[SERIES] Beautiful Mermaid ! (Part 3)

mermaid(SERIES) Beautiful Mermaid !

Summer_Choices

Romance, Fantasy, Comedy

Choi Sooyoung | Cho Kyuhyun

PG-17

Chaptered/Sequel

Sooyoung eonni and kyuhyun oppa are owned by SM Entertaiment

and also belonged to ther parents.

This pirely the result of my imagination!

 

Happy Reading Chingudeul….

©2016

 

“Aku merindukan keluargaku, aku ingin pulang.

 Kumohon kembalikan aku pada lautku.”

 

“Jika ini adalah satu-satunya cara untuk bisa bersamamu,

maka aku tidak akan melepaskanmu!”

 

 

AUTHOR POV

 

Kyuhyun melepas sepatu kerjanya begitu dia sampai didepan rumah, kyuhyun mengernyit ketika melihat sepatu higheels milik seorang wanita sudah berjejer rapih bersama sepatu-sepatu miliknya. Sudah pasti jika itu bukan milik sooyoung, karena dia tidak memakai sepatu setinggi ini. Rasa penasarannya memuncak begitu mendengar tawa keras dari dalam rumahnya. Tanpa pikir panjang kyuhyun langsung membuka pintu rumahnya dan melangkah masuk kedalam.

 

Ternyata dugaannya benar, hyukjae dan donghae tengah asyik bercengkrama dengan seorang yeoja berambut pirang yang duduk membelakanginya. suara wanita itu terdengar tidak asing ditelinga kyuhyun. Ya, tubuh mungil wanita itu membuatnya teringat dengan seseorang yang saat ini jauh dari pandangannya.

 

“Wahh, apakah ada tamu disini?” Tanya kyuhyun sembari berjalan ringan menghampiri mereka, tampak semua mata langsung tertuju padanya. Tak terkecuali si wanita pirang tersebut yang terlihat berbinar menatap kyuhyun.

 

OPPAAA!!” Teriaknya senang, dia berlari dan berhambur memeluk pria tampan itu. Terlihat jelas jika kyuhyun diam tak berkutit ketika wanita itu memeluknya erat.

 

“Jessica-ya?” Panggil kyuhyun, dia melepaskan pelukan wanita itu dengan lembut.

 

Ne, ini aku.. Aku datang untukmu, oppa.” Ucapnya senang, manik kyuhyun mengamati gadis dihadapan dengan tatapan tidak percaya.

 

“Kau membuatku terkejut, kenapa kau tidak menghubungiku huh?” Jessica memberikan senyum lebar padanya.

 

“Ya! Aku ingin membuat kejutan untukmu, apa kau tidak senang?” Kali ini jessica mulai mengerucutkan bibirnya karena kesal.

 

Kyuhyun terkekeh sebentar, dia memegang kedua bahu jessica dan menatapnya lekat. “Tentu saja aku senang melihatmu.. Hanya saja, aku masih tidak percaya jika kau benar-benar berdiri dihadapanku saat ini.”

 

“Apa kau merindukanku?” Tanya jessica mengulum senyum menggoda dibibirnya, kyuhyun langsung memasang wajah datarnya begitu sang kekasih bertanya padanya.

 

“Tidak!”

 

Refleks, jessica mencubit lengan kyuhyun dengan gemas. “OPPA! Kau menyebalkan!”

 

“Aww! Sakit! Cukup!” Jessica menghentikan aksinya begitu kyuhyun merasa kesakitan karna ulahnya. Dua sejoli ini saling bertatapan satu sama lain, ada kerinduan besar yang terlihat dimata keduanya. “Dengar.. Kau seharusnya tidak menanyakannya lagi sica-ya. Tentu saja, aku merindukanmu.”

 

“Kau berbohong, oppa! Lalu kenapa kau jarang menghubungiku, huh? Kau membuatku cemas..” Kyuhyun sempat melirik hyukjae dan donghae sejenak, sebelum akhirnya dia menatap jessica lagi.

 

“Aku.. Aku memiliki banyak pekerjaan yang tidak bisa kutinggalkan, itulah sebabnya aku tidak sempat mengabarimu dua minggu ini. Maafkan aku.”

 

Jessica mengelus pipi kyuhyun dengan sayang. “Oppa, aku mengerti kesibukanmu. Maaf jika aku terlalu banyak menuntut padamu.”

 

Kyuhyun meraih pinggang ramping jessica dan menariknya lebih dekat dengannya, semburat merah tampak jelas dipipi jessica ketika kyuhyun kembali menatapnya intens. “Kau membuatku senang dengan kehadiranmu, sayang.”

 

“Yayaya! Berhentilah bermesraan dihadapan kami, kalian ini benar-benar tidak tahu tempat!” Sungut hyukjae terlihat risih menatap kemesraan sahabatnya itu, jessica menatap duo lee itu sinis.

 

“Apa peduliku? Lagipula, bukankah ini rumah kyuhyun oppa? kalian kan hanya menumpang!”

 

Hyukjae mendecih mendengar hinaan gadis california itu. “Cihh, gadis kutub ini benar-benar bermulut tombak!”

 

“Hey! Jaga mulutmu monkey!” Bela kyuhyun tak terima, tampak jessica tersenyum menang karna mendapat pembelaan dari sang kekasih.

 

“Kenapa kau membelanya, kyu?” Kali ini donghae yang angkat bicara dihadapan pasangan kekasih itu.

 

“Memangnya kenapa? Bukankah itu hakku? Lagipula yang dikatakan jessica memang benar kan?” Tanya kyuhyun sembari melipat kedua lengannya, duo lee ini saling bertatapan tak paham.

 

“Apa?”

 

“Kalian hanya menumpang dirumahku.” Jawab kyuhyun singkat, namun begitu menyinggung perasaan hyukjae dan donghae.

 

MWOYA?!!” Teriak mereka bersama-sama, kyuhyun menarik salah satu alisnya.

 

“Kalian seperti benalu dihidupku.”

 

“BENALU?!!” Teriak duo lee lagi, emosinya sudah diubun-ubun karna kata-kata kyuhyun.

 

“Bukankah itu benar? bahkan kalian tidak memiliki pekerjaan tetap, selain hanya duduk manis dirumahku seperti pria pengangguran!”

 

“Cihh, aku tidak terima atas penghinaanmu ini kyu! Kau benar-benar keterlaluan! Aku membencimu, kau membuatku muak!” Ujar hyukjae mendesis, emosinya sudah tidak bisa dia tahan lagi. Kata-kata kyuhyun begitu menohok hatinya, dan membuatnya merasa seperti pria tidak berguna.

 

“Kalau begitu, angkat kaki dari rumahku! Hiduplah dengan para tuna wisma di stasiun bawah tanah!” Usir kyuhyun serius, tampak duo lee ini tercengang atas pengusiran sahabat kecilnya itu.

