[Oneshot] I Know It

PhotoGrid_1455015639041

[Oneshot] I Know It

Author : saputrid12

Casts          : Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Genre        : romance, sad (failed)

Length : Oneshot

Note    : This ff pure of my mind. So, do not copy without permit. Thanks. Happy reading. Jja~

—–

‘Aku percaya padamu, seperti kau mempercayai hati mu untuk ku, sayang’ -Cho Kyu Hyun-

—–

 

Choi Sooyoung. Gadis dengan perawakan bak model itu tengah memasang tampang sok senang dengan situasi yang sedang ia hadapi saat ini. Berdiri diantara dua pria tampan yang saling memandang tajam. Seolah Sooyoung adalah makanan bagi dua serigala dengan mata berkilat marah itu yang patut diperebutkan. Disisi kanan tubuhnya berdiri seorang pria dengan mata memandang tajam ke arah pria yang berada disis kiri Sooyoung. Pria disisi kanan Sooyoung adalah Cho Kyuhyun, kekasihnya. Sedangkan pria yang berada disis kiri Sooyoung adalah rekan kerjanya, Shim Changmin. Sooyoung memandang kedua pria yang berada diantara kedua sisinya secara bergantian. Seolah mengetahui hal yang selanjutnya akan terjadi, Sooyoung lalu merubah situasi yang menegangkan itu dengan sikapnya. Ia merangkul lengan Kyuhyun lalu menatap ke arah Changmin.

“Changmin, kenalkan ini kekasih ku”

“Oh, perkenalkan aku Shim Changmin. Rekan kerja Sooyoung”

“Nah, Kyuhyun, kenalkan ini rekan kerja ku”

“Cho Kyuhyun. Aku kekasih Choi Sooyoung”

“Aku sudah tahu itu. Oke, Sooyoung aku pamit ya. Ibu telah menunggu ku di rumah”

“Baiklah, salam untuk ibu mu. Hati-hati”

Setelah perkenalan singkat itu Kyuhyun mengantar Sooyoung pulang. Ini adalah kebiasaannya untuk mengantar-jemput Sooyoung bekerja. Pada awalnya Sooyoung tidak mau karena takut merepotkan Kyuhyun. Karena Sooyoung tahu bahwa Kyuhyun adalah workaholic, tetapi Kyuhyun terus memaksa mengantar-jemput Sooyoung. Alhasil ya seperti ini, Sooyoung hanya bisa pasrah jika Kyuhyun terus memaksanya. Tetapi kali ini ada yang berbeda dari Kyuhyun. Biasanya Kyuhyun akan banyak berbicara jika mereka sedang berdua di dalam mobil. Sekedar menanyakan seputar pekerjaan dan hari yang telah dilewati kekasihnya. Tetapi, sekarang dia diam. Sooyoung memandang Kyuhyun dengan dahi berkerut. Dan Kyuhyun balas menatapnya dengan pandangan acuh, lalu ia sengaja mematahkan arah pandangnya ke arah depan.

“Kyuhyun, kau kenapa? Kau sakit?”

“Kita sudah sampai di depan gedung apartemen mu. Cepatlah masuk ke dalam”

“Baiklah. Hati-hati”

Sooyoung memandang mobil audi hitam milik Kyuhyun dengan pandangan sulit diartikan. Sooyoung memasuki lobby apartemennya, tak lama pintu lift terbuka, Sooyoung segera masuk dan menekan tombol 7. Pintu lift tertutup dan membawa Sooyoung ke lantai 7 gedung apartemen yang menjulang itu tak lama pintu lift kembali terbuka dan dia segera menghampiri kamarnya, 103. Lalu memasukan password. Setelah memasuki apartemennya, ia segera menuju kamarnya. Dia berbaring seraya memejamkan matanya. Pikirannya masih terfokus pada raut wajah Kyuhyun tadi. Sooyoung heran, kenapa Kyuhyun mendadak berubah. Apa karena tadi dia makan siang berdua dengan Changmin? Apa karena ada hal lain yang sedang Kyuhyun pikirkan? Atau Kyuhyun benar-benar sedang sakit?. Sooyoung membuka matanya, langsung saja ia mencari ponselnya untuk menghubungi Kyuhyun. Biasanya Kyuhyun selalu menelponnya setelah ia sampai rumah, tetapi Kyuhyun tak juga menghubunginya setelah 24 menit berlalu. Sooyoung mencari nomor Kyuhyun di contact, tak lama nada sambungan telpon terdengar.

