[Oneshot] SOME

Some.PNG

Title : Some
Leght : Oneshoot
Author : S.cha

“Bagaimana kencanmu?” gadis itu membuka pembicaraan tanpa mengalihkan pandangannya pada buku yang bersemayam ditelapak tangannya.

“Seperti biasa, membosankan” gerutuan dengan suara bass itu terdengar menjengkelkan. Membuat gadis itu menatap pria yang dengan santainya membaringkan kepala tertutup rambut brunete itu dengan dahi mengerut.

“Apalagi?”

“Um, yah well aku bosan. That’s simple Choi,” oh shit! Pria brengsek. Bosan?
Gadis itu menunduk. Mendekatkan bibirnya pada daun telinga pria itu. Sangat dekat. Membuat manik mata gadis itu meniti dengan jelas jika indra pendengar pria itu memerah.

“Yah, that’s you Cho. Bastard,” berbisik. Menekankan setiap suku kata yang terlontar dari mulutnya.

“Like as usual, you always know about me. Choi,” pria itu menyeringai. Namun sedetik kemudian seringaiannya hilang. Berganti dengan erangan dan sumpah serapah yang dengan manis terucap.

“Brengsek! Sakit bodoh! Choi Sooyoung! Berhenti menggigit telingaku idiot!”

“OMO!” jeritan seseorang yang berada diambang pintu menghentikan aksi gadis bermarga Choi itu. Membuat gadis itu menatap jengah pada tiga manusia yang mulai memasuki kamarnya.

“Apalagi sekarang?”

“Kenapa kalian tidak menikah saja? Menyebalkan melihat kalian selalu bermesraan tetapi tak memiliki hubungan,” pria dengan marga Cho itu mengendus. Memutar matanya, bosan. Kalimat itu lagi.

“Dengar baik-baik nona Yoo, aku Cho Kyuhyun tidak akan pernah menikahi wanita yang sedang memangku kepalaku ini. Aku bahkan tak yakin jika kita berdua memiliki hubungan, hubungan itu akan baik-baik saja. Choi, disini” Kyuhyun menarik tangan Sooyoung ke telinganya. Meminta gadis itu mengusap bekas merah yang tertinggal disana karena ulah gigi gadis itu.

“Kau benar-benar merepotkan bodoh,” Sooyoung mengumpat. Ia menggeplak pelipis pria itu, membuat si empunya meringis. Namun sedetik kemudian jemarinya mengusap lembut bagian yang memerah dari kepala batu Kyuhyun.
Pemandangan itu justru membuat ketiga orang sedari tadi memandang mereka merengut. Ayolah, dua tahun bersahabat dengan mereka berdua membuat mereka bertiga bingung. Cho Kyuhyun dan Choi Sooyoung, dua orang yang menyatakan diri jika keduanya adalah musuh. Sering beradu mulut menggunakan lidah tajam keduanya. Namun menggelikan, mereka berdua justru lebih pantas dikatakan sebagai sepasang kekasih jika melihat bagaimana intimnya keduanya diberbagai kesempatan.
Siapa yang akan percaya jika keduanya musuh apabila Kyuhyun selalu merangkul bahu kecil Sooyoung tiap kali mereka berdua berjalan bersama? Berbagi minuman dengan satu sedotan yang sama? Makan menggunakan sendok yang sama? Berbisik satu sama lain dengan mesra? Bahkan menggunakan pakaian yang serasi diantara keduanya?
Soyoung, Yoo Soyoung menggelengkan kepalanya. Pusing melihat keduanya. Kekasih Yesung ini merengut. Memilih melesakkan tubuh kecilnya pada pelukan hangat Yesung. Prianya benar benar susah bicara.

“Kyuhyun ah, baru saja seohyun menelfonku” suara bass itu mengalihkan fokus mereka.

“Seohyun? Seo Joohyun?” Kyuhyun mengulang apa yang dikatakan oleh Siwon dengan nada tak percaya.

“Siapa Seohyun?” tanya Sooyoung.

“Dia menanyakanmu, dia bilang agar aku menyampaikan salamnya padamu. Selain itu ia juga memintamu menghubunginya. Aku bahkan tak tahu bagaimana ia bisa mendapatkan nomorku. Tapi mengingat appanya memiliki relasi yang baik dengan abeoji, itu bukan hal yang mustahil” Siwon menggumam.

“Uh, bukankah ini hadiah besar Kyu?” Yesung menyahut dengan nada ejekannya. Membuat Kyuhyun menyeringai.
Sial! Aku diabaikan?
“Argh! Yak! Sakit bodoh!” Kyuhyun menjerit. Bagaimana tidak jika rambutnya dijambak dengan kuat oleh Sooyoung?

“Siapa Seohyun, idiot?”

“Lepaskan dulu bodoh! Kau membuat rambutku rontok!”

“Jawab saja atau aku akan membuatmu botak!”

“Argh! Salah satu mantanku! Lepas Choi!”

“Oh,” jawab Sooyoung sekenanya. Tangannya melepaskan helaian rambut Kyuhyun yang ia tarik. Mengangkat bahunya acuh. Sekumpulan wanita Kyuhyun.
– Some –

Pagi yang indah bagi sebagian orang nyatanya bukan merupakan hal yang sama bagi seorang Choi Sooyoung. Menurutnya tak ada pagi yang indah dalam kamusnya. Setiap pagi ia harus menyaksikan hal yang paling memuakkan dalam hidup. Berlangsung selama beberapa bulan terakhir tanpa pernah berhenti. Ia bersyukur Minho, namdongsaengnya menyetujui permintaannya untuk melanjutkan pendidikan di Amerika. Setidaknya itu membantunya, ia tak akan tahu apa yang terjadi setiap harinya.
Sooyoung tersentak saat seseorang melingkarkan lengannya dengan begitu nyaman pada pinggangnya. Membuatnya menoleh dan mendapati Kyuhyun terlihat acuh dengan perbuatannya. Pria yang menggunakan kemeja kotak-kotak dengan warna hitam putih itu berjalan santai disampingnya. Sepatu sport yang sama dengan miliknya melangkah secara bersamaan. Pria ini..

“Pagimu menyebalkan, Choi? Berhenti menatapku seolah kau jatuh cinta padaku,” Sooyoung mendengus. Benar benar menyebalkan!

“Kau berfikir demikian tuan Cho?” sinis Sooyoung justru membuat pria itu tersenyum. Gadis ini..

“Kau butuh pelukanku? Kau tahu, bahu ini sedang di lelang oleh beberapa wanita. Dan kau beruntung jika kau mau menggunakannya sekarang. Gratis!”