 

“Yakk! Apa kau tega membiarkan kami meringkuk dilantai stasiun yang dingin dan kotor? Kau ingin kami tidur beralaskan koran bekas, huh? Cihh, aku tidak sudi kyu! Lebih baik aku kembali ke mokpo dan tinggal bersama bibiku yang menyebalkan itu!”

 

“Donghae benar! Jadi selama ini kau merasa terbebani karena kami tinggal dirumahmu, huh? Apa otakmu menempel dibokongmu? Bahkan kami selalu membersihkan rumahmu seperti layaknya seorang pelayan. Bagaimana kau bisa sekejam ini, kyu?”

 

“Sudahlah, diam! Kalian membuat urat leherku sakit.” Ucap kyuhyun sembari mengusap-usap tengkuknya, jessica mengalungkan tangannya dilengan kyuhyun.

 

Oppa, abaikan saja duo lee itu.”

 

Kyuhyun mengangguk setuju. “Hmm, Apa kau lelah?”

 

Ne, aku mengalami jetlag.. Tapi, rasa lelahku hilang setelah melihatmu, oppa.” Jawab jessica dengan nada manjanya, tanpa mereka sadari hyukjae dan donghae memasang tampang jijik ketika mendengar kata-kata menggelikan dari mulut jessica.

 

Kyuhyun mencubit pelan hidung jessica. “Hey, sejak kapan kau pandai membual seperti ini? Apa pria california yang mengajarkannya?”

 

“Cihh, kau pencemburu!”

 

“Hmm..”

 

Oppa, siapa gadis yang bernama sooyoung itu?” Tanya jessica tiba-tiba, kyuhyun mengernyit.

 

Nde? Sooyoung?” Ulangnya lagi.

 

Ne, siapa gadis itu? Apakah dia tinggal disini?”

 

“Ahh, dia..dia..sepupuku..” Jawab kyuhyun berbohong, dia tidak mungkin mengatakan jika sooyoung adalah makhluk mitologi yang berasal dari daecheon. Jessica akan menganggapnya tidak waras nanti.

 

Mwoya? Bukankah kau tidak memiliki sepupu?” Tanyanya lagi heran, kyuhyun menggaruk tengkuknya karna kebodohannya sendiri. Kyuhyun tidak menyangka jika jessica masih ingat dengan jelas jika dirinya sama sekali tidak memiliki sepupu, ayah dan ibunya adalah anak tunggal didalam keluarganya.

 

“Maksudku.. Dia sepupu jauhku, sica-ya.. Dia datang dari desa terpencil gwangju.”

 

Jinjja? Jadi dia gadis desa? Pantas saja dia bersikap aneh, dia seperti wanita yang terlalu polos.” Kyuhyun langsung mendelik kearah donghae begitu mendengar penuturan jessica, dia seakan-akan memberi kode pada donghae untuk membantunya.

 

“Jessica-ssi? Kau akan tinggal berapa lama disini?” Tanya donghae mengalihkan fokusnya, kyuhyun menghela napas lega akhirnya. Tampak, jessica menatap pria mokpo itu sembari berpikir.

 

“Uhmm.. Aku akan tinggal lama disini.”

 

Mwo? Hey! Pasangan yang belum menikah tidak boleh tinggal satu atap!” Timpal hyukjae yang terlihat keberatan jika jessica tinggal satu atap dengannya, gadis yang sering dia sebut gadis ‘kutub’ itu akan mengusai rumah ini, dan menginjak-nginjak harga dirinya.

 

“Memangnya kenapa, huh? Bukankah banyak pasangan yang seperti itu?” Tanya jessica bersikeras, hyukjae mulai membuka mulutnya namun kyuhyun langsung memotongnya.

 

“Yang dikatakan hyukjae benar, sayang. Aku tidak bisa mengijinkanmu tinggal lebih lama disini.”

 

Oppa..” Rengek jessica.

 

“Krystal tinggal disini, bukan? Besok, aku akan mengantarmu kerumah adik perempuanmu itu.” Ucap kyuhyun menawarkan pilihan yang sudah pasti tidak akan ditolak oleh jessica, biar bagaimanapun kekasihnya itu sudah lama tidak bertemu dengan adiknya. Lagipula, jika jessica tinggal dirumahnya maka jati diri sooyoung akan terbongkar dengan cepat. Kehadiran jessica mungkin akan membuat sooyoung sedikit terancam.

 

“Kau benar.. Tapi, aku akan jauh darimu.” Ucapnya murung.

 

“Kau bisa mengunjungiku setiap hari, sayang..” Sambung kyuhyun sembari mengusap surai pirang jessica.

 

“Baiklah.. bisakah aku beristirahat, oppa?”

 

“Tentu, malam ini kau akan tidur dikamar tamu. Biar aku mengantarmu, eoh?”

 

“Hmm, gomawo.”

 

*****

 

Sooyoung sibuk bermain dengan dongjae, anjing shitzhu berukuran kecil milik hyukjae dan juga donghae. Sejak siang hari duo lee itu telah mengunci sooyoung didalam kamarnya bersama anjing mini tersebut, mereka berdua takut jika sooyoung bersikap lebih aneh lagi dihadapan jessica. Tentu saja mereka melakukan aksinya tanpa sepengetahuan kyuhyun, namun sepertinya kyuhyun lupa jika dia seharusnya menemui sooyoung dikamarnya. Mungkin kehadiran jessica telah membuatnya melupakan keberadaan sooyoung untuk sementara waktu.

 

-CLEKK-

 

“Kyu-..” Kata-katanya tergantung begitu orang yang membuka pintu itu bukanlah cho kyuhyun, guratan kekecewaan mulai terlihat diwajah polosnya.

 

“Aku bukan kyuhyun..” Lanjut pria tersebut, dia masuk dan duduk ditepi ranjang bersama sooyoung.

 

“Dimana kyu-ssi? Kenapa kau yang datang?” Tanyanya sebal.

 

Wae? Bukankah aku yang menguncimu? Tentu saja aku yang akan datang untuk membukanya.” Jawab donghae santai, sooyoung mempoutkan bibirnya begitu mendengar jawaban donghae.

 

“Kau benar.. Tapi dimana dia, donghae-ssi?”

 

“Dia sedang bersama yeojachingu nya.” Jawabnya lagi sembari merebahkan tubuhnya dikasur sooyoung.

 

Sooyoung mengernyit, begitu menemukan bahasa yang tidak dia pahami. “Huh? Apa itu yeojachingu?”

 

“Aish, KE-KA-SIH…” Eja donghae agar sooyoung dapat memahaminya, tampak sooyoung diam terpaku sembari mencerna kata-kata donghae. Dia sangat paham apa itu ‘kekasih’ dan sooyoung hampir saja meloloskan bulir kristalnya tanpa alasan yang jelas. Entah kenapa dia begitu kecewa dan sedih begitu mengetahui jika pria baik itu ternyata sudah memiliki tambatan hati.

