanti kamu yang rugi hahahha🙂

  9. Youngra park says:

    Argghhh bagian terakhirny bikin penasaran bgts spa yg bkalan kembali tapi kaya sih masa laluny sooeoni pacar,mantan atw cinta pertamany mungkin smkin penasaran n aku pengen tau gimna reaksi kyuppa nnti haha daebak next part di tnggu n orng misteriusny jga di tnggu spa ya jng lma2 ne di postny

  10. ajeng shiksin says:

    keren . tp pendek ia cerita nya tp bagus ko . agak lupa sama cerita sebelum nya . kaya harus baca ulang biar nyambung . hehhe di tunggu kelanjutan nya chingu . semangat

  11. M V G says:

    Kykny lbh pendek dri chap sebelumny. Tpi tetep bagus👍.
    Moment kyuyoungny udh ada di awal part💞💞.
    Siapa yg akan kembali? Kykny Soo gk begitu suka dengerny.
    Pokokny next part di tunggu!😀

  12. aigoo. kasihan banget Kyuhyun oppa.. adik nya harus kena tendangan maut Sooyoung eonni.. wkwkwk
    sebenernya aku bingung cerita di part ini, karena aku lupa jalan cerita di part sebelum nya.. hehehe
    tapi next ya thor.. di tunggu next part nya.. fighting

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s