“Aku punya lebih banyak uang untuk melelang bahumu itu Cho,”

“Oh bagus! Aku kadang melupakan jika kau hampir sama kayanya denganku,” Kyuhyun menggumam. Cho Enterprise dan Summer Corp. Wow! Kadang Kyuhyun memang lupa jika kedua perusahaan besar di korea selatan itu miliknya dan milik Sooyoung secara pribadi tanpa diketahui oleh banyak orang.

“Kau tak sekaya Christian Grey,” sahut Sooyoung.

“Miskinlah seperti Anastasia Steele, kemudian aku akan menikahimu dan menjadikanmu istri seorang konglomerat,”

“Menjadikanku submisif?” alis Sooyoung terangkat.

“Eum, mungkin iya” acuh Kyuhyun. Ia semakin mengeratkan lingkar lengannya pada pinggang Sooyoung.

“Menjijikan,”

“Menjijikan memang. Tapi kau membeca novel erotis itu berulang-ulang kali Choi,”

“Kau juga membacanya bersamaku,” Kyuhyun melotot. Sialan! Ia lupa jika ia seringkali membaca novel erotis itu juga.

“Kau ingin pergi malam ini? Kau tahu, aku tak memiliki wanita yang cukup membuatku terkesan beberapa hari terakhir,” mengalihkan pembicaraan. Okay, seperti seorang Cho Kyuhyun.

“Aku ingin clubbing,” Sooyoung mencicit. Melirik pada ekspresi Kyuhyun yang telah menarik kepalanya bersandar pada bahunya.

“Tak ada selain itu? Kau membuatku jengkel saat kita clubbing terakhir kali,”

“Aku tak akan mabuk, hanya wine putih kesukaanmu”

“Jam 10, aku akan menjemputmu. Pastikan kau makan, atau batal”

“Kenapa kau sangat bossy?”

“Karena aku bisa,”

“Cish! Berhenti meniru seorang Christian,” Kyuhyun tergelak. Menularkan tawanya pada gadis didekapannya. Mengabaikan tatapan mahasiswa yang memandang iri keduanya.

Baik, bisakah orang-orang percaya jika keduanya adalah musuh? Bahkan orang bodoh sekalipun tidak akan menampik jika keduanya adalah sepasang kekasih. Bejalan menyusuri koridor dengan berpelukan mesra. Mengenakan pakaian yang sama. Berbicara dengan intim. Sesekali Kyuhyun juga mengendus wangi bau rambut Sooyoung. Menggengam erat tangan satu sama lain seperti enggan untuk melepaskan. Membuat beberapa mahasiswi menatap lapar pada Sooyoung.
Begitukah sepasang musuh berhadapan? Menggelikan.
– Some –

PRANGG!!!
Sekali lagi bunyi pecahan kaca tertangkap indra Sooyoung. Kenapa lagi sekarang?

“Ceraikan aku! Kenapa kau harus menahanku hidup seperti ini?! Hidup saja dengan wanita jalang itu!” teriakan eommanya menggema. Membuat gadis itu terdiam bagaikan patung dibalik dinding.

“Jaga mulutmu! Dia wanita baik-baik!” suara appanya juga tak kalah nyaring. Membuatnya tersenyum lemah. Hatinya terluka. Kenapa appanya lebih membela wanita itu? Relungnya teriris sama seperti eommanya. Tapi apa yang bisa ia perbuat?

“Baik-baik katamu? Merebut suamiku, menghancurkan hidupku, merebut perhatian Minho. Hingga aku terpaksa membiarkannya pergi dari jangkauanku agar wanita itu tak menyentuh putraku. Itu yang kau katakan wanita baik-baik?!” jeritan itu semakin kuat. Sooyoung memejamkan matanya. Air matanya jatuh bersamaan dengan isakan sang eomma yang mulai terdengar.

“Moon Soohe!”
Cukup. Ia tak mampu lagi mendengarkan semua itu.

– Some –

“Kenapa oppa selalu bersama gadis menyebalkan itu?” Kyuhyun mengerutkan dahinya. Menatap gadis yang duduk berhadapan dengannya.

“Siapa?” tanya Kyuhyun heran.

“Penguntit itu oppa. Choi—“ belum selesai gadis berucap namun dipotong oleh Kyuhyun yang teralihkan perhatiannya pada iPhone hitamnya yang bergetar.

“Kenapa Choi?” diam. Tak ada jawaban apapun. Hanya terdengar suara nafas yang tak teratur diseberang sana. Kemudian berganti isakan yang samar-samar ia dengar. Sial!

“Choi Sooyoung! Jawab aku sialan!” Kyuhyun berteriak. Mengabaikan ekspresi kaget gadis yang bersamanya.

“Ch.. Cho,”

“Eodiseo?” nihil. Gadis itu tetap tak bisa menjawab. Suaranya tercekat. Nafasnya memburu. Wajah Kyuhyun memucat. Ketakutan akan suatu hal.

“Sooyoungie, dengarkan aku baik-baik. Diam disitu, tenangkan dirimu. Aku akan melacak iPhonemu. Aku akan menemui 15 menit dari sekarang. Jangan melakukan hal bodoh lagi,”

“Kyu.. Kyuhyun ah,”

“Arro chagie,” Kyuhyun menggumam pelan, mematikan sambungan telfon mereka secara sepihak. Memasukkan iPhonenya, kemudian memanggil pelayan. Membayar bill atas makan siangnya dengan gadis yang mematung dihadapannya.

Chagie?

“Oppa, kau akan kemana?”

“Menemui Sooyoung,”

“Kita baru saja duduk dan kau akan pergi menemui wanita murahan itu?!” rahang Kyuhyun mengeras. Manik matanya menggelap.

“Murahan? Gadis yang kau bilang murahan itu nyatanya lebih berharga bagiku ketimbang dirimu. Kau fikir aku benar-benar tertarik pada gadis tanpa otak sepertimu? Kau bahkan tak ada apa-apanya daripada Choi Sooyoung. Gadis murahan yang kau bilang itu punya segudang kelebihan yang bahkan kau tak mampu mengimbanginya! Aku juga tak ingat siapa namamu. Permisi,” Kyuhyun meninggalkan gadis itu dengan ketegunannya.

Sial! Waktuku terbuang karena wanita jalang itu!

“Ajhussi, lacak iPhone Sooyoung. Temukan dan kirimkan padaku dalam dua menit dari sekarang!” Kyuhyun melempar iPhone miliknya di jok samping kemudinya. Dalam hati ia tak henti merapal nama gadis itu.

Sooyoungie. Sooyoungie. Sooyoungie. Sooyoungie. Sooyoungie. Sooyoungie.
– Some –

Gadis bodoh! Tolol! Kemana otaknya? Mulut Kyuhyun tak henti mengumpat gadis yang sekarang berada digendongannya. Orang idiot mana yang dengan piawainya mabuk di siang bolong begini? Dan lebih menjengkelkan gadis itu mabuk di bar apartemen pribadinya!

