(SERIES) Beautiful Mermaid ! Part 4

mermaid(SERIES) Beautiful Mermaid ! Part 4

Summer_Choices

Romance, Fantasy, Comedy

Choi Sooyoung | Cho Kyuhyun | Lee Donghae | Lee Hyukjae

PG- 17

Chaptered/Sequel

Sooyoung eonnie and Kyuhyun oppa are owned by SM Entertaiment and also belonged to their parents.

This purely the result of my imagination!

 

Happy Reading Chingudeul….

 

©2016

“Aku merindukan keluargaku, aku ingin pulang. Kumohon kembalikan aku pada lautku..”

“Jika ini adalah satu-satunya cara untuk bisa bersamamu, maka aku tidak akan melepaskanmu!”

 

AUTHOR POV

 

Kyuhyun berlari tak tentu arah demi mencari keberadaan sooyoung, sesekali dia bertanya pada beberapa orang dan memberikan ciri-ciri spesifik dari sooyoung pada orang tersebut. Nafasnya terengah, menandakan jika dia begitu letih mencari mermaid cantik itu. Hal yang sama juga dialami oleh hyukjae dan donghae, tetesan keringat tampak terjatuh dari kening mereka. Cuaca yang terik dan juga kondisi yang sesak, membuat stamina mereka mulai menurun. Mereka bertiga berkeliling mencari gadis itu ditengah ribuan orang yang sedang mengikuti festival lumpur. Sayangnya, tidak mudah mencari satu orang diantara lautan manusia seperti itu.

 

Guratan kekhawatiran tampak jelas diwajah kyuhyun ketika dia sama sekali tidak melihat batang hidung sooyoung dalam jarak pandangnya, kyuhyun mengutuk dirinya sendiri karena kecerobohannya dalam menjaga gadis itu. Dari kejauhan, tampak duo lee berlari ringan menuju kearahnya. Ketiga namja tampan itu bertemu dan kompak mengipas-ngipaskan wajah mereka dengan tangannya sendiri.

 

“Aku lelah sekali, kyu. Aku benar-benar ingin pingsan sekarang.” Keluh hyukjae sembari mengusap keningnya yang berkeringat.

 

Ne, kepalaku sudah berkunang-kunang. Aku ingin memuntahkan isi perutku.” Imbuh donghae yang terlihat membungkuk dan menyentuh kedua lututnya.

 

Kyuhyun menatap mereka sekilas. “Kau pikir aku tidak, huh? Tapi kita tidak bisa beristirahat sebelum sooyoung ditemukan.”

 

MWO?!” Teriak duo lee ini bersamaan, mereka sangat keberatan mendengar kata-kata kyuhyun.

 

“Ya! Aku mencemaskannya, aku takut sesuatu terjadi padanya.”

 

“Tapi kyu-”

 

“Jika kau memilih untuk mengeluh maka pulanglah, dan tidurlah!!” Sela kyuhyun marah, duo lee itu akhirnya mengangguk pasrah.

 

“Baiklah- Kami akan mencarinya. Tidak bisakah kau menurunkan nada bicaramu itu, huh?” Protes hyukjae sedikit kesal pada pria dihadapannya.

 

“Aku sangat khawatir padanya, hyukjae-ya. itulah sebabnya aku bersikap seperti ini.” Jawab kyuhyun sembari menatap sekelilingnya. Dia masih sangat berharap jika sooyoung ada diantara mereka.

 

“Apa kau fikir kami tidak khawatir padanya? Tenanglah, kita pasti bisa menemukannya.” Ucap donghae mencengkram pelan bahu pria bermarga cho itu.

 

Kyuhyun mengangguk penuh harap. “Ya, aku juga berharap seperti itu. Baiklah, apa kita bisa mulai?”

 

Hyukjae mengarahkan ibu jarinya dihadapan kyuhyun. “Oke, aku akan kearah sana-” Tunjuknya dibagian arah selatan.

 

“Kalau begitu, aku kearah sana-” Sambung kyuhyun, menunjuk arah timur.

 

“Baiklah, aku akan kearah barat. Jangan lupakan ponsel kalian, kita akan saling menghubungi nanti.” Ujar donghae memperingati kedua sahabatnya.

 

Kyuhyun mengangguk paham. “Okay! Go go go!” Mereka berlari dengan pembagian arah yang berbeda, rasa lelah mereka harus terbayar dengan menemukan sooyoung si mermaid cantik itu.

 

Ditempat yang sama, sooyoung ternyata sedang merasa ketakutan ketika tiga pria asing tengah menghalangi langkahnya dengan tatapan menggoda. Pria western itu terpikat oleh kecantikan luar biasa dari paras sooyoung, mereka menggodanya dan berniat untuk mengajaknya berkencan. Sooyoung menatapnya was-was, pikirannya kembali melayang pada saat kyuhyun dan kedua sahabatnya itu menangkapnya dari dasar laut. Rasa trauma itu kembali hadir, dan membuatnya bersikap seperti seorang gadis paranoid.

 

What’s your name, baby?” Tanya salah satu pria berkulit putih sembari mengulurkan tangannya dihadapan sooyoung.

 

Sooyoung menggeleng keras, jantungnya berpacu karena rasa takutnya sendiri. “K-kyu-ssi-” Gumamnya kecil, hanya satu nama yang terlintas didalam pikirannya. Dan itu adalah cho kyuhyun.

 

Kyusi? Your name is kyusi?” Kali ini pria berkulit hitam lah yang bertanya, dia memberikan senyum lebar pada sooyoung.

 

“Dimana ini?” Gumamnya nyaris tak terdengar, dia mundur satu langkah ketika tiga pria asing itu mulai melangkah mendekatinya.

 

Don’t afraid, kyussi.” Ucap salah satu dari mereka, yang sepertinya mengerti dengan ketakutan sooyoung. “Can I help you?” Tanyanya lagi, memberikan bantuan.

 

“Kalian berbicara apa? Aku ingin kyu-ssi!” Ucap sooyoung memberanikan diri untuk berbicara dengan mereka, dia sama sekali tidak paham dengan kata-kata pria asing itu.

 

Can you speak english?

 

“Kalian aneh! Sudah kukatakan jika aku tidak mengerti yang kalian bicarakan! Aku ingin kyu-ssi! Dimana dia? Menyebalkan!” Gerutunya kesal, dia memutuskan untuk pergi meninggalkan ketiga turis asing itu.

 

Wait wait! Where are you going? Hey! Hey!” Sooyoung sama sekali tidak menggubris teriakan mereka, dia terus berlari menerobos kerumunan orang dihadapannya. Dan tanpa sadar dia telah berada ditengah empat persimpangan jalan yang terlihat kembar.

 

“Aku dimana? Ini dimana?” Tanyanya bingung, dia melihat sekeliling dan menemukan fakta bahwa dirinya sudah berlari cukup jauh dari lokasi festival lumpur.

 

Matanya telihat berkaca-kaca, dia merasa takut dan juga bingung dengan keadaannya sekarang. Beberapa orang bahkan menatapnya aneh, sooyoung menunduk untuk menyembunyikan isak tangisnya. “Kalian dimana? Kenapa kalian meninggalkanku sendiri? Bagaimana ini? Hikss-”

 

*****

 

Kyuhyun membeli air mineral yang dijual oleh penduduk sekitaran daecheon, tenggorokannya terasa kering dan tentu saja dia harus meminum sesuatu untuk mengaliri kerongkongannya. Tepat disampingnya, seorang pria berkulit hitam tengah meminum salah satu mocktail dari tempat yang sama. Kyuhyun menatapnya sembari sedikit berfikir, lalu kemudian dia mendekati pria itu.

 

Excuse me?

 

Pria berkulit hitam itu menatap kyuhyun. “Ohh, yeah?

 

My name is kyuhyun, I’m looking for the missing my girlfriends. If you see a woman with a strange attitude?” Tanya kyuhyun pada pria itu, untuk kesekian kalinya dia bertanya pada orang asing demi mencari titik keberadaan sooyoung. Dan harapannya yang terakhir adalah pria asing berkulit hitam yang ada didepannya.

 

Pria itu mengernyit, pikirannya kembali menerawang. “Strange attitude? How characteristics?” Tanyanya lebih spesifik.

 

She was wearing a white colored dress, she was beautiful, tall, hazel eyes, long black hair wavy, and-

 

Wearing a beach hat?” Tebak pria asing itu, kyuhyun sempat menganga singkat.

 

Exactly! How do you know?” Tanya kyuhyun antusias, pria itu menengguk mocktail-nya lalu kemudian menatap kyuhyun.

 

Me and my friends to talk to her, because she was so beautiful. But she did not seem to understand our language, and then run away out of fear.” Ujarnya memberikan penjelasan pada kyuhyun, tampak kyuhyun sedikit kesal pada pria itu karena telah berani menggoda sooyoung dan membuatnya berlari.

 

Where is she going?” Tanya kyuhyun lagi.

 

Pria berkulit hitam itu menunjukan telunjuknya kearah persimpangan jalan yang cukup jauh dari tempat mereka berdiri. “There- To the crossroads. kyussi name, right?