“Halo, Kyuhyun-”

“Silahkan tinggalkan pesan setelah nada berikut… Tuuuut”

Sooyoung memandang ponselnya dengan nanar. Ia memandang langit-langit kamarnya seraya bergumam. “Kyuhyun ada apa dengan mu?”

 

 

 

 

Kyuhyun telah selesai dengan tampilan kerjanya pagi ini. Bulan ini telah memasuki musim salju. Tentu ia akan memakai mantel agar tubuhnya tidak tertusuk udara dingin yang berhembus. Ia bercermin sekali lagi untuk merapikan tampilannya pagi ini, tetapi ia merasa janggal akan tampilannya pagi ini. Ia menelisik rupanya lalu beranjak menelisik bagian kerah bajunya dan matanya berhenti pada cerminan dasi hitamnya, dasi hitam yang ia pakai miring. Ini merupakan masalah bagi Kyuhyun, karena ia adalah seseorang yang tidak suka dengan ketidak rapihan.

“Jika ada Sooyoung pasti dia yang merapikan dasi ku”

Senyum kyuhyun terbit lalu pudar kembali setelah beberapa saat ia memegang dasi hitam yang ia pakai.

“Astaga, apa yang aku pikirkan? Aku kan sedang marah dengan Sooyoung. Biarlah untuk beberapa hari ini aku akan mendiamkan Sooyoung”
Setelah itu Kyuhyun melepas dasi hitamnya lalu meraih kunci mobilnya dan segera meninggalkan apartemennya menuju kantor.

Sooyoung, gadis itu menggerutu. Memandang resah jam Rolex yang melingkar di pergelangan tangannya yang kecil. Ia memandang keseluruh jalan di depan pintu masuk lobby apartemennya, berharap menemukan mobil Kyuhyun yang biasa menjemputnya. Tapi.. nihil. Ia tidak menemukan mobil Kyuhyun menghampirinya. Alhasil ia memberhentikan sebuah taxi di depan pintu masuk lobby apartemennya. Ia langsung menyebutkan tempat yang ingin dituju kepada pak supir lalu taxi yang ia tumpangi melesat dengan cepat. Sooyoung merenung dan menggerutu dalam benaknya, bertanya pada dirinya sendiri dengan sikap Kyuhyun yang berubah semenjak kejadian kemarin.

Kyuhyun, sebenarnya ada apa dengan mu?”

 

 

Tiga hari berlalu. Kyuhyun sama sekali tidak menghubungi Sooyoung. Keadaannya tidak baik, ia sering melamun dan terkadang tidak berkonsentrasi pada pekerjaannya. Pada jam makan siang ia lebih memilih delivery order dan memakan makanannya di ruang kerjanya sambil memandang wallpaper ponselnya. Wallpaper ponselnya berupa foto dirinya dan Sooyoung pada saat mereka sedang berada di kedai ice cream tempat favorit mereka. Sama halnya dengan Sooyoung. Ia menjadi tidak focus pada pekerjaannya. Bahkan sahabat sekaligus rekan kerjanya yang bernama Yoona sampai miris melihat tingkah sahabatnya yang mendadak aneh itu. Pasalnya Sooyoung berubah menjadi tidak napsu makan. Hello! Kalian semua pasti tahu bahwa Sooyoung adalah shikshin! Tapi sejak kapan dia jadi tidak berselera makan?. Yoona berdecak lalu menyentuh bahu Sooyoung seraya menyadarkan sahabatnya.

