[Series] Beautiful Fate (Part 2)

Beautiful Fate_PosterBeautiful Fate

(Chapter 2)

 

.

 

.

 

.

 

.

Disclaimer : Story belong to ChoChoiAddict (Me) . Cast belong to Family and Agency.  KyuYoung Belong to KNIGHT. Kyuhyun belong to Sooyoung, and Sooyoung belong to Kyuhyun.

For those who are old enough or feel no need to read this story. Please press the back button on this page!!!

But if you like and want to read, yes please read JJJ

 

Warning!! : This is my Story. Typo(s), OOC’s (Very). Don’t Plagiarism, Don’t Copy, Don’t Paste.

Genre : Romance, Drama, Hurt/Comfort, (Maybe Humor)

Rate : M (For Save)

Pairing : KyuYoung

 

Poster Credit By ChoiXiOh _ PosterArtGraphicsDesign10.wordpress.com

(Big Thanks for poster, dear🙂 )

 

Duration : Mini Drama Series

 

Backsound : Baekhyun-EXO (Beautiful)

Words:2734Words

Don’t Like … Don’t Read !!!

Happy Reading J

.

 

.

“Bagaimana kehidupan Choi Sooyoung saat memilih kabur dari rumah setelah mendengar kabar bahwa ia akan dijodohkan dengan anak salah satu kolega perusahaan ayahnya, dan bertemu dengan seorang pemuda tampan, luar biasa pintar, dingin, datar, menyebalkan, tapi sayang seribu sayang. Pemuda itu hanyalah seorang tukang yang mengantarkan koran keliling dan tukang kebun.”

 

“Apakah benih-benih cinta bermunculan seiring hari-hari kebersamaan dan di tengah-tengah pertengkaran kecil mereka.”

 

.

 

.

 

.

 

 

 

Chapter 2

 

Previous Chapter:

 

“Aku tidak peduli mau pria itu tampan atau tidak, yang penting aku mau membatalkan perjodohan itu. Aku tidak mau mengikat hubungan dengan sorang pria diusia ku yang masih 20 tahun.”

 

.

 

“Si bungsu itu kabur dari rumah gara-gara tuan Cho yang akan menjodohkannya. Sebenarnya yang akan dijodohkan dengan mu itu adalah si bungsu, tapi karena sifat arogan dan keras kepalanya si bungsu, dia memilih kabur dari rumah dari pada hidupnya harus terkengkang karena menikah denganmu.”

 

.

 

“Apa aku harus melakukan hal yang sama seperti yang bungsu Cho itu lakukan ya? Kabur dari rumah dan dengan begitu perjodohan ini tidak akan dilanjutkan. Setelah itu aku bebas hidup dengan tenang.”

 

.

 

“Oke, semuanya sudah beres. Sekarang tinggal mencari waktu untuk bisa keluar dari rumah. Semoga ‘Doggy’ sedang tidur pulas.”

 

 

.

 

.

 

 

 

 

Normal POV

 

Sooyoung memutuskan untuk naik bus antar kota yang berangkat tengah malam ini. Sebelumnya ia sudah mengirimkan email ke Tiffany, salah satu sahabatnya kalau dia meminjam beberapa lembar uang yang dititipkan di dirinya.

 

Gadis cantik bertubuh semapai bak model itu tidak memberitahukan kepada sahabatnya kalau dia kabur dari rumah karena akan dijodohkan. Nanti saja kalau orangtua nya sudah membatalkan perjodohan baru dia akan pulang dan menceritakan semuaya ke sahabatnya.

 

Setelah 5 jam menempuh perjalanan jauh keluar kota, kini akhirnya Sooyoung sudah sampai di kota tujuan. Sebenarnya ia tidak tahu kenapa memilih Gyeonggi-Do sebagai tujuan kota pelariannya.

 

Sooyoung hanya mengikuti kata hati nya saja.

Dan sekarang yang terjadi adalah, Sooyoung luntang-lantung jalan tak tentu arah seperti orang gila kesasar. Mana sudah pukul 3 pagi lagi. Mana ada orang waras yang keluyuran di pinggir jalan sesepi ini.

 

“Ugh, kalau tau begini  jadinya aku tidak mau kabur-kabur dari rumah lagi.” Sooyoung merutuki tindakan gegabah nya ini.

