Posted in Romance

After The Wedding (Part 1)

61400_418869508184472_1777327119_n

Author: Likyuyoung

Judul: After The Wedding (Part 1)

Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Rating : PG +15

Halo semua. Selamat pagi, siang, sore, malem…

Saya muncul lagi dengan FF baru. Kali ini ceritanya sedikit berbeda dari sebelumnya. Lebih serius, dan dewasa. humornya mungkin kurang. maaf. Saya pikir sudah banyak FF yang ber-genre humor. Kalau saya buat lagi nanti reader malah bosan. Oh ya jika kalian baca, mungkin terlalu pendek ya… maaf lagi, otak saya baru sampai segitu aja mikirnya. (Ketahuan nggak kreatif ya.. ^^)

Semoga kalian suka. Tetap tinggalkan komentar kalian. Saran yang membangun sangat saya tunggu.

Trims ^^ and happy reading.

Silahkan klik link berikut!

http://likyuyoung.wordpress.com/2013/09/23/after-the-wedding-part-1/

Posted in Romance

Me & Mr. Cool (After Married)

m&m3

Judul: Me and Mr. Cool

Author:  Likyuyoung

Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Genre : Romance

Rating: PG+16

Selamat pagi, siang, sore, malam.. untuk kalian semua.

Saya kembali. Maaf lama (-____-!!!)  Ada yang menunggu saya? ada? ada????  Bagi yang menunggu terima kasih. FF kali ini adalah FF yang saya janjikan. Mohon maaf jika menurut kalian cerita tidak panjang, atau nggak jelas…

Maklum, otak saya lagi kering.

So, tidak perlu banyak omong lagi. This is it… Happy reading!!!!!

Continue reading “Me & Mr. Cool (After Married)”

Posted in Romance

LOVE (Part. 14)

Love Final

Judul: LOVE

Author: Likyuyoung

Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun,

Genre : Romance

Rating: PG+16

Selamat pagi, siang, sore , malam semua…

Sudah lama sekali, sejak FF Love part 13 di posting ya… (-____-|||) Maaf…

Sekarang saya kembali. FF Love Part 14 ini adalah Part terakhir. Maaf jika ada kesalahan penulisan. Ini FF asli sistem ngeeebbuuuuuuuuuuutttttttt… Semoga kalian suka…

So… This is it.. happy readding…
Continue reading “LOVE (Part. 14)”

Posted in Uncategorized

HIDDEN LOVE (MARRIED)

HIDDEN LOVE
(MARRIED)
Title                 : HIDDEN LOVE (MARRIED)
Author             : UmielEvilKyu (mr5imple)
Main Cast       : KyuYoung Couple
Sub Cast          : Find By Yourself J
NB                   : Author bakal bilang mian yg sebanyak-banyaknya buat reader yg udah setia
nunggu FF author.Auhthor gak bisa update cepat karena kepepet tugas yg
menumpuk dan ujian yg berada di depan mata.Alhasil author sulit banget dapet
idenya.Untuk part selanjutnya author usahain update cepat,mumpung author
udah mulai liburan.Gomawo buat readers yg udah setia nunggu FF author
J
***HAPPY READING***
Posted in Uncategorized

LOVE (Part 13)

 

Judul: LOVE

Author:  Likyuyoung

Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun,

Genre : Romance

Rating: PG+16

Anyeooongggg… selamat pagi, siang, sore, malam semua..

Saya hadir kembali dengan FF LOVE part selanjutnya.
Mohon maaf karena baru bisa saya post sekarang. Butuh waktu dan tenaga untuk bisa selesaikan FF ini. Fyuh… ^__^”””

So… Ini lah hasilnya. Maaf kalau mungkin ada kekurangan. Saya sudah berusaha sampe mentok lo..

Hargai ya…

Ok. Langsung aja. Happy reading..

http://likyuyoung.wordpress.com/2012/11/21/love-part-13/

Posted in Uncategorized

Hidden Love [Before Married 2]