“Mau sampai kapan kau mengaduk makanan mu? Apa kau ingin membuat makanan mu itu menjadi bubur?”

“Aku sedang tidak napsu makan Yoong”

“Setiap kita sedang makan kau selalu mengaduk makanan mu saja tanpa memakannya. Sebenarnya ada apa dengan sahabat ku ini? Ceritalah aku siap mendengarkan dan siapa tahu aku bisa membantu memberi solusi”

“Kyuhyun marah pada ku, Yoong”

“Loh, kenapa dia bisa marah pada mu?”

“Entahlah, aku juga tidak tahu pasti. Tapi dia tidak pernah mendiamkan ku selama ini Yoong”

“Ceritakan dari awal, agar aku bisa lebih mengerti, Youngie”

Sooyoung menghela napasnya dengan lelah. Ia kembali memutar kejadian waktu Kyuhyun dan Changmin bertemu saat Sooyoung berdiri diantara mereka berdua. Dan menceritakan semuanya pada Yoona.

-Flashback-

Changmin dan Sooyoung berjalan sejajar saat mereka akan ke cafeteria kantor. Kebetulan Sooyoung dan Changmin sudah lama tidak bertemu, karena Changmin di tugaskan untuk bekerja di cabang perusahaan yang berada di Busan oleh atasannya. Maka saat mereka bertemu Changmin mengajak Sooyoung untuk makan bersama. Tadinya Changmin akan mengajak rekan kerjanya yang lain, tetapi mereka masih ada rapat penting yang belum selesai oleh calon investor dari perusahaan terkenal. Sialnya, Changmin dan Sooyoung tidak tahu bahwa calon inverstor perusahaan mereka adalah Cho Kyuhyun, yang notabenenya kekasih Sooyoung. Maka dari itu Changmin dan Sooyoung pergi makan siang di cafetaria kantor -hanya berdua saja- . Dan saat Changmin membuat lelucon dengan tampang seriusnya, Sooyoung tertawa. Ia merasa Changmin sangat konyol, mengingat umurnya yang sudah tidak pantas lagi membuat sebuah lelucon anak kecil.

“Sooyoung, aku punya sebuah tebak-tebakan. Kau harus menjawabnya dengan benar ya!”

“Haha, Changmin, berapa umur mu sekarang? Lihat, kau masih hobi bermain tebak-tebakan?”

“Ck, dengarkan aku dulu. Kau harus menjawab dengan cepat ya”

“Oke, oke. Apa yang akan aku dapatkan jika jawaban ku benar?”

“Kau boleh memesan makanan sebanyak apapun yang kau mau. Tapi..”

“Tapi apa?”

“Kau harus menjawab tiga tebakan dari ku dengan benar”

“Baiklah, aku setuju”

“Ingat kau harus menjawab dengan cepat. Susu warnanya apa?”
“Putih”

“Manusia minum apa?”

“Air”

“Jerapah makan apa?”

“Rumput”

Changmin melihat Sooyoung dengan raut wajah tak dapat diartikan, dan tak lama Changmin tertawa terbahak-bahak. Sooyoung memandangnnya bingung. Ada apa? Apa ada yang lucu? Pikirnya. Lalu Sooyoung menepuk bahu temannya itu.

“Hey, kenapa kau tertawa? Jawaban ku benar semua kan?”

“Bwahahahaha, Sooyoung kau sungguh lucu”

“Apa? Aku? Memang ada apa dengan ku?”

“Dalam game ini aku yang menang”

“Apa? Hey, jawaban ku benar semua. Kau harus menepati janji mu!”

“Tidak. Jawaban mu ada yang salah!”

“Yang mana?”

“Jerapah makan apa?”