 

Sekarang dia bingung mau kemana, karena tidak ada seorang pun yang dia kenal di daerah ini. Tujuan pun dia tidak tahu harus kemana. Daerah sepi dan sepertinya jauh dari kota ini memang benar-benar sulit untuk mencari penginapan yang murah tapi berkelas.

 

Heh? Mana ada penginapan dengan harga murah tapi berkelas?

 

“Ahh, aku tidak tau harus kemana nih. Pusing. Tidak tau arah jalan.”

 

Baru saja melewati sebuah gang sempit dan gelap, siluet seseorang pria bertubuh besar layaknya sumo berjalan gontai bersama kedua temannya yang juga berbadan besar. Entah kenapa Sooyoung memiliki firasat buruk terhadap ketiga pria yang berjalan semakin mendekat kearahnya.

 

“Ahh, gawat. Mereka bertiga orang jahat ternyata.” Sooyoung mengambil  ancang-ancang untuk lari, tapi belum sempat berlari jauh tangan nya sudah di cekal oleh salah satu pria berbadan besar tadi.

 

“Halo nona cantik. Kenapa langsung lari melihat kami, hm?” Bulu kuduk Sooyoung meremang-remang. Dari sini saja dia sudah mencium aroma minuman keras yang menguar dari tubuh ketiga pria yang sekarang berada di hadapannya.

 

“Apa mau kalian? Jangan macam-macam denganku ya.” Sooyoung berkata dengan nada bergetar ketakutan.

 

“Cih, sudah ketakutan saja berani mengancam.”

 

“Walau tubuhku kecil kurus begini, aku bisa meninju kalian sampai babak belur. Jadi jangan cari masalah denganku kalau kalian tidak mau wajah kalian yang sudah jelek itu tambah jelek karena tinjuan ku.” Sooyoung mengancam ketiga pria bertubuh besar itu dengan nada syarat ancaman. Walaupun sebenarnya ia menahan takut dalam hati.

 

“Cih, sombong sekali. Teman-temman enaknya kita apain ya bocah ini?” Salah satu pria berwajah sangar itu mendekat kearah Sooyoung dengan senyuman miring tercetak diwajah amburadul nya.

 

“Sepertinya dia masih perawan. Bagaimana kalau kita mengadakan pesta besar-besaran.” Sooyoung yang tidak mengerti pun hanya mendelik kesal bercampur takut kearah pria berwajah sangar tadi. Sedangkan dua pria yang lain nya mengerti dengan maksud sang ketua mereka.

 

“Ayo manis,kita bersenang-senang dulu.” Sooyoung memberontak saat kedua pria bertubuh besar itu menarik tangannya kearah gang sempit dangelap yang ia lewati tadi.

 

“Hei, lepaskan tanganku. Aku tidak mau ikut. Lepas! Lepas!” Walaupun Sooyoung sudah memberontak sekuat tenaga, tetap saja kekuatan seorang pria lebih besar dari pada seorang gadis kecil sepertinya.

 

“Berisik! Kalau kau tidak mau celaka lebih baik ikuti saja apa kata kami. Dan yang terpenting puaskan kami.” Mata Sooyoung terbelalak lebar saat ia mengetahui maksud dari kata-kata pria-pria sangar itu.

 

“Tidak mau. Lepas! Lepas!”

 

‘Plakk’

 

Sooyoung meringis saat satu tamparan yang berasal dari tangan besar pria sangar itu mengenaipipinya keras. Dia yakin kalau saat ini pasti pipi nya sudah merah sebelah.

 

“Jangan berisik! Nikmati saja surga-dunia yang akan kau rasakan nanti.”

 

Sooyoung ingin menangis rasanya saat mengetahui kalau saat ini keperawanan dan keselamatan hidupnya berada di ambang-ambang. Antara terselamatkan dan tidak.

 

Ya tuhan, tolong selamatkan aku. Aku janjikalau aku selamat aku tidak akan membangkang perkataan ayah dan ibu lagi. Aku akan menerima perjodohan itu.

 

“Tidak! Jangan! Hiks..” Sooyoung mencoba berontak saat tangan-tangan laknat pria-pria bertubuh besar itu mulai menarik-narik bajunya. Dia tidak mau tubuh suci yang selama ini dijaga nya harus tercemar kotor oleh 3 keparat tau malu ini.

 

“Tolong! Tolong aku! Tolong!” Sooyoung mengeluarka seluruh tenaga nya untuk berontak dan menyerukan pertolongan.

