[Oneshot] Plan B

plan b
Title : Plan B
Author : SummerinAChoi
Main Cast : Cho Kyuhyun SJ, Choi Sooyoung GG,
Other Cast : You can find it by your self
Disclaimer: Purestory ©fanficrikawp.A/N: Annyeong.. selamat ulang tahun buat couple kita Knight 13 Feb.. Hihi ini hadiah author buat kalian.. Semoga suka yaaa…*FF project KnightDay

Summary: Jika Plan A tidak berjalan mulus.. Maka buatlah ‘Plan B’. -Cho Kyuhyun-

Kyuhyun menuliskan sebuah rencana diatas kertas kuning yang ia tempel pada cermin. Tulisan Failed berwarna merah menjadi pendamping kata SeoHyun. Entah itu rencana apa? Yang pasti wajah Kyuhyun begitu kecewa. Kemudian ia mengambil kertas memo baru berwarna kuning juga yang tertulis -Song Victoria- I Hope She is My Future Wife- dan ditempelnya di cermin. Kyuhyun hendak tidur tapi entah kenapa ia merasa gelisah dengan hari esok dan memutuskan kembali setelah mengingat seseorang. Kyuhyun menuliskan ‘Plan B’ nya, dan berharap ini adalah akhir dari semua ‘Plan’ perjalanannya menjadi seorang bujangan…

 

0-0-0-0-0- Plan B-0-0-0-0-0

Ahra mengamuk. Lebih tepatnya sangat kesal dengan sang adik yang hidupnya sangat membosankan. Umurnya sudah kepala tiga setengah dan dia sudah pantas untuk menjadi seorang Ayah. Kyuhyun -nama adiknya itu- tidak jelek kok. Tinggi semampai dengan perut buncitnya. Pekerjaanya juga mapan. Hanya saja sedikit brengsek karena suka gunta-ganti pasangan. ‘Aku tidak suka karena dia terlalu kaya… Terlalu cantik… Terlalu seksi… Terlalu kekanakan… Terlalu bla bla bla’ Ahra tidak mau dengar alasan Kyuhyun memutuskan Seo Jeo Hyun karena dia ‘Terlalu baik’. Itu memuakkan. Tidak ada manusia yang sempurna didunia ini Cho Kyuhyun. Pergi! Bahagiakan orang tuamu dan nikahi seseorang.Kyuhyun hanya dapat ngangguk-ngangguk mendengar ceramah kakak. Bisa kalian simpulkan bagaimana watak orang ini? Yap, dia keras kepala dan cukup egois.

 

“Sudahlah, noona. Aku pusing mendengar ocehanmu,”

“Eomma, lihat anakmu. Dia tidak menurut padaku,”

“Sudahlah Ahra, kita tidak mungkin memaksakan ia menikah dengan orang yang tidak dicintainya.”

“Nah, Eomma terlalu memanjakannya. Dia jadi begini kan?”

“Sudah ya.. Aku pergi kerja dulu.” Kyuhyun mencium pipi sang kakak yang masih marah padanya. Gila. Anak ini muka tembok sekali.

“Hati-hati sayang,” ujar eomma.

“Nde , Eomma. Aku bawa kunci rumah, hari ini aku pulang malam,

” Kyuhyun mengerling nakal pada keduanya. Ahra hanya dapat berdecak mengangumi ketampanan sang adik.

“Bye, Hyomi,” anak kecil itu melambaikan tangan pada pamannya.’Sial sekali. Kenapa juga dia harus menjadi adikku,’

“Jangan marah pada Kyuhyun. Dia pasti punya alasan kenapa memutuskan Seohyun,” Ahra hanya mengangguk kemudian menciumi Hyomi-anak perempuannya yang masih balita.

“Eomma, aku mau itu,”

“Nde sayang. Ambil saja,”

..

-0-0-0- Plan B-0-0-0-

“Kau putus dengan Seohyun? Kenapa?” Sooyoung itu cerewet. Itu yang dipikirkan Kyuhyun. Menyesal sekali ia mencurahkan hati pada rekan kerja wanitanya itu.

“Bisakah kita hilangkan kata kenapa? Aku malas mendengar anggota keluargaku bertanya kenapa dan kau masuk dalam list bertanya kenapa?”

“Itu pertanyaan wajar. Orang-orang juga kaget jika kau putus dengannya. Kalian terlihat sangat cocok saat berkencan. Bahkan membuatku iri. Aku ingin sekali berpacaran dan menikah. Kau itu sangat bodoh,”Sooyoung kembali menyesap jusnya. Acara makan siang dengan Kyuhyun. Sebenarnya ia bisa saja mengundang Yuri untuk menjadi orang ketiga disini. Tapi sayang, dia terlalu sibuk dengan pekerjaanya.

“Aku tidak akan cerita. Hari ini moodku sedang tidak baik. Telingaku panas mendengar Ahra mengomeliku. Jangan menambahnya dengan mulut sok seksimu itu, nona Choi”

Sooyoung memutar bola mata malas. Ia mengambil bedak dalam tasnya. Bicara tentang bibir. Kenapa dia mengucapkannya tiba-tiba sekali? Pasti ada sesuatu yang aneh. Dan ya, setelah berkaca lipstiknya kini berantakan. Sooyoung mencoba merapihkannya. Ini semua karena sedotan jus sialan itu.Kyuhyun melirik bagaimana Sooyoung memainkan bibirnya dengan beberapa kecapan. Terlalu intens dan fokus sampai akhirnya Kyuhyun memalingkan muka karena teringat video rate 21 keatas yang ia tonton tadi malam.

“Jangan berdandan didepanku. Itu menggelikan,”

“Kenapa? Aku hanya ingin tampil cantik. Oh, ia. Bagaimana tanggapan ibumu? Dia pasti akan segera menjodohkanmu kan? Selamat yaa.. Selamat menempuh kehidupan drama,”

“Haha.. Lucu sekali. Lalu bagaimana dengan hidupmu? Sana.. Pergi cari pacar!”