 

What? What are you saying? His name is not kyussi.

 

But she’s always said kyussi and kyussi, I think that was her name.” Ucap pria itu lagi, kyuhyun terhenyak. Bahkan disaat dalam keadaan tertekan seperti itu, sooyoung hanya dapat mengingat namanya. gadis itu selalu memanggil kyuhyun dengan sebutan ‘kyu-ssi’. Dan kyuhyun merasa ada sengatan listrik yang tiba-tiba menyerang dirinya.

 

Forget it, thank you very much for helping me. I’ll look for it.” Ucap kyuhyun sembari mengulurkan tangannya untuk tanda terimakasihnya.

 

Pria asing itu menyambut uluran tangan kyuhyun dengan ramah. “Of course, you’re welcome.

 

Kyuhyun mengambil ponsel disaku celananya, dia membuat panggilan video call yang akan langsung terhubung oleh hyukjae dan juga donghae secara bersamaan. Tak berapa lama, dua wajah sahabatnya itu muncul dilayar ponselnya.

 

“Kalian dimana? Aku sudah menemukan keberadaan sooyoung.” Ucap kyuhyun berbicara didepan layar ponselnya, duo lee itu kompak memasang wajah terkejutnya.

 

“Benarkah? Lalu kita bertemu dimana, kyu?” Tanya hyukjae, kyuhyun menggaruk pelipisnya sebentar.

 

“Ah! Pergilah ketempat dimana kita menitipkan mobil, kita bertemu disana. Cepatlah! Aku takut dia semakin jauh.”

 

“Oke!!” Jawab duo lee itu serempak, kyuhyun memutuskan sambungannya. Tanpa pikir panjang dia berlari cepat menuju tempat yang sudah disebutkannya.

 

*****

 

Mereka bertiga sudah berdiri diantara empat persimpangan jalan yang ada disekelilingnya, mereka juga sama bingungnya seperti sooyoung sebelumnya. Empat persimpangan itu cukup ramai, dan ini akan menjadi tugas berat untuk mereka.

 

“Kita menyebar saja..” Saran hyukjae dan dibalas anggukan setuju dari kyuhyun, tapi donghae melihat siluet seorang wanita yang sama persis dengan sooyoung dan berada tak jauh dari tempat mereka berdiri.

 

“Tunggu! Apa itu sooyoung-ssi?” Tunjuk donghae pada seorang gadis yang sedang berdiri disamping penjual ice cream. Sontak kyuhyun dan hyukjae langsung mengarahkan pandangannya pada gadis itu sembari menyipitkan kedua matanya. Pasalnya, gadis itu berdiri menyamping dari pandangan mereka.

 

“Ya! Itu sooyoung! Topi, baju, dan sandalnya sama seperti sooyoung.” Jawab kyuhyun yakin, mereka akhirnya berlari menghampiri gadis itu. Dan ternyata gadis itu memang sooyoung dan dia sepertinya tengah berdebat dengan penjual ice cream itu.

 

“Sooyoung-ssi?” Panggil kyuhyun lembut, sooyoung menatapnya dan langsung berhambur kepelukan pria tampan itu.

 

“Kyu-ssi-hikss-” Gadis duyung ini membenamkan wajahnya didada bidang kyuhyun, refeleks kyuhyun melingkarkan salah satu tangannya dipinggang sooyoung.

 

“Sssttt, jangan takut- Kau sudah baik-baik saja.” Ucap kyuhyun menenangkannya, donghae dan hyukjae menghela napas lega.

 

“Kyu-ssi, pria itu memarahiku!” Ucapnya sebal, kyuhyun menatap penjual ice cream itu tajam.

 

Duo lee menjentikan jarinya dihadapan kyuhyun. “Biar kami saja yang mengahadapi ahjussi tua ini, kyu-” Ucap donghae berlaga bak seorang bandit profesional.

 

Hyukjae mulai betolak pinggang dan menatap si penjual itu angkuh. “Hey! Kenapa kau memarahi wanita kami, huh?”

 

“Yakk! Kalian pemuda tengik! Dimana sopan santun kalian, huh?” Hardik si penjual marah, hyukjae mendengus mendengarnya.

 

“Haish, ahjussi! Berani-beraninya kau-” Desis hyukjae dihadapan wajah si penjual.

 

Kyuhyun menengahi hyukjae, dia hafal betul bagaimana perilaku tempramental hyukjae. “Tenanglah, hyukjae-ya. Dengar ahjussi, kenapa kau memarahinya huh? Apa kesalahannya?” Tanya kyuhyun, tanpa meninggikan suaranya sedikitpun.

 

“Dia ingin membeli ice cream ini, tapi dia tidak memiliki uang. Bagaimana aku bisa membiarkannya, huh?” Tanya penjual itu geram, mereka menghela napas kesal begitu mendengar penuturan sang penjual.

 

“Demi tuhan! Hanya itu saja? Apa kau tidak memiliki nurani, huh?” Tanya hyukjae dongkol.

 

“Cihh, si bodoh ini mengguruiku! Aku tidak peduli tentang nurani, aku hanya peduli tentang uang! Aku bisa gulung tikar nanti.” Ujarnya arogan, kali ini donghae lah yang maju. Dia tidak bisa menahan emosinya lagi.

 

“Ckckck, memberikan satu ice cream saja tidak akan membuatmu merugi bukan?!” Sindir donghae sinis, si penjual itu hendak membuka mulutnya untuk membalas sindiran donghae. Namun kyuhyun justru meneriaki mereka.

 

STOP IT! Sudah hentikan! Ayo kita pulang.” Ucap kyuhyun mulai lelah dengan kondisi memanas seperti ini, dia hanya ingin mencari aman saja. Apalagi, banyak orang-orang asing yang memperhatikan pertikaian mereka.

 

“Aku ingin ice cream, kyu-ssi! Aku tidak mau pulang sebelum membeli ice cream ini.” Ucap sooyoung sembari mempoutkan bibirnya kesal.

 

Kyuhyun mendelik kearahnya. “Tapi-”

 

“Kalau kau tidak ingin membelikannya, maka aku akan menangis disini.” Tambahnya lagi dengan nada mengancam.

 

Donghae tersenyum tipis pada gadis duyung itu, sooyoung terlihat sangat manis ketika sedang merajuk seperti itu. “Sudahlah, kyu. Belikan saja.”

 

“Donghae benar, jika dia menangis maka akan sangat berbahaya.”

 

Kyuhyun mengangguk pasrah. “Baiklah, aku menyerah.. Sekarang pilihlah ice cream yang kau inginkan, setelah itu kita pulang kerumah.”

 

“Yeay!” Ucapnya girang. Sooyoung mulai memilih ice cream yang dia inginkan, namun dia tidak hanya mengambilnya untuk dirinya sendiri. Dia memberikan salah satu ice cream itu pada donghae.

 

“Untukku?” Tanya donghae sembari memasang wajah bingungnya, sooyoung mengangguk cepat.

 

Ne, donghae-ssi. Ice cream ini untukmu.” Ucapnya lagi, donghae menerima ice cream stick rasa vanilla itu dari tangan soyoung.

 

“Kenapa kau membelinya untukku?” Tanya donghae penasaran.

 

“Aku pernah merebut ice cream milikmu, donghae-ssi. Dan aku membeli ice cream ini untuk menggantikannya.” Jawab sooyoung polos, donghae terdiam untuk beberapa saat. Dia benar-benar tidak menyangka jika sooyoung adalah mermaid berhati lembut.

 

“Terimakasih banyak.” Ucap donghae seraya mengacak surai hitam milik sooyoung dengan gemas. Kyuhyun memutar bola matanya ketika melihat moment donghae dan juga sooyoung yang terlampau manis itu.

 

“Ayo pulang-” Titah kyuhyun sembari menarik pelan pergelangan tangan sooyoung.

 

“Hey! Siapa yang akan membayar ice cream ini, huh?” Tanya si penjual merasa was-was, kyuhyun berbalik dan menatap si penjual itu.

 

“Pria mokpo itu yang akan membayarnya, ahjussi.” Jawab kyuhyun mengarahkan matanya kearah donghae.

 

MWO? Kenapa aku?”

 

“Bukankah kau juga memakan ice cream itu? Tidak mungkin jika sooyoung yang membayar, bukan? Jadi kaulah yang harus membayar tuan lee dong hae.” Jawab kyuhyun datar, donghae menghela napasnya kasar. Dia menggeleng-gelengkan kepalanya ketika mendengar jawaban mengerikan dari mulut kyuhyun.

 

“Aish, ya tuhan.. Syndrom pelitmu itu kambuh lagi, cho kyuhyun. Bagaimana bisa, aku memiliki sahabat sepertimu!”