 

“Kenapa kau diam?” Tanya donghae bingung, sooyoung menggeleng lemah.

 

“Ti..tidak..aku baik-baik saja, donghae-ssi.”

 

Mwoya? Aku tidak menanyakan perasaanmu, bukan? Aku hanya bertanya kenapa kau diam?” Tanya donghae menatapnya aneh, sooyoung menundukan kepalanya.

 

Nan molla..” Ucapnya nyaris tak terdengar, donghae mengangkat salah satu alisnya mencoba tidak peduli.

 

-ccrroockk ccrroockk-

 

“Suara apa itu?” Tanya donghae sembari kembali duduk tegak disamping sooyoung, gadis duyung ini langsung tersenyum lebar pada donghae.

 

“Perutku..”

 

MWO? Apa kau lapar hingga perutmu berbunyi nyaring seperti itu?”

 

“Bukankah kau mengunciku sejak tadi siang? Bagaimana aku bisa makan jika pintunya terkunci.” Jawab sooyoung sedih, donghae menepuk keningnya karena kebodohannya sendiri.

 

“Ahh, kau benar.. Kasihan sekali, maafkan aku sooyoung-ssi.”

 

Sooyoung melipat tangannya. “Aku tidak mau memaafkanmu, donghae-ssi!” Ucapnya sembari memalingkan wajahnya berpura-pura marah.

 

“Ehh? Apa yang kau katakan?”

 

“Setidaknya, kau harus melakukan sesuatu agar aku bisa memaafkanmu.” Jawab sooyoung lagi, entah dari mana dia bisa mengatakan hal-hal seperti itu. Donghae hampir saja tertawa karena akting amatir dari wanita duyung ini.

 

“Cihh, kau ini! Lantas, apa yang harus aku lakukan untukmu?”

 

Sooyoung tersenyum misterius pada donghae. “Buatkan aku makanan yang enak.” Jawabnya sembari memberikan puppy eyes lucunya pada pria tampan itu.

 

MWOYA?!”

 

“Kau pandai memasak, palli palli..” Ucapnya memohon, sooyoung menggoyang-goyangkan lengan donghae tak sabar.

 

“Tapi, aku..”

 

“Kau tidak ingin melakukannya?” Tanyanya sendu, sooyoung bersiap untuk mengeluarkan jurus andalannya yaitu ‘menangis’. Namun dengan sigap donghae langsung membekap mulutnya dan tersenyum kaku padanya.

 

Ka..kajja..aku akan memasak untukmu..”

 

“Yeay!”

 

KYUHYUN POV

 

Demi tuhan! Aku melupakan sooyoung karena terlalu bahagia dengan kehadiran jessica, apa yang sebenarnya kulakukan? Aku bahkan tidak tahu keadaannya sekarang, tidak melihatnya dalam jarak pandangku sungguh membuatku merasa kehilangan sesuatu yang berharga. Tingkah lucu dan polosnya terkadang membuatku tertawa seorang diri layaknya pasien rumah sakit jiwa. Setidaknya, sooyoung selalu dapat menghiburku dibandingkan dengan dua sahabat bodohku yang hanya bisa membuatku mendengus kesal.

 

Kutatap wanita yang tengah tertidur damai dihadapanku dalam diam, dia wanita yang sangat kurindukan hampir 2 tahun lamanya. Kami terpisahkan oleh jarak dan juga waktu yang berbeda, gadis dingin ini benar-benar berhasil merampas hatiku. “Selamat malam..” Bisikku lembut, aku mengecup keningnya dan merapatkan selimut tebalnya.

 

-PRANGGG-

 

“Suara apa itu? Kurasa suara itu berasal dari dapurku.” Aku bergegas menuju area dapur begitu mendengar suara yang kuyakini adalah pecahan piring, entah manusia mana yang sedang berada didapur pada jam selarut ini. Begitu sampai didapur, aku melihat sooyoung dan juga donghae tengah berlarian bersama. Mereka asyik bergurau sembari mengelilingi meja makan dihadapanku, bahkan mereka sama sekali tidak menyadari kedatanganku.

 

“Apa yang kalian lakukan?” Tegurku dingin, tampak mereka berdua menghentikan kegiatannya dan menatapku canggung.

 

“Kami hanya sedang bermain-main saja.” Jawab donghae santai, aku langsung menatapnya tajam.

 

“Bermain? Apa kau tidak sadar jika kau telah memecahkan piringku, huh?” Tunjukku pada salah satu piring yang sudah tidak berbentuk itu.

 

“Hey! Bukan hanya aku, tapi sooyoung juga terlibat.” Jawab donghae membela diri.

 

“Sudah diam! Bisakah kau tidak mencari-cari alasan?” Tanyaku malas, tiba-tiba sooyoung berdiri dihadapan donghae. Dia merentangkan kedua tangannya seperti menjadi tameng untuk donghae.

 

“Yang dikatakan donghae-ssi itu benar, kenapa kau hanya marah padanya?” Bela sooyoung, dia menyipitkan matanya padaku.

 

“Ayolah sooyoung-ssi, donghae sudah sering menghancurkan perabotan rumahku.”

 

“Cihh, aku akan menggantinya! Tidak perlu berlebihan seperti ini.” Ucap donghae sinis, aku membalasnya tak kalah sengit.

 

“Kau ingin menggantinya dengan apa, huh? Dengan daun?”

 

Tampak donghae menggaruk rambutnya kasar. “Demi tuhan! Mulutmu itu melebihi bisa king kobra, kyu!”

 

“Ya! Dan kau harus berhati-hati lee donghae!” Ancamku dibarengi seringai dibibirku, kulihat dia memutar bola matanya.

 

Kini aku beralih menatap wanita cantik disampingku. Iris hazel sooyoung selalu menjadi hal yang disukai olehku, warna matanya membuatku merasa nyaman jika melihatnya. “Apa kau sudah makan?”

 

“Memangnya apa pedulimu?” Tanyanya ketus, aku mengernyit ketika mendengar jawaban tak biasa dari sooyoung.

 

“Apa kau baik-baik saja? Kau sepertinya kesal denganku?”

 

“Ya! Aku kesal denganmu, kyu-ssi.” Jawabnya sembari bertolak pinggang.

 

“Ehh? Waeyo? Apa aku berbuat salah padamu?” Aku mencoba untuk menyentuh lengannya, namun dia langsung menepis tanganku dengan kasar.

 

Tunggu, Sebenarnya ada apa dengannya? Aku benar-benar tidak mengerti.

 

“Jangan menyentuhku!”

 

Mwo?”

 

“Apa kau tuli, kyu? Sooyoung bilang jangan menyentuhnya.” Sahut donghae dengan nada mengejek.

 

Shut up!” Desisku pada donghae, dan beruntung dirinya langsung mengerti ucapanku dengan menutup mulutnya rapat-rapat.