Pacar? Menggelikan. Sooyoung sudah trauma dengan kencan pertamanya yang hampir merebut keperawanannya. Tidak. Kenapa ia jadi mengingat hal itu. Sooyoung menunjukan raut takut saat Kyuhyun mengatakan hal itu.

“Ayo kembali. Kurasa Yuri sedang membutuhkan bantuanmu,”Sooyoung mendongkak dan mengambil kartu kredit Kyuhyun untuk pembayaran. Ia pergi lebih awal dan mempercayai Sooyoung memakai uangnya. Pekerjaanya sebagai sekretaris pribadi Kyuhyun membawa keuntungan sendiri bagi Sooyoung. Traktir makan. Itu hebat bagi ekonomi Kyuhyun yang mampu membayar uang makannya setiap hari jika dia tidak ke luar negeri.

“Ini kartunya nona,”

“Ya, gomapsemnida~..”

-0-0-0- Plan B-0-0-0-

Sooyoung keluar dari pintu Kyuhyun saat mengembalikan kartunya. Ia kembali duduk berkutat dengan laptopnya. Mengerjakan sesuatu tentang saham bisnis. Yuri yang baru ‘ngeh’ sahabatnya tiba mencoel tangan Sooyoung dengan tatapan menggoda. Wanita korban tatapan itu melihat Yuri bingung. Apa maksudnya?

“Bagaimana kencanmu? Kau senang kan hanya berdua dengan sajangnim? Iya kan? Jangan sok munafik dengan wajahmu itu Choi,”

“Kau ini kenapa?”

“Haish, bicara apa saja kalian? Apa dia menembakmu?”

“Yuri! Jangan bilang kau pura-pura sibuk dan membiarkanku berdua dengan sajangnim?”

“Memang itu kok niatku. Habis aku tidak enak jika harus jadi orang ketiga diantara kalian. Padahal dia hanya mengajak padamu, tapi kau malah mengajakku. Tidak tau diri sekali. Dia kan yang membayarnya?”

“Hehe.. Aku hanya tidak ingin berdua dengan laki-laki. Itu saja. Kyuhyun itu sudah kuanggap seperti Oppaku sendiri.”

“Sooyoung sudah berapa kali ku bilang kalau sajangnim itu menyukaimu. Percayalah,”

“Yuri, jangan sok tahu. Dia baru saja putus dengan pacarnya. Kau mengerti?”

“Aku yakin sekali itu hanya alibi. Perlu ku ceritakan lagi eoh bahwa tiap malam Kyuhyun melindur namamu..

“Sooyounghhh.. Choi Sooyouunggh,” aku rasa dia sedang bermimpi basah dengan orang tersebut,”

“Yuri kau membuatku takut, dan darimana kau tahu hal itu,”

“Rahasia. Wek!”

Hish. Jika dia tidak ingat Yuri sahabatnya ia akan menjenggut rambut sok berkibarnya itu. Ia kembali bekerja dengan pikiran yang kemana-mana. Yuri sudah dua bulan ini mengatakan Kyuhyun menyukainya dengan alasan yang tidak logis. Kalau Kyuhyun menyukainya kenapa ia berpacaran dengan yang lain.

‘Kriiing’

“Yeobseyo,” jawab Sooyoung pada telepon.

“Datang ke ruanganku!-bip-“Sooyoung memandang telepon itu kesal disertai telinganya yang iritasi karena godaan Yuri yang menyebutnya ‘wanita panggilan’ .

Haha.. Lucu sekali Kwon..

Sooyoung mendumel dalam perjalanan, rasanya baru beberapa menit yang lalu ia dari ruangan sajangnim dan sekarang ia harus bertemu lagi eoh?

“Ada apa sajangnim?”

“Tolong batalkan pertemuanku dengan beberapa klien untuk dua jam kedepan. Aku ada kencan dengan seseorang dan kau ikut denganku.”

“A-aku? Untuk apa?”

“Aku mau membeli cincin untuk seseorang. Melamarnya..”Sooyoung yang mendengar kata terakhir itu hanya mampu terdiam. Secepat itu? Pesonanya memang luar biasa brengsek.

“Apa kau merencanakan hal ini ketika masih berhubungan dengan Seohyun. Itu sebabnya kau putus dengannya?”

“Tolong, pasangkan dasiku,” alih-alih tak mendengar pertanyaan Sooyoung yang tak ingin ia jawab Kyuhyun berhasil membuat Sooyoung fokus untuk memasangkan dasi pada lehernya. Pekerjaan berat bagi Sooyoung jika kalian ingin tahu. Dia paling payah memasangkan dasi dan itu membuat Kyuhyun jengah.

“Sudah ku katakan padamu untuk belajar memasangkan dasi. Kau mau Suamimu meminta memasangkan dasi dengan orang lain huh?”

“Jangan berisik. Kenapa kau nemintaku untuk melakukan hal ini. Aku lupa bagaimana Yuri mengajariku. Boleh ku panggil dia untuk membantumu?”

“Tidak perlu. Pasangkan saja. Nanti aku yang merapihkan,”

Deg.. Deg.. Sooyoung menelan ludah gugup. Berdiri sedekat ini dengan Kyuhyun membuat suhu tubuhnya panas dan menghangat dibagian pipi. Membuatnya terlihat merona dan Kyuhyun berhasil tertawa karena sikap malu Sooyoung.

Lucu sekali.

“Kenapa kau tertawa?”

“Aku teringat dengan lolucon temanku semalam.” Alibi yang bagus Cho.

“Apa itu? Ceritakan padaku dan jangan membuatku penasaran,”

“Kau yakin? Ini rate 21 ke atas?”

“Cih, tidak perlu. Kau itu mesum sekali sajangnim. Sekarang siapa targetmu? Apa kau serius akan melamarnya? Kau yakin?”