HIDDEN LOVE
[BEFORE MARRIED 2]
Title                 : HIDDEN LOVE [Before Married]
Author             : UmielEvilKyu (mrs5imple)
Main Cast       : Kyuyoung Couple
Subcast            : Find By yourself
NB                   : Mian Part yang ini author post agak lama,coz author dapet tugas dari guru author disuruh buat drama.Alhasil semua ide author sudah author kuras abis di drama author.Mian kalau yang part ini semakin GJ.Tapi aku harap kalian masih komen dan like part ini.!^_^!GOMAWO!^_^!
***HAPPY READING***
BEFORE MARRIED 1
“Apa kau mau mengikuti rencana yg telah ku rencakan tadi?”,Tanya sang Yeoja.
“T…tapi itu beresiko besar dengan karir ku maupun karirmu,apa yg kau taruhkan padaku?”,Tanya Sang namja
“Aku berjanji,jika kita berhasil menjalankan rencana busuk ini tanpa di ketahui siapapun pelakunya,Soo…. Dia menjadi milikmu seutuhnya..”,kata sang yeoja.
“Hah…apa kau menjamin aku bisa hidup bahagia dengan soo?”,Tanya sang namja ragu.
“Aku jamin kau akan hidup bahagia,dia anak orang kaya,selain itu dia cantik,dan seksi seperti yg kau lihat tadi kan…”,jelas sang yeoja.
“Oke..kalo begitu,aku setujui rencanamu…”,kata sang namja sambil berlalu dari sang yeoja.
BEFORE MARRIED 2
Author POV
“Oppa….hari ini kau ada jadwal?”,Tanya victo dari seberang telfon.
“Ada,tapi nanti sore,wae?”,jawab Kyu.
“Bagaimana kalau hari ini kita mulai mencari gedung yg tepat untuk pernikahanmu?”,Tanya victo.
“Apa kau sudah mengajak Soo?”,Tanya Kyu balik.
“Ani….tidak usah,Soo kan sibuk,dia tidak mungkin bisa melakukan hal sepele seperti ini”,jawab victo.
“Oke…kau sekarang di mana?”,Tanya Kyu tanpa menaruh curiga dengan beberapa kejanggalan yg dilakukan victo.
“Aku di apartement ku….”,jawab victo.
“Oke…tunggu aku,10 menit lagi aku akan sampai di sana…”,jawab Kyu dan langsung menutup sambungan telepon mereka berdua.
Di Waktu yg sama Di Lain Tempat…..
“Soo Young-ssi,apakah kau hari ini sibuk?”,Tanya Kai dari ujung telpon
“Mungkin….tapi ada apa kau tiba-tiba bertanya seperti itu?”,jawab Soo sekenanya.
“Ahhh saying sekali,padahal aku ingin menemanimu untuk fitting baju….”,jawab Kai dengan mimic suara sedih.
“Ohhh apakah sudah tau di mana tempat gaun yg bagus?”,Tanya Soo.
“Belum sih…tapi kan kita bisa keliling dari satu tempat ke tempat lainnya.”,jawab Kai sekenanya.
“Oke…aku bisa menyanggupinya,hanya saja jangan lama-lama ya?”,bujuk Soo.
“Oke…”,jawab Kai yakin.
“Aku akan sampaidi rumahmu dalam waktu 10 menit…”,jawab Kai yg di susul dengan putusnya sambungan telepon antara mereka berdua.
Kyuhyun POV
“Kau mau ke mana Kyu?tumben pagi-pagi begini sudah rapi?”,Tanya Sungmin.
“Aku mau fitting baju…”,jawab Kyu sambil mengunyah beberapa sandwich yg berada di meja makan.
“Dengan siapa?”,susul Ryeowook sambil membawa semangkok besar kimchi.
“Dengan victo….”,jawab Kyu enteng.
“Ohh dengan Soo sekalian ya?”,Tanya Ryeowook.
“Ani…hanya dengan victo…”,jawab Kyu lagi.
“Hah?Aneh…apa kau sama sekali tak menaruh curiga padanya lagi?”,Tanya Sungmin khawatir.
“Hyung…kau tak boleh berbicara seperti itu,Henry saja bisa tobat,masa’ victo tidak bisa..”,jawabku meyakinkan Sungmin hyung.
“Oke…aku akan berusaha untuk mempercayainya…”,jawab Sungmin hyung enteng.
“Kajja pergi….kasihan victo jika menunggu terlalu lama..”,usir sungmin hyung.
Soo Young POV
@Kai’s Car
“Apa kau sudah sarapan?”,Tanya Kai tiba-tiba.
“Belum…aku tidak biasa sarapan….”,jawabku.
“Kau ini,kau bisa sakit kalau pola makanmu begitu…”,jawab Kai.
“Kita sarapan dulu ya di kedai makanan tradisional itu.”,tunjuk Kai sambil mulai meminggirkan mobilnya di tepi jalan.Huah….Kai lebih perhatian dari Kyu.Lebih aegyo,lebih keren lagi…Jika aku bertemu Kai lebih dulu dari Kyu,pasti aku akan jatuh cinta padanya terlebih dahulu….
“Hello….apa ada yg salah?kenapa kau memandangku seperti itu?”,Tanya Kai sambil melambai-lambaikan tangannya di depan mataku.
“Mian….aku tadi sedang memikirkan perusahaanku…”,jawabku mengelak.
“Oke…lebih baik sekarang kita cepat turun agar tidak membuang-buang waktu.”,kata Kai sambil langsung agak berlari untuk membukakan pintu untukku.Huah…sekali lagi dia membuatku terkesima.Dia lebih dari Kyu.
Kyuhyun POV
@Victoria’s Apartement
“Oppa…kau sudah datang,cepat sekali…”,kata victo agak terburu-buru.Dia terlihat selesai mandi dan masih mengenakan baju mandi.
“Oppa…mau minum apa?”,Tanya victo di tengah lamunanku.
“Mmmm apa saja,yg penting yg segar-segar…”,jawabku sambil menyungging senyumku.
Victoria POV
“Mian oppa…aku melakukan ini karena aku mencintaimu….”,kataku sambil memasukkan serbuk obat bius pada minuman Kyu.
“Oppa….minumlah….”,tawarku padanya.Aku berharap obat itu akan cepat bereaksi padanya.
“Ehm…kenapa aku merasa agak pusing ya?”,Tanya Kyu pada victo.
“Apa kau memasukkan sesuatu pada minumanku?”,Tanya Kyu curiga.
“Mian oppa…aku melakukan ini karena aku mencintaimu…”,jawab victo yg sudah tidak mendapat respon apapun dari Kyu karena Kyu sudah pingsan terlebih dahulu.
“Yoboseyo…Kai nanti kalo sudah selesai langsung masuk saja,kau sudah tau passwordnya.Oh iya…langsung masuk ke kamarku saja ya…aku akan melakukan rencana kita….
Kai POV
“Noona…sudah selesai makannya?”,Tanyaku lembut
“Ehem…sudah”,jawabnya singkat.
“Aku lupa tidak mengambil alamat butik gaun yg akan kita kunjungi,jadi kita mampir dulu ke rumah victo noona ya?”,tawarku padanya.
“Oke…terserah padamu saja”,jawabnya pasrah.Inilah saatnya aku dan Victo noona menjalankan rencana kami.
Author POV
Tiit..Tiit..Tiit..
Bunyi pencetan Kai pada tombol password di depan rumah Victo.
“Kau sudah tau password rumahnya?”,Tanya Soo curiga.
“Ne…aku sudah tau,dia kakak kelasku dulu”,jawab Kai mengarang cerita.
“Noona…di mana kau?kenapa tidak ada yg menjawab ya?mungkin dia di kamar”,kata Kai.Terbesit rasa curiga di hati Soo karena apa yg terjadi pada dirinya hari ini seperti telah di rancang sedemikian rupa.Dan sekarang Soo merasa dia sedang ada pada sebuah jebakan besar.
Cklek…
“OMO!!! Apa yg sedang mereka lakukan?”,teriak Kai sambil ‘sok’ membelalakkan mata.Soo pun ikut terkejut bukan kepalang karena ‘Calon Suaminya’ kini sedang tidur se ‘kasur’ dengan seorang yeoja tanpa menggunakan pakaian,dan begitu pula Victo.
“YA!!!Apa yg sedang kalian lakukan?”,teriak Soo cempreng sampai-sampai membangunkan Kyu yg terbius obat tidur.
“S…Soo”,panggil Kyu terbata-bata karena pandangannya masih belum terlalu sempurna.Sambil memperhatikan sekitarnya Kyu mulai membelalakkan mata melihat Victo tidur di sampingnya tanpa menggunakan pakaian.
“Soo..aku bisa menjelaskannya padamu…”,kata Kyu yg melihat Soo mulai berkaca-kaca.Tanpa di sangka Soo mengambil pakaian Kyu yg berserakan di lantai dan langsung menggandeng Kyu pergi dari hadapan 2 penyusun scenario gila yg sepertinya gagal.
“Kita mau ke mana?”,Tanya Kyu sambil mulai memakai bajunya sebelum keluar dari apartement victo.
“Itu bukan urusanmu…kau ikut saja…”,kata Soo sambil menahan air mata.
Di mobil tidak ada percakapan yg berarti,Kyu sibuk memikirkan apa yg telah terjadi.Sedangkan Soo sibuk memikirkan apa yg harus di katakannya pada Kyu.
Di pantai yg sepi Kyu dan Soo duduk berdua dan masih sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.
“Aku bisa menjelaskan semuannya Soo”,mulai Kyu.
“Kau tak perlu menjelaskannya lagi tuan Cho..”,kata Soo galak.
“Tapi Soo…itu semua hanya…”,belum selesai kata-kata Kyu sudah di sambut ciuman hangat dari Soo.
~CHU~
Bibir mereka saling bertemu.Dari kecupan-kecupan kecil yg mereka berikan bergantian berganti dengan lumatan ganas mereka berdua.Setelah beberapa menit berlalu,akhirnya Soo melepaskan ciuman mereka.Walau Soo tak kunjung benyak bicara seperti biasanya.
“Kau percaya padaku?”,Tanya Kyu sambil mengelus rambut Soo.Soo tidak membalas pertanyaan Kyu,dia hanya membalas dengan anggukan.
“Wah…gomawo Chagi..”,seru Kyu bahagia sambil memeluk pinggang Soo.
“Iiih Kyu…risih tau,lepas…”,kata Soo sambil berusaha melepas pelukan Kyu.
“Kalo kau memanggilku ‘oppa’,baru aku mau melepas…”,tawar Kyu.
“Ne…ne oppa..oppa”,panggil Soo tepat di telinga Kyu.Pagi hingga Sore mereka lalui di pantai tersebut hingga Sekretaris Lee sibuk membatalkan satu persatu meeting Soo.
“Soo aku ada jadwal,kau ku antar pulang sekarang ya?”,tawar Kyu kepada Soo yg masih tidur di pangkuannya.
“Ne…kajja..nanti kalau kau terlambat kau bisa di marahi managermu”,kata Soo sambil bangkit dari pangkuan Kyu.
“Tapi…ada yg ketinggalan…”,kata Kyu tiba-tiba saat mereka sudah sampai di dekat mobil mereka di parker.
“Apa?ketinggalan di mana?”,Tanya Soo serius.
“Yang ketinggalan cintaku,di hatimu…”,kata Kyu sambil mengecup pipi Soo yg merah gara-gara mendengar perkataan Kyu.
“YA!!!Oppa…”,teriak Soo nyaring.
Tanpa mereka sadari bahwa kencan mereka hari ini terendus salah seorang wartawan yg berhasil mengabadikan foto-foto Soo dan Kyu yg sedang bermesraan termasuk saat mereka berciuman.Kyu di foto itu tampak sangat jelas,karena ia sama sekali tidak menyamar,sedangkan Soo tidak terlihat jelas karena setiap sang wartawan menjepret foto,Soo selalu memalingkan wajahnya.Alhasil,sang wartawan tidak tau siapa identitas sang yeoja yg telah dikencani oleh seorang Kyuhyun Super Junior.
@SuJu’s Dorm
“YA!!!Kau dari mana saja hah?dari tadi kemi menelponmu kenapa tidak kau angkat?”,Tanya Donghae sambil siap untuk menjitak Kyu.
“Mian…aku tadi bertemu dengan Soo sebentar,jadwalku juga masih 2 jam lagi,kenapa kau jadi seperti noonaku yg cerewet sekali sih…”,kata Kyu enteng.
“Kau bertemu Soo di mana?di pantai?”,Tanya Sungmin serius.
“Lohh hyung kok tau?hyung belajar menerawang ke siapa?Deddy Corbuzier kah?”,balas Kyu bercanda.
“Kau sungguh ppabo Kyu…kau ini seorang artis,kalo mau keluar nyamar dong…”,tegur Ryeowook.
“Wae?ada wartawan yg memergokiku berkencan?”,Tanya Kyu sambil tertawa bebas.Sepertinya Kyuhyun tidak percaya dengan kata-kata ke-3 hyungnya.
“Kalo kau masih tidak percaya dengan mereka ber-3,lihat ini…”,tunjuk Kang In pada Kyu tentang beberapa foto-foto kemesraannya dengan Soo yg mulai tersebar di dunia maya.
“MWO!?kenapa bisa mereka mendapatkannya?”,Tanya Kyu pada dirinya sendiri serta para hyungnya.
“Aku sudah bilang,kita itu artis papan atas,ke mana pun kita pergi,kita akan di ikuti wartawan yg siap untuk menjatuhkan kita kapan pun…”,kata Ryeowook tanpa titik.
“Aku tebak dalam hitungan tiga Soo Man sajangnim akan menelpon dorm kita…”,sela Eunhyuk.
“Kalo benar terjadi,kalian mau melakukan apa untukku?”,kata Eunhyuk mulai melakukan pertaruhan.
“Kita akan membelikanmu pisang sesukamu….”,kata Yesung nyeletuk.
Hana….Dul….Set….
Kring….Kring…Kring…
“YEey….pisang…appa datang…”,kata Eunhyuk sambil ngedance tak jelas.
“YA!!!belum tentu itu telpon dari Soo Man sajangnim”,elak Kang In yg tak mau rugi.Semua orang memandangi Kyu dengan tatapan ingin tau siapa serta apa yg di bicarakan Kyu pada sang penelpon karena mimic muka Kyu terlihat Susah diartikan.
Cklek…
“Siapa Kyu…?”,Tanya Eunhyuk yg sudah tak sabar makan banyak pisang.
“Dari Soo Man sajangnim,dia menyuruhku untuk secepatnya memberi penjelasan padanya tentang beredarnya foto itu.”,kata Kyu sedih.
“Aha Hay…Pisang…I’m coming…”,teriak Eunhyuk bahagia.Kebahagian Eunhyuk tidak dirasakan oleh member SuJu yg lain.Yesung yg bingung bagaimana caranya mendapat uang yg banyak untuk membelikan Eunhyuk pisang.Sedangkan member SuJu yg lain sedih karena melihat nasib Kyu,serta nasib SuJu yg baru 2 hari ditinggal sang Leader Lee teuk sudah menerima masalah yg mungkin akan menjadi goncangan yg ‘mungkin’ cukup besar tanpa special Leader.Setelah menyelesaikan jadwalnya,Kyu pun bersiap untuk menemui Soo Man Sajangnim.
@Kantor SM Entertainment
Ttok…Ttok…Ttok
“Masuk”,kata Soo Man berat
“Annyeong Sajangnim”,sapa Kyu ‘sok’ ramah.
“Hah…kau sudah ke mari”,kata Soo Man meremehkan.
“Puaskah kau melakukan ini semua?”,Tanya Soo Man dengan tatapan sinis.
“Jeongmal mianhae Sajangnim,biar aku jelaskan semuanya dari awal”
“Aku tak butuh penjelasanmu.Kau benar-benar tidak tau terima kasih ya Kyu,kau sudah ku beri kesempatan untuk merancang pernikahan 1 minggu,kau malah menyia-nyiakannya.Aku tak mau tau besok kau harus menggelar konferensi pers untuk mengklarifikasi foto-foto itu.”,kata Soo Man panjang lebar.
“Apa kau sudah tau siapa wanita yang berada dalam foto itu?”,Tanya Kyu dengan memasang wajah ketakutan.
“Tentu saja,dia Choi Soo Young-ssi kan?kau tau tadi Sekretaris nya complain ke kantor kita karena gara-gara Soo kau ajak kencan banyak meeting yang harus mereka batalkan”
“Mian sajangnim,tapi ini semua bukan mutlak salah kami ber-2”,kata Kyu membela diri.
“Lebih baik sekarang kau fikirkan dulu apa yang harus kau katakan pada konferensi pers besok”,kata Soo Man yang terlihat ‘sedikit’ mengusir Kyu dari ruangannya
“Ne Sajangnim”,jawab Kyu pasrah sambil berjalan meninggalkan ruangan Soo Man.
Keesokan Harinya…..
Konferensi Pers
“Kyuhyun-ssi,apakah benar namja yang di dalam foto tersebut adalah anda?”,Tanya salah seorang wartawan
“Benar aku yang berada di dalam foto itu”,kata Kyu yang datang di acara tersebut ditemani oleh Sungmin,Eunhyuk dan Ryeowook
“Oohhh”,sahut semua wartawan.
“Lalu siapa yeoja yang beruntung bisa menjadi kekasihmu Cho Kyuhyun-ssi?”,sahut wartawan lain.Kyuhyun hanya melirik hyungideulnya,jujur dari semalam Kyuhyun dan hyungideulnya hampir tidak tidur hanya untuk berdebat masalah membocorkan identitas Soo atau tidak.