 

KYUHYUN POV

 

Tepat jam 19.00 KST kami tiba dirumah, rasa letih mulai menggerayangi kami semua. Perjalanan tiga jam, tidaklah singkat ataupun lama. Namun karena insiden hilangnya sooyoung itulah yang telah sukses membuat kami merasa kelelahan, tapi aku sungguh-sungguh bersyukur bisa menemukan sooyoung kembali. Entahlah, aku berpikir bahwa dia kembali kedalam laut daecheon dan pergi meninggalkanku tanpa salam perpisahan sama sekali. Aku benar-benar tidak bisa membayangkan jika itu semua terjadi, mungkin kehidupanku akan hampa jika dia kembali ke-tempat asalnya.

 

“Aku tidak bisa melihat lautku, kenapa mereka mengadakan festival itu ditempatku.” Keluhnya tiba-tiba, aku tersenyum hangat padanya..

 

“Itu sudah menjadi tradisi, sooyoung-ssi. Sebenarnya apa yang membuatmu menghilang dari jangkauan kami, huh?” Tanyaku, sembari mengenggam tangannya lembut, tampak iris hazelnya itu menatapku tak berkedip.

 

“Aku- aku melihat sosok seperti saudaraku, kyu-ssi. Aku ingin mengejarnya, tapi pria-pria asing itu menghalangiku dan membuatku takut.” Jawabnya sedih, kedua matanya terlihat meredup usai mengatakan hal ini. Tapi, ada sesuatu yang membuatku bingung.

 

“Saudaramu?” Ulangku lagi.

 

Ne, putri duyung yang kuceritakan waktu itu padamu.”

 

“Maksudmu- Yang juga ditangkap oleh manusia?” Tanyaku memastikan, dia mengangguk singkat.

 

Ne, benar. Aku melihatnya ada disana, kyu-ssi.”

 

“Apa kau yakin? Kau mungkin salah lihat.” Tanyaku lagi, hal seperti itu terlihat sedikit mustahil. Untuk apa mermaid itu ada disana? Apalagi sooyoung mengatakan jika manusia yang menangkap saudaranya itu terlihat kasar dan tidak baik.

 

“Entahlah, tapi- Jika dia memang saudaraku, itu artinya dia juga masih hidup kyu-ssi.” Jawabnya sendu, dia kembali menunduk sedih. Aku mengeratkan genggaman tanganku padanya.

 

“Memangnya siapa nama mermaid itu?” Tanya donghae yang sepertinya penasaran.

 

“Shinhye.” Jawab sooyoung singkat.

 

“Shin Hye? Apa dia cantik?” Kali ini hyukjae lah yang bertanya, dia terlihat sangat antusias mendengarnya.

 

Ne, dia sangat cantik.”

 

“Apakah dia menyebalkan sama sepertimu?” Celetuknya lagi, aku mendelik tajam padanya. Bedebah ini benar-benar!

 

“Apakah aku menyebalkan?” Tanya sooyoung murung. Kuberikan tatapan intimidasi pada pria bermarga lee itu.

 

“Ti-tidak! K-kau-menggemaskan, sooyoung-ssi.” Ralat hyukjae sembari tersenyum lebar padaku, sepertinya dia paham betul arti dari tatapanku ini.

 

“Lebih baik kalian berdua pergi kekamar, bukankah sejak tadi kalian selalu mengeluh ingin beristirahat?” Ucapku sedikit mengusir sebenarnya, tidak bisakah mereka tidak mengangguku ketika bersama sooyoung?

 

Hyukjae membunyikan jarinya. “Kau benar, ayo donghae-ya.”

 

Donghae mengangguk. “Baiklah. Oh ya, selamat malam sooyoung-ssi–” Ucapnya lagi, namun terdengar menjijikan bagiku. Apa-apaan pria mokpo ini, huh? Berani-beraninya kau!

 

“Yayaya! Tidak usah berbasa-basi! Cepat enyah dari hadapanku!” Ucapku kesal, kulihat mereka berdua menatapku malas.

 

“Cihh!” Aku menatap duo lee itu hingga siluet mereka menghilang dibalik dinding ruangan ini. Assa! Mereka sudah pergi.

 

Sekarang hanya tersisa aku dan juga sooyoung saja yang tengah duduk santai disofa ini, dia terlihat sibuk membalik kasar majalah international yang ada dipangkuannya, sesekali bibirnya mengerucut dan juga keningnya berkerut. Lucu sekali melihat tingkahnya itu, tiba-tiba dia menatapku dan membuatku cukup terkejut karena tertangkap basah olehnya.

 

“Ada apa, kyu-ssi? Kau menatapku sejak tadi, eoh?” Tanyanya polos, aku menggaruk belakang kepalaku canggung.

 

“Uhm- Bagaimana kau bisa tahu?” Pertanyaan apa ini? Tentu saja dia tahu jika sedang diperhatikan seperti itu. Dasar bodoh!

 

“Deru nafasmu terdengar jelas ditelingaku, kyu-ssi.”

 

Jinjja?” Tanyaku malu.

 

Ne, apa kau juga sama herannya denganku?” Tanyanya sembari mengangkat majalah itu kearahku.

 

“Memangnya kenapa?”

 

Dia membuka majalah itu dan membaliknya dengan bosan. “Aku hanya dapat melihat foto-foto ini saja didalam benda ini. Sebenarnya ini apa?”

 

Mwo? Bukankah disitu ada banyak penjelasannya? Ahh, apa kau tidak bisa membaca?” Tanyaku bingung, dia menatapku penuh tanda tanya.

 

“Membaca? Apa itu? Untuk apa?”

 

‘Demi tuhan! Sepertinya aku salah telah menanyakan ini padanya.. Aku harus menjelaskan apa padanya? Donghae sangat ahli dalam mendeskripsikan sesuatu, tapi tidak mungkin aku menyuruhnya untuk kembali turun!’

 

Aku menutup majalah itu dan menyimpannya dimeja. “Lupakan ini, apa kau mengantuk? Atau kau ingin memakan sesuatu?” Tanyaku berupaya mengalihkan pertanyaannya, kulihat dia memainkan jari-jemarinya ragu.

 

“Sebenarnya aku sedikit mengantuk, tapi aku juga lapar.” Jawabnya jujur. Ya, lagi-lagi dia membuatku tersenyum gemas padanya.

 

“Baiklah, kalau begitu kau makan terlebih dahulu. Setelah itu kau bisa tidur, bagaimana?”

 

Ne, aku setuju kyu-ssi.”

 

“Nah, kajja!”

 

“Tunggu!” Cegahnya, dia berdiri diatas sofa dan melompat-lompat kecil diatasnya.

 

“Ada apa, sooyoung-ssi?” Tanyaku lagi, saat ini dia terlihat seperti seorang gadis kecil yang ingin mengajak ayahnya bermain.

 

“Bolehkah aku menaiki punggungmu? Aku ingin menaikinya.” Pintanya antusias, aku benar-benar tidak paham dengannya.

 

“Memangnya kenapa?”

 

Dia berhenti melompat-lompat. “Aku malas berjalan, kyu-ssi. Aku sangat lelah.” Jawabnya merajuk, aku menghela napasku cepat.

 

‘Lelah? Bukankah yang lelah itu adalah kami? Kau ini lucu sekali.’

 

“Baiklah, kau boleh naik dipunggungku beautiful mermaid..” Ucapku sembari berjongkok membelakanginya, kurasa tidak ada salahnya menuruti keinginannya itu. Lagipula, aku juga senang melakukannya.

 

“Yeay! Aku menyayangimu, kyu-ssi!”

 

DEG! Apakah aku tidak salah dengar? Menyayangiku? Entah kenapa jantungku berdesir ketika mendengarnya, seperti ada puluhan mercon yang meletus didalam jantungku. Perasaan apa ini? Bukankah dia hanya mengatakan bahwa dia menyayangiku? Tapi kenapa aku bersikap seolah-olah dia mengatakan bahwa dia mencintaiku? Aish, otakmu sudah tidak berfungsi cho kyuhyun! Kenapa aku merasa pipiku memanas, bukankah perasaan seperti itu hanya dialami oleh wanita? Cihh, aku benar-benar sudah tidak waras! Satu kalimat darinya begitu berefek luar biasa pada diriku.

 

“A-ayo-naiklah sooyoung-ssi.”

 

NE!

 

*****

 

Kedua mataku sudah mulai terasa berat, rasa kantuk luar biasa tengah hinggap ditubuhku. Hari ini adalah hari yang cukup melelahkan, apalagi setelah aku membersihkan tubuhku ini maka rasa lelah itu lebih terasa menyakitkan. Ya, persendianku terasa ngilu dan kaku. Tapi tetap saja aku bersyukur karena masih bisa melihat sooyoung dalam kondisi baik-baik saja.

 

Aku bersiap untuk menyelimuti tubuhku dengan bed cover tebal ini, namun tiba-tiba ponselku berbunyi. Menandakan bahwa sebuah pesan singkat telah masuk ponselku, aku mengambil ponsel itu dan melihat nama si pengirim pesan. Dilayar ponselku tertera nama ‘My J’ yang artinya pesan itu berasal dari kekasihku, jessica.

 

‘Oppa, bisakah kau menghubungiku? Aku tidak bisa tidur saat ini, kumohon..’