 

“Cih, sampai suara mu habis pun tidak akan ada yang menolongmu. Ini gang sempit yang jarang di lalui orang, nona manis.”

 

Siapapun, mau bapak-bapak, kakek-kakek, anak-anak, ibu-ibu, nenek-nenek, sampai pria tampan pun. Kumohon tolong aku. Aku tidak mau mengotori tubuh suciku. Hanya orang yang kucintai saja yang boleh menyentuh tubuhku.

 

‘Brett’

 

Seringaian terukir di wajah sangar pria-pria bertubuh besar itu saat kain baju bagian bahukiri Sooyoung sudah terobek dan mengekspos bahu mulus Sooyoung.

 

“Jangan! Kumohon lepaskan aku, tuan-tuan!” Percuma saja seperti bagi Sooyoungberteriak minta tolong dan memohon. Sepertinya batas keperawaannya memang sampai disini saja. Sebentar lagi dia akan menjadi wanita yang kotor.

 

‘Maafkan Sooyoung ayah, ibu, kak Soojin. Maafkan Sooyoung yang sudah memaksakan diri untuk kabur dari rumah dan berakhir di perkosa di tempat antah barantah seperti ini.’

 

“Lihat, kau memiliki tubuh yang indah. Sangat sayang kan kalau tidak dinikmati.” Sooyoung menangis tersedu-sedu. Tenaga nya sudah tak mampu untuk memberontak lagi.Dia pasrah. Pasrah kalau memang keperawanan nya harus terenggut paksa oleh orang laknat macam tiga pria berbadan besar ini.

 

“Sedikitpun kalian menyentuh wanita itu, kupastikan mayat-mayatkalian akan membusuk di tanganku.” Sooyoung tersentak saat mendengar seseorang.

 

Seorang pria berperawakan tinggi, dengan kulit seputih susu, hidung mancung, badan kekar walaupun perutnya sedikit menonjol, yang penting wajah nya itu loh. Benar-benar tampan. Seperti Brad pitt saja.

 

Sooyoung menggeleng-gelengkan kepalanya. Bukan saat nya untuk membayangkan artis idola nya itu. Nyawa nya sedang dalam bahaya saat ini.

 

“T.. tolong aku, tuan.” Sooyoung memohon dengan nada memelas meminta pertolongan dengan pria asing yang tiba-tiba muncul seperti hantu.

 

“Lepaskan wanita itu sekarang.” Oh dengar-dengar. Suara nya benar-benar menggairahkan, sama seperti orang nya.

 

“Cih, dasar bocah, ikut campur saja. Kalau mau bergabung tidak usah pakai basa-basi segala. Tinggal nimbrung saja kok susah.” Ihh, rasanya Sooyoung ingin membogem saja mulut laknat pria ini. Dasar calon-calon penghuni neraka.

 

“Jangan membuatku lebih geram dari yang ini. Cepat lepaskan wanita itu atau nyawa kalian taruhan nya.” Ohh pahlawan sekali pria itu.

 

Ketiga pria laknat nan bajingan itu tertawa mengejek lalu berdiri dan mendekat kearah si pria asing tadi.

 

“Jangan sok pahlawan kau bocah. Paling-paling di ditinju sedikit juga langsung K.O.”

 

“Kalau berani ayo lawan aku.” Si priaasing itu sudah mengambil ancang-ancang untuk memulai perkelahian heroik nya.

 

Mereka berempat mulai berkelahi. Saling adu tinju dan tendangan. Tiga melawan satu. Sooyoung tak yakin pria asing itu bakal menang melawan ketiga pria dengan tubuh sebesar sumo.

 

Tapi selang beberapa menit kemudian akhirnya ketiga pria bertubuh besar itu tumbang juga. Dan pemenang nya adalah ‘Si Pria asing yang tampan nya tak terkalahkan’.

 

“Apa kau tidak apa-apa, nona?” Tanya si pria asing itu kepada Sooyoung yang masih terbengong-bengong.

 

“Nona.. Hei, kau tidak apa-apa, nona?” Lamunan Sooyoung buyar saat si pria asing tu mengoncang-goncangkan bahunya.

 

“Eh, a.. aku tidak apa-apa. T.. terima kasih karena sudah menolongku, tuan.”

 

“Hn, bukan masalah. Dimana alamatmu, biar aku antar pulang.” Ini dia yang menjadi kendala nya. Sooyoung kan orang baru di daerah sini. Tempat tinggal saja dia tidak punya.