 

“Dengar sooyoung-ssi, aku tidak mengerti apa kesalahanku hingga membuatmu merasa kesal seperti ini. Jadi, tolong katakan semuanya padaku?” Pintaku tanpa meninggikan nada bicaraku, entah kenapa dia mulai menatapku nanar.

 

“Kau tidak peduli lagi padaku, kyu-ssi.” Jawabnya sedih, dia bahkan menunduk dihadapanku.

 

Aku mengangkat dagunya agar dapat melihat wajahnya dengan jelas. “Apa yang membuatmu berfikiran seperti itu, sooyoung-ssi?” Dia meloloskan satu butiran berlian dari sudut matanya, dan tatapan itu membuatku terhenyak untuk beberapa sesaat.

 

“Wanita bernama jessica itu membuatmu melupakan aku, bahkan kau tidak mencariku ketika hyukjae-ssi dan donghae-ssi mengunciku didalam kamar.” Jelasnya murung, aku kembali menatap donghae seolah meminta penjelasan darinya.

 

“Kyu, kau jangan salah paham..”

 

Aku menatapnya geram. “Bagaimana aku tidak salah paham padamu, huh?! Kau..”

 

“Aku mengantuk, aku akan kekamarku.” Sela sooyoung sembari berbalik arah membelakangi kami.

 

“Sooyoung-ssi, kau tidak jadi makan?”

 

Sooyoung bebalik menatap donghae, lalu menggeleng pelan. “Tidak donghae-ssi, aku mengantuk..” Dia sempat menatapku sekilas. “Selamat malam.” Ucapnya dan berjalan meninggalkan aku dan donghae.

 

Ya! Karena kebodohanku aku telah melupakan kehadiran sooyoung, dia terlihat sangat kecewa karena sikapku. Melihatnya meneteskan air mata berlian itu membuatku semakin merasa bersalah padanya, masih terekam jelas dipikiranku ketika wajah innocent itu menatapku sendu. Entahlah.. tapi jantungku terasa terhenti untuk beberapa saat setelah kepergiannya dari hadapanku. Aku harus bisa mengembalikan keceriaannya, aku harus membuatnya kembali berseri-seri, dia tidak boleh merasa sendiri ataupun merasa sedih ketika berada disini. Ya, aku berjanji padamu sooyoung-ssi.

 

“Ikut denganku, kau harus menjelaskan semuanya padaku tuan lee dong hae!”

 

AUTHOR POV

 

Langit kembali mengubah gelapnya menjadi terang, pagi yang sejuk membuat banyak orang enggan untuk terbangun dari zona nyamannya. Tetap meringkuk adalah pilihan yang terbaik ketika seseorang tidak memiliki aktivitas berat seperti bekerja, namun tidak semua orang bermalas-malasan seperti itu. Buktinya, kyuhyun dan yang lainnya sudah terbangun dan bersiap untuk menikmati sarapan lezat yang mereka pesan melalui restoran ‘breakfast and lunch gangnam’ yang letaknya tidak jauh dari rumah kyuhyun. Mereka memutuskan untuk memesan hidangan dari luar, karna hari ini mereka terlihat malas untuk memasak seperti biasanya.

 

Hiruk-pikuk pagi hari terdengar bising diantara manusia-manusia muda ini, mereka sibuk memperebutkan hidangan-hidangan lezat yang tersaji dihadapannya. Sesekali mereka terlibat argumen demi mendapatkan bagiannya masing-masing. namun, salah satu dari mereka terlihat tidak bersemangat. Bahkan, dia hanya diam menopang dagunya dan tidak berniat untuk ikut berheboh ria dengan orang-orang disekelilingnya.

 

“Apa kau sariawan, sooyoung-ssi?” Celetuk hyukjae yang lebih dulu menyadari sikap aneh sooyoung, mereka semua langsung menatap sooyoung begitu mendengar hyukjae berbicara.

 

Sooyoung menggeleng pelan. “Tidak, aku baik-baik saja.”

 

Donghae yang duduk disampingnya langsung menyentuh punggung sooyoung. “Makanlah.. Kenapa kau menjadi pendiam seperti ini?”

 

“Apa yang harus aku makan?” Tanyanya polos.

 

“Kau bisa makan semua ini, bukankah kau sangat suka makan? Kami membelinya untukmu.” Jawab kyuhyun semangat sembari menunjuk beberapa hidangan dengan sumpitnya.

 

“Kalian tidak membelinya untukku.” Jawab sooyoung singkat, namun membuat beberapa orang menatapnya penuh tanda tanya.

 

Mwo? Kenapa seperti itu?” Kali ini hyukjae yang bertanya.

 

Gestur wajah sooyoung seketika menjadi dingin, dia terlihat berbeda dari sebelumnya. “Semua makanan ini berasal dari hewan, aku tidak memakan teman-temanku.”

 

Jessica mengernyit mendengar kata-kata aneh dari wanita dihadapannya. “Teman-teman? Apa maksudmu?” Tanyanya bingung.

 

Tiga pria tampan itu terlihat gugup dan panik. Namun hyukjae mencoba untuk menjadi orang pertama yang akan menyelamatkan identitas sooyoung. “A..ahh..maksudnya..itu..dia..karna..dia..”

 

“Dia pecinta hewan, jessica-ssi.. Dan dia juga seorang vegetarian, dia tidak makan daging.” Sambung donghae terdengar lebih rileks, ketenangannya membuat kyuhyun tersenyum samar padanya. Setidaknya, donghae cukup berguna dibagian ini. Tidak seperti hyukjae yang terdengar berbelit-belit.

 

“Benarkah?” Tanya jessica memicing, jessica bukanlah wanita yang mudah percaya begitu saja.

 

Ne, benar.”

 

“Aku akan memesan salad untukmu, eoh? Kau mau menunggunya, bukan?” Tanya kyuhyun memberikan penawaran lain pada sooyoung, lagi-lagi sooyoung kembali memberikan sinyal penolakan pada kyuhyun.

 

“Tidak, kalian makan saja sendiri. Kalian tidak memikirkan aku, aku ingin kekamar saja.” Sooyoung berdiri dan hendak bergegas meninggalkan yang lainnya.

 

“Jangan seperti ini, sooyoung-ssi.” Cegah kyuhyun.

 

“Aku tidak peduli!” Jawab sooyoung ketus, kyuhyun berlari dan menghalangi langkah sooyoung.

 

“Duduklah dan tunggu hingga saladmu datang.” Titah kyuhyun sembari menarik pelan pergelangan tangan sooyoung untuk kembali duduk ke tempat semula.

 

“Aku tidak mau!” Jawabnya lagi menolak.

 

Kyuhyun sedikit mencengkram pergelangan tangan sooyoung hingga membuatnya meringis kecil. “Duduklah, sooyoung-ssi.”