“Kalian akan tau jawabannya sendiri seminggu lagi”,jawab Kyu dengan wajah ‘sok’ misterius.
“Memangnya aka nada acara apa 1 minggu lagi Kyuhyun-ssi?”,Tanya wartawan yang semakin penasaran dengan jawaban-jawaban tanggung yang di berikan oleh Kyu.
“Kalian ini memang tidak sabaran,sudahlah tunggu tanggal mainnya”,kata Kyu sambil memasang evil smirknya.Kyu dan para hyungideunya meninggakan konferensi pers dengan menyisakan ‘tanda Tanya besar’ bagi para wartawan.
@SM Entertainment training room
“Wah….dengan dimulainya sandiwara ini,kerja kita akan semakin berat”,keluh Taemin
“Ne…dengan ini kita harus ekstra hati-hati,jangan sampai kerja kita terendus wartawan”,kata onew sambil bergaya seperti tikus.Gaya melucu onew itu sama sekali tidak membuat orang yang berada di situ tertawa malah membuat mereka ‘il feel’ dengan onew.
“Mol Haedo Onew Sangtae”,teriak Kei nyaring dan di ikuti oleh para member SHINee yang lain.
“Ini pasti penyebabnya adalah eonni kita.”,kata krystal jengkel.
“Sejelek-jeleknya sifat victo,dia tetap teman seperjuangan kita,kita tidak boleh seperti itu”,kata Luna menasehati.
“Tapi dengan kelakuannya,dia mempersempit gerak kita”,kata Taeng antusias.
Cklek…
“Ehh nih nenek lampir baru dating”,singgung Yoona.
“Yoong…aku tak punya masalah dengan mu ya,jadi jangan cari masalah denganku”,kata victo sinis
“YA!!!kau memang tak punya masalah denganku,tapi kau punya masalah dengan sepupuku”,kata Yoona yang mulai tersulut emosi.
“Oh jadi dia sepupumu?pantesan sama-sama ‘pengganggu’ hubungan orang lain”,timpal victo
“Memangnya kau ada hubungan apa dengan Kyu oppa…hah?”,Tanya Yoona dengan mata yang hampir copot.
“Sudah sudah tak ada gunanya kalian berteriak satu sama lain,nasi sudah menjadi bubur,yang sudah terlanjur biarlah beralalu”,pisah Kangta
“Ne….sekarang kita harus secepatnya mengatur ulang pernikahan mereka tanpa lee teuk”,kata BoA
“Hua… 😥 kenapa harus membawa-bawa lee teuk hyung?”,kata Sungmin seperti anak kecil yang sudah rindu dengan ‘appa’nya.
“Ihh cengeng amat,baru ditinggal 3 hari….”,hina Yuri.
“YA!!!rasakan kalau Taeng pergi wamil pasti kalian akan merasa kesepian”,kata Sungmin tanpa di cerna oleh akalnya terlebih dahulu.
“Memangnya yeoja ada wamil ya?”,Tanya Sunny dengan muka ‘bego’ nya.
Cklek….#nih author banyak main pintu,ati2 lo thor kalau kecepit pintu
“Annyeong”,kata Kyu lemas.
“Yang punya hajat baru dating nih,dari mana aja pak?”,kata Minho sambil merangkul Kyu.
“Kau memang ppabo atau pura-pura ppabo sih?jelas-jelas habis nggelar konferensi pers.
“Wahhh sabar pak,lagi datang matahari ya?”,kata Changmin sambil mengelus-elus dada Kyu.
“Hah apa tuh datang matahari?”,Tanya Yunho.
“Kan kalau wanita datang bulan,nah…kalau pria datang matahari”,kata Changmin sambil memasang wajah watadosnya.
Tiba-tiba Soo Man sajangnim datang…
“Kalian sedang merapatkan pernikahan Kyu?”,Tanya Soo Man tiba-tiba.
“Ne…”,jawab semua anak asuhnya dengan wajah sedikit takut-takut.
“Oke….karena kalian sepertinya sudah siap,bagaimana kalau jadwal pernikahannya di majukan menjadi 4 hari lagi?”,kata Soo Man yang membuat semua orang seisi ruangan kaget.
“Kenapa bisa seperti itu?”,Tanya Kyu mulai emosi.
“Karena 7 hari lagi ada Show casenya Super Junior di Paris,kau tak mau bulan madu gratis dengan Soo?”,Tanya Soo Man sedikit menyungging evil smirknya.
“Memangnya sajangnim pikir Soo tidak punya uang untuk ke Paris sendiri apa?”,kata Kyu emosi.
“Jujur,biasanya pemilik perusahaan besar itu ‘pelit’nya minta ampun,dan mereka suka sekali mencari gratisan”,kata Soo Man sambil berbisik.
“Hah sudahlah,aku harus mengatur beberapa jadwa baru,aku hanya bisa mengucapkan ‘FIGHTING’ untuk kalian semua”,kata Soo Man sambil mengepalkan tangannya.
Setelah Soo Man keluar dari ruangan…..
“Huah….dia semakin membuat kita gila”,teriak Taemin frustasi.
“Sudah gerak kita semakin sempit,ditambah hari yang semakin sempit…”,tambah Taemin sampai mengacak-ngacak rambutnya sendiri.
“Sudah dari pada kita buang-buang waktu untuk mengeluh lebih baik kita langsung jalankan rencana kita,okey..?”,kata Yesung bijak.
“Okey,sekarang yang mulai melakukan kerja adalah koordinasi Baju pengantin”,kata Yesung ‘sok’ menagatur.
“Sebentar,biar ku perjelas sekarang panitia acaranya kau hyung?”,Tanya Donghae ragu.
“Memangnya kenapa?”,Tanya Yesung dengan wajah watadosnya.
“Aku tak begitu percaya dengan hasil kerjamu”,kata Kyu tak yakin.
“Sudahah Kyu ini dalam keadaan genting,biarkan Yesung yang bertanggung jawab.Percayakan semua padanya”,kata Kangta meyakinkan Kyu.
“Oke kalau begitu,kita berangkat fitting baju”,kata Kyu sambil mulai melangkahkan kakinya dengan semangat.
“Eits….apakah kita tak mengajak Soo eonni?”,Tanya Sunny tiba-tiba.
“Oh iya juga,aku sms nanti kita bertemu di butiknya aja”,kata Kyu yang di susul oleh keberangkatan Sunny,BoA,dan Donghae tanpa Kai.Kai menghilang entah ke mana.
@Butik
“Huah…perlukah penyamaran?”,Tanya Sunny.
“Perlu”,kata Donghae.
“Bukannya di butik ini ada tempat VVIP yang tidak ada orang yang memasukinya sebelum mebuat janji ya?”,Tanya Kyu.
“Memang ada,tapi kita keluar dari mobil kan juga perlu penyamaran”,jawab Donghae.
“Wah…kau semakin lama semakin pintar saja hyung”,puji Kyu.
@VVIP ROOM
“Soo,kau sudah di sini?”,sapa Kyu pada Soo yang terlihat sedang melihat-lihat pakaian.
“Ne…kan kantor ku dekat dengan butik ini”,jawab Soo.
“Wahh mau fitting baju yang bagaimana?”,Tanya Sang designer.
“Yang mewah tapi simple”,jawab Donghae.
“Oh iya,saya ambilkan dulu”,kata sang designer.
“Ini sepertinya cocok untuk pemberkatan dan yang ini sepertinya cocok untuk resepsi pernikahannya.”,kata sang designer sambil menunjukkan kemeja warna putih dan jas berwarna putih dengan garis emas di kerah jasnya serta celana putih.Sedangkan untuk resepsinya memakai warna putih dengan garis biru di kerahnya serta celana putih.
“Kenapa di resepsinya harus ada garis biru?”,Tanya Sunny tiba-tiba.
“Bukannya warna SuJu itu biru?”Tanya sang designer.
“Wah…benar juga,tetap harus ada unsur SuJunya”,kata Donghae antusias.
“Silahkan dicoba terlebih dahulu”,kata sang designer sambil menunjukkan di mana ruang coba.Kyu mencoba pakaiannya dengan diikuti Donghae.
“Lalu,untuk pengantin wanitanya bagaimana?”,Tanya BoA tiba-tiba.
“Bagaimana kalau ini?”,kata sang designer sambil menunjukkan gaun putih sepenjang kaki yang motifnya terdapat warna emasnya untuk pemberkatan.Sedangkan untuk resepsi hanya gaun putih sepanjang lutut.
“Aku mungkin setuju untuk gaun pemberkatannya,namun aku kurang setuju untuk gaun resepsinya,menurutku itu teralu simple”,kata Sunny berpendapat.
“Bagaimana denganmu Soo?”,Tanya BoA meminta pendapat Soo.
“Pendapatku sama seperti Sunny”,kata Soo singkat.
“Kalau menurut pendapatku bagaimana kaau warnanya biru saja?kan sedikit cocok dengan pakaiannya Kyu”,BoA angkat bicara.
“Kalo menurutku lagi,Soo eonni kan sexy,kenapa kita tidak mencari yang punggungnya terbuka dan panjangnya di atas lutut?”,kata Sunny berpendapat.
“Ya aku setuju,apa ada gaun yang seperti kita minta?”,Tanya BoA memastikan bahwa gaun yang mereka rencanakan ada.
“Tentu saja ada”,kata sang designer sambil menunjukkan baju yang mereka inginkan.
“Nah…ini baru cool”,kata BoA memuji.
“T…tapi aku agak risih jika para mata pria memandangku memakai pakaian itu”,kata Soo agak tidak yakin.
“Sudahlah,dicoba dulu….”,kata BoA sambil menggiring Soo ke kamar ganti.Sunny sengaja tidak ikut untuk member pendapat saat Kyu keluar.
“Bagaimana?”,Tanya Donghae pada Sunny.
“OMO!!!kau terlihat saaaangat tampan”,kata Sunny memuji pakaian Kyu.
“Kalo ketampanan itu sudah dari lahir kali Sun…”,kata Kyu PD.
“Fiuh…aku menyesal mengatakannya padamu oppa…”,kata Sunny sambil menekuk mukanya.
“Bagaimana?”,Tanya BoA saat Soo keluar dengan bagu pemberkatannya.
“Amazing…”,jawab Sunny.
“Coba baju resepsinya”,kata Sunny tiba-tiba.
“Bagaimana?”,kata Soo tidak yakin.
“Huah…DAEBAK!!!!”,kata Sunny kegirangan.Kyu dan Donghae hanya bisa tidak berkedip saat Soo memakai pakaian seperti itu.
            Tiba-tiba Kyu berjalah mendekati Soo dan memeluknya dari belakang,Lalu menciumi punggung Soo.Hal itu membuat Soo risih dan membuat semua orang yang berada di situ iri atas kemesraan mereka.
“YA!!!jangan mengumbar kemesraan”,kata Donghae keras.
“Ne,Kyu oppa makin lama makin berotak yadong”,kata Sunny sebal.
“Iya iya,aku berhenti,aku tau kalian iri padaku”,kata Kyu sambil menyungging evil-smirknya.
“YA!!!”,teriak Donghae dan BoA bersamaan lalu sama-sama menjitak Kyu.
“Bagaimana?apa jadi memilih yang ini?”,kata sang designer mengecek.
“Ne!!!”,jawab semua orang mantap.
“Kyu…setelah ini kau langsung mengecek gedung dan dekorasi gedung ya?”,Tanya Yesung yang tiba-tiba berada di sisi mereka.
“Hyung kau mengagetkan saja,kapan kau datang?”,kata Donghae pensaran.
“Barusan…”,kata Yesung sambil tersenyum lebar.
“Lama-lama dia semakin mirip jinnya aladin”,kata Kyu sambil memasuki ruang ganti dan langsung pergi menuju gedung pernikahan.
“Chagi…aku pergi dulu ya”,kata Kyu sambil mengecup sekilas bibir Soo.
“YA!!!Kalian belum menikah sudah berani-beraninya melakukan itu di depan umum”,kata Yesung emosi.
“Biarin.. 😛 “,kata Kyu yang langsung lari tunggang langgang karena takut di marahi Yesung.
“Untuk Soo setelah ini kau ditemani Sunny mengecek undangan dan  mengecek gedung pemberkatan”,perintah Yesung.
“Siap..”,kata Sunny dan Soo berbarengan.
@Gedung Pernikahan
“Bagaimana?apakah sudah siap?”kata Kyu yang mengagetkan Koordinasi gedung.
“Siap..hyung”,kata Minho
“Kenapa ada banner Onew di sini?”,kata Kyu bingung.
“Oh mian…aku akan memindahkannya”,kata Taemin sambil memindahkan banner Onew dari atas panggung pernikahan.
“Memangnya tadi kau pergunakan untuk apa?”,selidik Kyu.
“Tadi kan percobaan sound,nah….lagu yang dicoba ‘The Name I Loved’ nya Onew biar sedikit menghayati makanya kita taruh bannernya Onew hyung”,jelas Taemin.
“Kalo dekorasinya menurutku sudah bagus”,puji Kyu.
“Bagaimana kalau kita pasang banner ‘Super Junior’?”,celetuk Sulli.
“Kau berniat promosi?”,timpal Kyu.
“Hyung….tolong dengarkan cek soundnya ya?”,teriak  Jonghyun.
“Oke…”,kata Kyu sambil mengacungkan tangan.
“Siiip dah….kalian semua hebat…”,puji Kyu.
“Ya ya dong…..uri SMTOWN family gitu lo…”,kata Taemin dan Minho bareng-bareng.
@Percetakan SMTOWN
“Sudah jadi desainnya?”,Tanya Soo pada para member EXO yang memang kebanyakan kebagian bagian pencetak undangan.
“Sudah jadi,tinggal menaruh foto pra-wedding kalian”,kata baekhyun.
“Seharusnya kami ingin membuat undangan yang depannya ada lambing EXO terus belakangnya ada lambing setiap member,tapi dilarang sama Suho hyung”,kata Sehun sambil bergaya ‘sok’ imut.
“Bagaimana Suho tidak melarangmu,orang acara nikahannya kan milik member Super Junior,kenapa lambing EXO yang dipajang?”,kata Sunny sebal.
“Kan sama-sama SM Family”,bela Sehun.
“Oke,aku perbolehkan kau memasang lambang EXO di undangan pernikahanmu dengan Luhan”,kata Suho.
“YA!!!memangnya aku MAHO apa?”,teriak Sehun tak terima.
“Berarti kalau sudah foto pra-wedding tinggal kusetorkan pada kalian ya?”,Tanya Soo.
“Ne…”,sahut D.O
“Ku harap cepat disetorkan agar cepat di sebar juga undangannya”,kata Baekhyun menambahi.
“Oke…kalau begitu kita pamit dulu ya,kita masih harus mengecek gedung pernikahan”,kata Soo samba menggandeng Sunny untuk segera pergi karena masih banyak tempat yang harus mereka kunjungi.
Malam Hari…
“Oppa…enaknya kita foto pra-wedding di mana?”,Tanya Soo kepada Kyu melalui sambungan telepon.
“Bagaimana kalo Sungai Han?”,saran Kyu.
“Kau mau aku dihajar SparKyu hah?”,kata Soo emosi.
“Terus di mana?di jeju?kita tak punya banyak waktu untuk kesana”,kata Kyu menyusul.
“Bagaimana kalau foto pra-weddingnya di isi foto-foto SM Family?pasti seru”,saran Soo.
“Sepertinya bagus juga,oke kita sepakat…”,kata Kyu
“Ya,kita sepakat”,kata Soo samba mulai menutup jaringan telepon masing-masing.
Sehari Sebelum Pernikahan di gelar…..
@Soo Young’s Home
“Eomma…otte…?Soo deg-deg an”,kata Soo sambil modar-mandir di depan eommanya.
“Sudahlah,pernikahan kan masih besok,kenapa kau deg-deg annya sekarang?”,kata eomma heran.
“Biar gak deg-deg an,bagaimana jika aku bertemu Kyu oppa”,Tanya Soo.
“Heh….calon pengantin dilarang saling bertemu sehari sebelum menikah”,kata eomma Soo melarang.
“Iihh ribet banget…”,keluh Soo.
@Suju’s Dorm
“Kyu…nanti pas malam pertama jangan lupa buka e-mailmu ya?”,perintah Eunhyuk
“Memangnya kenapa?”,Tanya Kyu penasaran.
“Aku akan mengirimi video yadong agar kau semakin bergairah…”,kata Eunhyuk dengan khas bicara yadongnya.
“Ihhh hyung ngajarin yang gak bener sih ke adeknya”,cela Ryeo
“Iya nih..hyung ngajarin yang tidak-tidak”,kata Kyu sambil memukul lengan Eunhyuk ringan.
“Kan aku hanya membantumu untuk melakukan malam pertama dengan lancer”,kata Eunhyuk membela diri.
`***TO BE CONTINUED***
Bagaimana acara pernikahan KyuYoung berlangsung?Apakah ada halangan?Bagaimana acara bulan madu mereka?Tunggu di HIDDEN LOVE MARRIED….
Sekedar informasi,Setelah Before Married,author bikin Married,Setelah Married tentunya author bakal memanjakan KyuYoung Shipper dengan After Marriednya.Author bakal nge-post Hidden Love Married nya kalau komen udah 40 ke atas.Komen dan Like para readers ada hal terindah bagi author.
!^_^!GOMAWO!^_^!
Posted in Uncategorized