“Kau tahu, rasanya aku ingin membedah kepalamu! Kenapa kau benar-benar bodoh?” Kyuhyun mendumal. Membiarkan gadis itu melesak semakin jauh dalam dekapannya. Ia tahu, gadis ini dalam keadaan yang tidak bisa dikatakan baik-baik saja.
Kyuhyun membaringkan Sooyoung di ranjangnya. Menyingkirkan anak rambut Sooyoung yang menutupi paras yang semakin terlihat pucat itu. Hah. Kyuhyun mendesah. Gadis ini..

“Kencanku gagal karenamu idiot,” Kyuhyun mencoba membuka pembicaraan. Namun gadis itu tetap diam. Pandangannya kosong. Hidup selama 20 tahun, dan selama itu juga ia bersama Sooyoung jelas membuatnya mengetahui segala sesuatu yang berhubungan dengan gadis ini.

“Choi—“

“Phi..”Sooyoung berbisik. Membuat Kyuhyun terkesiap. Darah?
Benar saja Kyuhyun melihat darah mengalir dari pernafasan Sooyoung. Dengan cepat ia menyambar tissue yang berada di nakas yang berada samping ranjangnya. Mengusap darah yang entah mengapa tak kunjung berhenti mengalir dari hidung Sooyoung.

“Kenapa tidak berhenti? Aish! Duduk Choi,”
Entah mengapa Sooyoung merasa seperti jelly. Tubuhnya begitu lemas. Ia bahkan tak mampu bangun sendiri. Dan lagi-lagi Kyuhyun yang menopang tubuhnya. Membersihkan jejak darah yang mengalir disekitar hidungnya. Membuatnya hatinya seperti dihantam berton-ton beban berat.

Cho, aku ingin mati.

“Jangan memikirkan hal bodoh. Cukup otakmu saja yang idiot,” Kyuhyun menangkup wajah mungil Sooyoung. Mencoba meyakinkan gadis itu jika semua akan membaik. Meskipun ia juga tak yakin.

“Choi Sooyoung, dengarkan aku. Apa yang ada didepanmu kau harus menghadapinya. Kau tahu, dirimu lebih kuat dari apa yang kau pikirkan. Kau ingat saat aku benar-benar terpuruk dengan kepergian eomma? Kau mengatakan ini padaku ‘aku akan dibelakangmu, saat kau jatuh maka aku akan mengulurkan tanganku membantumu bangkit. Kemudian menggenggam tanganmu, dan aku akan berjalan disampingmu. Saat kau mampu berlari maka aku akan berada dibelakangmu lagi,’”

“Cho—“

“Sooyoungie, kau tahu aku tak akan pernah ada dibelakangmu. Aku ada disini, disampingmu. Aku tak akan pernah meninggalkanmu dibelakangku. Aku akan ada dimanapun kau berada, menggenggam tanganmu seperti sekarang. Tak peduli apapun, kau punya bahuku untuk bersandar. Aku tahu, abeoji dan eommonie tak dalam kondisi baik-baik saja. Tapi bisakah kau percaya padaku? Apapun yang akan terjadi pada mereka nanti, kau masih memilikiku” karena aku telah berjanji menjagamu sampai aku mati.

Sooyoung tak mampu menghentikan laju air matanya. Ia menunduk mencoba menyembunyikan wajahnya dari Kyuhyun. Entah mengapa rasanya semakin berat.

“Hey, jangan menangis lagi. Ini berat, aku tahu. Tapi bertahanlah. Ku mohon,” Kyuhyun membawa gadis itu dalam dekapannya. Mengecup ujung kepala Sooyoung berulang-ulang kali. Menyalurkan hangat tubuhnya pada suhu dingin tubuh Sooyoung.
Memberikan ketenangan pada gadis didekapannya. Hingga perlahan Sooyoung terlelap dalam pelukan Kyuhyun. Menangis membuatnya begitu lelah.
– Some –

Sooyoung mengerjapkan matanya perlahan. Mengumpulkan nyawanya yang berterbangan. Kepalanya terasa berdenyut. Namun tubuhnya terasa begitu hangat. Membuatnya begitu nyaman.

Pelukan seorang Cho Kyuhyun.

Ia tersenyum. Menilik paras Kyuhyun yang entah mengapa selalu bisa membuatnya begitu tenang. Jari lentiknya mengusap pelan pipi Kyuhyun. Kau menambah berat badanmu lagi Cho? Sooyoung meringis. Ia kembali melesakkan wajahnya pada dada bidang Kyuhyun. Menggali kenyamanannya disana.

Tanpa Sooyoung sadari Kyuhyun tersenyum. Mengeratkan dekapannya pada gadis itu. Mengusap surai coklat itu sayang. Kyuhyun tahu Sooyoung memerlukan dirinya saat ini, meskipun gadis itu tak mengutarakannya secara langsung. Gadis yang terlihat begitu tangguh ini nyatanya menunjukkan air mata itu padanya.

Choi Sooyoung kau tahu? Aku lebih menyukai saat kau mengoceh tanpa jeda, kemudian melempariku bantal atau melakukan kekerasan padaku. Itu jauh lebih baik daripada melihatmu meneteskan air mata.
– Some –

“Ani Minho ya”

“Noona!”

“Minho ya dengar, jika kau pulang maka aku akan membunuhmu”

“Kau pucat nona Choi! Kau bilang kau akan baik-baik saja. Kau sakit dan aku tak bisa melakukan apapun! Hanya melihatmu melalui video call itu membuatku gila!”

“Choi Minho, dengarkan noona. Noona hanya demam. Itu bukan apa-apa,”

“Demam noona! Kau demam tapi aku—“

“Arro Minho ya. Noona mengerti kau khawatir, tapi sungguh noona baik-baik saja. Ada Kyuhyun hyung yang menjaga noona. Kau percaya padanya bukan?”

“Noona..”

“Percayalah Minho ya, noona akan baik-baik saja. Hanya satu tahun kan? Itu tak akan lama,”

“Aku tahu noona. Kenapa kau menyembunyikannya?”

“Musun?”

“Appa dan eomma,”

“Minho ya, bagaimana—“

“Dua hari lagi bukan? Aku akan tetap pulang noona. Aku akan datang ke pengadilan, melihat untuk terakhir kalinya appa dan eomma duduk berdua. Aku tak akan memutuskan untuk tinggal bersama siapa nantinya. Aku hanya akan pergi ke tempat yang kau inginkan untuk aku pergi,”

“Minho ya,”

“Jangan menangis lagi ku mohon. Air mata itu terlalu berharga. Jangan membuatku lebih terluka karena tak bisa memelukmu noona,”

– Some –

Kyuhyun tak tahu apa yang harus ia lakukan. Hanya meremas telapak tangan Sooyoung dan mengusapnya perlahan. Menguatkan gadis disampingnya.