“Sudah kupikirkan sebelum bertemu denganmu, doakan aku Sooyoung, aku harap dia adalah orang yang terakhir aku kencani,”Sooyoung menyelesaikan dasinya dan meraba dada Kyuhyun merapihkan kemejanya. Kemudian bahunya.

“Aku selalu mendoakan yang terbaik untukmu sajangnim,” Sooyoung membatu memakaikan jas hitam padanya.

“Bagaimana tampilanku hari ini?”

“Kau sangat tampan,” point plus untuk Sooyoung dihadapan Kyuhyun. Dia terlalu jujur.

“Ayo pergi,”Kadang Sooyoung tak mengerti dengan sikap Kyuhyun yang selalu ingin dirinya hadir disisinya. Menemaninya dalam keadaan apapun dan dimanapun. Ia selalu mewanti diri untuk tidak terlalu jatuh pada pesona Cho Kyuhyun yang menyilaukan para wanita. Ia merasa rendah dihadapan Kyuhyun dan dia tidak pantas mendapatkannya.Siapa wanita itu?Dia benar-benar beruntung.

-0-0-0- Plan B-0-0-0-

Boleh Sooyoung mengeluh sekarang? Dia bosan. Satu meja sendirian membuatnya terlihat seperti seorang jomblo. Kyuhyun punya otak jenius. Dia membuat beberapa makanan yang dihidangkan di meja menjadi teman utamanya. Sedangkan beberapa langkah dari mejanya Kyuhyun juga duduk sendiri menunggu seseorang. Sooyoung jadi iri sambil menyuapkan makanan pada mulutnya. Kalau dipikir-pikir.. Kyuhyun itu lucu. Sangat lucu. Dia tidak membiarkan Sooyoung pulang sebelum Victoria-nama calon istrinya- menerima lamarannya. Apa yang harus ditolak dari seorang Cho Kyuhyun. Ketampanannya boleh juga dengan tinggi yang Sooyoung suka. Mapan dan juga kepribadian hangat jika kalian sudah kenal dekat dengan Kyuhyun. Yaa memang sih dia itu perjaka tua.

Hei? Yakin dia masih perjaka.

Tampang playboy sepertinya pasti sudah melakukan hal mesum. Prasangka buruk Choi!Kyuhyun sendiri menunggu dengan bosan kedatangan Victoria meskipun pikirannya berpikir bagaimana cara yang enak dan tepat untuk menjadikan Victoria sebagai pendamping hidupnya. Mereka belum berpacaran… Tapi Victoria itu mantannya. Aneh gak ya? Kyuhyun bertanya pada beludru Biru yang digenggamnya.Jika ‘Plan A’ tidak berjalan mulus.. Maka buatlah ‘Plan B’.

“Hai,” Kyuhyun tersadar dan tersenyum menyambut kedatangan wanita cantik itu.

“Apa kau menunggu lama?”

“Tidak. Mau pesan apa?”

“Apa saja.”Sooyoung yang melihat rupa Victoria seakan mengagumi sosoknya. Cantik, berisi, montok. Kyuhyun bisa sekali memilihkan wanita sempurna seperti itu. Sooyoung berkaca diri dan membusungkan dada mencoba untuk terlihat besar.

Haish, apa yang ku pikirkan! Rutuknya malu dan menyeruput minumannya. Astaga, kenapa disini begitu panas? Sooyoung mengipas-ngipas tubuhnya tak berani menengok pada sepasang adam hawa yang sedang kasmaran itu. Mengerikan sekali sih duduk seorang diri. Sooyoung melampiaskan kekesalannya pada makanan.

“Aku tidak punya banyak waktu. Kau membuatku menunggu lama hampir setengah jam,” Victoria tergagu dengan penuturan Kyuhyun.

“Maaf, ada sedikit urusan tadi. Aku lupa menaruh catokan rambut,” Victoria mengakhiri kalimat dengan senyum manis berharap Kyuhyun memaafkannya. Sooyoung sendiri manggut-manggut dengan nada bicara Kyuhyun. Dia itu sangat menghargai waktu. Cukup lama disamping Kyuhyun membuat Sooyoung hapal bagaimana kegiatan sehari-hari dan sikap lelaki itu.

“Kau tidak perlu memakai catokan rambut karena kau sudah terlihat cantik,” Shit. Sooyoung mendumel mendengarnya. Dasar tukang gombal.

“Kau bisa saja, Kyuhyun. Melihatmu pada sore ini, kau juga sangat tampan,” Keduanya merona malu dengan pujian masing-masing. Sooyoung melirik jam tangannya. 15menit lagi Kyuhyun sudah harus melamar gadis itu.

“Kenapa waktu begitu berjalan lambat?” gumam Sooyoung yang didengar Kyuhyun. Ia menggerakkan pergelangan tangan dan menurutnya waktu begitu berjalan cepat.

“Ada sesuatu yang ingin ku katakan padamu,”

“Apa? Serius sekali,”

“Bagaimana pendapatmu tentang pemikiran seorang lelaki yang tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Tapi menurutnya itu adalah jawaban terbaik dari semua pertanyaan?”Victoria mengernyit. Perlu memikirkan beberapa kali untuk menjawabnya. Sooyoung menghela nafas kesal. ‘Kenapa dia basa-basi sekali?’

“Jika dia sudah memikirkan Bagaimana resikonya secara matang. Aku yakin sekali dia sudah memilih yang tepat. Itu hebat..”

“Lalu bagaimana jika seseorang melamarmu dengan tiba-tiba dan itu adalah aku?”

“Apa?”

“Aku hanya bertanya,”

“I-itu juga hebat,”

“Apa jawaban yang kau pilih jika aku benar-benar melakukannya?”

“Kau akan melakukan apa?”

“Maukah kau menikah denganku?”

..