“Rumput”

“Bwahahahaha, Sooyoung.. jerapah makan daun bukan rumput”

“Apa?”

“Apa kau tidak pernah melihat jerapah sedang makan? Mereka makan daun yang berada di pohon, leher mereka panjang, jadi mana mungkin mereka memakan rumput? bwaahahah”

“Ahahahaha, iya aku baru sadar. Ahahaha”

“Ekhem!”

Saat mereka sedang asik tertawa tiba-tiba suara bass menginterupsi kegiatan mereka. Sooyoung dan Changmin menoleh ke sumber suara, lalu Sooyoung terlihat terkejut dan Sooyoung langsung berdiri dari kursinya.

“Kyuhyun” Kyuhyun hanya diam menatap kekasihnya lalu pandangannya beralih menatap tajam pada pria yang masih duduk di kursinya.

Sooyoung berinisiatif untuk mencairkan suasana tegang yang sedang melingkupi kedua pria yang saling menatap tajam itu.

“Changmin, kenalkan ini kekasih ku””

“Oh, perkenalkan aku Shim Changmin. Rekan kerja Sooyoung”

“Nah, Kyuhyun, kenalkan ini rekan kerja ku”

“Cho Kyuhyun. Aku kekasih Choi Sooyoung”

“Aku sudah tahu itu. Oke, Sooyoung aku pamit ya. Ibu telah menunggu ku di rumah, ibu sangat merindukan ku dan sekarang ibu sedang menunggu kedatangan ku”

“Wajar saja ibumu merindukan mu, kau kan sedang ada tugas di Busan. Baiklah, salam untuk ibu mu. Hati-hati”

-End of Flashback-

“Jika mendengar cerita mu, aku yakin bahwa Kyuhyun telah cemburu pada Changmin, Youngie”

“Tidak mungkin! Changmin kan teman ku. Untuk apa dia cemburu?”

“Youngie, Kyuhyun itu sangat mencintai mu. Jadi wajar saja jika dia cemburu pada mu saat kau dekat dengan teman pria mu”

“Benarkah?”

“Aku yakin! Sangat yakin akan hal itu. Karena beberapa bulan lalu, Donghae juga bersikap sama seperti Kyuhyun. Awalnya aku bingung, tapi aku mengerti setelah aku menyadari perubahan sikapnya yang tidak wajar”

“Jadi aku harus bagaimana Yoong?”

“Kau harus menjelaskan semuanya. Minta maaf lah padanya karena telah membuatnya menjadi salah paham”

“Baiklah, aku akan menjelaskan semuanya pada Kyuhyun”

“Aku berharap permasalahan kalian akan cepat selesai”

“Terima kasih, Yoong”

“Iya, jika kau ada masalah tak perlu sungkan untuk menceritakannya pada ku”

“Baiklah, shikshin!

Setelah pulang dari kantor, Sooyoung menelpon Kyuhyun. Telponnya tersambung tapi Kyuhyun malah me-reject panggilannya. Sooyoung memandang ponselnya dengan sedih.

“Apakah kau sangat marah pada ku?”

Lalu Sooyoung menelpon Donghae, sahabat sekaligus rekan kerja Kyuhyun. Telpon tersambung, beruntung Donghae menjawab panggilannya.

“Halo”

“Halo, Donghae. Apa Kyuhyun bersama mu?”

“Tidak, memang ada apa?”

“Tidak, tadi aku menelponnya, tetapi dia tidak menjawab panggilan ku”

“Seingat ku, Kyuhyun sudah pulang. Mungkin tadi dia sedang di jalan menuju apartemennya”

“Jadi dia sudah pulang dari kantor? Terima kasih, Donghae”

“Iya, kau akan pergi menemuinya?”

“Iya, memang ada apa?”

“Tidak ada apa-apa, hanya saja hari ini aku melihat Kyuhyun sedikit tidak bertenaga”

“Maksud mu Kyuhyun sakit?”