 

Ya tuhan, bahkan aku ingin segera terlelap dan bermimpi indah. Tapi jessica justru ingin aku menemaninya karena mungkin dia sedang terkena insomnia. Jari jemariku mulai mengetik kata demi kata untuk membalas pesannya itu.

 

‘Maafkan aku, sayang. Saat ini aku benar-benar sangat lelah, besok aku akan menemuimu. I promise you!’ -SEND-

 

Oke, mungkin ini terlihat kejam. Tapi aku tidak bisa menahan rasa kantukku ini, urusan jessica akan kuselesaikan besok. Mungkin dia hanya akan merajuk untuk malam ini saja, dia tidak mungkin marah padaku untuk waktu yang lama. Ya, selamat malam world!

 

AUTHOR POV

 

Kyuhyun memakai sepatu kerjanya dengan tergesa-gesa, pria bermarga cho itu lupa jika pagi ini dia akan mengadakan rapat penting yang akan dihadiri oleh client-client besarnya. Bahkan akibat kesiangan itulah, dia tidak sempat menyentuh sarapannya sedikipun. Kyuhyun sepertinya lupa untuk mengatur alarm ponselnya, donghae merasa sedikit terusik karna tingkah laku kyuhyun saat ini.

 

“Tenanglah kyu-”

 

“Bagaimana aku bisa tenang, huh? Pada jam seperti ini, jalanan pasti akan macet donghae-ya.” Ujarnya kesal, dia mengikat tali sepatunya dengan kasar.

 

“Bukankah kau memiliki driver terbaik, huh? Dia bahkan bisa menemukan jalan tikus untuk sampai ke-kantormu itu.” Ucap donghae yang sukses membuat kyuhyun menatapnya dengan cepat.

 

“Bukankah dia libur?”

 

“Bukan dia yang libur, tapi aku.” Jawab donghae, sembari menggulung lengan kemejanya.

 

Kyuhyun menjentikan jarinya. “Ahh, baguslah- Karna kau buruk dalam mengendarai mobil donghae-ya, aku tidak mau mati muda ditanganmu.” Cibir kyuhyun, dan memojokan pria bermarga lee itu.

 

“Cihh, ini masih terlalu pagi untuk berdebat kyu!”

 

“Memangnya siapa yang ingin berdebat? Dimana sooyoung? Apa dia masih tidur?” Donghae mengangguk, pria itu menyandarkan punggungnya pada dinding dibelakangnya.

 

Ne, dia sepertinya lelah sekali.”

 

“Biarkan saja, jangan membangunkannya. Oh ya, itu tandanya kaulah yang akan menjaga sooyoung hari ini.” Ucap kyuhyun, terselip nada kecewa dalam penuturannya. Meninggalkan sooyoung bersama donghae membuatnya merasa cemas untuk alasan yang tidak jelas.

 

“Hmm, tenang saja. Aku akan menjaganya.”

 

“Jangan berbuat macam-macam padanya! Kau harus menjaganya dengan baik, jika terjadi sesuatu tolong hubungi aku.” Pinta kyuhyun yang sebelumnya sedikit mengancam donghae.

 

Donghae mendengus. “Macam-macam? Hey! Aku bukan pria hidung belang kyu! Baiklah, tidak perlu cemas.”

 

“Bagus! Dimana si monkey itu, huh? Apa dia tidur didalam toilet?” Lagi-lagi kyuhyun kembali mencibir, dia menatap jam yang melingkar dipergelangan tangannya dengan gusar.

 

“Hey! Aku disini, tenanglah!” Sahut hyukjae sembari berjalan kearah mereka. Kemeja putih, dan setelan jas abu-abu terlihat cocok melekat ditubuh kekarnya. Hyukjae berhasil menunjang penampilannya yang sebelumnya terlihat urakan.

 

Kyuhyun mendecih. “Ayo cepatlah!”

 

Ne! Hey, mokpo man! Sampai jumpa-” Hyukjae mengerling nakal kearah donghae, dan melambaikan tangannya pada pria itu.

 

“Kau terlihat menjijikan, brengsek!” Sungut donghae sembari menunjukan bongkeman tangannya pada hyukjae.

 

“Hahaha.”

 

*****

 

Donghae menyantap sarapannya seorang diri, dia benar-benar merasa hampa dalam situasi ini. Kyuhyun dan hyukjae sudah pergi bekerja beberapa menit yang lalu, sedangkan sooyoung masih berada dalam dunia khayalannya. Tiba-tiba dia berhenti mengunyah sarapannya, dia berlari kearah dapur dan mengeluarkan nampan berwarna coklat dari dalam lemari. Donghae membawa nampan itu dihadapan meja makannya. Dia mulai meletakan sup, asinan, nasi, acar, dan beberapa item lainnya diatas nampan itu.

 

Donghae mengusap-usap dagunya ketika menatap nampan itu, dia seperti melupakan sesuatu yang seharusnya diletakan juga dinampan. Donghae menepuk keningnya, ternyata dia lupa meletakan air minum diatas nampan itu. Dengan sigap dia menuangkan susu rendah lemak kedalam gelas bening berukuran sedang.

 

Ready! Aku akan mengantarnya untuk sooyoung.” Gumamnya senang, dia mengangkat nampan itu dan berjalan menuju kamar si mermaid cantik.

 

Donghae berjalan menaiki anak tangga didepannya, namja itu bersiul kecil hingga akhirnya dia tiba didepan pintu kamar sooyoung. Dia mendorong pintu itu dengan kakinya, senyum hangat terukir jelas dibibirnya ketika melihat sooyoung masih tertidur pulas diatas kasurnya.

 

“Dia lebih terlihat seperti putri tidur dibandingkan dengan putri duyung.” Gumamnya pelan, melihat wajah damai gadis itu membuatnya betah untuk berlama-lama menatapnya. Sayangnya, dia teringat dengan nampan berisi makanan yang sebelumnya dia bawa. Donghae memutuskan untuk membangunkan gadis cantik itu.

 

“Sooyoung-ssi, bangunlah-” Satu kalimat saja telah sukses membuat sooyoung menggeliat kecil, tidak sulit untuk membangunkan mermaid ini. Indra pendengarannya sangat tajam, itulah sebabnya dia langsung merespon begitu orang lain membangunkannya.

 

“Engh-” Lenguhan kecil lolos dari bibir tipisnya, donghae tersenyum samar melihatnya.

 

“Selamat pagi, putri tidur-” sapa donghae, namun sukses membuat gadis itu membulatkan kedua matanya karena terkejut.

 

“Donghae-ssi?

 

Ne, ayo bangun-” sooyoung merenggangkan tubuhnya dan akhirnya duduk menyandar pada dashboard kasurnya. Sooyoung menatap pria itu hangat.

 

“Selamat pagi donghae-ssi. Jam berapa ini? Apa kyu-ssi sudah pergi bekerja?”

 

“Sekarang pukul 8 pagi. Benar, dia pergi bekerja bersama hyukjae. Jadi, aku yang akan menjagamu sampai mereka pulang nanti.”

 

Sooyoung memejamkan kedua matanya begitu mengendus harum menyeruak dari nampan yang dibawa oleh donghae. “Donghae-ssi, aku lapar- Apa makanan itu untukku?”

 

Donghae mengangguk singkat. “Tepat sekali, aku membawanya untukmu. Makanlah-” Ucapnya sembari menyodorkan nampan itu pada sooyoung, dia menerimanya dengan senang hati. Diletakannya nampan itu diatas pangkuannya.

 

Namun, tiba-tiba sooyoung mengigit bibir bawahnya. Ada keraguan yang datang menghampirinya, ketika melihat makanan itu. “Uhm-”

 

Donghae menangkap dengan jelas raut ragu itu dari wajah sooyoung, dia paham betul apa yang sedang gadis itu pikirkan. “Tenanglah, tidak ada hewan apapun didalam makananmu ini.”

 

Sooyoung mengangkat kedua tangannya senang. “Yeay! Terimakasih, donghae-ssi.”

 

Ne.” Jawabnya singkat, sooyoung mulai menyuapkan satu sendok penuh kedalam mulutnya. Dia mengunyahnya secara teratur, donghae menunggunya sembari memainkan ponsel pintarnya.

 

Sooyoung menatap donghae sejenak. “Lalu, setelah ini kita akan kemana?” Tanyanya sembari menyuapkan satu sendok nasi lagi kedalam mulutnya, donghae mengernyit bingung.

 

“Memangnya kau ingin jalan-jalan?”

 

“Benar, aku bosan disini. Tolong bawa aku pergi, donghae-ssi.” Jawabnya memohon, gadis itu menyatukan kedua telapak tangannya penuh harap.

 

Donghae menyerah. “Baiklah, apa kau ingin mengunjungi zoo?”

 

Sooyoung mengernyit ketika menemukan kata yang tidak dapat dia pahami. “Zoo? Apa itu zoo?”

 

“Kau tidak tahu? Zoo itu adalah kebun binatang, sooyoung-ssi.” Jawab donghae memberikan penjelasan padanya, tampak sooyoung berjengit heboh.