 

“Sudah kubilang aku tidak mau, kyu-ssi!” Sooyoung bersikeras menolak perintah kyuhyun, apalagi kyuhyun terlihat sedikit memaksa dan juga kasar.

 

Terdengar helaan napas kasar dari arah kyuhyun, kesabarannya mendadak menipis untuk gadis dihadapannya ini. “Jangan buat kesabaranku habis, ini masih pagi. duduklah..”

 

“Aku tidak…”

 

“KUBILANG DUDUK, SOOYOUNG-SSI!!” Teriak kyuhyun marah, nafasnya memburu menandakan bahwa dia benar-benar sedang marah. Bahkan, tatapan tajam itu begitu menusuk iris hazel milik sooyoung.

 

Semuanya tampak hening. Jessica menatap kekasihnya dengan tatapan tidak mengerti, sedangkan hyukjae dan donghae hanya bisa terdiam melihat kemarahan sahabatnya itu. Ya, sooyoung menunduk dalam dihadapan kyuhyun. Entah kenapa hatinya tergores ketika kyuhyun kembali mengingkari janjinya untuk tidak membentaknya lagi. Gadis itu hampir saja menangis, bahkan matanya sudah berkaca-kaca.

 

Dia menatap kyuhyun sendu, dan tanpa pria tampan itu sadari cengkraman tangannya mulai melemah. Sooyoung menarik tangannya hingga cengkraman itu terlepas, setelah itu dia berlari cepat meninggalkan kyuhyun yang sepertinya sudah menyadari letak kesalahannya. Kyuhyun ternyata tidak memiliki kesabaran yang luar biasa untuk menghadapi sifat sooyoung, dia terlihat sama saja seperti hyukjae dan donghae. Bahkan duo lee itu tampak lebih baik dibandingkan dengan dirinya sendiri.

 

“Kenapa kau berteriak seperti itu padanya, kyu?” Tanya donghae membuka mulutnya, dia kasihan melihat wanita duyung itu.

 

Ne, kau keterlaluan! Bahkan kami terlihat lebih baik darimu, kyu! Kami tidak pernah membentaknya seperti itu, seharusnya kau bisa memahami sifatnya.” Sambung hyukjae yang juga iba melihat gadis itu, dan sekali lagi kyuhyun hanya bisa diam meruntuki kebodohannya.

 

Jessica memasang wajah bingungnya, dia benar-benar canggung dengan keadaan ini. “Sebenarnya ada apa ini? Aku sama sekali tidak mengerti.. Adakah yang ingin menjelaskannya padaku?”

 

“Tanya saja pada kekasihmu itu! Ayo donghae-ya, kita lihat kondisi sooyoung. Aku khawatir padanya.”

 

“Ya, kau benar. Cihh, Aku bahkan sudah tidak berselera makan karenamu kyu!”

 

*****

 

Hyukjae dan donghae saling bertatapan satu sama lain ketika melihat sooyoung tengah menangis terisak dibalik selimut tebalnya. Mereka mengutuk cho kyuhyun yang telah membuat sooyoung menjadi seperti ini, walaupun duo lee ini selalu terlibat argumen dengan sooyoung tapi bukan berarti mereka membenci wanita duyung tersebut. Mereka hanya tidak bisa mengontrol kesabarannya jika sudah berhadapan dengan sooyoung, mereka hanya perlu belajar untuk memahami sifat aneh makhluk itu.

 

“Sooyoung-ssi?” Panggil donghae pelan, isak tangis sooyoung mulai mengecil ketika donghae memanggilnya.

 

“Apa kau baik-baik saja?” Tanya hyukjae sembari menyingkap selimut tebal sooyoung secara perlahan-lahan.

 

“Hikss..hikss..” Sooyoung akhirnya menatap duo lee itu sesenggukan, kedua matanya memerah walaupun dia tidak mengeluarkan satu tetespun liquid bening dari kedua matanya.

 

“Sssttt, sudahlah.. Jangan menangis lagi, eoh?” Ucap donghae iba, dia menepuk-nepuk bahu sooyoung untuk membuatnya tenang.

 

“Kyu..kyu-ssi..dia..memarahiku..lagi..hikss..” Ucap sooyoung terbata-bata, butiran berlian kecil kembali terjatuh dari sudut matanya. Hyukjae menelan salivanya begitu melihat berlian-berlian yang tampak menggiurkan itu.

 

“Apa yang harus kami lakukan agar membuatmu berhenti menangis?” Tanya donghae lagi, sooyoung menatap pria mokpo itu diam. Sontak donghae terlihat gugup ketika iris matanya bertemu dengan iris hazel sooyoung.

 

“Apakah..kau bisa mengembalikanku ke laut daecheon?”

 

Donghae dan hyukjae terkejut mendengarnya. “Mwo?”

 

“Aku ingin daecheon, aku ingin lautku..” Jawab sooyoung lagi, ditatapnya duo lee itu penuh harap.

 

“Bukankah kau tidak bisa kembali tanpa mutiaramu?”

 

“Kau benar donghae-ssi! Hyukjae-ssi, tolong kembalikan mutiaraku.” Pinta sooyoung sembari menjulurkan tangannya dihadapan pria blonde tersebut.

 

Hyukjae diam. Dia bingung harus mengatakan apa pada sooyoung. Pasalnya, mutiara itu sudah berpindah tangan pada kyuhyun. Dan kyuhyun telah memintanya untuk tutup mulut perihal mutiara yang ada bersamanya, donghae bahkan hanya bisa diam sembari menunggu alasan apa yang akan diberikan sahabatnya itu. Hyukjae memijat pelipisnya yang mendadak terasa pening, helaan napas berat terdengar jelas darinya.

 

“Maafkan aku sooyoung-ssi..”

 

Sooyoung mengernyit. “Kenapa kau meminta maaf? Apa kau membuat kesalahan padaku?”

 

Hyukjae mengangguk mengiyakan. “Ne, tepat sekali. Aku sudah membuat kesalahan besar padamu.”

 

“Apa itu?” Tanyanya bingungg.

 

“Aku..aku..aku telah menggilangkan mutiaramu, sooyoung-ssi.” Jawab hyukjae berbohong, donghae tercengang mendengar jawaban sahabatnya.

 

Sooyoung menatapnya dengan tatapan tak percaya. “Kau berbohong, bukan? Jangan katakan itu, kumohon! Hikss..hikss..”

 

“Aku tidak berbohong, sooyoung-ssi.”

 

“Tidak! Kau berbohong! Andwae! Geumanhae! Jangan katakan itu! Kau jahat! Hikss..hikss..” Sooyoung begitu histeris mendengar mutiaranya telah hilang ditangan hyukjae, dia memukul-mukul dada bidang hyukjae untuk melampiaskan kesedihannya. Donghae berusaha menyanggah tangan sooyoung untuk membuatnya berhenti memukuli hyukjae.