“Gwenchana, jeongmal” bisik Sooyoung. Namun Kyuhyun tahu, gadis itu berbohong. Siapa yang akan percaya jika gadis itu baik-baik saja jika hari ini adalah hari perceraian kedua orang tuanya?
Sooyoung melemparkan senyumnya. Menatap Kyuhyun dengan yakin. Aku akan baik-baik saja kan Cho?

“Ya, kau akan baik-baik saja. Bertahanlah, Minho dan aku disampingmu. Menggenggam tanganmu,” Kyuhyun berucap pelan. Seolah menjawab apa yang Sooyoung fikirkan. Membuat gadis itu menatap tangan kirinya yang digenggam erat oleh Minho. Namdongsaengnya.

Minho mengikuti arah pandangan Sooyoung, kemudian tersenyum. Mencoba membuat noonanya percaya jika ia baik-baik saja. Ya, ketiganya berusaha terlihat baik-baik saja.

“Ingatkan aku untuk memelukmu nanti,” Minho menggumam. Meembuat Sooyoung tak mampu menyembunyikan indranya yang mulai bergenangan air mata.

“Ne,”

“Saranghae noona, jangan menangis” Minho mengusap pelan pipi Sooyoung. Menyeka air mata gadis itu. Noona bukankah kau kuat.

“Nado Minho ya,” berbisik. Hanya itu yang bisa Sooyoung lakukan. Suaranya tercekat.

“Choi Sooyoung ssi,” suara jaksa itu menggema di ruang pengadilan. Mengalihkan fokus Sooyoung pada Minho.

“Ne,”

“Sebagai anak tertua Choi Jungnam dan Moon Sohee, serta mengingat umurmu yang akan memasuki 21 tahun. Kau diberi hak untuk menentukan dengan siapa kau akan hidup selama kau belum memutuskan untuk menikah,” Sooyoung membatu. Pertayaan ini yang ditakutinya. Baik appa maupun eommanya adalah orang yang paling berharga yang ia sayangi. Bagaimana ia harus memilih?

Sooyoung menatap eommanya yang tengah memberinya pandangan sendu. Ia tahu, eommanya ingin bersama dengannya. Namun hatinya terbentur saat ia bertatap dengan manik mata yang begitu mirip dengan miliknya. Manik mata sang appa.

“Aku tidak akan hidup dengan keduanya. Josonghamnida,” benar. Ini keputusan yang benar. Ia tak akan menyakiti keduanya. Iya, kau melakukan yang terbaik Choi. Kau benar.

“Ne?! Sooyoung ah,”
– Some –

Kyuhyun menopang dagunya, bosan. Manik matanya mengikuti gerakan kaki jenjang yang melangkah lincah kesana kemari. Mencari barang yang ntah Kyuhyunpun juga tak tahu apa. Yang ia tahu sekarang adalah apartementnya hancur seperti sehabis diterjang badai dan itu semua ulah Choi Sooyoung. Garis bawahi nama gadis itu.

“Cho! Bantu aku! Aish,” Sooyoung mengacak rambutnya kesal. Jemarinya dengan terampil melempar bantal sofa kearah mana saja. Kemana benda sialan itu?

“Apa?!” sahut Kyuhyun malas. Aish, geu yeoja jinja!

“Kotak kecil itu! Warnanya biru shapire, ada pita silver diatasnya. Ppali!”

“Kau benar-benar merepotkan! Apa isi kotak sialan itu ha? Biarkan saja hilang,”

“Cho Brengsek Kyuhyun—“

“Mwo?” Kyuhyun memekik. Memotong kalimat Sooyoung. Kedua hazelnya melotot. Bagaimana bisa brengsek menjadi nama tengahnya? Gadis ini..

“Diam brengsek! Aku belum selesai bicara. Kotak itu kado ulang tahun Minho—“

“Astaga, kau bisa beli yang baru Choi. Dua hari berturut-turut kau mengacak-acak isi apartement ini idiot,”

“Cho barang itu limited edition. Minho selalu saja gagal mendapatkannya. Aku bahkan harus menyuruh Tiffanny untuk mendaftarkan dirinya, takut kalau saja aku juga akan gagal mendapat barang itu. Kau tahu, aku harus berebut dengan ribuan orang hanya untuk barang itu! Dan sekarang kau memintaku untuk membelinya lagi?! Kau gila Cho Kyuhyun!” Sooyoung berteriak frustasi. Dilemparnya bantal sofa yang berada didekatnya kepada Kyuhyun. Ia terduduk. Ia begitu lemas sekarang. Eottokaji?

“Sudah?” Sooyoung mencebikkan bibirnya begitu indranya mendengar pertanyaan Kyuhyun. Ia tahu, pria itu tengah mengejeknya karena ia mengoceh tanpa jeda. Sedangkan Kyuhyun berusaha sekuat mungkin agar tawanya tak meledak. Choi Sooyoung, kau benar-benar kembali.

Kyuhyun berjalan mendekati Sooyoung. Mendudukkan dirinya tepat disamping gadis itu. Menariknya dalam dekapan yang selalu diincar oleh banyak wanita diluar sana. Mengusap surai panjang itu dengan sayang. Memberinya kecupan ringan diujung kepala Sooyoung. Astaga, kenapa rasanya ingin mual? Menggelikan.

“Jangan tertawa brengsek!” Sooyoung mendumal. Ia semakin melesakkan tubuhnya pada dekapan Kyuhyun. Dan seperti biasa itu menenangkan untuknya.
Namun sial bagi Kyuhyun, ia tak mampu menahan tawanya. Ia tergelak begitu saja saat Sooyoung mengumpatnya. Entah mengapa umpatan itu terdengar seperti rengekan seorang gadis remaja yang merengek minta sesuatu pada pacarnya. Lebih sial lagi ia harus merelakan perutnya membiru akibat ulah jari Sooyoung yang mencubitnya keras.

“Aaaa. Sakit bodoh!” Kyuhyun mencoba menarik tangan Sooyoung. Sialan! Kenapa tangan kurusi ini begitu kuat? Argh!

“Cho eottokhe?!” Sooyoung kembali merengek. Astaga, gadis ini benar-benar membuatnya pusing. Hah.

“Kajja,” Kyuhyun melepas pelukannya. Menarik gadis itu untuk bangun.

“Eoddi?” Sooyoung begitu polos. Kenapa kau begitu menyebalkan ha? Kenapa banyak kata kenapa hari ini?