 

“Kebun binatang? Apa semua teman-temanku ada disana?” Tanyanya antusias, donghae mengangkat salah satu alisnya.

 

“Ya, disana akan ada banyak teman-temanmu.”

 

Sooyoung meraih tangan donghae dan menggenggamnya erat. “Kalau begitu, bawa aku kesana donghae-ssi. Kumohon-” Pintanya lagi, donghae sempat melirik nampan coklat dipangkuan sooyoung dan mulai berpikir singkat.

 

Donghae akhirnya menggeleng pelan. “Kita tidak akan pergi jika kau belum menghabiskan makanan ini.” Ucapnya sembari menunjuk nampan coklat itu. Sooyoung menatap makanannya tak berselera, bibirnya mengerucut sebal.

 

“Apa jika aku menghabiskannya, kau akan membawaku kesana?” Tanyanya memastikan, dan donghae tidak ragu untuk memberikan sinyal ‘yes’ pada gadis itu.

 

“Tentu saja.”

 

“Kau berjanji? Ayo berjanjilah padaku.” Ucap sooyoung sembari menekuk jari kelingkingnya dihadapan donghae.

 

Namja tampan itu tertawa singkat. “Baiklah, aku berjanji.” Donghae menautkan kelingkingnya juga. Mereka sama-sama terkekeh kecil.

 

“Aku akan menghabiskannya dengan cepat!”

 

“Cihh, kau ini-”

 

KYUHYUN POV

 

Sial! Aku kehilangan client pentingku hari ini, perusahan wonyang group memutuskan kontrak mereka karena keterlambatanku hari ini. Aku merugi dalam jumlah yang tidak sedikit, sangat sulit menjalin hubungan dengan company sebesar wonyang group. Dan aku benar-benar tidak bisa meyakinkan presdir wonyang lagi, mereka hanya punya waktu yang sedikit untukku. Namun aku justru mengacaukan semuanya, bodoh!

 

Aku mengangkat gagang telepon yang berada diatas meja kerjaku, aku menekan tombol darurat yang akan terhubung langsung pada sekretaris pribadiku. Mengingat hari ini mood-ku sangat buruk, maka aku tidak akan membiarkan orang lain terkena getah dari kekesalanku ini.

 

Aku mengarahkan gagang telepon itu pada telingaku begitu sambungan mulai terhubung dengannya. “Jangan ada siapapun yang masuk kedalam ruanganku, siapapun itu tidak boleh menerobos kedalam ruanganku!”

 

“….”

 

“Tidak ada pengecualian! Aku sedang tidak ingin diganggu. Apa kau mengerti nona Jang?”

 

“….”

 

“Bagus!” Kuletakan gagang telepon ini dengan kasar, pelipisku mendadak berkedut akibat memikirkan masalah wonyang group.

 

“Apa kau akan melarangku juga untuk masuk kedalam ruanganmu?” Sahut seseorang sembari berjalan santai kearahku, aku mengusap wajahku gusar.

 

“Kenapa kau datang kemari, sica-ya? Aku sudah bilang jika aku-”

 

“Aku tahu, tapi aku merindukanmu. Aku tidak mau menunggu lebih lama lagi.” Selanya dengan nada manja, aku berjalan kearahnya.

 

“Jangan berfikiran childish, sica-ya. Aku sedang bekerja, kau harus mengerti situasiku!” Ujarku dingin. Aku sedang tidak baik-baik saja sekarang, dengan kehadiran jessica justru membuatku semakin bertambah buruk.

 

“Kenapa kau memarahiku, huh?”

 

“Aku tidak memarahimu! Aku memiliki masalah hari ini, dan-”

 

“Dan kau melampiaskannya padaku?” Selanya lagi, aku mulai mendengus marah padanya.

 

“Cukup! Tidak sekarang, sica-ya.. Aku tidak ingin bertengkar denganmu, pulanglah dan tunggu aku dirumah.” Titahku serius, kulihat dia mengeleng keras dan bergelayut manja dilenganku.

 

“Aku tidak mau! Ayo temani aku berbelanja, oppa. Lupakan masalahmu ini.”

 

‘Demi tuhan! Beri aku kesabaran!’

 

Mwo? Apa pendengaranmu terganggu? Aku sedang berkerja! Dan kau memintaku untuk menemanimu berbelanja? Apa itu pemikiran yang waras?!” Tanyaku emosi, aku melepas tangannya yang melingkar dilenganku dengan kasar. Tampak, kedua matanya membulat sempurna karna merasa terkejut.

 

“Kenapa kau begitu marah padaku? Kau melampiaskan semua kekesalanmu itu padaku! Ada apa denganmu, huh?” Dia balik bertanya padaku, aku mendongak menatap langit-langit ruanganku. Nafasku sudah sedikit memburu, dan aku harus bisa mengatur kesabaranku ini.

 

“Pulanglah, sica-ya.. Setelah ini, aku akan menghadiri meeting yang cukup penting. Aku tidak ada waktu untukmu saat ini, mengertilah.” Jawabku senetral mungkin, dengusan sinis lolos dari bibir tipisnya.

 

“Kau lebih mementingkan perusahaanmu?”

 

“Aku harus professional. Seharusnya kau paham itu. Sekarang pulanglah, waktumu terbuang sia-sia disini.” Jawabku lagi, aku berjalan menuju kursi kerjaku untuk melanjutkan berkas-berkas yang harus kuselesaikan.

 

“URUS SAJA PERUSAHAANMU INI! KAU BENAR-BENAR KETERLALUAN!” Teriaknya marah, kilatan amarah itu terlihat jelas dimatanya.

 

Aku menatapnya tajam. “Turunkan nada bicaramu itu, jessica jung! Jangan paksa aku untuk berbuat kasar padamu!”

 

“LAKUKAN SAJA!” Teriaknya lagi, bibirnya bergetar menahan isak tangis yang hampir lolos dari bibirnya.

 

“Jangan menjadi wanita yang egois, bahkan sampai saat inipun kau sama sekali tidak mengerti diriku!” Desisku tajam, aku mengepalkan kedua tanganku erat.

 

Oppa-”

 

“Keluarlah.”

 

Dia berlari cepat kearahku, meraih tanganku dan menatapku dengan tatapan memohon. “Oppa, maafkan aku. Aku hanya ingin kau melupakan masalahmu ini, apa salahnya jika kita berjalan-jalan sebentar? Kau presiden direktur disini, jadi-”

 

“KELUAR!!” Teriakku marah, tampak dia tersentak karena teriakanku ini.

 

Dia menatapku dengan tatapan tidak percaya. “Oppa, kau tega padaku? Kau mengusir kekasihmu dengan cara seperti ini? Apa kau adalah cho kyuhyun yang kukenal?” Tanyanya kecewa, satu bulir liquid bening menetes dari sudut matanya.

 

‘Air matanya memang menjadi kelemahanku, tapi jika terus menghadapi sikap buruknya itu lama-lama aku akan melepaskannya dengan bebas. Aku membutuhkan wanita yang mengerti diriku.’

 

“Jika kau sama sekali tidak bisa mengubah sifat egoismu itu, maka hubungan kita tidak akan bisa dipertahankan lagi nona jung!” Ujarku memperingatinya, kulihat bahunya mulai bergetar seiring dengan isak tangisnya.

 

Oppa, hikss-”

 

“Aku lelah, keluarlah-” ucapku sedatar mungkin, dia tersenyum getir padaku.

 

“Ini pertama kalinya kau berkata sekasar itu padaku, oppa– Kau akan menyesalinya! Aku membencimu!” Dia berlari menuju pintu keluar ruanganku, dan membanting pintu itu dengan kasar.

 

“ARGHT!” Teriakku frustasi, kututup laptop pribadiku dengan sekali dorongan kasar. Kepalaku terasa berputar. Penat! Hari ini adalah hari yang sangat buruk. Aku bahkan melampiaskan kemarahanku ini pada orang lain!

 

AUTHOR POV

 

Ditempat yang berbeda, donghae menepati janjinya pada sooyoung untuk mengajaknya berkunjung ke-kebun binatang yang berada dipusat kota seoul. Sooyoung terlihat sangat antusias ketika mengelilingi kebun binatang itu, sesekali dia bertanya pada donghae tentang nama-nama hewan yang terasa asing baginya. Setidaknya, donghae telah berhasil membuat mermaid cantik ini gembira.

 

Donghae terlihat fokus dalam mengendarai mobilnya, namun sesekali dia melirik gadis disampingnya itu secara diam-diam. “Apa kau senang, sooyoung-ssi?”

 

Sooyoung mengangguk cepat. “Sangat! Aku bahkan tidak ingin pulang secepat ini, donghae-ssi.” Jawabnya senang, donghae ikut tersenyum senang mendengarnya.

 

“Tenanglah, kita bisa berkunjung lagi nanti.”

 

“Baiklah-”

 

“Apa kau lapar? Jika kau lapar, aku akan menghentikan mobilku direstoran terdekat.” Ucap donghae, sooyoung menatapnya dan berfikir sejenak.