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0- Plan B—-0-0-0-

“Kita akan beralih ke slide selanjutnya,”Sooyoung mencoba memperhatikan presentasi yang dibuat klien dengan seksama namun naas mata selalu jujur dalam bertindak. Ia melirik Kyuhyun sesekali. Merasa khawatir dengan sajangnimnya saat Victoria menolak secara halus lamarannya. Menyakitkan. Itu pasti membuat seorang Cho Kyuhyun yang sejenis manusia juga mengalami perasaan yang menyakitkan bernama kecewa.Tapi Sooyoung kagum ketika Kyuhyun memberi respon tentang proyek yang akan dilaksanakan tahun depan. Profesional. Dia mengenyampingkan perasaanya dan fokus bekerja. Tapi kemudian, kalian harus tahu bahwa Kyuhyun juga punya jiwa normal yang perusak.

Klub Malam.

..

-0-0-0- Plan B-0-0-0-

Sajangnim, apa kau yakin tidak mau pulang ke rumah?” Kyuhyun tersenyum sinis. Sudah mabuk sepertinya dan mengusir Sooyoung secara halus.”Pulaang saja duluwan aku mhasih ingiin disinii sebenthar,”

“Sajangnim selalu bilang sebentar sedari tadi tapi ternyata tidak pulang.”

“Sooyang janghan gangghu ahku,”

“Namaku Sooyoung jangan mengganti namaku sembarangan.”

“Ehm,”Kyuhyun terlihat acuh dan meminum winenya lagi. Sooyoung ingin mengabaikan Kyuhyun dan beranjak pulang karena tak tahan dengan situasi tempat remang-remang ini yang memusingkannya. Tapi malaikat putih seolah berbisik untuk segera berbalik dan menemui Kyuhyun kembali.

“Bagaimana caranya dia pulang jika keadaannya mabuk seperti itu? haish, mau tak mau aku harus menyeretnya untuk pergi,”Sooyoung berbalik dan matanya melihat Kyuhyun sedang flirting dengan wanita seksi yang mendekatinya. Sooyoung menganggu kedekatannya untuk mulai bercumbu.

“Maaf, nona. Jangan ganggu dia! Ayo kita pulang,”Sooyoung mengambil lengan Kyuhyun dan mengalungkan pada lehernya.

“Aku tidak mau pulang, Soo,”

“Kau ini siapa hah? Dia bilang dia ingin disini bersamaku,”

“Aku ini temannya. Jangan mencoba untuk menggoda bosku!”

“Soo,”

“Kau hanya seorang bawahannya kan? Tidak perlu mengusik kehidupan kelas atas. Dia mengajakku bemain ranjang,”Sooyoung membulatkan mata dan menoleh pada Kyuhyun bertanya lagi tentang kebenaran itu. Kyuhyun hanya menunduk. Sudah tertidur sepertinya.

“Kyuhyun,”

“Singkirkan tanganmu. Biar aku yang membawanya ke kamar kita,”Sooyoung jadi bingung antara melepaskan Kyuhyun atau tidak. Tapi tubuhnya seolah tak rela dan mengenggam tangan Kyuhyun erat.

“Dia tidak mungkin mengatakan hal itu,”

“Apa katamu? Kau ini sok tahu sekali hah?”

“Sudahlah. Bagaimanapun usahamu untuk meniduri temanku? Aku tidak akan membiarkannya. Jadi, menyerahlah, Bitch!”Si pelacur itu tak terima direndahkan oleh seorang wanita cupu dalam pandangannya. Apa katanya? Sialan sekali!

SLAP!

Kyuhyun menahan tangannya yang hendak menampar pipi Sooyoung dan menghentakkan dengan sedikir kasar untuk memperingati wanita itu. Sooyoung yang tersentak dengan layangan tampar yang hampir menyakiti wajahnya itu merasa bersyukur Kyuhyun bisa melindunginya meskipun dalam setengah mabuk. Mata Kyuhyun menyiratkan sebuah ancaman untuk tak menganggunya lagi pada wanita dengan belahan dada seksi itu. Ia merasa kalah dan menghentakkan kaki kemudian pergi.Sooyoung menghela nafas kasar masih takut dengan kejadian tadi namun ia tetap membujuk bosnya untuk ikut pulang dengan alasan dengan siapa kau pulang jika aku sudah pergi. Kyuhyun hanya mencoba menurut dan berjalan keluar dengan sempoyongan tanpa mengikutsertakan Sooyoung dalam rengkuhannya. Ia sadar wanita itu kurus dan cukup kasian juga jika harus menggedongnya sampai parkiran mobil. Meskipun begitu, Sooyoung dibuat repot karena Kyuhyun hampir menabrak tembok membuatnya harus mendorong Kyuhyun supaya terhindar.

“Maaf, merepotkanmu,”

“Ania, aku tidak tenang jika membiarkanmu bersama wanita jalang tadi, mau kemana kita? Rumahmu?”

“Apartemenku.” Sooyoung hanya mengangguk dan melajukan mobilnya ke tengah jalanan. Ia tahu kenapa rumah bukan tujuan Kyuhyun. Dia tidak mau membuat orang-orang khawatir dan akhirnya memilih menghindar. Bagus sekali Cho! Beruntungnya Kau jadi membeli Apartemen untuk masa depanmu.Kembalikan kemudian pulang.Tapi rencana tidak semulus yang Sooyoung bayangkan. Ia berniat akan pulang setelah mengantarkan Kyuhyun. Tapi lelaki itu memohonnya untuk tetap tinggal dengan alibi ia akan sekarat jika hidup sendiri dalam keadaan mabuk seperti ini dan badannya demam. Sooyoung setuju jika Kyuhyun sepertinya akan sekarat dan ia tidak tega meninggalkan sajangnimnya. Agak terpaksa memang. Dan Kyuhyun meminta Sooyoung tidur disampingnya dalam keadaan memeluk dirinya. Dengan memohon. Sooyoung kikuk melakukannya. Tapi info yang ia baca juga memberitahu bahwa demam bisa diturunkan dengan saling berpelukan dengan telanjang. Tolong garis bawahi kata telanjang. Dan Kyuhyun awalnya meminta seperti itu. Sooyoung yang masih punya otak waras tentu menolak dan mengizinkan Kyuhyun memeluk tubuhnya sampai esok pagi.