“Makan, kau lapar”

“Ah matta, aku lapar. Bagaimana kau tahu? Aku tak memberitahumu. Perutku juga tidak berbunyi saat kau memelukku. Kau me—“ Kyuhyun tersenyum. Choi Sooyoung, lemah terhadap makanan. Dan itu memang Choi Sooyoung yang hidup dengannya sejak 20 tahun yang lalu.

– Some –

Kedua gadis itu tampak menikmati hari sore mereka dengan majalah yang tergenggam dijemari mereka. Sesekali keduanya saling melirik kemudian tertawa tanpa alasan yang jelas. Ayolah Yoo Soyoung dan Choi Sooyoung akan sama gilanya jika mereka sedang berdua.

“Geumanhae Cho Sooyoung,” ucapan gadis bermarga Yoo itu sontak mengundang tatapan sinis Sooyoung.

“Dengar Kim Soyoung, ralat margaku. Tambahkan huruf i dibelakangnya. Choi Sooyoung. Bukan Cho Sooyoung,” dan seperti biasa, kekasih Yesung itu akan semakin tergelak jika Sooyoung mulai menampakkan ketidaksukaannya jika dihubungkan dengan pria setan bermarga Cho itu.

“Ani Sooyoung ah, kau akan menikah dengan Kyuhyun. Aku berani bertaruh,” Soyoung begitu yakin dengan ucapannya. Melihat keduanya setiap hari membuatnya bertambah yakin jika Kyuhyun dan Sooyoung akan mengakhiri masa lajang mereka, menjadi pasangan suami istri. Suami istri? Soyoung meringis.

“Heol. Itu hanya ada dalam mimpimu Yoo. Yang ada kau yang akan menikah dengan pria alien itu. Apa lebihnya Yesung? Berbicara pada kura-kura?” bisakah kita berhenti membicarakan tentang Kyuhyun? Menjengkelkan.

“Yak! Hajiman Sooyoung ah, seperti apa jika kalian benar-benar menikah?” aish gadis ini benar-benar. Kapan dia bisa berhenti? Sooyoung mengeluh. Dan sepertinya ia harus secara sukarela membicarakan tentang Kyuhyun sekarang.

“Astaga Yoo Soyoung. Kau tahu, aku dan Kyuhyun sudah mengenal sejak kami bayi. Catat itu, bayi. Itu adalah hal terkutuk yang pernah aku alami. Lebih memuakkan lagi Kyuhyun dan aku dimasukkan dalam satu sekolah yang sama dan itu selalu terjadi setiap kali aku merengek pada bumonimku untuk memasukkanku ke sekolah yang tak ada manusia bernama Cho Kyuhyun didalamnya. Dan itu justru membuatku membenci pria yang bernama Kyuhyun itu,” Sooyoung melempar majalahnya ke meja. Entah mengapa barang-barang yang tergambar disana tak lagi menarik baginya.

“Lalu?”

“Apa?” alis Sooyoung menyerngit.

“Ani Sooyoung ah, jika memang begitu kenapa kau membiarkan Kyuhyun masuk kamarmu saat pria lain tak boleh memasukinya? Mantan pacarmu? Aku tak ingat satupun dari mereka bisa masuk kamarmu,” selidik Soyoung. Kau tahu, wanita akan sangat menyeramkan saat mereka tertarik dan penasaran akan sesuatu hal.

“Itu karena ia sudah mengenalku selama dua puluh tahun. Tak lebih,” acuh Sooyoung.

“Memelukmu? Tidur dipangkuanmu? Mencium keningmu? Makan makanan yang sama denganmu? Memakai pakaian seperti couple? Menggunakan iPhone yang sama?” desak Soyoung. Ia seperti benar-benar tak menyerah akan topik ini. Membuat gadis itu terdiam sejenak. Entah mengapa Sooyoung menjadi bingung.

“Minho melakukan itu padaku,” sahutnya pelan.

“Tapi Kyuhyun bukan saudaramu Choi,”

“Apa bedanya dengan Minho? Kyuhyun sama seperti Minho. Menurutku,” suara Sooyoung menghilang diujungnya. Keraguan sangat tergambar disana. Benar juga, Kyuhyun bukan oppa maupun dongsaeng. Tapi mengapa ia bisa melakukan itu? Aa, itu karena ia bertetangga dan mengenalmu selama itu Choi. Benar, hanya itu.

“Kau tidak berfikir dia menyukaimu?” Soyoung bertanya secara hati-hati. Ia menatap gadis bermarga Choi itu seksama.

“Kenapa harus?” tanya Sooyoung tak mengerti. Membuat gadis disampingnya melotot tak percaya.

“Astaga, pantas saja Kyuhyun memanggilmu bodoh. Choi Sooyoung, dengar baik-baik. Kyuhyun menyukaimu,” ada kamera? Ekspresi Sooyoung benar-benar harus diabadikan.

“Mwo? Bagaimana bisa kau mengatakannya?” Soyoung semakin gemas terhadap gadis bermarga Choi ini. Kenapa dia benar-benar tak peka?

“Kau ingat saat pertama kali kau masuk universitas? Kau ingat dengan Jiyeon sunbae?” Sooyoung menyerngit. Jiyeon? Gadis dengan maskara dan eyeliner tebal yang sering mengganggunya itu?

“Ah, si menor itu?”

“Matta. Aku pernah melihat Kyuhyun bertemu dengannya secara sembunyi-sembunyi. Awalnya aku berfikir jika Kyuhyun akan meminta gadis itu menjadi kekasihnya. Tapi diluar dugaan Kyuhyun justru membuat gadis itu ketakutan,”

“Eung? Apa maksudmu?”

“Kyuhyun menggertak Jiyeon, ia benci melihat gadis itu terus saja membuat masalah denganmu. Kyuhyun bilang ia bisa saja dengan mudah membuat gadis itu masuk blacklist diseluruh universitas di Korea bahkan diluar negeri sekalipun. Awalnya aku tak percaya apa yang dikatakan Kyuhyun. Tapi begitu aku menjadi sahabatmu dan menjadi kekasih Yesung yang notabennya sahabat Kyuhyun, aku mengetahui kenapa Kyuhyun bisa melakukannya,”

“Ah, jadi karena itu wanita menor itu tak lagi berani menemuiku”

“Itu sudah cukup membuatmu percaya dia menyukaimu kan?”

“Tidak. Kyuhyun biasa melakukan itu pada semua orang yang menggangguku,” acuh Sooyoung. Entah kenapa tenggorokannya sekarang terasa kering. Kyuhyun?

“Dasar idiot! Itu karena ia menyukaimu,” ia menjitak kepala Sooyoung. Astaga gadis ini.

“Kyuhyun punya segudang wanita untuk dikencani Yoo. Dia tak akan menyukaiku,” suaranya terdengar aneh bagi Soyoung. Membuat gadis bermarga Yoo itu menyeringai.