 

“Hentikan, sooyoung-ssi! Tenangkan dirimu..” Sooyoung menangis meraung-raung ketika keinginannya untuk bisa kembali memeluk keluarganya harus kandas begitu saja karena kesalahan hyukjae.

 

“Hikss..hikss..hikss..”

 

“Kumohon, tenangkan dirimu.. Ini memang berat untukmu, kumohon jangan seperti ini.” Ucap donghae menenangkannya, sooyoung menghentikan tangisannya secara tiba-tiba. Pandangannya mendadak kosong, hanya kedua matanya yang menyiratkan kesedihan dan kekecewaannya.

 

“Sooyoung-ssi, maafkan aku..”

 

“Maafmu tidak bisa mengembalikan mutiaraku, hyukjae-ssi.” Jawabnya sembari tersenyum miris, satu-satunya harapannya hanya mutiara itu. Namun, hyukjae justru menghancurkan harapannya dengan cara seperti ini.

 

“Tidak adakah cara lain untuk merubah wujudmu?” Tanya donghae menengahi moment canggung diantara hyukjae dan juga sooyoung.

 

Sooyoung tersenyum getir padanya. “Jika ada, maka aku tidak akan bersikap seperti ini donghae-ssi. Tolong, biarkan aku sendiri. Kalian pergilah.”

 

“Tapi-”

 

“Aku mohon..”

 

KYUHYUN POV

 

Aku meninggalkan rumah untuk mengantar jessica menemui adiknya. Jujur saja, pikiranku menjadi runyam akibat sikap burukku tadi pagi. Perasaan bersalah kembali menghantuiku saat ini, aku tidak bermaksud untuk memarahinya ataupun membentaknya. Lagi-lagi aku sudah mengingkari janjiku padanya! Ya, cho kyuhyun.. Kau benar-benar bodoh. Sejak tadi aku sama sekali tidak fokus dalam mengendarai mobilku, bahkan beberapa kali aku nyaris mengalami kecelakaan dijalan. Beruntung, saat ini kami sudah sampai ditempat tujuan.

 

“Aku tidak mau kau ceroboh seperti ini, oppa. Kau membahayakan nyawa kita.” protesnya kesal, aku mengangguk paham.

 

“Maafkan aku, sayang.. Biar aku membantu mengeluarkan kopermu, eoh?” Tanyaku sembari melepas seatbeltku dan berjalan membuka bagasi mobil untuk menurunkan koper besarnya.

 

“Kau tidak akan masuk?” Tanyanya lagi, aku sempat menatap rumah dihadapanku sekilas. Lalu berpaling menatap jessica.

 

“Aku harus segera kembali, sampaikan salamku untuk krystal. Aku akan menemuimu lagi nanti.” Jawabku sembari mengacak ringan surai pirang miliknya, dia sempat mempoutkan bibirnya padaku.

 

“Aku berharap kau mau menjelaskan tentang sepupumu itu padaku, aku merasa aneh dengan kalian berdua. Tolong katakan jika kau ingin mengatakannya, oppa.”

 

“Aku janji akan menjelaskannya, sica-ya. Tapi tidak sekarang, aku harus menyelesaikan masalahku dulu.”

 

Dia berhambur memelukku. “Baiklah, hati-hati dijalan.”

 

“Hmm.”

 

“Aku mencintaimu, oppa.” Imbuhnya lagi, entah kenapa aku menjadi sedikit kaku ketika wanita dihadapanku ini mengatakan kalimat intim seperti itu.

 

N..ne..aku juga..mencintaimu.” Jawabku terbata, mungkin aku terdengar setengah hati mengucapkannya. Tapi percayalah, aku juga mencintai wanita bermarga jung itu.

 

Aku kembali mengendarai mobilku untuk kembali kerumah, hubunganku harus baik-baik saja dengan sooyoung. Perasaanku menjadi gelisah ketika hubungan kami tidak berjalan mulus seperti biasanya. Tunggu! Aku harus menghubungi hyukjae, sejak insiden itu hanya mereka berdua lah yang menemaninya dikamar.

 

Aku memasang voyager legend ditelingaku ketika panggilanku mulai terhubung pada hyukjae. “Yeobosseo? Hyukjae-ya?”

 

“…..”

 

“Bagaimana sooyoung? Apa dia baik-baik saja?”

 

“…..”

 

Mwo? Kenapa?”

 

“…..”

 

“Mutiara? Lalu kau mengatakan apa, huh?”

 

“…..”

 

“Bagus! Terimakasih, hyukjae-ya.”

 

“…..”

 

“Tenanglah, semua akan baik-baik saja.”

 

“…..”

 

“Hmm, tunggu aku dirumah.. bye!”

 

“…..”

 

*****

 

-at home-

Aku berlari kecil menaiki anak tangga dihadapanku, tujuanku hanya satu yaitu menemui sooyoung sesegera mungkin. Aku mulai terdiam ketika sudah berdiri didepan pintu kamarnya, kupegang knop pintu dengan perasaan ragu. Tapi tekadku untuk menyelesaikan masalah ini begitu kuat, perlahan tapi pasti aku mulai mendorong pintu bercat putih ini hingga terbuka lebar.

 

Kulihat, dia tengah berdiri menyandar dibalkon kamar yang langsung tertuju pada kolam renang dibawahnya. Aku tahu dia mungkin kecewa dengan ucapan hyukjae yang sebenarnya tidak benar sama sekali, tapi aku berjanji sooyoung-ssi.. Aku akan mengembalikan mutiaramu jika sudah tiba saatnya nanti.

 

“Sooyoung-ssi?”

 

“Kau masih ingat denganku?” Tanyanya tanpa mengalihkan pandangannya sedikitpun.

 

“Apa kau begitu marah padaku?”

 

“Aku tidak pernah marah padamu, aku hanya kecewa kyu-ssi.” Jawabnya masih terlihat sama, aku menghela napasku pelan.

 

“Maafkan aku, sooyoung-ssi. Apa yang harus kulakukan agar kau tidak marah lagi padaku?”

 

Dia memutar tubuhnya dan menatapku nanar. “Aku ingin daecheon.” Jawabnya singkat.

 

“Bagaimana dengan muti..”

 

“Bahkan tanpa mutiaraku sekalipun.” Selanya cepat. “Aku hanya ingin daecheon! Setidaknya biarkan aku melihat lautku, kyu-ssi!” Sambungnya lagi.

 

“Baiklah, baiklah jika itu yang kau inginkan. Aku akan membawamu ke laut daecheon, tapi kau harus berjanji padaku?”

 

“Apa?”

 

“Kau harus memaafkan aku, kau tidak akan marah padaku lagi.” Jawabku serius, dia mengerucutkan bibirnya sebal.

 

“Ishh, baiklah.. Aku berjanji!” Ucapnya terdengar terpaksa.

 

“Kalau begitu kemarilah, peluk aku.” Aku merentangkan kedua tanganku, berharap mendapat pelukan hangat darinya.