 

“Aku lapar, tapi aku ingin makan bersama kyu-ssi dan juga hyukjae-ssi.” Jawabnya pelan, namun sukses membuat donghae mendelik kearahnya.

 

Mwo? Tapi mereka sedang bekerja, kita tidak boleh mengganggu mereka.”

 

Sooyoung mengerucut bibirnya kesal. “Ishh, kalau begitu tidak usah makan!” Ucapnya sembari melipat kedua tangannya.

 

“Hey, kau marah padaku?” Tanya donghae merasa bersalah, tampak sooyoung memalingkan wajahnya kesamping.

 

“Tidak!” Jawabnya ketus.

 

Donghae menghela napasnya. “Baiklah, aku akan menghubungi mereka terlebih dahulu. Jika mereka tidak keberatan maka kita bisa mengunjungi kantornya.”

 

Sooyoung langsung menatapnya berbinar. “Benarkah? Ayo cepat, donghae-ssi.”

 

Donghae meraih ponselnya dan menekan speed dial untuk menghubungi sahabatnya itu, sooyoung terus memperhatikan kegiatan donghae dalam diam. “Hyukjae-ya? Kau masih dikantor?”

 

“….”

 

“Tidak ada masalah, tapi- sooyoung memaksa ingin makan siang bersama kalian.”

 

“….”

 

“Memangnya ada apa dengan kyuhyun?”

 

“….”

 

MWO? Maksudmu- kita gagal mendapatkan kerja sama dengan wonyang group?”

 

“….”

 

“Baiklah, aku akan segera kesana. Kau bisa menjelaskan semuanya ketika aku sudah tiba dikantor.””

 

“….”

 

Donghae menutup sambungannya, lalu dia menghentikan mobilnya tepat didepan sebuah restoran ‘japanese food’. Donghae melepas seatbelt-nya dengan cepat. “Kau tunggu disini, aku akan membeli makanan untuk makan siang kita. Jangan kemana-mana, apa kau mengerti yang kukatakan?”

 

Ne, arraseo.”

 

“Bagus! Aku akan kembali-” donghae membuka pintu mobilnya dan berlari kecil memasuki restoran itu. Sooyoung duduk santai, sembari menunggu donghae didalam mobil.

 

*****

-poschompany-

 

Sooyoung menganga menatap gedung yang menjulang tinggi dihadapannya, dia takjub melihat bangunan elite itu. Donghae yang menyadari ekspresi gadis itu hanya dapat tersenyum kecil padanya. Dia merangkul bahu sooyoung hingga membuat gadis itu kembali ke-alam sadarnya.

 

“Ada apa, donghae-ssi?”

 

“Bukankah kau ingin bertemu kyuhyun dan hyukjae? Ayo kita masuk.”

 

“Apakah ini yang dinamakan kantor? Kalian bekerja ditempat ini?” Tanya sooyoung kagum, dia sering melihat gedung-gedung pencakar langit yang ada diseoul. Tapi, dia tidak pernah melihatnya dalam jarak yang sedekat itu.

 

“Tepat sekali!”

 

Sooyoung memekik. “Woah! Kalian sangat hebat!” Ucapnya sembari mengacungkan jempolnya pada donghae.

 

“Tentu saja, ayo-” Mereka berjalan bersama memasuki pintu utama kantor tersebut, tepat di lobby kantor ternyata hyukjae sudah menunggu kedatangan mereka. Namja blonde itu menghampiri donghae dan juga sooyoung, mereka saling menyapa satu sama lain.

 

“Dimana kyuhyun?” Tanya donghae, tampak hyukjae mengedikkan bahunya.

 

“Seperti yang sudah kukatakan, kalau dia sedang tidak baik saat ini.”

 

Donghae mengernyit. “Apakah seburuk itu?” Tanyanya khawatir.

 

Hyukjae mengangguk singkat. “Tentu saja, bahkan jessica keluar dari ruangannya dalam keadaan menangis.” Donghae terkejut mendengar penuturan hyukjae.

 

Mwo? Jadi jessica datang menemuinya?”

 

Ne, dan gadis kutub itu datang disaat yang tidak tepat. Kurasa kyuhyun melampiaskan kekesalannya pada jessica.”

 

“Kau benar, bisa kau ceritakan semuanya padaku? Ini pukulan keras untuk kyuhyun, perusahaan tidak akan balance ketika wonyang group memutuskan kerjasama dengan perusahaan ini.”

 

“Kau benat, ayo duduklah dulu-”

 

“Dimana, kyu-ssi? Aku ingin bertemu dengannya.” Tanya sooyoung bingung, tampak duo lee langsung menatap gadis itu. Mereka lupa dengan kehadirannya.

 

Donghae mendekatinya, dia berusaha memberikan pengertian padanya. “Tidak bisa sekarang, sooyoung-ssi. Dia-”

 

“Aku ingin bertemu dengannya, kenapa kalian melarangku?” Protesnya kesal, sooyoung kembali merajuk seperti sebelumnya.

 

“Bu-bukan begitu, kami-”

 

“Nona lim? Bisakah kau antar sooyoung-ssi keruangan kyuhyun?” Tanya hyukjae, ketika salah satu staff wanita berjalan melewatinya. Wanita itu berhenti dan menatap gadis yang ditunjuk rekan kerjanya.

 

Donghae menyenggol lengan hyukjae. “Yakk! Apa kau sudah tidak waras? Kau ingin mengirim sooyoung kekandang harimau?” Tanyanya setengah berbisik, dia cemas pada gadis duyung itu.

 

“Sudahlah, apa kau ingin dia menangis huh?”

 

“Tapi- bukankah presdir cho tidak ingin diganggu?” Tanya wanita bermarga lim itu sembari menggigit bibir bawahnya takut.

 

Hyukjae mendengus. “Sudah tutup mulutmu, cepat antar sooyoung! Kau ini banyak bicara sekali!” Titahnya kesal, akhirnya staff wanita itu mengangguk setuju.

 

“Ba-baiklah.” Ucap staff itu terpaksa. Hyukjae melirik kotak makanan yang ada ditangan donghae, lalu dia merebut paksa kotak makanan tersebut.

 

“Bawa makanan ini, sooyoung-ssi. Kami akan menyusulmu.” Ucap hyukjae sembari memberikan kotak makanan itu pada sooyoung.

 

Ne.

 

*****

 

Kyuhyun masih terlihat sibuk berkutat dengan berkas-berkas diatas mejanya, dia kembali menggoreskan penanya diatas berkas tersebut. Sesekali pria tampan itu menyeruput kopi hitamnya yang sudah mulai mendingin, dia berusaha menyibukan dirinya usai insiden pertengkarannya dengan jessica.

 

Tiba-tiba kyuhyun mendengar pintu ruangannya berderit, dan itu menandakan jika seseorang telah membuka pintu itu. dia menghela napasnya ketika semua orang sama sekali tidak mengerti perintahnya. Digenggamnya pena miliknya dengan erat, dia bersiap untuk menyemburkan larva panas untuk orang yang berani memasuki ruangannya itu. Cukup kekasihnya saja yang terkena getah dari kemarahan itu.

 

“SUDAH KUBILANG JIKA-”

 

“Kyu-ssi?” Kyuhyun berhenti berteriak ketika menatap orang itu, dia bahkan langsung berdiri dari kursinya.

 

“Sooyoung-ssi? Kau disini? A-apa yang kau lakukan?”

 

“Lihat! Aku membawa makanan untukmu, aku ingin kita makan siang bersama-sama.” Jawabnya sembari mengangkat kotak makanan itu agar kyuhyun dapat melihatnya dengan jelas.

 

Kyuhyun berjalan ringan menghampirinya. “Siapa yang mengantarmu kemari?”

 

“Donghae-ssi. Kenapa? Apa kau tidak senang melihatku?” Tanyanya murung, kyuhyun langsung terbata mendengarnya.

 

“Ti-tidak, kemarilah-” ajak kyuhyun sembari merangkul bahu sooyoung, dia mengajaknya untuk duduk disofa yang ada diruang kerjanya.

 

Sooyoung berdecak kagum melihat ruangan kyuhyun, design interior bergaya europe ini telah berhasil membuatnya betah berada didalamnya. “Ruangan ini sangat bagus, kyu-ssi.

 

“Benarkah? Terimakasih-”

 

Entah apa yang terjadi pada kyuhyun, beberapa jam yang lalu dia mengusir jessica dan membuat wanita itu menangis. Bahkan dia meminta seluruh staff-nya untuk tidak mengganggunya, hari ini kyuhyun terlihat horror untuk para staff dan juga sahabatnya sendiri. Mereka semua tidak berani mengusik presdir muda tersebut. namun, tampaknya kyuhyun telah berubah 180 derajat ketika sooyoung sudah berada dalam jangkauannya. Dia seakan-akan menghempaskan seluruh kekesalan dan kemarahannya begitu saja.