00:2 (Oneshoot)

Title: 00:2

Author: Xena P Leviyanti

Genre: Sad Romance

Twitter: @skullhoong

Cast: KyuYoung (absolutely), Yuri, and Siwon

 

Terik matahari begitu membakar area sirkuit balapan. Orang-orang mengeluh dengan matahari yang begitu menyengat ini, namun terkecuali untuk gadis yang saedang mempersiapkan mobilnya untuk dipakai balapan dengan teman-temannya. Dia Sooyoung, gadis yang sebentar lagi berumur 21 tahun, menghabiskan waktunya dengan balapan mobil, sejak 1 tahun silam.

 

“Soo, kau ingin minum?” teriak temannya dari tenda yang berjejer rapi dengan tenda-tenda lain. Sooyoung keluar dari kolong mobil dengan wajah yang penuh dengan coretan oli.

“Aku akan minum setelah mengecek mobil ini” Sooyoung pun membuka pintu mobil dan men-starter mobilnya. Berhasil. Oli tidak lagi bocor dari bawah mobilnya, ia bernafas lega dan akhirnya bisa bergabung bersama teman-temannya.

“hhh, mobil sialan” gerutu Sooyoung sambil mengambil minumannya “segarrr”

Temannya, Yuri, mendekati dan merangkulnya, “Soo, kenapa tidak kau serahkan saja mobilmu tadi pada adikku?” Sooyoung mengikat rambut panjangnya, “maaf Yuri, bukannya aku tidak percaya pada adikmu, tapi aku lebih baik mengerjakannya sendiri, aku takut nanti ada yang belum beres dan olinya bocor lagi, lagipula adikmu sudah terlalu sibuk” Sooyoung menyeruput kembali minumannya dan Yuri hanya mengangguk-angguk saja tanda mengalah.

 

“Perhatian untuk seluruh peserta balapan, ricing akan segera di mulai, silahkan mempersiapkan dirinya masing-masing”

Sooyoung yang mendengar itu langsung mengambil helm di pinggirnya dan bersiap menuju mobil jagoannya.

“Choi Sooyoung” Yuri menahan tangannya, “berhati-hatilah”. Sooyoung hanya tersenyum, meyakinkan temannya bahwa dia akan baik-baik saja.

 

Mobil sudah berjejer rapi sesuai urutannya, Sooyoung sudah meng-gas mobilnya daritadi, ia sudah tidak sabar untuk bergelut dengan pesaing-pesaingnya di sirkuit ini.

“3, 2, 1. Go!” Mobil-mobil pun melaju dengan kecepatan diatas netral.

2 tahun silam

 

Lukisan-lukisan indah yang terpampang di galeri ini begitu memikat hati para seniman. Sooyoung yang harus menyelesaikan skripsinya tentang seni, mau tidak mau harus ikut hanyut dalam lukisan-lukisan ini.

Sooyoung mengamati satu persatu lukisan itu, ia tersenyum, seakan-akan ia berada di dalam lukisan itu dan merasakan suasananya. Ia pun menulis dan menulis lagi, semua lukisan ini terlalu indah, batin Sooyoung.

Sooyoung hendak pergi meninggalkan area itu dan akan menelusuri area yang lain untuk ia amati, namun seorang pria menahannya.

“Tunggu!” pria itu berjalan ke arah Sooyoung, membuat Sooyoung mengernyitkan keningnya heran.

“Maaf, kau siapa?” tanya Sooyoung sopan.

Pria itu tersenyum, senyum yang bisa membuat siapa saja akan jatuh cinta dengannya. Senyumnya yang ramah dan damai, membuat sejuk hati seseorang, termasuk hati Sooyoung sendiri.

“Namaku Cho Kyuhyun, kau bisa panggil aku Kyuhyun atau Kyu saja” pria bernama Kyuhyun itu mengulurkan tangannya dan disambut baik oleh Sooyoung. “Maaf jika aku membuatmu kaget, aku sedang mencari objek untuk potretanku” dia menunjukkan kamera SLR yang tergantung di lehernya, Sooyoung hanya mengangguk.

Kyuhyun melanjutkan pembicaraannya, “mungkin kau heran kenapa aku memanggilmu. Tadi kau bergerak, apa kau akan pergi darisini?” pertanyaan orang ini aneh sekali, batin Sooyoung.

“Ya, aku belum mengunjungi area sebelah sana, memangnya kenapa jika aku bergerak?” tanya Sooyoung frontal.

Kyuhyun hanya tersenyum (lagi) dan membuat hati Sooyoung berdebar, “maaf, bukan bermaksud lancang, tetapi tadi aku sedang menjadikanmu sebagai objek. Kau terlihat indah saat memandang lukisan itu sambil tersenyum, ditambah lagi dengan sinar matahari sore yang menyorotmu” wajah Sooyoung memerah, ia tertunduk malu.

“mmm, Nona…”

“Choi Sooyoung, panggil saja aku Sooyoung atau Soo saja” lanjut Sooyoung saat mendengar nada bicara Kyuhyun yang menggantung.

Kyuhyun mengangkat kameranya, “baiklah Nona Sooyoung, boleh aku memotretmu? Karna tadi aku belum sempat mengambil gambarmu” Sooyoung mengangguk malu, Kyuhyun pun tersenyum senang dan mundur beberapa langkah, lalu mengambil gambar Sooyoung.

 

 

“Soo? Soo? YA!!!!” Yuri mengejutkan lamunan Sooyoung dengan suara melengkingnya. Sooyoung terperanjat dan tersadar dari lamunannya. “Kau sedang melamunkan apa sih? Kau kan sudah memenangkan balapan ini, apa lagi yang kau pikirkan?” Yuri membawakan minuman untuk Sooyoung, mereka sedang duduk di tenda tadi.