“Entahlah, kurasa begitu”

“Baiklah aku akan menemuinya. Sekali lagi, terima kasih, Donghae”

Piiip

Sooyoung telah berada di depan pintu apartemen Kyuhyun. Dia memandang ragu pintu itu. Sooyoung takut, kalau Kyuhyun tidak akan mengizinkannya masuk ke dalam apartemennya. Tangannya gemetar untuk memencet bell apartemen Kyuhyun. Tapi ia harus menjelaskan semuanya kepada Kyuhyun sekarang juga, agar masalahnya ini cepat selesai. Tangannya sudah memencet bell apartemen Kyuhyun. Cukup menekan sebanyak dua kali, pintu apartemen Kyuhyun terbuka dan memeperlihatkan Kyuhyun yang sudah berbalut v-neck dan blue jeans panjangnya. Sooyoung memandang Kyuhyun sendu, tapi Kyuhyun malah membuang arah pandangnya dari Sooyoung dan mempersilahkan Sooyoung masuk ke dalam dikarenakan cuaca diluar sangat dingin.

“Kyuhyun”

“Kau tidak memakai mantel?”

“Kyuhyun”

“Diluar sedang turun salju, pasti sangat dingin”

“Kyuhyun”

“Kalau kau tidak memakai mantel kau akan kedinginan”

Tepat setelah mengatakan hal itu, Sooyoung langsung memeluk tubuh Kyuhyun dengan erat. Kyuhyun terkejut, beberapa saat ia membiarkan Sooyoung memeluknya seperti itu. Lalu Kyuhyun melepaskan pelukan Sooyoung dengan perlahan. Kyuhyun melihat Sooyoung sudah menangis tersedu-sedu, dan hal itu membuat hatinya terenyuh.

“Maafkan aku, Kyuhyun. Aku yang salah. Aku tidak menjelaskan semuanya pada mu”

“Ssstt.. berhentilah menangis”

“Kyuhyun, aku minta maaf karena telah membuat mu salah paham. Aku.. aku tidak bermaksud demikian. Aku.. aku-”

“Tak perlu meminta maaf. Kau tidak bersalah, sayang”

“”Tapi aku-”

“Sudahlah jangan menangis lagi. Sungguh ini bukan salah mu, sayang. Aku bahkan telah melupakan kejadian itu”

“Tapi kenapa selama tiga hari ini kau sangat sulit dihubungi? Kau seperti menghindar dari ku”

“Memang benar aku menghindari mu selama tiga hari, dan selama tiga hari itu aku mencoba introspeksi pada diri ku. Apa saja sesuatu yang harus diperbaiki dari diriku. Justru aku sangat berterima kasih pada mu, sayang. Aku sadar bahwa selama ini kau lah yang sangat berusaha untuk mengimbangi diriku, sedangkan aku? Aku sama sekali tidak berusaha mengimbangi diri mu. Aku tidak dapat menekan sifat otoriter ku selama bersama mu, aku posesif, aku egois, aku tidak peka-”

“Tidak. Ini semua salah ku. Harusnya aku tidak makan siang dengan Changmin, jika hanya berdua saja. Aku mohon percayalah”

“Aku percaya padamu, seperti kau mempercayai hati mu untuk ku, sayang”

Sooyoung terharu. Ia tidak menyangka bahwa Kyuhyun bisa berlaku se-romantis ini. Sooyoung memeluk erat tubuh tegap Kyuhyun. Dan Kyuhyun pun balas memeluknya tak kalah erat. Kyuhyun mencium kening Sooyoung, lalu menangkup pipinya yang berseri-seri. Kyuhyun mencium kedua kelopak mata Sooyoung kemudian berganti mengecup hidung kecil Sooyoung lalu berkata dengan sungguh-sungguh.

“Aku sangat mencintai mu, sayang”

“Aku juga, aku sangat mencintai mu”

“Maukah kau menikah dengan ku?”