..

-0-0-0- Plan B-0-0-0-

Keduanya masih terpejam, nafas mereka masih teratur dengan tangan Kyuhyun yang masih setia memeluk pinggang Sooyoung di pagi yang cerah ini. Kyuhyun perlahan tersadar dan wajah Sooyoung menjadi pemandangan pertama saat ia membuka kedua kelopak matanya. Merasa aneh dengan dahi yang mengernyit kemudian bangun melepas rengkuhannya dan nyeri dikepala mulal terasa. Apa yang terjadi semalam?Kyuhyun mengecek pakaiannya yang masih terbungkus. Tidak mungkin mereka melakukan hubungan intim. Ia juga melihat Sooyoung yang terlelap dan pakaiannya masih lengkap.Syukurlah. Ia beranjak pergi meninggalkan Sooyoung dengan mimpinya. Tenggorokannya sangat haus. Ia meneguk habis segelas air putih kemudian menuangnya lagi dan minum.

“Hah..” Kyuhyun mengelap bibir dengan punggung tangannya. Kemudian tersenyum setan setelahnya dan mengambil remot menonton tv. Apa yang sudah kau pikirkan Cho. Plan B mu berhasil uh? Aku merasa itu masih berjalan 25% bahkan Sooyoung belum mengetahui isi hatimu.Suara gaduh terjadi beberapa menit kemudian saat Sooyoung turun tangga dengan tergesa-gesa.

“Kyuhyun!”

“Ada apa Choi Sooyoung?” suapan terakhir Sandwich sudah tertelan dikerongkongannya.

“Astaga, aku bermimpi kau bunuh diri karena ditinggal Victoria.” Sooyoung dengan kening yang berpeluh melaporkan apa yang terjadi di mimpinya. Kyuhyun nampak baik-baik saja. Reality mengatakan seperti itu.

“Apakah kau lapar? Ada satu sandwich lagi untukmu,”Sooyoung merasa heran karena Kyuhyun mengalihkan pembicaraan. Tapi setelah dipikir lagi itu keputusan yang tepat untuk melupakan seseorang saat kau merasa kecewa. Ia mengangguk lalu berjalan mendekati Kyuhyun dan menyuap rotinya dengan perasaan kikuk.Kenapa rasanya berdebar-debar saat hanya berdua dengan Kyuhyun?

“Maaf merepotkanmu,” ujar Kyuhyun.

“Tidak, Sajangnim. Aku hanya ingin menyelamatkanmu dari wanita sialan itu, itu saja,”

“Bukan, maksudku tentang tidur kita semalam,”Sooyoung merona hebat saat Kyuhyun mentertawainya. Oh, yang itu? Sooyoung hanya dapat menggigit roti kesal karena merasa dibodohi.

“Ahaha.. Ya, demammu itu memang sial,” Kyuhyun merasa hangat saat punggung tangan Sooyoung menyapa keningnya. Mengecek suhu apakah bosnya masih demam.

“Beruntungnya kau sudah sehat,”

“Kau tidak mendoakanku agar sakit kan?”

“Tentu saja tidak sajangnim, kalau kau sakit.. Kita tidak bisa bekerja..”Eh?

“ASTAGA SAJANGNIM, NGOMONG-NGOMONG SOAL BEKERJA. KITA TIDAK BEKERJA HARI INI?”

“Aku mengambil cuti untuk 2 hari.”

“A-Apa? Lalu bagaimana denganku? Kau harus tanggung jawab. Aku kan tidak bawa baju ganti, lihat tubuhku. Rasanya aku ingin pergi dari rumah ini dan lekas mandi,”

“Kau meninggalkan bosmu yang sedang sakit? Kau harus menjadi perawatku sekarang,”

“Perawat? Selain jadi sekretarismu. Aku harus menjadi perawatmu? Aku tidak mau, Kau ini irit sekali sih Sajangnim, keluarkan uangmu untuk menyewa perawat,”

“Aku tidak mau,”

“Astaga Tuanku yang terhormat, Jangan keras kepala,”

“Aku bilang tidak mau Choi Sooyoung,”

“Baik aku juga tidak mau, jadi aku akan pergi dari tempat tinggalmu ini,”Kyuhyun menatap kepergian Sooyoung dengan acuh. Wanita itu pergi ke kamar mengambil tas lalu turun lagi dan memberikan salam hangat kepada Kyuhyun.

“Aku pergi dulu ya sajangnim,”

“Nde, jika kau bisa,”Sooyoung mengernyit dan merasa firasatnya buruk. Ia mengenggam gagang pintu dan mencoba membukanya. Nihil, seberapapun usaha Sooyoung untuk membuka pintu ia tidak bisa melakukannya.

“Apa yang kau lakukan dengan pintumu Cho Kyuhyun,”

“Aku menguncinya dari dalam,”

“A-apa?”Sooyoung berbalik dan menggedor pintu cukup keras. Sial. Kenapa ia harus berdua lebih lama dengan Kyuhyun di Apartemen bosnya? Sooyoung bergidik takut. Jangan-jangan Kyuhyun punya niat jahat ingin meniduri Sooyoung seperti drama-drama yang ditontonnya.

“HWAA ..SEESEORANG DI LUAR TOLONG BANTU AKU? ADA ANAK PERAWAN DISINI YANG DIKURUNG PERJAKA TUA YANG HAUS BELAIAN WANITA,”

“Yak!” Kyuhyun yang mendengarnya tentu naik pitam dan mendekati Sooyoung.

“ASTAGA, ASTAGA KYUHYUN.. JANGAN MEMBUATKU TAKUT,”

“Sooyoung, siapa yang ingin memperkosamu. Aku bahkan tidak nafsu dengan bentuk badanmu,”

“Ka-kalau begitu. Jangan mendekatiku.. A-aku sangat takut Kyuhyun.. Kau tau aku punya trauma dengan seorang lelaki kan?!”Kyuhyun berhenti melangkah dijarak mereka yang 1 meter. Mereka saling tatap mencoba mempercayai satu sama lain.