Sooyoung tesenyum miris, “tidak” dia pun meminum minumannya. Yuri hanya mendengus.

“eh, Soo, malam ini kau jadi datang kan ke pesta ulang tahunku?”

“yaa, tentu. Tapi setelah aku mengurus mobilku ya” Sooyoung megibaskan poninya.

“Mobil yang ada dirumahmu itu?”  Sooyoung hanya mengangguk.

Kalau sudah menyangkut mobil itu, Yuri tidak mau melanjutkannya, yang ada nanti malah menjadi perdebatan yang serius.

11.47 PM, di rumah Yuri

 

Banner bertuliskan “Yuri’s Birthday Party” terpampang jelas di depan rumah Yuri. Saat itu Sooyoung terlihat lelah, sebenarnya dia ingin sekali istirahat dirumah, namun ini adalah pesta sahabatnya. Ia harus datang.

“Selamat datang, Nona. Lama sekali, ada apa?” Yuri menyambutnya di depan pintu masuk, orang-orang sedang berpesta di dalamnya. Mencicipi makanan-makanan yang disediakan oleh keluarga Yuri.

“Maaf terlambat, aku ketiduran”  Sooyoung tersenyum malu, “tapi yang penting, aku belum melewatkan inti acaranya kan?” Yuri menggeleng dan mencubit pipi Sooyoung.

“Kau ini! Baiklah sepertinya inti acara akan segera di mulai, untung saja kau sudah datang, kau tunggu disini ya aku akan memulai acaranya” Sooyoung menjawabnya dengan anggukan singkat dan ia pun duduk di salah satu bar kecil dan mengambil minuman dari bartender yang lewat.

‘Ulang Tahun…’ Sooyoung membatin, ia tersenyum miris, pikirannya kalut bercampur dengan kejadian dulu yang sudah ia lewati…

 

3 bulan setelah pertemuan mereka di Galeri Lukisan

 

Lampu-lampu di penjuru jalan menerangi kota Seoul di malam hari. Malam ini, Kyuhyun mengajak Sooyoung untuk makan malam bersama sekaligus merayakan hari ulang tahun Sooyoung.

“Kau suka dengan suasana seperti ini?” tanya Kyuhyun .

Sooyoung dengan senyum indahnya menggangguk puas, Kyuhyun terlihat sangat tampan malam ini. Pakaiannya rapi, tapi ia tidak melihat benda itu lagi di lehernya. Sooyoung tersenyum meledek, “aku kira sampai kau mandi pun kau tidak akan bisa melepaskan kamera di lehermu”

Kyuhyun mendengus, “Kau bercanda? Apa kau sanggup makan dengan benda yang lumayan berat menggantung di lehermu?”

Sooyoung pura-pura berfikir, meletakkan telunjuk di kepalanya, “mmm, mungkin kalau aku tidak akan sanggup, tapi kau? Bisa saja kan?” mereka berdua tertawa lepas.

“Tidak lah Soo, untuk malam ini aku rela melepasnya” Kyuhyun mengeluarkan senyum misteriusnya.

“Kenapa wajahmu aneh seperti itu? Ada apa?” dengan polosnya Sooyoung berkata.

“Wajah tampan seperti ini kau bilang aneh? Kau normal tidak?” Sooyoung menepuk bahu Kyuhyun dan mereka tertawa lagi. Tawa mereka terhenti oleh makanan yang datang memenuhi meja minimalis mereka.

Kyuhyun melihat jam ditangannya, tepat pukul 00.00, “Sooyoung, apa harapanmu di ulang tahunmu ini?” tanya Kyuhyun.

Sooyoung tersenyum, ia memejamkan matanya, Kyuhyun terus menunggu.

Setelah 2 menit, Sooyoung membuka matanya dan ia tidak percaya apa yang ia lihat di hadapannya saat itu. Sebuah kue ulang tahun dengan coretan krim diatasnya membentuk tulisan ‘Would u be my GIRLFRIEND?’. Sooyoung menutup mulutnya, matanya sedikit berkaca-kaca namun ia menahannya. Kyuhyun tersenyum puas melihat reaksi Sooyoung, sesuai dengan apa yang ia harapkan.

Sooyoung menatap Kyuhyun lembut, ia mengangguk pasti seraya meneteskan air matanya yang sudah tidak terbendung lagi. “Terimakasih” Kyuhyun meraih tangan Sooyoung dan memainkan jari-jarinya. Malam itu pun menjadi malam yang sangat berkesan bagi mereka berdua, bintang dan bulan menyinari hati mereka seolah-olah memberi selamat untuk peresmian hubungan mereka.

 

“Happy Birthday to You, Happy Birthday to You, Happy Birthday our Yuri, Happy Birthday to You!” nyanyian dan tepuk tangan dari orang-orang di ruangan ini membuyarkan lamunan indahnya. Sooyoung terhenyak dan spontan bertepuk tangan mengikuti yang lain.

Tanpa disengaja, Sooyoung melirik jam di dinding di ruangan itu, ’00:2’ batin Sooyoung.

Lihatlah, ini jam 00:2, kenapa kau tidak datang? Kau tidak rindu padaku? Apa aku tidak berarti untukmu?

“Soo?”

Aku punya banyak waktu untuk menunggumu…

“Soo?”

Aku akan terus menunggumu…

“Sooyoung?”

“ah ya, Yuri” lagi lagi Sooyoung melamun, Yuri menghela nafas. Ia bahagia Sooyoung ada di acara ulang tahunnya, tapi tidak dengan keadaan seperti ini. Yuri merasa bahwa ini hanyalah tubuh Sooyoung, jiwanya mungkin entah berada dimana.

“Kau kenapa lagi?” Yuri menatap Sooyoung cemas.

Sooyoung memperlihatkan senyum terbaiknya, “tidak apa-apa. Yuri, Selamat Ulang Tahun ya, aku tidak bisa memberi apa-apa. Aku hanya mengharapkan semua yang terbaik untukmu” Sooyoung memeluk Yuri.

Mata Yuri berkaca-kaca, miris sekali jika selama hidupnya harus melihat sahabatnya seperti ini terus. “Soo, sudahlah. Jangan seperti ini terus” Yuri menangis di bahu Sooyoung.

Tangan Sooyoung mengelus rambut Yuri yang terurai panjang, “kenapa sih? Aku hanya melamun, tidak memikirkan hal-hal lain kok”

Bohong, itu yang Yuri ucapkan dalam hatinya, bohong besar jika Sooyoung mengatakan ‘aku tidak apa-apa’. Namun Yuri menutupi itu semua, ia akan selalu menghibur Sooyoung bagaimanapun keadaannya.

Malam ini, Sooyoung harus melupakan hal itu sejenak, ia tidak ingin merusak mood Yuri hanya karna kekhawatiran Yuri padanya.

 

 

Sooyoung PoV

Sudah 3 hari sejak aku menghadiri acara ulang tahun Yuri, aku tidak pernah keluar rumah lagi. Aku hanya ingin berurusan dengan mobilku itu, sepertinya sebentar lagi juga sudah beres. Setiap Yuri menghubungi ponselku pun, aku diamkan saja. Aku tau Yuri menghawatirkanku, sudah 7 SMS masuk dari Yuri, isinya adalah ucapan ulang tahun untukku. Ya, hari ini adalah ulang tahunku yang ke 21, tetapi aku tidak peduli. Kali ini, saatnya aku merindukan Kyuhyun, walaupun setiap detik aku tidak bisa mengelak bahwa aku benar-benar merindukannya.

Aku membuka laci meja rias di kamarku, lembaran foto yang ada di dalamnya aku ambil. Aku merasa mataku berat, air mataku terus memaksa untuk keluar, bibirku bergetar seiring dengan sentuhan tanganku di foto itu. Aku menangis.

Foto pertama, foto diriku bersama Kyuhyun di Moscow, Rusia 2 tahun silam. Wajahku terlihat konyol, dan wajah Kyuhyun menyerong sedikit sambil menatapku yang ada di sebelahnya lalu tersenyum memperlihatkan deretan gigi rapinya.

Setelah merayakan ulang tahun ku dan merayakan hubungan kami saat itu, Kyuhyun bertanya pada ku, “Negara apa yang ingin kau kunjungi?”. Dengan tegas, aku menjawab Rusia. Rusia adalah negara kesayanganku semenjak aku berusia 8 tahun, Ayah dan Ibu pernah membawaku berlibur kesana. Aku merasa nyaman saat pertama kali menginjak tanah Rusia, orang-orangnya yang ramah dan sangat menyambut baik kedatangan orang asing.

Saat itu juga, Kyuhyun langsung mengajakku mengunjungi negara Rusia, bukan main senangnya seorang Sooyoung. Background foto itu adalah sebuah gedung yang menjulang tinggi ditambah daun kering yang berserakkan. Aku masih ingat saat itu Kyuhyun meminta tolong kepada seorang wanita berusia 30an untuk memprotet kami dengan bahasa Rusia yang pas-pasan ditambah bahasa tubuhnya. Aku tersenyum sendiri mengingat hal itu.

Wanita itu pun mengerti dan setuju, kami pun mengambil posisi. Kyuhyun mendekatkan tubuhku ke pelukannya dan merangkulku seperti seorang teman. Wanita itu memberi aba-aba, “1…2…” dan seketika aku mendengar sebuah kalimat yang sangat familiar meluncur dari bibir manis Kyuhyun, “Krasivaya devushka, YA lyublyu tebya” bersamaan dengan aba-aba terakhir wanita itu, “3!”

Aku membalikkan kertas foto itu, masih terlihat jelas tulisan tangan Kyuhyun disana menggunakan spidol permanent, “Krasivaya devushka, YA lyublyu tebya (Gadis cantik, aku mencintaimu)” dengan sign love dibawahnya. Sungguh itu sangatlah menyayat hati, namun aku tetap ingin melihat lagi foto selanjutnya.

 

Foto kedua adalah foto kami di Lotte World di depan korsel yang sedang saling menyuap permen kapas satu sama lain, aku tertawa lagi melihat foto itu. Sangatlah konyol, permen kapas yang Kyuhyun sodorkan ke mulutku sangatlah kecil. Aku tidak rela dihina seperti itu oleh Kyuhyun, dia pikir aku bayi? Tidak kalah, aku pun menyodorkan permen kapas beserta pegangannya ke mulut Kyuhyun. Spontan mata Kyuhyun terbelalak sambil membuka mulutnya karna permen kapas itu sangatlah besar, aku memasang wajah evil merasa sangat puas, dan dengan posisi konyol seperti itu Yuri malah memotretnya. Namun Kyuhyun malah senang dengan foto itu, dan Kyuhyun pun mencetaknya.

Tidak lupa ia tulis sesuatu di belakangnya, “lain kali aku akan menyodorkan permen kapas sebesar gitar listrik ke mulutmu, Soo”. Kali ini aku tidak tertawa, hatiku semakin sakit membaca tulisan tangan Kyuhyun itu. Sampai saat ini, kata lain kali sudah tidak berguna lagi, andai lain kali itu masih ada, aku rela disodorkan permen kapas sebesar apapun olehmu setiap hari Kyuhyun.