“Kau cemburu?”

“Apa kau bercanda? Tidak!”

“Well, Kyuhyun menyukaimu. Dan aku berani bertaruh itu,”

“Terserahmu Yoo Soyoung,”

“Ah iya, kado untuk Minho. Kyuhyun membelikannya baru untukmu, Yesung oppa bilang jika Kyuhyun membeli Rolex itu dua kali lipat dari harga aslinya. Dan sebenarnya, kadomu benar-benar hilang,”

“Mwo?! Tapi bagaimana—“

“Tiffany. Asisten pribadimu,”

– Some –

Dentuman musik mengalun begitu keras. Memekakan telinga bagi siapa yang baru pertama kali mendatangi tempat itu. Namun tidak bagi Siwon, Kyuhyun, dan Yesung. Ketiga pria itu tengah menikmati pertengahan malam ditempat bising itu. Duduk disofa berhadapan dengan beberapa botol wine, beer, dan soju. Mata mereka tak pernah terlepas dari ketiga gadis yang tengah meliukkan badan mereka dengan lincah dilantai dansa bersama dengan kerumunan orang-orang yang terlihat begitu menikmati ritme yang dibawakan oleh dj.

“Jadi apa sekarang?” Siwon berteriak membuka percakapan diantara mereka. Senyumnya mengembang saat ia melihat kekasihnya menatap kearahnya. Menari dengan begitu lincah. Ah, sial.

“Mwo?” sahut Kyuhyun sambil menyecap winenya. Ah, wine putih. Sooyoung harus meminum ini nanti.

“Uri Sooyoungie. Kapan kau mengatakan jika kau menyukainya?” pertanyaan Siwon justru membuat Kyuhyun terkekeh. Kapan ia akan mengatakannya?

“Kenapa tertawa? Kau menyukainya. Katakan saja. Aku muak melihatmu seperti itu,” Yesung menyahut dengan santai. Ia menuang lagi wine pada gelasnya. Meneguknya dalam sekali teguk.

Kyuhyun hanya tersenyum menanggapi apa yang dikatakan Yesung. Ia menyukai Sooyoung? Menggelikan. Tapi ia tak bisa menampik jika ia memang menyukai gadis dengan kelakuan ajaib itu. Hidup bersama gadis itu selama duapuluh tahun bukan waktu yang singkat. Perasaan itu tumbuh dengan sendirinya. Bahkan ia tak tahu sejak kapan gadis dengan surai coklat gelap itu menjadi prioritasnya. Banyak hal gila yang ia lakukan untuk gadis itu, dan itu ia lakukan tanpa ia sadari apa alasannya.
Memanjat balkon tengah malam hanya karena gadis itu menelfonnya dan mengatakan jika ia tak bisa tidur pernah Kyuhyun lakukan. Dan apa setelahnya? Ia harus menemani gadis itu mengoceh semalam suntuk hanya karena Minho baru saja mengajaknya menonton film horor. Kyuhyun bahkan dengan suka rela membiarkan lengannya kram karena gadis itu terus saja merengek meminta lengannya sebagai bantal. Membuatnya terjebak dengan degub jantungnya yang menggila.

“Berhenti menatapnya seperti itu,” Kyuhyun tersenyum miris. Entah mengapa terlalu sulit baginya memberitahu Sooyoung tentang perasaannya.

“Biarkan saja seperti ini. Ini jauh membuatnya lebih nyaman,” Kyuhyun menggumam. Senyumnya terangkat saat ia melihat gadis itu berjalan kearahnya. Choi Sooyoung, kau benar-benar..

“Cho,” tanpa sungkan sama sekali Sooyoung meneguk wine yang berada ditangan Kyuhyun. Kemudian mendudukkan dirinya disamping Kyuhyun. Meringsut dalam pelukan pria itu dengan nyamannya. Membuat Kyuhyun membatu.

“Choi, kau—“ perkataan Kyuhyun terputus oleh tepukan Siwon dibahunya. Membuat pria berkulit pucat itu mendongak, mengerti akan bahasa isyarat Siwon yang akan bergabung dengan Yesung yang lebih dulu menghampiri kekasihnya dilantai dansa.

“Cho, Soyoung bilang kau menyukaiku” Sooyoung semakin mengeratkan pelukannya pada pria yang entah mengapa sekarang seolah tak bisa bernafas lagi.

“Dia bilang kau menyukaiku Cho. Menggelikan,” Kyuhyun menunduk. Tangannya bergerak pelan menuju surai coklat gadis didekapannya.

“Kau percaya?” tanya Kyuhyun.

“Tidak. Kau punya banyak wanita yang lebih cantik, kau tak akan pernah menyukaiku. Matchi?” Kyuhyun tergelak. Membuat gadis didekapaanya mendongak kearahnya.

“Kenapa tertawa?” bingung Sooyoung.

“Kau mengakui jika kau jelek?”

“Mwo?! Ani! Kau tahu banyak pria yang mengejarku. Mereka mengatakan jika aku mempesona. Aku cantik,”ketus Sooyoung tak terima.
Majja Sooyoungie, kau cantik. Kau mempesona. Kau lebih dibanding wanita yang selalu mengejarku.

“Woah, apa sekarang CEO Summer Corp. sedang mempromosikan dirinya pada CEO Cho Enterprise?” goda Kyuhyun.

“Brengsek!” bukannya menampar atau memukul Kyuhyun. Gadis itu mengumpat kemudian memeluk pria bermarga Cho itu dengan kuat. Mencari dada bidang yang selalu menjadi tempat yang membuatnya nyaman.

“Geundae Cho, jangan menyukaiku” Sooyoung berucap pelan diantara bisingnya suara musik yang memekakkan telinga itu. Berharap Kyuhyun mendengarnya.

“Tidak. Aku tak akan pernah menyukaimu Choi,” aku mencintaimu.
Mengecup ujung kepala gadis itu berulang-ulang. Mengeratkan pelukannya. Cho Kyuhyun, ia akan menjaga hatinya seperti ini.
Choi Sooyoung, biarkan aku mencintaimu dengan caraku.
END

79 thoughts on “[Oneshot] SOME

  1. kyura says:

    Ya ampunn,, iri dehh sama soo eonni d gituin ama kyupa,, jdi kpngen dehh,, tpi kok end sii ngegantung banget. Kasian kan si kyupa gak bsa ngungkapin perasaan’y sama so,, buat AS dong thor,, biar kyuyoung’y bsa pcran trus nikah dehh,, btw ff’y keren banget…:-D

  2. mongochi*hae says:

    mwo ???
    kok end ?
    please.. sequel dong .masa hub kyuyoung gantung gini ??
    hatus ad lanjutanny .
    aplg ak melting dg perlakuan kyu utk soo

    ao😱😱😱
    please… bikin sequelny.