Sooyoung terbelalak, ia tak menyangka Kyuhyun akan melamarnya. Sooyoung gugup, jantungnya berdetak sangat kencang. Untuk saat ini ia masih menatap Kyuhyun memastikan bahwa telinganya sedang tidak bermasalah dan ia tidak salah mendengar. Ia benar-benar terpukau akan Kyuhyun dan kata-katanya.

“Kau sungguh-sungguh dengan ucapan mu?”

“Iya. Aku sudah memikirkan hal ini jauh-jauh hari. Jadi apakah kau bersedia menjadi pendamping hidup ku kelak?”

“Iya, aku mau. Aku bersedia menjadi pendamping hidup mu kelak”

Kyuhyun dan Sooyoung tersenyum. Mata mereka memancarkan kebahagiaan, kelegaan, kedamaian dan kasih sayang satu sama lain. Kedua tangan mereka masih mengait di pinggul satu sama lain. Hingga Kyuhyun kembali menagkup pipi Sooyoung yang semakin berseri-seri dan mengarahkan bibirnya untuk melumat bibir Sooyoung yang tipis menawan itu. Kyuhyun melumat dan untuk mengakhiri panggutan bibir mereka Kyuhyun mengecap bibir Sooyoung sekuat mungkin hingga menimbulkan decakan yang timbul akibat sentuhan kedua bibir mereka. Mereka tersenyum, napas Sooyoung terlihat memburu. Kyuhyun memandang Sooyoung dengan senyum yang merekah.

“Maaf membuat mu sampai kehabisan napas”

“Hem.. i..iya”

“Habis bibir mu sangat merah akibat udara dingin dan bibir mu seolah mengundang ku untuk mengecupnya hingga dalam”

Kyuhyun terkekeh, kemudian Sooyoung memukul lengannya kesal.

“Ya! Aish, dasar kau ini!”

Sooyoung memukul bahu Kyuhyun bertubi-tubi lalu Kyuhyun memegang kedua tangan Sooyoung kemudian, Kyuhyun berkata dengan pandangan jahil.

“Ya!ya! jika kau tetap memukul calon suami mu. Maka aku akan mencium mu lagi!”

Tepat setelah itu, Sooyoung berhenti memukul Kyuhyun dan ia menutup bibirnya dengan kedua tangannya. “”Tidakkk!”

 

 

END 

 

 

 

Bisa dibilang ini adalah ff longshot, bukan oneshot. Tapi terserah readers sih mau bilang ini ff longshot atau oneshot. Dan maaf banget ya readers kalo ceritanya amburadul, gaje, dan remuk banget. Alur terlalu lambat. Pendeskripsian yang terlalu lama. Maaf banget ya. Harap maklum ya, because I’m beginner. Btw, ini ff kedua aku yang berani aku publish ke KSI. Thanks for admin yang udah mau publish ff ancur ini. Thanks juga buat readers yang udah baca, dan jangan lupa kasih komentar kalian ya. Jujur komentar kalian adalah semangat buat setiap author termasuk aku. Mungkin nanti aku bakal buat ff ini berhubungan sama setiap ff yang akan aku post, tetapi aku bakal buat setiap ff dengan judul yang berbeda. Dan ff ini gak bakal aku bikin part. Karena aku rada males untuk bikin ff part. Sekali lagi terima kasih buat para readers yang udah mau baca dan komen ff ini. See you soon for the next ff :v

31 thoughts on “[Oneshot] I Know It

  1. liana_kwon@yahoo.com says:

    Keren ffnya thor.kyuhyun cemburu karena sangat mencintai sooyoung.
    Ditggu ff lainnya thor.keep writing thor.
    Author jjang.

  2. ria says:

    dasar choepil tukang ngambek 😂
    untung sooeon orangx sabar dan pengertian ^.^
    d tunggu ff kyuyoung selanjutnya….