 

“Eh. A.. aku, aku tidak punya tempat tinggal.” Si pria asing itu mengernyit bingung. Ingin melanjtkan sesi pertanyaan nya tapi beitu melihat keadaan pakaian Sooyoung yang sudah amburadul membuat si pria asing itu menghela nafas panjang.

 

“Ikut aku pulang ke apartment ku saja kalau begitu.” Sooyoung mendongakkan wajahnya menatap si pria asing itu.

 

“Apa? Ke apartement mu?” Sooyoung berteriak agak nyaring membuat si pria asing buru-buru menutup kedua telinga nya.

 

“Jangan berpikiran yang macam-macam ya. Aku hanya ingin menampung mu sementara waktu sampai kau mendapatkan tempat tinggal.”

 

“M. Maaf.” Sooyoung menunduk menutupi semburat merah muda yang memenuhi wajahnya. Dia berpikir pria asing ini akan macam-macam membawa nya ke apartement nya segala.

 

“Tenang. Aku bukan pria jahat.” Sooyoung mengangguk pelan. Gadis itu mendongak kembali saat merasakan sesuatu menyelimuti tubuhnya.

 

“Pakai itu untuk menutupi tubuhmu.” Sooyoung sempat melihat semburat merah muda tipis yang mewarnai wajah tampan nan rupawan pria itu. Setelah melirik kearah tubuhnya sendiri barulah ia sadar kalau ternyata pakaian nya sudah compang-camping dan sedikit megekspos are abahu mulus dan beberapa kancing baju nya terlepas membuat perut rata nya yang menggiurkan itu juga ter-ekspos.

 

“Kau mesum.” Teriakku dan untungnya di gang sempit ini tidak ada siapapun kecuali kami berdua. Si pria asing ini mendelik kearahku

 

“Jaga bicara mu, nona. Lagipula aku tidak suka dengan tubuh kurus dan rata milikmu itu.”

 

Cih, sialan! Dia mengatai tubuhku kurus dan rata. Pria ini belum tahu saja kalau tubuhku sudah dalam balutan lingery tipis atau bikini seksi. Aku jamin dia bakal klepek-klepek sama aku.

 

“Kenapa malah melamun. Atau jangan-jangan kau ya yang berpikiran mesum.”

 

“Enak saja kalau bicara. Aku ini gadis baik-baik tau.”

 

“Sudah, ayo ikut aku pulang ke apartement.”

 

Mau tidak mau Sooyoung pun mengikuti langkah pria asing yang berjalan di depannya. Dia tidak sadar kalau sudah memasuki kawasan apartement sederhana. Mungkin menurut Sooyoung ini bisa dibilang bukan apartement, tapi kost-kost’an.

 

Mana ada apartement hanya tiga tingkat dengan bangunan seluas kamar tidur nya. Yang benar saja, apa pria ini tinggal di daerah sempit seperti ini. Bagaimana jadinya kalau Sooyoung yang notabene sering tingggal di ruangan mewah dan sekarang harus beradaptasi dengan ruangan sempit. Tapi untung saja daerah di sekitar apartement ini terjaga kebersihan nya.

 

“Ayo masuk.” Ucapan pria asing itumembuyarkkan lamunan Sooyoung.

 

Sooyoung masuk kedalam apartement pria itu dengan ragu-ragu. Antara masuk atau tidak. Tapi setelah masuk kedalam ruangan apartement pria asing itu, tatapannya dibuat agak terpana. Karena walaupun apartement ini ditempatioleh seorang pria tapi ruangannya begitu bersih dan harum. Walaupun tidak banyak barang-barang mewah. Paling mewah juga hanya televisi berukuran 32 inch, dan sofa ruang tamu yang terbuat dari busa biasa. Hanya saja ruangan dengan warna hijau tosca bercampur biru donker membuat ruangan ini tampak nyaman.

 

“Di apartement ku hanya ada 1 kamar tidur. Jadi mau tidak mau kau harus tidur di luar dengan alas sofa ini.”

 

What The Hell?

 

Apa pria ini tidak salah bicara? Dia? Sooyoung? Tidur diluar hanya dengan beralaskan sofa butut ini. Aku yakin kejantanan pria ini sudah menurun kadarnya.