 

Shirreo! Kita masih bermusuhan, kyu-ssi!” Tolaknya kesal, aku mulai memutar bola mataku.

 

“Kau menolakku?” Tanyaku tak percaya, dia mengangkat dagunya dan menatapku galak.

 

Ne, kau harus jaga jarak dariku! Keluarlah.. Aku harus bersiap-siap dulu.” Aku hampir saja tertawa terpingkal-pingkal karena tingkah lakunya, sifatnya selalu berubah-berubah dalam tiga jam ini. Beberapa menit yang lalu dia marah dan hampir menangis dihadapanku, dan sekarang? Dia justru terlihat berbinar-binar. apa sifat mermaid seperti itu?

 

“Baiklah, aku akan keluar sekarang. Aku akan menunggumu dibawah, eoh?”

 

“Hmm.”

 

AUTHOR POV

 

Kyuhyun, sooyoung, dan duo lee sudah tiba dilaut daecheon setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih tiga jam menggunakan kendaraan pribadinya. Ternyata mereka datang disaat yang tidak tepat, karna saat ini daecheon tengah menggelar festival lumpur boryeong atau biasa dikenal sebagai boryeong mud festival. Tampak ribuan turis ataupun warga lokal korea membaur bersama untuk mengikuti acara besar ini.

 

Shit! Kita datang di waktu yang salah.” Umpat kyuhyun kesal, dia sama sekali tidak tertarik untuk bergabung bersama lautan manusia itu.

 

Bloody hell! Ini sangat menyenangkan kyu! Lihat.. Gadis-gadis bikini berdiri sexy dihadapanku.”

 

“Cihh! Bola matamu hampir saja keluar dari tempatnya, dasar bodoh!” Sungut kyuhyun sinis, hyukjae mengangkat salah satu alisnya.

 

“Apa peduliku, huh?”

 

Kyuhyun berpaling kearah sooyoung begitu melihat gadis itu hanya menatap sekelilingnya dengan tatapan aneh. “Apa kau masih ingin melihat lautmu, huh? Kau hanya bisa melihat lumpur menjijikan disini, sooyoung-ssi.”

 

“Aku tetap ingin melihat lautku, kyu-ssi.” Jawab sooyoung bersikeras, kyuhyun mendesah pasrah.

 

“Baiklah, ayo ikuti aku. hey! Kalian berdua juga ikuti aku.” Tunjuk kyuhyun pada duo lee yang hanya terlihat fokus menatap wanita-wanita sexy disekelilingnya.

 

Ne.” Jawab mereka serempak.

 

Kyuhyun bak seorang leader yang memimpin pasukannya untuk mencapai titik yang ditujunya, susah payah mereka melewati kerumunan manusia ditengah acara seru yang sedang berlangsung. Bahkan kyuhyun harus terkena cipratan lumpur yang mengenai pakaiannya, tak berapa lama akhirnya mereka tiba diposisi terdekat dari laut daecheon. Helaan napas lega terdengar diantara mereka, setelah berjuang menerobos lautan manusia itu akhirnya mereka bisa menghirup udara terbuka didekat dermaga ini.

 

“Sooyoung-ssi, kau..” Kata-katanya terputus begitu orang yang diajaknya berbicara tidak nampak dalam jangkauannya. “Yakk! Dimana sooyoung?” Tanya kyuhyun panik.

 

Donghae menutup mulutnya, terkejut. “Omo! Aku tidak tahu, kyu.”

 

“Bagaimana bisa kau tidak tahu, huh?!Bukankah kalian berada dibelakangku? Lalu, dimana sooyoung?!” Tanya kyuhyun gusar, dia melihat sekelilingnya berharap sooyoung ada diantara orang-orang itu.

 

“Kami tidak memperhatikannya kyu, kami sibuk meloloskan diri dari jeratan turis-turis menjengkelkan itu.” Jawab hyukjae kesal.

 

“Ya tuhan! Bagaimana ini, huh? Kenapa kalian diam? Carilah!!” Titah kyuhyun mengerang frustasi.

 

“Yakk! Kau ingin mencarinya kemana, huh? Ribuan orang berkumpul disini!” Tanya donghae sengit.

 

“Donghae benar! Bahkan kita seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami.” Timpal hyukjae juga, ditatapnya duo lee itu tajam.

 

“Aku tidak peduli! Cepat cari! aku takut sesuatu terjadi padanya..” Ujar kyuhyun sembari berlari gusar untuk mencari sooyoung, donghae bahkan menyusul kyuhyun dengan arah yang berbeda.

 

Hyukjae menendang pasir pantai dengan perasaan dongkol. “Demi tuhan! Kau benar-benar pembuat masalah, sooyoung-ssi!!”

 

 

-TO BE CONTINUE-

 

Yoyoyo! FF ini akhirnya publish juga, untuk kedepannya mungkin akan sedikit lebih lama karena author ada kesibukan sejenak -_- gimana part ini guys? Sorry, kalau masih ada typo yang bertebaran ya ❤. Oh ya, FF ini akan diprotect entah dibagian pertengahan ataupun akhir. Jadi, kalau kalian mau dapetin passwordnya harus tinggalkan jejak di-part sebelumnya yaa ^^ oke, gitu aja.. Gomawo buat yang sudah setia RCL di FF ini, makasih sudah menghargai saya dan juga karya saya. saranghae ❤.

53 thoughts on “[SERIES] Beautiful Mermaid ! (Part 3)

  1. yani yanuari says:

    sedih look soo eonni dimarahin gtu sma kyu oppa😦 yng sabar yaa soo eonni…. Tpi knapa pas d’scene Akhir’a soo eonni malah ngilang? apaa jan2 soo eonni terjebak diantara kerumunan orng2 it?? omona!?

  2. Farah says:

    Semakin memanas seperti nya…
    Agak ga nerima sich sebenernya kalo jessica yang jadi orang ketiga nya,, tapi ga pa2.
    Lanjut lagi,, penasaran banget…
    Semangat terus buat author 😄😄

  3. hah? part ini d protect ???
    wah aku mulai ngantuk ato apa .

    aku g suka kehadiran jessica.
    dan knp sikap kyu jd gtu bgt.
    aku kurang suka ama part ini. mian

    next

    aku brharap syoung ama donghae jd deket.
    dan kyu cemburu. dan gtu deh.. haha

  4. rifqoh wafiyyaj says:

    soo unnie ilang? apa dia nyebur ke laut 😁
    huh ada pacarnya kyuppa -_-
    mudah2’an cepet putus 😂

  5. ry-seirin says:

    Dsini Sooyoung orgnya moody-an.
    Sbnrnya knp Kyu pngen bgt nhan Sooyoung ttep dsisinya???
    Next deh d tunggu.