 

Foto ketiga adalah foto aku, Kyuhyun, dan Yuri. Kami berfoto di depan bianglala, Kyuhyun berada di tengah sambil merangkulku dan Yuri, Kyuhyun terlihat playboy disana. Aku mendengus saat membaca tulisan yang ada di belakang foto itu, “sekilas keduanya seperti kekasihku bukan? Haha, mereka memang kekasihku! Yuri adalah kekasih (sahabat terbaik) ku, dan Sooyoung adalah kekasih dalam artian yang sebenarnya, aku mencintai kalian”

 

Foto terakhir,  dimana aku dan Kyuhyun sedang berada di restoran yang sama saat Kyuhyun menyatakan cintanya padaku. Dadaku terasa sesak, air mata terus mengalir tanpa aku sadari, aku mulai kesulitan bernafas. Foto ini adalah foto yang paling membuatku menjadi orang terbodoh melebihi apapun.

Malam itu tepat 1 tahun kami menjalin hubungan sambil merayakan ulang tahunku juga yang ke 20. Saat itu Kyuhyun membawa kameranya, lucu sekali pikirku. Saat aku meledek nya 1 tahun lalu karna dia tidak membawa kameranya, lalu kali ini ia membawanya? Ah benar-benar panasan orang ini.

“dalam hatimu, kau pasti sedang meledeki ku karna kamera ini kan? Ya! Berhentilah bergerutu dalam hati, kamera ini sangat berguna untuk malam ini kau tau?” Kyuhyun bisa membaca pikiranku, aku tertawa puas.

“Begitu? Baiklah tunjukkan padaku apa fungsi kamera itu?” aku menantangnya. Kyuhyun sama sekali tidak merasa takut, ia justru bersemangat sekali.

“Baiklah, berhubung sudah jam 00.00, waktunya aku mengucapkan Selamat Ulang Tahun untukmu” ucap Kyuhyun polos.

Aku menatap Kyuhyun heran, “ya! Kau ini niat tidak memberi selamat padaku?” aku menaikkan sebelah bibirku, kesal.

Kyuhyun tertawa, “kau ini, aku hanya bercanda! Baiklah, Choi Sooyoung, selamat ulang tahun dan happy 1st anniversary for our relationship. Maaf mungkin aku selalu membuatmu kecewa, tapi apa yang sudah aku lakukan selama 1 tahun ini justru ingin membuatmu bahagia” Kyuhyun tersenyum tulus dan menatapku lembut.

Aku mendadak terharu, “terimakasih, Kyuhyun” lidahku benar-benar kelu, aku tidak tau harus berbicara apa saat itu.

Kyuhyun hanya mengangguk sambil tersenyum, ia terlihat bahagia saat itu, aku juga sangat bahagia. “eh sepertinya aku melihat sesuatu di telingamu” aku bingung, Kyuhyun tiba-tiba berbicara seperti itu. Dengan cepat, Kyuhyun mengulurkan tangannya ke belakang telingaku dan memperlihatkan sesuatu yang sangat sangat sangat indah. Cincin.

Aku menahan tangis haru, menutup mulut sendiri dan mengeluarkan setetes air mata. Kyuhyun menarik tangan kiriku, “ini milikmu” ia memasukkan cincin itu ke jari manisku, sangat pas, benar-benar pas.

“ya! Ini sudah pukul 00:2, ayo ambil foto!” Kyuhyun mengeluarkan kameranya dan meminta tolong pada waitress disana untuk memotret kami. Aku pun dengan bangga memperlihatkan jari manisku, Kyuhyun memelukku, aku bersandar padanya dan dia menindih kepalaku dengan kepalanya. Jadilah foto yang paling terindah itu dan dia bilang dia akan mencetaknya lalu ia gantung di kamarnya.

“kenapa ini harus menjadi milikku?” aku mencoba untuk membuka suara.

“loh ini memang milikmu, aku tidak perlu bertanya terlebih dahulu apakah kau ingin menerima lamaranku atau tidak, karna kau wajib menjawab ‘ya’ dan menerimanya. Jadi sudah jelas bukan cincin itu milikmu?” Kyuhyun mengelus lembut tanganku seraya mengatakan, “aku mencintaimu, Krasivaya Devushka” kemudian ia mencium lembut tanganku.

Sungguh malam itu aku tidak bisa berbuat apa-apa, spontan aku beranjak dari kursi dan memeluknya erat, “terimakasih Kyuhyun, terimakasih. Aku juga mencintaimu, sangat”

Seketika aku melepas pelukannya, dan terlintas lah pertanyaan itu di benakku, “Kyuhyun aku ingin bertanya, kenapa kau senang sekali melakukan hal-hal indah tepat pada pukul 00:2? Saat kau menyatakan cinta padaku itu pukul 00:2, saat kau ingin mengajakku kencan itu selalu pukul 00:2 yang jelas-jelas aku sedang tidur! Bahkan kau mengucapkan selamat tidur pukul 00:2, berbeda dengan pria lain yang mengucapkan selamat tidur kepada kekasihnya pukul 9 atau 10. Dan sekarang kau melamarku pukul 00:2, kau tau itu sangat aneh tapi menurutku itu unik juga” aku berbicara panjang lebar namun Kyuhyun hanya tersenyum.

“duduklah, aku akan memberitahumu” aku pun duduk dan menatap Kyuhyun baik-baik, “coba kau tulis 00:2 di tisu ini” aku pun menulisnya, “kau punya cermin?” tanya Kyuhyun.

Aku pun mengeluarkan cermin dari tasku, Kyuhyun menghadapkan cermin itu padaku, “hadapkan tisu itu pada cermin ini” aku pun mengambil tisu itu lalu terpampang jelas seperti tulisan ‘S:OO’ yang berarti itu adalah namaku. Aku membelalakkan mata, tidak percaya dengan semua hal ini. Sebesar apa Kyuhyun mencintaiku sampai ia niat sekali berbuat hal ini? Tapi aku sangat menghargainya, aku senang sekali.

“jadi sekarang kau sudah tau alasannya?” tanya Kyuhyun, aku hanya mengangguk masih tidak percaya.

“Terimakasih Kyuhyun” aku tersenyum padanya, ia bangkit dari kursinya dan menghampiriku, ia mencium keningku. Malam itu benar-benar menjadi malam yang paling indah seumur hidupku.

 

Setelah bersenang-senang dan melewati malam ini bersama-sama, kami pun pulang sekitar pukul 02:15. Kyuhyun mengantarkanku pulang dengan selamat, sebelum ia pulang ia mencium keningku sesaat. Beda. Ya, aku merasakan sesuatu yang berbeda saat ia mencium keningku, aku merasa aku benar-benar ingin selalu berada di dekatnya saat itu juga, tidak ingin melepasnya.

Tanpa disadari aku memeluknya, sangat erat, dan aku menangis. Apa-apaan ini? Kenapa seperti ini? Aku mencoba tenang, semua akan baik-baik saja. Saat aku melepas pelukanku, aku merasa aku tidak akan bisa memeluknya lagi. Ya Tuhan, jauhkanlah perasaan ini, perasaan yang membuatku tidak ingin melepas Kyuhyun saat itu.

 

Dan pada waktunya tiba, aku sudah tidak bisa mengeluarkan air mata lagi, aku rasa air mataku sudah kering entah kapan aku bisa menangis lagi?

Cho Kyuhyun, satu-satunya orang yang bisa membuatku menjadi seseorang yang merasa berguna, meninggalkan aku sendirian di dunia ini untuk selamanya. Setelah mengantarkanku pulang, mobilnya bertabrakan dengan truk besar. Untunglah supirnya tau diri, dia membawa Kyuhyun ke Rumah Sakit dan meninggalkan mobil yang sudah hancur tidak berbentuk lagi. Bayangkan saja, truknya saja hancur bagian depan, supirnya pun sempat luka-luka namun tidak separah Kyuhyun.

Aku dihubungi oleh supir truk itu menggunakan ponsel Kyuhyun, dia bilang Panggilan Keluar terakhir adalah nomorku, jadilah supir itu menghubungiku. Saat itu aku tidak berfikir banyak, aku rasa aku sudah tau akan seperti ini, aku langsung pergi ke Rumah Sakit yang supir tadi bilang di telepon.

 

Aku hanya terdiam di ruangan Dr. Siwon, tubuhku kaku dan bibirku kelu, pikiranku sudah beku. Saat masuk rumah, aku belum sempat berganti baju. Aku tidak ingin bertanya pada Dr. Siwon.

Memangnya apa yang harus aku tanyakan? Bagaimana keadaan Kyuhyun? Oh Tuhan, apa aku buta? Jelas-jelas aku melihat Kyuhyun terbaring lemah di ruang UGD dengan segala peralatan yang tidak aku mengerti ada di tubuhnya. Melihatnya saja rasanya aku ingin mendobrak pintu UGD dan menggantikan posisi Kyuhyun disana, tapi takdir berbicara apa? Aku sudah tidak sanggup untuk berkata-kata, aku hanya bisa menunggu dan menunggu.

“Sooyoung-ssi” Dr. Siwon mulai membuka mulutnya, sepertinya ia jenuh dengan responku yang sama sekali tidak menanyakan apa-apa. Aku hanya menatap Dr. Siwon, menunggunya untuk melanjutkan kata-katanya.

Dr. Siwon menghela nafas, “Kyuhyun-ssi akan koma” aku hanya diam dan mendengarkan, “polisi sudah menyelidiki penyebabnya. Mereka kira juga Kyuhyun menabrak truk karna mengantuk atau sudah minum alkohol, tetapi setelah di periksa tanda-tanda itu tidak ada. Di duga, Kyuhyun seperti ingin mengambil sesuatu di belakang mobil, menurut saksi dari supir truk ia juga seperti melihat Kyuhyun sedang membalikkan badannya”

“kalau supir itu tau Kyuhyun sedang membalikkan badannya, mengapa supir itu terus melaju?” perkataan itu meluncur saja dengan lancar dari mulutku, namun aku tetap memandang kosong

“dia sudah berusaha untuk mengelak dari mobil Kyuhyun, tetapi kejadian itu terlalu cepat Sooyoung-ssi, mereka sama-sama mengendarai dengan kecepatan diatas normal. Supir itu berfikir kalau tengah malam seperti itu tidak akan ada kendaraan, maka ia mengendarai dengan seenaknya. Mungkin Kyuhyun-ssi juga pasti berfikir seperti itu”

Aku diam lagi, Dr. Siwon mengambil sesuatu dari laci mejanya, sebuah kotak persegi panjang yang tidak terlalu besar tapi tidak kecil juga. Ia memberikannya padaku, “apa ini?” tanyaku sambil menerimanya.

“Itu adalah satu-satunya benda yang ada di belakang mobil Kyuhyun, polisi menduga benda yang akan ia ambil adalah kotak ini. Itu untukmu, Sooyoung-ssi, bukalah”

Aku menelan ludah, tidak terfikir apa yang ada didalam kotak ini. Aku ragu untuk membukanya, namun Dr. Siwon meyakinkanku dan akhirnya aku buka. Di dalam kotak itu ada sebuah tiket, aku mengambilnya dan terselip kertas dibawahnya. Aku menatap Dr. Siwon, ia mengangguk menandakan aku harus melihat isi kertas itu.