  3. ah author knp endingnya gitu??
    sequel plisss.
    itu kyuyoungnya so sweeeet abis gue aja bacanya iri bgt. ah ayudong bikin mereka bersatu jgn hanya sebatas teman tapi mesra.

  4. Sistasookyu says:

    Ya ampun syoung ini..
    Kyu nya udah luar biasa care gt, masak dia ga peka?
    Kasian kyu nya.. Kenapa syoungnya ga mau sih? Hmmm

  5. sandia says:

    YA AMPUNNNNNNN KYU SO SWEET AMAT SIHHHHHHH😂😂😂😂😂😂 sikapnya lebih sahabat jadi cinta sih daripada musuh. Ya amlun thor gantung thor, harus ada sequel ini sampai jadi

  6. safitri agustina says:

    Lah ko end sih ?
    Ini masih gantuuuuuung
    kalo di lanjut pasti makin bagus deh hehe
    apalagi sampe mereka bersatu hehe
    lanjut yaah yah yaah
    bagus tauuuu
    si soo nya yg broken home tpi semi-semi manja gtu sama kyu trus kyu nya yg addfhagsgrdbjd
    asli deh aku suka bgt karakter kyu disini
    walopun terkesan suka gonta-ganti cewe tpi dia gentle bgt sama soo
    yaa Allah, makin lope-lope ><

    smoga di bulan ini ada keajaiban buat uri kyuyoung😀
    ntah yg tetiba mereka dating di tgl 13 atau apa ke' hehe
    daaaaaaaan happy birthday kyuuuuuuuuuu :*❤
    kamu bukan bias utama tpi aku tetep cinta sama kamu ko :* #AmpuniAkuTeuk :v :v

  7. gita says:

    ahhh gantunggggg… sebellll
    ya ampun suka bngt sama ini ff
    cara kyu dn sooyoung berteman bikin gregetan bangettt
    pas kyu ngebelain soo juga bikin meltinggg
    aduh soo, harusnya dia bisa sadar kalo kyu jatuh cinta sma dia
    huffft… pokoknya envy banget sama persahabatan kyuyoung disini
    plisss dibikin sequel atau ASnyaa… haruss.
    nextnya ditunggu banget yayayayaa

  8. rifqoh wafiyyah says:

    Sumpah butuh sequel sequel sequel.. pliss..
    Sweet mereka..,tapi kenapa soo unni gak peka peka ya allah 😥

  9. akhirnya setelah sekian lama.. dipublish jg di KSI😀
    congrat arza *S’Cha..😀

    by the way,,,
    eternal sunshine nya masih ditunggu lho, kpn lanjut??😀

    tetep semangat nulis ya, soalna tiap jalan cerita yg kamu buat suka unik, seru jadinya😀

    g ada yg nyamain pola pikir kamu lho.. langka kamu za…😀

    ganbate..

    oh ya itu jadiin aja kyuyoung bersatu, meski kyuhyun bilang gpp. cara mencintai seperti itu tuh menyakitkan.. :3

  10. Riskha R says:

    Pliss ini gantung say -__- nyesekk plis sequel :” biarkan mreka bersatu:” di dunia nyata udah gak bsa bersatu, masa di ff juga T.T plis thor ffnya kerenn pake banget

  11. Riskha R says:

    Pliss ini gantung say -__- nyesekk plis sequel :” biarkan mreka bersatu:” di dunia nyata udah gak bsa bersatu, masa di ff juga T.T plis thor ffnya kerenn

  12. Aaaaa…… >< kelakuan mereka bikin gemes aja. Apalagi si kyuhyun, kenapa sih dia nggak ngaku aja sama sooyoung. Trus kenapa juga coba kyuhyun nggak boleh jatuh cinta sama sooyoung? Pokoknya ceritanya bagus banget. Kalau bisa sih ada sequalnya gitu 😝

  13. Duh…. bagus kak oneshootnya… tata bahasanya mudah di pahami jadi bisa dapet feelnya… seneng deh baca ff ini… bagus gitu shbtan kyak gitu… ngebaca ff dg ending gantung mah sudah biasa… tapi gak terlalu nge gantung kog kak… berarti sooyoung mau nya cuman friendzone aja sma kyu… hebatnya kyu mau menerima keputusan sooyoung… bagus deh kak…. keep writing kak…

  14. Di says:

    INI KOK DAPAT BANGET FEEL LAGUNYA, SUKA!! Sejujurnya some ini lagu aku banget dari tahun lalu suka aja *bukan curhat beneran, deh* authoooorrr pinter amat sih bikin ceritanya. Aku suka alurnya walaupun di beberapa part masih agak berantakan ya tapi termaafkan deh karena pemilihan kata yang PAS. Waktu baca ini kaya di permainkan deh. Aku suka endingnya, nggak maksa. Some itu ya some kalau lebih ya berarti beda dong ya maknanya *paan sih*

  15. Nora says:

    Bagus thor, kereeen👍🏻👍🏻👍🏻 persahabatan mereka lama banget dan kek pacaran😍 Biarpun ending gantung gitu, ttp keren👍🏻 ditunggu karya lainnya~

  16. 이태라 says:

    demi apapun butuh bgt sequel mereka saling ngungkapin perasaan
    gemes bgt sm mereka apalagi sooyoung ga peka bgt wkwk

  17. Mayumi Fumihiko says:

    Aduuuh, kenapa endingnya bikin gregetan… Aku suka bgt ceritany, tata bahasanya danalur ceritany… Sayang kalo endingnya masih gantung begini authornim… Sequel juseyo… Fighting!!

  18. Iin says:

    Sequel dong thorrr
    Ampun deh yang bagian endingnya bikin baper wkwk 😂
    Ttman gitu ya qkqk, ditunggu next partnya thor

  19. Rychell says:

    aduh itu gimana keputusan sesungguhnya ?? cinta ? suka ? ato gimana ? sequel deh mending wkwkwk
    sahabat tp perilakunya kyk pcaran it’s no problem wkwkkw

  20. saputrid12 says:

    serius tanggung bgt -.- please, kasih sequel ya eonni ^^

    kyuhyun sm sooyoung lebih pantas di bilang kekasih🙂

  21. Isma KSY says:

    omoyaaaa… iya beneran siapa yang bakal percaya kyuyoung itu musuh? saya juga kgak percaya. ya ampunnn bikin iri, masa ia musuh tapi so sweet.
    oh ayolah ada after storynya, jeballl author yg baikk. ceritanya bener bener daebak!!! saya sangat suka. musuh tapi mesra.. ohhh good, pokoknya d tunggu ASnya.. #maksa. haha