 

Kyuhyun bahkan bisa tersenyum kecil pada gadis duyung itu, dia mendadak tidak bisa meluapkan emosinya pada sooyoung. Kyuhyun tidak keberatan begitu gadis itu masuk kedalam ruangannya, hal aneh benar-benar terjadi pada kyuhyun. Dia memperlakukan sooyoung seolah-olah jika gadis itu adalah kekasihnya, dan jessica adalah orang asing baginya. Entahlah, hanya kyuhyun yang tahu apa isi hatinya itu.

 

“Aku akan membukanya, peganglah sumpit ini.” Ucap kyuhyun sembari membuka kotak makanan itu, dia meletakannya dengan rapih diatas meja.

 

“Bagaimana dengan donghae-ssi dan hyukjae-ssi?

 

“Jangan pedulikan mereka, ayo makanlah-” sooyoung mengangguk singkat, gadis itu mengambil minuman kaleng bersoda dan menengguknya perlahan. Sedangkan kyuhyun sibuk memasukan sushi kedalam mulutnya dan mengunyahnya secara teratur.

 

Sooyoung tidak menyadari jika minuman soda yang ditengguknya itu mengalir keluar dari sela bibirnya, jenis minuman cola itu membasahi leher jenjangnya hingga membuat minuman itu mengalir masuk kedalam baju tipisnya. Kyuhyun hampir tersedak makanannya sendiri ketika tanpa sengaja melihat bagian vulgar itu . Imajinasi erotis mulai menghampirinya, ada sesuatu yang mendesaknya untuk melakukan hal lebih pada gadis itu.

 

Kyuhyun menarik pelan kaleng soda tersebut, dan membuat mermaid itu menatapnya bingung. “Ada apa, kyu-ssi?

 

“K-kau-itu-leher dan bajumu-basah.” Kyuhyun mendadak gugup, dia menelan air liurnya sendiri hingga membuat jakun dilehernya terlihat ikut bergerak.

 

Sooyoung menyentuh lehernya. “Uhm-”

 

“Jangan!” Cegah kyuhyun, ketika sooyoung hendak membersihkannya dengan tangannya. Kyuhyun mengambil sapu tangan dari dalam sakunya, dan membantu gadis itu untuk membersihkan lehernya.

 

Untuk kesekian kalinya, manik kyuhyun bertemu dengan iris hazel milik sooyoung. Mereka saling menatap dalam diam, dalam jarak sedekat ini mereka bisa merasakan deru nafasnya satu sama lain. Aroma lily blossom dari tubuh sooyoung menjadi salah satu favorit kyuhyun selain mata hazelnya. Entah apa yang terjadi pada kyuhyun. Pria itu justru mengecilkan jarak diantara keduanya, dia mendekati wajah gadis itu secara perlahan-lahan.

 

Sooyoung memejamkan kedua matanya ketika nafas maskulin kyuhyun mulai menggelitik hidungnya. Waktu terasa terhenti untuk beberapa saat, ketika kyuhyun mengecup sudut bibir sooyoung dengan lembut. Ya, hanya disudut bibirnya. Tidak ada lumatan didalam kecupan manis itu, kyuhyun melakukannya berdasarkan nalurinya sendiri. Sooyoung menarik diri dari kecupan manis yang kyuhyun berikan.

 

Kedua pipi gadis itu bersemu, jantungnya tiba-tiba berdetak dengan cepat. Sooyoung menyentuh sudut bibirnya, dan menunduk gugup. Sedangkan kyuhyun juga tak jauh berbeda dengannya, dia terus menggaruk belakang kepalanya karna canggung. Sesekali kyuhyun menatap gadis itu secara diam-diam, mereka tidak bisa membuka mulutnya usai moment manis tersebut.

 

“APA KALIAN SUDAH MAKAN?” Kyuhyun dan sooyoung tersentak begitu mendengar teriakan hyukjae. Ternyata duo lee menyusul untuk makan siang bersama.

 

Kyuhyun geram menatap wajah kedua sahabatnya itu. “Apa kau tidak bisa mengetuk pintu dulu, huh? Dimana etikamu itu?!!”

 

Donghae mendecih. “Cihh! Pintu sudah dalam keadaan terbuka, kyu! Jangan berlebihan.” Jawab donghae dan dibalas anggukan setuju dari hyukjae.

 

Tiba-tiba hyukjae mengernyit ketika melihat sooyoung hanya diam saja. “Sooyoung-ssi, kau baik-baik saja?”

 

Sooyoung mendongak. “N-ne-”

 

“Kenapa kalian bersikap aneh, huh? Ada apa ini?” Tanya donghae curiga, pria mokpo itu ikut duduk disamping sooyoung.

 

Hyukjae berjengit heboh. “Aigoo, pipi sooyoung merona! Baju bagian atasmu juga basah, jangan-jangan kalian–“”

 

“Tutup mulutmu! Cepatlah makan!” Hardik kyuhyun yang merasa terintimadasi dari kata-kata hyukjae. Kyuhyun merasa terpojok karena kecurigaan sahabatnya itu.

 

“Hey, sudahlah-”

 

Hyukjae berulang kali menatap duo sejoli itu secara bergantian, dia memicing penuh rasa curiga. “Ini mencurigakan sekali, aku harus segera mencaritahu.” Gumamnya nyaris seperti bisikan pelan.

 

“Apa yang kau katakan lee hyukjae?!!”

 

Hyukjae gelagapan, ketika kyuhyun menyadari jika dia bergumam seorang diri. “Ti-tidak-kyu-aku-lapar-hehe.”

 

“Bodoh!”

 

-TO BE CONTINUE-

 

Yoyoyo! FF ini akhirnya publish, niatnya pengen hiatus karna harus ngurus kuliah juga. Mumpung masih ada waktu free jadi aku kirim FF ini ❤. Semoga masih bisa post lebih cepat ya. Maaf kalo di-part ini banyak typo, karna di-part sebelumnya banyak yang kecewa karna kehadiran jessica ya? Hahaha!

 

Oke, gimana part ini guys? Karena banyak yang minta untuk dipanjangin word-nya, jadi author panjangin nih word-nya ❤. Tolong tinggalkan jejak kalian ya, karna akan semakin dekat dengan part PROTECT maka rajin-rajinlah meninggalkan jejak. #eaaaakk❤

Makasih banget yang sudah setia RCL diFF ini, kalian menghargai saya dan juga karya saya ❤. Oke, kepanjangan ngomong hihi. Gomawo, saranghae ❤.

 

 

 

61 thoughts on “(SERIES) Beautiful Mermaid ! Part 4

  1. yani yanuari says:

    woawwww greget banget pas part kyu oppa udh mulai mrasakan prasaaan yng anehnya it kkkkk~ kajja keep Waiting next part’a min😉

  2. Ahhh mian author beb ku baru sempet komen sekarang >< cerita nya makin seru dan ku malah tambah berharap ada cinta segitiga antara kyuyoung dan donghae .. ku mohon adakan alur ittu hihi *maksa .. Dan Kyuyoung nya makin greget ajjah ^^ next part kallo ada yang pake pw tolong hubungi aku yyah ..

  3. seyna says:

    Hanyut sama momen mereka yang over sweet ituh.. Gmn nasib hubungan mereka? Antara manusia dan duyung, kynya ada cinta segitiga juga antara kyu,soo,hae.. Plis lanjut thor! Daebakk!!! Fighting ya.

  4. Elfshappireblue says:

    Genre fantasy yang keren banget.
    Sy ska bgt! Asli! Brhrp cpt dipost sm authornya, semangat y.. Ditunggu thor!

  5. marcusummer says:

    Keren ffnya, fantasy bnr2 hebat. Ntah dari mana ide si authornya, dia sukses hidupin main castnya dengan sempurna. Bahasa nya jg nyaman dan baik. Ff genre fantasy kaya mermaid ini bener” bikin aku jatuh cinta. Next ya thor, semungut *ehh!!

  6. Ah rin says:

    kyuuu putusin jessica aja. udah sama sooyoung ajaaa hehe. kayanya si donghae ada rasa sama sooyoung ya . next jangan lama2 yaa🙂

  7. malianatb says:

    Waaah daebak..
    Ff yang udah aku tunggu2 akhinya muncul hehe..
    Keren banget sukaaa greget2 gmna gt sama pasangan kyuyoung..
    Semangat thor lanjut ff nyaaaaa
    Banyakin moment kyuyoung yg romantis yaaahhh

  8. resaa says:

    yeeayy akhirnya dipost juga lama nunggu ff nih muncul

    ciieee kyuppa udah mulai cinta sama sooeon …
    penasaran sma kelanjutannya….

    jangan lama2 post nya thor..
    keep writing..