Selamat ulang tahun, Krasivaya Devushka.

Mungkin jika aku memberimu sebuah kalung, itu akan terlihat basi. Kau tau, itu hal yang biasa. Lalu aku berfikir keras, apa yang kau suka?

Ah, aku ingat, negara Rusia! Ini adalah tiket pesawat untuk kesana. Aku tau, kita sudah pergi 1 tahun lalu, tapi bisakah setiap hari jadi kita, kita pergi kesana? Aku juga mulai menyukai Rusia. Disana aku merasakan jiwa yang utuh, apalagi jika aku harus melihatmu berdiri di depan gedung itu dengan daun yang berguguran. Ah, aku bisa gila, kau sangat indah! Aku harap kau mau pergi lagi bersamaku, dan aku akan memotretmu sepuasnya, hehehehe.

                                                                                                Yours, Cho Kyuhyun”

Aku melihat tiket itu, dan jadwal penerbangannya adalah pagi ini. Kyuhyun pasti ingin memberikannya padaku saat dia mengantarkan aku pulang dan dia lupa, lalu dia ingin kembali lagi ke rumahku untuk memberikan tiket ini.

Dr. Siwon bilang, kepala Kyuhyun terbentur stir sangat keras, kantong udara yang ada dimobilnya tidak berfungsi. Kaca depan hancur dan kepingannya merobek bagian kepala Kyuhyun, dia mengalami pendarahan yang luar biasa.

Membayangkannya saja sudah tidak sanggup, aku ingin sekali menggantikan posisi Kyuhyun, sangat, sangat, dan sangat. Aku harus bagaimana Tuhan? Apa gunanya aku jika hanya diam tidak tau diri seperti ini?

 

Pagi sekali, Yuri sudah datang ke Rumah Sakit. Ia memelukku dan menangis sekencang-kencangnya, tetapi aku hanya diam, aku tidak tau sebenarnya apa yang aku pikirkan saat itu? Yuri membujukku untuk makan, aku tidak mau. Aku hanya ingin diam di depan ruangan UGD, agar Kyuhyun tau aku akan terus menemaninya sampai ia bangun.

Tetapi semua itu hanya harapan kosong, pukul 11.05 Kyuhyun meninggalkan aku dan Yuri. Dr. Siwon pun tidak menduga kenapa ini bisa terjadi? Seharusnya Kyuhyun hanya koma, tetapi ini adalah kehendak Tuhan.

Aku berlutut di depan Kyuhyun, dan akhirnya aku meneteskan air mata. Kenapa kau harus meninggalkanku? Kau tidak lihat ini? Cincin yang kau berikan, apa kau hanya memberikannya padaku dan pergi begitu saja?

Kyuhyun pun dimakamkan pukul 12:02, aku tersenyum miris, baru kali ini kau melakukan hal yang tidak aku suka di pukul 12:02, dan ini yang terakhir kalinya.

Aku bingung, Kyuhyun. Entah siapa yang harus aku salahkan! Apa aku harus menyalahkan Dr. Siwon yang tidak bisa menyelamatkanmu? Apa aku harus menyalahkan supir truk itu karna dia mengendarai pada tengah malam atau pagi-pagi buta? Apa aku harus menyalahkan kantong udara bodoh yang tidak berfungsi? Atau justru aku harus menyalahkanmu karna kau mencoba untuk mengambil benda yang akan kau berikan padaku? Sepertinya aku harus menyalahkan diriku sendiri, kenapa aku tidak ikut bersamamu saja? Aku harus hidup seperti apa tanpamu, Kyuhyun? Katakan padaku…

 

Kertas foto itu mulai basah akibat air mataku yang tidak henti-hentinya keluar. Aku melihat ke dalam laci, tiket itu masih ada. Aku selalu menyimpannya, walaupun sekarang warnanya sudah kusam, aku akan tetap menyimpannya karna aku hanya ingin pergi ke Rusia denganmu Kyuhyun.

-Sooyoung PoV end-

Sooyoung menghapus air matanya. Di foto terakhir, tidak ada tulisan apapun dibelakangnya, karna yang mencetak foto itu adalah Sooyoung sendiri. Tidak ada lagi tulisan tangan Kyuhyun yang selalu ia baca.

Ia menyimpan foto-foto itu lagi ke dalam laci, ia berdiri dan berjalan menuju garasi. Mobil Kyuhyun. Itu yang ia pikirkan. Setelah kecelakaan itu, Sooyoung meminta kepada polisi agar mobil Kyuhyun disimpan di garasi rumahnya, awalnya polisi melarang namun Sooyoung terus memaksa. Selama 1 tahun ini ia mereparasi mobil Kyuhyun yang hancur, dan inilah saatnya.

Sooyoung mengambil sekarung batu-bata di depan rumahnya yang sudah ia kumpulkan juga sejak 1 tahun ini. Ia bawa semua batu-bata itu ke dalam garasi, ia menarik nafas. Matanya terpejam sesaat.

Ditangannya sudah ada sebuah batu-bata yang di ambil dari dalam karung, dan kemudian dengan hentakkan keras ia lemparkan batu-bata itu ke arah mobil yang sudah ia perbaiki selama 1 tahun penuh seperti semula.

“Ini untuk kebodohanku!” teriak Sooyoung sambil menangis, ia melempar sebuah batu-bata ke arah kaca hingga hancur.

“Ini untuk kelalaianku dalam menjagamu!” suaranya tersendat, ia lepaskan semuanya lewat suara, ia berteriak sekencang-kencang sambil melempar lagi sebuah batu-bata ke arah lampu mobil.

“Dan ini semua untuk kesalahanku!” ia melempar dan melempar terus semua batu-bata yang ada didalam karung, hingga mobil itu rusak, penyok, dan hancur lagi seperti mobil yang ia lihat 1 tahun silam setelah kecelakaan.

Nafasnya terengah-engah, sepertinya ia puas sekali sudah membuat mobil itu hancur seperti sebelumnya. Ia berlutut, masih dengan nafas yang tersendat-sendat. Seketika, ia menangis. Setelah beberapa detik, hatinya baru merasakan kepedihan, ia tidak menyangka ia bisa hidup tanpa Kyuhyun setelah 1 tahun ini. Ia terus menangis, melepaskan semua yang sudah membebani hati dan pikirannya. Karna inilah ia menjadi pembalap mobil, karna hanya balapan mobil ia bisa mencurahkan semuanya, hanya pada saat balapan ia bisa mengemudikan mobil seenaknya dengan cepat.

 

Tidak lama, ia bangkit. Ia langsung pergi ke tempat sirkuit balapan yang biasa ia datangi. Sesampainya, ia menaiki mobil balapnya. Orang-orang yang ada disana menatap Sooyoung heran, tetapi tidak ada yang berani bertanya. Sooyoung melajukan mobilnya dengan cepat, meng-gas secara ugal-ugalan di sekitar arena sirkuit. Ia terus menginjak gas tanpa mau melirik pedal rem, ia menangis dengan rasa amarah di hatinya.

Ia berteriak di dalam mobil, lalu mengoper gigi mobil dan menginjak gas sekaligus. Di hadapannya adalah jalan tikungan, namun Sooyoung tidak membelokkan stirnya dan akhirnya ia pun menabrak pepohonan juga dinding pembatas antara sirkuit dan jalan raya. Kejadian ini begitu cepat, apakah ini rasanya mati? Batin Sooyooung. Kejadiannya persis dengan Kyuhyun, kantong udara tidak berfungsi dan kaca depan hancur melukai tangan Sooyoung hingga menjadi sayatan besar.

Semua orang berlarian dari arah belakang, mobil Sooyoung di kerumuni.

Kyuhyun, apa itu kau? Aku melihatmu di antara kerumunan orang-orang. Tapi perlahan-lahan aku semakin tidak bisa merasakan apa-apa, semua gelap…menjadi gelap…

“Aku mohon selamatkan Sooyoung!”

“Apa kau akan terus meminta seperti ini, Kyuhyun?!”

“Ya! Aku rela mengorbankan kehidupan keduaku untuknya! Aku mohon, Sooyoung masih pantas untuk hidup!”

“Tidak! Kau harusnya berfikir tentang dirimu! Kau akan mendapat resiko yang besar Kyuhyun!”

“aku tidak peduli…Sooyoung harus tetap hidup, aku mohon”

“baiklah tapi aku tidak bisa membantu jika ada sesuatu yang akan terjadi padamu”

“tidak apa-apa”

Sooyoung melihat cahaya putih, ia melihat 2 orang pria berbaju putih sedang berdebat tentang hidupnya. Kyuhyun? Apa itu Kyuhyun?

“Kyuhyun…” Sooyoung memanggil nama itu.

Salah satu pria itu berbalik dan melihat Sooyoung, “Soo, jangan kemari. Tinggallah disana, untukku” suara itu semakin mengecil, mengecil, dan menghilang.

“Kyuhyun? Kyuhyun?! Kyuhyun!!!!”

“Kyuhyun!!!!”

Yuri yang sedang tidur di pinggir tempat tidur Sooyoung langsung terbangun karna teriakkan Sooyoung. “Soo?! Kau sudah bangun?”

Sooyoung memegang kepalanya yang berdenyut akibat benturan keras dari stirnya, dan ia melihat tangannya di perban tapi ia tidak mempedulikan semua itu. “Yuri, apa kau melihat Kyuhyun? Tadi dia ada di depanku” wajah Sooyoung terlihat bingung namun matanya mengedar ke seluruh ruangan.

Yuri segera memencet tombol darurat untuk memanggil Dokter, lalu ia menenangkan Sooyoung, “Sooyoung, Kyuhyun sudah tidak ada, sadarlah Soo!”

“tidak! Tadi dia ada di depanku dengan seorang pria yang lebih tinggi darinya!” Sooyoung terus memaksa, Yuri berfikir Sooyoung hanya berhalusinasi.

Tidak lama, datang Dr. Siwon beserta 2 perawat asistennya. Dr. Siwon memberi tanda kepada Yuri agar meninggalkan ruangan ini sebentar karna ia akan memeriksa Sooyoung. Yuri pun menurut, ia terus berdo’a di depan pintu semoga Sooyoung membaik. Tetapi ia masih heran dengan sikap Sooyoung yang terus menganggap Kyuhyun ada di depannya tadi.

 

Dr. Siwon keluar dari ruangan dengan memasang wajah tersenyum.

“bagaimana Dokter?” walaupun Yuri tau ekspresi Dr. Siwon pertanda baik, tapi ia tetap ingin bertanya.

“Sooyoung 87% pulih, ia masih harus istirahat lagi disini. Saya juga heran, padahal kemarin dia kritis sekali, darah dari tangannya juga mengalir banyak. Ia mengalami pendarahan dan sudah mendapat donor, tetapi tidak disangka reaksinya secepat ini. Ini suatu mujizat Tuhan” Dr. Siwon tersenyum dan meninggalkan Yuri. Yuri pun masuk ke dalam ruangan, 2 perawat yang ada di dalam segera keluar meninggalkan Yuri dan Sooyoung.