 

“Apa? Aku kan seorang perempuan, dan kau tega menyuruh seorang perempuan untuk tidur di sofa.” Katanya dengan nada tidak terima. Wajar, selama ini Sooyoung selalu tidur beralaskan bed kualitas maha dunia dengan ukuran queen size.

 

“Resiko mu. Lagipula aku pemilik apartement ini, jadi aku yang memegang kendali.”

 

Dasar pria menyebalkan. Tampang sih boleh tampan, gaya sih boleh so cool. Tapi sifat benar-benar nyebelin. Bikin Sooyoung ingin jambak rambut warna coklat tua pria itu.

 

“Aku tidak tahu kalau kau ternyata seorang pria yang suka menolong dengan setengah-setengah.” Ucapku dengan delikkan tajam. Bodo amatlah kalau dia menganggapku tamu yang tidak sopan. Pokoknya hak ku sebagai perempuan harus diperjuangkan disini.

 

“Aku tidak menolongmu setengah-setengah. Masih untung kubolehkan numpang di apartementku. Coba kalau aku tak menolongmu, keperawananmu pasti sudah terenggut paksa oleh tiga pria laknat adi kan.”

 

Kenapa malah jadi bertengkar seperti ini sih. Pria ini tempramental ternyata. Keras kepalajuga. Ugh, ibu, kak Soojin. Tolong akuu!!!

 

“Sudah, aku mau tidur. Di lemari kayu itu ada selimut dan bantal. Kau pakai saja.”

 

Pria yang benar-benar menyebalkan. Tidak peduli terhadap kaum wanita. Bagaimana kalau dia memiliki istri. Apa istri nya akan dia suruh tidur di luar. Cih, tau begini lebih baik tadi tidakusah ikut saja.

.

 

.

 

.

 

 

Sinar matahari pagi yang menyehatkan sudah bersinar seterang-terangnya. Kyuhyun, si pria tampan tapi menyebalkan itu pun menggeliat dari tidur pangerannya, lalu beranjak turun dari ranjang menuju kamar mandi setelah melihat jam dinding yang menunjukkan pukul 7 pagi.

 

Saat keluar dari kamar dan hendak berjalan menuju dapur untuk menyiapkan sarapan pagi, tidak sengaja kedua mata onyx nya yang setajam elang itu menangkap siluet seorang gadis yang sedang tidur meringkuk memeluk bahunya. Apa udara semalam begitu dingin, sampai-sampai gadis itu memeluk tubuhnya sendiri.

 

Kyuhyun menghela nafas nya. Lagi-lagi harus mengalah dengan seorang gadis asing yang bahkan belum  ia ketahui namanya. Bodoh juga dia, kenapa tidak menanyakan nama serta identitas gadis itu. Kan lebih mudah mencari keluarga atau kerabatnya di daerah sini.

 

Dengan perlahan di angkatnya tubuh sang gadis dengan bridal style. Dalam hati Kyuhyun terus berdoa semoga gaids itu tidak bangun saat dia masih menggendong nya. Dan akhirnya doa nya mujarab juga, sampai ia baringkan tubuh itu diatas ranjang kamarnya Sooyoung masih juga tidur dengan lelapnya. Bahkan bergerak pun tidak sama sekali. Kyuhyun sempat berpikir gadis ini tidur atau mati.

 

“Baru pertama kali ini aku menemukan gadis se-aneh dia.” Ucap Kyuhyun dengan tanpa sadarnya senyuman tipis teramat tipis mengembang di wajahnya.

 

.

 

.

 

.

 

 

Sooyoung menguaplebar-lebar, dia mengerjapkan kedua matanya yang bulat bagaikan almond itu. Dia melirik jam dinding yang menggantung dan melihat bahwa sekarang ini jam sudah menunjukan angka 2 siang.

 

Parah sekali. Dia tidur berapa lama sih? Dari pukul 4 pagi sampai sekarang pukul 2 siang. Hebat, Sooyoung tidur atau mati.

 

“Ugh, lapar sekali.” Sooyoung ingat kalau dia belum makan apapun semenjak kemarin malam.

 

“Heh? Kenapa tiba-tiba aku ada di kamar pria menyebalkan itu.” Tentu saja Sooyoung terkejut, pasalnya yang ia tahu semalam dia tidur di sofa luar. Tapi saat bangun dirinya malah sudah rebahan di ranjang berkuran sedang milik pria asing yang sampai saat ini belum ia ketahui namanya.