  9. mongochi*hae says:

    yeayyy akhirny kyu mmihak pd soo hhaa.
    goodbye sicca..

    hummptt nyaris aj soo hilang. tp syukurlah kyu mnemukanny dsaat yg tepat

    btw, ap bnr yg dlhat soo it shinye ?
    hn..jd bingung ak..
    klo it shinye , brarti dia bebas dr orang yg mnangkapny dong

    next part dtunggu

  10. sebenernya kalo ngerespon hubungan antara tuan cho dan nona Jung itu bikin bingung. aku tentu ga setuju sama hadirnya Jessica tapi Kyuhyun kejam juga yaa wkwkwk.. Soo masih parah banget polosnya. Dan di part ini udh makin jelas gimana perasaan Kyu ke Soo. Cuma yang perasaan fix Soo ini gimana yaa?? Dia ‘kan polos mana tahu cinta2an wkwkwk.. dan mereka akhirnya Kiss di part ini wuahahaha #tawaevilalakyu kyuhyun menang banyak yihuuu!!! Udah dapat nona Jung, sekarang dapetin nona Choi lagi.

    Btw, sebagai kritiknya. Ak kurang nyaman sama bahasa inggris yg kamu pake. Kenapa? Karena bbpa tenses-nya salah dan ada bbrpa vocab yg ga cocok di pake dalam dialog. contohnya aja yang strange attitude itu. Kalo soal alurnya, kmren di chapter 3 sempet berkurang kualitas penulisannya tp di chapter ini kembali bagus kayak.eps satu dan dua. Sisi menariknya itu ada. Gitu. Okedeh, ditunggu chap selanjutnya yakkk❤

  11. pimlyanc says:

    Hai author, aku readers baru disini. Salam kenal ^-^
    maaf baru bisa kasih jejak sekarang, baru ngikutin sih hehe …
    btw thor, aku suka ceritanya! jarang bgt ada yg buat ff genre fantasy dgn tema mermaid hehe
    pembawaannya ringan, penuh humor, jadi bacanya ga bosen~
    so far is good, mungkin next part minta moment soohae atau soohyuk lebih lagi (walau ini ff kyuyoung) soalnya lucu kalau liat mereka ber3 hehe
    dan kalau bisa sica sama soo jgn musuhan disini, shippernya soosica nih ㅠ ㅡ ㅠ
    segini dulu jejaknya, ditunggu next partnya! fighting thor, cepet update ya hehe

  12. sweet banget sii kyuyoung …
    kyu dan soo saling cintaa dehhh..

    kasian sica dibentak2 gitu sma kyuu ..

    donghae perhatiann bnget sma soo ,

    next part ditunggu ya thor. .
    semangat

  13. Ester says:

    Ihh cba kyu putus aja sma jessica.
    Ternyata kyu luluh jga ya sma soo,sempat takut sih pas soo mau ketemu kyu takut nya soo dimarahi jga,ehh sekali nya ngak..
    Next unni

  14. youngra park says:

    Kentara bgts kelihatny kalau kyuhyun cinta n syang bgts sma sooeoni masa prg yg bsa buat marahny sooeoni bkn pacarny aish jinja kyuhyun oppa cpt2 sadar aj next part di tnggu ne keren

  15. seungky says:

    Choi Sooyoungggggg disini super menggemaskan, terus saudara soo yang shin hye itu imagine nya park shin hye gitu ?
    Ini series selalu ditungguin updatenya, kakaknya fighting yaaa ^^

  16. kyura says:

    Uuuu kyuyoung so sweet..

    Aq penasaran ama si hae, sprtnya dia udah ada prsaan tu ama si soo 😄.klau gak gitu buat gitu (hae mulai suka ana soo) biar si kyu smburu

  17. Shinhye yaa … wahhh apa dia masih hidup ??.. jika iya . Apa dia masih kenal dengan soo ..
    Moment Soohae yang begitu manis .. hahh bikin kyu cemburu yaaa dengan Soohaee
    Jangan pelit sama aku yaa ..

  18. fransisca24 says:

    wah jessica ny pegi yay! bye bye~~
    pnsrn nanti gmn klu mereka bersatu soalny kan kyu itu human soo itu mermaid , apkah d restui gitu ><
    ditunggu keterlanjutannya, author hwaiting!

  19. Laras says:

    Wih…
    Seru eon…
    Tapi ntar ujung-ujungnya soo balik ke laut lagi nggak eon?
    Ntar jangan sad end ya eon…
    Semangat..

  20. huaaaaaa.. rindu berat ane ma ff ini.. keluar juga pg 17nya haha.. gua baca dari awal.. eh yg nongol ternyata di blkang.. hahaha ehem si kyu bikin soo gigit jari dan jessica udah putus ma kyu.. yipppie.. hidup DE.! eh KY maksudnya haha keep write

  21. ellalibra says:

    Q rs kyu udh jth cnt ma soo..n tinggal nunggu putus ma jesicca ja …woaaaaaaahhh so sweeeeeeet momen kyu soo g sabar neeeeeeext fighting eon 😀

  22. sooyoungie says:

    Wajib lanjut! Ditunggu y pokoknya. Aku gabisa komen pjg lebar. Asli hrs dilanjut thor. Penasaran sm cinta mereka, mngkn akan ada triangle love jg.

  23. sooyoung fans says:

    Q paling suka genre fantasy. Dan ff ini paling aku tunggu2 stlh sekian lama vacum sbg reader. Ff duyung itu jarang, dan ff ini mengobati rasa kangenku sm genre fantasy. Lanjutkan karyamu, km bnr2 bs hidupin ff fantasy ini dgn baik. Semnagt author

  24. soohunkyu says:

    Heol! Suka thor, ff ini tdk terlalu terburu-buru untuk penyatuan cinta mereka. Ini bikin aku jadi nyaman sama plot nya, tetep ada sesuatu yg menggebrak di setiap part nya. Jujur, ini ff favoritku + authornya kece gitu 👍. Next thor, jgn berhenti ditengah2 y.

  25. sissy says:

    Seru! Mreka sprtinya udh saling menyukai, ditamvah si leedongdong jg kynya ada rasa sm sooyoung. Uhhh, ciumannya manis bgt. Next kaga sabar thor! Pengen bca part lanjutannya, jgn lm2 yaa.

  26. tsarah says:

    Manis sekale kaya gula pasir eon hihi, ff ini sllu aqu tnggu! Dsni cukup puas sm moment kyuyoungnya, apalagi kecupan yg bikin ngefly itu *abaikan
    Next eon, semangat yaaaaaaa……

  27. Elis sintiya says:

    akhirnya sooyoung ketemu dan untungnya gak kenapa2.. si jessica pengganggu disni.. ohmygot!! kenapa mereka cuma saling tempel kenapa gak ciuman yang lebih dalam aja.. hehe.. pengen liat moment romance mereka yang lebih lagi nihh thor.. semangat..

  28. ry-seirin says:

    Jd Killer klo Kyu dah marah,,,,
    Tom sich tandanya Kyu yg uda mulai suka (suka ma siapa??? Sma aku Ya? # cieee ngrep gue).
    Dan Donghae jg diam² mulai suka jg sm Sooyoung.
    Pinginya Kyyoung yg breng tpi sayang bner klo Donghae nggur mnding ma Jessica aja biar pas aja.
    Klo Hyukjae ma siapa????
    Gk jelas bgt ni comment, next d tunngu.

  29. shin ah jung says:

    cwe egois udh kyu putusin aja cwe kya gitu tidak menguntungkan haha.. so sweet bgt moment kyuyoungnya…
    next thor

  30. shin ah jung says:

    kyu putusin aja jessicanya terus sma soo deh.. so sweet bgt kyuyoung aku suka deh di tunggu kelanjutanya thor

  31. Udah kyu putus aja sama sica biar sama soo
    Kya soo sama kyu udah makin banyak kemajuan
    Kyu udah mulai cemburu kayaknya kalau luat kedekatan soo sama donghae
    Next part semangat thor🙂

  32. moh ripki says:

    Kampret! Seru nh, penasaran. Akhirnya dipost jg stlh nunggu lama. Next part ditunggu thor. Tolong jgn kelamaan..

  33. sieschaa says:

    Daebak thor. Keren. Greget sm perasaan mereka. Ky nya donghae jg menyukai sooyoung. Yesss! Ciuman manis huhuhu. Ga sabar nggu lanjutannya, semoga lbh pnjg dan jg cpt publishnya. Hwaiting thor!!!!!!!

  34. sooyoung pairing says:

    Ihhhh, sweet moment 💋. Jatuh cinta sama perasaan mereka, buat kyuppa cemburu dong thor! FF ini selalu kutunggu, seruuu.. Jessica lebih baik kembali ke california deh -_- next eon, jangan hiatus dong. Ayo semangat thor!!

  35. selena says:

    Akhirnya dipost jugaaaaa….. Manis banget sih mereka! Aku suka moment kyuyoung nya, plis deh jessica pergilah! Ayo thor lanjut, semangat!!

  36. dekyusoo says:

    udh kyu, putusin aja Jessica nya..
    kaya nya kyu mulai ada rasa ya sama soo..
    kalo bisa, part selanjutnya banyakin moment soohae ya, biar kyu nya cemburu..
    akkk.. untung pas ilang, soo nggak kenapa-kenapa..
    ditunggu ya nextnya..
    semangat author…

GO AWAY SIDERS! You have to leave comment here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s