  3. mongochi*hae says:

    aishhhh hub kyuyoung bkin melting aj dehhh meski sikap kyu over tp krn dia sangat mncintai soo..

    next ff karyamu dtunggu

  4. Bahasanya sopan dan ringan, terlanjur asyik baca sampe ga sadar udah abis aja ceritanya. Ini masih masuk oneshoot kok thor, terus pendeskripsiannya juga standar, belum lagi konflik yg diangkatnya juga sederhana. Semangat thor, ditunggu another story nya yah

  5. udah bagus kok, cuma ya penyelesaian masalah kyuyoung nya berasa kurang klop deh ya..🙂
    si kyu jd nya kyk gaje gitu ngambek na.. hehe
    itu sih menurut aku, overall udah bagus seru..

    next ff d tunggu.. semangaaattt…🙂

  6. udah bagus nih.. cuma kurang panhang aja.. hahaha kyuhyun tega bnget sumpeh.. bikin soo serangan jantung bae.. untung masalahnya udah clear.. ditunggu next ff!

  7. ry-seirin says:

    Klo mnrut aku ni Oneshoot krna gk pnjang n gk pendek jg jd paslah.
    Sdkit gk ngrti dg genrenya yg Sad cos gk sedih” amatx jga. Walau ksanya nie cerita klasik but cukup bagus n easy reading.
    Bahasanya gk bertele² mudah dipahami n jg alurnya cukup kok coz klo kcptan jg gk enak.
    Keep writing ya chingu.

  8. ajeng shiksin says:

    bagus ff nya.. sooyoung nya cepet sadar tp kyuhyun nya kekanakan.. ql tiap baca ff mereka tu lucu.. apa lagi ql lgi berantem..
    di tunggu ff yg lain

  9. Dekyusoo says:

    si kyu, cepet marah nya nih..
    sok juga, nggak peka kalo nggak dikasih tau sama yoona..
    ditunggu ya ff lainnya..

  10. Wahhh kangen sama oppa kyuhyun dan donghae,,,

    nonton video no other dulu ahhh wkwkw..

    eonnie, lanjutkan yaahh. mau longshoot atau oneshoot, kl cerita nya seru. gpp kok🙂

  11. Youngra park says:

    Aduh setelah bca ff ini rasany keriduan ku untuk bca ff kyuyoung terobati walaupun cuma sedikit karna sdh lma bgts gk bca and di wp ini jga authorny pada jarang post ff skrng pdhal aku rutin tiap hri bka untuk bca ff yg baru tapi setiap di buka gk ad yg bru dan ff ini ngoboti rasa kangen itu mana ceritany sweet bgts bikin tambah suka deh next ff terbaruny di tnggu kalau ad

  12. Nine Nur Muharamah (Shin Hyunra) says:

    Menurutku ff ini lebih cocok disebut Oneshot, karena ya memang ceritanya ga terlalu panjang-panjang banget. Dan yang jadi favorit aku, konfliknya sederhana tapi manis .. Kerenn!!

    Ini cuma perasaanku atau memang bahasa Author sopan? Kekeke .. aku kebawa nyaman sama bahasa ff ini, Author daebak!

    Dan aku fikir ‘I Know It’ disini itu adalah sudut pandang Changmin yang mungkin patah hati karena Kyuyoung, dan terlebih tertulis genre ‘sad’ lalu diawal Changmin juga acuh gitu sama Kyuhyun.. taunya aku salah persepsi kekeke.. padahal cluenya ada diawal-awal cerita-_-

    Ditunggu ya another story from this ff, new story juga gapapa hehe:D
    Semanggaat Author!!!

  13. Jenny Sania says:

    Menurut gue ini oneshoot soalnya gua ngerasa ini ga panjang2 banget😁overall ini keren story yg bikin gue melted . dan sejauh ini gue ga liat typo . Good job .
    Keep writing!!😘

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s