“Ayolah, aku hanya ingin kau jadi perawatku untuk hari ini karena aku tidak ingin pulang. Aku merasa sekarat Choi Sooyoung.. Aku nyaman bersamamu untuk itu aku tidak membawa orang asing ke sini,”Nyaman katanya?

“Percaya padaku, Aku tidak akan menyentuhmu,”

“Ta-tapi semalam kau memintaku untuk memelukmu sambil telanjang,”Skak mat. Merasa mati kutu dan bingung menjawabnya Cho?.

“Jeongmal? Aku tidak mungkin mengatakan hal tak senonoh itu,”

“Jangan sok suci! Kau bahkan hampir memaksaku membuka baju. Aku bahkan sangat gatal ingin menampar wajahmu sajangnim. Tapi beruntungnya aku memaklumimu karena mabuk,”

Sial! Kyuhyun malu sekali saat mengingat itu. Ouh, itu diluar kendalinya! Kyuhyun mencoba mendekati dan menjelaskan apa yang terjadi? Namun Sooyoung tetap bersihkukuh untuk menjaga jarak mereka atau ia akan memukul Kyuhyun dengan kanvas bunga. Liar sekali memang. Dan Kyuhyun merasa ia harus jujur satu hal yang penting pada Sooyoung sekarang.

“Sooyoung, Aku menyukaimu,”

‘Prang!!!’

Kanvas bunga itu benar-benar pecah saat tangan Sooyoung lemas mendengar kenyataan itu. Kyuhyun yang khawatir pada kaki Sooyoung yang sedikit kena luka pecahan kaca itu menyuruh Sooyoung agar berpindah tempat. Tapi rasanya Sooyoung mati rasa dan baru menyadari lukanya saat kakinya melangkah menyentuh pecahan kaca besar. Tertusuk. Dan Kyuhyun langsung menggendong Sooyoung menuju Klinik terdekat dari Apartemen.

Dia menyukaiku.

..

-0-0-0- Plan B-0-0-0-

“Lukanya sudah kami obati. Tuan tenang saja, istri Anda tidak papa, Saya permisi dulu,” Ujar Dokter pada Kyuhyun yang didengar juga oleh Sooyoung. Muka mereka merona disangka suami istri oleh Dokter. Kyuhyun yang kikuk langsung mengucapkan Terima kasih dan tak berani menoleh pada sekretaris cantiknya. Apa yang kalian lakukan jika berdua begini? Menjadi sepasang orang bisu.Itu tidak mungkin.

“Kau merasa baik?”Sooyoung mengangguk dan mengucapkan terima kasih. Kemudian hening. Sooyoung sibuk menetralkan detak jantungnya karena merasa terpesona saat Kyuhyun menggendongnya ala bridal dengan raut wajah cemas. Kyuhyun terlihat sangat mencintainya. Hei, apa kau berharap lebih? Kyuhyun hanya bilang dia menyukaimu? Bukan mencintai Choi? Aish Sooyoung tersenyum sendiri memikirkannya membuat Kyuhyun yang memperhatikannya bingung. Apa otaknya kini juga terkena pecahan kaca?

“Sooyoung gwencana?”

“Ahaha nde.. Aku baik-baik saja,” Sooyoung menunduk malu dan memainkan jari jempolnya. Dia senang mendengar Kyuhyun menyukainya. Sementara Kyuhyun berpendapat lain, Sooyoung tersentak seperti itu mungkin karena tidak suka dengan ke blak-blakannya.

“Sooyoung,” “Kyuhyun,”Mereka berdua memanggil bersamaan kemudian tertawa kikuk.

“Kau duluan,” “Sajangnim duluan,” Haish, menyebalkan sekali kenapa mereka bersamaan lagi. Kyuhyun memberitahu lewat sorot matanya untuk mengungkapkannya duluan. Sooyoung mengerti kemudian berdehem untuk memulai pembicaraan.

“Kyuhyun, benarkah apa yang kau katakan itu? Apa kau serius?”

“Aku sangat serius Choi, maaf membuatmu kaget,”

“Aniaa, itu wajar. Tapi Kyuhyun kau menyukaiku dalam maksud apa?”

“Sooyoung aku menyukaimu sebagai lelaki kepada perempuan yang dicintainya,”

“Ja-jadi kau mencintaiku juga?”

“Sudah lama, tanpa kau sadari hm?”Sooyoung mematung ditempat. Ja-jadi yang dikatakan Yuri itu benar?

“Bagaimana perasaanmu terhadapku?”

“Aku..” Sooyoung menelan ludahnya gugup sebelum melanjutkan kalimatnya. “.. Juga mencintaimu,”

“Jeongmal?” Kyuhyun setengah berteriak membuat Sooyoung mencoba menutup mulutnya dengan telapak tangan.

“Kau ini berisik sekali, ini kan ruang ICU,”Kyuhyun terkekeh dan melepaskan telapak tangan Sooyoung dari mulutnya,

“Mian, aku terlalu senang Choi. Kau juga punya perasaan yang sama denganku. Itu menakjubkan, tidak ku sangka,”

“A-aku sudah menyukaimu sejak pertama kali bekerja denganmu, tapi ku urungkan mengingat derajatmu lebih tinggi dariku, Cho, Terima kasih sudah menyukaiku juga,”Kyuhyun tersenyum dan mereka berpadangan dalam. Sooyoung mengerti apa maksud itu dan perutnya seolah keram dan tegang. Haruskah kita melakukannya disini? Ia sempat menahan bahu Kyuhyun untuk menyadarkannya bahwa kita masih dirumah sakit.

“Kyu,”

“Arrayo! Ayo pulang,”

..