 

“Aku tidak mungkin jalan dalam tidur kekamar ini kan. Mau taruh dimana mukaku nanti.”

 

Sooyoung menyingkirkan selimut dari tubuhnya lalu turun dari ranjang. Rasa lapar yang luar biasa membuatnya harus segera menuju dapur (walaupun malas), dan berharap semoga si pria tampan menyisakan sarapan paginya untuk Sooyoung.

 

“Kukira hanya ruangan apartement ini saja yang bersih, ternyata dapur nya juga mengkilat. Bahkan kamarku saja tidak bisa serapi dia.” Gumam Sooyoung.

 

Belum sempat membuka kulkas, dia melihat secarik memo yang tertempel di kulkas.

 

‘Aku sudah menyisakan sarapan pagi untukmu makan. Walaupun hanya nasi dan telur, kuharap kau tak menolaknya dan memakan nya sampai habis. Kalau aku melihat kau membuang makanannya, maka jangan harap kau bisa dapat makanan gratis lagi dariku.’

 

‘K.H’

 

“Dia sebenarnya pria yang baik sih, tapi kadang-kadang menyebalkan juga. Seperti memiliki 2 kepribadian yang sulit ditebak.” Ucap Sooyoung. Dia melirik kearah eja makan sederhana lalu melihat tudung saji.

 

“Ternyata benar, hanya nasi dan telur saja ya menu nya.” Gumam Sooyoung kecewa. Walaupun hanya makanan sederhana yang penting rasa laparnya yang luar biasa ini dapat teratasi.

 

 

 

‘To Be Continue’

 

 

ChoChoiArea:

 

Chappie 2 Up!!!

 

Gimana chapter yang ini?? Masih abal kah? Jelek sih udah pasti apalagi gaje. Rencana nya aku bakal buat alur cerita ini cinta segi empat. Untuk cast tambahan nya masih dirahasiakan.

 

Tentang cewe yang bakal ngerusakin hubungan Kyuyoung sama cowo yang bakal ngerusakin hubungan Kyuyoung juga. Tapi tenang, fict ini masih tetap KyuYoungAlways kok.

 

 

Thanks For Reading And Review

 

Regards

 

ChoChoiAddict

 

 

19 thoughts on “[Series] Beautiful Fate (Part 2)

  1. choi krempeng says:

    ahahaha,,gua baru baca lagi ff setelah beberapa bulan*gak nanya
    nasi telur aja lu mah doyan soo..hahahh .cie cie kyu 😁

  2. mongochi*hae says:

    pake bahasa non formal ya hhheee..
    hnnn pertemuan pertama mereka lucuuu hhhhaaa

    gk sabar nunggu next part gmna2. next dtunggu

  3. Inka Rindy says:

    jujur ini pendek ya thor hehe:(
    ahkhirnya dilanjut jugaa, walopun gasempet komen di part1. Next part ditunggu thor, fighting!!

  4. ry-seirin says:

    Kyanyya mank dah d takdirin deh Klo dmna asa Sooyoung d sto ada Kyuhyun. ( enggak deng itumah ngrepnya aja).
    Kyuyoung jjang.

  5. Laras says:

    Aku suka eon beneran deh suka sama cerita nya meskipun temanya udah umum sih cuma ceritanya yah aku percayalah eon pasti memiliki alur dan ide-ide tersendiri…
    Cuma aku kurang srek sama bahasanya sih…
    Hehe… jangan marah ya eon.. mian…
    Semangat..

  6. Elis sintiya says:

    kasian Sooyoung hampir aja keperawanannya diambil paksa.. ditunggu part 3 nya soalnya disini masih abu2..

  7. temanya udah rada umum yaa. tapi sukaa sama cerita ini. cuma, lebih baik kalo bahasa yang dipake bahasa baku aja. emang sih gaya bahasa yg kamu pake disini santai tapi kurang enak dibacanya.
    ini sih menurutku yaa. hihihiii.
    ditunggu kelanjutnya

  8. smgurlx says:

    kyaaa aku sukaaa. tp kurang panjang ><
    aku penasaran sama lanujutannya hihi cepet updatenya ya thor

  9. ajeng shiksin says:

    Yg mau di jodohin kyuhyun kan .. Apa mereka bakal tinggal bareng trus . momend nya dibikin lebih gereget bisa enggak author .. Cuman saran si . di lanjut ff nya

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s