  6. phiaa says:

    wah pcarx kyu dateng nih ampe sooyoung dilupakan bgtu aj nih.. kasihan soo yg dikunci ama duo lee ampe gk dksih makan igh… waduh so hilang tuh kmna ya prgix soo jgn blg udh twrjun ke laut sampai terlalu senangx lihat laut…

  7. Llah kok aku jadi berharap ada konflik cinta segitiga antara kyu, soo dan donghae yyah .. hehe .. aku harap konflik mereka memang ada ^^ kyuyoung moment nya di perbanyak yyah author beb ^^ FIGHTING AUTHOR BEB!!! DAEBAKK!!!

  8. cho asna says:

    Haduuh kasian soo nya, kok kyuhyun ingkar jnji yhaa.. semoga sooeoni bisa bhgia wlupun gk brsma kyupa.. oke thor d tunggu next part nya yha

  9. Ester says:

    Ya ku kra kyu nya blm pnya pcar sekali nya sdh…
    Kasian soo mau kembali kelaut tpi ngak bsa..
    Next unni

  10. ice gang says:

    Kyuhyun harus bisa pilih kasian si soo nya..gabsa balik ke laut trus didarat dibuat nangis karna ada jesica#iniapa
    Ciee kayanya duo lee udah mulai baik sama soo rasain aja kyu soo ilang lagian ga hati hati jaganya

  11. Dian says:

    Njess mending lu putusin aja Kyuhyun nya, biar Kyuhyun sama Sooyoung. Di part ini kyuyoung moment nya ga ada, kebanyakan Kyusica moment wkwk

  12. yah.. belom puas dan minta diperpanjang haha.. sooyoung cemburu ehh cieeeh.. kyuhyun juga ukhuk.. ada jessica disini.. entah knpa mereka cocok ya.. soo makin cemburu deh.. lama ya publishnya.. please jangan lama2 amet.. biasanya klu ada kode gini ujung2nya hiatus lagi.. wkwk.. hwaiting..

  13. Aigoo knp kyuppa ragu menjwb prnyataan cinta sica ? Jgn2 kyuppa mulai suka kalinya sama soo eonnie. Sooyoung eonnie hilang ? Moga cepat ketemu.

    NEXT PART DITUNGGU

  14. mongochi*hae says:

    yg jelas part n bkin baper .
    aplg sikap kyu yg berubah cuek saat jessi dtng…
    hummmpptt ak jf nyesek bcany..

    btw, soo kmna jd ngilang gtu ?
    next part ttp dtunggu dan..
    semangattt

  15. Si kyu apaan dah, mentang mentang ada pacarnya si soo dilupain..
    Itu si soo ngilang kemana? Moga aja dia ga kenapa napan

  16. syifa says:

    kasian soo,kyu nya sih ngabain soo gra2 ada jessica,jessica pergi aja deh jgn lma2 di koreanya biar kyuhyun gk ngabain sooyoung lagi..

  17. ajeng shiksin says:

    Si sooyoung ngilang kemana tu ?? Tu perasaan kyuhyun nanti gimana sama sooyoung ?? Apa mutiara nya bkal di balikin .

  18. melonsooyoungmenggoda says:

    Kesel sama si nona jung! Hadeuh, ngerusak momen kyuyoung aja. Next part ditunggu thor! Love it..

  19. sooyoungpairing says:

    Kmvrt! Ksel sm jessica! Brhrp ada banyak moment kyuyoung, tapi entah knp gua jg suka moment donghae dan sooyoung.. Shrsnya kyu bs lbh sabar lg! Ehh itu knp si sooyoung? Menghilang? Ga sabar next nya, smngt thor..

  20. dekyusoo says:

    Jessica, balik sono, buruan balik lagi ke amerika, jangan balik lagi, gara-gara kamu soo jadi diabaikan..
    kyu jahat, soo balik ke laut baru tau rasa lo..
    aihhhh.. soo kemana?
    ditunggu ya nextnya..

  21. Saranghae KyuYoung says:

    Nunggu” ff ini akhirnya di post juga😍
    Kesel sma kyu yg menghiraukan sooyoung, bisa gk sooyoung marahnya lama, biar greget dikit😂
    Klw diabaikan terus, mending sooyoung sma donghae aja, klw bisa buat sooyoung jdi dekat sma donghae😂 wkwkwkk

    Overall aku suka bgt sma part ini👍
    Part selanjutnya posting lbh cepat yg thor😁 fighting✊

  22. Elis sintiya says:

    kasian Sooyoung diabaikan sama kyuhyun.. si jessica ganggu aja nihh… itu sooyoung ilang atau di culik?? asli harus dilanjut..

  23. younger says:

    asssa ……. akirnya ffnya keluar juga yang di tunggu…kayanya si kuu udah mulai suka ma soo karna ke polosannya si soo y… tapi kyu labil banget di sini dia pacarnya jessica. terus ke soo juga kaya gitu kaya hitu sumpah baca nih ff senyum senyum kaya orang gila… tapi kesel juga kalau si kyu udah keluar omong pedesnya ke duo lee …..meni nyelekit tapi keren si eunhae masih mau temennan ma kyu walapun ..kuu mulitnya kaya bisa king cobra … oke stop….. sorry kalau komennya kepanjangan abis bener suka banget sam ni ff

  24. soohunkyu says:

    Ampun dah! Seruuu.. Kyu asik sm jessica, kasian soo eon.. Trs dia kemana? Ngilang kmna? Wah, ada NC nya? Waduh, kudu dilanjut cepetan thor.. Aku ska bgt!

  25. anne hathaway says:

    Ampun dah! Seruuu.. Kyu asik sm jessica, kasian soo eon.. Trs dia kemana? Ngilang kmna? Wah, ada NC nya? Waduh, kudu dilanjut cepetan thor.. Aku ska bgt!

  26. Youngra park says:

    Keren tapi aku bete sma kyuhyun oppa dia itu syg sma spa sih sma jesica iya sma sooyoung jga hadeh klau syg ma jesica ya lepasin sooyoung hadeh tapi aku penasaran sbnarny prasaan kyuppa kya ap sih makany ku harap next part cpt di post next gk sbar pengen bca

  27. sissyy says:

    Edan! Gua greget bgt! Syngnya kurang pnjng! Ayo dong dlnjt, next part aq tnggu! Smngt thor! Akan diprotect? Yess! Can’t wait..

  28. soohotkyu says:

    Aaaaaaa!!! Sooyoung ngilang 🙀.
    Kyuhyun emosian 😔. Gua suka bgt! Ff ini udah nunggu lama hihi, lanjut partnya dong thor! Protect kah? Smngtt y thor!!! Seru next part ditnggu..

  29. selena says:

    Yaampun, disini jessica belum jadi antagonis ya? Itu gimana sih kyuppa kok bisa ngga sabaran gitu 😑. Terus soo eon ngilang kemana? Aduhh, penasaran.. Part ini seru thor, tp kurang panjang hhhaha. Next part dtunggu thor, aku cinta ff ini! Semangattttt

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s