-0-0-0- Plan B-0-0-0-

Setelah membaringkan Sooyoung di tempat tidur, Kyuhyun mencium bibir Sooyoung dengan beberapa kali lumatan, peresmian hari jadi mereka sebagai sepasang kekasih baru. Punggung Sooyoung menyandar pada kepala ranjang dan membalas ciuman bibir Kyuhyun yang memabukannya. Astaga, Sooyoung bergerak gelisah di bawah pelukan Kyuhyun. Apakah kemampuan berciuman perjaka tua lebih nikmat dari yang dibayangkannya. Mungkin itu kemampuan terpendam Cho Kyuhyun. Sooyoung tertawa sendiri di tengah kasmarannya membuat Kyuhyun bingung.

“Ada apa hm?”Sooyoung menggeleng dan memeluk tubuh Kyuhyun kembali.

“Aniaa, kau nampak keren, Sajangnim,”

“Hem! Itu memang nama akhirku. Cho Kyuhyun keren,”

“Cih! Over pede perjaka tua! Ngomong-ngomong aku baru ingat kita belum mandi pagi,”

“Ah, ia… Kenapa aku baru ingat? Pantas kau bau sekali,”

“Hei!! Yang bau itu dirimu,aku baru sadar saat mencium kemejamu yang bau arak,”

“Jeongmal? Lalu bagaimana dengan dirimu? Aku mencium wanita yang belum menggosok gigi?”

“Sebelum menemuimu karena mimpi sialan itu. Aku sudah menggosok gigi Kyuhyun,”

“Aku tidak percaya, bagaimana kalau kita mandi bersama dan kau membantuku menggosok punggung?”

“Alibi sekali hm, lalu setelah menggosok punggung kau menarikku ke bawah shower kemudian memeras payudaraku eoh?”

“Ide bagus, lalu kita lanjutkan dengan bercinta di ranjang dan kau memuaskanku?”

“Lalu aku hamil di luar nikah dan kita menikah? Ide buruk! Ubah alur ceritanya Cho, menikah dahulu lalu kurung aku dalam kamar,”

“Tapi malam pertama kita 10 ronde ya?!”

“Apa? Kau ingin melumpuhkanku. Ide gila,”

“Owh,, joke! Kau lucu sekali. Tapi aku benar-benar serius akan membawamu ke kamar mandi untuk ‘bercinta’,”

“Kyuhyun, jangan bercanda! Ini tidak lucu!” tapi Kyuhyun tak peduli dan membawa Sooyoung ala bridal ke dalam kamar mandi entah dengan tujuan yang di maksud atau tidak.Tapi yang pasti Plan B Cho Kyuhyun -SUCCESS PLAN-.

*Menikah dengan wanita yang mencintai dirimu-> Choi SY* tulis sebuah note yang tertempel di sebuah cermin Kyuhyun.

..

-0-0-0- Plan B-0-0-0-

Keesokan harinya.Kyuhyun dan Sooyoung berjalan bersama dan masuk ke dalam lift yang ternyata sudah diisi oleh Yuri yang menatap keduanya bingung.

“Kalian datang bersama? Ada apa dengan jalanmu?”Sooyoung menggeleng dan tersenyum nampak baik saja dan Kyuhyun hanya tersenyum simpul dan menepuk punggung Sooyoung sayang.

“Yuri bagaimana harimu hari ini?”

“Aku baik Sajangnim. Kau terlihat sangat bahagia,”

“Terima kasih Yul. Nanti siang mau makan bersama?”

“Wow, ada apa? Biasanya sajangnim tidak mau mengajakku dan memilih berdua bersama Sooyoung, apa aku tidak menganggu? Ukhuk.. Ukhuk,”

“Yul, hentikan guyonan mu,” Sooyoung mengomel.

“Kami sudah berpacaran,” susul Kyuhyun.

“A-apa?!”

TING

“Maaf nona pirang, tapi aku harus ke lantai 3 dahulu. Sampai bertemu di kantin Yul, aku bekerja dulu nde?”

‘Cup’

Kyuhyun mencium kening Sooyoung dan Yuri berdecak kagum melihatnya kemudian pintu lift tertutup. Sooyoung sudah tegang dibuatnya dan Yuri meminta penjelasan.

“APA KALIAN BARU SAJA MELAKUKAN HUBUNGAN INTIM TADI MALAM?”

“A-Apa? Kenapa kau langsung menyerbuku dengan pertanyaan itu?”

“Jalanmu sangat aneh. Dia pasti melakukannya sangat jantan,”

“Hei, aku begini karena kakiku terluka, aku tidak semurahan itu Kwon Yuri,”

“Pembohong,”

“Astaga,”

“Lalu kenapa pakaianmu hari ini begitu tertutup?”

“Cuaca sedang dingin hari ini. Kau ingin aku mati karena memakai pakaian bikini ke kantor,”

“Lalu kenapa dadamu nampak besar,”

“Hei, Kwon jaga mulutmu!”

“Dan bibirmu bengkak! kau tidak boleh membohongiku Choi, kita sahabatkan? Tell me juseyo..”

“YURI AKU AKAN MENENDANG BOKONGMU JIKA KAU BERTANYA YANG TIDAK-TIDAK LAGI,”

….Epilog

Gelembung-gelembung sabun yang tercipta dari sabun cair beraroma cherry meluncur begitu saja pada tangan lembut yang mempermainkannya. Sesekali gelembung tersebut pecah dan membuat sang gadis yang kini tengah berendam dalam kenyamanan bathub tersebut kesenangan. Gadis tersebut memang senang sekali berlama-lama didalam kamar mandi dan berendam di bathub yang terbuat dari marmer cokelat miliknya,sampai-sampai ia tak menyadari seseorang kini tengah berdiri diambang pintu kamar mandi dan mengawasi kegiatannya.

“Sooyoung~ah, aku ingin bicara” ucap pemuda yang tak terganggu dengan ketelanjangan gadis yang ia panggil dengan akrab itu kemudian.Baginya sudah biasa.