“hey, bagaimana keadaanmu?” Yuri meraih tangan Sooyoung, ia meringis, “ah maaf, tanganmu pasti masih sakit”

Sooyoung tersenyum, “tidak apa-apa, aku baik-baik saja hanya pusing sedikit”

Wajah Yuri berubah cemas, “kau ini bodoh sekali, kenapa bisa menabrak dinding dan pohon di sirkuit? Apa kaca mobilmu berwarna hitam pekat sehingga kau tidak bisa melihat?” Yuri mencelotehi Sooyoung habis-habisan.

“bukan kaca mobilnya yang hitam, tetapi pandanganku berubah menjadi hitam pekat” Sooyoung tertunduk sambil tersenyum miris, “Yuri, aku benar-benar merasakan Kyuhyun tadi, ia seperti masih ada di dunia ini”

“Baiklah, ceritakan bagaimana kau bisa berfikir bahwa Kyuhyun masih ada disini?” Yuri menopang dagunya.

“Saat tidur tadi, aku melihat Kyuhyun sedang memaksa sesuatu kepada pria yang satunya, dan aku rasa itu tentang hidupku. Yuri, kau pikir apa maksud semua ini?” Sooyoung menatap Yuri cemas.

“Soo, sudahlah jangan terlalu difikirkan, mungkin kau sangat merindukan Kyuhyun jadi kau memimpikannya. Bagaimanapun juga aku merindukan Kyuhyun dan aku sering memimpikan dia juga” Yuri berusaha berbicara dengan nada tenang.

Sooyoung menatap keluar jendela, ‘mungkin Yuri benar, tapi bagiku itu bukan sekedar mimpi’.

“bagaimana kau bisa ada disini? Kau yang mengantarku?” tanya Sooyoung.

“sebelumnya aku datang ke rumahmu, dan aku melihat garasi terbuka. Mobil itu hancur, aku tau kau pasti sudah melakukan hal bodoh dan pelarianmu hanyalah di sirkuit, dan benar saja. Setelah aku sampai disana, orang-orang sedang mengerumunimu. Aku dan teman-teman yang membawamu, mereka sudah kembali ke sirkuit karna masih banyak pekerjaan yang harus di selesaikan” jelas Yuri. Sooyoung hanya menggangguk.

“Yuri, kau fikir aku harus bagaimana agar aku bisa memaafkan diriku sendiri?” tanya Sooyoung masih menatap keluar jendela.

Yuri mendelik, “kematian Kyuhyun? Sooyoung, tidak ada yang harus dimaafkan dari dirimu. Ini semua sudah takdir, dengarkan aku, kalaupun Kyuhyun ingat dan memberikan tiket itu padamu, ia akan tetap mati hari itu juga bagaimanapun caranya, karna Tuhan sudah menentukan hidup Kyuhyun” Yuri menggenggam tangan Sooyoung.

Ia meringis, namun perkataan Yuri ia serap dalam-dalam. ‘Apa ini saatnya aku menerima kenyataan? Kyuhyun pun sudah memberikan tanda bahwa aku harus tetap hidup untuknya. Baiklah Kyu, aku akan hidup demi kau, mungkin belum waktunya kita bertemu lagi’

2 minggu kemudian

Sooyoung sudah keluar dari rumah sakit, namun masih terlihat lebam-lebam bekas luka di wajah dan tangan Sooyoung. Ia pulang ke rumah Yuri, mulai dari sekarang, Sooyoung tinggal bersama Yuri. Rumahnya ia jadikan kontrakan untuk orang-orang yang membutuhkan. Ia ingin melupakan kesedihannya untuk sementara, jika ia terus tinggal di rumahnya ia akan semakin sulit melepas Kyuhyun.

Mobil Kyuhyun yang sudah ia hancurkan itu dibawa ke bengkel dan akan ia pakai untuk kesehariannya. Hanya itu peninggalan Kyuhyun yang harus ia jaga, orangtuanya sudah tidak ingin menyimpan mobil itu karna itu malah membuat mereka sedih.

Ia sudah berhenti menjadi pembalap mobil, namun persahabatannya dengan teman-teman di sirkuit tidak terputus. Sooyoung masih sering mengunjungi sirkuit untuk berkumpul dengan teman-temannya. Mulai saat ini, Sooyoung akan bertahan hidup dan menjaga baik-baik kehidupan keduanya yang diberikan oleh Kyuhyun.

“terimakasih Kyuhyun, aku akan hidup lebih lama lagi untukmu, aku mencintaimu”

FLASHBACK

Kyuhyun’s Life

Sooyoung, maafkan aku karna sudah meninggalkanmu sendirian.

Kau harus tau, hatiku lebih sakit saat melihat kau harus menjadi seorang pembalap mobil untuk mencurahkan kesedihanmu, itu bukan harapanku, Soo. Aku ingin kau menjadi wanita yang lembut untukku, tapi aku rasa teman-teman di sirkuit sudah menjagamu dengan baik. Mereka sangat ramah dan selalu menghiburmu disaat kau merasa sedih.

Sooyoung, aku masih bisa merasakan dunia, aku masih bisa merasakanmu. Ini aneh, tapi aku belum sepenuhnya mati, Tuhan masih mengijinkanku untuk bersamamu tapi Tuhan tidak mengijinkanmu untuk bersamaku.

Saat kau mengingat kenangan-kenangan kita di masa lalu, aku semakin mudah untuk berada di dekatmu. Saat kau berada di acara ulang tahun Yuri, aku ada disana, aku senang kau mengingatku, selama 1 tahun ini aku terus menemani harimu, Soo.

Ketika kau mengingat masa lalu lewat foto-foto yang kau lihat, aku merasa sakit sekali. Aku seperti berada di antara hidup dan mati.

Ketika kau menghancurkan mobilku yang sudah kau perbaiki, aku melihatnya. Aku ikut merasakan kesedihan yang kau alami saat itu. Aku lebih sedih darimu, aku bisa melihat dan merasakanmu tetapi aku tidak bisa menyentuh bahkan memanggil namamu. Kau tau itu sangat sakit sekali, aku tersiksa dengan kehidupan keduaku. Tetapi aku tetap bersyukur karna aku masih bisa berada di dekatmu.

Tapi saat kau pergi ke tempat sirkuit dan menabrakkan dirimu dengan sengaja, aku benar-benar kecewa. Tidak seharusnya kau melakukan hal bodoh seperti itu! Aku berada disana, aku tau kau melihatku saat itu. Aku ingin sekali menolongmu, tapi untunglah ada Yuri dan teman-temanmu di sirkuit, mereka membantumu keluar dari mobil dan membawamu secepatnya ke Rumah Sakit.

Saat kau masuk ke dalam ruang operasi, hatiku benar-benar tersayat. Tanganmu yang robek karna pecahan kaca, kepalamu mengeluarkan darah menutupi mata indahmu, Dr. Siwon segera membantumu. Ia merawatmu dengan baik, begitu juga Yuri. Tetapi aku tau hari itu juga seharusnya kau ikut bersamaku, tidak! Aku tidak akan membiarkan itu. Yuri masih membutuhkanmu, masih banyak yang menyayangimu.

Aku memaksa sahabatku di kehidupan kedua ini untuk membuatmu tetap hidup. Dan sebagai imbalannya, aku harus menyerahkan kehidupan kedua ku ini. Resikonya adalah aku tidak akan bisa melihat, merasakan, dan menemanimu lagi di dunia karna aku harus kembali ke tempatku.

Maafkan aku Sooyoung, tapi aku hanya ingin kau tetap hidup. Hiduplah untukku. Bahagiakan sahabat-sahabatmu. Aku berjanji kita akan bertemu lagi. Aku mencintaimu.

 

THE END

Posted in Uncategorized

Pemberitahuan kepada reader FF LOVE (^___^)

Anyeong….

Selamat Pagi.. Siang.. Sore.. Malam..

Kalian masih ingat saya??? masih ya…. ya kan….

 

Saya Author LIKYUYOUNG… ingin menyampaikan beberapa hal, terkait dengan

FF LOVE

untuk kelanjutan FF tersebut, mungkin akan mengalami keterlambatan dikarenakan..

1. Saya sibuk kerja.

2. Belum dapat ilham.

Saya mohon maaf, karena sampai saat ini FF LOVE Part 13 masih belum saya buat…

Kemungkinan saya baru bisa post pertengahan bulan November nanti… (TT___TT)

FF LOVE akan tamat di part 14 atau 15 (perkiraan)

Saya mohon kesabaran dari readers semua ya… (tolong beri saya waktu ya..)

Oh ya, untuk selanjutnya.. saya ada rencana untuk membuat kelanjutan FF Me & Mr. Cool… (After Married)

Saya harap tanggapan positif kalian…

OK.. sekian dulu. Terima kasih sudah membaca pengumuman ini…

 

Salam,

LIKYUYOUNG

Posted in Uncategorized

LOVE (Part 12)

Judul: LOVE

Author:  Likyuyoung

Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun,

Genre : Romance

Rating: PG+16

Anyeoongg…  Selamat pagi, siang, sore, malam…

Pertama, saya mohon maaf  karena baru bisa post FF ini sekarang. Faktor utama adalah “Mood”.

Kedua, saya mau berterima kasih kpd semua reader yang setia menunggu kelanjutan FF ini. Saya jadi terharu… (TT__TT)

Oh ya, untuk FF LOVE saya putuskan untuk tidak membuat NC. Kenapa?? Karena saya tidak bisa membuatnya. Saya sudah coba beberapa kali, sampe liat reverensi dari FF NC orang lain. Tetap aja menulis FF NC itu sulit. Tidak bisa hanya sekedar imajinasi (ketahuan saya sering menghayal yang enggak2 ya.. hehe). Saya tidak bisa mengaplikasikannya ke dalam tulisan… jadi.. mohon maaf ya….

Tapi… FF ini akan tetap akan memunculkan hal-hal yang berbau dewasa, dan romantis kok… sedikit2 nyerempet ke arah sono juga mungkin.. wkwkwkw…

Satu hal lagi.. FF ini saya buat ektra ngebut. Jadi mohon maaf kalau ada kesalahan penulisan…

OK. langsung saja. This is it.. Happy reading..

Continue reading “LOVE (Part 12)”

Posted in Uncategorized

LOVE (Part 11)

Judul: LOVE

Author:  Likyuyoung

Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Genre : Romance

Rating: PG+16

Halo… Selamat pagi, siang, sore, malam… Teman2 semua. Saya muncul lagi. Saya meminta maaf yg sebesar-besarnya karena FF ini baru bisa saya post. Saya ada pekerjaan yg memang menjadi prioritas utama saya. Saya baru dapat waktu dan ilham sekarang. hehe…

Saya juga mau minta maaf… untuk cerita kali ini MUNGKIN akan kurang menarik. Terus terang mood saya untuk menulis kembali agak kurang. Tapi saya tetap berharap kalian mau menghargai dan memberikan saran yg membangun untuk saya.

Oh ya, sy sudah jd author tetap disini… hehe… seneng banget saya… HAHAHAHAHAHA…

Ok, sekian dari saya.. Happy reading…

Keesokan hari~~

Continue reading “LOVE (Part 11)”