  22. younger says:

    ffnya ngeggantung di kirain bakalan nikah kyuyoungnya pengen ada sequrl tapi itu terserah authornya pokonya si ff nya keren banvet bahasanya juga keren

  23. Sisca says:

    Yah thor ngegangtung bgt inii masa kyuyoung nya ngga bersatu tanpa status gini:( pdhl mrka udh sweet gtuuu
    dtunggu sequelnya ya thor;)

  24. Sahabatannya kyuyoung mah beda yah, kayak bukan sahabatab. Entah kenapa ini oneshot gantung eon, butuh kelanjutannya huhu. Oh iya kenapa soo ga bolehin kyu buat suka sama dia, apa gegara soo punya penyakit? Soalnya heran aja waktu soo mabuk hidungnya ngeluarin darah. Dan berakhir dengan imajinasi sendiri haha
    Ditunggu sequel, AS atau apapun kelanjutannya yah eon haha

  25. Aaaah kyuppa so sweet bngt sich…
    tapi, knapa soo gx mau kyu menyukainya..
    bikin AS’nya donk thor coz penasran bngt kyuyoungnya bakal terus bersama apa gax??

  26. husnulk says:

    Kenapa syoo gamau kyuu buat suka sama dia? Jadi bingung deh sama perasaan syoo..
    Yah kasian amat kyuu harus mendam perasaannya ke syoo sndiri😦
    Ini gada lanjutannya ya, maunya kyuyoung bersama.. hiks😦
    Tapi ini ffnya bagus kok🙂

  27. ry-seirin says:

    thor aku gak suka……
    gak suka karena,
    kok…. cmN dikit sich thorrr
    msih gntung nich, wjib ada sequel nich ma….
    yg satu bodoh yg satu lagi sering mngelak!!!
    d tnggu ya next….(klo ada).
    Thor “Eternal Sunshine” knp blm d lnjut….
    msih pnsaran ma endingnya gmn???

  28. Mencintai dengan cara yang bagaimana, Cho? Kau perlu memberikan spesifikasinya. Kenapa? Kau tahu kan aku orang yang gampang penasaran. Saking penasarannya, aku selalu menebak -bahkan membuat jalan cerita lain di kepalaku. Jadi, tolong! Ceritakan kelanjutan kisahmu ini yah. Aku bakal meminta kepada sang pengarang kalau ia bersedia 😊😉

  29. risqi says:

    udah END ya? aku pikir mereka bakal married…ehh ternyata enggak.!! Kyuyoung itu pasangan yang aneh ye, ngakunya musuhan tapi hubungan nya malah kek orang pacaran, mesra banget.
    btw.. kyuhyun romantis banget loh tapi sayang nya sooyoung nggak peka.

  30. putie A says:

    woah keren banget aku suka jalan ceritanya keren pokoknya love it. lebih bagus lagi kalau ada sequelnya. taoi ini juga gak apa apa hehe gua labil yah

  31. Youngra park says:

    Aduhh beruntungny sooeoni punya kyuppa tapi sangat di sayangkan karna endingny gantung gtuh aku kita mereka bakalan bersatu n menikah jujur sma perasaan satu sama lain ku harap kalau bsa ad squelny atw afterstoriny keren bgts ffny chigu

  32. icha dewi says:

    cerita kali ini soonya yg gk peka suka banget rasanya kalo lelakinya yg cinta mati tp wanitanya tetap dengan pria itu (setia) hanya tdk ada hubungan yang mengikat mereka meskipun lebih bagus jika bersama love love soo-kyu ^^

  33. Kam to the pret!!!

    Baru ngerasain baca FF gantung. Ternyata gak enak huhuhuhu, padahal kalo bikin FF gantung juga.

    Well, ini thema yang paling saya suka. Ketika seorang lelaki jatuh cinta dan menjadi idiot sedangkan yang perempuan terus mengelak cinta itu dimulut namun menanti di hati.

    Pokoknya mah suka atuhhhh

  34. Yiatri2499 says:

    Aissh…
    Aku jdi nyesek bcanya…
    Kyu kasihan sekali harus memendam perasaannya,,,
    kenapa sooyoung gak peka sih?
    Nice ff eon,,,, sequelnya ditunggu…

  35. choyunz says:

    wah ceritanya bagus banget>< mereka sahabat tapi kek pacaran. bikin as nya dong chingu, kalo boleh sih hehe😀

  36. Ternyata cuma sahabatan, akhirannya ga sampe nikah..
    Dikirain bakalan happy ending..
    Emang kelakuan mereka kaya orang pacaran tp padahal musuhan…
    Baguus, suka sifat mereka, tapi sayangnya oneshoot..
    Ditunggu ff lainnya

  37. Beyoonhae says:

    KYAAAAAA SUKA BANGET DENGAN HUBUBGAN KYUYOUNG YANG KYK GINI.. Sayang bgt cuma oneshoot:(( ini kerenn bgt thor tapi lebih keren lagi kali di bikin series ato paling nggak buat sequelnya jeballl thor. Aku suka bgt dgn alur crita yg kyk gini saling cinta tapi cara menyampaikannua sanag unik .. Please sequellllll :’))))))

  38. yyo says:

    lah lah? kok end sih ? jadi kyuyoung ga ada hubungan??bikin sequel atau apalah .. kyuyoung harus ada hubungan pokoknya😀

  39. Putri Knight says:

    udh 2 kali nih bacanya haha😀
    endingnya gantung thoooor >.<
    aish mereka musuhan aja mesra kaya gitu, gimana kalo pacaran cobaa :3
    sequelnya ditunggu loh yaaa thor🙂

  40. ajeng shiksin says:

    kenapa disini aku yg nyesek baca nya.. kaya ngerasain apa yg di rasain kyuhyun.. sooyoung enggak peka banget

  41. ApriliaRist says:

    Kenapa endingnya kayak gini. Aku pikir mereka bakalan nikah/? Eh tapi ya gak papa deh. Bagus juga kok ceritanya aku suka cerita kyuyoung yang kayak gini. Diem2 kyu cinta sama soo.

  42. KyuLatte says:

    Baguuus… >< tapi gantuuung.. kenapa sooyoung nggak mau kyuhyun suka sama dia?? Tapi serius bagus, apalagi oneshoot jadi nggak bertele2

  43. violinreginn says:

    Aahhh suka banget.. kerenn. Bikin as dong ya walaupun ini sebenarnya oneshoot.. hahahah penasaran nnt mereka nikah apa gak??? Wkwk

  44. elis sintiya says:

    ya ampunn.. kyuyoung sahabatan?? tapi kelakuannya udah kaya sepasang kekasih yg sesang di mabuk cinta namun dengan cara mereka sendiri.. ohy thor ff eternal sunshine kapan di lanjut?? udh gk sabar mau baca nihh

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s