“Kau selalu datang disaat yang tak tepat. Aku tak suka Kyu” jawab Sooyoung tanpa mengacuhkan lawan bicaranya.

“Will you marry me?”Sooyoung berdehem. Apa-apaan itu? Dia tidak punya sisi romantis sama sekali. Ia ini sedang telanjang. Apa yang dia mau? Memeluk lalu mencium mesra dan berakhir diranjang? Sooyoung melempar handuknya lantaran kesal.

“Keluar! Aku ingin membasuh tubuhku,”

“Kenapa harus malu-malu. Intinya, suatu hari nanti aku juga akan melihatmu telanjang,”

“Cho Kyuhyun, kita belum resmi menikah,”

“Lalu bagaimana dengan pertanyaanku? Will you?”

“Yes, i will,”Kyuhyun menyeringai lebar dan mendekati Sooyoung membuat gadis itu nampak takut. Apa yang ingin dia lakukan?

“Cho..”Kyuhyun mencelupkan tangan kanannya pada bagian gelembung dan Sooyoung berpikir bahwa Kyuhyun akan melakukan hal mesum. Tapi tidak, Ia mengambil lengan kiri Sooyoung dari dalam. Kemudian menyematkan cincin pada jari manis berbusanya, membuat wanita itu terharu dan menatap Kyuhyun dalam.

“Kyu,”

“Cepat selesaikan mandimu. Kau sangat lama,” Kyuhyun merusak suasana romantis dan itu menyebalkan bagi Sooyoung.

“Wae? Apa kau mengajakku makan malam romantis?”

“Tidak, aku ingin menunggangimu di ranjang,”Sial.

“Aku akan meguburmu hidup-hidup jika kau melakukannya Sajangnim,”

“Jeongmal. Akan ku ikat kedua tanganmu dikepala ranjang kalau begitu,”

FIN

29 thoughts on “[Oneshot] Plan B

  1. herma pristianti says:

    gag tau kenapa ini cerita imut bgt😀 gemes sama soo yang terlalu jujur dan blak blakan😀

  2. puji says:

    udh lama gak baca kyuyoung, eh sekali baca dpet yg seru kyk gini
    jdi makin sua deh sma kyuyoung

  3. Nice!!
    walau rada nggak ngerti sama note plan B kyuhyun dan scene sama victorianya, entah aku yang lemot kali ya,
    juga sama tingkahnya kyu yg dari awal padahal nggak keliatan banget ngeehnya sama soo, tapi okelaahh…
    but overall aku ngerti kok, dan suka gaya penulisannya, penyampaiannya ringan tp menarik😀
    Good job! keep writing, ditunggu karya lainnya~~

  4. rifqoh wafiyyah says:

    Yuri eonni detail banget merhatiin tubuh soo unnie
    Kyahaha 😄😄 kyuyoung bersatu…😍

  5. summerchoices says:

    ciyee, plan-B tuh maksudnya begini.. Itu kyu oppa mah mesum haha, kyu awalnya berharap sama vic tapi akhirnya mah sama si soo. Ada beberapa bagian yang aku rasa kecepatan tapi ya tidak mengurangi karyamu ini. Nice! Semangat thor untuk ff lainnya!

  6. violinreginn says:

    Yeayy happy ending!!
    So sweet ff nyaa.. hahaah lucu banget liat mereka berdua kek begini.. nice ff!!

  7. summerchoices says:

    ciyee, plan-B tuh maksudnya begini.. Itu kyu oppa mah mesum haha, kyu awalnya berharap sama vic tapi akhirnya mah sama si soo. Ada beberapa bagian yang aku rasa kecepatan tapi ya tidak mengurangi karyamu ini. Nice! Semangat thor untuk karya yang lainnya!

  8. summerchoices says:

    ciyee, plan-B tuh maksudnya begini.. Itu kyu oppa mah mesum haha, kyu berharap sama vic tapi akhirnya mah sama si soo. Ada beberapa bagian yang aku rasa kecepatan tapi ya tidak mengurangi karyamu ini. Semangat thor!

  9. fransiscafrtnta24 says:

    yay akhirnya bersatu juga hehe ^^
    tpi thor ak merasa d bagian mana gitu pokokny kyu lgsg confess k soo itu kykny agak terlalu buru2 (?) kurang srek gitu aturan kyk ad proses nya lagi dulu😀 #kalongertimaksudsaya
    itu aja tpi overall suka sama ff nya😉
    dituggu ff lainnya, hwaiting!

  10. mongochi*hae says:

    aigooo n couple emang bner2 deh.
    sulit diungkapkan dg kata2..
    tp gk ap sih . ide kyu mbuat plan B gk sia2..krn hidup it harus penuh dg perencanaan
    next ff dtunggu

  11. sie says:

    Annyeong…
    SummerinAChoi-ssi… karyamu… itu…
    Sangat..sangat menghibur, aku suka ide cerita, pemilihan diksi, gaya bahasa, dan alurnya, “Plan B” kompor induksiyang mahal punya, bukan kompor gas lagi…
    Sangat dinanti to karya berikutnya.
    Gomawo

  12. Waulaupun aku pernah baca ni ff, tapi aku gk bosen2. Mungkin karna kyuyoung kali ya, semua ff kyuyoung aku baca berulang2. Sampe2 mau hapal hihihi. Ditunggu ff nya yg lain thor

  13. ry-seirin says:

    Sejujurnya aku dh pernah baca ni ff, tpi krna ceritanya seru jd gk rugi baca n Comment again….
    My favorite couple is always the best for me.

  14. Sisca says:

    Ternyata plan B nya itu jadian sama soo, si kyu mesum bener wkwkwk aku suka sama jalan ceritanya seruu abiss kepengen dah ada sequelnya kkkk

  15. smgurlx says:

    ngakak haduuuu wkwk
    ceritanya bagus, awalnya kukira beneran sama victoria.. ternyata tidaak hehe
    keep writing👍

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s